BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM
Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat wilayah kembali ditunjukkan Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT). Melalui Babinsa Kelurahan Tanjung Baru, Sertu Abdurrahman, kegiatan monitoring dan pendampingan penanaman padi pada Musim Tanam I (MT I) Tahun 2025 dilaksanakan secara berkelanjutan. Agenda terbaru berlangsung pada Senin (24/11/2025) di area persawahan Jalan P. Sebuku, Gang Bintara, Kelurahan Tanjung Baru, Kecamatan Kedamaian.
Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan nyata TNI AD, khususnya Kodim 0410/Kota Bandar Lampung, terhadap program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas petani diharapkan dapat memastikan proses budidaya berjalan optimal sekaligus memotivasi para petani dalam meningkatkan hasil produksi.
Progres Penanaman Capai 3,23 Hektare
Berdasarkan data lapangan, total luas area sawah di wilayah binaan tersebut mencapai 16 hektare (Ha). Seluruh lahan telah selesai digarap dan dibajak secara bertahap hingga 1 November 2025.
Hingga hari pelaksanaan monitoring, progres penanaman padi telah mencapai 3,23 Ha. Beberapa petani yang telah menanam antara lain:
- Yatiman
- Marjuni
- Samirin
- M. Sidik
- Ujang Parwoto, yang pada hari tersebut melakukan penanaman seluas 0,5 Ha
Para petani menggunakan benih unggul varietas Ciherang dan Mutiara, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dan tahan terhadap sejumlah hama penyakit.
Kolaborasi TNI dan Penyuluh Pertanian
Kegiatan pendampingan tidak hanya dilakukan Babinsa, tetapi turut didampingi oleh Riawan, S.Pt, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kedamaian. Melalui sinergi ini, petani mendapatkan arahan teknis mengenai pola tanam, pemupukan, hingga pengendalian organisme pengganggu tanaman.
Kolaborasi antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan masyarakat petani menjadi faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan mendukung swasembada beras di wilayah Bandar Lampung.
Babinsa Siap Kawal Hingga Masa Panen
Sertu Abdurrahman menegaskan komitmennya untuk terus hadir di lapangan sebagai motivator sekaligus problem solver bagi para petani.
“Dengan semangat pantang menyerah dan selalu gembira dalam tugas, kami siap mendampingi petani dari pengolahan lahan hingga masa panen,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa program ketahanan pangan tidak hanya berjalan di tingkat pusat, tetapi juga diperkuat hingga akar rumput melalui keterlibatan TNI AD bersama instansi pertanian dan masyarakat. (Agus)

