Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Perwira Remaja Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan 71 Korps Marinir melaksanakan latihan renang laut di kawasan Pantai Ancol, Jakarta, Jumat (26/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan kemampuan dasar prajurit Korps Marinir guna meningkatkan kemampuan fisik, ketahanan, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan penugasan di lingkungan matra laut. Melalui latihan ini, para Perwira Remaja diasah untuk memiliki ketahanan fisik dan mental yang prima, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam menghadapi medan operasi yang sesungguhnya. Kemampuan renang laut menjadi salah satu kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit Korps Marinir sebagai pasukan pendarat TNI Angkatan Laut. Sebagai bagian dari rangkaian latihan, para Perwira Remaja juga menerima materi dan praktik renang malam. Latihan ini bertujuan membekali kemampuan berenang dalam kondisi minim cahaya, meningkatkan orientasi, kewaspadaan, serta penguasaan teknik keselamatan di perairan pada malam hari. Materi tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai kemungkinan operasi yang menuntut kemampuan bergerak secara efektif pada segala kondisi waktu dan medan. Selain meningkatkan kemampuan perorangan, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan jiwa korsa, disiplin, semangat pantang menyerah, serta mempererat kekompakan antarpeserta. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi dalam membentuk karakter Perwira Remaja Korps Marinir yang profesional, tangguh, dan siap mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui latihan renang laut ini diharapkan seluruh Perwira Remaja AAL Angkatan 71 Korps Marinir semakin siap secara fisik, mental, dan profesional dalam menghadapi berbagai dinamika tugas sebagai perwira muda Korps Marinir TNI Angkatan Laut. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Korps Marinir (Kas Kormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suherlan mewakili Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjend TNI (Mar) Dr. Endi Supardi S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., memimpin Tradisi Penyambutan Satuan Tugas (Satgas) Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang telah berhasil menuntaskan tugas negara. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (27/06/2026). Tradisi penyambutan ditandai dengan pengalungan bunga kepada Dansatgas sebagai simbol apresiasi atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas negara. Suasana haru semakin terasa ketika para prajurit bertemu kembali dengan keluarga yang telah lama menantikan kepulangan mereka. Tangis bahagia pecah saat anak-anak berlari memeluk ayahnya, sementara para istri menyambut dengan pelukan hangat yang penuh kerinduan setelah sekian lama terpisah oleh penugasan. Momen penuh emosional tersebut menjadi ungkapan syukur atas kepulangan para prajurit dalam keadaan selamat setelah berhasil menunaikan amanah negara. Mewakili Pangkormar, Kas Kormar menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit atas keberhasilan menyelesaikan penugasan dengan penuh dedikasi, disiplin, loyalitas, dan profesionalisme. Keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata kesiapan prajurit Korps Marinir dalam mengemban setiap amanah yang diberikan demi kepentingan bangsa dan negara. Tradisi penyambutan ini merupakan bagian dari budaya Korps Marinir yang sarat makna sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan prajurit dalam melaksanakan tugas negara, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat soliditas, menumbuhkan semangat pengabdian, dan meningkatkan motivasi dalam menghadapi tugas-tugas selanjutnya. Melalui tradisi tersebut, Korps Marinir TNI Angkatan Laut menegaskan komitmennya untuk terus membina prajurit yang profesional, tangguh, dan berkarakter sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Pusat Rehabilitasi Kesehatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Pusrehabkeshan Kemhan) yang diperingati pada 6 Juli 2026, Pusrehabkeshan Kemhan menggelar kegiatan bakti sosial di Kampung Wisata Bahari Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang dipimpin Plt. Kapusrehabkeshan Kemhan Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo, M.Kes., Sp.OT., Subsp.P.L.(K) tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pesisir, melalui berbagai aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Bakti sosial meliputi pengobatan umum, sunatan massal, penanaman pohon mangrove, pengecatan masjid, penyerahan perlengkapan ibadah, bantuan sarana belajar, bantuan bola sepak, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tangerang, antara lain Bupati Tangerang, Dandim, Kapolres, Ketua DPRD, Kajari, jajaran Forkopimcam Teluk Naga, Kepala Desa Tanjung Pasir, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi tugas dan fungsi Pusrehabkeshan Kemhan dalam mendukung rehabilitasi pasca cedera, pelayanan bagi penyandang disabilitas, serta pembinaan kesehatan pertahanan. Mengusung tema “Bersama, Solid, Peduli dan Mengabdi”, peringatan HUT ke-58 Pusrehabkeshan Kemhan diharapkan semakin memperkuat sinergi antarlembaga dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat. Menurutnya, meski bantuan yang diberikan belum mampu menyelesaikan seluruh persoalan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat. Dipilihnya Kampung Wisata Bahari Tanjung Pasir sebagai lokasi kegiatan juga menjadi bentuk perhatian terhadap masyarakat pesisir yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga potensi maritim nasional. “Atas nama keluarga besar Pusrehabkeshan Kemhan, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan bakti sosial ini dapat terlaksana dengan baik. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Brigjen TNI dr. Sunaryo Kusumo. Melalui kegiatan bakti sosial ini, semangat kemanunggalan antara aparat negara dan masyarakat terus diperkuat, sejalan dengan upaya bersama membangun kesejahteraan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Polsek Amuntai Tengah terus melakukan monitoring terhadap perkembangan lahan jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Kegiatan pemantauan dilaksanakan pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Tengah menggunakan kendaraan patroli dan sarana komunikasi dinas. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kondisi tanaman jagung milik petani sekaligus menghimpun data perkembangan di lapangan sebagai bahan laporan kepada pimpinan. Dari hasil pemantauan, sebagian besar lahan jagung di wilayah tersebut masih terendam air. Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan tanaman yang telah ditanam serta berpotensi menghambat rencana penanaman jagung dalam beberapa bulan ke depan apabila genangan belum surut. Genangan air yang masih meluas menjadi tantangan bagi petani dalam mewujudkan target produksi jagung. Padahal, komoditas tersebut memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, baik sebagai bahan pangan maupun pakan ternak. Menyikapi kondisi tersebut, Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan lahan pertanian, termasuk mengawasi perubahan debit air yang menggenangi area pertanian. Hasil pemantauan akan menjadi dasar dalam memberikan informasi dan rekomendasi kepada pimpinan serta pihak terkait guna mendukung langkah-langkah penanganan yang diperlukan. Seluruh rangkaian kegiatan monitoring berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Polres Hulu Sungai Utara melalui Polsek Amuntai Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat, khususnya para petani, dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memastikan kesiapan pelaksanaan Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., melaksanakan pengawasan langsung kegiatan gladi bersih upacara yang berlangsung di Griya Agung Palembang. Kegiatan pengawasan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan upacara berjalan dengan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., turut mengecek kesiapan personel, formasi pasukan, serta kelengkapan sarana dan prasarana yang akan digunakan saat pelaksanaan upacara. Dalam pelaksanaan gladi bersih, seluruh personel yang terlibat mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Pengawasan yang dilakukan oleh Dansat Brimob bertujuan untuk memastikan kesiapan personel Satbrimob Polda Sumsel dalam mendukung suksesnya peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kombes Pol. Susnadi, S.I.K., menekankan kepada seluruh personel agar tetap menjaga kedisiplinan, kekompakan, dan profesionalisme selama pelaksanaan tugas. Dengan persiapan yang matang melalui gladi bersih ini, diharapkan pelaksanaan upacara Hari Bhayangkara ke-80 dapat berjalan dengan lancar, khidmat, dan sukses. Kegiatan gladi bersih yang dilaksanakan di Griya Agung tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan oleh jajaran Polda Sumatera Selatan. (Agus)
Bidik-kasusnews.com,Polres Melawi Polda Kalbar Jumat (26/6/26). Adab atau Al Adab yang secara harfiah berarti “Menerapkan Segala Yang Di Puji Oleh Orang, Baik Berupa Perkataan Maupun Perbuatan” menghargai orang lebih tua dengan perilaku dan perbuatan di tunjukan seorang Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla, ini lah yang tertangkap kamera pada moment rangkaian Hari Bhayangkara ke 80 tahun 2026 bahkan moment lain yang tidak bisa kita hadirkan hanya dalam satu episode. Kapolres Melawi tanpa canggung menunduk, mencium tangan bahkan memeluk orang lebih tua sebagai wujud penghormatan meninggikan adab dari cerminan hati seseorang seperti anjang sana kepada purnawirawan Polri sebagai wujud tidak melupakan para senior dan sesepuh Polri, Warakawuri yang selalu mendampingi hingga akhir hayat mendukung tugas suaminya dalam bertugas menjaga kamtibmas, Bakti Sosial, memberikan bantuan sosial kepada warga kurang mampu tanpa dinding pembatas saat berdialog diakhiri kata kata harapan “Jangan sungkan, jika perlu sesuatu kabari kami atau ke saya langsung” yang menjadi semakin dekat hubungan emosional tercipta. Ia memang memiliki pangkat di pundaknya dengan tongkat komando di tangannya, memiliki jabatan yang siap di pertangung jawabkannya dunia dan akhirat dari memimpin lebih dari tiga ratus