SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi terus menguatkan arah pembangunan daerah dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat. Salah satu wujudnya tampak dalam Forum Perangkat Daerah Kecamatan Baros yang digelar pada Selasa, 6 Mei 2025. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, hadir langsung bersama Camat Baros, para lurah, LPM, ketua RT dan RW, kader, serta Satgas Kelurahan. Forum ini menjadi sarana menyampaikan rencana strategis Pemkot, sekaligus menampung aspirasi warga. Dalam laporannya, Camat Baros, Hendaya, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret Pemkot, seperti perbaikan Jalan Cicadas yang mendapat respons positif masyarakat. Wali Kota Ayep Zaki memaparkan 19 janji politik yang diusungnya, dengan total anggaran Rp74 miliar. Program-program tersebut direncanakan berjalan maksimal pada 2025–2026 demi memastikan seluruh janji terlaksana tepat waktu. “Bahwa pada prinsipnya, pembangunan harus berjalan sesuai aturan dan menjunjung kepentingan masyarakat. Untuk mendukung kemandirian ekonomi warga,” kata Ayep. Pemkot tengah menyiapkan konsep dana abadi yang akan dikelola melalui Koperasi Merah Putih di tiap kelurahan. Ayep menegaskan koperasi ini harus independen dan tidak terafiliasi dengan partai politik. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat, menurutnya, adalah kunci utama keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, ia mendorong keselarasan visi dan misi demi tercapainya cita-cita Kota Sukabumi yang sejahtera dan makmur. Misi yang diusung Pemkot meliputi peningkatan PAD, pembentukan koperasi, penguatan BUMD dan BLUD, pengelolaan dana abadi, program padat karya, dan perbaikan infrastruktur. Selain itu, Ayep juga menginstruksikan pembentukan Kampung Wakaf di seluruh kelurahan, meniru keberhasilan di Kelurahan Cikundul, sebagai upaya memperkuat ketahanan sosial-ekonomi dari akar rumput. Forum ini menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah antara pemerintah dan warga dalam membangun Sukabumi yang lebih bercahaya dan mandiri. Dadang
SUKABUMI, Bidik-kasusnews.com – Forum Perangkat Daerah (FPD) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi resmi dibuka oleh Wali Kota Ayep Zaki di Oproom Setda, Senin (5/5/2025). Dalam arahannya, Ayep menegaskan DLH memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam mewujudkan wajah Kota Sukabumi yang bersih, tertib, dan bercahaya. Ia menyampaikan bahwa kebersihan merupakan bagian dari iman dan mencerminkan tata kelola pemerintahan yang bersih, sejalan dengan visi IMAN: Inovatif, Mandiri, Agamis, dan Nasionalis. Karena itu, menurutnya, DLH menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan kota. Ayep juga menekankan pentingnya membangun lingkungan kerja yang positif, riang gembira, dan bersih hati, yang akan berdampak langsung pada kualitas penataan lingkungan. “Bersih pemimpinnya, bersih lingkungannya, dan bersih kotanya,” ucapnya. Lebih lanjut, ia mendorong DLH untuk memperkuat sinergi melalui program padat karya yang kini tengah digencarkan. Program ini dirancang untuk menyerap ribuan tenaga kerja dalam kegiatan pembersihan sungai, trotoar, dan jalan-jalan utama kota. Ia menilai gotong royong adalah kunci mewujudkan kota yang rapi dan nyaman. Tiga klasifikasi skala kebersihan juga disampaikan dalam forum ini kecil, menengah, dan besar dengan fokus penataan pada area perbatasan kota dan titik-titik strategis seperti kawasan Setukpa. Target jangka pendek yang dicanangkan adalah deklarasi Kota Sukabumi sebagai kota bebas sampah. Forum ini ditutup dengan penyerahan pohon secara simbolis kepada perwakilan Kelurahan Cisarua, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, dan Relawan Restoe Boemi sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan menuju Sukabumi yang bersih dan bercahaya. Dadang
