Bidik-kasusnews.com Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari rumah tahanan (rutan) menjadi tahanan rumah. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak Kamis malam, 19 Maret 2026. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya perubahan status penahanan tersebut. Ia menyampaikan bahwa keputusan itu diambil setelah adanya permohonan dari pihak keluarga tersangka. “Pengalihan jenis penahanan dilakukan dari rutan KPK menjadi tahanan rumah sejak Kamis malam,” ujarnya kepada Bidik-kasusnews via WhatsApp (22/3/2026). Menurut Budi, permohonan pengalihan penahanan diajukan pada 17 Maret 2026 dan telah melalui proses kajian oleh penyidik. Permohonan tersebut kemudian dikabulkan dengan mempertimbangkan ketentuan dalam Undang-Undang KUHAP yang berlaku. Meski demikian, KPK menegaskan bahwa pengalihan ini bersifat sementara. Selama menjalani masa tahanan rumah, Yaqut tetap berada dalam pengawasan ketat aparat penegak hukum. “KPK tetap melakukan pengawasan melekat dan pengamanan selama yang bersangkutan menjalani tahanan rumah,” jelas Budi. Seperti diketahui, Yaqut sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 pada awal Januari 2026. Ia sempat mengajukan gugatan praperadilan untuk melawan status tersangkanya, namun permohonan tersebut ditolak oleh pengadilan. Setelah itu, KPK resmi menahan Yaqut pada 12 Maret 2026. Tak berselang lama, penyidik juga menahan tersangka lain dalam perkara yang sama, yakni mantan staf khususnya, Ashfah Abidal Aziz, pada 17 Maret 2026. KPK memastikan seluruh proses hukum dalam perkara ini tetap berjalan sesuai prosedur, termasuk kebijakan pengalihan penahanan yang kini tengah dijalani oleh Yaqut. (Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 22 Maret 2026 – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa kabar bahagia bagi ratusan warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Sebanyak 166 narapidana mendapatkan Remisi Khusus (RK) sebagai bentuk penghargaan dari negara atas perilaku baik selama menjalani masa pembinaan. Pemberian remisi dilaksanakan pada Sabtu pagi di ruang rapat Rutan Jepara dalam suasana sederhana namun penuh makna. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Rutan Jepara Renza Maisetyo, jajaran petugas, serta para narapidana penerima remisi. Dalam kesempatan tersebut, Renza menyampaikan bahwa remisi merupakan hak narapidana yang diberikan kepada mereka yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, termasuk berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan. “Momentum Idul Fitri ini menjadi saat yang tepat untuk refleksi diri. Remisi yang diberikan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,” ungkapnya. Adapun rincian penerima remisi meliputi 53 narapidana mendapatkan pengurangan masa pidana selama 15 hari, 81 orang memperoleh remisi satu bulan, 31 orang menerima remisi satu bulan 15 hari, dan satu orang mendapatkan remisi selama dua bulan. Seluruh penerima termasuk dalam kategori Remisi Khusus Sebagian (RK I), di mana mereka masih harus menjalani sisa masa pidana setelah mendapatkan pengurangan. Kegiatan penyerahan remisi dilakukan secara simbolis kepada perwakilan narapidana, dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan penutupan. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui pemberian remisi ini, pihak Rutan Jepara berharap warga binaan dapat memaknai Idul Fitri sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali berbaur dengan masyarakat setelah bebas nantinya.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bengkulu Utara – Bengkulu, Kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tampaknya belum sepenuhnya terimplementasi di tingkat daerah. Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara kini menjadi sorotan publik terkait alokasi anggaran pengadaan kursi yang dinilai fantastis. Inpres yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 22 Januari 2025 tersebut secara tegas menginstruksikan seluruh instansi pemerintah untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran. Fokus utamanya adalah program yang tepat guna dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Namun, berbanding terbalik dengan semangat penghematan tersebut, Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara justru menganggarkan pengadaan kursi putar dengan nilai mencapai lebih dari Rp. 265 juta. Berdasarkan data yang dihimpun, pengadaan ini masuk dalam Tahun Anggaran 2025 melalui metode e-purchasing dengan sumber dana dari APBD Kabupaten Bengkulu Utara. Langkah ini menuai kritik tajam karena dinilai tidak selaras dengan prioritas kebutuhan masyarakat saat ini. Di tengah desakan perbaikan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan di Bengkulu Utara, pengeluaran ratusan juta rupiah untuk kursi putar dianggap sebagai pemborosan yang tidak mendesak. Idealnya, anggaran sebesar itu dapat dialihkan untuk program yang menyentuh langsung kepentingan publik dan mendukung penguatan ekonomi masyarakat di daerah. Sementara itu Sekretaris DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Nyoman Karwiyanto, S.Sos., saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (20/3/2026), yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan terkait urgensi pengadaan kursi putar tersebut. (Red) Sumber : Targetberita.co.id
