Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025, Komando Distrik Militer (Kodim) 0410/Kota Bandar Lampung melaksanakan Upacara Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan Nasional Raden Inten II, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Kamis (11/12/2025). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh penghormatan terhadap jasa para pahlawan bangsa.(11/12/2025) Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, sebagai Pimpinan Ziarah. Sementara itu, Letkol Cpl Hasan Haeriri bertindak selaku Komandan Upacara. Hadir dalam barisan kehormatan, Dandim 0410/KBL Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., bersama jajaran pejabat utama TNI AD lainnya, seperti Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Andrian Susanto, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., serta Kapoksahli Kodam II/Sriwijaya Brigjen TNI Sriyanto, M.I.R., M.A.. Kehadiran para perwira tinggi hingga perwira menengah ini menegaskan kekuatan soliditas dan kesatuan komando TNI AD. Barisan upacara juga melibatkan unsur terbaik dari Kodam II/Sriwijaya, termasuk 1 SST bersenjata dari Kodim 0410/KBL, pasukan Batalyon Infanteri, barisan Pama, Pamen, Pati, PNS, serta Persit Kartika Chandra Kirana. Formasi tersebut menciptakan suasana upacara yang teratur, berwibawa, dan sarat nilai kebangsaan. Dalam amanat Pimpinan Ziarah, ditekankan bahwa kegiatan ziarah bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan refleksi mendalam untuk menumbuhkan kembali semangat juang, nilai patriotisme, serta loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Momentum ini juga menjadi pengingat bagi seluruh prajurit tentang tugas suci TNI AD dalam mengabdi untuk rakyat, bangsa, dan negara. Upacara Ziarah Rombongan ditutup pada pukul 08.30 WIB dalam kondisi aman dan tertib. Melalui kegiatan ini, Kodim 0410/KBL menegaskan komitmennya menjaga dan mewarisi nilai perjuangan para pahlawan, serta terus mengobarkan semangat juang 1945 dalam setiap pengabdian kepada masyarakat Bandar Lampung dan sekitarnya. (Agus)

JATENG;Bidik-kasusnews.com Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi. Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada Bidik-kasusnews pada Kamis (11/12/2025) melalui pesan WhatsApp. Menurut Budi, proses penindakan ini berawal dari permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung pada Selasa (9/12). Setelah rangkaian klarifikasi dilakukan, KPK menemukan indikasi kuat adanya transaksi yang terkait dengan tindak pidana korupsi. “Pada Rabu (10/12), tim kemudian melakukan kegiatan tertangkap tangan di wilayah Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Budi. Dalam OTT tersebut, tim KPK mengamankan lima orang di wilayah Lampung, termasuk beberapa pejabat daerah. Mereka langsung dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut. Salah satu pihak yang kini berada dalam pemeriksaan intensif adalah Bupati Lampung Tengah. Budi menjelaskan bahwa hingga saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terhadap dugaan keterlibatan masing-masing individu. Pemeriksaan berlangsung maraton untuk memastikan konstruksi perkara secara menyeluruh. “Saat ini tim masih melakukan pemeriksaan intensif kepada para pihak yang diamankan tersebut, salah satunya Bupati Lampung Tengah,” jelasnya. KPK belum memberikan rincian mengenai barang bukti maupun jenis dugaan tindak pidana korupsi yang tengah diusut. Namun Budi memastikan bahwa kronologi lengkap dan konstruksi perkara akan dipaparkan secara resmi dalam konferensi pers pada Kamis (11/12). Dengan penindakan ini, KPK kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik korupsi di daerah maupun pusat, serta memastikan penegakan hukum berjalan tanpa tebang pilih. (Wely)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-11-Desember-2025-Rutan Kelas IIB Jepara kembali menghadirkan suasana penuh kedamaian melalui kegiatan pembinaan kepribadian bertema sholawat yang digelar pada hari ini. Lantunan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW mengalun indah, menenangkan hati seluruh warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut.   