SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan warga Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Perwakilan dari setiap RT se-desa tersebut kompak turun ke Lapang Cikaramat, Kamis (23/4/2026) pagi, untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan area lapangan. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, perangkat desa, RT/RW, hingga warga umum. Dengan peralatan seadanya seperti arit, parang, dan mesin pemotong rumput, mereka bahu-membahu membabat rumput liar yang sudah meninggi di sekitar lapangan. Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’Adi, mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Lapang Cikaramat merupakan aset bersama yang kerap dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari aktivitas olahraga, kegiatan karang taruna, hingga perayaan hari besar seperti 17 Agustus. “Kalau lapangan bersih dan tertata, tentu akan lebih nyaman digunakan. Terima kasih kepada seluruh RT yang telah mengirimkan perwakilan. Ini bukti kekompakan warga Cipeundeuy masih terjaga,” ujarnya. Sementara itu, salah satu Ketua RT menyebutkan bahwa kerja bakti tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama di tingkat desa. Setiap RT diminta mengirimkan minimal lima orang untuk berpartisipasi, dengan pembagian tugas yang telah diatur. “Ada yang bertugas membabat rumput, ada juga yang mengangkut sampah. Ibu-ibu turut membantu menyiapkan konsumsi. Alhamdulillah, pekerjaan bisa selesai dalam waktu relatif singkat,” ungkapnya. Warga lainnya, Saepuloh, mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, selain membuat lingkungan menjadi bersih, kerja bakti juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga. “Memang capek, tapi puas. Apalagi anak-anak muda juga ikut. Sekarang lapangan sudah rapi, sore nanti anak-anak bisa main bola lagi,” katanya. Pemerintah Desa Cipeundeuy berharap kegiatan gotong royong seperti ini terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya masyarakat, sekaligus memperkuat silaturahmi antarwarga. Selain itu, pembersihan lapangan ini juga menjadi langkah persiapan agar fasilitas tersebut siap digunakan secara aman dan nyaman untuk berbagai aktivitas masyarakat. (Dicky)

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Komisi 4 DPRD Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama perwakilan Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Majalengka, Selasa (21/04/2026).   Sekretaris Komisi 4 DPRD Majalengka dari Fraksi PAN, Imip Miptahudin, menyampaikan bahwa RDP dihadiri perwakilan Kementerian Haji dan Umrah, Bagian Kesra, serta KBIH dari 17 kecamatan di Kabupaten Majalengka. Dalam rapat tersebut, dibahas kesiapan pemberangkatan jamaah haji tahun 2026, termasuk dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, pembiayaan jamaah haji asal Kabupaten Majalengka untuk kebutuhan transportasi dan akomodasi ditanggung melalui APBD. “Anggaran yang disiapkan melalui Bagian Kesra sebesar Rp813.625.000 digunakan untuk transportasi jamaah menuju embarkasi, pengadaan koper, serta pembiayaan tiga orang TPHD,” ujar Imip. Komisi 4 DPRD Majalengka memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka atas fasilitasi yang diberikan guna mendukung kelancaran ibadah haji bagi masyarakat. Adapun jadwal pemberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Majalengka dibagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yaitu Kloter 6 sebanyak 437 jamaah berangkat pada 25 April 2026, Kloter 23 sebanyak 162 jamaah pada 8 Mei 2026, Kloter 29 sebanyak 52 jamaah pada 13 Mei 2026, serta Kloter 39 sebanyak 75 jamaah pada 18 Mei 2026. Selain itu, Komisi 4 juga mengapresiasi peran KBIH sebagai mitra pemerintah dalam memberikan bimbingan kepada calon jamaah haji. Namun demikian, terdapat catatan penting yang menjadi sorotan, yakni belum teralokasinya anggaran pemeriksaan kesehatan jamaah melalui Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). “Kami mendorong agar ke depan Pemerintah Kabupaten Majalengka dapat menganggarkan pemeriksaan kesehatan jamaah haji, karena ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan fisik jamaah,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara, melaksanakan kegiatan patroli sekaligus pengaturan lalu lintas pada Kamis (23/4/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut dipimpin oleh Kanit Samapta dengan melibatkan personel Aiptu Soeyatmin, SH, menggunakan kendaraan patroli roda dua (R2). Patroli difokuskan di wilayah Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang, tepatnya di sekitar lingkungan Sekolah Ukhuwah. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan di jam aktivitas pagi, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran warga, khususnya para pelajar dan pengguna jalan, agar tertib berlalu lintas serta menjauhi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kapolsek Banjang melalui laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya tawuran, balap liar, maupun aksi kejahatan jalanan (street crime) di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. “Patroli rutin ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat,” ujarnya. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Banjang tetap dalam kondisi aman dan terkendali. Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus menekan potensi gangguan keamanan. Polsek Banjang menegaskan akan terus meningkatkan intensitas patroli serta pengawasan di titik-titik rawan guna memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga. (Agus)

KUNINGAN-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kuningan berhasil menangkap seorang perempuan berinisial WS (20), warga Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan. Ia diduga sebagai pelaku pembuangan bayi di Sungai Cikondang, Desa Sukaraja. Kapolres Kuningan, AKBP Ali Akbar, mengungkapkan peristiwa tersebut bermula saat tersangka melahirkan bayinya di kamar mandi pada Jumat (17/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Karena takut persalinannya diketahui orang lain, tersangka diduga menghilangkan nyawa bayinya dengan cara menenggelamkannya ke dalam ember. Setelah memastikan bayi tersebut meninggal dunia, jasad korban kemudian dibuang ke Sungai Cikondang. Jenazah bayi itu ditemukan warga pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. “Peristiwa ini dilaporkan pada hari Minggu, 19 April sekitar pukul 16.00 oleh saksi yang menemukan bayi di Sungai Cikondang, Kecamatan Cibingbin,” ujar Ali Akbar, Rabu (22/4/2026). Hasil penyelidikan mengungkap bahwa aksi tersebut diduga dilakukan pada Jumat (17/4/2026) saat kondisi lokasi kejadian dalam keadaan sepi. Pada hari penemuan jasad, tersangka sempat melarikan diri ke Bekasi menggunakan kendaraan travel. Namun, pelariannya berhasil dihentikan setelah Tim Resmob Polres Kuningan melacak keberadaannya dan menangkapnya pada Selasa (21/4/2026). Dari hasil pendalaman, tersangka diketahui merupakan seorang janda dengan satu anak dan telah dua kali menikah siri. Bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan dengan kekasihnya berinisial R yang bekerja sebagai buruh bangunan. Motif utama diduga karena rasa malu dan takut diketahui masyarakat. Tersangka sempat mengaku bayi lahir prematur dalam kondisi meninggal dunia. Namun, hasil pemeriksaan forensik menunjukkan sebaliknya. Dari kondisi fisik dan kuku, bayi diperkirakan telah berusia lebih dari sembilan bulan. Uji paru-paru juga menunjukkan bayi sempat bernapas, menandakan korban lahir dalam keadaan hidup. Polisi menyita barang bukti berupa satu ember hitam, satu gunting, serta satu ponsel pintar. Saat ini, status pernikahan tersangka masih didalami karena belum dapat menunjukkan dokumen resmi. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 460 ayat (1) KUHP (UU Nomor 1 Tahun 2023) serta Pasal 76C juncto Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Masyarakat wilayah Pajampangan menggelar audiensi terkait kerusakan jalan dan maraknya kendaraan over kapasitas di ruas Jalan Provinsi Kiara Dua–Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Lengkong, Rabu (22/4/2026), dengan dihadiri perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat. Audiensi diinisiasi Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) bersama Gerakan Reformasi Islam (Garis) sebagai respons atas keresahan masyarakat terhadap kondisi jalan provinsi yang kian rusak, diduga akibat kendaraan bertonase berlebih. Di sela kegiatan, sejumlah warga bahkan sempat melakukan aksi bakar ban di ruas jalan provinsi di wilayah Lengkong sebagai bentuk protes terhadap lambannya penanganan infrastruktur. Ketua Umum JTM, H. Hendra Permana, menyampaikan audiensi menghasilkan sejumlah catatan penting yang akan ditindaklanjuti hingga ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. “Alhamdulillah ada tanggapan dari pihak dinas, meskipun belum sepenuhnya memuaskan karena masih perlu koordinasi lanjutan. Namun setidaknya sudah ada respon konkret,” ujarnya. Ia menjelaskan, beberapa poin yang disepakati antara lain sosialisasi aturan penggunaan jalan provinsi, termasuk pemasangan rambu pembatasan tonase, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran kendaraan over kapasitas dengan melibatkan aparat kepolisian. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan gerbang pengawasan kendaraan seperti yang pernah diterapkan di sejumlah titik di Kabupaten Sukabumi. Sistem tersebut dinilai efektif dalam mengontrol kendaraan bermuatan berat. “Banyak perusahaan masih tidak patuh. Kendaraan sekarang bisa mencapai 30 sampai 40 ton. Kalau dibiarkan, jalan yang baru dibangun pun tidak akan bertahan lama,” tegasnya. Hendra juga mendorong agar pembangunan ruas jalan dari Lengkong menuju Kiara Dua segera dilanjutkan. Namun, ia mengakui saat ini anggaran masih tertunda dan baru sebatas pemeliharaan. Sementara itu, Pengawas Transportasi Darat Dishub Provinsi Jawa Barat, Dayan Swendara, mengakui bahwa over kapasitas kendaraan menjadi faktor utama kerusakan jalan. “Ada beberapa poin yang menjadi perhatian, salah satunya volume kendaraan. Aktivitas ini memang berdampak besar terhadap kerusakan jalan provinsi,” ungkapnya. Ia menambahkan, pihak provinsi akan segera memasang rambu pembatasan tonase serta mendorong perusahaan memiliki fasilitas timbangan kendaraan guna memastikan kepatuhan terhadap aturan. Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam percepatan penanganan jalan rusak sekaligus menekan pelanggaran kendaraan bertonase tinggi, demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. (Dicky)

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manajemen ASN Kabupaten Majalengka menggelar sosialisasi implementasi transformasi layanan manajemen ASN guna mempercepat pencapaian visi misi daerah. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara dan berlangsung di Aula BKPSDM, Rabu (22/04/2026). Kegiatan dibuka langsung oleh Eman Suherman didampingi Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan. Kepala BKPSDM Majalengka, Ikin Asikin, dalam laporannya menegaskan pentingnya reformasi birokrasi yang selaras dengan arah pembangunan daerah. Menurutnya, sosialisasi ini bertujuan untuk mendorong integrasi sistem kepegawaian sekaligus memangkas hambatan dalam tata kelola. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya transformasi digital, termasuk implementasi sistem E-Kinerja berbasis Badan Kepegawaian Negara yang transparan dan akuntabel,” ujarnya. Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM ASN sekaligus memperkuat daya saing daerah. Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan bahwa transformasi layanan ASN menjadi bagian penting dalam misi pembangunan, khususnya pada poin penguatan reformasi birokrasi berbasis kolaborasi. “Transformasi ini menjadi kunci dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, efektif, dan efisien, dengan sistem pengelolaan kepegawaian yang modern dan berbasis kinerja,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan capaian positif Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam penerapan sistem merit ASN. Dengan nilai 328,5, Majalengka masuk kategori sangat baik, mencerminkan komitmen kuat dalam menempatkan ASN sesuai kompetensi dan kinerja. Kegiatan ini diikuti para pejabat struktural, pengelola kepegawaian, serta perwakilan ASN di lingkungan Pemkab Majalengka. Diharapkan, seluruh elemen dapat bersinergi dalam mewujudkan birokrasi yang semakin maju dan berkelas, sejalan dengan visi Majalengka “Langkung SAE.” (Asep Rusliman)

MAJALENGKA-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif pada malam hari, Satuan Samapta Polres Majalengka Polda Jabar mengintensifkan Patroli Perintis Presisi dengan menyasar sejumlah titik keramaian di Majalengka, Selasa (21/4/2026). Patroli ini difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan seperti C3 (curat, curas, curanmor), aksi geng motor, hingga tawuran yang kerap terjadi di jam rawan. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi yang menekankan pentingnya kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada malam hari, sebagai upaya preventif menciptakan rasa aman. Pelaksanaan patroli dipimpin jajaran Sat Samapta dengan melibatkan personel Dalmas. Adapun lokasi yang menjadi prioritas pengawasan meliputi Alun-Alun Majalengka dan kawasan GGM (Gelanggang Generasi Muda), yang dikenal sebagai pusat aktivitas warga saat malam. Tim patroli bergerak secara mobile menyusuri sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan KH Abdul Halim, Jalan Ahmad Yani, Bundaran Munjul, hingga kawasan GGM. Selain pemantauan, petugas juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Kapolres menegaskan, kehadiran personel di lapangan bertujuan menekan ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus mencegah niat kriminal. Masyarakat pun diimbau untuk proaktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian agar situasi keamanan di wilayah hukum Polres Majalengka tetap terjaga. (Asep Rusliman)

