JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kamis, 25 Juni 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara bersama Pemerintah Kabupaten Jepara resmi memperkuat kerja sama lintas sektor melalui penandatanganan Nota Kesepakatan yang berfokus pada penguatan pembinaan, pelayanan, serta reintegrasi sosial warga binaan pemasyarakatan. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, dan Bupati Jepara, Witiarso Utomo. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan berbagai program pemerintah daerah dengan sistem pembinaan di dalam rutan.   Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi peningkatan akses pendidikan bagi warga binaan, pelatihan keterampilan kerja, layanan kesehatan, serta penguatan program pengelolaan lingkungan dan pengembangan sektor pertanian. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup pemadanan data kependudukan dan dukungan terhadap proses reintegrasi sosial setelah warga binaan kembali ke tengah masyarakat.   Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam membangun sistem pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan.   Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh lembaga pemasyarakatan, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan.   Melalui Nota Kesepakatan ini, diharapkan tercipta program-program terpadu yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan, sehingga mereka dapat lebih siap untuk kembali beradaptasi dan berkontribusi secara positif di lingkungan masyarakat.   Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen kuat antara Rutan Jepara dan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam memperkuat pelayanan publik serta pembangunan sosial di wilayah Kabupaten Jepara.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Suasana penuh khidmat dan haru mewarnai Aula Palapa Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kamis (25/6/2026), saat digelarnya kegiatan Laporan Korp Raport Pindah Satuan bagi empat personel yang akan melanjutkan pengabdian di satuan baru di lingkungan TNI Angkatan Darat. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., tersebut menjadi momentum penting sebagai bentuk penghormatan sekaligus apresiasi kepada prajurit yang telah menyelesaikan masa tugasnya di Kodim 0410/KBL. Acara dihadiri oleh jajaran perwira, para Danramil, personel Bintara dan Tamtama, serta sejumlah pejabat staf Kodim. Turut mendampingi Dandim, Perwira Tertua Kodim 0410/KBL Mayor Inf Bunyamin yang juga menjabat sebagai Danramil 410-05/TKP. Prosesi korp raport diawali dengan laporan perwira upacara, penghormatan pasukan, hingga penyampaian laporan resmi personel yang akan berpindah satuan. Dalam kesempatan tersebut, Dandim secara langsung menyerahkan piagam penghargaan kepada para prajurit sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas. Dalam amanatnya, Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa mutasi dan perpindahan satuan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memenuhi kebutuhan pembinaan personel di lingkungan TNI AD. “Perpindahan satuan merupakan proses yang wajar dalam perjalanan karier seorang prajurit. Pengalaman yang telah diperoleh selama bertugas di Kodim 0410/KBL hendaknya menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan dan tanggung jawab yang lebih besar di tempat penugasan yang baru,” ujarnya. Dandim juga mengingatkan bahwa setiap personel yang mendapatkan amanah baru harus mampu menunjukkan profesionalisme, integritas, dan jiwa kepemimpinan yang semakin matang seiring bertambahnya tanggung jawab dalam organisasi. Pada periode mutasi kali ini, satu personel mendapatkan penugasan ke Markas Komando Daerah Militer (Makodam), sementara tiga personel lainnya akan melanjutkan pengabdian di satuan Yon TP. Seluruh proses perpindahan diharapkan berjalan lancar dan dapat memberikan kontribusi positif bagi satuan tujuan masing-masing. Mengakhiri sambutannya, Dandim menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada personel yang berpindah satuan atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan selama menjadi bagian dari keluarga besar Kodim 0410/KBL. “Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Kodim 0410/KBL, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga sukses di tempat tugas yang baru dan tali silaturahmi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik,” tuturnya. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut ditutup dengan doa bersama dan penghormatan akhir. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, aman, dan lancar. Melalui kegiatan korp raport ini, Kodim 0410/KBL berharap para prajurit yang berpindah satuan dapat terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan profesionalisme, serta membawa pengalaman terbaik yang diperoleh selama bertugas untuk mendukung keberhasilan tugas di satuan yang baru. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 25 Juni 2026, Srikandi DPC Squad Nusantara Kabupaten Jepara kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan melaksanakan kegiatan takziah ke rumah duka salah satu anggotanya, Ibu Fitri, yang tengah berduka atas wafatnya sang suami.   Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah Cepogo Ringin (Watu Lembu), RT 02 RW 05, Kabupaten Jepara. Kehadiran rombongan Srikandi menjadi bentuk empati dan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.   Dalam kesempatan itu, hadir Wakil Bidang Sosial (Wabid Sos) Srikandi DPC Jepara, Ibu Dian, bersama sejumlah anggota lainnya. Mereka turut menyampaikan belasungkawa secara langsung serta mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.   