SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Sukabumi menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat persatuan dan kebersamaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pesan tersebut disampaikan Bupati Sukabumi H. Asep Japar saat bertindak sebagai inspektur pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Alun-alun Palabuhanratu, Kamis (1/10/2026).

Upacara dihadiri unsur Forkopimda, perangkat daerah, Forkopimcam, kepala desa, TNI-Polri, serta organisasi kemasyarakatan.
Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya diperingati melalui upacara seremonial.
Nilai tersebut harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Melalui momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, kita harus terus memperkuat persatuan dan kesatuan. Semangat kebersamaan perlu terus dijaga untuk mempertahankan keutuhan negara,” ujar Asep Japar.
Menurutnya, menjaga persatuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat.
Perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah dan memperkokoh kehidupan kebangsaan.
Bupati juga menaruh perhatian terhadap generasi muda. Pemahaman mengenai sejarah perjuangan bangsa dinilai penting agar generasi penerus tidak kehilangan nilai-nilai perjuangan yang menjadi bagian dari perjalanan Indonesia.
“Generasi muda harus mengetahui perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam mempertahankan serta menyatukan negara. Nilai-nilai perjuangan tersebut harus terus diterapkan dan dilanjutkan,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Komandan Upacara dipercayakan kepada Letda Inf. M. Yasin Tuakia dari Batalyon TP 331 Sanca Manggala.
Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo membacakan teks Pancasila, sedangkan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali membacakan naskah Pembukaan UUD 1945.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Sukabumi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus merawat persatuan, memperkuat kebersamaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. (Dicky)