MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka sukses menjalin kemitraan strategis dengan salah satu pusat oleh-oleh di daerah, yaitu Majalengka Mart dan OMA (Oleh oleh Majalengka). Kerja sama ini ditujukan untuk memasarkan berbagai produk hasil karya dan kreativitas warga binaan secara massal kepada masyarakat luas. Langkah progresif ini merupakan realisasi konkret dari Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada pemasaran produk hasil karya warga binaan melalui koperasi dan UMKM. Pihak manajemen Majalengka Mart menyambut baik kolaborasi ini. Mereka menilai kualitas produk yang dihasilkan oleh warga binaan Lapas Majalengka memiliki standar yang tinggi, layak, dan memiliki nilai jual yang mampu bersanding dengan produk-produk lokal lainnya. Melalui sinergi kemitraan ini, diharapkan program pembinaan kemandirian di Lapas Majalengka dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Selain memberikan bekal keterampilan, program ini juga menjadi modal berharga bagi para warga binaan agar siap berwirausaha secara mandiri dan produktif setelah bebas. Melalui sinergi kemitraan yang kuat ini, Lapas Kelas IIB Majalengka berkomitmen untuk memastikan program pembinaan kemandirian dapat terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Sehingga kreativitas warga binaan tidak berhenti di dalam lingkungan blok hunian, melainkan memiliki pasar riil yang jelas dan terus berkembang. Di sisi lain, program pemasaran ini tidak sekadar memberikan bekal keterampilan teknis semata, tetapi juga menjadi modal berharga bagi para warga binaan. Pengalaman memproduksi barang yang menembus pasar ritel diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan jiwa kewirausahaan, sehingga saat bebas nanti, mereka siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang mandiri, produktif, dan berdaya ekonomi. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Satlantas Polres Kuningan melaksanakan pengecekan tanaman jagung yang telah memasuki masa persiapan panen di Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Sebelumnya, Satlantas Polres Kuningan bersama kelompok tani setempat telah melaksanakan penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan.Setelah melalui proses perawatan dan pemantauan secara berkala, tanaman jagung kini tumbuh dengan baik dan siap untuk dipanen. Kegiatan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap optimal menjelang masa panen. Alhamdulillah, hasil pertumbuhan jagung menunjukkan perkembangan yang baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini, Polri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan para petani. (Asep Rusliman)

CIREBON,-Bidik-kasusnews.com,.Penyaluran bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng kepada warga Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, diduga diwarnai praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum Ketua RT. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan diminta menyerahkan uang sebesar Rp 15.000 hingga Rp 20.000 saat proses pembagian bantuan berlangsung. Dalam program yang dilaksanakan Pemerintah Kelurahan Kenanga di bawah kepemimpinan Lurah Andi Eka Risfananda, sebanyak 1.105 KPM menerima dua karung beras (masing-masing 10 kg) dan empat liter minyak goreng. Seorang penerima manfaat yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku dipungut biaya tersebut. Isu yang beredar menyebutkan dana hasil pungutan disetorkan ke Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos). Menanggapi hal itu, Iwan selaku fasilitator penyaluran bantuan membenarkan adanya pungutan oleh sebagian oknum RT, namun membantah keras keterlibatan Puskesos. “Memang ada beberapa RT yang meminta biaya dengan alasan kebutuhan program lingkungan seperti pemeliharaan fasilitas atau pembelian kain kafan. Namun, informasi bahwa uang tersebut diberikan kepada pihak Puskesos tidak benar,” ujar Iwan saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (20/6/2026). Koordinator Puskesos Kelurahan Kenanga, Edi, juga membantah tuduhan serupa. Saat ditemui Senin (22/6/2026), Edi menyatakan baru mengetahui dugaan pungutan tersebut dari media dan belum menerima setoran apa pun. “Saya akan berkoordinasi dengan Pak Lurah terkait hal ini. Kemungkinan seluruh RT akan dipanggil untuk membahas permasalahan tersebut dalam rapat,” kata Edi. Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kelurahan Kenanga belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut terhadap dugaan pungli tersebut. Masyarakat berharap adanya klarifikasi dan evaluasi agar penyaluran bansos berjalan sesuai aturan tanpa pungutan dalam bentuk apa pun. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Polresta Cirebon menggelar aksi kemanusiaan berupa Bakti Kesehatan Donor Darah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026. Kegiatan sosial yang menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon ini dilaksanakan di Aula Pesatgatra Mapolresta Cirebon, Selasa (23/6/2026). ​Agenda donor darah tersebut dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama. Aksi kemanusiaan ini juga diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), perwira, personel, dan ASN Polresta Cirebon. Menunjukkan sinergi lintas sektoral yang kuat, perwakilan dari Kodim 0620 Kabupaten Cirebon, Satpol PP Kabupaten Cirebon, BPBD Kabupaten Cirebon, Purnawirawan Polri, Pengurus Cabang Bhayangkari Kota Cirebon, anggota Pramuka Saka Bhayangkara, hingga warga masyarakat sekitar turut ambil bagian mengantre untuk mendonorkan darah mereka. ​Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan dalam momentum menyambut Hari Bhayangkara ke-80. “Melalui kolaborasi ini, kepolisian berharap aksi donor darah dapat menjadi sarana efektif untuk mempererat sinergi antara Polri, instansi samping, serta seluruh elemen masyarakat,” katanya. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam membantu memenuhi ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Cirebon bagi pasien yang membutuhkan pertolongan medis darurat. ​Antusiasme para pendonor tergolong sangat tinggi, di mana tercatat sebanyak 136 orang mendaftarkan diri dalam aksi sosial tersebut. Dari hasil pemeriksaan medis tim dokkes dan PMI, sebanyak 126 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya, sedangkan 10 orang lainnya terpaksa ditolak karena alasan kondisi kesehatan yang tidak memenuhi kriteria standar. Melalui proses donor tersebut, petugas berhasil mengumpulkan sebanyak 126 kantong darah dengan rincian 47 kantong golongan darah A, 28 kantong golongan darah B, 8 kantong golongan darah AB, dan 43 kantong untuk golongan darah O. Seluruh rangkaian kegiatan donor darah berjalan dengan sangat tertib, lancar, dan aman. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan kalangan mahasiswa, Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Majalengka pada Selasa (23/06/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang baik antara Polres Majalengka dan organisasi kemahasiswaan. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peran pemuda, serta kontribusi mahasiswa dalam pembangunan daerah turut dibahas. Pada kesempatan itu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan kontrol sosial di tengah masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan mahasiswa perlu terus ditingkatkan guna menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan harmonis di Kabupaten Majalengka. “Kami berharap silaturahmi ini dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama yang baik antara Polres Majalengka dengan PMII Kabupaten Majalengka. Mahasiswa merupakan mitra penting dalam menjaga persatuan, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Rita Suwadi. Lebih lanjut, Kapolres juga mengajak seluruh kader PMII untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah, meningkatkan kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran hukum dan pengaruh negatif yang dapat mengganggu stabilitas sosial. Sementara itu, perwakilan PMII Kabupaten Majalengka menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut dan mengapresiasi keterbukaan Polres Majalengka dalam membangun komunikasi dengan kalangan mahasiswa. PMII menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Majalengka. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polres Majalengka dan PMII Kabupaten Majalengka, sehingga dapat bersama-sama berkontribusi dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kemajuan daerah. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Majalengka Polda Jabar mengikuti kegiatan Puncak Bakti Kesehatan yang diselenggarakan secara daring melalui sarana Zoom Meeting pada Selasa (23/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan serta memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung secara nasional tersebut diikuti oleh Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., jajaran Polres Majalengka, tenaga kesehatan, serta berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas pengemudi ojek online (ojol) yang turut mendapatkan perhatian dalam program bakti kesehatan tersebut. Pada kesempatan tersebut, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, peringatan HUT Bhayangkara tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. “Kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80, kami ingin semakin mendekatkan diri kepada masyarakat dengan memberikan pelayanan yang humanis, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar AKBP Rita Suwadi. Kapolres juga mengapresiasi partisipasi berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para pengemudi ojek online yang menjadi salah satu sasaran pelayanan kesehatan. Menurutnya, para ojol memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas masyarakat sehingga kesehatan mereka perlu mendapat perhatian bersama. Lebih lanjut, AKBP Rita Suwadi berharap kegiatan bakti kesehatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, aman, dan kondusif. Melalui kegiatan Puncak Bakti Kesehatan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini, Polres Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. (Asep Rusliman)

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,. Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) Cirebon mendesak Bupati Cirebon untuk segera mengambil langkah cepat, tegas, dan terukur guna menyelamatkan dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon yang saat ini dinilai sedang menghadapi krisis kepercayaan publik akibat berbagai persoalan yang terus bermunculan di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. Ketua Umum FORMASI Cirebon, Adv. Qorib, SH., MH., menegaskan bahwa kondisi yang terjadi saat ini tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Berbagai temuan, laporan masyarakat, hasil pemeriksaan lembaga pengawas, hingga dugaan kebocoran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menjadi perhatian publik telah menciptakan situasi yang tidak kondusif bagi penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Cirebon. “Sudah saatnya Bupati Cirebon mengambil langkah konkret dan berani untuk menyelamatkan dunia pendidikan. Jangan sampai persoalan yang terus berlarut-larut justru mengorbankan kepentingan peserta didik, tenaga pendidik, dan masa depan pendidikan Kabupaten Cirebon,” tegas Qorib. FORMASI menilai bahwa evaluasi kinerja secara menyeluruh terhadap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon merupakan langkah yang sangat mendesak. Evaluasi tersebut harus dilakukan secara objektif, profesional, transparan, dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurut FORMASI, banyaknya persoalan yang muncul dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan adanya indikasi lemahnya tata kelola, pengawasan internal, serta pengendalian terhadap berbagai program dan kegiatan yang bersumber dari anggaran pendidikan. Oleh karena itu, FORMASI secara resmi mendesak Bupati Cirebon untuk: 1. Melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan Dana BOS dan BOSP di Kabupaten Cirebon. 2. Melakukan evaluasi total terhadap kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon. 3. Memerintahkan pemeriksaan terhadap seluruh program dan kegiatan yang menjadi temuan BPK maupun Inspektorat. 4. Mengusut dugaan kebocoran dan penyalahgunaan anggaran pendidikan secara transparan dan akuntabel. 5. Menyampaikan hasil pemeriksaan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan informasi publik. 6. Segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon apabila terbukti tidak mampu menjaga tata kelola pemerintahan yang baik dan tidak mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan. FORMASI juga menegaskan bahwa penyelamatan dunia pendidikan harus menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Cirebon. Pendidikan merupakan sektor strategis yang menyangkut masa depan generasi muda dan tidak boleh dikorbankan oleh dugaan praktik penyimpangan anggaran maupun buruknya tata kelola birokrasi. Sebagai bentuk pengawasan masyarakat sipil, FORMASI berencana menyampaikan laporan dan permohonan evaluasi kepada berbagai instansi terkait, di antaranya Gubernur Jawa Barat, Inspektorat Provinsi Jawa Barat, BKD Provinsi Jawa Barat, Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta Kementerian Pendidikan. “Bupati Cirebon harus menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat dan dunia pendidikan. Jangan menunggu persoalan semakin besar. Kami meminta langkah cepat dan tegas, termasuk pencopotan Kepala Dinas Pendidikan apabila memang diperlukan demi menyelamatkan pendidikan Kabupaten Cirebon,” tambah Qorib. FORMASI menegaskan akan terus mengawal seluruh proses pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan oleh lembaga berwenang guna memastikan tata kelola pendidikan di Kabupaten Cirebon berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan bebas dari praktik korupsi. “SELAMATKAN DANA BOS, SELAMATKAN MASA DEPAN PENDIDIKAN KABUPATEN CIREBON.” Ketua Umum; FORMASI Cirebon (Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi) ADV. QORIB, SH., MH. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,.23 Juni 2026 – Pengadilan Negeri Majalengka melaksanakan Kegiatan Pengawasan dan Pengamatan (KIMWASMAT) di Lapas Majalengka pada hari ini, Selasa (23/06). Kegiatan yang bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan putusan pengadilan serta mengevaluasi program pembinaan narapidana ini dilaksanakan di Aula Lapas Majalengka. Rombongan dari PN Majalengka yang terdiri dari lima orang dan disambut dengan baik oleh Kasi Binadik dan Giatja Lapas Majalengka. Dalam kegiatan tersebut, tim Hakim Pengawas melakukan wawancara tatap muka terhadap lima orang Warga yang menjadi target pengawasan untuk mengetahui keadaan, pemenuhan hak dasar, serta keaktifan mereka. Setelah proses wawancara selesai, rombongan PN Majalengka turut meninjau langsung berbagai fasilitas dan jalannya program pembinaan yang ada di Lapas Majalengka. Kalapas Majalengka melalui Kasi Binadik dan Giatja, menyampaikan apresiasinya atas peninjauan ini dan menegaskan bahwa pihak Lapas selalu kooperatif terhadap pengawasan demi memastikan pemenuhan hak serta program pemberdayaan berjalan optimal. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. 23/06/2026 – Program swasembada pangan yang digalakkan Polri terus berjalan masif di Kabupaten Kuningan, Demi mewujudkan ketahanan pangan nasional yang optimal, di bawah kepemimpinan Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., jajaran Satreskrim, Polsek, hingga Bhabinkamtibmas siap siaga mengawal dan mendampingi petani secara aktif, mulai dari proses penanaman jagung, masa panen, hingga tahap pendistribusian ke pabrik. Pantauan di lapangan menunjukkan jajaran Polres Kuningan turun langsung ke ladang saat masa panen tiba. Dari ladang tersebut, hasil panen warga kini telah memasuki tahap penimbangan dan penggudangan, Karung-karung berisi pipilan jagung kering ditimbang ulang dengan teliti sebelum dikirim ke pabrik pengolahan. Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP ABDUL AZIS, SH., C.HPR, bersama anggota Polres lainnya terlihat memantau langsung proses tersebut guna memastikan seluruh alur berjalan lancar, aman, dan transparan, “Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri hadir mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mendampingi petani sejak pembibitan, perawatan, panen, sampai jagung siap didistribusikan ke pabrik, Tujuannya agar hasil petani terserap maksimal dan harga tetap stabil, Satreskrim terus pantau swasembada pangan agar petani maju di Kabupaten Kuningan,” ujar AKP ABDUL AZIS, SH., C.PHR, saat meninjau gudang penyimpanan. Pangkas Praktik Tengkulak demi Kesejahteraan Petan, Program ini juga melibatkan kelompok tani binaan Polri secara menyeluruh, mulai dari: * Penyediaan lahan yang produktif. * Bimbingan teknis tata cara penanaman jagung yang baik. * Fasilitasi kerja sama langsung dengan pihak pabrik. Dengan keterlibatan aktif Satreskrim Polres Kuningan dalam mengawal rantai distribusi dari hulu ke hilir, diharapkan para petani di Kuningan tidak lagi dirugikan oleh praktik tengkulak yang kerap mempermainkan harga di pasaran. Setelah proses penimbangan selesai, jagung hasil panen petani Kuningan langsung dikirim ke pabrik untuk diolah menjadi pakan ternak serta bahan baku industri lainnya, Langkah konkret ini diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani lokal sekaligus memperkuat stok pangan di daerah. Komitmen Berkelanjutan, Polres Kuningan berkomitmen akan terus mengawal program swasembada pangan ini secara berkelanjutan, Ke depan lahan pertanian jagung binaan Polri rencananya akan terus diperluas agar kontribusi Kabupaten Kuningan terhadap ketahanan pangan nasional semakin besar dan memberikan dampak ekonomi positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas. ( Asep Rusliman)

Cirebon Kota,-Bidik-kasusnews.com,.Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di wilayah Polres Cirebon Kota diwarnai dengan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat secara langsung. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cirebon Kota menggelar kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” yang dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Yayasan Budhi Asih Cirebon, Senin 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Cirebon Kota, Ibu Mayya Eko Iskandar, bersama jajaran pengurus Bhayangkari. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral sekaligus memperkuat sinergi antara keluarga besar Polri dengan masyarakat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto STrK SIK menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremoni peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi sarana untuk lebih mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis. Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara ke-80 dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan kemanusiaan antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam hal peningkatan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas. “Kegiatan Polantas Menyapa ini merupakan upaya kami untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Selain memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas, kami juga ingin memberikan manfaat nyata melalui bantuan sosial,” ujar AKP Hadi. Kegiatan diawali dengan sesi sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada pengurus serta penghuni Yayasan Budhi Asih Cirebon. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya disiplin di jalan raya, penggunaan helm dan sabuk pengaman, hingga upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari budaya keselamatan bersama di jalan raya. Selain kegiatan edukasi, Satlantas Polres Cirebon Kota juga menyalurkan bantuan sosial kepada pengurus dan penghuni yayasan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial Polri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang menerima manfaat. Kehadiran Bhayangkari Cabang Cirebon Kota dalam kegiatan tersebut juga memberikan warna tersendiri. Selain memberikan dukungan, Bhayangkari turut memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang menjadi bagian penting dalam tugas kepolisian di tengah masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara Satlantas Polres Cirebon Kota dengan pihak Yayasan Budhi Asih. Hubungan yang terjalin diharapkan tidak hanya berhenti pada momentum peringatan, tetapi dapat terus berlanjut dalam berbagai kegiatan sosial lainnya di masa mendatang. Melalui program Polantas Menyapa ini, Polres Cirebon Kota berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat. Budaya tertib di jalan raya diharapkan dapat menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari demi menekan angka kecelakaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari pihak yayasan maupun masyarakat penerima manfaat. Suasana penuh kehangatan terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto, turut mengimbau masyarakat untuk terus mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas serta menjaga keselamatan di jalan raya. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan bersama. Kegiatan seperti ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80,” pungkasnya. (Asep Rusliman)