Majalengka Bidik-kasusnews.com., Dalam rangka memastikan kelayakan personel pemegang senjata api, Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan kegiatan pengecekan senjata api (senpi) Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wib ini berlangsung di halaman Mako Polres Majalengka pada Senin (5/5/2025). Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran pejabat utama Polres Majalengka, termasuk, Wakapolres Majalengka KOMPOL Asep Agustoni, Kabag SDM KOMPOL Kustadi, Kabag Log AKP Endoy Sahru, serta para kasat dan kasi terkait. Sebanyak 43 personel yang memegang senpi wajib mengikuti pengecekan ini. “Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan senjata api, amunisi, serta kelengkapan administrasi personel pemegang senpi sesuai dengan standar yang berlaku. Hal ini penting demi mencegah penyalahgunaan senjata api dan memastikan keamanan penggunaan,” jelas Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian. Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan fisik senjata api, amunisi, kartu senjata api yang sah, serta validasi dokumen pendukung, termasuk kelulusan tes psikologi. Personel yang tidak memenuhi syarat administrasi diwajibkan untuk mengembalikan senjata api mereka ke Bagian Logistik Polres Majalengka. Kapolres menambahkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan perintah Kapolda Jabar. “Surat telegram ini memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan apel pemeriksaan senpi guna memastikan senjata api hanya digunakan oleh personel yang memenuhi kriteria,” ujarnya. Kapolres menegaskan pentingnya evaluasi berkala dalam penggunaan senjata api di lingkungan Polri. “Senjata api adalah tanggung jawab besar. Pengecekan ini memastikan bahwa personel yang memegangnya benar-benar layak dan sesuai dengan ketentuan,” tandasnya. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Polres Majalengka dapat menjalankan tugasnya dengan profesional dan bertanggung jawab, khususnya dalam melaksanakan tugas dilapangan. Asep Rusliman
SUKABUMI – BIDIK-KASUSNEWS.COM SUKABUMI- Kegiatan penertiban lokasi tambang emas tanpa izin (PETI) di areal HGU PT. Tugu Cimenteng, Kaliduren Estate, tepatnya di Blok Tanam 2006/Blok Cilulumpang, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dilaksanakan pada Sabtu (3/5/2025) pagi. Penertiban dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dengan apel dan briefing yang dipimpin oleh Kapolsek Simpenan AKP Erman, S.H. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa TNI-Polri hanya bertugas memberikan pengamanan dan imbauan secara persuasif kepada masyarakat. “Kegiatan ini dilakukan menyusul informasi adanya rencana aktivitas penambangan emas oleh kelompok warga yang diduga berasal dari Desa Kertajaya dan Kecamatan Lengkong,” ujarnya. Lokasi yang disasar kata AKP Erman, berada di lahan perkebunan karet milik PT. Tugu Cimenteng, yang termasuk dalam kawasan HGU. Tiba di lokasi Blok Lengsar sekitar pukul 10.00 WIB, tim gabungan tidak menemukan adanya aktivitas penambangan. Namun, ditemukan sebuah saung berukuran 10×10 meter yang diduga akan digunakan sebagai fasilitas penunjang kegiatan tambang ilegal. Pihak PT. Tugu Cimenteng kemudian melakukan pembongkaran saung tersebut dan mengamankan barang-barang yang ditemukan di lokasi, yaitu delapan lembar terpal, dua buah karpet tidur, satu buah bantal, serta satu gulung kawat tali. Semua barang diamankan ke kantor perusahaan. Menurut keterangan warga, lokasi tersebut akan dijadikan area tambang oleh koperasi bernama Cahaya Bumi Sejahtera Bersama (CBSB) yang diketuai oleh Lubis alias Aa Lengkong. Namun, tidak ditemukan dokumen atau izin resmi terkait aktivitas tersebut. Kegiatan penertiban ini melibatkan 21 personel gabungan, terdiri dari satu personel TNI, sepuluh personel Polri, dan sepuluh personel keamanan PT. Tugu Cimenteng. Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib. PT. Tugu Cimenteng menyatakan bahwa penertiban ini dilakukan sebagai langkah hukum dan pengamanan terhadap aset perusahaan, karena kegiatan tambang di lokasi tersebut tidak memiliki izin resmi dan dianggap melanggar aturan HGU. DICKY, S
