JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 6 Mei 2026 — Rutan Kelas IIB Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur dengan mengikuti Seminar Nasional Pemasyarakatan bertema “Transformasi Sistem Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru”. Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi jajaran pemasyarakatan dari berbagai wilayah untuk memperdalam pemahaman terkait penerapan regulasi baru, khususnya KUHP dan KUHAP. Perubahan kedua aturan tersebut dinilai membawa dampak signifikan terhadap sistem pembinaan dan tata kelola pemasyarakatan di Indonesia. Dalam seminar yang menghadirkan berbagai narasumber kompeten dari unsur akademisi dan praktisi hukum ini, dibahas sejumlah poin krusial, mulai dari penyesuaian kebijakan teknis hingga penguatan peran lembaga pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana terpadu. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dan pengalaman dari peserta. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa forum seperti ini sangat bermanfaat dalam memperkaya wawasan serta meningkatkan kesiapan jajaran petugas. Ia menilai, transformasi sistem hukum harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. “Perubahan regulasi menuntut kesiapan kita semua. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan profesionalisme pegawai menjadi prioritas utama agar pelayanan kepada masyarakat dan pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan mengikuti seminar ini, Rutan Jepara berharap mampu beradaptasi secara cepat terhadap perubahan sistem hukum, sekaligus memperkuat perannya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih modern, humanis, dan berorientasi pada pembinaan yang berkelanjutan.(Wely) Sumber:Humas Polres jepara
HSU ‘ BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka mendukung program transformasi menuju Polri yang Presisi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, personel gabungan Polres HSU bersama Polsek Amuntai Utara melaksanakan kegiatan pembangunan dan renovasi jembatan pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA, bertempat di Desa Jingah Bujur, Kecamatan Haur Gading. Kegiatan ini melibatkan sejumlah personel, di antaranya Aipda Muhamad Rafi’i, Aipda Djayeng T Gunade, S.Sos, Aipda Akhmad Mujahid Anshari, Bripka Eko Prastianto, S.Sos, Brigadir M. Syaiful Firdaus, Bripda Hafiz Ansyari, dan Bripda Muhammad Reza Alfian, serta didukung oleh tenaga tukang sebanyak 6 orang. Sinergi antara personel Polri dan masyarakat ini menunjukkan semangat gotong royong dalam membangun infrastruktur desa. Pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih ini bertujuan untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang sebelumnya memiliki akses terbatas. Dengan adanya jembatan yang layak dan aman, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, baik untuk keperluan pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun aktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari. Adapun progres pengerjaan saat ini telah memasuki tahap pemasangan dan pemakuan papan lantai jembatan. Tahap ini ditargetkan selesai dalam waktu dekat, dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses pengecatan guna memperkuat struktur serta memperindah tampilan jembatan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami ingin Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan warga,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan keterlibatan langsung dalam pembangunan, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Semangat kebersamaan antara personel Polri dan masyarakat terlihat jelas dalam setiap tahapan pengerjaan jembatan. Dengan adanya pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih ini, diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Jingah Bujur serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Hulu Sungai Utara menggelar Upacara Wisuda Purna Bhakti sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian personel yang telah memasuki masa purna tugas. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, bertempat di Lapangan Polres HSU. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa haru, dihadiri langsung oleh Kapolres HSU, Wakapolres HSU, para Pejabat Utama (PJU) Polres HSU, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres HSU. Kehadiran seluruh unsur ini menunjukkan rasa hormat dan penghargaan atas jasa para personel yang telah mengabdikan diri kepada institusi Polri. Adapun personel yang memasuki masa purna bhakti dalam kegiatan ini yaitu AKP (Purn) Abdurahman yang terakhir menjabat sebagai Kassubagdalops Bagops, IPTU (Purn) H. Marpiani yang menjabat sebagai Ka SPKT, serta Penata Tk I (Purn) Superiati yang bertugas sebagai Banum Ur Subbagdalpers Bag SDM. Ketiganya telah memberikan kontribusi besar dalam pelaksanaan tugas kepolisian di Polres HSU. Rangkaian kegiatan upacara meliputi penghormatan kepada personel purna bhakti, penyerahan cinderamata sebagai bentuk apresiasi, serta pemberian ucapan selamat dari seluruh jajaran Polres HSU. Suasana penuh kekeluargaan sangat terasa dalam momen tersebut, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan selama bertugas. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan institusi kepada personel yang telah menyelesaikan masa tugasnya dengan baik. “Wisuda purna bhakti ini adalah bentuk apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada personel yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi dan loyalitas. Semoga pengabdian yang telah diberikan menjadi teladan bagi generasi penerus,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur juga menyampaikan harapan agar para purna bhakti tetap menjalin silaturahmi serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki diharapkan dapat terus bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh personel aktif untuk terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai penghargaan terhadap pengabdian serta semangat kebersamaan di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara dapat terus terjaga dan ditingkatkan. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan minat baca serta memperluas akses literasi bagi masyarakat di wilayah perairan, anggota Sat Polairud Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan kegiatan perpustakaan terapung pada hari Selasa, 5 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di Perairan Sungai Barito serta menyasar masyarakat Desa Paminggir, Kecamatan Paminggir. Perpustakaan terapung merupakan inovasi pelayanan Polri yang bertujuan untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil, khususnya yang berada di wilayah perairan, agar tetap mendapatkan akses terhadap bahan bacaan edukatif. Dalam kegiatan ini, anggota Sat Polairud membawa berbagai jenis buku, mulai dari buku pelajaran, cerita anak, hingga pengetahuan umum. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat khususnya anak-anak terlihat sangat antusias menyambut kehadiran perpustakaan terapung. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membaca buku secara langsung di atas perahu maupun meminjam buku untuk dibaca bersama keluarga di rumah. Selain memberikan layanan literasi, personel Sat Polairud juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat, serta mengajak warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan, terutama di wilayah perairan yang memiliki karakteristik tersendiri. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan perpustakaan terapung merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. “Kami ingin Polri hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Perpustakaan terapung ini menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan kami kepada masyarakat, khususnya di wilayah perairan,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pendekatan humanis antara Polri dan masyarakat. Dengan adanya interaksi yang positif, diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Paminggir. Dengan adanya program perpustakaan terapung ini, diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat serta membuka wawasan generasi muda, khususnya di wilayah perairan Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kasus pencurian yang menyasar infrastruktur telekomunikasi kembali terjadi di Kabupaten Jepara. Kali ini, aparat dari Polres Jepara berhasil mengungkap sindikat pencurian baterai lithium di tower BTS kawasan Pakis Aji. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan milik PT XL Axiata yang terjadi pada Februari 2026. Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menangkap tiga orang pelaku yang memiliki peran berbeda dalam aksi kejahatan tersebut. Dua tersangka utama berinisial SS (45) asal Semarang dan HR (30) warga Jepara bertindak sebagai eksekutor lapangan. Sementara satu pelaku lainnya, AA (30) asal Jember, diketahui berperan sebagai penadah barang hasil curian. Modus operandi yang digunakan tergolong terencana. Para pelaku terlebih dahulu melakukan pemantauan lokasi guna memastikan situasi aman. Setelah itu, mereka membobol kunci pengaman kabinet tower menggunakan alat khusus yang telah dimodifikasi. Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur dua unit baterai lithium merek ZTE yang merupakan komponen penting dalam operasional jaringan telekomunikasi. Barang curian tersebut kemudian dijual kepada penadah untuk mendapatkan keuntungan. Akibat kejadian ini, pihak perusahaan mengalami kerugian materiil sekitar Rp25 juta. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku di lokasi berbeda. Selain menangkap tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kendaraan yang digunakan saat beraksi, baterai hasil curian, kunci palsu, serta peralatan pendukung lainnya. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa dua pelaku utama merupakan residivis yang sudah pernah terlibat dalam kasus serupa. Hal ini menunjukkan bahwa pencurian terhadap infrastruktur telekomunikasi masih menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan. Polisi menjerat para pelaku dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pelaku utama terancam hukuman hingga 7 tahun penjara, sementara penadah diancam hukuman maksimal 4 tahun. Pihak kepolisian mengimbau perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan sistem keamanan di area tower, termasuk pemasangan CCTV dan alarm. Masyarakat juga diminta turut berperan aktif dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi tower. Saat ini, seluruh tersangka telah diamankan di Mapolres Jepara guna menjalani proses hukum lebih lanjut.