Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Babirik, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program ketahanan pangan melalui budidaya jagung. Pada Rabu (5/8/2026), personel melakukan monitoring tanaman jagung Kuartal III di Desa Pinangkara. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memastikan budidaya jagung berjalan sesuai tahapan yang direncanakan. Lahan yang dimonitor merupakan milik Bahri sekaligus dikelola Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia. Area pertanian tersebut memiliki luas sekitar 3 hektare dan ditanami jagung pakan. Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung telah memasuki usia 15 hari setelah tanam (HST). Penanaman dilakukan pada 21 Juli 2026 dengan menggunakan benih varietas Bisi 18 sebanyak 75 bungkus atau sekitar 75 kilogram. Pada tahap awal pertumbuhan tersebut, tinggi tanaman tercatat sekitar 2 sentimeter. Petani menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16 untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Proses budidaya lahan masih dilakukan secara manual dan belum menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Sementara untuk pestisida, dalam laporan monitoring tidak tercatat adanya penggunaan. Dengan tanggal tanam 21 Juli 2026, panen jagung diperkirakan berlangsung pada sekitar 21 November 2026, dengan tetap menyesuaikan perkembangan tanaman dan kondisi di lapangan. Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Babirik dalam mendukung program swasembada pangan, khususnya pengembangan komoditas jagung yang menjadi salah satu tanaman strategis dalam program ketahanan pangan. Pemantauan secara berkala diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan lahan sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan kelompok tani dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat. Program budidaya jagung Kuartal III ini juga memperlihatkan keterlibatan kelompok tani dalam memanfaatkan lahan produktif untuk menghasilkan komoditas pangan. Dengan luas lahan mencapai 3 hektare, hasil panen nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung ketersediaan jagung pakan. Melalui kegiatan monitoring tersebut, Polsek Babirik terus mendorong sinergi dengan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan di wilayah Hulu Sungai Utara. Kegiatan pemantauan berlangsung sesuai rencana. Perkembangan tanaman jagung akan menjadi bagian dari pemantauan selanjutnya hingga memasuki masa panen. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya mendukung program swasembada pangan terus dilakukan Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Rabu (5/8/2026), personel Polsek Banjang melakukan monitoring perkembangan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang. Monitoring yang berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan tanaman jagung yang dikelola Sadikin pada lahan seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi. Lahan tersebut merupakan lahan perorangan yang tergabung dalam Poktan Mandiri dan menjadi bagian dari binaan Polri. Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih hibrida Bisi 18. Berdasarkan hasil pemantauan, tanaman jagung telah memasuki usia sekitar 87 hari sejak ditanam pada 12 Mei 2026. Tinggi tanaman yang tercatat berada pada kisaran 2 hingga 2,10 meter. Dengan kondisi tersebut, masa panen diperkirakan berlangsung pada 10 Oktober 2026. Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit serta herbisida Basmilang. Sebanyak 100 bungkus atau sekitar 100 kilogram benih digunakan untuk lahan tersebut. Dalam pengelolaannya, proses budidaya masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan). Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto dan Aiptu Sukadi. Kegiatan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan monitoring perkembangan lahan pertanian di wilayah hukum Polsek Banjang. Dengan pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman dapat diketahui sekaligus menjadi bagian dari koordinasi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program swasembada jagung. Hingga kegiatan selesai, proses monitoring berlangsung lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang juga dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Keberadaan lahan jagung seluas 4 hektare di Desa Pulau Damar menjadi salah satu bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung ketersediaan pangan, khususnya komoditas jagung pakan. Polsek Banjang berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program pertanian di wilayahnya sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas masyarakat. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Kesiapsiagaan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang personel Satbrimob Polda Sumsel di Markas Komando Satbrimob Polda Sumsel, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Satbrimob Polda Sumsel, para Komandan Batalyon, Komandan Kompi, Perwira, Bintara, Tamtama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Satbrimob Polda Sumsel. Apel kesiapsiagaan dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan personel guna memastikan kesiapan operasional, meningkatkan disiplin, serta memperkuat profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Sumsel menegaskan bahwa kesiapan personel merupakan faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan. “Kesiapsiagaan merupakan budaya kerja yang harus terus dipelihara oleh setiap personel Brimob. Selain memiliki kemampuan operasional yang mumpuni, setiap anggota juga wajib menunjukkan disiplin, integritas, loyalitas, serta penampilan yang rapi dan sesuai dengan ketentuan. Hal tersebut merupakan cerminan profesionalisme anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kombes Pol. James P. Hutagaol. Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sikap tampang yang meliputi kerapian rambut, kebersihan seragam dinas, kelengkapan atribut, identitas perorangan, serta kondisi perlengkapan yang digunakan personel. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari fungsi pembinaan untuk memastikan seluruh anggota mematuhi ketentuan disiplin dan standar penampilan yang berlaku di lingkungan Polri. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas di lapangan, sehingga setiap anggota senantiasa berada dalam kondisi prima, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas sesuai dengan tugas pokok Satuan Brimob Polri. Melalui kegiatan apel kesiapsiagaan dan pemeriksaan sikap tampang secara berkala, Satbrimob Polda Sumsel berkomitmen untuk terus membangun sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Di tempat terpisah, Dansat Brimob Polda Sumsel kembali mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga marwah institusi dengan mengedepankan disiplin, etika, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas. “Jadikan disiplin sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. Tampilkan sikap, perilaku, dan penampilan yang mencerminkan kebanggaan sebagai insan Bhayangkara. Dengan personel yang disiplin dan profesional, kepercayaan masyarakat terhadap Polri akan terus meningkat,” pungkasnya. Satbrimob Polda Sumsel akan terus meningkatkan pembinaan personel secara berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, serta siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam setiap situasi. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan patroli sekaligus monitoring pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pada Rabu (5/8/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.00 Wita tersebut menyasar SPBU 64.714.06 Muara Tapus dan SPBU 64.714.07 Banua Lima. Monitoring dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban selama aktivitas pelayanan BBM berlangsung. Dalam kegiatan tersebut, personel dipimpin oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Sulistono, S.Sos. Sejumlah personel kemudian ditempatkan di masing-masing lokasi SPBU untuk melakukan pemantauan. Di SPBU Muara Tapus, berdasarkan laporan yang diterima, tersedia BBM jenis Pertamax sebanyak 4.300 liter, Pertalite 16.000 liter dan Pertamina Dex 5.400 liter. Sementara di SPBU Banua Lima, dalam laporan monitoring tersebut tidak tercantum ketersediaan Pertamax maupun Dexlite pada saat pemantauan. Personel Polsek Amuntai Tengah melakukan pemantauan situasi di kedua SPBU guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta menjaga agar aktivitas masyarakat berjalan tertib. Monitoring juga menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan pengisian BBM, sekaligus menjaga kondisi di sekitar lokasi SPBU tetap kondusif. Hingga kegiatan selesai dilaksanakan, situasi di SPBU Muara Tapus maupun Banua Lima dilaporkan berjalan lancar dan kondusif. Tidak terdapat gangguan keamanan yang dilaporkan selama pelaksanaan patroli dan monitoring. Kapolsek Amuntai Tengah melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmen jajarannya untuk terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi pelayanan publik yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Kegiatan patroli dan monitoring distribusi BBM ini diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Polsek Amuntai Tengah akan terus melakukan pemantauan situasi kamtibmas di wilayahnya sebagai bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan dan menjaga pelayanan publik tetap berjalan dengan baik. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Pada Rabu (5/8/2026) pagi, personel melaksanakan patroli sekaligus pengaturan lalu lintas di kawasan Sekolah Ukhuwah, Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita tersebut dilaksanakan Kanit Samapta Polsek Banjang, Aiptu Soeyatmin, S.H., menggunakan kendaraan patroli roda dua. Patroli menyasar kawasan yang menjadi titik aktivitas masyarakat, khususnya di sekitar lingkungan sekolah. Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk membantu menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan di sekitar lokasi sekolah pada pagi hari. Selain itu, kegiatan patroli menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk aksi kejahatan jalanan, balap liar maupun tawuran yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Personel Polsek Banjang juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Kapolsek Banjang melalui kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat sebagai langkah pencegahan sebelum terjadinya gangguan keamanan. Kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas berlangsung aman dan tertib. Hasil pemantauan menunjukkan situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara, khususnya sekitar lokasi kegiatan, berada dalam kondisi aman dan kondusif. Patroli rutin tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Banjang menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mulai memperkenalkan tahapan pra-rekrutmen anggota Polri Tahun Anggaran 2027 kepada calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kabupaten HSU. Sosialisasi tersebut digelar di Aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang menjadi lokasi Asrama Capaska TA 2026 Kabupaten HSU, pada 4 Agustus 2026 sekitar pukul 20.00 Wita hingga selesai. Sebanyak 36 peserta Capaska Kabupaten HSU Tahun 2026 mengikuti kegiatan yang membahas informasi awal mengenai pra-rekrutmen anggota Polri TA 2027. Materi sosialisasi disampaikan oleh Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah, S.H., bersama personel Bag SDM Brigadir Hadi Saputra, S.H., M.M. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan terkait pra-rekrutmen sebagai bagian dari upaya memberikan informasi kepada generasi muda yang berminat mengikuti proses penerimaan anggota Polri pada tahun anggaran mendatang. Kegiatan sosialisasi juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperoleh pemahaman awal sebelum mengikuti tahapan rekrutmen sesuai ketentuan yang berlaku. Polres HSU melalui Bagian Sumber Daya Manusia terus mendorong penyampaian informasi rekrutmen secara terbuka kepada masyarakat. Dengan adanya sosialisasi sejak dini, calon peserta diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan baik dan memahami proses yang harus dilalui. “Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut, didampingi Brigadir Hadi Saputra. Penyampaian materi dilakukan kepada 36 Capaska yang mengikuti kegiatan di Aula BKD HSU. Sosialisasi berlangsung dalam suasana tertib. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif hingga selesai. Melalui kegiatan tersebut, Polres HSU menunjukkan komitmennya dalam memberikan akses informasi kepada generasi muda mengenai peluang pengabdian melalui institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Bagi para peserta Capaska, sosialisasi ini sekaligus menjadi bekal informasi awal untuk mengenal proses pra-rekrutmen Polri TA 2027 sebelum memasuki tahapan penerimaan sesuai jadwal dan persyaratan resmi yang ditetapkan nantinya. (Agus)
Palembang, Bidik-kasusnews.com Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., mengikuti kegiatan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Berkala Pejabat Utama Polda Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan pada Selasa (4/8/2026) di Mapolda Sumsel Kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini merupakan bagian dari upaya Polda Sumatera Selatan dalam memastikan kondisi kesehatan seluruh Pejabat Utama tetap prima sehingga mampu menjalankan tugas, fungsi, dan tanggung jawab secara optimal dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Pemeriksaan kesehatan meliputi berbagai tahapan, di antaranya pemeriksaan fisik umum, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan laboratorium, rekam jantung (EKG), pemeriksaan kesehatan mata, gigi, serta serangkaian pemeriksaan penunjang lainnya yang dilaksanakan oleh tim medis secara profesional sesuai standar pelayanan kesehatan. Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan dengan tertib sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kebugaran dan kesiapan fisik sebagai pimpinan satuan. Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis. Kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi secara dini potensi gangguan kesehatan sehingga dapat segera dilakukan penanganan yang tepat. Dengan demikian, seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel diharapkan senantiasa berada dalam kondisi sehat, bugar, dan siap memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Melalui kegiatan ini, Polda Sumatera Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas sumber daya manusia Polri yang profesional, modern, dan terpercaya, sejalan dengan semangat Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)
AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com Semangat membangun ketahanan pangan berbasis pesantren terus dikembangkan di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Melalui program One Pesantren One Product (OPOP), Pondok Pesantren Darussalam Muara Tapus menggelar Panen Raya ke-2 bersama Dinas Pertanian Kabupaten HSU dan unsur Ketahanan Pangan Polri, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA tersebut turut dihadiri Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, Pengasuh Ponpes Darussalam KH. Mahlani, Penjabat Harian Ponpes Darussalam Ustaz Busiri, para ustaz, peserta KKN, sejumlah santri, serta unsur TNI dan Polri. Kapolsek Amuntai Tengah turut mendukung kegiatan tersebut melalui kehadiran Bhabinkamtibmas AIPTU Rofik P.N. Selain itu, Koramil 07 Amuntai Tengah-Banjang diwakili Kopda Solihin H. Kehadiran lintas sektor tersebut memperlihatkan adanya dukungan bersama terhadap pengembangan ketahanan pangan berbasis pesantren. Dalam kegiatan panen bersama, komoditas yang dipanen berupa cabai hasil budidaya yang dikembangkan oleh lingkungan pesantren. Budidaya tersebut dilakukan di lahan seluas sekitar 100 meter persegi. Program OPOP di Ponpes Darussalam Muara Tapus tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan santri dan masyarakat pesantren. Hasil budidaya diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus membuka peluang pengembangan kegiatan ekonomi produktif di lingkungan pesantren. Panen Raya ke-2 tersebut menjadi momentum untuk memperlihatkan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, pesantren, dan unsur masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga kegiatan produktif berbasis pesantren mampu memberikan manfaat yang lebih luas. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan panen bersama serta foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui pengembangan komoditas pertanian dalam program OPOP, Ponpes Darussalam Muara Tapus diharapkan dapat terus menjadi salah satu contoh pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren di Kabupaten HSU. Selain mendukung ketersediaan pangan, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi santri untuk belajar mengelola potensi pertanian secara produktif dan berkelanjutan. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Sungai Pandan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukumnya. Kali ini, personel Bhabinkamtibmas memonitor kondisi lahan jagung di Desa Tambalang Kecil, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Selasa (4/8/2026). Monitoring dilakukan mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WITA dengan melibatkan Bripka Aribowo dan Brigadir Ismail, S.H. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemantauan perkembangan lahan pertanian sekaligus upaya memperoleh gambaran kondisi tanaman di lapangan. Dari hasil pemantauan, pertumbuhan tanaman jagung di lahan tersebut belum berlangsung secara merata. Sejumlah tanaman tumbuh lebih lambat dibandingkan tanaman lainnya. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan faktor cuaca yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Temuan di lapangan menjadi bagian penting dalam pemantauan program swasembada jagung. Dengan monitoring secara berkala, perkembangan tanaman dapat diketahui lebih dini sehingga kondisi lahan dapat menjadi bahan evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait. Personel Polsek Sungai Pandan juga terus mendorong perhatian terhadap kondisi lahan pertanian di wilayah hukum setempat. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan yang melibatkan masyarakat. Kegiatan monitoring berlangsung menggunakan satu unit sepeda motor Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Pandan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan terpantau aman dan kondusif. Pemantauan lahan jagung akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan. Kondisi pertumbuhan tanaman, termasuk faktor cuaca yang berpengaruh terhadap produktivitas, menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam menjaga keberlanjutan program swasembada jagung di Kabupaten HSU. (Agus)
AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali mencatatkan capaian positif dalam bidang pelayanan publik. Satuan kewilayahan di bawah Polda Kalimantan Selatan tersebut meraih predikat Pelayanan Prima (A) dalam kegiatan pemberian penghargaan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Instansional (PEKPPP-MI) Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Rupatama Polda Kalimantan Selatan. Capaian ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap upaya Polres HSU dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Penilaian PEKPPP-MI mencakup sejumlah aspek penyelenggaraan pelayanan publik, antara lain standar pelayanan, ketersediaan sarana dan prasarana, kompetensi petugas, inovasi, hingga pengalaman dan kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan. Predikat Pelayanan Prima (A) menunjukkan bahwa upaya pembenahan pelayanan yang dilakukan Polres HSU mendapat penilaian positif. Capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan agar peningkatan kualitas layanan tidak berhenti pada pemenuhan standar, tetapi terus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh personel dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. “Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Predikat Pelayanan Prima (A) merupakan amanah yang harus dijaga melalui pelayanan yang cepat, mudah, transparan, humanis dan profesional,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pesan Kapolres HSU. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik. Karena itu, setiap masukan dan evaluasi akan menjadi bahan bagi Polres HSU untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Capaian tersebut juga menjadi bagian dari implementasi transformasi Polri Presisi yang menempatkan pelayanan kepada masyarakat sebagai salah satu aspek penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Polres HSU berkomitmen mempertahankan capaian tersebut sekaligus terus mendorong inovasi pelayanan agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih mudah diakses, informatif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Predikat Pelayanan Prima (A) diharapkan tidak hanya menjadi sebuah penghargaan, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh personel Polres HSU untuk menjaga profesionalisme, integritas, dan sikap humanis dalam setiap pelayanan. Dengan capaian tersebut, Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, dan akuntabel. (Agus)