SUKABUMI, Bidik-kasusnews.com – Seorang pria bernama Ama (54), warga Kampung Cikari, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, ditemukan meninggal dunia di kebun aren pada Sabtu (3/5/2025) pagi, setelah dua hari dinyatakan hilang. Korban terakhir terlihat Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB saat berpamitan kepada keluarga untuk mengambil ijuk. Karena hingga sore hari tidak juga kembali, pihak keluarga mulai khawatir dan langsung melakukan pencarian bersama warga sekitar. Pencarian mandiri yang dilakukan warga pada malam harinya belum membuahkan hasil. Keesokan harinya, laporan resmi disampaikan ke aparat, dan operasi pencarian dilanjutkan oleh tim gabungan dari SAR, BPBD, TNI-Polri, serta relawan. Jenazah korban ditemukan sekitar satu kilometer dari rumahnya, di area kebun milik warga. Menurut keterangan Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, korban ditemukan dalam posisi tergeletak dan langsung dievakuasi bersama warga setempat. Informasi dari warga menyebutkan bahwa korban dikenal sering bekerja mengumpulkan ijuk untuk dijual. Kesehariannya cukup aktif meskipun usianya sudah menginjak kepala lima. Tidak ada riwayat penyakit serius yang diketahui pihak keluarga sejauh ini. Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Palabuhanratu AKP Rudhy Wijaya belum memberikan keterangan resmi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian, termasuk kemungkinan adanya faktor kelelahan atau kondisi medis mendadak. (Usep)
Kuningan – Bidik-Kasusnews.com – Kepemimpinan Gilar Gantina agar memperoleh efektifitas yang tinggi sebagai pemimpin tertinggi di desa Cimulya tersebut menggandeng Lembaga desa yang lain seperti Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) juga tokoh desa yang lain, senyatanya hal tersebut menjadi langkah yang efektif sebagai wujud pengejawantahan membangun desa agar lebih sejahtera. Gilar Gantina dibantu Sekertaris Desa Mugiarto, duet kepemimpinan ini mengupayakan jalannya tata pemerintahan tersebut mampu menjalankan fungsinya sebagaimana mestinya. Memang kepemimpinan Gilar Gantina menjaring aspirasi warga, Sesungguhnya kades ini mempunyai kepiawaian dalam menggulirkan kebijakan pembangunan yang ada di desanya. Gilar Gantina merupakan Kepala Desa dari desa Cimulya Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan. Kepemimpinannya memperoleh dukungan rakyat, selama memimpin desa Cimulya tersebut Kades Gilar Gantina merupakan sosok yang selalu melakukan pembelaan terhadap kepentingan rakyat, cara dia melaksanakan kepemimpinannya dengan menggugah partisipasi aktif dari warga desanya agar mempunyai kepedulian untuk membangun desa yang merupakan wujud pengabdian warga desa untuk kepentingan bersama. Gilar Gantina sebagai Kepala Desa Desa Cimulya Kecamtan Cimahi Kabupaten Kuningan ia adalah sosok pendiam, sedikit bicara namun banyak bekerja, berwibawa, tegas dan bijaksana dalam menjalankan tugas seharinya, sebagai Kepala Desa, ia berusaha untuk mengemban jabatannya sebagai Kepala Desa dengan penuh amanah dan sosok pemimpin yang membela dan mementingkan kepentingan rakyatnya. Gilar Gantina dibantu oleh sekdes Mulgiarto berduet selalu menjunjung kebersamaan dan kesinambungan memperoleh dukungan kuat dari kelompok masyarakat yang ada di desanya. Pihaknya selalu melestarikan semangat gotong royong, intinya adalah pelaksanaan pembangunan mesti melibatkan semua elemen masyarakat. Dengan demikian sesuatu yang berat akhirnya menjadi ringan. Desa Cimulya kecamatan Cimahi mempunyai perangkat desa 11 orang dan mayoritas penduduknya adalah petani dan pedagang. Dalam melaksanakan program pembangunan di desa Gilar Gantina dibantu oleh perangkat desa. Kepala Desa Gilar Gantina ini menggugah warga desa untuk berpartisipasi pada setiap wujud pembangunan yang dilaksanakan. Untuk ekplanasi tentang kepemimpinan Gilar Gantina yang merupakan kepala desa dari desa Cimulya Kecamatan Cimahi Kabupaten Kuningan sesungguhnya dia merupakan sosok yang jeli terhadap masalah pembelaan kepada warga desanya, logikanya adalah akselerasi pembangunan setiap desa belum tentu sama. Ketika Pemerintahan di pegang oleh sosok Gilar Gantina, pembangunan mengalami kemajuan karena merata hampir di semua sektor. Kepala desa ini menjelaskan obsesinya antara lain ingin mewujudkan desa yang maju, makmur dan seluruh warganya hidup dengan sejahtera. (Darsan)
