JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun 2025 dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi wujud transparansi publik sekaligus pertanggungjawaban BNN RI atas pelaksanaan tugas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Indonesia. Kepala BNN RI menyampaikan bahwa dinamika global yang berkembang pesat telah memengaruhi pola kejahatan narkotika, mulai dari pergeseran sentra produksi, jenis narkotika baru, hingga modus operandi distribusi yang semakin kompleks dan terorganisasi lintas negara. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi BNN RI dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sepanjang tahun 2025, BNN RI bersama kementerian/lembaga terkait berhasil mengungkap 746 kasus tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika, termasuk membongkar 42 jaringan peredaran gelap yang terdiri dari 33 jaringan nasional dan 9 jaringan internasional. Dari pengungkapan tersebut, aparat menangkap 1.174 orang tersangka. Barang bukti narkotika yang berhasil disita tergolong signifikan, antara lain sabu lebih dari 4 ton, ganja lebih dari 2 ton, ganja sintetis, ratusan ribu butir ekstasi, serta berbagai jenis narkotika lainnya. Selain itu, BNN RI juga memusnahkan ladang ganja seluas lebih dari 127 ribu meter persegi dengan total ratusan ribu batang tanaman ganja. BNN RI juga mencatat keberhasilan dalam penegakan hukum melalui pengungkapan 6 kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan kejahatan narkotika, dengan nilai aset yang disita mencapai Rp144 miliar lebih. Upaya pengejaran buronan pun membuahkan hasil dengan tertangkapnya 16 orang daftar pencarian orang (DPO), termasuk buronan jaringan narkotika internasional. Dalam bidang pencegahan, BNN RI menguatkan kolaborasi lintas sektor dengan menandatangani 34 dokumen kerja sama nasional serta memperluas program desa dan kelurahan bersih narkotika (Bersinar) yang menjangkau ratusan desa di seluruh Indonesia. Program integrasi kurikulum anti narkotika juga terus dikembangkan di lingkungan pendidikan untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba. Sementara itu, pada aspek rehabilitasi, BNN RI sepanjang 2025 telah melayani lebih dari 12 ribu penyalahguna narkotika melalui layanan rawat inap dan rawat jalan, didukung ratusan lembaga rehabilitasi milik pemerintah maupun mitra. Inovasi layanan rehabilitasi berbasis masyarakat dan rehabilitasi keliling juga terus diperluas guna menjangkau masyarakat secara lebih merata. Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, BNN RI mengimbau masyarakat untuk mengisi libur akhir tahun dengan kegiatan positif dan menjauhi penyalahgunaan narkotika. BNN RI menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang profesional, modern, dan berintegritas demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkotika. (Agus)

Kota Cirebon Bidik-kasusnews.com,.(Jum’at, 19/12/2025), — Koramil 1404/Kejaksan menggelar kegiatan sosial Jum’at Berkah dengan membagikan paket nasi box kepada masyarakat pengguna jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sepanjang jalur Jl. Kapten Samadikun RT 01 RW 11 Samadikun Utara, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, pada Jumat. Kegiatan Jum’at Berkah ini dipimpin langsung oleh Danramil 1404/Kejaksan, Kapten Arm Toto bersama para Babinsa jajaran Koramil 1404/Kejaksan. Turut hadir dan berpartisipasi aktif Ketua Persit Ranting 5 Koramil 1404/Kejaksan, Ny. Lia Toto beserta seluruh pengurus Persit. Pembagian nasi box menyasar para pengguna jalan, seperti pengendara roda dua, pejalan kaki, dan warga sekitar yang melintas di lokasi kegiatan. Kegiatan ini disambut dengan antusias dan rasa syukur oleh masyarakat yang menerima bantuan. Danramil 1404/Kejaksan menyampaikan bahwa kegiatan Jum’at Berkah merupakan bentuk kepedulian TNI AD, khususnya Koramil 1404/Kejaksan, kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan empati sosial di tengah masyarakat. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana untuk semakin mendekatkan TNI dengan rakyat,” ujar Danramil. Melalui kegiatan Jum’at Berkah ini, Koramil 1404/Kejaksan berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menumbuhkan semangat saling berbagi, khususnya di hari Jumat yang penuh berkah. Koramil 1404/Kejaksan juga berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial serupa sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan wilayah binaan. (pendim0614)* (Asep.R)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 Tahun 2025 tingkat Polresta Cirebon pada Jumat (19/12/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di lapangan apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 01, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dan diikuti oleh seluruh personel dengan penuh khidmat. Upacara dipimpin oleh Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Adapun Perwira Upacara dijabat oleh Kabag Ren Polresta Cirebon KOMPOL Acep Anda, S.H., M.H., serta Komandan Upacara Kanit Turjawali Sat Lantas Polresta Cirebon AKP Hesty Kristi Wahyudi, S.H., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran Polresta Cirebon. Upacara diikuti oleh pasukan upacara yang terdiri dari satu peleton Pama Polresta Cirebon, satu peleton gabungan staf, satu peleton gabungan Polwan, satu peleton Sat Samapta, satu peleton gabungan Polsek, satu peleton Sat Lantas, satu peleton gabungan Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam dan Sat Tahti, serta satu peleton ASN Polresta Cirebon. Peringatan Hari Bela Negara yang diperingati setiap tanggal 19 Desember tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Tema tersebut menegaskan pentingnya semangat bela negara sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh elemen bangsa. Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia yang menekankan bahwa semangat bela negara merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polri, khususnya Polresta Cirebon, untuk terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas. “Semangat bela negara harus diwujudkan melalui kerja nyata, disiplin, serta pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolresta. Ia juga menegaskan bahwa Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat. Upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan ini sekaligus menjadi penguat tekad seluruh personel Polresta Cirebon untuk meningkatkan profesionalisme, loyalitas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Asep Rusliman)

TEMANGGUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMK Negeri 2 Temanggung sukses menggelar kegiatan unjuk karya produk inovasi siswa yang untuk pertama kalinya dilaksanakan secara terbuka. Kegiatan tersebut berlangsung meriah di Aula SMK Negeri 2 Temanggung, Jalan Kartini 34B, Jumat (19/12/2025), dengan antusiasme tinggi dari pengunjung dan peserta. Acara ini dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan Wilayah VIII Magelang, Disperindag, Dinas Sosial, Balai Latihan Kerja (BLK), sejumlah dinas terkait lainnya, serta pelaku UMKM. Selain itu, kegiatan juga disaksikan langsung oleh kepala sekolah, jajaran guru, serta wali murid yang hadir usai pembagian rapor. Beragam produk hasil karya siswa dipamerkan, mulai dari tutorial membatik, produk batik, busana fashion yang telah meraih sejumlah penghargaan, hingga aneka produk patiseri dan paket makanan hemat yang ditawarkan kepada pengunjung. Penataan ruang pamer yang menarik turut menambah daya tarik dan memancing rasa ingin tahu masyarakat yang melintas. Kepala SMK Negeri 2 Temanggung, Budiyanto, S.Pd., M.Eng, mengaku pelaksanaan kegiatan tersebut melampaui ekspektasi awal. “Di luar dugaan, kegiatan ini berjalan sangat sukses dan meriah. Seluruh produk yang ditampilkan merupakan hasil karya murni siswa. Berkat dukungan bantuan kewirausahaan dari pemerintah, karya-karya terbaik ini dapat diwujudkan dan dipasarkan,” ujarnya. Ia menjelaskan, peningkatan kualitas produk dilakukan melalui berbagai upaya, termasuk program magang guru guna memperdalam keahlian membatik, sehingga hasil karya siswa mampu bersaing di pasar. Selain itu, kolaborasi lintas jurusan juga diterapkan, seperti jurusan tata boga yang fokus pada kualitas produk makanan, serta jurusan akuntansi yang membantu dalam pengelolaan dan pemasaran. Menurut Budiyanto, setiap karya siswa memiliki nilai tersendiri karena seluruh proses, mulai dari pengolahan bahan mentah hingga produk jadi, dilakukan secara mandiri oleh peserta didik. Kegiatan ini juga menggandeng pelaku UMKM, salah satunya Banyu Sabrang Batik, sebagai bentuk sinergi dunia pendidikan dan industri. “Kami berharap lulusan SMK Negeri 2 Temanggung kelak mampu memiliki usaha sendiri dan menciptakan lapangan kerja,” tambahnya. Sementara itu, Titik Nurani, S.Sos, Kepala Seksi SMK Dinas Pendidikan Wilayah VIII Magelang, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam mencetak generasi wirausahawan muda yang inovatif. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk mengembangkan kreativitas peserta didik. Harapannya, mereka mampu berwirausaha secara mandiri dan menciptakan lapangan kerja, bukan justru menjadi pengangguran,” tegasnya. Acara unjuk karya ini semakin semarak dengan pembagian doorprize kepada pengunjung oleh panitia, menambah suasana kebersamaan dan antusiasme masyarakat yang hadir. (Yusuf)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Peringatan Hari Bela Negara 19 Desember 2025 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menjadi ruang refleksi bersama untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju,” upacara digelar di halaman Rutan Jepara dan diikuti oleh seluruh pegawai serta peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Mono Puswanto, Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Jepara, menyampaikan amanat Presiden RI yang menekankan bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat Indonesia memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan zaman. Menurutnya, peran aparatur pemasyarakatan merupakan bagian penting dari upaya menjaga ketertiban dan stabilitas nasional. Dengan bekerja secara profesional dan berintegritas, insan pemasyarakatan turut mengambil peran dalam menggerakkan roda pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Kehadiran peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan menjadi penguat pesan bahwa nilai-nilai bela negara perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, agar semangat kebangsaan terus berkelanjutan. Melalui peringatan Hari Bela Negara ini, Rutan Jepara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan semangat bela negara dalam setiap pengabdian, sebagai kontribusi nyata dari balik tembok pemasyarakatan bagi Indonesia.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

Salatiga, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Salatiga Polda Jawa Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2025, bertempat di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Jumat (19/12/2025). Apel Gelar Pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Salatiga AKBP Veronica, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga Guntur Junanto, dengan mengusung tema “Pengamanan Nataru yang Aman, Humanis, dan Responsif.” Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda Kota Salatiga, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, dan elemen organisasi kemasyarakatan. Sebelum menyampaikan amanat, Kapolres Salatiga mengajak seluruh peserta apel untuk menundukkan kepala sejenak mendoakan saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi musibah bencana alam di Sumatera dan sejumlah wilayah lainnya, sebagai wujud empati dan solidaritas kemanusiaan. Dalam amanatnya, Kapolres Salatiga menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, agar seluruh rangkaian pengamanan dan pelayanan masyarakat berjalan optimal. Perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan agenda nasional yang rutin dilaksanakan dan berdampak pada meningkatnya mobilitas serta aktivitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, kondisi cuaca juga menjadi perhatian serius. Berdasarkan informasi BMKG, terdapat potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi seiring prediksi puncak musim hujan yang berlangsung hingga Februari 2026, sehingga meningkatkan potensi terjadinya bencana alam. Untuk itu, Polri bersama seluruh stakeholder menggelar Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin 2025” selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya. Sebagai bentuk dukungan operasional, telah disiapkan 2.903 pos pengamanan, yang terdiri dari Pos Pam, Pos Yan, dan Pos Terpadu, guna mengamankan ribuan objek vital seperti gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, tempat wisata, hingga lokasi perayaan malam pergantian tahun. Kapolres Salatiga menekankan pentingnya pengamanan ibadah Natal yang aman dan khidmat, dengan memastikan sterilisasi lokasi ibadah, penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta pengamanan ketat di pusat-pusat keramaian. Selain itu, aspek kamseltibcarlantas juga menjadi fokus utama melalui pengaturan lalu lintas, rekayasa arus kendaraan, optimalisasi teknologi pemantauan lalu lintas, serta pengelolaan kawasan wisata agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Dalam menghadapi potensi bencana alam, seluruh personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan melalui penyiapan tim tanggap bencana, sarana prasarana pendukung, serta koordinasi lintas sektoral guna menjamin respons cepat di lapangan. Kapolres Salatiga juga menegaskan pentingnya layanan darurat Kepolisian 110 sebagai sarana utama masyarakat dalam melaporkan kejadian dan meminta bantuan selama periode Operasi Lilin Candi 2025. Menutup amanatnya, Kapolres Salatiga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel gabungan dan stakeholder yang terlibat, serta menekankan pentingnya soliditas, sinergitas, dan pelayanan humanis kepada masyarakat. “Jadikan pengamanan Natal dan Tahun Baru sebagai kebanggaan dan ladang ibadah, dengan tetap mengedepankan profesionalisme, integritas, dan sikap humanis,” tegasnya. Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2025 berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Yusuf)

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Komitmen Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) terus ditunjukkan secara nyata. KBO Satlantas Polres HSU, Ipda Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A., kembali turun langsung memimpin pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di kawasan Bundaran HSU, khususnya pada jam-jam sibuk di pagi hari. Kegiatan pengaturan lalu lintas ini difokuskan di depan Kantor Bundaran HSU yang dikenal sebagai salah satu titik padat kendaraan, terutama saat aktivitas masyarakat mulai meningkat. Kehadiran personel Satlantas di lokasi bertujuan untuk mengantisipasi potensi kemacetan sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan. Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, petugas juga aktif memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara, seperti penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta pentingnya tertib berlalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan. Ipda Amin Mulyadi Jaya menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian dari pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, terutama di titik-titik rawan kepadatan,” ujarnya. Tidak hanya pada hari kerja, KBO Satlantas Polres HSU juga memimpin langsung pengamanan lalu lintas pada kegiatan keagamaan dan acara penting, seperti pelaksanaan salat Jumat di Masjid Agung At-Taqwa. Langkah ini dilakukan guna menjamin kelancaran arus kendaraan serta memberikan kenyamanan bagi jamaah. Melalui kegiatan rutin ini, Satlantas Polres HSU berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang tertib, aman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

Jakarta Utara, Bidik-kasusnews.com — Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Metro Jakarta Utara menggelar Pelatihan Pra Operasi “Lilin Jaya 2025”. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Fendriz, S.I.K., M.Si., serta diikuti oleh seluruh personel lintas satuan fungsi dan unsur pendukung. Pelatihan pra operasi tersebut menjadi bagian penting dari persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang setiap tahunnya identik dengan peningkatan aktivitas masyarakat, potensi kepadatan lalu lintas, serta kerawanan gangguan keamanan dan ketertiban. Dalam kegiatan ini, para personel dibekali berbagai materi teknis dan taktis, mulai dari simulasi pengamanan kerumunan, penjagaan obyek vital dan rumah ibadah, pengaturan dan rekayasa arus lalu lintas, hingga penanganan situasi darurat serta evakuasi apabila terjadi kondisi kontinjensi di lapangan. Kapolres Metro Jakarta Utara dalam arahannya menegaskan pentingnya disiplin, soliditas, dan koordinasi antarsatuan agar pelaksanaan Operasi Lilin Jaya 2025 dapat berjalan optimal dan tepat sasaran. > “Pengamanan Natal dan Tahun Baru membutuhkan kesiapan maksimal. Setiap personel harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, menjaga kesehatan, serta menyesuaikan langkah pengamanan dengan dinamika cuaca dan situasi di lapangan,” ujar Kombes Pol Erick Fendriz.   Ia juga mengingatkan seluruh anggota untuk memastikan kesiapan perlengkapan dinas serta mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama operasi berlangsung. Pelatihan Pra Operasi Lilin Jaya 2025 ini menjadi wujud komitmen dan profesionalisme Polri dalam menghadirkan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran kegiatan keagamaan dan perayaan nasional di wilayah hukum Jakarta Utara. (Heri)

Kota Bekasi, Bidik-kasusnews.com — Dugaan penolakan pasien oleh Rumah Sakit Karunia Kasih kian menguat dan memantik reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi. Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi IV, Ahmadi, secara tegas mendesak agar dilakukan pembongkaran dan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen rumah sakit tersebut demi menjamin keselamatan dan hak dasar pasien. Ahmadi menegaskan bahwa rumah sakit merupakan institusi pelayanan publik yang berfungsi menyelamatkan nyawa manusia, bukan ruang kompromi administratif. Ia mengingatkan bahwa kewajiban pelayanan kesehatan telah diatur secara tegas dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, khususnya Pasal 48, yang mewajibkan pelayanan dilakukan secara terpadu, berkesinambungan, dan mengedepankan keselamatan pasien. > “Undang-undang sudah sangat jelas. Pelayanan kesehatan tidak boleh