Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Babirik, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program ketahanan pangan melalui budidaya jagung. Pada Rabu (5/8/2026), personel melakukan monitoring tanaman jagung Kuartal III di Desa Pinangkara. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memastikan budidaya jagung berjalan sesuai tahapan yang direncanakan. Lahan yang dimonitor merupakan milik Bahri sekaligus dikelola Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia. Area pertanian tersebut memiliki luas sekitar 3 hektare dan ditanami jagung pakan. Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung telah memasuki usia 15 hari setelah tanam (HST). Penanaman dilakukan pada 21 Juli 2026 dengan menggunakan benih varietas Bisi 18 sebanyak 75 bungkus atau sekitar 75 kilogram. Pada tahap awal pertumbuhan tersebut, tinggi tanaman tercatat sekitar 2 sentimeter. Petani menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16 untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Proses budidaya lahan masih dilakukan secara manual dan belum menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Sementara untuk pestisida, dalam laporan monitoring tidak tercatat adanya penggunaan. Dengan tanggal tanam 21 Juli 2026, panen jagung diperkirakan berlangsung pada sekitar 21 November 2026, dengan tetap menyesuaikan perkembangan tanaman dan kondisi di lapangan. Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Babirik dalam mendukung program swasembada pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung yang menjadi salah satu tanaman strategis dalam program ketahanan pangan. Pemantauan secara berkala diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan lahan sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan kelompok tani dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat. Program budidaya jagung Kuartal III ini juga memperlihatkan keterlibatan kelompok tani dalam memanfaatkan lahan produktif untuk menghasilkan komoditas pangan. Dengan luas lahan mencapai 3 hektare, hasil panen nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung ketersediaan jagung pakan. Melalui kegiatan monitoring tersebut, Polsek Babirik terus mendorong sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Hulu Sungai Utara. Kegiatan pemantauan berlangsung sesuai rencana. Perkembangan tanaman jagung akan menjadi bagian dari pemantauan selanjutnya hingga memasuki masa panen. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Rabu (5/8/2026), personel Polsek Banjang melakukan monitoring perkembangan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang. Monitoring yang berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan tanaman jagung yang dikelola Sadikin pada lahan seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi. Lahan tersebut merupakan lahan perorangan yang tergabung dalam Poktan Mandiri dan menjadi bagian dari binaan Polri. Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung telah memasuki usia sekitar 87 hari sejak ditanam pada 12 Mei 2026. Tinggi tanaman yang tercatat berada pada kisaran 2 hingga 2,10 meter. Dengan kondisi tersebut, masa panen diperkirakan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit serta herbisida Basmilang. Sebanyak 100 bungkus atau sekitar 100 kilogram benih digunakan untuk lahan tersebut. Dalam pengelolaannya, proses budidaya masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto dan Aiptu Sukadi. Kegiatan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan monitoring perkembangan lahan pertanian di wilayah hukum Polsek Banjang. Dengan pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman dapat diketahui sekaligus menjadi bagian dari koordinasi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program swasembada jagung. Hingga kegiatan selesai, proses monitoring berlangsung lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang juga dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Keberadaan lahan jagung seluas 4 hektare di Desa Pulau Damar menjadi salah satu bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketersediaan pangan, khususnya komoditas jagung pakan. Polsek Banjang berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program pertanian di wilayahnya sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas masyarakat. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) turut menyosialisasikan informasi pendidikan Program Pascasarjana Magister Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) kepada lingkungan internal kepolisian. Sosialisasi tersebut memperkenalkan program S2 Magister Hukum UNISKA MAB yang baru meraih predikat akreditasi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan SK Nomor 6781/SK/BAN-PT/Ak/M/VI/2026. Informasi mengenai program pascasarjana tersebut menjadi salah satu pilihan bagi personel maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di bidang hukum. Saat ini, Program Pascasarjana Magister Hukum UNISKA MAB juga masih membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Dalam program tersebut tersedia sejumlah pilihan konsentrasi yang dapat disesuaikan dengan minat dan kebutuhan akademik mahasiswa, yakni Hukum Litigasi, Hukum Bisnis, Hukum Mediasi Syariah dan Hukum Administrasi. Pilihan konsentrasi tersebut memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk memperdalam bidang hukum tertentu sekaligus mengembangkan wawasan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan profesional. Predikat akreditasi “Baik Sekali” yang diperoleh Program Magister Hukum UNISKA MAB menjadi salah satu informasi penting yang disampaikan dalam sosialisasi. Akreditasi tersebut tercantum dalam keputusan resmi BAN-PT melalui SK Nomor 6781/SK/BAN-PT/Ak/M/VI/2026. Selain memperkenalkan program dan konsentrasi pendidikan, informasi penerimaan mahasiswa baru juga menjadi bagian penting. Calon mahasiswa dapat memperoleh informasi mengenai proses pendaftaran melalui kanal resmi PMB UNISKA MAB. Informasi mengenai akreditasi dan penyelenggaraan program studi juga dapat ditelusuri melalui kanal resmi universitas serta Lembaga Penjaminan Mutu UNISKA MAB. Bagi personel kepolisian maupun masyarakat yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang S2, program tersebut dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperluas kompetensi di bidang hukum. Namun, calon mahasiswa tetap perlu memastikan persyaratan administrasi, jadwal pendaftaran dan biaya pendidikan melalui sumber resmi kampus. Sosialisasi pendidikan seperti ini diharapkan dapat membuka akses informasi yang lebih luas bagi masyarakat dan personel yang ingin mengembangkan kapasitas akademik sekaligus menunjang peningkatan kompetensi profesional. Dengan akreditasi “Baik Sekali” dan dibukanya PMB Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Program Magister Hukum UNISKA MAB menawarkan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan dengan pilihan konsentrasi yang beragam. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang personel Satbrimob Polda Sumsel di Markas Komando Satbrimob Polda Sumsel, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Satbrimob Polda Sumsel, para Komandan Batalyon, Komandan Kompi, Perwira, Bintara, Tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satbrimob Polda Sumsel. Apel kesiapsiagaan dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan personel guna memastikan kesiapan operasional, meningkatkan disiplin, serta memperkuat profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Sumsel menegaskan bahwa kesiapan personel merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. “Kesiapsiagaan merupakan budaya kerja yang harus terus dipelihara oleh setiap personel Brimob. Selain memiliki kemampuan operasional yang mumpuni, setiap anggota juga wajib menunjukkan disiplin, integritas, loyalitas, serta penampilan yang rapi dan sesuai dengan ketentuan. Hal tersebut merupakan cerminan profesionalisme anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kombes Pol. James P. Hutagaol. Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang yang meliputi kerapian rambut, kebersihan seragam dinas, kelengkapan atribut, identitas perorangan, serta kondisi perlengkapan yang digunakan personel. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari fungsi pembinaan untuk memastikan seluruh anggota mematuhi ketentuan disiplin dan standar penampilan yang berlaku di lingkungan Polri. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas di lapangan, sehingga setiap anggota senantiasa berada dalam kondisi prima, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas sesuai dengan tugas pokok Satuan Brimob Polri. Melalui kegiatan apel kesiapsiagaan dan pemeriksaan sikap tampang secara berkala, Satbrimob Polda Sumsel berkomitmen untuk terus membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Di tempat terpisah, Dansat Brimob Polda Sumsel kembali mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga marwah institusi dengan mengedepankan disiplin, etika, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. “Jadikan disiplin sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Tampilkan sikap, perilaku, dan penampilan yang mencerminkan kebanggaan sebagai insan Bhayangkara. Dengan personel yang disiplin dan profesional, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan terus meningkat,” pungkasnya. Satbrimob Polda Sumsel akan terus meningkatkan pembinaan personel secara berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam setiap situasi. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan patroli sekaligus monitoring pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada Rabu (5/8/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 Wita tersebut menyasar SPBU 64.714.06 Muara Tapus dan SPBU 64.714.07 Banua Lima. Monitoring dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama aktivitas pelayanan BBM berlangsung. Dalam kegiatan tersebut, personel dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Sulistono, S.Sos. Sejumlah personel kemudian ditempatkan di masing-masing lokasi SPBU untuk melakukan pemantauan. Di SPBU Muara Tapus, berdasarkan laporan yang diterima, tersedia BBM jenis Pertamax sebanyak 4.300 liter, Pertalite 16.000 liter dan Pertamina Dex 5.400 liter. Sementara di SPBU Banua Lima, dalam laporan monitoring tersebut tidak tercantum ketersediaan Pertamax maupun Dexlite pada saat pemantauan. Personel Polsek Amuntai Tengah melakukan pemantauan situasi di kedua SPBU guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga agar aktivitas masyarakat berjalan tertib. Monitoring juga menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan pengisian BBM, sekaligus menjaga kondisi di sekitar lokasi SPBU tetap kondusif. Hingga kegiatan selesai dilaksanakan, situasi di SPBU Muara Tapus maupun Banua Lima dilaporkan berjalan lancar dan kondusif. Tidak terdapat gangguan keamanan yang dilaporkan selama pelaksanaan patroli dan monitoring. Kapolsek Amuntai Tengah melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmen jajarannya untuk terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi pelayanan publik yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Kegiatan patroli dan monitoring distribusi BBM ini diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Polsek Amuntai Tengah akan terus melakukan pemantauan situasi kamtibmas di wilayahnya sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan dan menjaga pelayanan publik tetap berjalan dengan baik. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Rabu (5/8/2026) pagi, personel melaksanakan patroli sekaligus pengaturan lalu lintas di kawasan Sekolah Ukhuwah, Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita tersebut dilaksanakan Kanit Samapta Polsek Banjang, Aiptu Soeyatmin, S.H., menggunakan kendaraan patroli roda dua. Patroli menyasar kawasan yang menjadi titik aktivitas masyarakat, khususnya di sekitar lingkungan sekolah. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk membantu menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan di sekitar lokasi sekolah pada pagi hari. Selain itu, kegiatan patroli menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk aksi kejahatan jalanan, balap liar maupun tawuran yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Personel Polsek Banjang juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Kapolsek Banjang melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat sebagai langkah pencegahan sebelum terjadinya gangguan keamanan. Kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas berlangsung aman dan tertib. Hasil pemantauan menunjukkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara, khususnya sekitar lokasi kegiatan, berada dalam kondisi aman dan kondusif. Patroli rutin tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Banjang menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mulai memperkenalkan tahapan pra-rekrutmen anggota Polri Tahun Anggaran 2027 kepada calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten HSU. Sosialisasi tersebut digelar di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang menjadi lokasi Asrama Capaska TA 2026 Kabupaten HSU, pada 4 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 Wita hingga selesai. Sebanyak 36 peserta Capaska Kabupaten HSU Tahun 2026 mengikuti kegiatan yang membahas informasi awal mengenai pra-rekrutmen anggota Polri TA 2027. Materi sosialisasi disampaikan oleh Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah, S.H., bersama personel Bag SDM Brigadir Hadi Saputra, S.H., M.M. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan terkait pra-rekrutmen sebagai bagian dari upaya memberikan informasi kepada generasi muda yang berminat mengikuti proses penerimaan anggota Polri pada tahun anggaran mendatang. Kegiatan sosialisasi juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperoleh pemahaman awal sebelum mengikuti tahapan rekrutmen sesuai ketentuan yang berlaku. Polres HSU melalui Bagian Sumber Daya Manusia terus mendorong penyampaian informasi rekrutmen secara terbuka kepada masyarakat. Dengan adanya sosialisasi sejak dini, calon peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memahami proses yang harus dilalui. “Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut, didampingi Brigadir Hadi Saputra. Penyampaian materi dilakukan kepada 36 Capaska yang mengikuti kegiatan di Aula BKD HSU. Sosialisasi berlangsung dalam suasana tertib. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif hingga selesai. Melalui kegiatan tersebut, Polres HSU menunjukkan komitmennya dalam memberikan akses informasi kepada generasi muda mengenai peluang pengabdian melalui institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Bagi para peserta Capaska, sosialisasi ini sekaligus menjadi bekal informasi awal untuk mengenal proses pra-rekrutmen Polri TA 2027 sebelum memasuki tahapan penerimaan sesuai jadwal dan persyaratan resmi yang ditetapkan nantinya. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Hasanudin di Jalan Mata Air, Bandar Lampung, kini hampir selesai. Memasuki tahap akhir, progres pembangunan rumah yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL tersebut telah mencapai 98 persen, Rabu (5/8/2026). Sejumlah personel Satgas TMMD masih terlihat melakukan pekerjaan penyelesaian di lokasi. Salah satunya adalah pengecatan pintu dan kusen jendela yang menjadi bagian dari tahap finishing sebelum rumah tersebut dinyatakan rampung. Aktivitas itu dilakukan secara teliti untuk memastikan bagian-bagian rumah terlihat lebih rapi sekaligus memberikan sentuhan akhir pada bangunan yang telah mengalami pembenahan. Pembangunan RTLH tersebut dikerjakan melalui semangat gotong royong antara personel Satgas TMMD dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin selama proses pengerjaan menjadi bagian penting dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik tersebut. Bagi Hasanudin dan keluarganya, perubahan rumah tersebut menjadi kabar yang menggembirakan. Hunian yang sebelumnya membutuhkan banyak pembenahan kini perlahan berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman. Perubahan itu tidak hanya terlihat dari bagian luar bangunan. Sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan membuat kondisi rumah semakin mendekati bentuk akhir yang diharapkan dalam program rehabilitasi RTLH. Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, menyampaikan apresiasi kepada personel Satgas dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung pelaksanaan pembangunan. Menurutnya, penyelesaian RTLH harus tetap memperhatikan kualitas pekerjaan agar hasilnya dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima dalam jangka panjang. “Kami mengapresiasi kerja keras seluruh personel di lapangan dan partisipasi masyarakat. Harapannya, rumah yang telah dibangun ini dapat memberikan manfaat, kenyamanan dan kebahagiaan bagi keluarga Bapak Hasanudin,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia menambahkan, program TMMD tidak hanya menjadi sarana pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong. Capaian 98 persen menandakan pembangunan RTLH Hasanudin telah berada di penghujung pekerjaan. Tinggal sejumlah penyelesaian akhir sebelum rumah tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh keluarga penerima manfaat. Bagi Hasanudin, perubahan rumah ini menjadi simbol hadirnya harapan baru. Dari proses pembangunan yang dilakukan bersama, tumbuh pula rasa kebersamaan antara prajurit TNI dan warga di lingkungan Jalan Mata Air. Program TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL pun kembali menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai perubahan sebuah bangunan, tetapi juga tentang kepedulian, gotong royong dan upaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Di tengah kesibukan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan, suasana berbeda terlihat di sebuah mushola di wilayah kegiatan TMMD, Rabu (5/8/2026) malam. Para prajurit TNI tidak hanya hadir untuk mengerjakan pembangunan fisik, tetapi juga meluangkan waktu untuk berbaur bersama warga dan anak-anak dalam kegiatan pengajian serta doa bersama. Suasana hangat terlihat ketika personel Satgas TMMD duduk bersama warga dan anak-anak di dalam mushola. Kegiatan berlangsung dalam nuansa kekeluargaan, diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, doa bersama, serta penyampaian tausiah keagamaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang diarahkan untuk membangun kedekatan antara personel TNI dengan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi pembinaan kehidupan keagamaan di lingkungan warga. Kehadiran anak-anak dalam pengajian juga menjadi bagian menarik dari kegiatan tersebut. Selain mengikuti rangkaian acara, mereka dapat berinteraksi secara langsung dengan para prajurit yang sehari-hari mereka jumpai dalam kegiatan pembangunan di lingkungan sekitar. Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan pembangunan dalam program TMMD tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga mencakup pembinaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun karakter sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. “Pembangunan fisik dan pembangunan karakter masyarakat harus berjalan beriringan. Kegiatan keagamaan seperti pengajian menjadi bagian penting untuk memperkuat nilai moral, kebersamaan dan keharmonisan masyarakat,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Ia menambahkan, interaksi langsung antara prajurit dan warga merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan sederhana seperti pengajian, hubungan yang terjalin tidak hanya sebatas pada pekerjaan pembangunan, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial masyarakat. Bagi warga, kehadiran Satgas TMMD di lingkungan mereka memberikan warna tersendiri. Para prajurit yang pada siang hari bekerja membangun berbagai fasilitas, pada malam hari dapat berbaur bersama masyarakat dalam suasana yang lebih santai dan penuh kekeluargaan. Program TMMD Ke-129 pun menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari perubahan fisik suatu wilayah. Nilai kebersamaan, kepedulian dan pembinaan kehidupan masyarakat menjadi bagian penting yang turut dibangun. Dari sebuah mushola sederhana, kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali tumbuh. Pengajian tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat dapat dibangun melalui berbagai kegiatan, termasuk melalui kebersamaan dalam kehidupan keagamaan. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Hendi di Jalan Mata Air, Bandar Lampung, terus dikebut. Hingga Rabu (5/8/2026), progres pembangunan rumah yang menjadi salah satu sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0410/KBL tersebut telah mencapai 79 persen. Memasuki tahap lanjutan, personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat kini memusatkan pekerjaan pada pemasangan plafon serta pengecatan bagian luar dan dalam rumah. Pantauan di lokasi menunjukkan aktivitas pembangunan berlangsung sejak pagi. Prajurit TNI bersama warga bekerja secara bergotong royong menyelesaikan bagian-bagian rumah yang masih dalam proses pengerjaan. Pemasangan plafon menjadi salah satu pekerjaan penting untuk menyempurnakan bagian dalam hunian. Sementara pengecatan dilakukan untuk memberikan perlindungan sekaligus memperbaiki tampilan rumah agar lebih rapi dan nyaman ditempati. Kolaborasi antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan. Warga turut membantu berbagai pekerjaan di lapangan sehingga sejumlah tahapan dapat dikerjakan secara bersama-sama. Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL, Kolonel Arm Roni Hermawan, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan pembangunan RTLH agar setiap sasaran dapat diselesaikan sesuai target. “Seluruh sasaran fisik RTLH akan terus kita pantau dan evaluasi setiap harinya. Target kita bukan hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memastikan kualitas bangunan kokoh, aman dan nyaman untuk dihuni dalam jangka panjang,” ujar Kolonel Arm Roni Hermawan. Menurutnya, penyelesaian pembangunan harus tetap memperhatikan kualitas setiap bagian rumah. Karena itu, personel Satgas diarahkan untuk bekerja secara teliti pada setiap tahapan hingga memasuki proses finishing. Bagi Hendi dan keluarganya, progres pembangunan tersebut menjadi kabar baik. Rumah yang sebelumnya membutuhkan pembenahan kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih layak. Program RTLH melalui TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL diharapkan tidak hanya memberikan manfaat berupa tempat tinggal yang lebih nyaman, tetapi juga meningkatkan kualitas kehidupan keluarga penerima manfaat. Di sisi lain, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan turut memperkuat semangat gotong royong. Interaksi antara prajurit TNI dan warga selama pengerjaan menjadi gambaran kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dijaga melalui pelaksanaan TMMD. Dengan capaian 79 persen, pembangunan RTLH milik Hendi kini semakin mendekati tahap penyelesaian. Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0410/KBL bersama masyarakat terus berupaya menuntaskan pekerjaan tersebut agar hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan oleh keluarga penerima bantuan. (Agus)