Kuningan, Bidik-Kasusnews.com – Sosok Daswa sekilas orangnya tampak periang namun tetap berwibawa. Tapi itu memang karakter yang dia miliki, orangnya memang mempunyai wajah kepemimpinan yang bisa dihandalkan, tiada lain sosok yang menjadi narasumber ini adalah Mulya Kepala Desa Sukadana, kepemimpinannya selalu mengupayakan dan memperjuangkan terhadap kepentingan seluruh warga desanya, salah satu visi misi yang dimilikinya adalah terus berupaya menjadi pemimpin yang amanah. Dari segi pemetaan lokasi Desa Sukadana ini berada di kawasan Kecamatan Cibeureum di Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat. Tentang kepemimpinan Daswa , Desa Sukadana Kec. Cibeureum, sudah tidak diragukan lagi. Semua program yang berkaitan untuk kepentingan masyarakat desanya berjalan dengan mulus, nyaris tidak ada hambatan yang berarti. Gaya kepemimpinan yang milikinya selalu berupaya menggugah warga desa agar mampu berpartisipasi aktif dalam segala wujud dan manifestasi pembangunan. Tidak salah jika partisipasi aktif dari segenap warga telah berkembang maka bisa jadi sesuatu yang berat bisa berubah menjadi ringan, karena logikanya pembangunan memang memerlukan dukungan dari segenap pihak. Sosok Daswa sekilas orangnya tampak periang namun tetap berwibawa. Tapi itu memang karakter yang dia miliki, orangnya memang mempunyai wajah kepemimpinan yang bisa dihandalkan, tiada lain sosok yang menjadi narasumber ini adalah Mulya Kepala Desa Sukadana, kepemimpinannya selalu mengupayakan dan memperjuangkan terhadap kepentingan seluruh warga desanya, salah satu visi misi yang dimilikinya adalah terus berupaya menjadi pemimpin yang amanah. Dari segi pemetaan lokasi Desa Sukadana ini berada di kawasan Kecamatan Cibeureum di Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat. Sosok kepala Kades Daswa Desa Sukadana sekilas orangnya tampak periang namun tetap berwibawa. Tapi itu memang karakter yang dia miliki, orangnya memang mempunyai wajah kepemimpinan yang bisa dihandalkan, tiada lain sosok yang menjadi narasumber ini adalah Kades Daswa Kepala Desa dan Desa Sukadana, kepemimpinannya selalu mengupayakan dan memperjuangkan terhadap kepentingan seluruh warga desanya, salah satu visi misi yang dimilikinya adalah terus berupaya menjadi pemimpin yang amanah. Dari segi pemetaan lokasi Desa Sukadana ini berada di kawasan Kecamatan Cibeureum di Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat. Kades Daswa dalam bekerjanya didukung oleh para aparat desa lainnya, dalam hal ini salah satunya Ulis Bpk. Erwin yang dikenal dengan sapaan sehari-harinya Ulis Bpk. Erwin , tentang kepiawaian Ulis Bpk. Erwin sudah tidak diragukan lagi. Semua program yang berkaitan untuk kepentingan masyarakat desanya berjalan dengan mulus, nyaris tidak ada hambatan yang berarti. Kinerja Ulis Bpk. Erwin selalu berupaya menggugah warga desa agar mampu berpartisipasi aktif dalam segala wujud dan manifestasi pembangunan. Tidak salah jika partisipasi aktif dan segenap warga telah berkembang maka bisa jadi sesuatu yang berat bisa berubah menjadi ringan, karena logikanya pembangunan memang memerlukan dukungan dari segenap pihak. Di tahun anggaran 2025 Desa Sukadana tengah fokus pada kegiatan pembangunan fisik: pembangunan latasir, Spal dan Pembangunan Drainase berasal dari dana DD/ADD Tahap Pertama Tahun 2025. Tentang kepemimpinan Daswa kepiawaiannya sudah tidak diragukan lagi. Semua program yang berkaitan untuk kepentingan masyarakat desanya berjalan dengan mulus, nyaris tidak ada hambatan yang berarti. Gaya kepemimpinan yang milikinya selalu berupaya menggugah warga desa agar mampu berpartisipasi aktif dalam segala wujud dan manifestasi pembangunan. Tidak salah jika partisipasi aktif dari segenap warga telah berkembang maka bisa jadi sesuatu yang berat bisa berubah menjadi ringan, karena logikanya pembangunan memang memerlukan dukungan dari segenap pihak. (Rajak)
