JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Senin, 22 Juni 2026 Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, melaksanakan kontrol langsung ke area brandgang dan blok hunian sebagai bagian dari upaya memperkuat deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi dengan baik. Kegiatan kontrol dilakukan dengan menyusuri area brandgang dan kamar hunian untuk memantau kondisi lingkungan, sarana pengamanan, serta situasi dan kondisi warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan juga berdialog dengan warga binaan guna menyerap informasi secara langsung terkait pelaksanaan pembinaan maupun pemenuhan hak-hak mereka selama menjalani masa pidana. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi prinsip deteksi dini yang terus diperkuat di lingkungan Rutan Jepara guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban sejak dini. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa keamanan dan pemenuhan hak warga binaan harus berjalan beriringan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. “Kontrol rutin ke area brandgang dan blok hunian penting dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Di sisi lain, kami juga ingin memastikan hak-hak warga binaan, baik terkait pelayanan, kesehatan, pembinaan, maupun kebutuhan dasar lainnya, dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Renza. Melalui kegiatan kontrol langsung ini, Rutan Jepara terus berupaya membangun lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan humanis, sekaligus memperkuat komunikasi antara petugas dan warga binaan. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi bagian dari komitmen Rutan Jepara dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Senin, 22 Juni 2026 Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, bersama jajaran pejabat struktural melaksanakan pemeriksaan kerapian dan kelengkapan atribut petugas sebagai bentuk penguatan disiplin dan profesionalisme aparatur pemasyarakatan. Pemeriksaan dilakukan secara langsung terhadap seluruh petugas yang akan melaksanakan tugas, meliputi penggunaan seragam dinas, kelengkapan atribut, identitas pegawai, serta kerapian penampilan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan rutin untuk memastikan setiap petugas siap menjalankan tugas dengan baik. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Jepara menegaskan bahwa kedisiplinan dimulai dari hal-hal mendasar, termasuk kerapian dan kepatuhan terhadap penggunaan atribut kedinasan. “Kerapian dan kelengkapan atribut mencerminkan kedisiplinan, kesiapan, serta profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas. Hal-hal kecil seperti ini harus menjadi budaya kerja yang terus dijaga,” ujar Renza. Selain pemeriksaan atribut, pejabat struktural juga memberikan penguatan kepada petugas agar senantiasa menjaga integritas, etika, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi bagian dari upaya Rutan Jepara dalam membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas guna mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang optimal. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Keluarga besar Squad Nusantara PAC Pakis Aji kembali menunjukkan rasa solidaritas dan kepedulian terhadap sesama anggota melalui kegiatan takziah yang dilaksanakan pada Minggu (21/6/2026) pukul 19.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah duka almarhumah Ibu Tarminah, ibunda dari Kusmiyanto, anggota aktif Squad Nusantara PAC Pakis Aji, yang beralamat di Desa Suwawal Barat RT 09 RW 03, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Takziah dipimpin langsung oleh Ketua PAC Pakis Aji, Wanto, bersama sejumlah anggota yang hadir untuk memberikan doa serta dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka. Dalam sambutannya, Wanto menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ibu Tarminah. Ia mengajak seluruh anggota untuk turut mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. “Kami atas nama keluarga besar Squad Nusantara PAC Pakis Aji turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” ungkap Wanto. Acara berlangsung khidmat dengan pembacaan doa bersama yang diikuti seluruh anggota yang hadir. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan yang terus dijaga oleh Squad Nusantara dalam mempererat tali persaudaraan antaranggota. Melalui kegiatan takziah tersebut, Squad Nusantara PAC Pakis Aji berharap nilai-nilai kekeluargaan, gotong royong, dan solidaritas dapat terus terpelihara, sehingga organisasi tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga tempat saling mendukung dalam setiap keadaan. (Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA – Perayaan Anniversary ke-2 Squad Nusantara PAC Keling Putu Shima tidak hanya menjadi momen peringatan perjalanan organisasi, tetapi juga dijadikan ajang berbagi kepada sesama. Dalam kegiatan yang digelar di Basecamp Squad Nusantara PAC Keling, Sabtu (20/6/2026), sebanyak 22 anak yatim piatu menerima santunan dari jajaran pengurus dan anggota. Acara berlangsung meriah namun tetap sarat makna. Sejumlah tamu undangan dari berbagai unsur turut hadir, mulai dari jajaran pengurus Squad Nusantara tingkat DPC Jepara, perwakilan Forkopimcam Keling, paguyuban desa, hingga tokoh masyarakat setempat. Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki, mengapresiasi kekompakan dan kepedulian sosial yang ditunjukkan PAC Keling. Menurutnya, kegiatan santunan anak yatim merupakan bentuk nyata bahwa organisasi mampu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sementara itu, Ketua PAC Squad Nusantara Keling Putu Shima Wawan, menegaskan bahwa peringatan hari jadi organisasi harus menjadi momentum untuk memperkuat rasa persaudaraan dan meningkatkan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Anniversary bukan hanya tentang merayakan usia organisasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat. Kami berharap Squad Nusantara PAC Keling dapat terus berkembang, semakin solid, dan selalu hadir dalam kegiatan-kegiatan yang membawa manfaat bagi lingkungan,” ungkapnya. Selain penyerahan santunan, acara juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dua tahun Squad Nusantara PAC Keling. Suasana penuh kebersamaan terlihat saat seluruh tamu undangan, pengurus, dan anggota mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Polsek Keling, Bapak Mono, serta perwakilan Koramil Keling, Bapak Nursidi dan Bapak Adi. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan terhadap upaya organisasi kemasyarakatan dalam membangun kepedulian sosial dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, Squad Nusantara PAC Keling Putu Shima berharap semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh serta menjadi budaya yang melekat dalam setiap kegiatan organisasi di masa mendatang. (Wely)
JATENG: Bidik-kasusnews.com JEPARA – Peringatan Anniversary ke-2 Squad Nusantara PAC Keling Putu Shima berlangsung penuh makna dengan menggelar kegiatan sosial berupa santunan kepada 22 anak yatim piatu. Acara yang diselenggarakan di Basecamp Squad Nusantara PAC Keling, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Sabtu (20/6/2026), juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan organisasi selama dua tahun. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC Squad Nusantara Jepara Eko Basuki, jajaran pengurus dan anggota Squad Nusantara, perwakilan Forkopimcam, paguyuban desa se-Kecamatan Keling, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Dari unsur Polsek Keling hadir perwakilan Bapak Mono, sedangkan dari Koramil Keling diwakili oleh Bapak Nursidi dan Bapak Adi. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi bukti sinergi yang baik antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat dan masyarakat setempat. Suasana haru dan penuh kebersamaan tampak saat santunan diserahkan kepada 22 anak yatim piatu. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial Squad Nusantara terhadap masyarakat, sekaligus bentuk komitmen organisasi untuk terus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dalam sambutannya, Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan anniversary tersebut. “Terima kasih kepada seluruh anggota dan semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Ke depan, Squad Nusantara harus terus berbuat baik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan dan selalu siap menjalankan arahan organisasi,” ujarnya. Menurutnya, keberadaan organisasi tidak hanya ditunjukkan melalui identitas atau atribut yang dikenakan, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. “Jangan hanya dikenal dari atribut yang dikenakan. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa Squad Nusantara adalah organisasi yang peduli, siap membantu sesama, dan hadir untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya. Melalui momentum peringatan hari jadi yang kedua ini, Squad Nusantara PAC Keling Putu Shima berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di kalangan anggota. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan semakin mempererat hubungan antara organisasi dengan masyarakat di Kecamatan Keling dan sekitarnya. (Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 19 Juni 2026 – Kiprah Srikandi Squad Nusantara PAC Tahunan kembali terlihat dalam kegiatan kemasyarakatan. Kali ini, para anggota Srikandi turut berpartisipasi membantu pelaksanaan Turnamen Sepak Bola Putra Hadirin Cup II U-40 yang digelar di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jumat (19/6/2026). Turnamen yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan bagi masyarakat tersebut diawali dengan acara pembukaan yang berlangsung meriah. Hadir dalam kegiatan itu Petinggi Desa Mantingan, Safii, Babinsa Ruly H dan Mzaidi, Pengurus Putra Hadirin Didik Sumarto, H. Jayanto, panitia penyelenggara, serta perangkat pertandingan. Pembukaan turnamen dilakukan secara resmi oleh Petinggi Desa Mantingan dengan melakukan tendangan