SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi memperketat pengawasan terhadap warga binaan. Langkah itu dilakukan melalui inspeksi mendadak (sidak) gabungan kamar hunian dan tes urine bersama TNI, Polri, serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi, Sabtu (19/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus memperkuat komitmen Lapas Sukabumi mewujudkan Zero HALINAR atau bebas dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba.
Sidak dilaksanakan menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-61.OT.02.02 Tahun 2026 tentang peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini gangguan keamanan serta ketertiban di lingkungan Lapas, LPKA, dan Rutan.

Petugas gabungan menyasar kamar hunian di Blok A, Blok B, Blok C, hingga Blok Wanita. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan pendekatan profesional, humanis, sopan, dan santun.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, A.Md.IP., S.H., M.H., mengatakan sidak bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi langkah pencegahan untuk memastikan tidak ada narkoba, handphone ilegal, senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya di dalam Lapas.
“Target kita adalah memastikan tidak ada narkotika, handphone ilegal, senjata tajam, maupun barang-barang lain yang dilarang berada di dalam kamar hunian,” ujar Budi.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkoba maupun alat komunikasi ilegal. Namun, sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di kamar hunian masih ditemukan dan langsung diamankan.
Barang tersebut antara lain korek gas, cermin, power bank, jepit kuku, kipas angin, alat pencukur rambut, sendok, kape, botol parfum kaca, pencukur jenggot, gelas kaca, kartu remi, tempered glass, charger handphone, kabel data, baterai, termos stainless, earphone, pengharum ruangan, casing handphone, wallpaper hingga kacamata.
Seluruh barang temuan kemudian diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Tak berhenti pada penggeledahan kamar, BNNK Sukabumi juga melakukan tes urine secara acak terhadap 50 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Hasilnya, seluruh sampel menunjukkan negatif narkoba.
BNNK Sukabumi memastikan dari 50 WBP yang menjalani pemeriksaan tidak ditemukan indikasi penggunaan maupun penyalahgunaan narkotika.
Budi menegaskan, hasil negatif tersebut tidak membuat pengawasan dilonggarkan. Sebaliknya, pemeriksaan dan penggeledahan akan terus dilakukan secara rutin dan berkala.
“Sinergi dengan TNI, Polri, dan BNNK akan terus kami perkuat. Kami berkomitmen menjaga Lapas Sukabumi tetap aman, tertib, bebas dari narkoba, serta bersih dari barang-barang terlarang lainnya,” tegasnya.
Menurutnya, konsistensi pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga situasi Lapas tetap aman dan kondusif. Sidak juga menjadi sarana evaluasi terhadap efektivitas sistem pengamanan sekaligus menutup celah masuknya barang terlarang.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Kapolsek Warudoyong beserta personel, Danramil 0607-7 Warudoyong beserta personel, jajaran Lapas Sukabumi, BNNK Sukabumi, pejabat manajerial, staf, regu pengamanan, serta Taruna Poltekimipas.
Langkah tersebut sekaligus mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya program pemberantasan peredaran narkoba dan berbagai modus penipuan di dalam Lapas dan Rutan.
Selain itu, kegiatan ini menjadi implementasi 21 Perintah Harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan Drs. Mashudi, terutama komitmen mewujudkan Lapas dan Rutan yang bersih dari handphone ilegal, peredaran narkoba, pungutan liar, dan penipuan melalui razia yang rutin dan berkelanjutan.
Lapas Kelas IIB Sukabumi juga menindaklanjuti arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Yudi Suseno.
Dengan penggeledahan gabungan dan tes urine yang dilakukan secara berkala, Lapas Sukabumi menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan tidak dilakukan secara sporadis. Pengawasan akan terus diperketat sebagai bagian dari komitmen mewujudkan Lapas Sukabumi Bersih dari Narkoba. (Usep)