Kuningan, Bidik-Kasusnews.com – Sosok Wahidin sekilas orangnya tampak periang namun tetap berwibawa. Tapi itu memang karakter yang dia miliki, orangnya memang mempunyai wajah kepemimpinan yang bisa dihandalkan, tiada lain sosok yang menjadi narasumber ini adalah Wahidin Kepala Desa Kananga, kepemimpinannya selalu mengupayakan dan memperjuangkan terhadap kepentingan seluruh warga desanya, salah satu visi misi yang dimilikinya adalah terus berupaya menjadi pemimpin yang amanah. Dari segi pemetaan lokasi Desa Kananga ini berada di kawasan Kecamatan Cimahi di Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat. Tentang kepemimpinan Wahidin, Desa Kananga Kec. Cimahi, sudah tidak diragukan lagi. Semua program yang berkaitan untuk kepentingan masyarakat desanya berjalan dengan mulus, nyaris tidak ada hambatan yang berarti. Gaya kepemimpinan yang milikinya selalu berupaya menggugah warga desa agar mampu berpartisipasi aktif dalam segala wujud dan manifestasi pembangunan. Tidak salah jika partisipasi aktif dari segenap warga telah berkembang maka bisa jadi sesuatu yang berat bisa berubah menjadi ringan, karena logikanya pembangunan memang memerlukan dukungan dari segenap elemen masyarakat. Sosok kepala Kades Wahidin Desa Kananga sekilas orangnya tampak periang namun tetap berwibawa. Tapi itu memang karakter yang dia miliki, orangnya memang mempunyai wajah kepemimpinan yang bisa dihandalkan, tiada lain sosok yang menjadi narasumber ini adalah Kades Wahidin Kepala Desa Desa Kananga. Kades Wahidin dalam bekerjanya didukung oleh para aparat desa lainnya, dalam hal ini salah satunya Ulis Oman Rohmana yang dikenal dengan sapaan sehari-harinya Ulis Oman, tentang kepiawaian Ulis Oman sudah tidak diragukan lagi. Semua program yang berkaitan untuk kepentingan masyarakat desanya berjalan dengan mulus, nyaris tidak ada hambatan yang berarti. Kinerja Ulis Oman selalu berupaya menggugah warga desa agar mampu berpartisipasi aktif dalam segala wujud dan manifestasi pembangunan. Tidak salah jika partisipasi aktif dan segenap warga telah berkembang maka bisa jadi sesuatu yang berat bisa berubah menjadi ringan, karena logikanya pembangunan memang memerlukan dukungan dari segenap pihak. Tentang kepemimpinan Wahidin kepiawaiannya sudah tidak diragukan lagi. Semua program yang berkaitan untuk kepentingan masyarakat desanya berjalan dengan mulus, nyaris tidak ada hambatan yang berarti. Gaya kepemimpinan yang milikinya selalu berupaya menggugah warga desa agar mampu berpartisipasi aktif dalam segala wujud dan manifestasi pembangunan. Tidak salah jika partisipasi aktif dari segenap warga telah berkembang maka bisa jadi sesuatu yang berat bisa berubah menjadi ringan, karena logikanya pembangunan memang memerlukan dukungan dari segenap pihak. Sosok Wahidin sekilas orangnya tampak periang namun tetap berwibawa. Tapi itu memang karakter yang dia miliki, orangnya memang mempunyai wajah kepemimpinan yang bisa dihandalkan, tiada lain sosok yang menjadi narasumber ini adalah Wahidin Kepala Desa Kananga, kepemimpinannya selalu mengupayakan dan memperjuangkan terhadap kepentingan seluruh warga desanya, salah satu visi misi yang dimilikinya adalah terus berupaya menjadi pemimpin yang amanah. (M. Ikbal Saputra)
Kuningan – Bidik-Kasusnews.com – Tarjusa, S.Pd., merupakan sosok yang rnempunyai jiwa kepemimpinan yang ulung, tidak diragukan lagi kepiawaiannya, dia memang memahami ilmu pendidikan pada ranah didaktik dan metodik sehingga menghantarkan SDN 2 Sukamaju Kecamatan Cibingbin ini melaju pesat berpacu dalam prestasi. Hal ini dapat terwujud berkat adanya kekompakan diantara semua guru di sekolah ini dalam menjalankan tupoksinya masing-masing sebagai guru dengan target kerja yakni mengedepankan mutu pendidikan yang nyata, dan ini sudah sering dibuktikan dan tahun ke tahun. Tarjusa, S.Pd., adalah sosok yang aktif di berbagai organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, sosial maupun kemasyarakatan dan bagus dalam beradaftasi supel dalam bergaul dengan warga masyarakat maupun semua pihak, mempunyai jiwa kepemimpinan