Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas selama kunjungan kerja Kepala BNN Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten HSU, Kamis (7/8/2026). Kegiatan pengamanan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 13.30 Wita. Personel Sat Lantas diterjunkan untuk memastikan perjalanan dan rangkaian agenda kunjungan dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta tidak mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat di jalan raya. Pengamanan dipimpin Kasat Lantas Polres HSU Iptu Tri Widodo S., bersama personel Sat Lantas. Sejumlah titik yang menjadi perhatian petugas antara lain Hotel Minosa di Jalan Soewandi Sumarta, Simpang 4 Banua Lima, Jalan Norman Umar, kawasan sekitar kediaman Bupati HSU, hingga area sekitar Kantor BNN Kabupaten HSU. Selain melakukan pengamanan, personel juga melaksanakan pengaturan arus kendaraan di sejumlah ruas jalan yang menjadi bagian dari rute kegiatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga pengguna jalan tetap dapat beraktivitas dengan aman. Kehadiran personel di sejumlah titik strategis diharapkan mampu menciptakan situasi lalu lintas yang tertib selama rangkaian kunjungan berlangsung. Petugas juga melakukan pengaturan secara situasional menyesuaikan kondisi arus kendaraan di lapangan. Sat Lantas Polres HSU menegaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat maupun agenda pejabat merupakan bagian dari tugas pelayanan kepolisian, khususnya dalam memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas. Selama pelaksanaan kegiatan, pengamanan dan pengaturan lalu lintas diarahkan agar seluruh rangkaian kunjungan Kepala BNN Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten HSU dapat berjalan lancar serta situasi di sekitar lokasi kegiatan tetap kondusif. Langkah tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen Polantas HSU dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip keselamatan berlalu lintas. “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan” menjadi semangat dalam setiap pelaksanaan tugas personel di lapangan. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Polres Hulu Sungai Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan melalui kegiatan Penanaman Jagung Kuartal III Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai di lahan pertanian milik warga yang berlokasi di Desa Pinangkara RT 4, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan penanaman jagung tersebut dihadiri oleh Kasat Samapta Polres Hulu Sungai Utara bersama anggota Sat Samapta, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Pinangkara, serta pemilik lahan, Mulyadi. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bentuk sinergi antara Polri, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. Lahan yang digunakan untuk penanaman memiliki luas sekitar 3 hektare dengan jenis tanaman jagung pakan menggunakan bibit varietas Bisi 2. Dalam proses budidayanya akan menggunakan kombinasi pupuk Urea, KCL, dan NPK guna menunjang pertumbuhan tanaman secara optimal. Dari lahan tersebut diperkirakan mampu menghasilkan panen sekitar 10 ton jagung dengan estimasi waktu panen pada bulan Desember 2026. Selain melaksanakan penanaman secara simbolis, personel Sat Samapta Polres Hulu Sungai Utara juga berdialog dengan pemilik lahan dan penyuluh pertanian mengenai pola pemeliharaan tanaman, kebutuhan pemupukan, serta langkah-langkah antisipasi terhadap gangguan hama maupun perubahan cuaca. Pendampingan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengembangkan sektor pertanian jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program penanaman jagung merupakan implementasi nyata dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Polri tidak hanya berperan menjaga situasi kamtibmas, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan. “Program penanaman jagung ini merupakan bentuk komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat agar lahan-lahan produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga mampu meningkatkan produksi pangan serta kesejahteraan petani,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU. Lebih lanjut disampaikan bahwa Polres Hulu Sungai Utara akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung hingga memasuki masa panen. Dengan pengawasan dan koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan seluruh proses budidaya berjalan dengan baik sehingga target hasil panen dapat tercapai sesuai harapan dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara maupun Provinsi Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan Penanaman Jagung Kuartal III Tahun 2026 ini, Polres Hulu Sungai Utara berharap semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah, penyuluh pertanian, dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Sinergi tersebut diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui monitoring perkembangan lahan jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah yang dilaksanakan di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan monitoring dimulai sekitar pukul 11.00 Wita dan dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Tengah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memantau perkembangan program swasembada jagung sekaligus memastikan potensi pertanian masyarakat terus mendapat perhatian. Dalam kegiatan tersebut, personel yang turun ke lapangan yakni Aiptu Rofik PN, Aipda Sahat MTS, SH, Bripka Sugeng Ari Bowo, Bripka Eko Wahyudi, dan Brigpol Bayu Fitrianto. Petugas melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung yang berada di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Monitoring dilakukan sebagai bahan evaluasi dan pelaporan kepada pimpinan terkait perkembangan program ketahanan pangan di wilayah tersebut. Program swasembada jagung diharapkan dapat mendukung kemandirian pangan dengan mengoptimalkan produksi pertanian masyarakat, baik untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan maupun menunjang kebutuhan pakan ternak. Selain melakukan pemantauan, kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas pertanian masyarakat juga menjadi bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan. Pengawasan secara berkala diperlukan agar perkembangan lahan dapat diketahui dan dilaporkan secara berkelanjutan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres HSU melalui jajaran Polsek untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum masing-masing. Dengan monitoring yang dilakukan secara rutin, diharapkan perkembangan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, dapat terus terpantau sehingga upaya menuju kemandirian pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat berjalan secara berkelanjutan. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Banjang melaksanakan patroli sekaligus monitoring pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 64.714.09 Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian memastikan situasi di area SPBU tetap aman, tertib, dan kondusif serta pelayanan distribusi BBM kepada masyarakat berjalan dengan lancar. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Banjang yang bertugas terdiri dari Aiptu Soeyatmin, Aipda Roby Utama, dan Briptu Alfito. Petugas melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi di lingkungan SPBU dan aktivitas masyarakat yang melakukan pengisian BBM. Berdasarkan hasil monitoring, stok BBM yang tersedia di SPBU 64.714.09 Banjang pada saat kegiatan meliputi Pertalite sebanyak 16.000 liter dan Pertamax sebanyak 8.000 liter. Sementara itu, untuk jenis Bio Solar dan Dexlite tercatat kosong pada saat dilakukan pemantauan. Meski terdapat beberapa jenis BBM yang tidak tersedia, situasi di SPBU Banjang secara keseluruhan terpantau berjalan lancar dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan yang dapat menghambat aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Patroli dan monitoring tersebut juga menjadi bentuk kehadiran Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di lokasi pelayanan publik yang berkaitan dengan kebutuhan energi. Polsek Banjang akan terus melakukan pemantauan situasi di wilayah hukumnya sebagai langkah preventif guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga aktivitas masyarakat tetap berlangsung tertib. Dengan kegiatan tersebut, Polsek Banjang menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan yang profesional, solid, dan responsif sebagai bagian dari upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat dengan membagikan masker gratis kepada pengguna jalan di kawasan Bundaran Kota, Jalan A. Yani, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 Wita tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres HSU Iptu Tri Widodo S., bersama personel Sat Lantas. Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk pelayanan sekaligus respons kepolisian terhadap kondisi kabut asap yang muncul sebagai dampak kebakaran lahan. Sejumlah pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut mendapatkan masker secara cuma-cuma. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan asap dan debu selama beraktivitas di luar ruangan. Kasat Lantas Polres HSU Iptu Tri Widodo S. mengatakan, pembagian masker merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang terdampak kondisi udara akibat kabut asap. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pendekatan Polantas yang tidak hanya berfokus pada kelancaran dan keselamatan lalu lintas, tetapi turut memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan” menjadi semangat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Melalui kegiatan sederhana namun bermanfaat ini, Sat Lantas Polres HSU berharap masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan dan kesehatan saat beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik. Kegiatan pembagian masker berlangsung dengan tertib dan menjadi salah satu bentuk kehadiran Polantas HSU yang berupaya memberikan pelayanan secara langsung, dekat, dan humanis kepada masyarakat. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Program swasembada jagung di wilayah Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), menghadapi kendala akibat genangan banjir yang terjadi setelah curah hujan tinggi beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut diketahui saat personel Polsek Sungai Pandan melakukan monitoring perkembangan lahan jagung di Desa Sungai Pinang dan Desa Tambalang Kecil, Rabu (5/8/2026). Monitoring yang berlangsung pukul 10.00 hingga 11.00 Wita tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi tanaman sekaligus memantau perkembangan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan. Dalam pemantauan tersebut, personel menemukan bahwa tanaman jagung yang berhasil tumbuh di sejumlah lahan hanya sebagian. Sebagian lainnya mengalami kegagalan pertumbuhan yang dalam laporan dikaitkan dengan genangan banjir akibat tingginya curah hujan beberapa waktu sebelumnya. Kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan lahan jagung di wilayah Sungai Pandan. Air yang menggenangi lahan dapat menghambat pertumbuhan tanaman dan berpotensi menyebabkan benih maupun tanaman muda tidak berkembang sebagaimana diharapkan. Monitoring dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi aktual lahan sebagai bahan laporan dan evaluasi terhadap perkembangan program swasembada jagung. Tiga personel Polsek Sungai Pandan yang melaksanakan kegiatan tersebut yakni Aiptu Agus Tri Saptiawan, S.Hut., Aipda Eddy Khairudin, S.H., dan Briptu Ahmad Hasan. Personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat Polsek Sungai Pandan untuk menuju lokasi pemantauan di kedua desa tersebut. Meskipun terdapat kendala pada pertumbuhan tanaman, kegiatan monitoring berlangsung lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan juga dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Pemantauan secara berkala menjadi penting untuk mengetahui perkembangan lahan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program ketahanan pangan. Kondisi di Desa Sungai Pinang dan Desa Tambalang Kecil menunjukkan bahwa keberhasilan budidaya jagung tidak hanya bergantung pada proses penanaman, tetapi juga dipengaruhi kondisi lingkungan dan cuaca. Hasil monitoring tersebut selanjutnya menjadi bagian dari laporan perkembangan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan. Upaya pemantauan diharapkan dapat membantu memastikan perkembangan program tetap tercatat dan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan pertanian berikutnya. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), melakukan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 Wita tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tanaman sekaligus memantau perkembangan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara. Dua personel, yakni Aiptu Ferry A.P. dan Bripka Eko P., diterjunkan untuk melakukan pemantauan di lahan yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan. Berdasarkan hasil monitoring, tinggi tanaman jagung di lokasi tersebut berada pada kisaran 80 hingga 160 sentimeter. Namun, petugas juga menemukan kondisi tanaman yang perlu mendapat perhatian, yakni sejumlah daun jagung terlihat menguning. Kondisi tersebut dalam hasil pemantauan dikaitkan dengan keadaan tanah yang dinilai kurang subur sehingga pertumbuhan tanaman jagung mengalami gangguan. Temuan di lapangan tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan monitoring. Pemantauan tidak hanya dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman, tetapi juga mengetahui berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan. Kondisi tanaman yang mengalami gangguan menjadi informasi yang dapat digunakan sebagai bahan laporan dan evaluasi dalam pelaksanaan program swasembada jagung di wilayah tersebut. Program ketahanan pangan membutuhkan pemantauan secara berkelanjutan karena kondisi tanaman dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk keadaan lahan dan tingkat kesuburan tanah. Melalui kegiatan monitoring tersebut, Polsek Amuntai Utara turut menunjukkan dukungan terhadap program swasembada pangan sekaligus memastikan perkembangan lahan pertanian di wilayah hukumnya tetap terpantau. Pemantauan oleh personel kepolisian juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan kelompok tani dalam mendukung keberlanjutan program pertanian masyarakat. Kegiatan monitoring berjalan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. Dengan adanya pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman jagung di Desa Panangkalaan diharapkan dapat terus terpantau, termasuk berbagai kendala yang dihadapi petani, sehingga menjadi bahan evaluasi untuk mendukung keberhasilan program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)
Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan program swasembada jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah hukumnya. Monitoring tersebut dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) mulai sekitar pukul 11.30 Wita hingga selesai, dengan lokasi pemantauan berada di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Sejumlah personel Polsek Amuntai Tengah diterjunkan dalam kegiatan tersebut, yakni Aiptu Eko Yuli Setyawan, Bripka Roy Hermawan, Brigpol M. Fajar Adha, Brigpol Juliansyah dan Bripda M. Zainal Hilmi. Dengan menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000, personel melakukan pemantauan perkembangan lahan jagung di wilayah tersebut. Kegiatan monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan terhadap perkembangan program ketahanan pangan. Pemantauan juga menjadi sarana untuk memperoleh data perkembangan lahan yang selanjutnya dilaporkan kepada pimpinan. Program swasembada jagung memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan pangan, termasuk kebutuhan jagung sebagai bahan pakan ternak. Karena itu, perkembangan lahan pertanian perlu dipantau secara berkala agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai tujuan. Kehadiran personel kepolisian di lapangan juga menjadi bentuk dukungan terhadap masyarakat yang mengembangkan lahan pertanian. Selain melakukan monitoring, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan. Polsek Amuntai Tengah berupaya memastikan perkembangan program pertanian di wilayah hukumnya tetap terpantau. Data hasil pemantauan menjadi bahan laporan sekaligus bagian dari evaluasi perkembangan swasembada jagung. Kegiatan monitoring berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Tidak terdapat gangguan yang dilaporkan selama personel melaksanakan pemantauan di wilayah Palampitan Hilir. Melalui monitoring secara berkelanjutan, Polsek Amuntai Tengah menunjukkan dukungan terhadap upaya mewujudkan kemandirian pangan, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan pertanian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pakan secara berkelanjutan. (Agus)
PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat kembali ditegaskan dalam kegiatan penyerahan Piagam Penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), penghargaan kategori Pelayanan Publik Prima, serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Pelayanan Publik Polda Sumatera Selatan Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel The Zuri Palembang, Rabu (5/8/2026), turut dihadiri Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. James P. Hutagaol, S.I.K., M.H. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolda Sumatera Selatan sebagai bentuk apresiasi terhadap satuan kerja dan satuan wilayah yang dinilai berhasil mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan publik. Bagi Satbrimob Polda Sumsel, kehadiran dalam agenda tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Polri. Tidak hanya berorientasi pada penghargaan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Bimtek Inovasi Pelayanan Publik. Agenda ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas personel dalam mengembangkan pelayanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui penguatan inovasi, satuan kerja di lingkungan Polda Sumsel didorong untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses, cepat, efektif, humanis dan berkelanjutan, termasuk dalam menghadapi perkembangan teknologi serta transformasi digital. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum evaluasi bahwa predikat WBK dan Pelayanan Publik Prima bukanlah tujuan akhir. Penghargaan harus dipandang sebagai amanah untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan standar integritas dan kualitas pelayanan. Komitmen tersebut mencakup penguatan budaya antikorupsi, peningkatan profesionalisme personel, transparansi dalam pelayanan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat. Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. James P. Hutagaol menegaskan dukungan Satbrimob terhadap kebijakan Polda Sumsel dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan publik. Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, Satbrimob Polda Sumsel menunjukkan kesiapan untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Penguatan inovasi pelayanan publik diharapkan tidak berhenti pada forum bimtek, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, transformasi pelayanan dapat benar-benar dirasakan masyarakat dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Polri yang semakin Presisi. Kegiatan di Palembang tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjaga semangat reformasi birokrasi sekaligus memastikan penghargaan yang diraih dapat diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan. (Agus)
PALEMBANG, Bidik-kasusnews.com Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan melalui kegiatan Rabu Sedekah, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan personel Brimob sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel Batalyon D Pelopor mengumpulkan sedekah secara sukarela. Dana yang terkumpul selanjutnya direncanakan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Meski dilakukan melalui aksi sederhana, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata semangat berbagi yang ditanamkan di lingkungan Batalyon D Pelopor. Setiap personel diberikan ruang untuk berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel mengatakan, Rabu Sedekah merupakan salah satu sarana untuk membangun rasa empati dan kepedulian personel terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan, tetapi juga bagaimana kehadiran personel dapat memberikan manfaat positif bagi lingkungan sekitar. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian kepada sesama. Personel tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dalam menjalankan tugas, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya,” ujarnya. Dana yang dihimpun melalui kegiatan Rabu Sedekah diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Penyalurannya juga menjadi bentuk kepedulian sosial yang dilakukan secara berkelanjutan. Selain memberikan manfaat kepada penerima, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan rasa kebersamaan di antara personel Batalyon D Pelopor. Semangat berbagi yang dibangun melalui Rabu Sedekah juga menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis dalam membangun kedekatan Polri dengan masyarakat. Kepedulian sosial diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya pelayanan yang mengedepankan nilai kemanusiaan. Melalui kegiatan tersebut, Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Rabu Sedekah pun menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan melalui hal besar. Dari kontribusi sederhana yang dilakukan bersama, diharapkan lahir manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. (Agus)