Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Jajaran Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kondisi tanaman jagung yang terdampak genangan air akibat tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.
Monitoring lapangan dilaksanakan oleh Aiptu Ferry A.P dan Bripka Eko dengan meninjau langsung lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan yang menjadi salah satu lokasi pengembangan program swasembada jagung di wilayah tersebut.
Dari hasil pemantauan, tanaman jagung yang telah memasuki fase pertumbuhan dengan tinggi berkisar antara 50 hingga 70 sentimeter menunjukkan sejumlah kendala. Sebagian area lahan masih tergenang air sehingga menyebabkan kondisi tanah menjadi terlalu lembab dan berdampak pada pertumbuhan tanaman.
Petugas menemukan sejumlah tanaman mengalami perubahan warna daun menjadi kekuningan. Kondisi tersebut diduga terjadi akibat akar tanaman tidak memperoleh kondisi tanah yang ideal karena terendam air dalam waktu cukup lama.
Kapolsek Amuntai Utara menjelaskan bahwa monitoring dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus untuk mengetahui secara langsung perkembangan tanaman jagung yang dibudidayakan masyarakat.
“Pemantauan ini penting untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sehingga perkembangan tanaman jagung dapat terus dipantau dan dilaporkan sebagai bahan evaluasi dalam mendukung program swasembada pangan,” ujarnya.
Menurut hasil pengamatan, tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir menjadi faktor utama munculnya genangan pada sejumlah titik lahan pertanian. Selain memperlambat pertumbuhan tanaman, kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi produktivitas panen apabila genangan berlangsung dalam waktu lama.
Meski menghadapi tantangan cuaca, kelompok tani setempat tetap berupaya melakukan perawatan tanaman agar pertumbuhan jagung dapat kembali optimal setelah kondisi lahan berangsur membaik.
Kegiatan monitoring juga menjadi sarana komunikasi antara petugas kepolisian dan petani dalam menyerap berbagai informasi terkait kendala yang dihadapi selama proses budidaya tanaman jagung.
Polsek Amuntai Utara menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan lahan pertanian di wilayah hukumnya sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan dan swasembada jagung yang tengah digalakkan pemerintah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Panangkalaan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta memperkuat sinergi dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.
(Agus)