BIDIK-KASUSNEWS.COM
Hulu Sungai Utara, 26 Maret 2026 – Upaya mendukung program nasional pemenuhan gizi terus diperkuat. Kepolisian Resor Hulu Sungai Utara melalui Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang HSU resmi meluncurkan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang.
Kegiatan peresmian dan launching tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya Kapolres HSU Agus Nuryanto, perwakilan pemerintah daerah, dinas kesehatan, Kementerian Agama, serta tokoh masyarakat dan tenaga pendidik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan Kapolres HSU, pemotongan pita oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang HSU, serta peninjauan langsung fasilitas dapur SPPG oleh para undangan.
Kapolres HSU dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan dapur SPPG ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program prioritas pemerintah, khususnya Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak usia sekolah.
“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi anak-anak, mendukung pertumbuhan fisik, serta meningkatkan konsentrasi belajar mereka di sekolah,” ujarnya.
Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan pula pendistribusian makanan bergizi kepada siswa Yayasan Assalam Rantau Bujur. Sebanyak 121 siswa tingkat MI dan 9 anak tingkat RA menerima bantuan makanan secara langsung dari Kapolres HSU bersama jajaran dan pengurus Bhayangkari.
Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi harian, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menekan angka kekurangan gizi dan stunting yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.
Dapur SPPG yang dibangun di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari ini juga ditetapkan sebagai proyek percontohan (pilot project) di lingkungan kepolisian, yang diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pelepasan kendaraan distribusi MBG ke sekolah serta diakhiri dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen lintas sektor.
Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin guna menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
(Agus)

