Hulu Sungai Tengah, Bidik-kasusnews.com    Tim Penelitian dan Supervisi Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan penelitian dan supervisi di Polres Hulu Sungai Tengah (HST), Polda Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pengumpulan data lapangan untuk mendukung pengembangan manajemen kepolisian sekaligus evaluasi pelaksanaan tugas di tingkat kewilayahan. Turut Hadir dalam acara tersebut, Wakapolres Hulu Sungai Utara Kompol Sony F.L Gaol. S.E., M.M di dampingi PJU Polres Hulu Sungai Utara dalam Penelitian dan supervisi dilakukan dengan pendekatan akademis untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi serta kebutuhan kepolisian di daerah. Data yang dihimpun nantinya dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan kepolisian yang lebih adaptif terhadap persoalan masyarakat. Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut, mulai dari manajemen penanganan bencana, pengendalian konflik sosial, ketahanan pangan, hingga kualitas pelayanan publik. Kajian tersebut dinilai relevan dengan tantangan tugas kepolisian yang semakin beragam di tengah dinamika masyarakat. Selain pengumpulan data internal, tim juga menggunakan pendekatan diskusi dan audiensi untuk memperoleh perspektif dari berbagai pihak. Forum diskusi kelompok atau Focus Group Discussion (FGD) menjadi salah satu metode untuk menghimpun masukan dari personel kepolisian maupun unsur masyarakat. Dalam aspek manajemen kebencanaan, penelitian diarahkan untuk melihat kesiapan dan pola layanan kepolisian dalam menghadapi bencana alam. Sementara pada isu konflik sosial, kajian mencakup pemetaan potensi konflik yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Aspek lain yang turut menjadi perhatian adalah parameter kinerja dan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai profesionalisme serta kualitas pelayanan Polri di tingkat kewilayahan. Pengumpulan data internal mencakup berbagai aspek, antara lain struktur organisasi, kesiapan logistik, serta administrasi satuan fungsi di lingkungan Polres HST. Sementara dari sisi eksternal, tim menggali masukan melalui audiensi dengan unsur pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, lembaga swadaya masyarakat, serta instansi terkait. Kegiatan penelitian dan supervisi STIK Lemdiklat Polri di Polres HST diharapkan dapat menghasilkan data yang faktual dan komprehensif. Hasil kajian tersebut selanjutnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus memperkuat pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui pendekatan akademis berbasis data lapangan, penelitian dan supervisi ini menjadi salah satu bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas tata kelola kepolisian, profesionalisme personel, serta penguatan kemitraan antara Polri dan masyarakat. (Agus)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com        Keberadaan Posko Terpadu di kawasan Jembatan Serong, Penas Kalimalang, menjadi salah satu langkah preventif Polsek Jatinegara dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas di jalur penghubung Jakarta-Bekasi. Kawasan Penas Kalimalang dikenal sebagai salah satu akses menuju jalur Kalimalang dari arah Jakarta. Mobilitas masyarakat yang cukup tinggi di kawasan tersebut membuat aspek keamanan menjadi perhatian, terutama pada malam hingga dini hari. Pada Selasa (4/8/2026), personel Polsek Jatinegara melaksanakan penjagaan dan pemantauan di Posko Terpadu yang berada di sekitar Jembatan Serong, dekat lampu merah Penas Kalimalang arah Bekasi. Kehadiran personel menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi tawuran, aksi begal, maupun gangguan keamanan lainnya. IPTU Agung Raharjo selaku Kepala Posko mengatakan bahwa personel yang bertugas akan terus bersiaga dan melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi. “Kami bersama personel akan terus siap siaga melakukan penjagaan dan pemantauan. Langkah ini untuk mengantisipasi potensi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman,” ujar IPTU Agung Raharjo. Menurutnya, keberadaan Posko Terpadu juga diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam memperoleh bantuan apabila menemukan atau mengalami gangguan keamanan di sekitar kawasan Penas Kalimalang. Masyarakat yang melintas maupun warga sekitar turut diimbau untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, masyarakat diminta segera menyampaikan informasi kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur. Polsek Jatinegara menempatkan kehadiran personel di Posko Terpadu sebagai bagian dari strategi pencegahan dengan mengedepankan patroli, pemantauan, dan komunikasi bersama masyarakat. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi peluang terjadinya gangguan keamanan di kawasan akses Jakarta menuju Bekasi maupun sebaliknya. Dengan adanya Posko Terpadu Jembatan Serong Penas Kalimalang, masyarakat diharapkan tetap merasa nyaman saat melintas. Sinergi antara kepolisian dan warga menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan tersebut tetap aman, tertib, dan kondusif. (Agung)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com          Upaya menjaga keamanan di kawasan Jalan D.I. Panjaitan dan underpass D.I. Panjaitan, Jatinegara, terus diperkuat Polsek Jatinegara. Salah satu langkah preventif yang dilakukan adalah menempatkan personel di Posko Terpadu Rumah Pompa untuk melakukan pemantauan wilayah, khususnya pada malam hingga dini hari. Posko tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mengantisipasi potensi tawuran dan gangguan keamanan di kawasan yang sebelumnya kerap menjadi perhatian masyarakat. Kehadiran personel di lokasi diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas pada waktu rawan. Pada Selasa (4/8/2026) dini hari, personel Polsek Jatinegara melaksanakan penjagaan di Posko Terpadu Rumah Pompa. Pengamanan dipimpin oleh IPTU Sugeng selaku Kepala Posko bersama personel yang bertugas pada malam tersebut. IPTU Sugeng mengatakan bahwa personel yang berada di posko siap melakukan pemantauan dan mengambil langkah cepat apabila ditemukan adanya potensi gangguan keamanan di sekitar kawasan. “Kami bersama personel akan terus siaga melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya. Kehadiran posko ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar IPTU Sugeng. Selain melakukan penjagaan, personel juga mengimbau masyarakat agar turut berperan menjaga situasi keamanan lingkungan. Warga yang melihat adanya aktivitas mencurigakan atau mengetahui potensi tawuran di sekitar lokasi diharapkan segera menyampaikan informasi kepada petugas. Keberadaan Posko Terpadu Rumah Pompa juga menjadi bagian dari strategi pengamanan preventif dengan mengedepankan kehadiran polisi di titik yang dinilai membutuhkan pemantauan. Dengan adanya personel yang berjaga, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas maupun melintas dengan lebih tenang. Polsek Jatinegara menegaskan bahwa pengamanan akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada jam-jam yang dianggap rawan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mencegah gangguan keamanan serta menjaga Jalan D.I. Panjaitan dan kawasan underpass tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di Posko Terpadu Rumah Pompa diharapkan tidak hanya menjadi langkah pencegahan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan keamanan di wilayah Jatinegara. (Agus)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com          Polsek Jatinegara memperkuat pengamanan di kawasan Tongtek, Jatinegara Barat, dengan menyiapkan Posko Terpadu di Polsubsektor Jatinegara Barat. Posko tersebut menjadi salah satu titik pemantauan keamanan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari. Pada Selasa (4/8/2026) dini hari, personel Polsek Jatinegara melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan Posko Terpadu. Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPTU Andi selaku Perwira Pengendali (Pa-Dal) untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung pengamanan di lapangan. Dalam pengecekan tersebut, IPTU Andi menyambangi Posko Terpadu Tongtek Jatinegara Barat dan berkoordinasi dengan IPDA Supriyadi selaku Kepala Posko. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang bertugas berada dalam kondisi siap menjalankan tugas pemantauan dan pelayanan kepada masyarakat. IPDA Supriyadi menyampaikan bahwa personel yang ditempatkan di Posko Terpadu dalam kondisi lengkap dan siap melakukan pengamanan. Keberadaan posko diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi gangguan keamanan atau situasi yang membutuhkan kehadiran petugas. Selain melakukan pemantauan wilayah, personel Posko Terpadu juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga yang mengetahui atau mengalami tindak pidana, tawuran, maupun gangguan kamtibmas diimbau segera melaporkannya kepada petugas di posko. Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dinilai penting untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan. Warga diharapkan tidak hanya menjadi penerima layanan keamanan, tetapi turut berpartisipasi dengan memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban. Polsek Jatinegara menegaskan bahwa kehadiran Posko Terpadu merupakan bagian dari langkah preventif untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Pemantauan secara berkala akan terus dilakukan, terutama pada jam-jam rawan, guna mengantisipasi potensi tawuran maupun tindak kriminal. Dengan kesiapan personel dan dukungan masyarakat, Posko Terpadu Tongtek Jatinegara Barat diharapkan mampu menjadi pusat koordinasi pengamanan sekaligus tempat masyarakat memperoleh bantuan ketika menghadapi persoalan keamanan di lingkungannya. (Agung)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com          Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan Polsek Jatinegara. Salah satunya melalui kegiatan dialog santai yang dipimpin langsung Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, S.H., M.H., bersama warga Rumah Susun (Rusun) Jatinegara, Senin (3/8/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut dihadiri jajaran Polsek Jatinegara, para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Pertemuan dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan apresiasi atas kinerja personel Polsek Jatinegara yang dinilai rutin melaksanakan patroli malam di kawasan permukiman. Kehadiran polisi di lapangan dinilai memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik bagi warga yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat pada malam hari. Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono mengatakan bahwa komunikasi yang baik antara kepolisian dan masyarakat merupakan salah satu kunci dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Menurutnya, dukungan dan partisipasi warga sangat dibutuhkan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, seperti aksi pencurian, tawuran, hingga tindak kriminal jalanan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan Rusun Jatinegara. Warga pun berharap patroli malam yang selama ini dilakukan personel Polsek Jatinegara dapat terus dipertahankan karena terbukti memberikan rasa tenang dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri. Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Jatinegara akan terus mengintensifkan patroli preventif serta membangun komunikasi yang erat dengan masyarakat sebagai langkah menjaga keamanan wilayah. Melalui kegiatan seperti ini, Polsek Jatinegara berharap kemitraan dengan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Sinergi antara Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen warga diharapkan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan keamanan yang berkelanjutan di wilayah Jatinegara. (Agung)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com      Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus memperkuat dukungan terhadap program swasembada jagung melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan pertanian di wilayah binaannya. Pada Senin (3/8/2026), personel kepolisian melakukan pemantauan lahan jagung di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 Wita tersebut dilaksanakan oleh AIPTU Rofik PN, AIPDA Sahat MTS, SH, BRIPKA Sugeng Ari Bowo, BRIPKA Eko Wahyudi, dan BRIGPOL Bayu Fitrianto. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit kendaraan patroli Polsek Amuntai Tengah serta perangkat komunikasi untuk mendukung koordinasi selama kegiatan berlangsung. Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pengawasan perkembangan tanaman jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Selain memantau kondisi lahan, kegiatan ini juga bertujuan mengumpulkan data perkembangan tanaman sebagai bahan evaluasi dan laporan kepada pimpinan. Program pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak maupun kebutuhan pangan masyarakat. Kehadiran personel kepolisian di tengah petani juga menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian sebagai salah satu pilar kemandirian pangan. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa kegiatan monitoring akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan program swasembada jagung berjalan sesuai target. Sinergi antara Polri, petani, dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pemantauan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan program ketahanan pangan sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung pembangunan nasional di sektor pertanian. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali menggelar program Police Go To School (PGTS) sebagai upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada generasi muda. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di MAN 1 Amuntai pada Senin (3/8/2026), dengan Kasat Lantas Polres HSU, IPTU Tri Widodo Setiawan, S.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 Wita tersebut merupakan bagian dari implementasi program Polantas KARIB (Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas), yang bertujuan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Dalam amanatnya, IPTU Tri Widodo Setiawan mengajak seluruh siswa untuk membangun karakter disiplin, menjunjung tinggi integritas, serta mematuhi peraturan, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di jalan raya. Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak usia sekolah. Selain menjadi pembina upacara, Kasat Lantas juga menyampaikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta menghindari berbagai bentuk pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Kegiatan tersebut turut diikuti Kanit Kamsel Satlantas Polres HSU AIPDA Eddy Gusfa, BRIPTU Rio Dwian Putra, dan BRIPTU Nurhafizah. Kehadiran personel Satlantas disambut antusias oleh para guru dan siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Melalui program Police Go To School, Satlantas Polres Hulu Sungai Utara berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas secara berkelanjutan. Satlantas Polres HSU menegaskan akan terus menggencarkan kegiatan edukatif di sekolah-sekolah sebagai bagian dari komitmen membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya keselamatan di jalan dengan semangat “Safety for Humanity”. (Agus)

Palembang, Bidik-kasusnews.com              Dansat Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol, S.I.K., M.H., menghadiri acara penutupan Kapolda Cup Padel Luxury yang digelar di Palembang. Kegiatan tersebut menjadi penutup rangkaian turnamen olahraga yang bertujuan mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kebugaran personel di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Acara penutupan berlangsung meriah dan dihadiri Kapolda Sumatera Selatan, para pejabat utama Polda Sumsel, peserta turnamen, serta tamu undangan. Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen padel ini juga menjadi wadah memperkuat sinergi, membangun semangat sportivitas, dan mempererat hubungan antarpersonel Polri. Kehadiran Kombes Pol. James Parlindungan Hutagaol menunjukkan dukungan terhadap pembinaan olahraga sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kepolisian. Melalui kegiatan olahraga, diharapkan setiap personel dapat menjaga kebugaran fisik sekaligus membangun jiwa kompetitif yang sehat. Pada puncak acara, panitia menyerahkan trofi dan penghargaan kepada para juara sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih selama turnamen berlangsung. Suasana penuh keakraban dan semangat kekeluargaan mewarnai prosesi penutupan, yang berjalan tertib, aman, dan lancar. Dansat Brimob Polda Sumsel menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Selain menjaga kondisi fisik, kegiatan olahraga juga mampu memperkuat solidaritas, disiplin, dan kerja sama antarpersonel dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap turnamen Kapolda Cup Padel Luxury dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai agenda positif yang mendorong lahirnya budaya hidup sehat, meningkatkan semangat sportivitas, serta memperkokoh kebersamaan di lingkungan Polda Sumatera Selatan. Melalui kegiatan seperti ini, Polda Sumsel terus berupaya membangun personel yang sehat, profesional, dan berkarakter Presisi, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga soliditas internal institusi. (Agus)

OKU Timur, Bidik-kasusnews.com                Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta mempererat hubungan dengan masyarakat, Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan patroli sambang di wilayah Kabupaten OKU Timur pada Minggu, 2 Agustus 2026. Kegiatan patroli sambang ini dilaksanakan dengan mengunjungi masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha di sektor pertanian, guna memberikan motivasi serta menjalin komunikasi yang baik dalam upaya meningkatkan produktivitas pangan di wilayah tersebut. Selain itu, personel juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sehingga aktivitas pertanian dapat berjalan dengan aman dan lancar. Melalui kegiatan ini, Personel Batalyon C Pelopor menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif demi terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. Kegiatan patroli sambang berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat Kabupaten OKU Timur. (Agus)

Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com    Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus mengawal pelaksanaan program swasembada jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan monitoring rutin, personel kepolisian memastikan perkembangan lahan pertanian di wilayah binaan tetap berjalan sesuai harapan. Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Minggu (2/8/2026) mulai pukul 12.00 Wita di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pemantauan dilakukan oleh AIPTU Eko Yuli Setyawan, BRIPKA Roy Hermawan, BRIGPOL M. Fajar Adha, BRIGPOL Juliansyah, dan BRIPDA M. Zainal Hilmi. Dalam pelaksanaan tugas, personel menggunakan satu unit kendaraan patroli Polsek Amuntai Tengah serta perangkat komunikasi untuk mendukung koordinasi di lapangan. Monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan sekaligus pengawasan terhadap perkembangan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan. Selain memantau kondisi lahan, kegiatan ini juga bertujuan mengumpulkan data perkembangan tanaman jagung sebagai bahan evaluasi dan laporan kepada pimpinan. Program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung guna memenuhi kebutuhan pakan ternak maupun kebutuhan pangan dari hasil pertanian masyarakat. Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan sebagai wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan dan memperkuat sektor pertanian di daerah. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilaksanakan secara berkala guna memastikan perkembangan program swasembada jagung berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)