lima puluh personel. Bahkan entah di sadarinya atau tidak bahkan warga yang telah di bantunya menganggap Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon bagian dari keluarga besar masyarakat Melawi. Penampilan di depan warga dari semua kalangan yang ia tampilkan selalu membawa ketenangan, senyuman dengan candaannya serta selalu tidak habis stok percakapan, pembedaan yang sangat alami dan natural yang melekat padanya sangat tipis bahkan mungkin lebih tipis dari selembar tissue yang dengan mudahnya melayang saat tertiup angin di tampakannya dan tidak pernah terbesit dalam segumpal daging merah di dada kirinya untuk merendahkan, Masya Allah bisa jadi ini adalah didikan dari pribadi yang baik dari sejak ia melihat dunia dari keluarga hebat yang meninggikan adab wajib menghormati orang yang lebih tua di hadapannya. Tentu saja adab yang ia hadirkan di hadapan kita menjadikan cermin diri yang unik seperti kembali membentuk hati dan jiwa yang “MUNGKIN” sudah mulai tergerus oleh jaman di masa sekarang. Terima kasih Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla telah menjadikan diri bagian dari masyarakat Kabupaten Melawi, kami berjanji terus menjaganya sebagai Kota Para Pejuang Bumi Uranium. Wartawan H.Riyan
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Jum,at, 26 Juni 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melaksanakan program Jumat BerSINAR (Bersih, Sehat, Indah, Nyaman, Aman, dan Rapi) sebagai upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, serta mendukung kenyamanan dan keamanan bagi seluruh warga binaan. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan petugas dan warga binaan melalui aksi bersih-bersih di area blok hunian, halaman, saluran drainase, serta fasilitas umum di lingkungan rutan. Selain itu, dilakukan pula penataan lingkungan dan pemeriksaan kebersihan kamar hunian guna memastikan seluruh area tetap terjaga dengan baik. Program Jumat BerSINAR merupakan agenda rutin Rutan Jepara yang bertujuan menanamkan budaya hidup bersih, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat pembinaan karakter warga binaan melalui kegiatan yang positif dan produktif. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa kebersihan dan kerapian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dipelihara. “Lingkungan yang bersih, sehat, indah, nyaman, aman, dan rapi akan menciptakan suasana pembinaan yang lebih kondusif. Melalui program Jumat BerSINAR, kami ingin menumbuhkan budaya disiplin, kepedulian, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan Rutan Jepara,” ujar Renza. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara terus berkomitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang humanis, sehat, dan aman, sekaligus mendukung optimalisasi pembinaan bagi warga binaan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh semangat gotong royong, dan mencerminkan komitmen Rutan Jepara dalam menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat, serta nyaman sebagai bagian dari pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Jumat, 26 Juni 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara mengikuti kegiatan Pra-Rekonsiliasi Laporan Keuangan dan Pemutakhiran Data Barang Milik Negara (BMN) Semester I Tahun Anggaran 2026 Tingkat Wilayah yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Tengah. Kegiatan yang berlangsung pada 22–25 Juni 2026 di Semarang tersebut diikuti oleh jajaran pengelola keuangan dan BMN dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Tengah, termasuk Rutan Jepara. Pra-rekonsiliasi ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian dan validitas data laporan keuangan serta data Barang Milik Negara sebelum dilakukan rekonsiliasi tingkat wilayah. Selain itu, kegiatan ini menjadi forum evaluasi dan pembinaan guna meningkatkan kualitas pelaporan keuangan serta pengelolaan aset negara yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa penyusunan laporan keuangan dan pengelolaan BMN yang tertib merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. “Keakuratan laporan keuangan dan data BMN menjadi salah satu indikator akuntabilitas kinerja instansi pemerintah. Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset negara secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Renza. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Rutan Jepara diharapkan semakin meningkatkan kualitas penyusunan laporan keuangan dan pengelolaan BMN sehingga mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berintegritas.(Wely)