Sejak awal acara dimulai, halaman kegiatan telah dipenuhi suasana religius. Tim Rebana Rutan Jepara tampil dengan semangat, membawakan sholawat yang menambah kekhusyukan suasana. Iringan musik sederhana namun menyentuh itu membuat banyak warga binaan larut dalam lantunan syair. Kegiatan pembinaan kali ini menghadirkan para penyuluh agama dari Kementerian Agama Kabupaten Jepara, yang secara langsung memberikan bimbingan dan nasihat rohani. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dari upaya Rutan Jepara memperkuat pembinaan spiritual sebagai pijakan perubahan perilaku warga binaan. Staf Pelayanan Tahanan turut mengawasi jalannya kegiatan, memastikan seluruh proses berjalan aman, tertib, dan nyaman. Di sisi lain, peserta Magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) formasi Pembinaan Kepribadian terlihat aktif membantu teknis pelaksanaan sebagai bagian dari pembelajaran mereka di lapangan. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menilai kegiatan seperti ini memiliki dampak besar bagi warga binaan. > “Pembinaan spiritual bukan hanya rutinitas, tetapi menjadi sarana bagi warga binaan untuk merenung, memperbaiki diri, dan menemukan ketenangan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi energi positif bagi mereka,” ungkap Renza. Selain sholawat, penyuluh agama Kemenag Jepara juga menyampaikan pesan-pesan motivatif agar warga binaan terus meningkatkan kualitas diri melalui ibadah dan perilaku sehari-hari. Mereka diajak untuk memanfaatkan masa pembinaan sebagai momentum memperbaiki kehidupan sebelum kembali ke masyarakat. Dengan terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai ini, Rutan Jepara berharap pembinaan spiritual dapat terus menjadi bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan—membawa mereka menuju masa depan yang lebih baik dan penuh harapan.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Peringatan Hari Guru Nasional sekaligus HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) digelar meriah di GOR Serba Guna Empu Mandastana, Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 Wita itu dihadiri ratusan peserta dari jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, hingga para tokoh pendidikan. Acara dihadiri langsung oleh Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Ketua II DPRD HSU Ahmad Al Ghifari, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta Wakil Ketua PGRI Provinsi Kalsel Dr. Abidinsyah, M.Pd. Hadir pula Ketua PGRI Kabupaten HSU, para guru dari berbagai jenjang pendidikan, serta tamu undangan lainnya. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru di Kabupaten HSU. “Guru adalah kompas pendidikan bangsa. Polres HSU memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pendidik yang terus berjuang mencerdaskan generasi penerus. Pada momentum HUT ke-80 PGRI ini, kami juga memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif melalui pengamanan terbuka, tertutup, serta pengaturan lalu lintas,” ungkapnya. Rangkaian Acara Penuh Kekhidmatan dan Apresiasi Acara diawali dengan persembahan tarian daerah, dilanjutkan pembukaan resmi, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan doa bersama. Suasana semakin hangat ketika Ketua PGRI Kabupaten HSU H. Basuki Rahman, S.Pd.SD., M.Pd. menyampaikan laporan serta memberikan penghargaan kepada Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berprestasi. Bupati HSU dalam sambutannya menekankan pentingnya inovasi di dunia pendidikan. Ia mengajak para guru untuk terus adaptif menghadapi perkembangan digital dan dinamika pendidikan modern. Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun, sebagai simbol syukur atas delapan dekade perjalanan PGRI dalam memperjuangkan kemajuan pendidikan nasional. Salah satu momen paling mengharukan adalah ketika para siswa membawakan Hymne Guru dan Terima Kasihku, yang membuat banyak guru merasakan kebanggaan sekaligus haru dalam suasana penuh kehangatan. Pengamanan Terpadu Polres HSU Polres HSU menurunkan personel untuk pengamanan menyeluruh, baik terbuka maupun tertutup, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar GOR. Hal ini memastikan seluruh peserta dapat mengikuti acara dengan nyaman dan aman tanpa hambatan. IPTU Asep menegaskan bahwa momentum Hari Guru Nasional harus menjadi penggerak semangat baru bagi tenaga pendidik. “Guru adalah pilar peradaban. Semoga peringatan ini menjadi energi positif bagi para pendidik untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam mencetak generasi emas Indonesia,” ujarnya. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi wujud penghormatan kepada guru sebagai garda terdepan pembangunan bangsa. (Agus)

Danau Panggang, Bidik-kasusnews.com — Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Forkopimcam Danau Panggang dan sejumlah unsur pendukung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mempersiapkan pengamanan Haul Abah Guru Danau KH. Asmuni bin H. Sani ke-2 pada 2026. Rakor berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025 di Aula Kantor Kecamatan Danau Panggang, dimulai sekitar pukul 09.50 Wita, dan dihadiri lebih dari 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat, relawan, serta aparatur lintas kecamatan. Rapat dipimpin oleh Camat Danau Panggang M. Arya Yuwana, didampingi Kapolsek Danau Panggang IPTU Makmur dan perwakilan Danramil 1001/11 Danau Panggang Serka Bustri. Sejumlah tokoh masyarakat, relawan, BPBD desa, serta Ketua APDESI dari Kecamatan Danau Panggang, Babirik, Sungai Pandan, dan Sungai Tabukan juga turut hadir. Koordinasi lintas wilayah ini digelar mengingat jumlah jamaah yang diperkirakan mencapai sekitar 7.000 orang. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur, menegaskan bahwa Haul Abah Guru Danau merupakan kegiatan keagamaan besar yang memerlukan perencanaan matang. “Polres HSU berkomitmen penuh mendukung kelancaran Haul ini. Rakor awal ini sangat penting untuk menyamakan langkah, memetakan potensi kerawanan, dan memastikan seluruh unsur siap menghadapi puncak kegiatan pada 12 Januari 2026,” ujarnya. Bahas Jalur Evakuasi dan Akses Sungai Karakter wilayah Danau Panggang yang didominasi kawasan rawa membuat penetapan jalur evakuasi menjadi salah satu fokus utama. Jalur darat dan sungai disiapkan untuk mempercepat penanganan jamaah yang sakit maupun membutuhkan bantuan medis. Perbaikan sanitasi juga dibahas, termasuk imbauan agar warga bersedia meminjamkan rumah atau toilet kepada jamaah. Penataan Parkir untuk Cegah Kemacetan Rakor juga membahas penetapan zona parkir yang dibagi berdasarkan jenis kendaraan: Roda 4: dipusatkan dari Desa Sarang Burung Roda 2: ditempatkan mulai Desa Darussalam Bus di Kecamatan Danau Panggang: diarahkan ke Kantor Camat Sungai Tabukan, didukung mobil desa Bus di Kecamatan Babirik: difokuskan di Terminal Babirik, dengan penjemputan menggunakan pickup desa Penataan ini disusun untuk mengurai potensi kemacetan mengingat membludaknya jumlah jamaah setiap tahun. Penguatan Komunikasi Antarposko Seluruh desa sepakat membentuk posko-posko sebagai pusat koordinasi relawan. Untuk memastikan komunikasi berjalan lancar, Orari Kabupaten HSU akan menyalurkan dua alat komunikasi (alkom) ke setiap desa. Langkah ini dilakukan untuk menutup kekurangan alkom yang sempat menghambat pengamanan pada Haul tahun sebelumnya. Penetapan Ring 1 dan Pengamanan Utama IPTU Asep menjelaskan bahwa area Ring 1, mulai dari lokasi Haul hingga batas Desa Darussalam dan Desa Sei Penengah, akan menjadi prioritas pengamanan. “Penataan Ring 1 sangat penting agar jamaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Sinergi Polri, TNI, relawan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan acara besar ini,” tuturnya. Rapat ditutup dengan evaluasi sekaligus kesepakatan untuk menggelar Rakor lanjutan sebelum puncak acara pada 12 Januari 2026. Seluruh unsur sepakat memperkuat koordinasi guna memastikan Haul Abah Guru Danau 2026 berlangsung aman, tertib, dan sukses. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com — Polres Hulu Sungai Utara (HSU) resmi menjalin kerja sama strategis dengan tiga objek vital perbankan di wilayah Amuntai guna memperkuat sistem pengamanan dan mengantisipasi potensi kerawanan kejahatan. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025 sekitar pukul 09.00 WITA di Lobby Polres HSU. Kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. sebagai pihak pertama, bersama para pimpinan cabang dari tiga bank besar di Amuntai sebagai pihak kedua. Pihak perbankan yang terlibat meliputi PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Kalsel, masing-masing diwakili oleh Whendrawan Nusatyo Adi, Rakhmad Winarno, dan Muhammad Louthfi Rahmany. Dalam sambutannya, Kapolres HSU yang disampaikan melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam penguatan keamanan objek vital, khususnya sektor perbankan yang memiliki tingkat risiko tinggi. “PKS ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi merupakan komitmen nyata Polri untuk mendukung kelancaran operasional dan pelayanan perbankan. Kerja sama ini sekaligus menjadi bentuk perlindungan aset negara dan masyarakat,” ujarnya. IPTU Asep menambahkan bahwa Polres HSU siap memberikan dukungan maksimal melalui peningkatan pengamanan, pengawasan, hingga respons cepat terhadap potensi gangguan. Hal ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan wilayah Kabupaten HSU yang aman dan kondusif. Kegiatan penandatanganan turut dihadiri oleh para pejabat utama Polres HSU, mulai dari Kabag Ops, Kabag Ren, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, Kasat Narkoba, Kasat Binmas, hingga jajaran seksi seperti Propam, Keu, dan Humas. Kehadiran para PJU ini menjadi bukti bahwa seluruh jajaran Polres HSU memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kerja sama tersebut. Pimpinan masing-masing bank juga menyampaikan apresiasi atas langkah Polres HSU dalam mempererat sinergi keamanan. Mereka berharap PKS ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah sekaligus memperkuat perlindungan terhadap ancaman kriminal seperti perampokan, sabotase, hingga gangguan operasional lainnya. Dengan terjalinnya kerja sama ini, Polres HSU bersama BRI, BNI, dan Bank Kalsel bertekad menghadirkan pola pengamanan yang lebih terukur, profesional, dan responsif. Langkah tersebut diyakini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan perbankan sekaligus memperkuat stabilitas keamanan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan pelayanan publik yang aman, nyaman, dan dapat dipercaya. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Suasana halaman Kantor Kejaksaan Negeri Jepara, Kamis pagi (11/12/2025), tampak berbeda dari biasanya. Asap pembakaran perlahan mengepul, sejumlah barang bukti disusun rapi, dan petugas bersiap melakukan pemusnahan. Dalam kurun waktu sekitar 30 menit, Kejaksaan Negeri Jepara memusnahkan barang bukti dari 51 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Dipimpin langsung oleh Kajari Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 orang pejabat dan pegawai Kejari Jepara. Beragam Barang Bukti, dari Narkotika hingga Bahan Peledak Pemusnahan ini bukan hanya formalitas, tetapi menjadi momentum penting dalam memastikan barang bukti berbahaya tidak kembali ke tangan yang salah. Adapun barang bukti yang dimusnahkan meliputi: 🔹 17 Perkara Narkotika Termasuk 80,06 gram sabu, yang langsung dimusnahkan agar tidak lagi mengancam generasi muda. 🔹 6 Perkara Kesehatan Sebanyak 4.408 butir obat ilegal dihancurkan karena tidak memiliki izin dan membahayakan masyarakat. 🔹 1 Perkara Cukai Jumlahnya mencengangkan: 480.000 batang rokok ilegal, dimusnahkan sebagai bagian dari kampanye memerangi rokok tanpa cukai yang merugikan negara. 🔹 3 Perkara Bahan Peledak Sebanyak 4.608 gram serbuk peledak, sangat berbahaya jika disalahgunakan, kini resmi dimusnahkan. 🔹 Perkara Lainnya Tak kalah penting, turut dimusnahkan barang bukti dari perkara pencurian, perjudian, penganiayaan, perlindungan anak, hingga berbagai perkara lainnya. Wujud Nyata Kepastian Hukum Kejari Jepara menegaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan seluruhnya telah memiliki kekuatan hukum tetap. Pemusnahan ini merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan, sekaligus bentuk transparansi penegakan hukum kepada masyarakat. “Pemusnahan ini adalah amanat undang-undang sekaligus komitmen kami untuk memastikan barang bukti tidak disalahgunakan kembali,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut. Dukung Penuh Program Pemerintah Melalui pemusnahan ini, Kejari Jepara menunjukkan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memerangi narkotika, obat-obatan berbahaya, rokok ilegal, serta peredaran bahan peledak yang mengancam ketertiban umum. Kegiatan Berjalan Sukses dan Lancar Seluruh jalannya kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Pemusnahan ini menjadi simbol bahwa penegakan hukum bukan hanya dilakukan di ruang sidang, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat.(Wely-jateng)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Insiden mengerikan terjadi di halaman SDN Kalibaru 01, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Kamis pagi (11/12/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Sebuah mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) yang biasa digunakan untuk mendistribusikan makanan sehat bagi siswa mendadak hilang kendali dan menabrak kerumunan siswa yang sedang melakukan kegiatan baris-berbaris sebelum masuk kelas. Kejadian itu langsung memicu kepanikan besar. Para siswa berlarian menyelamatkan diri, sementara beberapa lainnya tak sempat menghindar. Dalam rekaman video warga yang beredar, terlihat sejumlah anak terpental, terjatuh, bahkan ada yang terseret hingga masuk ke kolong kendaraan. Teriakan panik siswa dan guru terdengar bersahut-sahutan di lokasi. Polisi Langsung Meluncur ke TKP Humas Polres Metro Jakarta Utara, IPDA Maryati Jonggie, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa petugas telah menuju lokasi dan langsung melakukan penanganan awal serta olah TKP. “Kami lagi perjalanan menuju TKP, mohon waktu,” ujar Jonggie singkat. Hingga siang ini, tim kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari guru, petugas keamanan sekolah, dan sejumlah saksi yang menyaksikan langsung detik-detik terjadinya insiden. Kronologi Awal: Diduga Sopir Kehilangan Kendali Informasi sementara menyebutkan, mobil MBG datang untuk menjalankan agenda rutin pembagian makanan bergizi. Namun saat hendak memasuki area parkir, kendaraan tiba-tiba melaju cepat tanpa kendali dan menghantam barisan siswa di tengah halaman sekolah. Belum ada kepastian apakah insiden dipicu oleh kelalaian sopir, masalah teknis kendaraan, atau faktor lainnya. Polisi akan memeriksa sopir, mempelajari rekaman CCTV, serta melakukan pengecekan penuh kondisi kendaraan. Belum Ada Data Resmi Korban Pihak kepolisian belum mengumumkan jumlah korban secara resmi. Namun dari rekaman video dan keterangan saksi, terlihat beberapa siswa mengalami luka-luka dan sebagian lainnya tampak dalam kondisi cukup serius. Ambulans dari Puskesmas Cilincing serta berbagai fasilitas kesehatan terdekat sudah berada di lokasi untuk memberi pertolongan pertama dan membawa korban yang membutuhkan perawatan intensif ke rumah sakit. Pihak sekolah memilih fokus pada evakuasi siswa dan belum memberikan keterangan lebih lanjut. Sekolah Mencekam, Orang Tua Berdatangan Situasi di SDN Kalibaru 01 berubah mencekam setelah kabar tersebar melalui grup pesan orang tua murid. Ratusan orang tua memadati sekolah dalam kondisi panik dan cemas. Guru serta staf sekolah berupaya menenangkan sekaligus membantu proses penanganan siswa. Warga sekitar turut membantu dengan mengamankan area dan mengevakuasi anak-anak yang terluka. Penyelidikan Polisi Berjalan Menyeluruh Polres Metro Jakarta Utara memastikan penyelidikan akan dilakukan secara komprehensif. Pemeriksaan sopir, kepala sekolah, penjaga sekolah, dan pihak Dinas Pendidikan akan digelar untuk memastikan ada tidaknya unsur kelalaian. Mobil MBG milik pemerintah daerah itu juga akan menjalani pemeriksaan teknis untuk memastikan apakah ada kerusakan pada rem, mesin, atau sistem kemudi. Insiden ini memicu perhatian publik mengingat program Makan Bergizi Gratis merupakan layanan pemerintah yang ditujukan untuk mendukung kesehatan siswa, namun justru menimbulkan tragedi pagi ini. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah TKP dan belum mengeluarkan data resmi mengenai jumlah maupun kondisi korban. Masyarakat diminta menunggu informasi valid dari pihak berwenang. (Agus)