bola pertama sebagai tanda dimulainya kompetisi. Suasana penuh semangat terlihat dari antusiasme para pemain maupun warga yang memadati area lapangan. Pada pertandingan pembuka yang dimulai pukul 15.30 WIB, tim tuan rumah PS Mantingan Legend berhadapan dengan PS Platar. Kedua tim menampilkan permainan yang menarik dan menghibur para penonton yang hadir. Ke ikutsertaan Srikandi Squad Nusantara PAC Tahunan dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap berbagai kegiatan positif di masyarakat, khususnya di bidang olahraga dan kepemudaan. Para anggota Srikandi turut membantu kelancaran jalannya acara serta berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ketua Squad Nusantara PAC Tahunan, H. Purwanto, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan dukungan penuh kepada Srikandi untuk terus aktif berkarya dan mengambil peran dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, keterlibatan langsung dalam kegiatan seperti turnamen sepak bola menjadi sarana pembelajaran sekaligus penguatan hubungan antara organisasi dan masyarakat. “Srikandi harus terus hadir di tengah masyarakat, berani berkreasi, dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan. Dengan terlibat langsung dalam kegiatan kepemudaan maupun sosial, diharapkan Srikandi PAC Tahunan semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap H. Purwanto. Melalui kegiatan ini, Srikandi PAC Tahunan membuktikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan yang mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat Kecamatan Tahunan. (Wely)
JATENG-Pati-Bidik_Kasusnews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi , M.Han., melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka meninjau progres pembangunan Jembatan Garuda yang berlokasi di Desa Pohgading, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Kamis (18/06/2026). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana, memenuhi standar kualitas, serta dapat diselesaikan tepat waktu sehingga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 11/Gembong Letda Czi Gatot Budianto, Pasilog Kodim 0718/Pati Letda Czi Lukman H., Konsultan proyek Bapak Sigit, Kepala Desa Pohgading Bapak Zubaidi Abdillah, serta anggota Koramil 11/Gembong. Dalam peninjauan tersebut, Dandim melihat kondisi riil di lapangan sekaligus menerima penjelasan dari pihak pelaksana mengenai perkembangan pekerjaan yang telah dicapai. Kunjungan ini juga menjadi sarana evaluasi guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Jembatan Garuda yang sedang dibangun memiliki peran penting sebagai akses penghubung antara Dukuh Sumur dan Dukuh Rambutan di Desa Pohgading. Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas harus menjadi prioritas agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat. “Pembangunan Jembatan Garuda ini memiliki nilai strategis karena menjadi akses penghubung bagi warga. Oleh karena itu, pekerjaan harus dilaksanakan dengan baik, memperhatikan kualitas, serta mengutamakan keselamatan kerja sehingga hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Dandim. Selain melakukan pengawasan pembangunan, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah. Dengan terbangunnya Jembatan Garuda, diharapkan akses transportasi masyarakat menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung peningkatan aktivitas sosial maupun ekonomi warga di wilayah Desa Pohgading dan sekitarnya. (Kasnadi)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Srikandi DPC Jepara kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan melaksanakan kegiatan takziah ke rumah duka almarhumah Sunarti, ibunda dari Yogi, anggota aktif Squad Nusantara PAC Keling, pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 WIB tersebut dilaksanakan di Dukuh Krajan RT 03 RW 01, Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Kehadiran jajaran Srikandi DPC Jepara menjadi bentuk dukungan moril sekaligus ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang tengah berduka. Rombongan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Bidang Sosial (Wakabidsos) Srikandi DPC Jepara, Dian Dwi Rahayanti, bersama sejumlah anggota. Dalam kesempatan itu, mereka turut mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Dian Dwi Rahayanti menyampaikan bahwa kegiatan takziah merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dan menjaga rasa kebersamaan di antara anggota maupun keluarga besar organisasi. “Takziah ini merupakan bentuk empati dan kepedulian kami kepada keluarga yang sedang mengalami musibah. Semoga almarhumah diampuni segala khilafnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan,” ujarnya. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terasa selama kegiatan berlangsung. Selain menyampaikan doa dan belasungkawa, para anggota Srikandi juga memberikan dukungan moral kepada keluarga agar tetap tegar menghadapi cobaan. Melalui kegiatan sosial seperti ini, Srikandi DPC Jepara terus berkomitmen menumbuhkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Takziah yang dilakukan tidak hanya menjadi sarana untuk berbagi duka, tetapi juga memperkuat hubungan persaudaraan antaranggota dan keluarga besar Squad Nusantara di Kabupaten Jepara.