Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Ormas Grib di kawasan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sunter berlangsung kondusif pada Selasa siang. Polda Metro Jaya, melalui Subdit Dalmas Direktorat Samapta, menurunkan ratusan personel untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman.
Komandan Batalyon 1 Subdit Dalmas Polda Metro Jaya, Kompol M. Ronny, menjelaskan bahwa pihaknya menerima penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polres Metro Jakarta Utara untuk memberikan pelayanan selama unjuk rasa berlangsung.
“Kami dari Subdit Dalmas Dit Samapta Polda Metro Jaya hari ini di-BKO-kan ke Polres Jakarta Utara untuk kegiatan pelayanan aspirasi dari masyarakat, khususnya kelompok Ormas Grib,” ujar Kompol Ronny.
Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) — sekitar 160 personel — diterjunkan sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Selama tiga jam aksi berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib.
Kompol Ronny menyebutkan bahwa pendekatan pelayanan menjadi kunci terciptanya suasana kondusif.
“Alhamdulillah, mereka tertib dalam menyampaikan aspirasi. Kami juga memberikan pelayanan dengan baik sehingga kedua belah pihak dapat saling memahami,” tuturnya.
Massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 13.00 WIB setelah berkoordinasi dengan para korlap dan kembali ke kediaman masing-masing tanpa insiden.
Terkait tuntutan yang disampaikan Grib, Kompol Ronny mengatakan bahwa PT Astra Daihatsu Motor akan menjadwalkan ulang pertemuan lanjutan.
“Kami menunggu kelanjutan keputusan dari pihak Daihatsu,” jelasnya.
Untuk kemungkinan adanya aksi susulan, pihak kepolisian menyatakan siap memberikan pelayanan kembali.
“Kami menunggu koordinasi lebih lanjut dari Grib dan pihak Daihatsu, tentunya melalui Polres Metro Jakarta Utara,” tambahnya.
Di akhir pernyataan, Kompol Ronny menegaskan bahwa kepolisian kini mengutamakan pendekatan humanis dan pelayanan dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat.
“Pola kami sekarang bukan lagi sekadar pengamanan, tetapi pelayanan unjuk rasa — agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan nyaman dan tertib,” ujarnya.
(Heri)