SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Pendidikan dengan Komite Sekolah se-Wilayah 6 Jampangkulon di SMPN 1 Jampangkulon, Jumat (3/10/2025). ‎ ‎Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi pelaksanaan Rakor tersebut yang dinilainya sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergitas antara dewan pendidikan dan komite sekolah. ‎ ‎“Kedepan kita harus lebih menguatkan sinergitas. Fokus kita adalah meningkatkan mutu pendidikan agar anak-anak mendapatkan kualitas terbaik,” tegasnya. ‎ ‎Bupati juga mendorong seluruh peserta Rakor untuk aktif menyampaikan gagasan, masukan, dan kritik konstruktif demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎“Mari kita lakukan sinkronisasi bersama agar pelayanan pendidikan di Kabupaten Sukabumi semakin bermutu,” tambahnya. ‎ ‎Rakor ini digelar sebagai wadah untuk menampung aspirasi sekaligus membangun kemitraan antara dewan pendidikan dan masyarakat melalui komite sekolah, dengan tujuan akhir meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah. ‎ ‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya peran komite sekolah sebagai jembatan komunikasi antara orang tua, sekolah, dan pemerintah. ‎ ‎Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat akan memperkuat sistem pendidikan yang lebih transparan dan akuntabel. ‎ ‎Selain itu, Rakor ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat ditindaklanjuti bersama, baik oleh pemerintah daerah maupun satuan pendidikan, sehingga arah pembangunan pendidikan di Sukabumi semakin terarah dan berkelanjutan. (Dicky)

Bidik-kasusnews.com,Mempawah Kalimantan Barat Kehadiran perusahaan tambang berskala besar, khususnya yang berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Aneka Tambang (Antam), seharusnya menjadi katalisator bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya disparitas dalam distribusi manfaat, khususnya bagi masyarakat adat. Peran Strategis Masyarakat Adat Masyarakat adat memiliki sistem kepemimpinan dan kelembagaan yang jelas, mulai dari timanggong, pasirah, pangaraga, hingga lembaga adat DAD. Struktur ini berfungsi menjaga ketertiban sosial, melestarikan nilai-nilai budaya, serta memastikan keberlanjutan relasi harmonis antara manusia dan lingkungan. Mengabaikan pengurus adat sama saja dengan mengabaikan entitas sosial yang memiliki legitimasi historis dan kultural di wilayah tersebut. Pengakuan atas keberadaan masyarakat adat sesungguhnya telah diatur dalam Pasal 18B ayat (2) UUD 1945 yang menegaskan bahwa “Negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya.” Ketentuan ini diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012 yang mengakui hutan adat bukan lagi bagian dari hutan negara. CSR sebagai Instrumen Pemberdayaan Secara normatif, tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR) diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (Pasal 74), yang mewajibkan perusahaan di bidang atau berkaitan dengan sumber daya alam untuk melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Selain itu, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) serta perubahannya dalam UU Nomor 3 Tahun 2020 menegaskan kewajiban perusahaan pertambangan untuk memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar wilayah operasionalnya. Dengan dasar hukum tersebut, jelas bahwa CSR bukanlah kegiatan sukarela (charity), melainkan kewajiban hukum yang harus dikelola secara adil, partisipatif, dan transparan. Tuntutan Keadilan Sosial Keadilan sosial mensyaratkan adanya distribusi manfaat yang proporsional. Pemerintah desa memang penting dilibatkan, tetapi pengurus adat tidak boleh diabaikan. Masyarakat adat bukanlah sekadar bagian pelengkap, melainkan pemangku kepentingan utama yang memiliki hak konstitusional. Lebih jauh, prinsip keadilan sosial juga ditegaskan dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat yang mengamanatkan tujuan bernegara untuk “mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Seruan untuk Evaluasi Demi menghindari potensi konflik sosial di masa mendatang, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap izin operasional dan implementasi CSR PT Antam. Pemerintah daerah, khususnya Bupati Mempawah, memiliki kewajiban moral dan konstitusional untuk memastikan keberadaan perusahaan tambang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga sejalan dengan prinsip keadilan sosial dan penghormatan terhadap hak masyarakat adat. Jika CSR dikelola secara partisipatif dan berkeadilan, kehadiran PT Antam dapat menjadi peluang besar untuk memperkuat kearifan lokal, mempercepat pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara holistik. Sebaliknya, jika diabaikan, perusahaan berisiko menciptakan ketidakpuasan, konflik, dan bahkan disintegrasi sosial di wilayah adat. Sumber: Adrianus,S.Pd.,M.Pd. Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Mempawah Kalbar Wartawan Mulyawan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat kabupaten di Alun-Alun Palabuhanratu, Rabu (1/10/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. ‎ ‎Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, Ketua DPRD Budi Azhar Mutawali, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, camat, organisasi masyarakat, hingga tamu undangan lainnya. ‎ ‎Momentum peringatan ini dimaknai sebagai penghormatan atas keteguhan Pancasila sebagai ideologi bangsa yang mampu menghadapi berbagai ancaman, termasuk peristiwa G30S/PKI pada 1965. ‎ ‎Usai upacara, Bupati Asep Japar menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda. ‎ ‎“Pancasila adalah sumber kekuatan bangsa. Harapannya, makna Pancasila bisa menjadi dasar kita untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ujarnya. ‎ ‎Ia menekankan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum melestarikan sekaligus mengamalkan nilai-nilainya sebagai benteng persatuan. ‎ ‎Senada, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyebut Pancasila sebagai perekat bangsa. ‎ ‎“Jika kita benar-benar memahami dan mengamalkannya, NKRI dan semangat Bhinneka Tunggal Ika akan tetap terjaga,” pungkasnya. (Dicky)

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Masyarakat Desa Nanga Libau,Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat meminta dan mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang untuk segera melakukan perbaikan jembatan Sungai Libau yang kini kondisinya nyaris Ambruk. Jum”at-26-Sept-2025   Ada beberapa titik yang mengalami kerusakan jembatan jalan cendol serang setambang jalan akses menuju bedayan sp.3 H menuju nanga libau kec.sepauk kabupaten sintang kalbar beberapa titik mengalami rusaknya jembatan diperkirakan sudah 3 tahun tidak ada perhatian pemerintah setempat,dan kami warga masyarakat setempat selama ini memperbaiki jembatan yang rusak pakai Dana swadaya masyarakat. Ucap Heru Wiranto Selaku Tokoh Pemuda desa bedayan. Jembatan sungai Libau tersebut menghubungkan 2 [Dua] Desa masing – masing Desa Nanga Libau dan Desa Bedayan. Menurut informasi yang dihimpun media ini bahwa jembatan yang saat ini mengalami kerusakan berat dan nyaris ambruk ini terbuat dari bahan kayu dan juga jembatan tersebut adalah jembatan yang setiap hari di pergunakan sebagai lalu lintas warga masyarakat di kedua desa tersebut,namun kini kondisi jembatan mengalami kerusakan yang sangat berat sekali. Warga masyarakat memohon dan mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang kalbar untuk segera melakukan perbaikan, jika tidak segera di lakukan perbaikan maka akibatnya akan menimbulkan rawan kecelakaan. Sumber: Heru Wiranto Selaku Tokoh Pemuda desa Bedayan. Wartawan Mulyawan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Sebanyak 155 anak mengikuti kegiatan sunatan massal dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155. ‎ ‎Acara dipusatkan di Aula Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/9/2025), dan digelar serentak di 47 kecamatan. ‎ ‎Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, serta unsur Forkopimda memantau jalannya kegiatan secara virtual melalui Command Center Setda. ‎ ‎Bupati Asep Japar mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. ‎ ‎”Alhamdulillah kami telah melakukan pemantauan secara virtual dengan kecamatan, dan respon masyarakat sangat antusias,” ujarnya. ‎ ‎Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan pemerintah daerah. “Insya Allah kegiatan ini akan menjadi agenda rutin. Ke depan, kami berharap dapat lebih ditingkatkan lagi,” tambahnya. ‎ ‎Selain memberikan layanan kesehatan gratis, pemerintah daerah juga menyalurkan paket bantuan berupa perlengkapan sekolah dan bingkisan kepada para peserta. ‎ ‎Program ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. ‎ ‎Kegiatan sunatan massal ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Milangkala Kabupaten Sukabumi ke-155 yang mengusung semangat kebersamaan, pelayanan, dan kepedulian sosial. (Dicky)

