MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,.
Dalam sepekan gas melon 3 kg di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka sulit didapatkan baik di tingkat pengecer maupun tingkat agen hal ini menimbulkan banyak pertanyaan warga Majalengka.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Ateng Sutisna dari Komisi XII yang membidangi Energi dan Sumbedaya Mineral, Lingkungan Hidup dan Investasi mengatakan bahwa pihaknya sudah memanggil seluruh kepala MOR Pertamina dan kepala BPH Migas dan jajarannya.
“Kelangkaan gas dalam sepekan tersebut sudah saya sampaikan ke MOR Jabar dan Kepala BPH Migas dan saya sudah memanggil Dirut Patra Niaga dan seluruh kepala BPH Migas dan seluruh jajarannya dan mereka berjanji akan menyelesaikan kelangkaan ini dalam 2 hari, ” tutur Ateng kepada media, Minggu (19/07/26).
Masih dikatakannya, masyarakat Majalengka harus dilindungi dan jangan dibuat repot dengan adamya kelangkaan gas tersebut, apalagi banyak UMKM UMKM kecil yang sedang berjuang untuk mempertahankan hidupnya sehingga sangat memerlukan gas sebagai sarana untuk memperoleh uang penghasilannya.
Sebelumnya, warga Majalengka dan sekitarnya dalam sepekan sangat kesulitan mencari gas melon 3 kg.
“Saya sudah berkeliling di beberapa toko pengecer bahkan agen gas kosong. Lalu bagaimana saya mendapatkan penghasilan ei berdagang dengan sarana gas tersebut. Ini d apa langka gas, sehingga menyulitkan masyarakat dan alhamdulillah kini sudah mendapatkan di agen terdekat, ” katta Yuni warga Majalengka.
Pantauan, harga gas melon di Kabupaten Majalengka sangat bervariasi, dari tingkat pengecer ada yang menjual 21 ribu, 22 ribu, 23 ribu bahkan 25 ribu sedangkan di agen harga 19 ribu rupiah.
(Asep Rusliman)