Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Cuaca ekstrem disertai hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Selasa siang (3/2/2026) memicu terjadinya sejumlah bencana di Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi. Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa Koramil 410-01/Panjang, Sertu Andreswan, bersama tim gabungan pemerintah daerah dan instansi terkait bergerak cepat melakukan pemantauan serta penanganan di lokasi terdampak.
Sedikitnya tiga titik menjadi fokus utama penanganan. Pertama, genangan banjir yang terjadi di Jalan Tirtayasa, Simpang Tiga Jalan TMMD, Kampung Bukit Laban. Kedua, banjir yang merendam delapan unit rumah warga di Kampung Penitrik, Jalan Alimudin Umar RT 02, menyebabkan kerusakan pada perabotan rumah tangga. Ketiga, robohnya talut atau tembok penahan tanah setinggi sekitar 5 meter dengan lebar 6 meter di Kampung Kedaung RT 06, yang mengakibatkan tersumbatnya aliran air.
Meski bencana tersebut menimbulkan kerugian material, respons cepat dan koordinasi lintas sektor berhasil mencegah dampak yang lebih luas. Tidak terdapat korban jiwa dalam rangkaian kejadian ini.
Penanganan dilakukan melalui koordinasi terpadu yang melibatkan Camat Sukabumi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandar Lampung, Lurah Campang Raya, para Ketua Lingkungan dan RT setempat, serta personel BPBD dan Damkar Kota Bandar Lampung. Sinergi tersebut mencerminkan kesiapsiagaan Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama TNI dalam menghadapi situasi darurat.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa. Sejak awal, langkah evakuasi dan pengamanan langsung dilakukan. Fokus utama kami adalah keselamatan warga serta pemulihan kondisi lingkungan,” ujar Sertu Andreswan, Babinsa Campang Raya, saat ditemui di lokasi.
Kesigapan Babinsa Kodim 0410/KBL dalam penanganan bencana ini menjadi wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya melalui peran satuan teritorial. Kehadiran Babinsa di tengah warga terdampak tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat nilai teritorial sebagai perekat bangsa, sekaligus mencerminkan semangat prajurit dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
(Agus)