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bengkulu Utara – Bengkulu, Sejumlah media daring (online) di Kabupaten Bengkulu Utara melayangkan protes keras terkait pembagian dana publikasi tahun anggaran 2026 di Sekretariat DPRD (Sekwan) Bengkulu Utara. Kebijakan tersebut dinilai diskriminatif dan sarat akan praktik nepotisme dalam penentuan kuota publikasi. Kekecewaan ini mencuat setelah beredarnya daftar rincian anggaran publikasi yang menunjukkan perbedaan signifikan antar media tanpa dasar yang jelas. Praktik ini dianggap merugikan kemitraan yang seharusnya bersifat transparan dan berkeadilan. Salah seorang wartawan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa alokasi anggaran yang diberikan kepada setiap media sangat bervariasi. Ia menduga pembagian tersebut didasari oleh faktor kedekatan personal dengan pihak pengelola anggaran, bukan berdasarkan parameter profesionalisme media. “Dalam daftar tersebut terlihat jelas ada media yang mendapatkan jatah hingga 10 tayang, namun ada juga yang hanya 1 atau 2 tayang. Padahal nilai per tayangnya cukup besar, yakni satu juta rupiah,” ujarnya. Ketimpangan ini pun memicu pertanyaan besar mengenai kriteria yang digunakan Sekwan DPRD Bengkulu Utara. Sebagai informasi, dana kontrak publikasi bersumber dari anggaran negara yang peruntukannya wajib dipertanggungjawabkan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Bengkulu Utara Nyoman Karwiyanto, S.Sos., selaku Pengguna Anggaran (PA) saat dikonfirmasi melalui WhatsApp oleh targetberita.co.id pada jumat (20/3/2026) tidak.merespon (Red) Sumber : Targetberita.co.id
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 22 Maret 2026 – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa kabar bahagia bagi ratusan warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara. Sebanyak 166 narapidana mendapatkan Remisi Khusus (RK) sebagai bentuk penghargaan dari negara atas perilaku baik selama menjalani masa pembinaan. Pemberian remisi dilaksanakan pada Sabtu pagi di ruang rapat Rutan Jepara dalam suasana sederhana namun penuh makna. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Rutan Jepara Renza Maisetyo, jajaran petugas, serta para narapidana penerima remisi. Dalam kesempatan tersebut, Renza menyampaikan bahwa remisi merupakan hak narapidana yang diberikan kepada mereka yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif, termasuk berkelakuan baik dan aktif mengikuti program pembinaan. “Momentum Idul Fitri ini menjadi saat yang tepat untuk refleksi diri. Remisi yang diberikan diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi warga binaan agar terus memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu,” ungkapnya. Adapun rincian penerima remisi meliputi 53 narapidana mendapatkan pengurangan masa pidana selama 15 hari, 81 orang memperoleh remisi satu bulan, 31 orang menerima remisi satu bulan 15 hari, dan satu orang mendapatkan remisi selama dua bulan. Seluruh penerima termasuk dalam kategori Remisi Khusus Sebagian (RK I), di mana mereka masih harus menjalani sisa masa pidana setelah mendapatkan pengurangan. Kegiatan penyerahan remisi dilakukan secara simbolis kepada perwakilan narapidana, dilanjutkan dengan sesi dokumentasi dan penutupan. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan lancar. Melalui pemberian remisi ini, pihak Rutan Jepara berharap warga binaan dapat memaknai Idul Fitri sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali berbaur dengan masyarakat setelah bebas nantinya.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Sabtu, 21 Maret 2026 Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara berlangsung dalam suasana khusyuk dan penuh kebersamaan. Warga binaan Muslim tampak antusias mengikuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri yang digelar di dalam lingkungan rutan dengan pengawasan petugas. Ibadah dimulai sejak pagi hari dengan pengaturan yang telah dipersiapkan secara matang guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Seluruh peserta mengikuti rangkaian sholat berjamaah hingga khutbah dengan tertib dan penuh kekhidmatan. Dalam khutbah Idul Fitri, disampaikan pesan-pesan keagamaan yang menekankan pentingnya introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Momentum hari kemenangan ini dimanfaatkan sebagai sarana refleksi bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam pembinaan mental dan spiritual warga binaan. “Idul Fitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai keimanan. Kami berharap warga binaan dapat mengambil hikmah dari momen ini sebagai bekal untuk masa depan yang lebih baik,” ungkapnya. Pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini juga menjadi wujud pemenuhan hak beribadah bagi warga binaan, sekaligus bagian dari program pembinaan kerohanian yang terus dijalankan secara berkelanjutan di Rutan Jepara. Dengan suasana yang aman, tertib, dan kondusif, kegiatan ini mencerminkan komitmen pihak rutan dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis, serta mendorong perubahan positif bagi seluruh warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.(Wely) Sumber:humas Rutan jepara