PALI, Bidik-kasusnews.com – Personel Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di ruas Jalan Lintas PALI–Muara Enim KM 10, Desa Handayani Mulya, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (25/6/2026). Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap banjir yang menggenangi badan jalan akibat tingginya intensitas hujan. Kegiatan dipimpin oleh IPDA Aep Hayun dengan melibatkan 10 personel Brimob. Kehadiran aparat di lokasi bertujuan menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melintasi jalur tersebut. Di tengah kondisi jalan yang tergenang, personel Brimob mengatur lalu lintas secara bergantian pada titik-titik rawan, sembari memberikan imbauan kepada para pengendara agar mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan saat melewati genangan air. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel juga sigap membantu pengendara yang mengalami kendala akibat kondisi jalan yang licin dan tergenang. Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran Brimob Polda Sumatera Selatan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat akibat bencana alam. Berkat kesiapsiagaan personel di lapangan, arus lalu lintas di ruas Jalan Lintas PALI–Muara Enim tetap terpantau lancar dan kondusif. Tidak terjadi kemacetan panjang maupun gangguan keamanan selama pelaksanaan tugas. Melalui aksi kemanusiaan ini, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta memastikan keselamatan pengguna jalan dalam berbagai situasi, termasuk saat terjadi bencana banjir. (Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Kepedulian terhadap akses komunikasi bagi penyandang disabilitas melahirkan sebuah gerakan inspiratif dari mahasiswa LSPR Institute of Communication & Business. Melalui program INTUISI (Interaksi Untuk Inklusi), para mahasiswa berupaya membangun lingkungan yang lebih ramah bagi teman tuli dengan mengedukasi masyarakat tentang bahasa isyarat dan pentingnya komunikasi yang inklusif. Program Community Development tersebut dilaksanakan di wilayah Kelurahan Sukabumi Selatan, Jakarta Barat, setelah tim melakukan observasi berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) yang telah diverifikasi. Data tersebut menunjukkan terdapat lebih dari 40 penyandang disabilitas yang berdomisili di kawasan tersebut, termasuk lebih dari 20 penyandang tuli dari berbagai kelompok usia. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa Konsentrasi Public Relations Digital Communication LSPR menghadirkan INTUISI sebagai upaya mengurangi hambatan komunikasi yang selama ini masih dihadapi teman tuli dalam kehidupan sehari-hari. Program ini dikembangkan di bawah pendampingan dosen LSPR Institute of Communication & Business, yaitu Shopia Bernadette, S.E., M.I.Kom., Dr. Alexander Mamby Aruan, M.Si., Wynne Wardhani, S.I.Kom., serta Salsabila Andi Akil, M.I.Kom. Project Leader INTUISI, Carizsa Pasha Lady Jacob, menjelaskan bahwa hasil observasi menunjukkan tantangan terbesar yang dihadapi teman tuli bukan hanya keterbatasan akses terhadap informasi, tetapi juga minimnya kemampuan masyarakat sekitar dalam menggunakan bahasa isyarat. “INTUISI hadir sebagai jembatan yang menghubungkan teman tuli dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat agar tercipta komunikasi yang lebih setara serta lingkungan yang semakin inklusif,” ujarnya. Mengusung tagline “Interaksi Untuk Inklusi”, program ini menghadirkan berbagai kegiatan berkelanjutan. Salah satunya adalah DIAM (Dengan Isyarat Aku Menyapa), yakni edukasi bahasa isyarat bagi kelompok Dasawisma, kunjungan langsung dari rumah ke rumah kepada teman tuli dan keluarganya, kampanye edukasi digital, hingga program BISIK (Bahasa Isyarat Itu Asik) yang dirancang untuk memperkenalkan bahasa isyarat kepada masyarakat luas. Dalam pelaksanaannya, INTUISI juga menggandeng SMKN 45 Jakarta dengan melibatkan para siswa sebagai bagian dari tim pelaksana kegiatan. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi yang inklusif. Tak hanya itu, program ini turut melibatkan Dipa Rizky Prakusha, mahasiswa LSPR School of Special Needs Education (SSNE), serta Razka Nayla Asshiddiqi, siswi SMKN 45 Jakarta, sebagai Brand Ambassador. Keduanya yang merupakan teman tuli menjadi representasi penting agar setiap kegiatan benar-benar dibangun berdasarkan pengalaman dan kebutuhan komunitas tuli. Sebagai puncak kegiatan, INTUISI menggelar talkshow edukatif yang diikuti sebanyak 171 peserta. Acara tersebut menghadirkan Nunur Aeni, dosen LSPR School of Special Needs Education (SSNE), serta Phieter Angdika, CEO PTI-Ruang Isyarat, perusahaan yang bergerak di bidang layanan dan teknologi inklusif bagi komunitas tuli di Indonesia. Dalam sesi diskusi, para narasumber mengupas berbagai persoalan mengenai akses komunikasi bagi penyandang tuli, pentingnya penguasaan bahasa isyarat oleh masyarakat, hingga perlunya membangun lingkungan yang menghargai keberagaman. Peserta juga mendapatkan kesempatan mengikuti simulasi bahasa isyarat sehingga dapat mempraktikkan komunikasi dasar secara langsung. Melalui kolaborasi bersama keluarga, kelompok Dasawisma, tokoh masyarakat, institusi pendidikan, dan komunitas tuli, INTUISI berharap mampu menumbuhkan budaya komunikasi yang lebih inklusif di Kelurahan Sukabumi Selatan. Program ini menjadi bukti bahwa membangun masyarakat inklusif tidak hanya membutuhkan kepedulian, tetapi juga aksi nyata melalui edukasi, kolaborasi, dan keterlibatan langsung komunitas. Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami bahasa isyarat, diharapkan tercipta ruang komunikasi yang setara sehingga setiap individu, termasuk teman tuli, dapat berinteraksi, berpartisipasi, dan merasa diterima sepenuhnya dalam kehidupan bermasyarakat. (Agus)