HSU, Bidik-kasusnews.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan di sektor pertanian. Salah satunya dilakukan oleh jajaran Polsek Banjang yang melaksanakan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (17/6/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan berjalan optimal sekaligus mengetahui kondisi terkini lahan yang menjadi bagian dari program swasembada pangan di wilayah hukum Polsek Banjang.
Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dan dikelola bersama Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi kelompok binaan Polri. Dengan luas mencapai 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi, lahan tersebut ditanami jagung pakan varietas unggul Hibrida Bisi 18 yang dikenal memiliki produktivitas tinggi.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 kini telah berusia 37 hari dengan tinggi rata-rata berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. Pertumbuhan tanaman dinilai cukup baik dan menunjukkan perkembangan yang sesuai dengan fase pertumbuhannya.
Dalam proses budidaya, petani memanfaatkan pupuk NPK 16-16-16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah. Sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Pengolahan lahan hingga pemeliharaan tanaman masih dilakukan secara manual dengan melibatkan tenaga petani setempat.
Personel Polsek Banjang yang terlibat dalam kegiatan monitoring terdiri dari AIPTU Soeyatmin, S.H., AIPDA Nasrullah, dan BRIPTU Zakir. Selain melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman, petugas juga berdialog dengan pengelola lahan untuk mengetahui perkembangan budidaya serta berbagai kendala yang dihadapi selama masa tanam.
Berdasarkan estimasi yang telah disusun, tanaman jagung tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026 mendatang. Dengan perawatan yang berkelanjutan dan kondisi cuaca yang mendukung, hasil panen diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kapolsek Banjang menegaskan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran anggota Polri di tengah para petani diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus mendorong keberhasilan program swasembada jagung menuju terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.
(Agus)