SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapang Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cikembar, Senin (1/6/2026). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Dalam amanatnya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa Pancasila harus tetap menjadi ideologi yang hidup dan menjadi pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Menurutnya, di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Pancasila telah terbukti menjadi fondasi kokoh yang menjaga persatuan bangsa. “Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau sekadar teks dalam buku sejarah,” tegasnya. Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang berkelanjutan. “Nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan Bangsa Indonesia, namun juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” ujarnya. Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila, lanjut Bupati, harus dimaknai sebagai sarana refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di berbagai aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. “Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,” tandasnya. Usai mengikuti upacara tingkat kabupaten, Bupati Sukabumi bersama unsur Forkopimda melanjutkan kegiatan dengan mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 tingkat nasional secara virtual dari Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 PT Elviana Jaringan Nusantara (Elviana Net) berlangsung meriah dan penuh antusiasme di Bojong Waru, Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, Minggu (31/5/2026). Ribuan warga memadati lokasi acara yang menghadirkan kegiatan sosial, hiburan, hingga pertandingan sepak bola bersama Persib Legend. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai wilayah berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang disiapkan. Khitanan massal gratis menjadi salah satu agenda utama sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Selain itu, Elviana Net juga membagikan ratusan kacamata baca kepada pelanggan serta menyediakan lebih dari 400 doorprize yang menambah semarak suasana perayaan. Kemeriahan semakin terasa ketika tim Persib Legend turun ke lapangan dalam laga persahabatan melawan Fortim FC dan Cibayondah City. Kehadiran para mantan pemain Persib Bandung tersebut menjadi magnet tersendiri bagi warga yang ingin menyaksikan langsung aksi para legenda sepak bola kebanggaan Jawa Barat. Direktur PT Elviana Jaringan Nusantara, Epi Sumantri, mengatakan peringatan HUT ke-3 menjadi momentum penting untuk mensyukuri perjalanan perusahaan yang terus berkembang bersama masyarakat. Menurutnya, sejak berdiri Elviana Net tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan internet, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. “Alhamdulillah, tiga tahun perjalanan ini dapat kami lalui berkat dukungan masyarakat dan pelanggan. Karena itu, perayaan ini kami dedikasikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus berbagi kebahagiaan dengan masyarakat,” ujarnya. Lebih jauh Epi menjelaskan, saat ini jaringan Elviana Net telah menjangkau sejumlah wilayah di Kecamatan Jampangtengah dan Lengkong. Ke depan, perusahaan berkomitmen memperluas layanan ke daerah lainnya agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati akses internet yang cepat dan terjangkau. Ia meyakini bahwa kemajuan teknologi harus dapat dirasakan hingga ke pelosok desa. Akses internet yang memadai dinilai mampu membuka peluang baru di bidang pendidikan, usaha, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui peringatan HUT ke-3 ini, Elviana Net ingin memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama warga dalam mendorong kemajuan desa di era digital. Perayaan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan. Selain menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa keberadaan perusahaan dapat memberikan kontribusi nyata melalui pelayanan, kepedulian sosial, dan dukungan terhadap pembangunan daerah. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi menyerahkan Remisi Khusus (RK) Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) Tahun 2026 kepada satu orang narapidana beragama Buddha, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat di lingkungan Lapas Sukabumi tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-960.PK.05.03 Tahun 2026 tentang Pemberian Remisi Khusus Waisak Tahun 2026 kepada Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Waisak Tahun 2026 kepada Anak Binaan. Pada momentum Hari Raya Waisak tahun ini, satu warga binaan beragama Buddha memperoleh remisi khusus selama satu bulan. Sementara itu, di Lapas Kelas IIB Sukabumi tidak terdapat penerima Remisi Khusus II maupun Pengurangan Masa Pidana Khusus (PMPK). Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif, mengikuti program pembinaan dengan baik, serta memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain sebagai hak warga binaan, pemberian remisi juga diharapkan menjadi sarana refleksi diri untuk memperkuat pengendalian diri, meningkatkan kualitas spiritual, serta mempersiapkan proses reintegrasi sosial setelah menjalani masa pidana. Menurut Budi Hardiono, remisi memiliki makna lebih dari sekadar pengurangan masa hukuman. Remisi menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempertahankan perilaku positif selama menjalani pembinaan di dalam lapas. “Remisi bukan hanya pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, menjaga perilaku yang baik, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali berintegrasi secara sehat dan produktif di tengah masyarakat,” ujar Budi. Secara nasional, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan Remisi Khusus dan Pengurangan Masa Pidana Khusus Waisak Tahun 2026 kepada 1.052 narapidana dan anak binaan beragama Buddha di seluruh Indonesia. Prosesi penyerahan Surat Keputusan Remisi kepada penerima menjadi penutup rangkaian kegiatan. Acara berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan yang mendorong warga binaan untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi I Fraksi PKS, Erpa Aris Purnama melaksanakan pemotongan dan pembagian hewan kurban pada hari kedua Idul Adha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat di daerah pemilihannya. Erpa menyampaikan rasa syukur karena rangkaian kegiatan kurban dapat berjalan lancar dan penuh kebersamaan. Menurutnya, pelaksanaan ibadah kurban menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi. “Alhamdulillah, pelaksanaan pemotongan hewan kurban di hari kedua Idul Adha 1447 Hijriah berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya. Daging kurban kemudian dibagikan kepada berbagai elemen masyarakat, mulai dari struktur dan kader PKS, simpatisan, komunitas Baraya Kang Erpa, hingga masyarakat umum di wilayah kerjanya. Pembagian dilakukan secara merata agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas. Ia menegaskan bahwa Idul Adha bukan hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat. “Momentum Idul Adha harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT serta memperkuat rasa kepedulian kepada sesama,” ungkapnya. Warga yang menerima daging kurban menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tercipta melalui momen Idul Adha dapat terus terjaga dan menjadi perekat persaudaraan di lingkungan masyarakat. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Rumah Aspirasi Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut kali ini dibarengi dengan distribusi hewan kurban ke berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, sebanyak tiga ekor sapi dan sebelas ekor kambing disembelih di Rumah Aspirasi. Sementara total keseluruhan hewan kurban yang didistribusikan mencapai sekitar 12 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Anggota DPR RI Heri Gunawan mengatakan, tahun ini penyaluran hewan kurban dilakukan lebih merata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai daerah, mulai dari Sukabumi Selatan, Sukabumi Barat, Sukabumi Timur hingga Sukabumi Utara. “Alhamdulillah tahun ini alokasi hewan kurban lebih menyebar ke wilayah-wilayah di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya. Selain untuk masyarakat umum, sebagian alokasi hewan kurban juga diberikan kepada rekan-rekan media yang selama ini menjalin komunikasi dan kebersamaan dalam berbagai kegiatan peliputan. Menurutnya, pembagian tersebut dilakukan secara terbuka selama masih terdapat ketersediaan hewan kurban dan komunikasi yang baik dengan pihak terkait. “Kalau ada komunikasi dan hewan kurbannya masih tersedia, tentu bisa dialokasikan juga,” katanya. Ia menambahkan, Hari Raya Iduladha menjadi momentum penting untuk meneladani nilai pengorbanan dan keikhlasan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS. Semangat berkurban dinilai bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. “Iduladha mengajarkan kita untuk berbagi, merangkul semua kalangan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMA Negeri 1 Surade, Kabupaten Sukabumi, resmi merilis jadwal pelaksanaan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) dan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026-2027. Seluruh tahapan disusun secara sistematis guna memberikan kemudahan bagi calon peserta didik maupun orang tua dalam mengikuti proses penerimaan siswa baru. Kepala SMAN 1 Surade, Hardika, S.Pd., mengatakan bahwa sekolah telah menyiapkan seluruh mekanisme pelaksanaan dengan matang agar proses penerimaan berjalan tertib, transparan, dan akuntabel. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah melibatkan seluruh unsur manajemen sekolah mulai dari Wakasek Kurikulum Jalaludin Sayuti, S.Ag., M.Ag, Wakasek Kesiswaan,Sugeng Nuryanto, S.Pd. Wakasek Sarana Prasarana Ahmad, S.Pd., hingga Wakasek Humas Dian Wardiana, S.Pd. “Seluruh tahapan kami persiapkan secara detail agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan pelayanan terbaik selama proses penerimaan murid baru berlangsung,” ujar Hardika, Kamis (28/5/2026). Tahapan awal diawali dengan kegiatan Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang dijadwalkan pada 29 Mei serta 2, 3, 4, 5, dan 8 Juni 2026. Dalam tahap ini, calon peserta didik diwajibkan mengisi sejumlah data penting seperti nilai rapor, pilihan sekolah tujuan, data domisili, hingga dokumen pendukung berupa bukti bantuan sosial maupun prestasi jika dimiliki. Sementara itu, pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) dibagi ke dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 15, 17, 18, dan 19 Juni 2026. Sedangkan tahap kedua berlangsung pada 30 Juni serta 1, 2, 3, dan 6 Juli 2026. Untuk persyaratan umum, calon murid diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen seperti ijazah atau surat keterangan lulus SMP/MTs, akta kelahiran atau KIA, KTP orang tua, kartu keluarga, hingga Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM) yang diunduh melalui laman resmi SPMB. Selain jalur umum, SMAN 1 Surade juga membuka jalur prestasi dan afirmasi bagi siswa yang memiliki capaian akademik maupun non-akademik tingkat kabupaten dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Jalur ini juga diperuntukkan bagi siswa yang memiliki pengalaman kepemimpinan seperti Ketua OSIS maupun Ketua Pramuka yang dibuktikan dengan surat keputusan kepala sekolah. Adapun jalur khusus diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga pindah tugas orang tua/wali serta anak guru atau tenaga kependidikan. Persyaratan administrasi disesuaikan dengan kategori masing-masing pendaftar. Pada tahap kedua, sekolah juga membuka jalur domisili dengan syarat utama melampirkan nilai rapor semester 1 hingga semester 5. Selain itu tersedia pula jalur KETM-DTSEN bagi calon murid dari keluarga ekonomi lemah, penerima bantuan sosial, maupun anak panti asuhan yang terdata resmi pada instansi terkait. Tak hanya itu, SMAN 1 Surade turut memberikan kesempatan kepada Murid Berkebutuhan Khusus (MBK) dengan melampirkan kartu atau surat keterangan penyandang disabilitas serta rekomendasi tenaga medis atau psikolog. Hardika berharap seluruh calon peserta didik dan orang tua dapat memahami seluruh ketentuan yang telah ditetapkan agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa hambatan administrasi. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal dengan prinsip transparansi dan keadilan agar kepercayaan masyarakat terhadap SMAN 1 Surade tetap terjaga,” pungkasnya. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimaknai sebagai ajang memperkuat nilai keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian sosial di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi. Pada Rabu, 27 Mei 2026, Lapas Sukabumi menggelar Shalat Iduladha sekaligus penyembelihan hewan kurban yang melibatkan petugas dan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Iduladha di lingkungan lapas yang diikuti petugas dan warga binaan. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Baden Badrudin menyampaikan pesan tentang makna kurban sebagai bentuk ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama. Kalapas Sukabumi, Budi Hardiono mengatakan, ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan, tetapi juga sarana menumbuhkan keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Dia menambahkan, pentingnya kesiapan petugas, kebersihan lingkungan, serta pengawasan keamanan selama proses penyembelihan berlangsung. Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan apel persiapan penyembelihan hewan kurban yang dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono. Pada Iduladha tahun ini, Lapas Sukabumi menyembelih 11 ekor kambing dan 1 ekor sapi. Proses penyembelihan turut melibatkan 16 warga binaan yang sebelumnya telah melalui sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Masih kata Budi, selama kegiatan berlangsung, pengawasan terhadap penggunaan alat penyembelihan dilakukan secara ketat guna memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Setelah seluruh proses selesai, petugas dan warga binaan bersama-sama membersihkan area kegiatan dan peralatan sebagai bagian dari penerapan disiplin dan kebersihan di lingkungan lapas. Peringatan Iduladha lanjut dia, menjadi momentum penting untuk membangun karakter serta menumbuhkan rasa empati di lingkungan pemasyarakatan. “Hari Raya Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan baik bagi petugas maupun warga binaan,” ujarnya. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa proses pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada pengamanan, tetapi juga membentuk karakter dan kepedulian sosial yang selaras dengan Motto Dirjenpas Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat Untuk Masyarakat, tambahnya. Daging hewan kurban kemudian didistribusikan kepada petugas, stakeholder, masyarakat sekitar lapas, serta dimanfaatkan sebagai tambahan menu makan bagi warga binaan. Kebersamaan juga terasa melalui kegiatan makan bersama dan menikmati hidangan sate hasil olahan daging kurban di lingkungan Lapas Sukabumi. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki memastikan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang diserahkan ke Pondok Pesantren Miftahussa’adah berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk kurban. Sapi dengan bobot sekitar 1,2 ton tersebut telah diserahkan kepada pimpinan Ponpes Miftahussa’adah di kawasan Gunung, Kota Sukabumi, Rabu (27/5/2026). Menurut Ayep, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara intensif oleh dokter hewan DKP3 Kota Sukabumi sejak beberapa minggu terakhir. “Sejak awal terus dipantau kesehatannya oleh dokter hewan DKP3 sehingga dipastikan layak dan memenuhi syarat untuk kurban,” ujar Ayep. Ia mengatakan, pelaksanaan kurban tahun ini mengalami peningkatan, baik dari jumlah hewan maupun penerima manfaat. Khusus di lingkungan DKM Miftahussa’adah, total daging kurban diperkirakan mencapai sekitar 8 ton dengan sasaran distribusi hingga 7.000 penerima. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang berada di kisaran 5.000 penerima manfaat. Selain bantuan sapi dari Presiden Prabowo, Kota Sukabumi juga menerima bantuan tujuh ekor sapi dari Grup Bakrie dengan total berat sekitar 6,7 ton yang didistribusikan di wilayah Babakan Jampang, Kecamatan Cikole. Ayep menambahkan, pemerintah daerah memantau pelaksanaan kurban di sejumlah titik utama seperti Masjid Agung, Ponpes Miftahussa’adah, dan Babakan Jampang guna memastikan distribusi berjalan tertib dan aman. “Pembagian daging kurban tahun ini dibuat lebih teratur menggunakan sistem kupon agar masyarakat nyaman dan tidak terjadi penumpukan,” katanya. Sementara itu, Pimpinan Ponpes Miftahussa’adah HM Ismatullah Fauzi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan sapi kurban untuk masyarakat Kota Sukabumi,” ujarnya. Ia menyebutkan, selain satu ekor sapi bantuan presiden, tahun ini pesantren juga menerima tambahan lima ekor kambing untuk disalurkan kepada masyarakat sekitar. Diperkirakan sekitar 1.000 warga akan menerima manfaat dari pembagian daging kurban tersebut. “InsyaAllah pelaksanaannya berjalan lancar karena ditangani tim profesional yang sudah berpengalaman setiap tahun,” pungkasnya. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi, Asep Japar, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, Rabu (27/5/2026). Momentum Idul Adha disebutnya sebagai pengingat penting tentang nilai ketulusan, keikhlasan, serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam pesannya, Bupati menegaskan bahwa perayaan Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, tetapi juga menjadi sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Selain itu, semangat berbagi dan membantu sesama dinilai menjadi bagian utama dari hikmah Hari Raya Kurban. “Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Hikmah berlebaran adalah ketulusan dan keikhlasan, meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT serta peduli kepada sesama,” ujar Asep Japar. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan nilai pengorbanan dan kebersamaan sebagai kekuatan dalam membangun daerah. Menurutnya, semangat tersebut penting untuk mempererat koordinasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat demi menciptakan kehidupan yang lebih adil, harmonis, dan sejahtera. Di akhir penyampaiannya, Bupati berharap masyarakat terus menjaga persatuan serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah. Upaya itu, kata dia, sejalan dengan visi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah, Maju, Unggul, Berbudaya, dan Barokah. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menilai Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah harus dimaknai lebih dari sekadar penyembelihan hewan kurban. Menurutnya, peringatan Idul Adha merupakan wujud ketakwaan, keikhlasan, dan pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS. Hal tersebut disampaikan Ayep Zaki usai mengikuti Salat Idul Adha di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, Rabu (27/5/2026). Ia menjelaskan, kisah Nabi Ibrahim mengandung pelajaran penting tentang kepatuhan kepada perintah Allah SWT. Nilai itu, kata dia, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin daerah. “Kalau Nabi Ibrahim berkorban demi menjalankan perintah Allah untuk kepentingan umat manusia, maka pemimpin juga harus memiliki pengorbanan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. Ayep mengaku semangat Idul Adha menjadi pengingat bagi dirinya untuk terus bekerja dan berbuat demi kemajuan Kota Sukabumi. Ia ingin momentum kurban tahun ini menghadirkan manfaat yang lebih besar dibanding sebelumnya. Menurutnya, ibadah kurban juga harus mampu menumbuhkan rasa kepedulian sosial dan menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat, terutama warga yang membutuhkan. “Kurban jangan hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi harus memberi dampak dan kebahagiaan bagi sesama,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Ayep turut menyampaikan bahwa jumlah hewan kurban dari Pemerintah Kota Sukabumi diharapkan terus bertambah setiap tahunnya. Tahun ini, kata dia, terdapat bantuan hewan kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto serta dari keluarga Bakrie. Ia menambahkan, pelaksanaan kurban secara pribadi maupun kelembagaan telah rutin dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari ibadah dan bentuk kepedulian terhadap masyarakat. (Usep)