JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Perkara dugaan pembuatan pita cukai yang tidak sesuai ketentuan kembali bergulir di meja persidangan. Dalam sidang yang digelar hari ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan 10 saksi untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. Kejaksaan negeri jepara Kasi Pidsus Ahmad Za’im menyampaikan, para saksi yang diperiksa terdiri dari berbagai pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut. Tujuh saksi merupakan pekerja terdakwa AR, dua lainnya berprofesi sebagai sopir, sedangkan satu saksi merupakan penjual mesin cetak. “Agenda persidangan hari ini dilaksanakan sesuai tahapan persidangan yang telah ditetapkan oleh Majelis Hakim, yaitu pemeriksaan saksi oleh Jaksa Penuntut Umum,” ujar Za,im saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews 23/9/2026. Dalam persidangan, sejumlah keterangan berkaitan dengan pembuatan pita cukai yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan turut terungkap. Namun, seluruh keterangan saksi masih menjadi bagian dari proses pembuktian yang akan dinilai sesuai relevansinya dalam perkara. “Pada prinsipnya terdapat beberapa fakta yang disampaikan dalam persidangan berkaitan dengan pembuatan pita cukai yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan,” jelasnya. Ia menambahkan, seluruh fakta dan keterangan yang muncul selama persidangan akan dicermati dalam proses pembuktian perkara. Persidangan berlangsung kondusif. Pemeriksaan terhadap para saksi berjalan aman, tertib, dan lancar. Sementara itu, proses pemeriksaan saksi belum selesai. Sidang lanjutan dijadwalkan pada Selasa, 29 September 2026, dengan agenda kembali mendengarkan pemeriksaan saksi oleh Jaksa Penuntut Umum. Perkara tersebut masih dalam proses persidangan dan keterangan yang muncul di persidangan akan menjadi bagian dari pembuktian di hadapan majelis hakim.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Semangat kebersamaan dan kepedulian kembali ditunjukkan keluarga besar DPC Squad Nusantara Kabupaten Jepara. Sejumlah pengurus dan anggota dari berbagai PAC hadir memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah Mbah Ngatini binti Atmo Sentono, ibunda Ketua PAC Squad Nusantara Mayong, Pranoto. Kegiatan takziah berlangsung pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di rumah duka, Desa Sengonbugel RT 01 RW 01, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara. Perwakilan DPC Squad Nusantara Jepara yang hadir antara lain Sekretaris II H. Purwanto, Kabid Keagamaan Ahmad Pujiyanto, serta Kabid Pengembangan Ekonomi Sholeh. Tidak hanya pengurus DPC, anggota Squad Nusantara dari sejumlah PAC se-Kabupaten Jepara juga datang untuk menyampaikan belasungkawa. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan kepada Pranoto dan keluarga yang tengah kehilangan orang tercinta. Ketua DPC Squad Nusantara Jepara Eko Basuki atau Mbah So, bersama jajaran Srikandi Kabupaten Jepara, Ibu Iriana dan Ibu Dian, pada kesempatan tersebut tidak dapat hadir secara langsung lantaran menjalankan agenda sosial lainnya yang juga berkaitan dengan anggota Squad Nusantara. Meski demikian, perhatian dari DPC tetap disampaikan melalui perwakilan. Donasi dan amanat dari jajaran DPC diserahkan melalui Srikandi PAC Tahunan yang diwakili Sri Ambarwati, Zubaedah, Nafiah bersama jajaran pengurus PAC Tahunan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan antaranggota Squad Nusantara tidak hanya terjalin dalam kegiatan organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian ketika salah satu anggota maupun keluarganya mendapat musibah. Dalam amanatnya, Mbah So menekankan pentingnya menjaga nilai kekeluargaan dan persaudaraan di dalam organisasi. Menurutnya, rasa solidaritas merupakan bagian penting untuk mempertahankan kekompakan seluruh anggota. “Kita semua disatukan dalam wadah Squad Nusantara dengan nuansa kekeluargaan dan persaudaraan. Karena itu, solidaritas sesama anggota harus terus dijaga,” demikian pesan yang disampaikan Mbah So. Dengan kebersamaan tersebut, Squad Nusantara Jepara berharap hubungan antar-PAC dan seluruh anggotanya semakin erat. Kepedulian dalam suasana duka juga diharapkan menjadi bagian dari semangat organisasi untuk terus hadir dan memberikan manfaat. Keluarga besar Squad Nusantara Jepara turut mendoakan agar almarhumah Mbah Ngatini mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT. Semoga kepedulian ini menjadi berkah dan bernilai ibadah.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-Bidik-kasusnews.com Selasa, 22 September 2026 – Warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti kegiatan pembelajaran Matematika dalam program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Mid Semester. Pembelajaran berlangsung dengan suasana tertib dan kondusif. Warga binaan mengikuti materi yang diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi evaluasi pembelajaran. Kegiatan pendidikan kesetaraan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk tetap memperoleh akses pendidikan selama menjalani masa pembinaan di Rutan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. “Kami mendukung pelaksanaan pendidikan bagi warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan. Melalui kegiatan pembelajaran yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan dapat terus mengembangkan pengetahuan dan mempersiapkan diri untuk menghadapi tahapan pendidikan berikutnya,” ujar Renza. Dengan adanya pembelajaran Paket B dan Paket C, Rutan Jepara terus mendorong warga binaan untuk memanfaatkan kesempatan belajar sebagai bekal dalam membangun masa depan yang lebih baik.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JEPARA:Bidik-kasusnews.com – Rutan Kelas IIB Jepara melakukan pemindahan dua narapidana ke dua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Jawa Tengah, Selasa (22/9/2026). Pemindahan dilakukan terhadap dua narapidana yang selanjutnya ditempatkan di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal dan Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan. Langkah tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan dan pengelolaan narapidana sesuai prosedur Pemasyarakatan. Untuk memastikan perjalanan berlangsung aman, Rutan Jepara menurunkan dua petugas pengawalan dengan mendapat dukungan dua personel dari Polres Jepara. Setelah sampai di lokasi masing-masing, petugas langsung melakukan pemeriksaan dokumen serta mencocokkan kelengkapan administrasi sebelum narapidana diserahkan kepada petugas UPT penerima. Proses serah terima di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal berlangsung sekitar pukul 11.50 WIB. Sementara di Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, serah terima dilakukan sekitar pukul 14.15 WIB. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa setiap pemindahan narapidana harus melalui mekanisme yang telah ditetapkan. “Setiap proses pemindahan dan serah terima narapidana dilaksanakan dengan memperhatikan kelengkapan administrasi, keamanan, serta koordinasi dengan UPT tujuan. Kami memastikan seluruh rangkaian berjalan sesuai prosedur,” kata Renza. Ia menambahkan, koordinasi antara petugas Rutan Jepara, Polres Jepara, dan UPT tujuan menjadi bagian penting untuk memastikan proses pemindahan berjalan sesuai standar keamanan. Dengan dilaksanakannya pemindahan tersebut, pembinaan terhadap kedua narapidana selanjutnya dilanjutkan di masing-masing UPT tujuan. Seluruh proses mulai dari keberangkatan, pengawalan hingga serah terima dilaporkan berjalan dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JAKARTA – Bidik-kasusnews.com Hari Jadi Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Fast Respon Indonesia Center (Sekjen DPP FRIC) H. Deden Hardening, A.Md., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran Korlantas Polri yang terus menjalankan tugas di tengah dinamika lalu lintas dan mobilitas masyarakat pyang semakin kompleks. “Atas nama keluarga besar DPP Fast Respon Indonesia Center, saya mengucapkan selamat Hari Jadi Korps Lalu Lintas Polri. Semoga seluruh jajaran Korlantas Polri semakin presisi, profesional, humanis, responsif dan semakin kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas H. Deden Hardening. Menurut H. Deden, lalu lintas bukan sekadar persoalan kendaraan yang bergerak di jalan raya. Di balik setiap perjalanan masyarakat terdapat tanggung jawab besar untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran dapat diwujudkan secara nyata. Karena itu, setiap langkah personel Korlantas Polri di lapangan memiliki arti penting bagi masyarakat. “Keselamatan rakyat di jalan raya bukan sekadar tugas, tetapi amanah pengabdian. Setiap pelayanan, setiap pengaturan, setiap tindakan kepolisian harus bermuara pada hadirnya rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya. Ia menilai perkembangan jumlah kendaraan, tingginya mobilitas masyarakat serta kemajuan teknologi menghadirkan tantangan baru bagi kepolisian lalu lintas. Kondisi tersebut menuntut pelayanan yang semakin adaptif, cepat, transparan, modern dan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Menurutnya, transformasi pelayanan lalu lintas harus berjalan seiring dengan penguatan edukasi kepada masyarakat. Budaya tertib berlalu lintas tidak dapat dibangun hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kesadaran bersama dari seluruh pengguna jalan. “Polisi bekerja mengawal dan menegakkan aturan, masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk menciptakan keselamatan. Ketika keduanya berjalan beriringan, maka budaya tertib berlalu lintas akan semakin kuat,” kata H. Deden. Sekjen DPP FRIC juga memberikan apresiasi terhadap semangat jajaran Korlantas Polri yang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, profesionalitas, integritas, kecepatan pelayanan dan komunikasi yang humanis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. FRIC, lanjutnya, akan terus mendukung semangat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan keamanan serta keselamatan berlalu lintas. “Kami dari FRIC akan terus mendukung setiap langkah positif Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Korlantas harus terus bergerak, terus berinovasi dan terus hadir ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya. H. Deden Hardening berharap momentum Hari Jadi Korlantas Polri tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi energi baru untuk memperkuat komitmen pengabdian seluruh personel. “Selamat Hari Jadi Korps Lalu Lintas Polri. Terus bergerak, terus mengabdi, terus kawal keselamatan rakyat. Jadikan setiap tugas di jalan raya sebagai bentuk nyata pengabdian untuk negeri,” pungkas Sekjen DPP FRIC H. Deden Hardening, A.Md. SELAMAT HARI JADI KORPS LALU LINTAS POLRI. TERUS BERGERAK. TERUS MENGABDI. KAWAL KESELAMATAN NEGERI. (Asep Rusliman)
PADANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Upaya mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Kota Padang, Sumatera Barat, terus dilakukan melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Dipimpin Teknisi Jibom Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang, didampingi Teknisi Jibom Madya Tk. III Korbrimob Kombes Pol. Dennie Andreas Dharmawan, beserta Tim Monev Korwil Padang, Sumatera Barat melakukan audiensi dan peninjauan lapangan guna memastikan penanganan pascabencana berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan target yang telah ditetapkan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (17/9/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait dalam mengawal proses pemulihan infrastruktur, hunian tetap, dan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Kota Padang. Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang beserta tim Monev melakukan pembahasan bersama Sekretaris Daerah Kota Padang, Jajaran Organisasi Perangkat daerah (OPD), perwakilan Polres, Kodim, Kejaksaan Negeri, serta unsur terkait lainnya. Audiensi tersebut membahas perkembangan penanganan pascabencana, kendala pelaksanaan, dan langkah strategis untuk mempercepat realisasi program rehabilitasi dan rekonstruksi. Dalam audiensi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, tim Monev membahas perkembangan penanganan di wilayah Sumatera Barat. Khusus Kota Padang, sejumlah lokasi prioritas yang masih memerlukan perhatian, di antaranya Batang Kuranji dan kawasan Maransi. Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang juga mengawal pembahasan terkait kebutuhan normalisasi sedimentasi Batang Kuranji serta penanganan Sabo Dam di bagian hulu. Penanganan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pemulihan infrastruktur pengendali aliran sungai dan mengurangi risiko dampak bencana di wilayah terdampak. Bappenas menyampaikan bahwa pembaruan Renduk dijadwalkan dimulai pada Oktober 2026 melalui tahapan pengusulan, reviu, dan verifikasi, dengan target penyelesaian Renduk baru pada awal Desember 2026. Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang bersama tim monev mendorong penguatan koordinasi lintas sektor agar kebutuhan penanganan pascabencana, khususnya di kawasan Maransi–Air Pacah, dapat didukung oleh data dan bukti yang memadai. Tidak hanya berfokus pada pemulihan infrastruktur, tim Monev turut membahas percepatan penyediaan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Berdasarkan data Dinas Perkimtan Kota Padang, sebanyak ratusan rumah rusak berat telah ditetapkan untuk direlokasi melalui sejumlah lokasi hunian tetap, di antaranya Balai Gadang, Sungai Kai, dan Pawuh. Pada peninjauan Huntap bantuan Yayasan Buddha Tzu Chi di Balai Gadang, diketahui pembangunan direncanakan mencapai ratusan unit pada 2026 dan tahun berikutnya. Namun, kebutuhan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU). Tim Monev juga membahas usulan percepatan pembangunan Jembatan Sawahlie dari rencana 2028 menjadi 2027, serta dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap penanganan Batang Kuranji melalui penyediaan anggaran. Melalui rangkaian audiensi dan peninjauan lapangan tersebut, Brigjen Pol. Yopie Indra Sepang bersama tim Monev Sumatera Barat terus mengawal koordinasi dan evaluasi pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kota Padang. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengidentifikasi kebutuhan prioritas, menyelesaikan berbagai kendala pelaksanaan, serta memastikan program pemulihan berjalan secara terarah, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Senin, 21 September 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti Acara Pembukaan Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan diikuti oleh Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, bersama jajaran dari lingkungan Rutan Jepara. Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diikuti oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah. Melalui forum koordinasi tersebut, jajaran pemasyarakatan mengikuti arahan dan informasi terkait pelaksanaan tugas serta kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana menyamakan pemahaman dan memperkuat koordinasi antara jajaran pusat, Kantor Wilayah, dan UPT Pemasyarakatan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa Rapat Koordinasi menjadi momentum penting bagi jajaran untuk memahami arah kebijakan dan memastikan pelaksanaan tugas di tingkat UPT berjalan selaras dengan arahan pimpinan. “Melalui rapat koordinasi ini, kami mengikuti setiap arahan dan informasi yang disampaikan sebagai bahan dalam pelaksanaan tugas di Rutan Jepara. Kami siap menindaklanjuti kebijakan dan arahan pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsi yang ada,” ujar Renza. Kegiatan pembukaan Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berlangsung tertib dan lancar, dengan Rutan Jepara mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara daring dari tempat kedudukan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali memberikan layanan kunjungan bagi warga binaan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif, sekaligus menjadi ruang bagi warga binaan untuk tetap menjaga komunikasi serta ikatan kekeluargaan. Layanan kunjungan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Petugas turut melakukan pengawasan selama proses kunjungan untuk memastikan pelayanan berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan sikap humanis. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa kesempatan bertemu dengan keluarga memiliki arti penting bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan. “Kami berupaya memberikan layanan kunjungan dengan baik dan humanis. Hubungan dengan keluarga perlu terus dijaga karena menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan selama warga binaan menjalani proses pembinaan,” ujar Renza. Melalui layanan kunjungan ini, Rutan Jepara terus berkomitmen memberikan pelayanan yang sesuai ketentuan sekaligus mendukung terjaganya hubungan warga binaan dengan keluarga. Kegiatan kunjungan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepar
NUNUKAN, BIDIK-KASUSNEWS. COM Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonkav 8/Narasinga Wiratama (NSW)/2 Kostrad menggagalkan upaya penyelundupan 5.000 butir _cartridge_ detonator aktif jenis _low explosive_ di Pos Pengendalian Penduduk Gabungan Bersama (Dalduk Gabma) Simanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (18/9/2026). Barang tersebut diduga akan digunakan sebagai detonator untuk bom ikan. Namun, pengemudi kendaraan melarikan diri sebelum pemeriksaan selesai. Pengungkapan bermula sekitar pukul 00.15 WITA saat personel gabungan Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad bersama prajurit Tentara Darat Malaysia (26 RAMD TDM) melaksanakan penjagaan di Pos Dalduk Gabma Simanggaris. Petugas kemudian menghentikan sebuah mobil berwarna hitam yang melintas untuk dilakukan pemeriksaan. Saat pemeriksaan pada bagian bagasi, petugas menemukan 10 paket kardus yang terbungkus kertas cokelat. Ketika paket tersebut hendak dipindahkan ke dalam pos untuk pemeriksaan lebih lanjut, pengemudi tiba-tiba tancap gas dan melarikan diri menuju arah Desa Salang, Kecamatan Tulin Onsoy. Dan SSK 2 Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Kapten Kav Herman Triforsa, menjelaskan bahwa personel di lapangan tidak dapat melakukan pencegatan maupun pengejaran secara optimal karena kondisi cuaca saat kejadian berupa hujan lebat disertai petir yang menyebabkan jaringan komunikasi hilang. Setelah kendaraan meninggalkan lokasi, petugas memeriksa paket yang ditinggalkan. Dari 10 kardus tersebut ditemukan 5.000 butir cartridge detonator jenis low explosive yang diduga digunakan sebagai detonator untuk bom ikan. Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Letkol Kav Dian Kriswijaya, S.I.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang tetap melaksanakan tugas pengamanan perbatasan secara maksimal dalam berbagai kondisi medan dan cuaca. Ia juga menyampaikan pesan Dankolakops 092/Mrl Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, S.E., M.Han., agar Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia sektor timur Kalimantan Utara dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan wilayah NKRI. Penggagalan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Pamtas dalam memperketat pengawasan di wilayah perbatasan sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang berbahaya yang berpotensi untuk disalahgunakan. (Agus)
JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., berbaur bersama sekitar 12.000 peserta TNI Run 2026 di kawasan Silang Monas, Jakarta, Minggu (20/9/2026). Kehadiran Kasad menambah semarak kegiatan olahraga yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 TNI tersebut. Dalam kesempatan itu, Kasad juga mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat melepas peserta TNI Run 2026. Kegiatan yang diikuti prajurit TNI, keluarga besar TNI, serta masyarakat umum ini berjalan penuh antusiasme sejak pagi. TNI Run 2026 menghadirkan kategori lari 5K dan 10K serta _Fun Walk_. Adapun rute tempuhnya dimulai dari Silang Monas menuju Bundaran HI dan kembali finis di Silang Monas, sementara _Fun Walk_ mengambil titik start dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan berakhir di Silang Monas. Momen interaksi dan berbaurnya Kasad bersama masyarakat, menunjukkan suasana kebersamaan yang terbangun antara TNI dan rakyat dalam kegiatan positif berupa olahraga bersama. Selain menjadi ajang olahraga, TNI Run 2026 juga menjadi ruang interaksi bagi prajurit TNI, keluarga besar TNI, dan masyarakat dari berbagai kalangan. Kegiatan ini sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Semarak HUT Ke-81 TNI di kawasan Silang Monas juga diramaikan TNI AD Fair 2026 yang menghadirkan berbagai Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), inovasi prajurit, serta atraksi dan hiburan bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan 81 tahun pengabdian TNI sekaligus momentum memperkuat kedekatan dan kebersamaan TNI dengan rakyat dalam suasana sehat, terbuka, dan penuh kegembiraan. (Agus)