SUKABUMI | BIDIK-KASUSNEWS.COM– Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan Gerakan Pramuka harus hadir sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan. ‎ ‎Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Kwarcab Kabupaten Sukabumi di Lapang Cijagung, Kecamatan Kadudampit, Rabu (24/9/2025). ‎ ‎“Setiap pramuka harus memegang teguh ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika. Itu harga mati,” tegasnya. ‎ ‎Menurut Bupati, tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, terutama menghadapi derasnya arus digitalisasi. ‎ ‎Karena itu, Gerakan Pramuka harus terus beradaptasi dan bertransformasi, termasuk memperbarui kurikulum dan pola pembinaan agar relevan dengan perkembangan zaman. ‎ ‎Sebagai organisasi pendidikan nonformal, lanjutnya, Pramuka memiliki peran penting membantu pemerintah dalam membina generasi muda melalui pendidikan karakter. ‎ ‎“SDM unggul hanya bisa dibentuk melalui pendidikan karakter yang kuat. Pramuka hadir membentuk generasi berjiwa Pancasila, disiplin, bertanggung jawab, dan siap memimpin bangsa di masa depan,” ujarnya. ‎ ‎Pada kesempatan itu, Bupati juga meluncurkan aplikasi Saktisandika (Sistem Akreditasi dan Data Potensi Satuan Pendidikan Pramuka) yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembinaan pramuka di Kabupaten Sukabumi. ‎ ‎Kegiatan turut diisi dengan penganugerahan tanda penghargaan Gerakan Pramuka, penyerahan bantuan, serta hadiah berbagai lomba. (Dicky)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengunjungi PT Mersifarma Tirmaku Mercusana di Kecamatan Cikembar, Selasa (23/9/2025). Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi tentang dunia usaha dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Sukabumi. Bupati Asep menegaskan, keberadaan industri farmasi memberi kontribusi besar bagi daerah. Salah satunya dalam menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. “Penyerapan tenaga kerja menjadi fokus pemerintah daerah. Terima kasih kepada PT Mersifarma yang telah banyak menyerap tenaga kerja lokal,” ujarnya. ‎Ia berharap perusahaan yang telah lama beroperasi di Sukabumi itu semakin berkembang. “Semoga usahanya makin maju dan pabriknya terus diperluas sehingga bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan,” kata Bupati. ‎Presiden Direktur PT Mersifarma, F. Tirtokoesnadi, mengungkapkan perusahaannya mulai membangun pabrik di Sukabumi pada 1997 dan resmi beroperasi sejak tahun 2000. “Sudah 25 tahun kami berkontribusi di Sukabumi, dan customer utama kami adalah pemerintah,” jelasnya. ‎Hingga kini, PT Mersifarma memiliki delapan pabrik yang memproduksi berbagai jenis obat. Seluruh proses produksi, kata Tirtokoesnadi, berada di bawah pengawasan ketat Kemenkes dan BPOM. “Produksi obat tidak bisa disatukan di satu pabrik, makanya kami memiliki delapan fasilitas produksi. Seiring dengan pertumbuhan usaha, kami berencana menambah pabrik baru. Semoga semua rencana itu bisa segera terealisasi,” pungkasnya. (Dicky)

MAJALENGKA Bidik-kasusnews.com,. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Rd. Muhammad Umar Ma’ruf menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 20 Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) yang bertempat di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka pada Sabtu, (20/09/25). “Alhamdulillah pada hari ini bisa membersamai Himpaudi Kabupaten Majalengka dalam usia yang ke 20, tentunya kegiatan ini sebagai bagian dari program pendidikan nasional ada Kober, Paud, ada Satuan Pendidikan yang sejenis (SPS). Ini luar biasa perkembangannya dengan jumlah gurunya (tenaga pendidik dan kependidikan) sebanyak 1.300 orang, dengan jumlah Kober dan Paud sekitar 800 an di Kabupaten Majalengka ini, _ kata Umar. Sambung dia, mudah mudahan Himpaudi ini sebagai cikal.bakal pendidik di tingkat nasional termasuk di Majalengka dimana peserta didik ini 6 tahun nya harus masuk TK. Pendidikan TK ini sudah masuk wajar Diknas 1 tahun, jadi Wajib Belajar itu 13 tahun. Peran guru Himpaudi bisa menyemangati para orang tua agar masuk ke Paud dan berdasarkan dapodik di Kabupaten Majalengka