Bidik-kasusnews.com JAKARTA-Perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah membawa suasana berbeda di Rumah Tahanan Cabang K4 milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (21/3/2026). Sejumlah keluarga tampak memadati area rutan untuk bersilaturahmi dengan para tahanan. kunjungan keluarga sudah dimulai sejak pagi hari. Para pengunjung datang dengan membawa makanan yang kemudian dikumpulkan dan diperiksa terlebih dahulu oleh petugas sebelum diizinkan masuk ke dalam rutan. Setelah proses pemeriksaan selesai, pihak KPK membuka layanan kunjungan sekitar pukul 10.00 WIB. Keluarga tahanan dipersilakan masuk secara bergiliran untuk bertemu, sehingga suasana tetap tertib meskipun jumlah pengunjung cukup banyak. Salah satu pengunjung, Riyan Ahmad, mengungkapkan rasa syukurnya dapat bertemu sang ayah, Dicky Yuana Ruadi, di momen Lebaran. “Sekitar setengah jam bertemu, karena harus bergantian dengan keluarga lainnya,” ujarnya, seperti dikutip Sindonews 21/3/2026. Ia juga memastikan kondisi ayahnya dalam keadaan sehat dan kunjungan berjalan tanpa hambatan. “Alhamdulillah momennya baik, tidak ada kendala, semuanya lancar,” tambahnya. KPK memberikan waktu kunjungan hingga tiga jam bagi setiap keluarga. Sejumlah pengunjung terlihat memanfaatkan waktu tersebut hingga akhir, bahkan ada yang baru meninggalkan lokasi saat jam kunjungan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB. Meski berlangsung dalam keterbatasan, suasana Lebaran di Rutan KPK tetap dipenuhi kehangatan. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi para tahanan dan keluarga untuk saling melepas rindu serta mempererat hubungan di hari yang penuh makna.(Wely)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan halal bihalal yang melibatkan personel, keluarga, serta masyarakat, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres HSU sejak pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres HSU, Agus Nuryanto, didampingi para pejabat utama (PJU) Polres Hulu Sungai Utara. Momentum halal bihalal ini dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat kebersamaan serta meningkatkan hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat saat personel Polres HSU saling bersalaman dan berinteraksi dengan warga yang hadir. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal serta membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif. “Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat,” ujarnya. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan ini juga menjadi wujud kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya Polres HSU, dalam memberikan pelayanan dan pengayoman. Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, diharapkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin solid dalam menjaga keamanan di wilayah Hulu Sungai Utara. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Agung Al Furqon, Jalan Diponegoro, Kota Bandar Lampung, berlangsung khidmat dan tertib pada Sabtu (21/3/2026). Pengamanan maksimal dari aparat TNI bersama unsur terkait memastikan ribuan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Roni Hermawan, turut hadir langsung memantau jalannya kegiatan. Bersama Babinsa Koramil 410-03/Teluk Betung Utara, Sertu Kiki Novriansyah, keduanya memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar tanpa gangguan. Sejak pagi hari, Babinsa telah berada di lokasi untuk melakukan monitoring sekaligus koordinasi dengan unsur pengamanan lainnya. Sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah setempat menjadi faktor utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif. “Pengamanan ini bertujuan agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan penuh rasa aman,” ujar salah satu petugas di lapangan. Sholat Id yang diikuti sekitar 3.000 jemaah tersebut dipimpin oleh KH A. Bukhari Muslim sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, ia mengajak umat untuk memperkuat persatuan dan menjaga nilai-nilai kebersamaan pasca Ramadan. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 05.30 hingga 07.30 WIB ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, serta unsur Forkopimda setempat. Secara keseluruhan, pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Masjid Al Furqon berjalan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga stabilitas dan memberikan rasa aman pada momen penting keagamaan. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara (HSU) berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Sabtu (21/3/2026) pagi.Kegiatan tersebut digelar di halaman Mapolres HSU, Jalan Brigjen Hasan Basri, Kelurahan Murung Sari, Kecamatan Amuntai Tengah. Sholat Id dimulai sekitar pukul 07.00 WITA dan diikuti oleh kurang lebih 200 jemaah, yang terdiri dari personel Polres HSU, pejabat utama, anggota Polsek jajaran, serta Aparatur Sipil Negara (ASN). Bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan sholat yakni Briptu Muhammad Ahlun Nazhar, S.Pd, sementara khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Ustadz Rifa’i. Dalam khutbahnya, jamaah diajak untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kebersamaan, serta menjaga nilai-nilai persaudaraan pasca bulan suci Ramadan. Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si, bersama jajaran pejabat utama di lingkungan Polres HSU, sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat silaturahmi antar anggota. Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan jamaah dan kumandang takbir, dilanjutkan pelaksanaan Sholat Id, khutbah, doa bersama, hingga halal bihalal. Setelah itu, kegiatan ditutup dengan makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan di lingkungan Polres HSU. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Momentum Idul Fitri ini diharapkan dapat semakin memperkuat soliditas internal serta meningkatkan semangat pengabdian kepada masyarakat. (Agus)