setengah-setengah. Tidak boleh ada pembiaran, apalagi penolakan pasien dengan alasan apa pun,” tegas Ahmadi kepada awak media. Menurutnya, apabila dugaan penolakan pasien oleh RS Karunia Kasih terbukti, maka persoalan tersebut tidak lagi sekadar menyangkut etika pelayanan, melainkan telah berpotensi menjadi pelanggaran hukum serius. Oleh karena itu, DPRD Kota Bekasi mendorong Dinas Kesehatan Kota Bekasi untuk segera turun tangan melakukan audit komprehensif terhadap manajemen rumah sakit, termasuk membuka kemungkinan pemberian sanksi sesuai peraturan yang berlaku. Di tengah polemik tersebut, publik justru menyoroti kontras perlakuan yang terjadi di lapangan. RSUD Pondok Gede bersama jajaran Polsek Pondok Gede dinilai menunjukkan sikap humanis dengan memberikan pendampingan dan pelayanan kepada wartawan Yusup Bahtiar tanpa diskriminasi dan tanpa syarat administratif yang berbelit. Perbedaan penanganan ini memicu pertanyaan luas di tengah masyarakat: mengapa fasilitas kesehatan milik pemerintah mampu menghadirkan pelayanan kemanusiaan secara nyata, sementara rumah sakit swasta justru diduga menutup akses pelayanan? Sorotan publik semakin tajam setelah muncul informasi mengenai oknum manajemen RS Karunia Kasih berinisial FJR, yang disebut-sebut mengutus seseorang untuk menemui Yusup Bahtiar dengan dalih ajakan “ngopi”. Langkah tersebut memunculkan spekulasi di ruang publik—apakah ini bentuk klarifikasi resmi, atau upaya penyelesaian informal di luar mekanisme transparan? Sementara itu, Nurata, Ketua WN 88, turut menyampaikan kesaksian bahwa kejadian serupa pernah dialami oleh anggota keluarganya. Ia menduga, kasus yang mencuat ke permukaan hanyalah sebagian kecil dari persoalan yang sebenarnya terjadi. > “Bisa jadi bukan satu atau dua kasus. Mungkin banyak, hanya saja mereka memilih diam karena takut atau tidak tahu harus mengadu ke mana,” ungkap Nurata. Pernyataan tersebut memperkuat desakan agar dugaan penolakan pasien ini diusut secara terbuka dan tuntas, bukan diselesaikan melalui jalur informal. Kini, perhatian publik tertuju pada Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan otoritas terkait—apakah dugaan ini akan diungkap secara transparan demi kepentingan masyarakat luas, atau kembali meredup tanpa kejelasan. (Heri)

Banjarnegara, Bidik-kasusnews.com — Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mencegah potensi bencana alam terus digalakkan Polres Banjarnegara. Bersama masyarakat, jajaran kepolisian menggelar gerakan penanaman ribuan pohon di sejumlah wilayah Kabupaten Banjarnegara, Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi serentak Polres Banjarnegara dan Polsek jajaran dalam mendukung program penghijauan, khususnya di kawasan yang dinilai rawan erosi dan bencana seperti banjir dan tanah longsor. Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan penanaman, pihaknya telah melakukan pendataan terhadap lahan-lahan kritis yang membutuhkan penghijauan. Dari hasil pendataan tersebut, sebanyak 6.750 bibit pohon ditanam secara serentak di berbagai kecamatan, termasuk di Desa Panawaran, Kecamatan Sigaluh. “Penanaman ini tidak hanya dilakukan di Sigaluh, tetapi juga di seluruh wilayah Banjarnegara oleh Polsek jajaran. Ini merupakan langkah nyata Polri dalam upaya pelestarian lingkungan dan pencegahan bencana,” ujar Kapolres saat memberikan sambutan. Menurutnya, peran kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga memiliki tanggung jawab moral untuk turut menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. “Kegiatan menanam pohon ini adalah simbol komitmen Polri untuk masa depan yang lebih baik. Menanam mungkin terlihat sederhana, namun dampaknya sangat besar bagi kehidupan,” katanya. Kapolres menambahkan, pohon memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem, mulai dari menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, hingga memperkuat struktur tanah dan menjaga ketersediaan air. “Pohon menjadi benteng alami untuk menahan erosi, menyerap air hujan, sekaligus membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencegah bencana alam,” jelasnya. Ia berharap manfaat dari kegiatan ini dapat dirasakan dalam jangka panjang, meski tidak secara langsung. Dalam beberapa tahun ke depan, pohon-pohon yang ditanam diharapkan tumbuh kuat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. “Lima tahun ke depan, pohon-pohon ini diharapkan menjadi warisan oksigen dan sumber air bersih bagi anak cucu kita,” pungkasnya. Melalui gerakan ini, Polres Banjarnegara berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, sehingga tercipta Banjarnegara yang lebih hijau, aman, dan berkelanjutan. (Yusuf)