terus meningkat. “Dengan honor hanya 1 juta an ini para guru honorer tingkat Paud ini dan dengan insentif 300 rb per bulan bisa meningkatkan pendidikan di Majalengka yang Langkung Sae, ” paparnya. Sementara itu Ketua Panitia Kegiatan HUT Himpaudi Kabupaten Majalengka, Enih Hartiani MPd. mengatakan bahwa pada kesempatan ini alhamdulilah Himpaudi Kabupaten Majalengka memperingati HUT Himpaudi yang ke 20 dengan jumlah peserta 730 orang dari 26 kecamatan se Kabupaten Majalengka. “Tema yang diambil kali ini adalah Dua Dekade Himpaudi membersamai PKT PAUD Wujudkan keselarasan dan kesejahteraan di Kabupaten Majalengka. Adapun lomba yang dilaksanakan yakni bola volly mini, kemudian ada sambung lagu nasional, lomba PBB, dan keempat lomba memindahkan benda,” tuturnya. Nampak antusiasme peserta dalam mengikuti lomba lomba tersebut. Dan hadir pula Sektetaris Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Kabid Dikmas Budie Winarto S.Pd serta undangan lainnya. (Asep Rusliman)

Majalengka Bidik-kasusnews.com,.Polres Majalengka melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Keselamatan Lalu Lintas dan HUT Lalu Lintas Ke-70 Tahun 2025 dengan menyalurkan bantuan sosial Polri kepada penggali kubur Makam Martaguna Kelurahan Tonjong. Jumat (19/9/2025). “Kami telah melaksanakan kegiatan pembagian paket sembako sebanyak 50 Paket di Makam Martaguna Kelurahan Tonjong Kecamatan dan Kabupaten Majalengka dengan sasaran para penggali makam,” kata Kapolres Majalengka AKBP Willy Andrian melalui Kasat Lantas AKP Rudy Sudaryono. Kasat Lantas AKP Rudy Sudaryono menerangkan pada warga penggali kubur Makam Martaguna Kelurahan Tonjong menerima paket sembako ini yang merupakan program Kapolres Majalengka dengan mendatangi warga penggali kubur dan diserahkan secara langsung. Harapannya, dengan adanya kegiatan ini bisa membangun empati antar sesama serta dapat mengurangi beban hidup warga yang membutuhkan sehingga bermanfaat. “Paket yang diberikan paket sembako berupa Beras, Telur, Mie Instans kepada Penggali kubur sebagai wujud kepedulian sosial untuk meringankan kebutuhan,” tambahnya. Selesai pelaksanaan pemberian bantuan secara langsung, Unit Kamsel turut memberikan himbauan dan ajakan kepada warga yang telah menerima untuk selalu mengingat untuk selalu berbuat kebaikan. “Para penggali kubur merupakan guru bagi kita agar kita selalu ingat bahwa kita akan mati, marilah kita berlomba-lomba untuk berbuat kebaikan sebagai tabungan kita di akhir kelak nanti, “tutupnya.   Asep Rusliman

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bupati Sukabumi H. Asep Japar resmi membuka Turnamen Piala Putri Nusantara II di Stadion Korpri Cisaat, Jumat (19/9/2025). ‎Kompetisi yang digelar dalam rangka Hari Olahraga Nasional dan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-155 ini mempertemukan tim-tim terbaik dari Sukabumi hingga Cianjur. ‎Pertandingan berlangsung selama tiga hari, 19–21 September 2025. Bupati mengapresiasi turnamen ini sebagai ajang pemberdayaan dan pembuktian kemampuan perempuan. ‎“Kompetisi ini bukan sekadar pertandingan, tapi panggung bagi atlet perempuan untuk menunjukkan potensi, prestasi, dan menjadi inspirasi,” ujarnya. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan nilai inklusivitas yang menjunjung kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. “Ini bukti semangat olahraga di Kabupaten Sukabumi terus tumbuh dan berkembang,” tambahnya. ‎Bupati juga berpesan agar semua tim menjunjung tinggi sportivitas. “Kemenangan penting, tapi yang utama adalah kebersamaan, saling menghargai, dan fair play,” tegasnya. Ia mengajak seluruh pihak menjadikan turnamen ini simbol semangat perjuangan dan persatuan. ‎“Mari kita kobarkan semangat Sukabumi Ngabumi 2025.dengan olahraga sebagai sarana membangun karakter, persaudaraan, dan prestasi,” ajaknya. Ketua Askab PSSI Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyebut sepakbola putri kini semakin digemari. Turnamen ini diharapkan dapat menjaring bakat baru. ‎“Tunjukkan kemampuan individu dan kerjasama tim, ini bisa jadi ajang mencari pemain terbaik,” katanya. ‎Senada dengan itu, Ketua KONI Kabupaten Sukabumi Sirojudin menyebut tim putri Sukabumi salah satu yang terbaik di Jawa Barat. “Ajang ini akan mendorong prestasi olahraga daerah ke tingkat lebih tinggi,” pungkasnya. (Dicky)