AMUNTAI, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) meningkatkan pelayanan publik dengan melaksanakan apel pagi dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Amuntai, Kamis (11/12/2025) mulai pukul 06.30 WITA. Kegiatan ini dipimpin KBO Satlantas Polres HSU, IPTU Amin, sebagai upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas). Pelaksanaan dimulai dengan apel pagi di Mapolres HSU. Dalam arahannya, IPTU Amin memberikan APP kepada seluruh personel sebagai bentuk evaluasi kesiapan dan penguatan tugas. Ia menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan anggota, sekaligus menekankan pentingnya menjaga semangat kerja, kekompakan, dan profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Usai apel, personel diterjunkan ke sejumlah titik strategis yang menjadi pusat mobilitas warga, seperti Jalan A. Yani, Basuki Rahmat, Pangeran Antasari, Palampitan, Banua Lima, Lambung Mangkurat, Empu Jatmika, Negara Dipa, Kuripan, hingga Jalan Rakha. Kehadiran petugas di ruas-ruas tersebut bertujuan mengurai kepadatan pada jam sibuk serta mencegah pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Selain pengaturan lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan keselamatan melalui public address, di antaranya penggunaan helm, tidak melawan arus, serta memastikan kelengkapan surat dan kendaraan. Personel Satlantas turut memberikan teguran menggunakan blanko teguran sebagai langkah preemtif agar masyarakat semakin disiplin dan tertib. Kasat Lantas Polres HSU juga menekankan pentingnya penjagaan di persimpangan yang tidak memiliki traffic light, terutama Simpang 4 TVRI Sungai Malang, yang menjadi salah satu lokasi rawan penumpukan kendaraan pada pagi hari. PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan rutin ini merupakan bentuk komitmen Polres HSU dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Pengaturan lalu lintas setiap pagi adalah ikhtiar kami untuk memastikan keamanan, keselamatan, dan kelancaran mobilitas masyarakat. Kehadiran polisi di jalan merupakan bagian dari tugas kami sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya. Satlantas Polres HSU berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus menekan pelanggaran serta angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dengan pelayanan yang humanis dan responsif, Polri berkomitmen terus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (Agus)

HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Hulu Sungai Utara terus digencarkan. Pemerintah Daerah Kabupaten HSU bersama Polsek Banjang menyalurkan bantuan telur itik kepada 277 keluarga penerima program Orang Tua Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) di Kecamatan Banjang, Kamis (11/12/2025). Penyerahan bantuan tersebut dipusatkan di Halaman Kantor Kecamatan Banjang dan berlangsung pada pukul 08.30 WITA. Bantuan diberikan secara simbolis kepada para orang tua asuh dan ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronik (KEK) sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi keluarga berisiko stunting. Kegiatan dihadiri oleh Camat Banjang Rully Lesmana, S.STP., M.AP, perwakilan Kapolsek Banjang, perwakilan Danramil Amuntai Tengah–Banjang, serta Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Banjang. Bantuan yang dibagikan berupa delapan butir telur itik per keluarga untuk kebutuhan satu minggu. Total penerima bantuan tersebar di 20 desa, termasuk Desa Kaludan Kecil dan Desa Lok Bangkai yang juga mencatat penerima dari kelompok ibu hamil KEK. Selain penyaluran bantuan dari pemerintah daerah, Kapolsek Banjang turut berperan aktif mendukung program nasional penurunan stunting dengan menyerahkan tambahan sebanyak 100 butir telur itik untuk anak-anak stunting pada minggu ketiga tahap ketiga ini. Camat Banjang menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektoral menjadi kunci keberhasilan upaya percepatan penurunan stunting. Hal senada juga disampaikan jajaran Polsek Banjang yang menegaskan komitmen untuk terus mendukung program kesehatan masyarakat di wilayah hukumnya. Dengan tersalurkannya bantuan ini, diharapkan asupan gizi keluarga yang tergolong rentan dapat meningkat, sehingga risiko stunting dapat ditekan sejak dini. Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat respons positif dari masyarakat penerima manfaat yang merasa terbantu oleh program berkelanjutan tersebut. (Agus)