Semarang, Bidik-kasusnews.com — Dalam rangka mendukung kelancaran peliputan arus mudik dan balik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 (Nataru), Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menghadirkan Posko Media Center yang nyaman dan representatif di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Kota Semarang. Fasilitas ini disiapkan sebagai wujud hospitality dan bentuk perhatian Polda Jateng terhadap awak media yang bertugas di lapangan. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menjelaskan bahwa kehadiran Media Center tersebut bertujuan membantu jurnalis bekerja lebih optimal di tengah tingginya intensitas liputan selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025. “Kami memahami rekan-rekan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Media Center ini kami siapkan agar jurnalis dapat bekerja dengan nyaman sekaligus menjaga kondisi fisik selama bertugas,” ujar Kombes Pol Artanto, Kamis (18/12/2025). Pemilihan GT Kalikangkung sebagai lokasi Media Center dinilai strategis karena kawasan tersebut menjadi Posko Terpadu sekaligus pusat komando pemantauan arus lalu lintas dan dinamika pengamanan Operasi Lilin Candi 2025 di wilayah Jawa Tengah. Untuk menunjang kenyamanan awak media, Polda Jateng menyediakan tenda lapangan representatif yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, mulai dari area kerja dan istirahat, lima meja kerja, sepuluh kursi, hingga sepuluh velbed yang dapat dimanfaatkan jurnalis untuk beristirahat di sela-sela peliputan. Selain itu, tersedia akses WiFi gratis selama 24 jam guna mendukung pengiriman berita secara cepat dan akurat. Polda Jateng juga menyiapkan makanan ringan dan minuman secara cuma-cuma untuk menjaga stamina awak media selama bertugas. Tak hanya fasilitas fisik, personel Bidhumas Polda Jateng turut disiagakan di Media Center guna memudahkan koordinasi dan memastikan awak media mendapatkan informasi terkini dan akurat terkait situasi kamtibmas serta perkembangan arus lalu lintas selama operasi berlangsung. “Posko Media Center ini akan beroperasi selama 14 hari, mengikuti masa Operasi Lilin Candi 2025. Kami berharap sinergi yang baik antara Polri dan media terus terjaga, sehingga informasi kepada masyarakat dapat tersampaikan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab,” pungkas Kombes Pol Artanto. Dengan hadirnya Media Center ini, Polda Jawa Tengah berharap peran media sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga kondusivitas dan memberikan edukasi kepada masyarakat selama momentum Nataru dapat berjalan semakin optimal. (Yusuf)

Semarang, Bidik-kasusnews.com — Polda Jawa Tengah mengerahkan 27.971 personel dalam pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025 guna mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pengamanan tahun ini mengusung paradigma baru yang tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mengedepankan pelayanan humanis, keselamatan masyarakat, serta terciptanya suasana damai selama ibadah dan libur akhir tahun. Hal tersebut disampaikan Karo Ops Polda Jateng Kombes Pol Basya Radyananda saat memaparkan kesiapan pengamanan dalam kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Lilin Candi 2025 di Mapolda Jawa Tengah, Rabu (17/12/2025). Menurutnya, ribuan personel yang dilibatkan terdiri dari 22.517 personel Polri, 1.235 personel TNI, serta 4.219 personel dari instansi terkait. Seluruh kekuatan ini disiagakan untuk mengamankan ibadah Natal, perayaan malam pergantian tahun, serta mengawal kelancaran arus mudik dan balik masyarakat yang melintas di wilayah Jawa Tengah. “Seluruh personel kami siagakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik saat menjalankan ibadah Natal, merayakan Tahun Baru, maupun saat beraktivitas dan berwisata selama libur Nataru,” ujar Kombes Pol Basya. Dalam pelaksanaannya, Polda Jateng mendirikan 259 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota. Pos tersebut terdiri dari 185 Pos Pengamanan, 48 Pos Pelayanan, dan 26 Pos Terpadu, yang berfungsi sebagai pusat pengamanan, pelayanan masyarakat, serta koordinasi lintas instansi selama Operasi Lilin Candi 2025. Selain fokus pada pengamanan Nataru, Polda Jateng juga menyiapkan Pasukan Siaga Bhayangkara sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam. Pasukan tanggap darurat ini disebar di 35 Polres jajaran serta empat satuan kerja Mapolda, dan dilengkapi dengan sistem klaster penanganan bencana sesuai tingkat kerawanan wilayah. Adapun klaster tersebut meliputi Klaster Gunung Slamet dengan potensi banjir dan tanah longsor, Klaster Gunung Merapi dengan kerawanan vulkanik, Klaster Pegunungan Dieng yang rawan longsor, Klaster Pantai Selatan dengan potensi gempa megathrust dan angin kencang, serta Klaster Pantai Utara dengan potensi banjir rob. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa paradigma baru pengamanan dalam Operasi Lilin Candi 2025 menitikberatkan pada pengamanan ibadah Natal di gereja serta pelayanan masyarakat di pusat-pusat wisata, tanpa mengesampingkan pengaturan dan kelancaran lalu lintas. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk, serta menikmati libur Tahun Baru dengan nyaman. Pada saat yang sama, kelancaran arus lalu lintas tetap menjadi perhatian utama,” jelasnya. Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik, Polda Jateng juga menyiapkan layanan Call Center 110 serta chatbot WhatsApp kepolisian yang dapat diakses masyarakat selama Operasi Lilin berlangsung, baik untuk laporan, pengaduan, maupun permintaan informasi secara cepat dan responsif. Dengan dukungan personel yang besar, kesiapan pos pengamanan dan pelayanan, mitigasi bencana yang terstruktur, serta akses layanan publik yang mudah, Polda Jawa Tengah optimistis Operasi Lilin Candi 2025 mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. “Melalui strategi hospitality dan safety, kami ingin Jawa Tengah menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat selama masa libur akhir tahun,” pungkas Kombes Pol Artanto. (Yusuf)

SUMBAR, Bidik-kasusnews.com — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana galodo di Provinsi Sumatera Barat, Kamis (18/12/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan akses transportasi dan aktivitas masyarakat pascabencana kembali berjalan normal. Galodo, yang dalam istilah lokal Sumatera Barat merujuk pada banjir bandang bercampur material lumpur, kayu, dan bebatuan dari hulu sungai, menyebabkan kerusakan signifikan pada permukiman serta infrastruktur publik. Sejumlah ruas jalan dan jembatan dilaporkan terputus, sehingga menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di wilayah terdampak. Dalam peninjauan tersebut, Presiden RI bersama Kasad melihat langsung Jembatan Bailey yang dibangun oleh TNI Angkatan Darat di Jorong Padang Mantuang, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan darurat ini menjadi akses vital bagi masyarakat setelah sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat terjangan galodo. Jembatan Bailey dengan panjang 30 meter dan lebar 3,9 meter itu dibangun secara cepat dengan melibatkan prajurit TNI AD dan rampung dalam waktu satu minggu. Sejak Rabu (17/12/2025), jembatan tersebut telah dapat digunakan oleh kendaraan roda dua dan roda empat dengan batas beban maksimal 2,1 ton, sehingga konektivitas warga yang sempat terputus kini kembali tersambung. Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi prajurit TNI AD di lapangan yang bergerak cepat dalam membangun jembatan darurat. Menurutnya, keberadaan Jembatan Bailey memiliki peran strategis dalam mendukung pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana. “Pemulihan akses merupakan langkah awal yang sangat penting agar kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal. TNI AD akan terus hadir dan bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak bencana,” tegas Kasad. Melalui kunjungan ini, Kasad kembali menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana, khususnya pada pemulihan infrastruktur vital yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan berfungsinya kembali akses utama di wilayah terdampak, diharapkan roda perekonomian dan aktivitas warga Sumatera Barat dapat segera bangkit pascagalodo. (Agus)

