Hulu Sungai Tengah, Bidik-kasusnews.com Tim Penelitian dan Supervisi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan penelitian dan supervisi di Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Polda Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengumpulan data lapangan untuk mendukung pengembangan manajemen kepolisian sekaligus evaluasi pelaksanaan tugas di tingkat kewilayahan.
Turut Hadir dalam acara tersebut, Wakapolres Hulu Sungai Utara Kompol Sony F.L Gaol. S.E., M.M di dampingi PJU Polres Hulu Sungai Utara dalam Penelitian dan supervisi dilakukan dengan pendekatan akademis untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi serta kebutuhan kepolisian di daerah. Data yang dihimpun nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan kepolisian yang lebih adaptif terhadap persoalan masyarakat.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, mulai dari manajemen penanganan bencana, pengendalian konflik sosial, ketahanan pangan, hingga kualitas pelayanan publik. Kajian tersebut dinilai relevan dengan tantangan tugas kepolisian yang semakin beragam di tengah dinamika masyarakat.
Selain pengumpulan data internal, tim juga menggunakan pendekatan diskusi dan audiensi untuk memperoleh perspektif dari berbagai pihak. Forum diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD) menjadi salah satu metode untuk menghimpun masukan dari personel kepolisian maupun unsur masyarakat.
Dalam aspek manajemen kebencanaan, penelitian diarahkan untuk melihat kesiapan dan pola layanan kepolisian dalam menghadapi bencana alam. Sementara pada isu konflik sosial, kajian mencakup pemetaan potensi konflik yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Aspek lain yang turut menjadi perhatian adalah parameter kinerja dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai profesionalisme serta kualitas pelayanan Polri di tingkat kewilayahan.
Pengumpulan data internal mencakup berbagai aspek, antara lain struktur organisasi, kesiapan logistik, serta administrasi satuan fungsi di lingkungan Polres HST. Sementara dari sisi eksternal, tim menggali masukan melalui audiensi dengan unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, lembaga swadaya masyarakat, serta instansi terkait.
Kegiatan penelitian dan supervisi STIK Lemdiklat Polri di Polres HST diharapkan dapat menghasilkan data yang faktual dan komprehensif. Hasil kajian tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memperkuat pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui pendekatan akademis berbasis data lapangan, penelitian dan supervisi ini menjadi salah satu bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas tata kelola kepolisian, profesionalisme personel, serta penguatan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
(Agus)