JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 24 November 2025 — Program Magang Nasional 2025 di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara resmi dimulai. Sebanyak 40 peserta yang dinyatakan lolos seleksi tiba di Rutan Jepara dan mendapatkan sambutan resmi dari Kepala Rutan, Renza Maisetyo, dalam kegiatan pembekalan awal pada Senin pagi (24/11). Sejak pagi, para peserta telah berkumpul di aula Rutan Jepara. Kegiatan dimulai dengan perkenalan singkat sebelum masuk ke sesi pengarahan. Dalam pembekalannya, Karutan menegaskan bahwa magang di lingkungan pemasyarakatan bukan sekadar pengalaman kerja, tetapi juga proses pembentukan karakter. “Kami ingin adik-adik bukan hanya belajar tentang administrasi pemasyarakatan, tetapi juga memahami bahwa tugas pelayanan publik memerlukan komitmen moral, integritas pribadi, serta sikap profesional dalam setiap tindakan,” tutur Renza.     Renza menjelaskan bahwa peserta magang akan diperkenalkan pada berbagai bidang kerja, mulai dari pengamanan, registrasi, pelayanan tahanan, hingga bagian pembinaan. Ia meminta agar seluruh peserta mampu menjaga kedisiplinan, menghormati aturan yang berlaku, serta menunjukkan semangat belajar selama berada di Rutan Jepara. Setelah sesi sambutan, tim pengelola magang memberikan paparan lebih detail mengenai tata tertib, mekanisme pelaporan, teknis pendampingan, hingga pembagian kelompok sesuai bidang penempatan. Penjelasan mengenai struktur organisasi serta budaya kerja di Rutan juga menjadi bagian penting dari orientasi awal. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, menandai awal perjalanan mereka dalam program magang yang akan berlangsung selama beberapa waktu ke depan. Banyak dari mereka berharap dapat memperluas wawasan, memperoleh pengalaman praktis, sekaligus memahami dinamika lembaga pemasyarakatan secara langsung. Dengan dimulainya program ini, Rutan Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan SDM nasional melalui penyediaan ruang belajar yang nyata, terarah, dan bermanfaat bagi generasi muda.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan Jepara

HSU-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Upaya meningkatkan kedisiplinan dan keselamatan berkendara di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus digencarkan. Senin (24/11/2025) pukul 13.00 WITA, Satuan Lalu Lintas Polres HSU menyapa masyarakat melalui program siaran langsung di Radio Nirwana FM 103.3 Amuntai sebagai bagian dari rangkaian Operasi Zebra Intan 2025. Program yang berlangsung di Studio Nirwana FM, Jalan Muhajirin, Kelurahan Murung Sari ini menghadirkan Kasat Lantas Polres HSU AKP Yuwono bersama anggota Satgas Preemtif Ops Zebra Intan 2025. Melalui dialog interaktif, petugas memberikan imbauan, edukasi, serta serangkaian tips keselamatan berkendara kepada para pendengar dari berbagai wilayah HSU. Edukasi Komunikatif dan Mudah Dipahami Dalam sosialisasinya, AKP Yuwono menggunakan bahasa yang sederhana dan komunikatif agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di pelosok wilayah. Sejumlah topik penting disampaikan, di antaranya: kewajiban menggunakan helm SNI, larangan melawan arus, bahaya memakai ponsel saat berkendara, pentingnya kelengkapan dokumen kendaraan, serta etika berlalu lintas yang baik dan benar. Pemanfaatan media radio dipilih karena memiliki jangkauan pendengar yang luas dan mampu menembus wilayah yang tidak selalu bisa dijangkau lewat kegiatan tatap muka. Diharapkan, edukasi ini dapat menekan angka pelanggaran sekaligus mengurangi potensi kecelakaan di Kabupaten HSU. Polres HSU Ajak Masyarakat Berperan Aktif AKP Yuwono menjelaskan bahwa pendekatan edukatif melalui media merupakan strategi preemtif dalam Operasi Zebra Intan 2025. “Melalui siaran radio, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat untuk mengingatkan kembali pentingnya tertib berlalu lintas. Keselamatan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat. “Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran semua pihak agar lebih disiplin. Dengan kepatuhan bersama, angka kecelakaan dapat ditekan dan keamanan berlalu lintas bisa tercipta,” katanya. Mendapat Respons Positif Pendengar Siaran berjalan lancar dan mendapat respons antusias dari pendengar yang mengirimkan pertanyaan serta tanggapan melalui fitur interaktif radio. Polres HSU memastikan komitmennya untuk terus meningkatkan edukasi publik dan memberikan pelayanan terbaik dalam mewujudkan keselamatan di jalan raya. (Agus)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kesigapan Babinsa Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Sertu Abdurrahman, kembali terlihat saat menerima laporan warga terkait penemuan jenazah seorang tuna wisma di Kelurahan Tanjung Baru, Minggu (23/11/2025) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Seorang warga, Neneng Najibah (57), menemukan seorang pria tanpa identitas dalam kondisi tidak bernyawa di sebuah warung pinggir Jalan Arif Rahman Hakim, RT 01 Lingkungan II. Temuan itu kemudian diteruskan kepada Arwanto (54) yang segera menghubungi Babinsa melalui telepon. Mendapat laporan tersebut, Sertu Abdurrahman langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kebenaran informasi dan mengamankan area. Dalam waktu bersamaan, laporan juga diteruskan ke piket Koramil 410-04/TKT guna mempercepat penanganan. Sesampainya di lokasi, petugas mengidentifikasi jenazah sebagai seorang laki-laki tuna wisma berusia sekitar 65 tahun. Babinsa kemudian melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, aparat kelurahan, dan instansi terkait untuk penanganan lanjutan. Tim Inafis Turun Tangan Tidak lama berselang, Tim Inafis Polresta Bandar Lampung tiba dan melakukan pemeriksaan TKP. Setelah proses identifikasi awal dilakukan, jenazah dibawa ke RSUD Abdul Muluk menggunakan ambulans Pemkot Bandar Lampung untuk visum dan pendalaman identitas. Penanganan berjalan tertib dan cepat berkat sinergi berbagai pihak, di antaranya: Fitri Yani, SE – Lurah Tanjung Baru Iptu Perdinan – Panit Binmas Polsek TKT Tim Inafis Polresta Bandar Lampung Babinsa dan Bhabinkamtibmas Anggota Polsek Tanjung Karang Timur Seluruh rangkaian penanganan selesai sekitar pukul 12.30 WIB, dan situasi dinyatakan aman serta kondusif. Peran Babinsa Tetap Vital di Tengah Masyarakat Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya keberadaan Babinsa sebagai garda terdepan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan. Respons cepat Sertu Abdurrahman dalam merespons laporan warga memperlihatkan bagaimana kolaborasi TNI, Polri, dan Pemda mampu memastikan penanganan insiden berjalan profesional dan manusiawi. (Agus)

Tegal, Bidik-kasusnews.com — Kancah musik rock Indonesia kembali mendapat amunisi segar dengan diluncurkannya album kedua Lawang Pitu bertajuk “Lahir Untuk Jadi Pemenang”. Peluncuran album tersebut dikemas dalam intimate concert yang digelar di Pangkalan TNI AL Kota Tegal, menandai langkah baru band ini dengan karakter musikal yang semakin matang. Lawang Pitu, yang resmi berdiri pada 1 Februari 2022 di Co Studio Bekasi, dikenal sebagai band rock yang konsisten menjaga idealisme tanpa meninggalkan unsur komersial yang mudah diterima pendengar. Setelah mengalami dinamika perubahan personel, band ini kini hadir dengan formasi solid yakni Jibonez (Lead Guitar), Sadtriyo Atmojo (Rhythm Guitar), Arif Rahman (Drum), dan ACC (Bass). Album Baru dengan Tema Lebih Dalam Album “Lahir Untuk Jadi Pemenang” memperkenalkan warna musik yang lebih segar dengan sentuhan rock kuat, lirik lugas, dan pesan yang mudah dicerna. Lawang Pitu mengangkat tema persatuan, perjuangan hidup, refleksi diri, kritik sosial, hingga syukur atas perjalanan hidup—tema-tema yang lekat dengan realitas para pendengar. Album ini berisi 10 lagu, yaitu: Kuwa Kuwi, Intoleransi, Ilusi, Jaya Indonesia Ku, Instink, Nurani, Debat Kusir, Lahir Untuk Jadi Pemenang, Terang Yang Abadi, dan Serpihan Surga. Setiap