Temanggung- Bidik-KasusNews.com – Bupati Temanggung Agus Setyawan ikut menanam padi di area persawahan BPP Kecamatan Temanggung, Pemerintah Kabupaten Temanggung terus berupaya meningkatkan produktivitas padi sebagai tanaman pangan. Pemda juga berusaha untuk menekan harga pokok produksi (HPP) dengan mekanisme penggunaan peralatan berbasis teknologi. Seperti terlihat saat acara Penanaman Padi Serempak dan Sarasehan Penyuluh Pertanian di area persawahan sekitar BPP Kecamatan Temanggung, pada Kamis (18/12/2025) pagi. Dalam kegiatan ini, diperagakan metode penanaman bibit padi jenis inpari 32 menggunakan alat bernama transplanter. Selain dapat menekan pengeluaran biaya tenaga kerja, alat tersebut memiliki kecepatan dan efisiensi hingga mencapai 60 persen. Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan, dengan transplanter petani dapat menanam bibit padi di lahan seluas 1 hektare. Hanya dengan waktu 3,5 sampai 5 jam, khususnya kontur lahan tanam yang datar. “Harapannya, penggunaan alat ini nantinya dapat diadopsi oleh para petani di Temanggung. Ini sebagai salah satu solusi menekan HPP dan meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkapnya. Selain transplanter, dipamerkan mekanisasi penggunaan drone sebagai alat bantu penyemprotan pupuk dan pestisida di lahan pertanian. Alat ini membantu meringankan beban petani lantaran memiliki daya jelajah hingga 20 hektare per hari. Juga memiliki kapasitas membawa 30 liter pupuk cair dan 25 kilogram granul. Kedua alat berbasis teknologi ini, merupakan upaya yang cukup efektif dalam menekan HPP pertanian. Terlebih, sejauh ini para petani terkendala tidak dapat menentukan harga hasil panen mereka. “Makanya, kami meminta para penyuluh pertanian, untuk terus membimbing petani agar memproleh hasil maksimal dan menekan HPP. Ini sekaligus upaya menyukseskan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, pungkasnya. Jurnalis ( trm )

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang mengaitkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dengan dugaan ketidakberesan pengadaan Laptop Guru di lingkungan Sekretariat Jenderal Kemensos. Kemensos menegaskan bahwa informasi tersebut tidak tepat dan keliru secara faktual maupun administratif. Klarifikasi disampaikan oleh Salahuddin Yahya, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pada kegiatan pengadaan Laptop Guru. Ia menegaskan bahwa Menteri Sosial tidak memiliki kewenangan teknis dalam proses pengadaan tersebut, baik sebagai KPA maupun sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). “Perlu diluruskan bahwa KPA pada pengadaan Laptop Guru adalah saya, bukan Menteri Sosial. Seluruh proses perencanaan, pemilihan penyedia, hingga pelaksanaan kontrak berada dalam kewenangan teknis KPA dan unit pengadaan,” ujar Salahuddin Yahya dalam keterangan pers, Kamis (18/12/2025). Menanggapi sorotan terhadap nilai Rp14,9 juta per unit yang disebut sebagai indikasi mark-up, Kemensos menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan pagu anggaran awal sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKAKL). Pagu berfungsi sebagai batas maksimal belanja, bukan sebagai harga kontrak final. Dalam pelaksanaannya, pengadaan Laptop Guru dilakukan melalui mekanisme mini kompetisi pada sistem LPSE Kementerian Sosial dengan nomor paket ID MC-01KA016NX514MPEB3HY01P85CN, yang dilaksanakan pada 14 November 2025. Mekanisme ini memungkinkan terjadinya persaingan harga secara terbuka, objektif, dan tercatat secara elektronik. “Hasil mini kompetisi menghasilkan harga satuan kontrak sebesar Rp13.209.000 per unit, atau lebih rendah sekitar 11,75 persen dari pagu awal. Dari proses ini, negara justru memperoleh penghematan anggaran sebesar Rp3,89 miliar, sehingga tudingan mark-up tidak berdasar,” tegas Salahuddin. Terkait kritik mengenai spesifikasi teknis yang dinilai tidak jelas, Kemensos menegaskan bahwa seluruh spesifikasi telah disusun secara rinci dan dituangkan dalam dokumen pemilihan serta sistem pengadaan elektronik. Spesifikasi tersebut, menurutnya, dirancang untuk menjamin kualitas perangkat, kompatibilitas penggunaan, serta keberlanjutan layanan, tanpa mengarah pada penguncian penyedia tertentu. Kemensos juga menepis anggapan bahwa metode e-purchasing dan mini kompetisi mengurangi akuntabilitas. Kedua metode tersebut merupakan mekanisme resmi yang diatur dalam regulasi pengadaan barang dan jasa pemerintah, serta seluruh prosesnya dapat diaudit oleh aparat pengawasan internal maupun eksternal sesuai ketentuan perundang-undangan. “Kemensos terbuka terhadap pengawasan dari siapa pun, termasuk aparat penegak hukum, sepanjang dilakukan berdasarkan data dan prosedur yang benar. Publik berhak mendapatkan informasi yang utuh agar tidak terjadi kesimpulan yang menyesatkan,” ujar Salahuddin Yahya. Melalui klarifikasi ini, Kementerian Sosial menegaskan komitmennya untuk terus menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran negara, sekaligus menghormati fungsi kontrol publik dan peran media sebagai pilar demokrasi. (Agus)

Bogor, Bidik-kasusnews.com — Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan olahraga prestasi dengan menggelar Kejuaraan Nasional Indoor Skydiving Dankorbrimob Cup II Tahun 2025, yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Korps Brimob Polri. Ajang bergengsi ini mengusung tema “Brimob Presisi untuk Masyarakat.” Kejuaraan secara resmi dibuka oleh Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat melalui upacara pembukaan yang berlangsung di Gedung Soemardi Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Cikeas Udik, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/12/2025). Kejurnas Indoor Skydiving Dankorbrimob Cup II 2025 mempertandingkan delapan babak perlombaan yang digelar selama tiga hari, mulai 18 hingga 21 Desember 2025, dan diikuti oleh 156 atlet dari dalam dan luar negeri. Para atlet tersebut bersaing dalam sepuluh nomor pertandingan, mulai dari kategori pemula hingga advance. Adapun nomor yang dipertandingkan meliputi FS 4-Way Open Advance, FS 4-Way Female (Putri), Vertical FS 4-Way, Solo Speed Dynamic, FS 8-Way Open Advance, FS 4-Way Open Rookie, Vertical FS 2-Way, FS 2-Way Open Advance, FS 2-Way Putri, serta FS 2-Way Open Rookie. Kejuaraan ini diikuti oleh atlet dari berbagai unsur, di antaranya Korps Brimob Polri, Satbrimob Polda Metro Jaya, Satbrimob Polda Banten, Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, Brigif Kostrad TNI AD, Denjaka TNI AL, Taifib TNI AL, serta sejumlah klub terjun payung nasional seperti PTP Armada, PTP Lampung, PTP Garuda, dan PTP Jawa Barat. Tak hanya itu, kejuaraan ini juga diikuti atlet dari Thailand dan Malaysia, yang semakin menambah kualitas dan prestise kompetisi. Upacara pembukaan turut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Karorenminops Korbrimob Polri Brigjen Pol. Rudy Harianto, Danpas Pelopor Korbrimob Polri Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P.J., Danpas Gegana Korbrimob Polri Brigjen Pol. Mulyadi, serta pejabat utama Korps Brimob Polri lainnya. Hadir pula Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI Sri Wahyuni, Ketua Komite Terjun Payung FASI Irvan Zuladry, pengurus KONI Pusat, PB FASI, perwakilan TNI, juri nasional dan internasional, serta para atlet dan ofisial. Dalam sambutannya, Komjen Pol. Ramdani Hidayat menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga dirgantara. Ia berharap pelaksanaan kejuaraan dapat berlangsung secara profesional, objektif, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. “Melalui kejuaraan ini, saya berharap lahir atlet-atlet indoor skydiving berprestasi, tercipta rekor nasional maupun internasional baru, serta terbangun soliditas, kebersamaan, dan semangat persatuan antar peserta,” ujar Dankorbrimob Polri. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Kejurnas Indoor Skydiving Dankorbrimob Cup II 2025 memiliki makna strategis sebagai wujud nyata dukungan Korps Brimob Polri terhadap pengembangan olahraga prestasi, sekaligus memperkuat citra Brimob sebagai institusi yang profesional, modern, dan humanis. Usai rangkaian upacara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti proyek pembangunan rumah dinas personel Resimen IV Pasukan Pelopor Korbrimob Polri oleh Dankorbrimob Polri, didampingi Danpas Pelopor Korbrimob Polri serta perwakilan dari PT Satria Wirathama Perkasa. Dengan terselenggaranya kejuaraan ini, Korps Brimob Polri berharap dapat terus melahirkan atlet-atlet berdaya saing tinggi sekaligus memperkuat sinergi olahraga prestasi nasional menuju panggung internasional. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Pengadilan Negeri Jepara menjatuhkan putusan dalam perkara gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) Nomor 39/Pdt.G/2025/PN Jpr antara Fiyan Andika, selaku penggugat dengan kuasa hukum Sofyan hadi S.H.l,,C.LSC.C.ME ,konsumen asal Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, melawan PT BNI Multifinance Semarang sebagai tergugat I dan PT Satya Mandiri selaku tergugat II yang bergerak di bidang jasa penagihan. Putusan Online melalui ecoutr Kamis, 18 Desember 2025. Dalam amar putusannya, majelis hakim menyatakan bahwa tindakan penarikan kendaraan milik penggugat yang dilakukan oleh para tergugat tidak sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, sehingga dinilai sebagai perbuatan melawan hukum. Perkara