CIREBONKOTA-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Setelah hampir tiga tahun masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), seorang karyawan PT Pos Indonesia wilayah Cirebon akhirnya ditangkap polisi. Pria berinisial EK (37) diamankan oleh tim khusus Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Cirebon Kota setelah buron sejak Mei 2023. Penangkapan ini menjadi perkembangan penting dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) yang merugikan ratusan masyarakat penerima manfaat. Tersangka diketahui bertugas di Kantor Pos wilayah Mundu, Kabupaten Cirebon. Pelarian EK berakhir di luar Pulau Jawa. Ia ditangkap di Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, pada Sabtu dini hari, 18 April 2026, sekitar pukul 02.30 WIB. Saat diamankan, pelaku tengah tertidur di sebuah rumah warga di Desa Pasar Madang. Polisi menyebut penangkapan berlangsung tanpa perlawanan. EK juga bersikap kooperatif dan mengakui perbuatannya saat menjalani interogasi awal. Kanit III Tipidkor Satreskrim Polres Cirebon Kota, AKP Dwi Anas Rudiyantoro, menjelaskan bahwa keberhasilan penangkapan merupakan hasil penyelidikan panjang dan pelacakan intensif oleh tim. “Selama buron, pelaku diketahui kerap berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas,” kata AKP Dwi, Rabu (22/4/2026). (Asep Rusliman)

CIREBON-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang pelaku utama berhasil diringkus setelah serangkaian penyelidikan intensif dilakukan jajaran Satreskrim Polres Cirebon Kota. Penangkapan dilakukan oleh Tim Khusus Reserse Mobile (Timsus Resmob) di kawasan jalur Pantura, tepatnya di lampu merah pertigaan akses Tol Kanci, Desa Kanci, Kabupaten Cirebon, pada Senin pagi (13/4/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari banyaknya laporan masyarakat terkait maraknya pencurian sepeda motor di sejumlah titik di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Kanit Timsus Resmob, Deny Arisandy, mengungkapkan bahwa pihaknya telah lebih dulu mengantongi identitas pelaku dari hasil pengembangan sejumlah kasus. “Setelah memastikan keberadaan target, tim langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026). Saat ditangkap, pelaku diketahui tengah berboncengan dengan rekannya yang kini masih dalam pengejaran petugas. Polisi juga turut mengamankan barang bukti yang dibawa pelaku saat itu. Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku merupakan seorang residivis kasus serupa. Ia mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor lebih dari 15 kali di wilayah Kota Cirebon. Tak hanya beraksi di satu daerah, pelaku juga diketahui menjalankan aksinya lintas wilayah, dengan total sekitar 20 kejadian di sejumlah daerah lain seperti Majalengka, Tegal, hingga Brebes. Polisi masih terus melakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya serta mengungkap jaringan curanmor yang lebih luas. (Asep Rusliman)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, belum mengungkap secara rinci sumber pendanaan dalam kegiatan penyambutan 14 duta besar yang berlangsung di Kota Sukabumi pada 21 April 2026. Kegiatan berskala internasional tersebut diketahui telah dipersiapkan sejak enam bulan sebelumnya dan menghadirkan perwakilan negara sahabat serta tiga duta besar Indonesia yang bertugas di luar negeri. Agenda ini diklaim sebagai bagian dari upaya membuka jejaring kerja sama global bagi daerah. Meski menuai perhatian luas, Ayep tidak memberikan penjelasan detail terkait besaran maupun asal anggaran yang digunakan. Ia hanya menegaskan bahwa seluruh pembiayaan akan dipertanggungjawabkan. “Saya akan pertanggungjawabkan semuanya. Dampak yang dihasilkan akan jauh lebih besar,” ujarnya, Selasa malam (21/4/2026). Dalam rangkaian kegiatan, para duta besar diajak meninjau sejumlah potensi daerah, termasuk sektor kesehatan di RSUD R. Syamsudin S.H. yang menampilkan fasilitas stem cell sebagai salah satu layanan unggulan. Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan serta ekonomi, termasuk rencana ekspor komoditas kopi ke negara seperti Georgia dan Armenia. Di tengah berbagai peluang yang ditawarkan, belum terbukanya informasi detail terkait anggaran menjadi perhatian publik. Sejumlah pihak menilai transparansi penting untuk memastikan kegiatan internasional tersebut benar-benar memberikan manfaat yang sebanding bagi masyarakat. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat menindaklanjuti hasil pertemuan dengan langkah konkret, sekaligus membuka informasi secara lebih jelas agar kepercayaan publik tetap terjaga. (Usep)