Ibu Dian menyampaikan bahwa kegiatan takziah ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian antaranggota, terutama di saat menghadapi musibah. “Ini adalah wujud kebersamaan dan solidaritas kami di Srikandi Squad Nusantara. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkapnya. Kegiatan sosial seperti ini menjadi salah satu peran aktif Srikandi Squad Nusantara dalam memperkuat ikatan kekeluargaan serta menumbuhkan nilai kepedulian di tengah masyarakat Kabupaten Jepara.(Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika terus dilakukan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar bekerja sama dengan Satresnarkoba Polres Jepara, Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran warga binaan dan petugas terhadap bahaya narkotika yang dapat merusak masa depan, kesehatan, serta keamanan lingkungan pemasyarakatan. Program P4GN sendiri merupakan salah satu upaya yang banyak diterapkan di lingkungan rutan dan lapas untuk memperkuat pencegahan peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan.   Dalam penyampaian materi, narasumber dari Polres Jepara menjelaskan berbagai jenis narkotika, modus peredarannya, dampak negatif bagi kesehatan fisik dan mental, hingga ancaman pidana bagi pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkoba. Peserta juga diajak untuk memahami pentingnya peran individu dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba.   Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, mengatakan bahwa kegiatan edukasi seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran bersama dalam memerangi narkoba. Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta lingkungan pemasyarakatan yang kondusif dan mendukung proses pembinaan warga binaan. “Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang harus dijauhi bersama. Kesadaran dan komitmen seluruh pihak menjadi kunci utama dalam mewujudkan Rutan yang bersih dari narkoba,” ujarnya.   Renza juga menegaskan bahwa Rutan Jepara terus mendukung program Zero HALINAR serta berbagai langkah pengawasan dan pembinaan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan rutan. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pembinaan dan keamanan di Rutan Jepara.   Suara Garda Nasional Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti sesi tanya jawab serta menyimak materi yang disampaikan. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, kesadaran akan bahaya narkoba semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Warga Desa Pecangaan Kulon, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di sebuah kamar kos pada Kamis (25/6/2026) pagi. Korban diketahui telah meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah menerima laporan dari warga, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).   Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Andika, saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews, via WhatsApp 25/6/2026,menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri yang mengakibatkan henti napas. “Pihak kepolisian menerima laporan segera setelah kejadian diketahui warga. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal akibat gantung diri hingga mengalami henti napas,” ujar AKP Andika.   Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, polisi juga telah meminta keterangan dari tiga orang saksi yang berada di sekitar tempat kejadian guna melengkapi proses penyelidikan.   Menurut AKP Andika, pihak keluarga korban telah menerima hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas. Hingga saat ini, kepolisian juga belum menemukan adanya dugaan unsur pidana dalam peristiwa tersebut. “Kami telah memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga. Sementara ini belum ditemukan indikasi tindak pidana dalam kejadian tersebut,” tambahnya.   Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang dilakukan aparat berwenang.(Wely)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Momentum Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dimaknai Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial dan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi, Polres HSU menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Desa Tambak Panji Sari, Kecamatan Haur Gading, Kamis (25/6/2026), dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimcam, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta warga dari Desa Jingah Bujur dan Desa Tambak Panji Sari. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., hadir langsung memimpin kegiatan bersama Wakapolres Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., jajaran Pejabat Utama Polres HSU, para Kapolsek, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara diwakili oleh Asisten II Setda HSU Ahmad Rizani, S.T. Dalam sambutannya, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa pembangunan dan peresmian Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga di wilayah pedesaan. “Jembatan ini bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol kebersamaan, gotong royong, dan kehadiran Polri untuk masyarakat. Kami berharap keberadaannya dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga,” ujar Kapolres. Selain meresmikan jembatan, Polres HSU juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Sebanyak 200 paket bantuan sosial diserahkan secara simbolis kepada Sabuk Kamtibmas Polres HSU yang terdiri dari pengemudi ojek online, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, serta masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar kawasan jembatan. Setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, teh, kopi, mi instan, tepung, kecap, dan biskuit yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima. Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai prosesi penyerahan bantuan. Warga yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian Polres HSU terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Puncak acara ditandai dengan pemotongan pita sebagai simbol resmi beroperasinya Jembatan Merah Putih Presisi. Peresmian tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang selama ini menantikan sarana penghubung yang lebih baik untuk mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi mereka. Kegiatan bakti sosial dan peresmian jembatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Hulu Sungai Utara terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata, baik melalui peningkatan pelayanan keamanan maupun kontribusi terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun Hulu Sungai Utara yang lebih maju dan sejahtera. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com  Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kamis (25/6/2026). Kegiatan monitoring dilakukan langsung oleh personel Polsek Banjang guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan sesuai harapan sekaligus memberikan pendampingan kepada kelompok tani yang terlibat dalam program swasembada pangan. Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin yang dikelola bersama Kelompok Tani (Poktan) Mandiri, salah satu kelompok tani binaan Polri di wilayah Kecamatan Banjang. Lahan seluas empat hektare tersebut ditanami jagung pakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi pertanian dan mendukung ketersediaan bahan baku pakan ternak di daerah. Kapolsek Banjang melalui personel yang bertugas menjelaskan bahwa tanaman jagung di lokasi tersebut saat ini berusia sekitar 35 hari setelah tanam. Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, pertumbuhan tanaman tergolong cukup baik dengan tinggi rata-rata berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. “Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman secara langsung sekaligus memastikan program swasembada jagung yang menjadi bagian dari ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal,” ujar petugas di lokasi. Lahan pertanian yang mulai ditanam sejak 12 Mei 2026 itu menggunakan bibit jagung hibrida Bisi 18 sebanyak 100 kilogram. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani memanfaatkan pupuk NPK 16-16-16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida sesuai kebutuhan lahan. Meski pengelolaan lahan masih menggunakan peralatan pertanian manual, kondisi tanaman saat ini menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan. Jika tidak mengalami kendala cuaca maupun serangan hama, panen diperkirakan dapat dilakukan pada Oktober 2026 mendatang. Kegiatan monitoring dipimpin oleh Aiptu Noryadi bersama Aipda Robbi Utama dan Bripda M. Alfito Gusna. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, petugas juga berdialog dengan petani untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama masa pertumbuhan jagung. Program pendampingan yang dilakukan Polri ini merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sektor pertanian di tingkat daerah. Dengan keterlibatan aktif aparat kepolisian dalam pendampingan dan pengawasan, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Pulau Damar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Banjang menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal hingga masa panen tiba. Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan zikir dan doa bersama sebagai wujud refleksi spiritual sekaligus upaya memuliakan nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup insan Bhayangkara. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Hidayah Polres HSU pada Kamis (25/6/2026) pagi tersebut diikuti oleh Kapolres Hulu Sungai Utara, para Pejabat Utama (PJU), personel Polri, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) Polres HSU yang beragama Islam. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA. Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Surah Yasin, zikir bersama, serta doa untuk keselamatan bangsa, institusi Polri, dan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin oleh Ustadz Akhmad Rifa’i, S.Pd.I., yang memberikan tausiah dan memimpin doa bersama. Dalam kesempatan itu, para peserta diajak untuk menjadikan momentum Hari Bhayangkara sebagai sarana introspeksi diri serta memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa zikir dan doa bersama merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memperkuat nilai spiritual dan moral seluruh personel. “Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh anggota Polri dapat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Tribrata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab,” ujarnya. Menurutnya, nilai-nilai Tribrata menjadi fondasi utama dalam membangun Polri yang profesional, humanis, dan dipercaya masyarakat. Karena itu, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai perayaan institusi, tetapi juga momentum memperkuat integritas dan kualitas pengabdian personel. Selain menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan dan soliditas antaranggota Polres HSU dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Rangkaian zikir dan doa bersama berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual Polres Hulu Sungai Utara dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Hulu Sungai Utara terus berkomitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, serta senantiasa mengedepankan nilai-nilai Tribrata demi mewujudkan keamanan dan ketertiban yang kondusif di tengah masyarakat. (Agus)