(Wely)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Banjang melaksanakan patroli dialogis pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Banjang dengan sasaran utama SPBU Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Patroli ini dilaksanakan oleh AIPTU Soeyatmin, S.H dengan menggunakan sarana kendaraan dinas roda dua (R2) patroli. Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan petugas SPBU guna menyampaikan imbauan kamtibmas. Selain memberikan pesan-pesan keamanan, petugas juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU. Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa stok Pertalite dan Pertamax dalam kondisi tersedia, sementara untuk jenis Dexlite dan Bio Solar dalam keadaan kosong. Informasi ini penting sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan sosial yang dapat timbul akibat kelangkaan BBM. Dalam pelaksanaan patroli dialogis, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan antrean yang berpotensi menimbulkan keributan, serta tetap mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan SPBU. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Melalui patroli dialogis, anggota kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta merespon berbagai situasi yang berkembang, termasuk terkait ketersediaan BBM,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kehadiran Polri di lokasi-lokasi strategis seperti SPBU sangat penting guna mencegah potensi gangguan keamanan, terutama saat terjadi keterbatasan stok BBM. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan situasi tetap terkendali. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa situasi di wilayah SPBU Desa Kaludan Kecil dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri juga mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan dan komunikasi langsung dari petugas. Melalui kegiatan KRYD yang berkelanjutan, Polsek Banjang berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayah serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka menjamin kualitas makanan yang sehat, higienis, dan bergizi, Polres Hulu Sungai Utara melalui tim pemeriksa melaksanakan kegiatan food safety, sanitasi lingkungan (IKL TPP), serta analisis nilai gizi pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 07.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung SPPG Yayasan Bhayangkari Polres HSU. Pada pemeriksaan food safety, tim melakukan uji organoleptik terhadap menu makanan yang disajikan, meliputi nasi putih, telur dadar sambal bangkok, timun, tempe, serta pisang dan susu. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh aspek seperti bau, rasa, warna, dan kondisi fisik makanan berada dalam kategori baik, sehingga dinyatakan layak untuk dikonsumsi. Selain itu, pemeriksaan sanitasi lingkungan juga dilakukan secara menyeluruh, mencakup inspeksi area luar dan area pengolahan makanan. Tim mengevaluasi berbagai aspek seperti kondisi bangunan, fasilitas pengolahan, penyimpanan bahan pangan, kebersihan area pencucian, hingga higiene personal petugas. Dari hasil pemeriksaan, kondisi sanitasi lingkungan dinyatakan dalam kategori baik. Dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), tim juga memberikan sejumlah saran perbaikan, di antaranya pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD), pemisahan alat pemotong berdasarkan jenis bahan, pemasangan perangkap serangga, serta menjaga kebersihan saluran air dan lingkungan dapur secara rutin guna mencegah kontaminasi. Hasil pemeriksaan kualitas air melalui pengukuran Total Dissolved Solids (TDS) menunjukkan angka 58 ppm, yang masih berada di bawah ambang batas 500 mg/L, sehingga dinyatakan aman untuk digunakan dalam kegiatan pengolahan makanan. Sementara itu, dari hasil analisis nilai gizi terhadap menu yang disajikan, diketahui bahwa makanan tersebut memiliki kandungan energi, protein, lemak, dan karbohidrat yang cukup untuk mendukung kebutuhan gizi harian. Untuk porsi kecil, kandungan energi sebesar 591,78 kkal, sedangkan porsi besar mencapai 759,37 kkal, yang dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap pemenuhan nutrisi seimbang. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memastikan kualitas pelayanan, khususnya dalam pemenuhan gizi yang sehat dan aman. “Kami memastikan bahwa seluruh makanan yang disajikan telah memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan nilai gizi. Hal ini penting untuk mendukung kesehatan personel serta pihak lain yang menerima manfaat dari pelayanan ini,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan internal Polri yang berorientasi pada profesionalisme dan standar kesehatan yang tinggi. Adapun tim pemeriksa dalam kegiatan ini terdiri dari Penda Rabiatul Laila, SKM, Bripda Muhammad Uwais Al Qarani, dan Bripda Amrullah yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan secara menyeluruh dan profesional. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan standar keamanan pangan, sanitasi lingkungan, dan nilai gizi di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara dapat terus terjaga dan ditingkatkan secara berkelanjutan. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA, 05 Mei 2026 – Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara dalam mengelola lahan produktif terus berlanjut. Pada Selasa (05/05/2026), area branggang Rutan kembali menjadi pusat aktivitas pembinaan kemandirian melalui serangkaian kegiatan pemeliharaan tanaman pertanian. Kegiatan rutin dengan fokus utama pada pemeliharaan tanaman kacang dan pare, serta menjaga lingkungan area branggang agar tetap bersih dan rapi. Dalam kegiatan pagi ini, warga binaan melakukan pruning atau pemangkasan pada tanaman kacang. Teknik ini bertujuan untuk membuang bagian tanaman yang tidak produktif agar nutrisi terserap maksimal oleh buah dan daun utama. Selain itu, dilakukan pula pembuatan dan pemasangan lanjaran (media rambat) untuk tanaman pare. Lanjaran yang kokoh sangat diperlukan agar tanaman pare dapat tumbuh merambat dengan teratur, memudahkan proses pemanenan, serta menjaga kualitas buah agar tidak menyentuh tanah secara langsung. Sembari melakukan perawatan tanaman, warga binaan juga melakukan pembersihan area branggang secara menyeluruh. Selain aspek estetika dan pertanian, kebersihan area branggang merupakan bagian penting dari protokol keamanan untuk memastikan zona sterilisasi tetap terpantau dengan jelas oleh petugas pengamanan.(Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menerima kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc., di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Selasa (5/5/2026), guna membahas percepatan implementasi pengelolaan sampah nasional. Pertemuan tersebut menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani permasalahan sampah yang telah menjadi isu strategis nasional. Dalam kesempatan itu, Kasad menegaskan kesiapan TNI Angkatan Darat untuk mendukung program pemerintah, termasuk dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kasad juga menyoroti bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi memiliki keterkaitan dengan ketahanan energi dan ketahanan pangan nasional, sehingga memerlukan pendekatan terpadu dan berkelanjutan. Sementara itu, Deputi Kemenko Pangan, Nani Hendiarti, menyampaikan apresiasinya atas komitmen TNI AD dalam mendukung program nasional. Ia menilai keterlibatan TNI AD, khususnya melalui satuan kewilayahan, memiliki peran strategis dalam mengedukasi masyarakat serta mendorong implementasi pengelolaan sampah dari tingkat daerah hingga nasional. Dalam pertemuan tersebut juga dibahas peluang kerja sama konkret, berupa penguatan edukasi lingkungan, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, serta optimalisasi fasilitas pengolahan sampah di berbagai wilayah. Melalui sinergi yang semakin kuat antara TNI AD dan pemerintah, diharapkan pengelolaan sampah nasional dapat berjalan lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan, guna mewujudkan lingkungan yang bersih, dan sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Agus)
Bidik-kasusnews.com,Kapuas Hulu Kalimantan Barat Satuan Reserse Kriminal Polres Kapuas Hulu berhasil mengamankan seorang pria berinisial H.T. (58 th alamat Kedamin Hulu Kecamatan Putussibau Selatan Kabupaten Kapuas Hulu) yang diduga terlibat dalam aktivitas penampungan, pemanfaatan, pengolahan, pemurnian, serta penjualan emas yang tidak berasal dari pemegang izin usaha pertambangan resmi. Penindakan dilakukan pada Selasa, 21 April 2026, di kawasan Jalan Diponegoro, Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu,kegiatan ini dalam rangka menindaklanjuti Perintah Kapolda Kalbar dalam Penindakan Terhadap aktifitas PETI diwilayah Hukum Polda Kalbar, selanjutnya setelah petugas menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan adanya transaksi emas ilegal. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa emas dalam bentuk lempengan dan pasir, alat timbang, peralatan peleburan, bahan kimia, serta perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas tersebut. Adapun barang bukti Emas yang berhasil disita sbb : • Emas Dengan Berat 251, 26 Gram yang terdiri dari 4 (empat) Bungkus dengan Bentuk yang sudah Di cor •. Emas Dengan Berat 9, 23 Gram yang terdiri dari 3 (tiga) Bungkus dengan Bentuk Pasir. Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Kapuas Hulu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik Sat Reskrim juga terus melakukan pendalaman kasus, termasuk pemeriksaan ahli dan pengembangan terhadap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat. Polres Kapuas Hulu mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar mematuhi regulasi yang berlaku dalam kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara demi menjaga kelestarian lingkungan serta meminimalisir potensi kerusakan alam. (Read)