Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Dalam rangka pengamanan Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) Lodaya 2025–2026, Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota menggelar Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Cirebon Kota, Jumat (19/12/2025). Apel tersebut digelar sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel sekaligus memantapkan sinergitas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah Kota Cirebon, serta unsur terkait lainnya dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru. Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan, sebelum pelaksanaan apel pihaknya telah menggelar rapat lintas sektoral bersama seluruh instansi terkait. Ia menegaskan, pada Operasi Nataru tahun ini terdapat fokus tambahan yang menjadi perhatian serius, yakni antisipasi bencana alam. “Selain fokus pada pengamanan kriminalitas, lalu lintas, dan kegiatan ibadah saudara-saudara kita umat Nasrani, pada Operasi Nataru 2025–2026 ini terdapat satu poin tambahan yang menjadi atensi kami, yaitu potensi bencana alam,” ujar AKBP Eko Iskandar. Ia menjelaskan, Polres Cirebon Kota menyiapkan sebanyak 450 personel, yang diperkuat oleh personel gabungan dari TNI, Satpol PP, BPBD, serta unsur organisasi kemasyarakatan. Polres Cirebon Kota juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis. Pos tersebut di antaranya berada di Stasiun Kereta Api, Terminal Bus, Pos Terpadu GTC, serta pos pengamanan di lokasi rawan kemacetan, kawasan wisata, dan pusat keramaian masyarakat. “Terkait pengamanan lalu lintas, kami akan melakukan penyekatan terhadap hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, seperti konvoi kendaraan dengan knalpot bising atau konvoi kelompok dari luar daerah yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas. Jika dinilai berpotensi mengganggu, akan kami putar balik,” ucapnya. Namun demikian, AKBP Eko menegaskan bahwa penutupan jalan bersifat kondisional. Pihaknya tidak ingin memindahkan titik kemacetan ke lokasi lain sehingga selama masih memungkinkan, arus lalu lintas akan tetap dibuat mengalir. Terkait antisipasi bencana alam, Kapolres menyebut sejumlah wilayah di Kota Cirebon merupakan daerah langganan banjir dan rawan genangan air. Untuk itu, pihaknya bersama Pemerintah Kota Cirebon dan instansi terkait telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi-lokasi yang sebelumnya terdampak banjir.“Kami sudah menyiapkan personel dari TNI-Polri dan BPBD untuk antisipasi bencana. Bahkan saat apel lintas sektoral kemarin, kami juga mengajak rekan-rekan BGN untuk kesiapan dapur darurat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” pungkasnya. (Asep.R)
Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengangkat Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian ke jabatan strategis di lingkungan Polda Metro Jaya. Willy dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala Bagian Pengendalian Personel (Kabagdalpers) RO SDM Polda Metro Jaya. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025, yang mengatur pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di tubuh Polri. Dalam surat telegram itu, AKBP Willy Andrian yang sebelumnya menjabat Kapolres Majalengka Polda Jawa Barat, secara resmi dimutasi dan diangkat dalam jabatan barunya di Polda Metro Jaya. Kasubsi PIDM Polres Majalengka Ipda Dony Arivanto membenarkan mutasi tersebut. “Iya benar, Pak Willy ke Polda Metro Jaya,” kata Dony, Sabtu (20/12/2025). AKBP Willy Andrian menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan nilai-nilai Tri Brata dan Catur Prasetya, menjadikan Polri sebagai pelayan, pelindung, pengayom masyarakat, sekaligus penegak hukum yang berintegritas. Selama bertugas di Majalengka, ia juga membawa misi besar menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat kerukunan warga, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui stabilitas keamanan. Selama menjabat Kapolres Majalengka sejak April 2025, AKBP Willy Andrian dikenal sebagai pemimpin hands-on yang kerap turun langsung ke lapangan. Ia menekankan pencegahan kriminalitas, pelayanan publik yang transparan, serta penguatan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Pendekatan humanis dan dialogis menjadi ciri kepemimpinannya. Namun demikian, ia tetap tegas dalam penegakan hukum. Tak heran, dalam waktu relatif singkat, Willy mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat Majalengka. Pria kelahiran Pematangsiantar, Sumatera Utara, 18 Juni 1982 ini dikenal dekat dengan warga dan aktif memimpin berbagai kegiatan kepolisian, mulai dari apel, operasi pengamanan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. (Asep.R)