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,. Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polresta Cirebon menggelar Upacara Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cakrabuana, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (24/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut merupakan bagian dari Pembinaan Tradisi Polri sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Upacara dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Hadir mendampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, personel Polri, ASN, serta Bhayangkari. Suasana penuh penghormatan dan refleksi tampak menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan. Diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di monumen TMP Cakrabuana, hingga prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan yang telah mendahului. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama mengatakan bahwa ziarah dan tabur bunga bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan loyalitas kepada seluruh anggota Polri. Menurutnya, jasa para pahlawan menjadi fondasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan perjuangan melalui pengabdian di bidang masing-masing, termasuk dalam tugas kepolisian yang mengedepankan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Para pahlawan telah memberikan teladan tentang keikhlasan berjuang tanpa pamrih. Nilai-nilai itulah yang harus terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas anggota Polri,” ujarnya. Ia menambahkan, tema Hari Bhayangkara ke-80, “Polri Untuk Masyarakat”, menjadi pengingat bahwa seluruh tugas dan pengabdian Polri harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, semangat perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan dalam bentuk pelayanan yang humanis, profesional, responsif, dan berintegritas. Kegiatan ziarah dan tabur bunga juga menjadi sarana introspeksi bagi seluruh personel Polresta Cirebon untuk terus meningkatkan kualitas kinerja serta memperkuat komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan mengenang perjuangan para pendahulu, diharapkan tumbuh kesadaran bahwa setiap tugas yang diemban merupakan bagian dari upaya menjaga amanah bangsa. Selain memperkuat nilai historis dan semangat kebangsaan, kegiatan tersebut menjadi simbol penghormatan Polri terhadap para pejuang yang telah mengorbankan segalanya demi tegaknya negara. Semangat patriotisme yang diwariskan para pahlawan diharapkan terus menginspirasi seluruh anggota Polri dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di era modern. Melalui peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai institusi yang profesional, modern, dan terpercaya. Dengan meneladani nilai perjuangan para pahlawan, Polri diharapkan semakin mampu menjawab harapan masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan rasa hormat yang mendalam kepada para pahlawan sekaligus memperkuat semangat pengabdian Polri untuk masyarakat, bangsa, dan negara. (Asep Rusliman)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan serta mengantisipasi potensi bencana di sepanjang aliran sungai wilayah Jawa Barat, Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat menggelar Apel Gelar Personel dan Material Satuan Tugas (Satgas) Patroli Sungai Tahun 2026 di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (24/06/2026). Kegiatan yang berlangsung dengan khidmat tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Provinsi Jawa Barat Dikky Ahmad Sidiq, S.T., M.T., selaku Inspektur Upacara, serta turut dihadiri Asisten Teritorial Panglima Korps Marinir (Aster Pangkormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Jasiman Purba, S.E., CHRMP. bersama jajaran perwira Korps Marinir dan pejabat Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat. Apel gelar dilaksanakan sebagai langkah untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan dalam pelaksanaan tugas patroli sungai di wilayah Jawa Barat. Sebagai bagian dari kegiatan, turut ditampilkan berbagai material pendukung operasi di lapangan, di antaranya Perahu Karet (Rubber Boat), Rigid Buoyancy Boat (RBB), peralatan selam, serta alat komunikasi lapangan yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan patroli, pencarian dan pertolongan (SAR), serta penanganan kondisi darurat di sepanjang aliran sungai. Dalam amanatnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Jawa Barat selaku Inspektur Upacara menegaskan bahwa kolaborasi antara Korps Marinir dan DSDA Jabar memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai yang saat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti pencemaran lingkungan dan sedimentasi. Menurutnya, sungai-sungai di Jawa Barat merupakan salah satu urat nadi kehidupan masyarakat yang memerlukan perhatian, pengawasan, dan penanganan secara berkelanjutan. “Sinergitas antara Korps Marinir dan DSDA Jabar ini adalah langkah konkret negara hadir di tengah masyarakat. Satgas ini tidak hanya bertugas melakukan patroli keamanan, tetapi juga melakukan edukasi, pembersihan sampah, hingga pemetaan area rawan banjir,” ujarnya. Pada kesempatan tersebut, Asisten Teritorial Panglima Korps Marinir (Aster Pangkormar) menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Korps Marinir dan DSDA Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kolaborasi yang baik antarinstansi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pelestarian lingkungan serta mitigasi bencana di wilayah sungai. Melalui pelaksanaan Apel Gelar Satgas Patroli Sungai Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat melaksanakan tugas secara optimal serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Selain itu, kehadiran Satgas diharapkan dapat meningkatkan upaya mitigasi bencana dan mendukung terwujudnya sungai-sungai di Jawa Barat yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman bencana. (Agus)