ini berawal dari penarikan satu unit mobil milik Fiyan Andika berupa Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi K 8996 HC. Penarikan tersebut dilakukan oleh pihak jasa penagihan yang ditunjuk oleh perusahaan pembiayaan. Namun, penggugat menilai tindakan tersebut dilakukan secara sepihak dan tidak memenuhi ketentuan hukum dalam pelaksanaan penarikan objek pembiayaan. Setelah melalui rangkaian persidangan, pemeriksaan alat bukti, serta mendengarkan keterangan para pihak, majelis hakim berpendapat bahwa para tergugat terbukti melanggar prosedur hukum dalam melakukan penarikan kendaraan. Oleh karena itu, Pengadilan Negeri Jepara menghukum tergugat I dan tergugat II untuk menyerahkan kembali satu unit mobil merek Daihatsu Grandmax PU 1.5 AC PS warna hitam, nomor rangka MHKP3FA1JPK049546, nomor mesin 2NR4BB2250, tahun rakit 2023, atas nama Fiyan Andika, kepada penggugat. Putusan ini sekaligus menjadi pengingat bagi perusahaan pembiayaan dan pihak jasa penagihan agar menjalankan tugas penagihan sesuai dengan ketentuan hukum dan menghormati hak-hak konsumen, guna menghindari sengketa hukum di kemudian hari.(Wely-jateng)

MAGELANG | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Merasa jiwanya terancam karena ulah seseorang DWC/ alias Jojon, Umanti warga Kiringan Magelang melaporkan ketakutannya kepada pihak berwajib. Meskipun kejadian sudah terjadi beberapa hari lalu namun terjadi lagi untuk kedua kalinya menjadikan dirinya trauma sehingga terpaksa membawa kejadian tersebut ke ranah hukum. Dirinya mendatangi SPKT Polresta Magelang, Kamis (18/12/2025). Bukti pelaporan tercatat dengan nomor STTLP/ 402/ XII/2025/ SPKT/ RES MGL KOTA/ POLDA JATENG Ditemani oleh suaminya yang notabene ketua LSM Harimau Magelang, Umanti merasa harus melaporkan pelaku karena mengancam keselamatan dirinya juga ibunya yang sudah tua. “Saya ketakutan dengan perlakuan pelaku yang waktu itu membawa senjata tajam dan mengeluarkan kata-kata kotor ditujukan pada saya. Kejadian di depan rumah saya sehingga ibu saya ikut ketakutan,” Ujarnya. Dirinya menyampaikan jika pelaku mendatangi rumahnya dengan keadaan mabuk dan berteriak-teriak pada malam hari dengan alasan mencari adiknya. Untuk kedua kalinya pada rabu (17/12), pelaku mendatanginya lagi dan melihat dirinya sedang mengobrol dengan sang adik, sehingga dirinya menanyakan kenapa mencari adiknya, namun kemarahan pelaku justru tersulut dan mengancam dirinya dengan senjata tajam. Akibatnya ibunya jatuh sakit karena kaget dan ketakutan akan terulang lagi kejadian yang sama. Saat itu juga pelaku diamankan oleh keamanan kampung setempat. Dani S Setyawan, Suami palapor mengatakan bahwa dirinya sangat menyayangkan kejadian tersebut, terlebih sebagai ketua LSM dirinya mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pelaku karena selain membahayakan juga meninggalkan trauma bagi keluarga istrinya. Dirinya akan terus mengawal permasalahan ini sampai pelaku benar- benar mendapatkan hukuman setimpal atas perbuatan yang telah dilakukannya. “Saya berharap betul kejadian ini ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian secara profesional sehingga pelaku harus di adili dan dihukum yang setimpal sesuai dengan perbuatannya, supaya jera dan tidak mengulangi perbuatannya. Apabila tidak ada tindak lanjut saya pastikan perwakilan pengerahan masa tiap wilayah se Indonesia LSM Harimau berpartisipasi satu komando, satu sakit semua merasakan sakit, akan kita bawa pelaku ancaman ini secara mandiri ke kantor polisi bila lamban penangananya, ini adalah ancaman serius dengan Sajam sesuai dengan undang- undang darurat membawa Sajam untuk mengancam jiwa manusia, sehingga di harapkan pelaku harus dihukum sesuai dengan perbuatannya,” tegasnya.(Yusup)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnew.com — Guna memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif, Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin Krakatau 2025, yang digelar di Aula Patriatama Polresta Bandar Lampung, Kamis (18/12/2025). Rakor yang diikuti sekitar 70 peserta dari berbagai instansi terkait ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan persepsi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor menjelang momentum libur panjang akhir tahun. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., bersama jajaran, di antaranya Paurlat Kapten Inf Atang. Rapat dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., serta dihadiri Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, unsur TNI–Polri, pemerintah daerah, dan instansi pendukung lainnya. Dalam arahannya, Kapolresta Bandar Lampung menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru tahun ini mengedepankan pendekatan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, aparat tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga memastikan kenyamanan dan kelancaran aktivitas warga. Sebagai bentuk implementasi, akan didirikan delapan pos terpadu pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik strategis. “Kita mengamankan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat, dengan menyiapkan pos terpadu sebagai pusat pengamanan, pelayanan, dan respons cepat,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya pemetaan daerah rawan, pengamanan rumah ibadah, pengaturan lalu lintas, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas soliditas lintas sektor yang terbangun. Ia menilai koordinasi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Nataru. Sebagai tindak lanjut rakor, delapan pos terpadu akan disebar di titik-titik vital dan pusat keramaian, di antaranya Terminal Rajabasa, Tugu Radin Inten, Kota Teluk, Baruna Panjang, kawasan Panjang, serta pusat aktivitas masyarakat seperti Ramayana dan Sukamaju. Sementara itu, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan menegaskan bahwa keterlibatan Kodim dalam Operasi Lilin Krakatau 2025 merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa sinergitas lintas sektor menjadi faktor utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga maupun pendatang. “Melalui koordinasi yang solid, TNI siap bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan penuh rasa damai,” tegasnya. Operasi Lilin Krakatau 2025 sendiri dirancang tidak hanya sebagai operasi pengamanan, tetapi juga operasi kemanusiaan, dengan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan, termasuk cuaca ekstrem dan bencana alam, melalui keterlibatan satgas dari instansi terkait. Dengan kesiapan dan komitmen bersama tersebut, seluruh elemen di Kota Bandar Lampung menyatakan siap mengawal perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dengan mengedepankan pendekatan humanis, pelayanan prima, serta keamanan yang menyeluruh bagi masyarakat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Upaya peningkatan kualitas pembinaan warga binaan terus dilakukan oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jepara. Pada Kamis (18/12/2025), Rutan Jepara melaksanakan pemindahan empat orang narapidana ke Lembaga Pemasyarakatan Nirbaya Nusakambangan, Jawa Tengah, untuk mengikuti program pembinaan lanjutan. Pemindahan ini merupakan bagian dari strategi penempatan narapidana secara tepat guna, sesuai dengan kebutuhan pembinaan dan program kerja di lapas tujuan. Lapas Nirbaya Nusakambangan dikenal memiliki fokus pembinaan pada kegiatan produktif, khususnya sektor ketahanan pangan, yang diharapkan mampu membentuk kemandirian warga binaan. Seluruh tahapan pemindahan dilaksanakan secara profesional dan terukur. Sebelum diberangkatkan, keempat narapidana telah melalui pemeriksaan administrasi serta pengecekan kondisi kesehatan. Selama perjalanan menuju Nusakambangan, pengawalan dilakukan oleh petugas pengamanan Rutan Jepara guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Jepara, Yusril Arinaldy Asdira, menuturkan bahwa pemindahan tersebut bukan semata-mata pemindahan lokasi penahanan, melainkan bagian dari proses pembinaan yang berkesinambungan. Ia menegaskan bahwa setiap warga binaan memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan yang sesuai dengan tahapan dan kapasitas lembaga pemasyarakatan. “Dengan pemindahan ini, kami berharap warga binaan dapat mengikuti pembinaan lanjutan secara maksimal, sekaligus berkontribusi dalam program-program produktif yang ada di Nusakambangan,” ujarnya. Setelah tiba di Lapas Nirbaya Nusakambangan, para narapidana langsung diserahterimakan kepada petugas setempat untuk menjalani proses registrasi serta penyesuaian program pembinaan. Rutan Jepara berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan pemasyarakatan yang menitikberatkan pada pembinaan, peningkatan keterampilan, serta persiapan reintegrasi sosial warga binaan, sejalan dengan program ketahanan pangan nasional. (Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara