Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Polda Jabar berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat mengintensifkan operasi pemberantasan peredaran gelap narkotika serta obat keras tertentu. Langkah tegas ini diambil menyusul maraknya penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang mulai menyasar kelompok usia remaja di berbagai daerah. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto menyatakan bahwa jajarannya tidak hanya berfokus pada penindakan kurir atau pengedar di tingkat hilir. Penyidikan kini diarahkan untuk membongkar jaringan utama serta dalang di balik rantai pasokan obat berbahaya tersebut. “Kami terus akan melakukan upaya-upaya pengungkapan bukan hanya sekadar para pengedarnya tapi kepada otak-otak pelaku yang mendistribusikan dari mana pun walaupun itu lintas provinsi,” tegas Irjen Pipit, di Polda Jabar, Jumat (7/8/2026). Pengembangan kasus ini menjadi fokus utama pihak kepolisian guna memutus jalur peredaran sintesis yang kerap memicu berbagai tindakan kejahatan jalanan maupun kriminalitas lainnya. Irjen Pipit menekankan pentingnya sinergitas antarlembaga dalam menangani ancaman peredaran gelap zat adiktif tersebut secara komprehensif, mulai dari pengawasan jalur distribusi hingga penindakan hukum secara terpadu. “Ini juga hadir di sini dari BNN juga BNNP tentunya kita harus memperkuat kolaborasi kepada semua pihak,” pungkasnya. Bandung, 7 Agustus 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Cirebon,-Bidik-kasusnews.com,.​Polresta Cirebon menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya, Kamis (6/8/2026) malam. Acara yang berlangsung meriah, hangat, dan sarat jiwa sportivitas tersebut dipusatkan di Point Break Cafe & Resto, Jalan Pangeran Cakrabuana, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. ​Kegiatan nobar akbar ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., serta didampingi Pejabat Utama (PJU) Polresta Cirebon, Kapolsek Talun, jajaran perwira, dan personel Polresta Cirebon. Suasana kebersamaan semakin terasa kental dengan hadirnya ratusan suporter dari komunitas Bobotoh, Viking, serta warga masyarakat sekitar yang memadati lokasi acara. ​Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama menyampaikan bahwa nobar ini digelar sebagai wadah untuk merawat kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, serta mengokohkan sinergitas antara institusi Polri dan masyarakat melalui momentum pesta olahraga sepak bola. Untuk menambah kemeriahan acara, Polresta Cirebon juga menyediakan puluhan doorprize menarik dengan Grand Prize utama berupa satu unit motor listrik. ​”Melalui nobar ini, kami ingin menciptakan ruang kebersamaan yang hangat antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para pencinta sepak bola di Cirebon. Kita buktikan bahwa menikmati pertandingan besar seperti Persib melawan Persebaya dapat berlangsung dengan penuh kegembiraan, aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” ujarnya. ​Guna memelihara kondusivitas wilayah sebelum, saat, hingga seusai pertandingan, Polresta Cirebon menerjunkan pengamanan secara menyeluruh. Sebanyak 378 personel gabungan yang terdiri dari satuan fungsi operasional dan seluruh Polsek jajaran Polresta Cirebon dikerahkan serta disiagakan di berbagai titik strategis di wilayah hukum Polresta Cirebon. Langkah antisipatif ini diambil guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat luas. ​Lebih lanjut, Kombes Pol. Imara Utama menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan di lapangan diinstruksikan untuk bertindak secara humanis, profesional, dan responsif sebagai wujud komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik. Berkat kesadaran bersama dan pengamanan yang terstruktur, seluruh rangkaian kegiatan nobar hingga euforia seusai pertandingan final Piala Presiden 2026 di wilayah Kabupaten Cirebon berlangsung dengan sangat lancar, aman, dan kondusif. (Asep Rusliman)

KUNINGAN,-Bidik-kasusnews.com,. Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan terus ditunjukkan Polres Kuningan. Bekerja sama dengan PAM Tirta Kamuning, Polres Kuningan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Blok Dalam Desa, Desa Pakembangan, Kecamatan Garawangi Kabupaten Kuningan, Kamis (6/8/2026). Sebanyak 12.000 liter air bersih didistribusikan kepada masyarakat guna memenuhi kebutuhan air bersih warga yang mengalami kesulitan akibat musim kemarau. Penyaluran air bersih tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Warga memanfaatkan bantuan itu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan konsumsi. Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak musim kemarau. “Kami hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berupaya memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan PAM Tirta Kamuning, kami berharap kebutuhan air bersih warga Desa Pakembangan dapat terbantu selama musim kemarau ini,” ujar AKBP Bellen Anggara Pratama dalam keterangan persnya. Kapolres menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, BUMD, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan, termasuk krisis air bersih saat musim kemarau. “Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial agar setiap permasalahan di tengah masyarakat dapat diatasi bersama,” tambahnya. Polres Kuningan memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan, sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait agar bantuan air bersih dapat terus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain memberikan bantuan air bersih, Polres Kuningan juga memberikan bantuan paket sembako kepada warga. Sementara itu, Dr. Ukas Suhafaputra, melalui Staf Humas dan Komunikasi Publik PAM Tirta Kamuning, Gery Aditya Pratama, mengatakan penyaluran air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi antara Perumda Air Minum Tirta Kamuning dan Polres Kuningan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau. Menurut Gery, distribusi air bersih ke Desa Pakembangan dilakukan setiap hari dengan kapasitas tiga tangki atau sekitar 12.000 liter air. Selama dua hari pelaksanaan, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 24.000 liter air. “Kolaborasi dengan Polres Kuningan menjadi wujud sinergi antar lembaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Kuningan,” kata Gery. PAM Tirta Kamuning memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan siap menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah-wilayah yang membutuhkan berdasarkan hasil pendataan serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Guna memastikan stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memperkuat sinergitas antara aparat kepolisian dengan elemen mahasiswa dan pemuda, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka Polda Jabar mengoptimalkan komunikasi dua arah secara berkelanjutan. Langkah proaktif yang dikemas dalam wujud pelayanan prima kepolisian di bidang kemitraan masyarakat ini difokuskan pada pemeliharaan kondusifitas wilayah melalui perangkulan aspirasi serta peran aktif generasi muda, Kamis (06/08/2026) Dalam pelaksanaannya di lapangan, Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. menerima secara langsung kunjungan silaturahmi dari jajaran Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus dan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Majalengka bertempat di Ruang Kerja Kapolres Majalengka. Melalui suasana audiens yang hangat, inklusif, dan penuh kekeluargaan, Kapolres Majalengka berdiskusi interaktif bersama para perwakilan mahasiswa dan pimpinan organisasi pemuda. Pertemuan strategis ini menjadi wadah pertukaran gagasan dalam mengawal isu-sesu sosial-kemasyarakatan, pembangunan daerah, serta penegakan hukum yang berkeadilan di Kabupaten Majalengka. (Asep Rusliman)

Bandung,-Bidik-kasusnews.com,.Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat resmi membongkar kasus penyebaran ujaran kebencian di media sosial yang memanfaatkan rekayasa teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Pengungkapan ini bermula dari Laporan Polisi nomor LP/B/1498/VIII/2026/SPKT/POLDA JAWA BARAT tertanggal 4 Agustus 2026 yang ditindaklanjuti dengan Surat Perintah Penyidikan pada 5 Agustus 2026. Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan dua orang tersangka. Tersangka utama yakni AYP (49), seorang karyawan swasta yang berperan memanipulasi konten visual/lama menggunakan AI serta mengunggah narasi provokatif di media sosial. Sementara tersangka kedua, AF (40), ditangkap karena turut memprovokasi publik dengan menyebarkan komentar-komentar bernada hasutan di unggahan tersebut. Pengungkapan kasus yang berlokasi di Jl. Raya Cimahi, Cimahi Selatan, Kota Cimahi ini mengungkap adanya motif ekonomi di balik aksi para pelaku. AYP sengaja memicu kegaduhan demi mendulang engagement atau interaksi tinggi yang kemudian dimanfaatkan untuk mengumpulkan dana masyarakat melalui platform fintech. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menegaskan bahwa penyidik kini tengah mendalami alur transaksi keuangan yang digunakan tersangka. “Penyidik sedang mengembangkan pemeriksaan ke penyedia jasa keuangan yang dipakai oleh pelaku dalam pengumpulan dana tersebut,” ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan. Dalam penangkapan ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa bundel tangkapan layar akun media sosial, 1 unit ponsel Samsung S25FE warna silver, dan 1 unit ponsel OPPO F11 warna biru. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 35 Jo Pasal 51 dan/atau Pasal 29 Jo Pasal 45B UU ITE, serta Pasal 243 hingga Pasal 248 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun penjara dan denda maksimal Rp200 juta. Bandung, 6 Juli 2026 Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.– Polres Majalengka kembali menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personel yang beragama Islam di Masjid Jamiussolihin Polres Majalengka, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan mental spiritual anggota guna membentuk insan Bhayangkara yang berakhlak mulia, humanis, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut, ceramah agama disampaikan oleh Kiai Eman selaku Da’i Kamtibmas, dengan mengangkat tema “Menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW”. Dalam tausiyahnya, Kiai Eman mengajak seluruh personel Polri untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan meneladani akhlak, kejujuran, amanah, kesabaran, dan kepedulian terhadap sesama. “Kecintaan kepada Rasulullah SAW hendaknya diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri yang senantiasa memberikan pelayanan terbaik, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat,” ujar Kiai Eman dalam tausiyahnya. Sementara itu, Kapolres Majalengka **AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si.** menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan agenda rutin yang bertujuan memperkuat keimanan dan ketakwaan seluruh personel sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Menurut Kapolres, pembinaan rohani menjadi bagian penting dalam membentuk karakter personel yang berintegritas, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara optimal. “Dengan pembinaan rohani yang berkesinambungan, diharapkan seluruh personel Polres Majalengka memiliki mental yang kuat, akhlak yang baik, serta semakin profesional dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ungkap AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., Melalui kegiatan Binrohtal ini, Polres Majalengka berharap nilai-nilai keagamaan yang ditanamkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh personel dalam menjalankan tugas sehari-hari, sehingga mampu mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,. Pergantian Kapolres merupakan hal yang lazim dalam sistem rotasi kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Mutasi jabatan bukan sekadar pergantian personel, melainkan bagian dari penyegaran organisasi dan upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. ‎ ‎Namun, di balik rutinitas pergantian tersebut, masyarakat selalu menyimpan harapan besar. Harapan itu sederhana: yang sudah baik dapat menjadi lebih baik. Kehadiran Kapolres Majalengka yang baru diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Majalengka. ‎ ‎Warga Majalengka tentu menginginkan situasi kamtibmas yang semakin kondusif. Perbaikan dalam bidang keamanan dan ketertiban menjadi tuntutan yang wajar, mengingat rasa aman merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Lingkungan yang tertib akan mendorong aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial berjalan lebih baik. ‎ ‎Dalam beberapa waktu terakhir, keterlibatan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pihak dinilai membantu menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap terkendali. Langkah-langkah tersebut menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat. ‎ ‎Di lapangan, kehadiran polisi bersama TNI telah memberikan rasa nyaman dan tertib di tengah masyarakat. Pengamanan kegiatan masyarakat, patroli rutin, hingga pengawasan wilayah menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman. Ke depan, masyarakat berharap keamanan yang terjaga dapat berbanding lurus dengan meningkatnya kesejahteraan rakyat. ‎ ‎Pada akhirnya, keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari banyaknya kasus yang ditangani, tetapi juga dari seberapa besar masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Ketika warga dapat beraktivitas tanpa rasa takut, ketika lingkungan tertib dan harmonis, di situlah keberhasilan Polres Majalengka benar-benar dirasakan. ‎ ‎Kapolres Majalengka yang baru membawa amanah besar. Harapan masyarakat kini tertuju pada kepemimpinan yang humanis, tegas, dekat dengan rakyat, serta mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga. Semoga pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum untuk mewujudkan Majalengka yang semakin aman, tertib, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. ‎(Asep Rusliman) PJI Majalengka

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Di balik setiap perkara yang telah diputus pengadilan, terdapat satu tahapan penting yang menjadi penutup perjalanan penegakan hukum, yakni pemusnahan barang bukti. Proses tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol nyata bahwa hukum berjalan hingga tuntas, transparan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat. Komitmen itu kembali ditegaskan Kejaksaan Negeri Majalengka melalui kegiatan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), yang digelar di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Majalengka, Selasa (4/8/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Majalengka, Sukma Djaya Negara, S.H., M.Hum. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., unsur Pengadilan Negeri, Dinas Kesehatan, Wakapolres Majalengka, jajaran Satreskrim, Satresnarkoba, Satintelkam Polres Majalengka, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Kajari Majalengka menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan putusan pengadilan. Langkah tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban institusi penegak hukum kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh proses hukum dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia menambahkan, keberhasilan penegakan hukum tidak hanya diukur dari banyaknya perkara yang diselesaikan, tetapi juga dari kemampuan seluruh aparat penegak hukum menjaga integritas, membangun kepercayaan publik, serta menghadirkan kepastian hukum yang berkeadilan. Momentum tersebut juga memperlihatkan eratnya sinergi antara Kejaksaan, Kepolisian, Pengadilan, dan berbagai instansi terkait dalam membangun sistem peradilan pidana yang terpadu. Kehadiran Kapolres Majalengka beserta jajaran menjadi cerminan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi dalam pemberantasan tindak pidana dan menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Majalengka. Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang solid antar-aparat penegak hukum menjadi fondasi penting dalam menciptakan penegakan hukum yang memberikan kepastian sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Seluruh rangkaian pemusnahan barang bukti berlangsung aman, tertib, dan lancar. Lebih dari sekadar menghilangkan barang hasil kejahatan, kegiatan ini menjadi pesan kuat bahwa setiap pelanggaran hukum akan diproses hingga tuntas, sementara sinergi antar-aparat penegak hukum terus diperkuat demi menghadirkan keadilan yang nyata bagi masyarakat Majalengka. (Asep Rusliman)

MAJALENGKA,-Bidik-kasusnews.com,. Polres Majalengka melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil amankan 16 kasus penyalahgunaan narkotika dan obat obatan terlarang sepanjang Juli 2026 dan berhasil mengamankan 16 orang tersangka dengan peran yang berbeda salah satunya seorang tersangka yang memprodiksi tembakau sistesis dalam home industri di wilayah Kabupaten Majalengka. “Satresnarkoba Polres Majalengka alhamdulillah selama periode bulan Juli 2026 telah berhasil melakukan pengungkapan 16 kasus terkait dengan penyalahgunaan dari obat obatan terlarang. Dari 16 kasus tersebut yang telah berhasil.kami ungkap ada total 16 tersangka yang berhasil kami amankan, ” kata Kapolres Majalengka AKBP Aldy Muhammad Sulaiman didampingi Kasatres Narkoba AKP Sigit Purnomo dan Kasi Humas Polres Majalengka, saat pers rilis pada Rabu sore, (05/08/26). Masih kata Kapolres bahwa dari 16 tersangka ini tentu memiliki peran yang berbeda beda. “15 orang tersangka perannya selaku pengedar, dan satu orang tersangka perannya adalah yang memproduksi atau Home Industri untuk tembakau sintesis, ” terang AKBP Aldy. Selanjutnya sambung dia, terkait home industri tersebut, telah kami amankan dan kami lakukan penggeladahan dan tentunya sebelum kami melakukan penggedalahan ada teknik yang kami lakukan yaitu teknik sufailen. “Alahmdulillah ketika kami geledah, kami menemukan beberapa barang bukti, dan kamipun melakukan pengembangan ke tersangka tersangka lainnya. Kami minta dukungan dan supprt dari masyarakat agar pengembangan ke depan bisa berlangsug dengan hasil yang maksimal. Dan ke depan kami akan memerangi narkoba,” tegasnya. Ditambahkannya, kami berkomitmen untuk menzerokan obat obatan terlarang di Kabupaten Majalengka. “Ancaman hukuman minimal lima tahun perjara atau seumur hidup dan denda sebesar Rp. 1 miliar,” pungkasnya. (Asep Rusliman)

Majalengka,-Bidik-kasusnews.com,.Dalam rangka memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat, Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si. melaksanakan kunjungan kerja ke jajaran Polsek, pada Rabu (5/8/2026). ‎ ‎Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan di Mako Polsek Panyingkiran, Polsek Majalengka Kota, dan Polsek Cigasong. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Majalengka, para Pejabat Utama (PJU) Polres Majalengka, serta diikuti oleh Pengurus Bhayangkari Cabang Majalengka. ‎Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda pembinaan dan pengawasan terhadap satuan kewilayahan, sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi antara pimpinan dengan seluruh personel di tingkat Polsek. Selain meninjau kesiapan pelaksanaan tugas, Kapolres juga memberikan arahan terkait peningkatan profesionalisme, disiplin, serta pelayanan kepolisian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. ‎ ‎Dalam arahannya, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman menekankan pentingnya menjaga integritas, kekompakan, dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas. Ia juga mengajak seluruh personel untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Polri Presisi melalui pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis. ‎”Setiap anggota Polri harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat dengan memberikan pelayanan terbaik, bekerja secara profesional, menjunjung tinggi integritas, serta membangun kepercayaan publik melalui tindakan nyata. Kekompakan dan sinergi internal merupakan modal utama dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas,” tegas Kapolres. ‎ ‎Selain memberikan arahan kepada personel, Kapolres bersama rombongan juga berdialog dengan anggota untuk mendengarkan secara langsung berbagai masukan, kendala di lapangan, serta perkembangan situasi kamtibmas di masing-masing wilayah. Dialog tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus upaya mencari solusi bersama dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian. ‎ ‎Sementara itu, kehadiran Pengurus Bhayangkari Cabang Majalengka turut memperkuat dukungan terhadap pembinaan organisasi dan memberikan motivasi kepada keluarga besar Polri di tingkat Polsek. Sinergi antara Polri dan Bhayangkari diharapkan semakin memperkokoh semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ‎ ‎Melalui kunjungan kerja ini, Kapolres berharap seluruh personel Polsek jajaran terus meningkatkan dedikasi, disiplin, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan rasa aman di wilayah Kabupaten Majalengka. (Asep Rusliman)