nomor menyajikan identitas musik yang berbeda, mempertegas posisi Lawang Pitu sebagai band rock yang mengutamakan kekuatan pesan tanpa mengesampingkan kualitas musikal. Harapan untuk Rock Indonesia Dalam sesi peluncuran, perwakilan Lawang Pitu menyampaikan harapannya agar album ini mampu menjadi motivasi bagi para pendengar. “Kami ingin karya ini menjadi inspirasi untuk tetap berjuang untuk diri sendiri, cinta, dan untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar mereka. Peluncuran album ini juga menjadi bukti bahwa semangat musik rock Tanah Air masih menyala, dan Lawang Pitu menjadi salah satu energi pendorong kebangkitan generasi baru musik rock Indonesia. Akses Karya dan Aktivitas Lawang Pitu Penggemar dapat mengikuti perjalanan dan karya terbaru Lawang Pitu melalui platform digital berikut: YouTube: @lawangpituofficial Facebook: Lawang Pitu 2025 Instagram: @lawangpitu_official TikTok: @lawangpituofficial24 Spotify: Lawang Pitu Dengan hadirnya album “Lahir Untuk Jadi Pemenang”, Lawang Pitu menegaskan komitmennya untuk terus berkarya, menghadirkan energi rock yang inspiratif, dan memberi warna baru di industri musik Indonesia. (Agus)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Acara Pengukuhan Pengurus Paguyuban Jamur Kesuma Provinsi Lampung Masa Bakti 2024–2030 berlangsung tertib dan meriah di Lapangan Saburai, Enggal, pada Minggu (23/11/2025). Babinsa Koramil 410-05/Tanjung Karang Pusat, Sertu Heri Hermawan, turut melakukan pemantauan dan pengamanan demi memastikan kegiatan berjalan aman dari pagi hingga siang hari. Kegiatan yang digelar secara khidmat ini dihadiri sejumlah pejabat penting dari unsur militer dan pemerintah daerah. Gubernur Lampung diwakili oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Lampung, Dr. Senen Mustakim, S.Sos., M.Si., sementara Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M. hadir langsung memberikan dukungan. Turut hadir pula perwakilan Korem 043/Gatam yang diwakili Mayor Inf Agus Waluyo, Ketua DPRD Lampung Tengah Sumarsono, serta unsur Dinas Koperasi dan UKM. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan sosial dan budaya di Lampung. “Keberhasilan acara ini adalah bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat. Kami dari Koramil TKP berkomitmen menjaga situasi kamtibmas agar setiap agenda masyarakat dapat berlangsung aman,” ujar Sertu Heri Hermawan dalam laporannya. Rangkaian acara dikemas dengan sentuhan budaya. Setelah pembukaan, doa, dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, lapangan Saburai semakin semarak dengan penampilan Tari Sembah dan tarian khas Jawa Timur, mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi identitas paguyuban tersebut. Puncak kegiatan ditandai dengan pengukuhan pengurus baru Paguyuban Jamur Kesuma Provinsi Lampung untuk periode 2024–2030. Prosesi pengukuhan dipimpin Kolonel Inf (Purn) Sutomo, S.I.P., selaku penasehat organisasi. Setelah itu, Ketua Umum H. Bambang Joko DS, S.H., M.H. menyampaikan sambutan dan memaparkan arah gerak organisasi di periode baru. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Ketua Paguyuban Puja Kesuma Provinsi Lampung Hi. Nuryono, perwakilan partai politik, dan tamu undangan lainnya. Dengan resmi dikukuhkannya pengurus baru, Paguyuban Jamur Kesuma Provinsi Lampung memulai masa pengabdian 2024–2030 dengan dukungan penuh dari TNI dan Pemerintah Daerah. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah kebersamaan sekaligus berkontribusi dalam pembangunan sosial, budaya, dan kemasyarakatan di Provinsi Lampung. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 20 November 2025 – Sebuah kasus dugaan perundungan (bullying) menimpa seorang santri berusia 13 tahun berinisial RAFD, siswa Wustho Kelas II Pondok Pesantren Bukhoiriyyah Jepara, Raguklampitan. Peristiwa ini menimbulkan trauma mendalam bagi korban dan membuat keluarga mempertimbangkan langkah hukum setelah mediasi dengan pihak pondok dinyatakan gagal. Kronologi Kejadian Berdasarkan keterangan keluarga, peristiwa dugaan bullying terjadi pada Rabu, 12 November 2025, di ruang kelas Madrasah Wustho saat jam istirahat. Korban diduga dikeroyok oleh 4 hingga 5 teman sekelasnya, sehingga mengalami sejumlah luka memar pada kepala, bibir, punggung, dan dada. Korban kemudian menjalani visum di Puskesmas Pakisaji sebagai bukti medis. Menurut informasi, setelah kejadian tersebut korban mendapat ancaman dari teman-temannya agar tidak melapor kepada pengurus pondok maupun orang tuanya. Dalam kondisi ketakutan dan tidak mampu menahan tekanan, korban memilih kabur dari pondok pada Kamis dini hari (13/11/2025). Korban berjalan kaki dari Raguklampitan menuju rumahnya di Lebak dan tiba sekitar pukul 08.30 WIB. Saat tiba di rumah, korban tampak ketakutan dan hanya terdiam, hingga akhirnya orang tua memaksanya bercerita mengenai apa yang dialaminya. Upaya Klarifikasi dan Mediasi Berujung Gagal Pada Kamis siang, orang tua korban mendatangi pihak pondok untuk meminta klarifikasi. Namun, menurut keluarga, mereka hanya menerima janji bahwa pihak pondok akan mempertemukan mereka dengan orang tua para terduga pelaku. Malam harinya, mediasi diadakan di lingkungan pondok pesantren. Sayangnya, proses tersebut dinyatakan gagal setelah salah satu orang tua terduga pelaku yang berasal dari Mindahan justru menantang keluarga korban untuk melaporkan kasus ini ke polisi, sebagaimana disampaikan keluarga korban kepada Bidik-Kasusnews pada 19- November 2025. Sorotan Terhadap Pengawasan Pondok Keluarga menilai pihak pondok dan yayasan kurang memberikan pengawasan terhadap perilaku santri, terutama terkait kekerasan dan budaya bullying. Mereka menilai kondisi ini tidak layak bagi lembaga pendidikan yang ingin memperoleh atau mempertahankan akreditasi. “Yayasan tidak pantas mendapat akreditasi jika membiarkan budaya bullying dan lemahnya pengawasan terhadap perilaku menyimpang berupa kekerasan di lingkungan pondok,” ungkap pihak keluarga. Respons Ketua Yayasan Ketua Yayasan Ponpes Bukhoiriyyah, Gus Dimas, saat dikonfirmasi Bidik-Kasusnews pada 20 November 2025, hanya menyampaikan singkat: “Njih mas, ada yang bisa saya bantu?” Pihak yayasan hingga kini belum memberikan penjelasan lebih rinci mengenai dugaan perundungan maupun langkah penanganannya. Keluarga Pertimbangkan Aksi Hukum Melihat anak mereka mengalami trauma, luka fisik, serta gagalnya mediasi, keluarga tengah mempertimbangkan membawa permasalahan ini ke pihak kepolisian. Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan terhadap santri di lembaga pendidikan berbasis pesantren. Publik berharap agar pondok pesantren dapat memperbaiki pengawasan internal serta memastikan lingkungan yang aman bagi seluruh santri.(Wely-jateng)

JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wali Kota Jakarta Pusat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) 2025 bertema “Meningkatkan Profesionalisme Wartawan Melalui Pemahaman Hukum dan Etika Jurnalistik di Era Digital.” Kegiatan yang berlangsung di Jakarta ini menghadirkan pemateri dari PWI Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya memperkuat kompetensi dan integritas wartawan, Selasa (—/—/2025). Hadir sebagai narasumber, Ketua PWI Provinsi DKI Jakarta Kesit Budi Handoyo, anggota Dewan Penasehat PWI Jaya Penglihatan Simatupang, serta Sekretaris PWI DKI Arman Suparman. Bimtek turut mendapat dukungan Yayasan Rumah Penasihat, lembaga yang selama ini aktif mendukung berbagai pelatihan jurnalisme di Indonesia. Dalam sesi pembukaan, Kesit Budi Handoyo menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme wartawan di tengah dinamika arus informasi digital. Menurutnya, wartawan PWI harus mampu menyajikan karya jurnalistik yang akuntabel, berimbang, serta mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan regulasi yang berlaku. “Teman-teman wartawan perlu meningkatkan kualitas pemberitaan agar mudah dipahami publik dan tetap menjaga akuntabilitas. Kita wajib mengedepankan etika, mematuhi UU Keterbukaan Informasi Publik, serta memastikan media tempat bekerja berbadan hukum,” ujar Kesit. Ia juga menyoroti peran Pokja sebagai wadah penting dalam menjaga soliditas organisasi. “Pokja berfungsi mengatur dan menyelesaikan persoalan internal di kelompok kerjanya. Jika diperlukan, PWI akan memperkuat struktur Pokja agar organisasi semakin kokoh,” tambahnya. Pada sesi diskusi, para narasumber mengingatkan pentingnya verifikasi dan keberimbangan informasi di tengah maraknya penyebaran hoaks. Publikasi yang berkualitas, kata mereka, harus mendukung pelayanan publik, pembangunan daerah, dan memberikan informasi yang akurat serta bermanfaat bagi masyarakat. Para pemateri juga menegaskan bahwa Pokja PWI di berbagai instansi—termasuk yang bermitra dengan Polres—harus menjadi mitra strategis pemerintah. “Wartawan PWI harus disegani karena profesionalismenya, bukan ditakuti. Kita harus menjaga marwah organisasi,” tegas salah satu narasumber. Bimtek PWI 2025 ini diikuti peserta dari lima wilayah DKI Jakarta dan berlangsung interaktif. Melalui kegiatan ini, Pokja PWI Jakarta Pusat berharap kapasitas wartawan semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara PWI, pemerintah, dan lembaga publik dalam menghadirkan jurnalisme yang kredibel dan bertanggung jawab. ( Heri. W)

LUMAJANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Respons cepat terus dilakukan TNI bersama pemerintah daerah dalam penanganan dampak erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo. Pada Sabtu (22/11/2025), jajaran Korem 083/Baladhika Jaya bersama Kodam V/Brawijaya turun langsung meninjau lokasi pengungsian dan wilayah paling terdampak untuk memastikan seluruh proses penanganan darurat berjalan aman, cepat, dan terkoordinasi. Peninjauan awal dilakukan di SDN 04 Supiturang, yang menjadi lokasi utama pengungsian warga. Di titik ini, personel TNI bersama unsur BPBD, pemerintah daerah, tenaga medis, dan relawan memeriksa ketersediaan layanan kesehatan, suplai logistik harian, perlindungan untuk kelompok rentan, serta kesiapan fasilitas pengungsian. TNI juga membantu pengamanan area sekitar, mobilitas pengungsi, serta penataan jalur evakuasi agar tetap aman dan mudah dilalui. Sebagai dukungan kemanusiaan, rombongan menyalurkan 19 item bantuan, termasuk selimut, pakaian anak, kebutuhan balita, perlengkapan mandi, sembako, dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut disalurkan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan awal para pengungsi selama masa tanggap darurat. Dari lokasi pengungsian, tim bergerak menuju Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, salah satu kawasan dengan paparan material vulkanik paling berat. Di sana, TNI melakukan asesmen langsung terhadap kondisi permukiman, sebaran material erupsi, kerusakan infrastruktur, serta akses evakuasi. Hasil peninjauan ini akan menjadi dasar penguatan langkah pascabencana oleh seluruh pemangku kepentingan. “TNI akan selalu hadir untuk rakyat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Sejak erupsi terjadi, kami langsung bergerak membantu evakuasi, pengamanan jalur, dan memastikan bantuan sampai ke masyarakat,” ujar Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir saat meninjau lokasi. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, terukur, dan berempati, dengan keselamatan warga sebagai prioritas utama. Aktivitas Gunung Semeru yang masih berada pada tingkat kewaspadaan membuat personel TNI tetap disiagakan untuk mengantisipasi dinamika situasi di lapangan. Sinergi lintas lembaga menjadi kunci keberhasilan operasi kemanusiaan ini. TNI berkolaborasi dengan BPBD, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat untuk memastikan distribusi bantuan lancar, evakuasi aman, serta pemulihan berjalan lebih cepat. Dengan kerja terpadu dan kehadiran aparat di lapangan, upaya penanggulangan erupsi Semeru diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal bagi warga terdampak dan mempercepat proses stabilisasi wilayah. (Agus)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Untuk memastikan keamanan kota tetap kondusif pada akhir pekan, Kodim 0410/KBL mengerahkan Tim Siap Saat Siap Bergerak (S3B) dalam patroli gabungan malam di sejumlah titik vital Kota Bandar Lampung, Sabtu (22/11/2025). Patroli yang dimulai pukul 20.00 hingga 23.15 WIB itu melibatkan sepuluh personel TNI dari berbagai Koramil dan staf Kodim, serta dua anggota ormas GRIB. Operasi pengamanan ini menggunakan satu unit kendaraan tempur jenis panser guna memperkuat mobilitas dan daya cegah tim di lapangan. Sejumlah lokasi strategis menjadi fokus penyisiran, di antaranya Rumah Dinas Gubernur, Rumah Dinas Wali Kota, Rumah Dinas Pangdam, serta Danrem. Tim juga melakukan pemantauan di Kantor DPRD Provinsi Lampung, DPRD Kota Bandar Lampung, Kantor Wali Kota, dan Bundaran Al-Furqon sebagai salah satu titik keramaian kota. “Ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas,” ujar Letda Inf Suwardi, Pa Jaga Kodim 0410/KBL yang memimpin pengamanan malam itu, melalui keterangan resminya. Hasil pemantauan menunjukkan situasi seluruh titik dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan atau indikasi ancaman selama patroli berlangsung. Laporan resmi menyebutkan kondisi nihil Haljol (hal yang menjolok). Keberhasilan patroli tersebut dinilai sebagai bukti kuatnya kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kehadiran aparat di lapangan juga memberikan efek deteren terhadap potensi gangguan keamanan. Kodim 0410/KBL memastikan kegiatan patroli gabungan akan dilakukan secara rutin. Langkah ini diharapkan dapat terus memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan Kota Bandar Lampung dari berbagai potensi kerawanan. (Agus)

Lampung, Bidik-kasusnews.com — Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar berhasil digagalkan berkat respons cepat dua prajurit TNI AD di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 136 jalur B, Kamis (20/11/2025). Penemuan 90.000 butir ekstasi itu berawal dari kecelakaan sebuah Nissan X-Trail hitam yang ditemukan ringsek tanpa pengemudi pada dini hari. Insiden terjadi sekitar pukul 05.25 WIB ketika Sertu Eko Wahyudi, Babinsa Koramil 0411-11/Terbanggi Besar, melihat kendaraan tersebut dalam kondisi rusak parah. Saat melakukan pengecekan area di bawah Jembatan Tol Karang Endah, ia menemukan enam tas mencurigakan yang kemudian dicek bersama Serda Maradang Simanjuntak dari Kumrem 043/ Garuda Hitam. Hasil pemeriksaan awal memunculkan temuan mengejutkan: 34 kantong berisi pil ekstasi dengan estimasi sekitar 90 ribu butir. Menyadari bahwa temuan ini berkaitan dengan peredaran narkotika skala besar, keduanya segera melaporkan kepada pimpinan dan pihak kepolisian. Sekitar pukul 08.45 WIB, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni bersama Dirresnarkoba Polda Lampung Kombes Pol Dwi Handoko tiba di lokasi untuk penanganan dan pendalaman perkara. Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, yang juga turun langsung, memastikan koordinasi sinergis antara TNI dan Polri dalam penanganan kasus. Seluruh barang bukti—terdiri dari 1 unit SUV Nissan X-Trail dan enam tas berisi 34 kantong ekstasi—resmi diserahkan kepada Ditresnarkoba Polda Lampung. Hingga saat ini, pengemudi kendaraan belum ditemukan dan diduga kabur sesaat setelah kecelakaan terjadi. Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan menyampaikan apresiasi atas kecermatan kedua anggotanya. “Ketepatan laporan anggota sangat membantu polisi dalam membuka penyelidikan kasus yang diduga terkait jaringan narkoba ini,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kejadian ini menunjukkan kuatnya komitmen serta sinergi TNI–Polri dalam memerangi peredaran narkotika di Lampung. “Polda Lampung akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan pelaku di balik penyelundupan puluhan ribu pil ekstasi ini,” tegasnya. (Agus)