Kuningan Bidik-kasusnews.com,.Polres Kuningan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Mapolres Kuningan, Kamis (19/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar bersama Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar. Operasi Lilin 2025 akan dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Pengamanan difokuskan pada gereja, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, terminal, jalur rawan kecelakaan, serta lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan kepadatan aktivitas masyarakat. Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, UPT Pemadam Kebakaran, serta unsur terkait lainnya. Sebanyak 584 personel gabungan disiagakan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Lilin di wilayah Kabupaten Kuningan. Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar menegaskan bahwa Operasi Lilin merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum Natal dan libur akhir tahun. “Pengamanan dilaksanakan dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Tujuan utamanya adalah menjaga situasi tetap aman dan kondusif agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang,” ujar Kapolres. Ia menambahkan, personel akan ditempatkan di satu pos pelayanan terpadu dan tiga pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis. Seluruh anggota diminta bertugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. Dalam rangka pengamanan ibadah Natal, Polres Kuningan akan melakukan sterilisasi gereja sebelum pelaksanaan serta menempatkan personel pengamanan sejak satu hari sebelumnya, guna memastikan umat Nasrani dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Sementara itu, Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar menyampaikan apresiasi atas kesiapan jajaran Polres Kuningan dan seluruh unsur terkait dalam mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. “Pemerintah daerah menyambut baik pelaksanaan Operasi Lilin ini. Sinergi antara Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan sangat membantu dalam menjaga ketertiban dan keamanan daerah,” ujar Bupati. Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung kelancaran Operasi Lilin dengan menjaga ketertiban serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Ia turut mengingatkan potensi ancaman cuaca ekstrem berdasarkan informasi BMKG, menyusul adanya tiga sistem siklonik di wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Apel gelar pasukan ditandai dengan penyematan pita operasi dan pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Dengan dimulainya Operasi Lilin 2025, Polres Kuningan bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap seluruh rangkaian aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 Tahun 2025 tingkat Polresta Cirebon pada Jumat (19/12/2025) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung di lapangan apel Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika No. 01, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, dan diikuti oleh seluruh personel dengan penuh khidmat. Upacara dipimpin oleh Wakapolresta Cirebon AKBP Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara. Adapun Perwira Upacara dijabat oleh Kabag Ren Polresta Cirebon KOMPOL Acep Anda, S.H., M.H., serta Komandan Upacara Kanit Turjawali Sat Lantas Polresta Cirebon AKP Hesty Kristi Wahyudi, S.H., M.H. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran Polresta Cirebon. Upacara diikuti oleh pasukan upacara yang terdiri dari satu peleton Pama Polresta Cirebon, satu peleton gabungan staf, satu peleton gabungan Polwan, satu peleton Sat Samapta, satu peleton gabungan Polsek, satu peleton Sat Lantas, satu peleton gabungan Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, Sat Intelkam dan Sat Tahti, serta satu peleton ASN Polresta Cirebon. Peringatan Hari Bela Negara yang diperingati setiap tanggal 19 Desember tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Tema tersebut menegaskan pentingnya semangat bela negara sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh elemen bangsa. Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia yang menekankan bahwa semangat bela negara merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa peringatan Hari Bela Negara menjadi momentum penting bagi seluruh personel Polri, khususnya Polresta Cirebon, untuk terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan pengabdian dalam setiap pelaksanaan tugas. “Semangat bela negara harus diwujudkan melalui kerja nyata, disiplin, serta pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Polri benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolresta. Ia juga menegaskan bahwa Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaulat. Upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat nasionalisme. Kegiatan ini sekaligus menjadi penguat tekad seluruh personel Polresta Cirebon untuk meningkatkan profesionalisme, loyalitas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Alun-alun Palabuhanratu, Jumat (19/12/2025). Peringatan tahun ini mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”. Dalam amanatnya, Wabup Andreas membacakan pidato Presiden RI Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa bangsa Indonesia tengah menghadapi dinamika global yang cepat dan penuh ketidakpastian. Tantangan tersebut meliputi rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, serta derasnya arus informasi yang rawan dimanipulasi. Presiden juga menyoroti perubahan bentuk ancaman terhadap negara yang kini tidak lagi bersifat konvensional. Ancaman tersebut hadir dalam bentuk perang siber, radikalisme, serta meningkatnya frekuensi bencana alam. Karena itu, semangat bela negara harus menjadi kesadaran dan kekuatan bersama seluruh elemen masyarakat. Dalam pidato tersebut turut disampaikan keprihatinan atas bencana alam yang melanda sejumlah wilayah, di antaranya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketiga daerah tersebut memiliki peran historis penting dalam perjalanan Republik Indonesia, sehingga musibah yang terjadi menjadi panggilan bagi seluruh bangsa untuk menunjukkan solidaritas dan kepedulian. Aceh dikenal sebagai daerah dengan keteguhan luar biasa sejak masa kerajaan hingga perjuangan kemerdekaan, termasuk kontribusinya sebagai daerah modal Republik. Sumatera Utara tercatat sebagai pusat perlawanan heroik terhadap agresi Belanda, sementara Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, menjadi tempat berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia saat ibu kota negara diduduki. Momentum Hari Bela Negara ke-77 diharapkan menjadi pengingat bahwa cinta tanah air harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu sesama yang terdampak bencana dan menjaga ruang digital dari hoaks. Selain itu untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran masing-masing. Usai upacara, Wabup Andreas menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara tidak sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia juga mengajak masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat rasa cinta tanah air, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga kedaulatan dan memajukan daerah. (Dicky)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,. Sejumlah warga desa Mandala, Kecamatan Dukupuntang, mengeluhkan praktik pemotongan bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng yang mereka terima. Pemotongan dilakukan dengan alasan pemerataan untuk warga lain yang tidak terdata sebagai penerima. Namun kebijakan tersebut dinilai tidak sesuai aturan dan merugikan warga yang justru sangat membutuhkan. Menurut keterangan warga, bansos beras yang seharusnya diterima secara utuh justru harus menyetorkan. Beras 3,5kg dan 2liter minyak goreng ke pihak RT atas perintah Kadus usai di terima dari Desa. Alasan pemerataan dinilai tidak tepat, sebab sebagian warga yang disebut tidak mendapatkan bantuan ada dugaan telah menerima bantuan dari program lain. Sementara penerima yang dipotong mayoritas berada dalam kondisi ekonomi sulit dan terpaksa menerima pemotongan tersebut. Rabu, 17/12/2025. “Yang dipotong itu kebanyakan warga yang sangat membutuhkan. Mereka terpaksa diam karena takut tidak kebagian bantuan sama sekali,” ungkap salah seorang KPM. Saat awak media melakukan klarifikasi dengan pihak Kadus di Desa mandala, Kadus Yaya mengatakan bahwa dirinya sebagai kadis selalu kena benturan terhadap masyarakat yang tidak mendapatkan beras dan minyak, maka sebelum beras di bagikan ke KPM Kadus Desa Mandala menyarankan atau memerintahkan KPM setor Beras 3,5kg dan minyak 2liter ke RT masing masing untuk membagikan ke masyarakat yang tidak dapat demi pemerataan. Ujar Kadus Yaya. Lanjut Yaya hal ini demi pemerataan dan kondusifitas warga nya, karena banyak orang yang benar layak menerima tetapi tidak mendapatkannya, jelas patut di pertanyakan kerja dari Puskesos dan pendamping PKH yang kurang becus dalam melakukan input data. Pungkasnya. Dimana dalam aturan terrsebut menegaskan bahwa hak penerima bantuan sudah jelas. “Seharusnya warga menerima beras 20 kilogram dan minyak 4 liter. Tapi yang terjadi, berasnya dipotong sampai 3,5 kilogram, dan minyak 2 kantong (dua liter). Persoalan semakin mencuat ketika muncul pengaduan dari masyarakat penerima. Saat awak media melakukan mengonfirmasi ke pihak Kadus Desa Mandala, jawaban yang diterima justru dinilai seolah benar menurut Kadus Yaya, bahkan diri sempat berkali kali menyebutkan “saya juga pernah di media” demi menggiring pertanyaan yang di tanyakan para awak media dengan berapa yang positip. Sampai berita ini di terbitkan awak media belum bisa menemui Kuwu Desa Mandala di karenakan sedang ada giat di luar Desa (Asep)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon melaksanakan Silaturahmi ke Pengurus Gereja dan peninjauan Pospam hingga Posyan dalam rangka kesiapan Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Rabu (17/12/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI S.I.K.,S.H., M.H., didampingi Bupati Cirebon Drs. H. IMRON M.Ag., Dandim 0620 LETKOL Inf. MUKHAMMAD YUSRON, S.A.P., dan jajaran Forkopimda Kabupaten Cirebon. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolresta Cirebon bersama Forkompinda berangkat dari Mapolresta Cirebon menuju Gereja Isa Al Masih Jamblang, kemudian dilanjutkan peninjauan ke Pos Pam Palimanan, GT Palimanan KM 188 Tol Cipali, Gereja Bethel Indonesia Kec. Arjawinangun, dan kembali ke Mapolresta Cirebon. Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI S.I.K.,S.H., M.H., mengatakanz Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka antisipatif untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah natal khususnya umat kristiani dan aktivitas masyarakat berlangsung aman. “Pengecekan pelaksanaan Ops Lilin Lodaya 2025 dilakukan guna mengecek Sarana dan Prasarana pendukung pengamanan yang ada di pos serta kelengkapan administrasi, kesiapsiagaan personil, maupun pengecekan Jalur dalam perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Wilayah Hukum Polresta Cirebon dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya. (Asep Rusliman)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kota Sukabumi mulai menggeser pendekatan pembangunan kepemudaan dengan menempatkan pemuda sebagai mitra strategis pemerintah, bukan sekadar sasaran program. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjawab berbagai persoalan kota melalui inovasi dan kreativitas. Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyampaikan bahwa pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berkontribusi langsung dalam kerja pembangunan, terutama pada sektor yang membutuhkan terobosan baru seperti lingkungan dan pendidikan. Isu pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama yang ditawarkan kepada pemuda untuk digarap dengan pendekatan realistis dan berorientasi ekonomi. Pemerintah berharap, gagasan yang lahir mampu menjawab persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang usaha. “Kami ingin pemuda menghadirkan solusi yang bisa diterapkan, bukan hanya wacana. Termasuk pengelolaan sampah yang memberi nilai tambah,” ujar Bobby, Kamis (18/12/2025). Di sisi lain, penguatan sektor pendidikan juga diarahkan melalui pemanfaatan kreativitas pemuda di bidang konten digital dan media kreatif. Ruang berekspresi tersebut disiapkan agar ide-ide segar dapat berkembang dan memberi dampak nyata bagi masyarakat. “Kreativitas pemuda harus diberi panggung, karena dari situlah inovasi lahir,” tambahnya. Sejalan dengan arah tersebut, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Sukabumi Rahmat Sukandar mengungkapkan bahwa Pemkot tengah menyusun Rencana Aksi Daerah Pembangunan Kepemudaan berbasis partisipasi. Proses penyusunan dilakukan dengan melibatkan langsung pemuda terpilih melalui duta pemuda serta dukungan perguruan tinggi, sehingga kebijakan yang dihasilkan mencerminkan kebutuhan dan aspirasi generasi muda. “Perencanaannya bersifat partisipatif. Pemuda terlibat sejak awal agar program yang lahir benar-benar relevan,” ujar Rahmat. Ia menegaskan, rencana aksi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membangun kepemudaan yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing di Kota Sukabumi. (Usep)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon mengamankan pelaku Pencurian dan Kekerasan di minimarket yang beraksi di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Pelaku berinisial SD (28) tersebut beraksi pada Senin (15/12/2025) sekitar pukul 18.55 WIB. Kapolresta Cirebon KOMBES POL SUMARNI, S.I.K, S.H., M.H, mengatakan, pelaku tercatat sebagai warga Kec. Depok Kab. Cirebon, dan bekerja sebagai buruh harian lepas. Peristiwa itu bermula saat SD datang ke minimarket dengan maksud menukarkan uang pecahan puluhan ribu rupiah. “Selanjutnya karyawan minimarket masuk ke dalam Gudang namun tiba-tiba pelaku menodongkan sebilah pisau dan memaksa agar menyerahkan uang yang berada di dalam brankas. Akan tetapi, perbuatan pelaku mendapat perlawanan dari karyawan lainnya, sehingga terlapor berhasil dibekuk dan diamankan,” katanya, Selasa (16/12/2025). Atas kejadian tersebut, korban merasa dirugikan sebesar Rp 28.436.548 tersebut ke Polresta Cirebon guna dilakukan pengusutan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Saat ini, petugas masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. “Berdasarkan hasil pemeriksaan ssmentara, diketahui pelaku SD nekat melakukan motif tindakan pencurian dan kekerasan di minimarket tersebut dilatarbelakangi untuk membayar hutang dan membayar angsuran sepeda motornya,” pungkasnya. Pihaknya juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon. Jajaran Polresta Cirebon pun turut memperkuat pengamanan dan giat patroli antisipasi C3 serta gangguan kamtibmas lainnya. (Asep.R)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Jajaran Polresta Cirebon mengamankan 2 pengedar narkotika jenis sabu yang masing-masing berinisial HS (36) dan AP (23). Keduanya diamankan di sebuah rumah kontrakan yang berada di wilayah Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (14/12/2025) kira-kira pukul 12.15 WIB. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, jajarannya turut mengamankan sejumlah barang bukti dari kedua tersangka yang sama-sama tercatat sebagai warga Kota Cirebon tersebut. Diantaranya 15 paket sabu yang total beratnya mencapai 16,45 gram, timbangan digital, lakban, handphone, sepeda motor, dan lainnya. Menurutnya, petugas pun langsung mengamankan kedua tersangka berikut seluruh barang bukti tersebut untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, kedua tersangka juga masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Cirebon. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 Juncto Pasal 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara,” ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Senin (15/12/2025). Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon. “Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan narkoba melalui Layanan Call Center 110 Polresta Cirebon,” kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. (Asep Rusliman)