yang tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam dunia pendidikan. Beliau tak pernah berhenti berupaya mencerdaskan anak bangsa menuju anak bangsa yang pintar, cerdas, bermutu, berakhlak mulia dan bermartabat. Tidak berlebihan kalau dia merupakan profil kepala sekolah yang mempunyai nilai tambah atau kepala sekolah plus dengan segala kelebihan yang dimilikinya, dikatakan demikian karena sosok kepala sekolah yang telah lama malang melintang dalam dunia pendidikan. Tarjusa, S.Pd., memahami ilmu pendidikan pada ranah Didaktik dan Metodik, sehingga menghantarkan SDN 2 Sukamaju lebih melaju pesat dan berpacu dalam prestasi, hal ini berkat kekompokan para gurunya juga dalam menjalankan Tupoksi sebagai guru dengan target kerja mengedepankan mutu pendidikan yang nyata. Namun sayang prestasi sekolah dalam mendidik para siswa dan kepiawaian kepala sekolah ini kurang didukung oleh kondisi bangunan sekolah yang saat ini usianya sudah tua. Ditemui di ruang kerjanya, Tarjusa, S.Pd., mengatakan kepada jurnalis bahwa saat ini SDN 2 Sukamaju sedang membutuhkan dukungan pembangunan dan renovasi total mengingat hampir semua Ruang Belajar yang kodisi kuda-kuda atapnya telah rusak parah, da katas mulai miring sehingga kondisinya sangat menghawatirkan. Kondisi ini sungga sangat mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar, untuk itu kepada pihak-pihak terkait Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat agar diperhatikan dan dapat mengalokasikan untuk pembangunan sekolah kami.” Ujar Tarjusa, S.Pd., (Darsan)
Kuningan, Bidik-Kasusnews.com – Dari segi pemetaan lokasi Desa Cipancur ini berada di kawasan Kecamatan Kalimanggis Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat. Desa Cipancur yang saat ini dipimpin oleh sosok Ending Suardi senantiasa berupaya mewujudkan Pembangunan Masyarakat Yang Sejahtera. Salah satu tugas Ending Suardi di tahun 2025 adalah melaksanakan pemilihan Kepala Dusun Wage Desa Cipancur. Adalah Mamud salah seorang anggota BPD Desa Cipancur yang aktif di berbagai organisasi, ia dipercaya menjadi salah satu Panitia dalam Pemilihan Kepala Dusun tersebut. Pemilihan Kepala Dusun tersebut dilaksanakan dan diseleksi di Kecamatan Kalimanggis Pada tanggal 29 April 2025. Acara dimulai dari Jam 09.00 WIB dan berakhir pada sekitar pukul 14.00. Adapun calon yang ikut serta dalam pemlihan Kepala Dusun tersebut adalah: Oyan Royani dan Rahmawati. Setelah melalui beberapa tahapan seleksi Pemilihan Kepala Dusun tersebut dimenangkan oleh Rahmawati. Ending Suardi merupakan profil pemimpin yang piawai, dia sungguh memahani bahwa keberhasilan pembangunan di desanya perlu menisbatkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, serta peran (BPD) dan (LPM) di ajak berpartisipasi aktif untuk membangun desa Cipancur secara gotong royong. Sosok ini sekilas orangnya tampak periang namun tetap berwibawa. Tapi itu memang karakter yang dia miliki, orangnya memang mempunyai wajah kepemimpinan yang bisa dihandalkan, tiada lain sosok yang menjadi narasumber ini adalah Ending Suardi Kepala Desa Cipancur, kepemimpinannya selalu mengupayakan dan memperjuangkan terhadap kepentingan seluruh warga desanya, salah satu visi misi yang dimilikinya adalah terus berupaya menjadi pemimpin yang amanah. Ending Suardi adalah sosok yang selalu berupaya mengemban amanat dengan sepenuh hati agar tugas profesi yang diembannya bisa dilaksanakan dengan sebaik baiknya, oleh karena itu dan waktu ke waktu dia selalu berupaya melakukan aktifitas untuk percepatan pembangunan di desa Cipancur Kecamatan Kalimanggis yang dipimpinnya, belum lama, kades Ending Suardi merasa bersyukur dan banyak mengucapkan terima akasih yang telah mempercayainya. Kepimpinan Ending Suardi dalam mewujudkan pelaksanakan pembangunan di desa Cipancur memang sejatinya adalah menebarkan motifasi untuk warganya agar mampu mamahami hak dan kewajiban yang ada pada mereka karna ini mempunyai” benang merah keberhasilan pembangunan di desa ditopang oleh kerja sama seluruh elemen masyarakat secara aktif. (M. Ikbal Saputra)