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Program pembinaan kemandirian yang dijalankan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali memberikan hasil positif. Tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian yang mendukung ketahanan pangan, program tersebut juga memberikan manfaat langsung kepada warga binaan melalui pemberian premi atas hasil kerja mereka. Premi diberikan kepada warga binaan yang aktif mengikuti kegiatan perkebunan dan pertanian di area pembinaan Rutan Jepara. Selama ini, mereka berperan dalam mengelola lahan pertanian mulai dari proses penanaman, pemeliharaan, hingga panen berbagai jenis tanaman produktif yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Program pembinaan pertanian dan ketahanan pangan di berbagai lapas dan rutan memang terus dikembangkan sebagai sarana membangun keterampilan kerja sekaligus meningkatkan produktivitas warga binaan. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut, Rutan Jepara menyerahkan premi hasil kerja kepada warga binaan yang terlibat. Pemberian premi ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kerja, rasa tanggung jawab, serta motivasi untuk terus mengikuti kegiatan pembinaan secara konsisten. Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Jepara, Benny Apridona, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong warga binaan agar terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki. “Melalui premi ini kami ingin menunjukkan bahwa setiap usaha dan kerja keras memiliki nilai. Kami berharap warga binaan semakin termotivasi untuk belajar, berkarya, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri saat kembali ke masyarakat,” ujarnya. Selain memberikan pengalaman kerja, program pembinaan berbasis pertanian juga menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi warga binaan. Mereka dibekali keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha maupun sumber penghidupan setelah menyelesaikan masa pidana. Sejumlah rutan di Indonesia telah menerapkan pola pembinaan serupa untuk meningkatkan kemandirian dan keterampilan. Rutan Jepara menilai bahwa keberhasilan program pembinaan tidak hanya diukur dari hasil panen yang diperoleh, tetapi juga dari perubahan sikap, peningkatan keterampilan, serta tumbuhnya kepercayaan diri warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Melalui langkah ini, Rutan Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan sumber daya manusia yang siap kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Suasana berbeda tampak di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara pada Jumat (19/6/2026). Melalui program rutin Jumat Sehat, warga binaan tidak hanya mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga diajak aktif menjaga kebersihan lingkungan hunian sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pola hidup sehat. Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis Rutan. Warga binaan diberikan kesempatan untuk berkonsultasi terkait kondisi kesehatan yang mereka alami sekaligus memperoleh edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah berbagai penyakit. Setelah layanan kesehatan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan blok dan kamar hunian. Dengan penuh semangat, warga binaan bersama petugas membersihkan lantai, merapikan perlengkapan pribadi, hingga memastikan setiap sudut kamar tetap bersih dan nyaman ditempati. Tidak berhenti di situ, perlengkapan tidur seperti kasur, bantal, dan guling turut dijemur di bawah sinar matahari. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menjaga kebersihan, mengurangi kelembapan, serta meminimalkan risiko munculnya gangguan kesehatan akibat lingkungan yang kurang higienis. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Jepara, Bachtiar Oktaffiandi, mengatakan bahwa program Jumat Sehat menjadi salah satu upaya membangun budaya hidup bersih di kalangan warga binaan. “Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran bahwa kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan mendukung kondisi fisik dan mental yang lebih baik bagi warga binaan,” ujarnya. Program serupa juga menjadi bagian dari pendekatan pembinaan pemasyarakatan yang menekankan aspek kesehatan dan kebersihan lingkungan sebagai faktor penting dalam menciptakan hunian yang aman dan kondusif. Dengan pelaksanaan Jumat Sehat secara rutin, Rutan Jepara berharap warga binaan dapat membiasakan pola hidup sehat yang nantinya tetap diterapkan saat kembali ke tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Rutan Jepara dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang humanis, berorientasi pada kesehatan, dan mendukung kualitas hidup warga binaan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara