SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menghimpun para pemangku wilayah dalam kegiatan Sinergitas Kewilayahan 2025 untuk Wilayah VI Jampangkulon. Acara yang berlangsung di GOR Kecamatan Surade pada Selasa (25/11/2025) ini diikuti sembilan kecamatan, mulai dari Surade hingga Tegalbuleud. Forum tahunan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, didampingi Sekda H. Ade Suryaman serta unsur Forkopimda. Tema “Kawiraketaan Wilayah Pikeun Sukabumi Nu Mubarakah” diangkat untuk mempertegas pentingnya kekompakan lintas wilayah dalam mendukung agenda pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Bupati Asep menekankan bahwa kerja bersama antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa merupakan fondasi utama peningkatan kualitas layanan publik. Ia menegaskan bahwa pelayanan yang cepat, akurat, dan menyentuh kebutuhan masyarakat tidak mungkin tercapai tanpa koordinasi yang kuat. Bupati juga meminta camat lebih aktif menunjukkan kinerja melalui aplikasi SIGAP Camat. Hal itu menurutnya menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap camat hadir, bekerja, dan responsif terhadap berbagai dinamika di wilayah masing-masing. Ia pun memberi peringatan kepada kepala desa terkait penerbitan SKTM agar tidak disalahgunakan, sehingga bantuan sosial tetap menyasar warga yang benar-benar membutuhkan. Selain itu, Bupati turut menyoroti perlunya sinergi lebih erat antara rumah sakit dan pemerintah kecamatan/desa, khususnya untuk menangani warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan agar tidak terhambat dalam mendapatkan pelayanan. Sekda Ade Suryaman menambahkan bahwa ratusan peserta mengikuti agenda ini, mulai dari unsur kecamatan, kelurahan, hingga desa. Mereka menerima pemaparan materi strategis seperti program prioritas kewilayahan dari Bappelitbangda, kebijakan PBB dari Bapenda, serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih dan peran desa dalam pengembangan koperasi. Camat Surade, Unang Suryana, mewakili para camat Wilayah VI, menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh pemerintah kabupaten. Bupati berharap kolaborasi yang terbentuk melalui forum ini dapat memperkuat keselarasan program wilayah dengan visi-misi pembangunan Kabupaten Sukabumi untuk periode 2025–2029. Sebagai bentuk penghargaan, para camat dari sembilan kecamatan di Wilayah VI Jampangkulon menerima Penghargaan Sukabumi Ngabumi atas kontribusi mereka dalam menyukseskan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
KUNINGAN Bidik-kasusnews.com,. Polisi mengamankan mahasiswa yang diduga terlibat dalam kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam. Korban terluka di punggung kiri. Kasat Reskrim Polres Kuningan, Iptu Abdul Aziz, mngatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. “Kejadian itu di Jalan Raya Ciawigebang-Cidahu, Blok Kojengkang, Desa Cihideunggirang, Kecamatan Cidahu,” kata Aziz, Selasa (25/11/2025). Aziz mengatakan, pelaku adalah SM (20) yang merupakanwarga Desa Cieurih, Kecamatan Cidahu. Korban adalah SS (22) warga Desa Cipakem, Kecamatan Maleber. “Pelaku saat melakukan tindak pidana dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga mengenai bagian punggung sebelah kiri korban sehingga menimbulkan luka sayatan,” kata Aziz. Dia menceritakan, peristiwa bermula saat korban mendapatkan telepon dari terduga pelaku yang mengatakan bahwa kendaraan yang digunakannya mengalami kehabisan bensin di sekitar tempat kejadian. “Kemudian korban yang pada saat itu sedang berada di daerah Ciawigebang bergegas menemui menggunakan sepeda motor. Namun setibanya di tempat kejadian terduga pelaku melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap korban,” ungkapnya. Polisi menangkap pelaku setelah menerima laporan dari orang tua korban. “Kami berhasil mengamankan pelaku di satu rumah tepatnya di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu,” katanya. Aziz mengatakan, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP ancaman penjara 5 tahun. (Asep.R)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati Sukabumi H. Asep Japar meninjau langsung hasil pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga penyintas bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung, Senin (3/11/2025). Kegiatan monitoring dilakukan di Kampung Cireundeu, Desa Mekarsari, tempat puluhan unit rumah bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan Pemerintah Desa Mekarsari dibangun untuk warga terdampak. Dalam kesempatan itu, Bupati Asep Japar mengingatkan agar seluruh penerima manfaat menjaga dan merawat hunian mereka dengan sebaik mungkin agar tetap layak huni dan memberi manfaat jangka panjang bagi keluarga. “Insya Allah kami akan terus berupaya agar seluruh warga terdampak bencana terlayani dan terfasilitasi dengan baik. Dengan kolaborasi semua pihak, mudah-mudahan lingkungannya terpelihara, kebersihan dan kesehatannya tetap terjaga,” ujarnya. Bupati menegaskan, Huntap ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga simbol kebangkitan dan harapan baru bagi masyarakat setelah bencana. Ia berharap lingkungan tersebut berkembang menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan indah untuk ditinggali. Sementara itu, Kepala Desa Mekarsari, H. Ilham Maulana, menjelaskan bahwa total rumah Huntap yang telah dibangun berasal dari tiga sumber bantuan, yakni 20 unit dari Gubernur Jawa Barat, 5 unit dari Bupati Sukabumi, dan 3 unit dari Pemerintah Desa Mekarsari. Sebagai bagian dari kegiatan monitoring, Bupati Sukabumi juga menyerahkan Surat Keputusan Nilai Jual Objek Pajak (SK NJOP) secara simbolis kepada tiga warga penerima Huntap sebagai tanda resmi kepemilikan dan pengakuan atas hunian mereka. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan Touring Ngabumi Season 4 Kanya’ah ka Rahayat, Mubela ka Lemah Cai Sukabumi, Sabtu (25/10/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan publik, aksi sosial, dan promosi pariwisata dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155. Rangkaian touring dimulai dari Pangleseran, Kecamatan Cikembar, dan berakhir di Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, menempuh jarak sekitar 96 kilometer. Di setiap titik pemberhentian, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas dan jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan sosial, meresmikan infrastruktur, serta memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat. Sebelum perjalanan dimulai, Bupati Sukabumi meresmikan ruas Jalan Pangleseran–Cibatu di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, sekaligus menyerahkan bantuan dan santunan bagi masyarakat setempat. Di Kecamatan Jampangtengah, rombongan berhenti di Alun-Alun untuk menyalurkan bantuan sembako, santunan, pelayanan administrasi publik, hingga menggelar khitanan massal. Selanjutnya, di Kecamatan Lengkong, kegiatan berlanjut dengan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih, rumah marbot, dan rumah imam Masjid Birrul Walidain. Selain itu, turut diberikan santunan dan layanan publik bagi warga sekitar. Di pemberhentian ketiga di Jampangkulon, Bupati Sukabumi meresmikan rumah tidak layak huni (RTLH) serta sistem penyediaan air minum (SPAM) bagi masyarakat, disertai penyerahan sejumlah bantuan sosial. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Surade dan meninjau beberapa sekolah, di antaranya SDN 3 Surade yang mengembangkan konsep pembelajaran berbasis kearifan budaya lokal. Di wilayah ini, kegiatan sosial dan bantuan tetap menjadi bagian dari agenda utama. Tak hanya berhenti di kegiatan sosial, Touring Ngabumi juga menjadi momentum promosi potensi wisata Sukabumi. Dari Surade, rombongan menuju Curug Luhur di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, yang menjadi salah satu ikon wisata unggulan. Usai menikmati panorama curug, peserta touring menutup perjalanan dengan menikmati keindahan Pantai Ujunggenteng. Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Touring Ngabumi memiliki dua tujuan besar: mendekatkan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, serta mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal Sukabumi. “Selama perjalanan kami berhenti di beberapa titik untuk meresmikan infrastruktur, memberikan pelayanan publik, hingga menyalurkan bantuan sosial. Semua ini kami lakukan agar manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan serta mendorong kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah). “Melalui kegiatan ini, mari kita jaga semangat persaudaraan dan kebersamaan untuk Sukabumi yang lebih baik,” pesannya. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua Panitia, H. Ali Iskandar, menjelaskan bahwa touring tahun ini terbagi dalam dua hari dengan berbagai kegiatan positif. “Hari pertama kita fokus pada kegiatan sosial di sepanjang rute dari Pangleseran hingga Ujunggenteng. Hari kedua akan dilanjutkan dengan festival budaya dan aksi bersih-bersih pantai,” ungkapnya. Kepala Desa Parakanlima, Mirwanda Yamami, mengapresiasi peresmian ruas Jalan Pangleseran–Cibatu yang kini telah bisa dimanfaatkan masyarakat. “Terima kasih kepada Bupati Sukabumi yang telah merealisasikan perbaikan jalan ini. Aktivitas warga kini jauh lebih lancar setelah jalan dicor,” tandasnya. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ribuan santri memadati Stadion Korpri Gelanggang Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/10/2025), dalam peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Sukabumi. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, didampingi Wakil Bupati H. Andreas, serta dihadiri Forkopimda dan para tokoh masyarakat. Dalam amanatnya, H. Asep Japar menegaskan bahwa Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan santri di era modern. Ia menekankan pentingnya penguasaan teknologi, sains, dan bahasa dunia bagi generasi pesantren. “Santri sekarang harus menguasai dunia digital juga. Dunia digital menjadi ladang dakwah baru bagi para santri,” ujarnya. Pada kesempatan sama dia mengajak santri untuk membawa semangat pesantren ke ruang publik, dunia kerja, hingga kancah internasional. “Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawat tradisi pesantren, tapi peluk juga inovasi zaman. Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi,” tegasnya. Bupati Asep juga mengingatkan, dalam sepuluh tahun sejak ditetapkannya Hari Santri pada 2015, kontribusi pesantren kian nyata di berbagai bidang. Dari lembaga pendidikan inilah lahir banyak tokoh bangsa, pejuang, dan pemimpin yang kini berkiprah di tingkat nasional bahkan internasional. “Santri tidak boleh hanya jadi penonton perubahan zaman. Mereka harus hadir sebagai pelaku sejarah baru yang membawa nilai Islam rahmatan lil’alamin untuk membangun peradaban dunia yang damai dan berkeadaban,” katanya. Di akhir sambutan, H. Asep berharap semangat Hari Santri menjadi dorongan untuk berkolaborasi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah. Sebagai catatan sejarah, penetapan 22 Oktober sebagai Hari Santri merujuk pada Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari tahun 1945. Dalam masa itu KH. Hasyim Asy’ari membangkitkan semangat perjuangan rakyat mempertahankan kemerdekaan hingga meletusnya peristiwa 10 November yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Semangat baru menyelimuti dunia olahraga karate di Kabupaten Sukabumi. H.M. Kamaludin Zen resmi dilantik sebagai Ketua Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Cabang Kabupaten Sukabumi periode 2025–2029. Pelantikan yang digelar di Aula Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri, Cibadak, Jumat (10/10/2025), dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar. Dalam arahannya, Bupati Asep Japar menegaskan pentingnya peran FORKI dalam mencetak generasi muda berprestasi. Ia mendorong pengurus baru agar tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga membangun karakter dan semangat sportivitas di kalangan atlet muda. “Karate bukan sekadar olahraga bela diri, tapi wadah pembentukan mental tangguh dan disiplin. Saya ingin FORKI melahirkan lebih banyak talenta muda yang mampu mengharumkan nama Sukabumi,” tegas Bupati. Bupati juga mengingatkan agar program kerja FORKI disusun secara terukur dan berpihak pada pembinaan atlet sejak usia dini. “Kalau pembinaannya kuat, prestasi akan mengikuti,” tambahnya. Sementara itu, Ketua FORKI yang baru dilantik, H.M. Kamaludin Zen, menegaskan bahwa pihaknya siap bergerak cepat. Sejumlah program sudah disiapkan, termasuk pembinaan intensif menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan penyelenggaraan Kejuaraan Bupati Cup dalam waktu dekat. “Kami ingin karate kembali menjadi cabang andalan Sukabumi. Target kami bukan hanya medali, tapi juga regenerasi atlet yang berkesinambungan,” ujarnya. Kamaludin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan. Ia menegaskan, kepengurusan baru akan melanjutkan tradisi prestasi dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme. “Kami siap melangkah bersama. FORKI Sukabumi harus menjadi rumah bagi para karateka dan wadah lahirnya juara masa depan,” pungkasnya. (Reno)
Bidik-kasusnews.com,Sintang kalimantan Barat Pada hari Kamis tanggal 9 Oktober 2025, sekitar jam 10.00 wib Polsek Sepauk telah melaksanakan pengecekan Jembatan gantung sungai sepauk yang roboh di dusun ensibau desa nanga libau,dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Jembatan panjang 150 Meter,Lebar 1,2 Senti Meter.Usia Jembatan Sudah Mencapai 25 tahun,Penghubung dari desa Nanga Libau ke desa sekujam Timbai kecamatan sepauk kabupaten Sintang kalbar. Dikarenakan termakan usia sabtu-08-Okt-2025 Ungkap Warga” Petrus warga desa nanga Libau yang lagi bersama kapolsek Sepauk Saat di TKP Petrus Warga desa Nanga Libau saat dikonfirmasi awak media,lewat Via Whatssap mengatakan ya pak betul,jembatan ini sudah lama sekitar 25 tahun dan panjang 150 meter,Jembatan tersebut di bangun Dana Swadaya,Oleh Pemgusaha Sukses Bernama pak Apui pangilan sehari harinya Alias pak rajali. Warga desa nanga libau mengatakan pada tahun 2015 jembatan tersebut sekarang sudah diserahkan ke Pemkab Sintang,sekarang menjadi wewenang pemkap sintang untuk membangun kembali,tuturnya”. Dalam hal ini jembatan tersebut akses utama perekonomian masyarakat setempat,akses utama masyarakat dalam ber’aktifitas sehari hari baik siang dan malam dan anak sekolah setiap harinya baik dari PAUD,SD,SMPN, Dan SMA Melalui jembatan tersebut.dengan robohnya jembatan tersebut kini aktifitas kami terhambat,dan bagi warga yang punya sampan kecil masih bisa melakukan berlalu lalang dari seberang,bagi yang ngak punya sampan harus keluarkan uang setiap hari untuk biaya nyebrang,”ungkapnya” Kami warga sekitar berharap kepada pemkap sintang untuk segera membangun jembatan tersebut dan harus di bangun dengan bahan permanen,tidak boleh pakai bahan material bekas ungkapnya dengan nada sedih. Hal senada diucapkan pak rajali alias Apui sapaan hari-hari,Mengatakan jembatan ini saya bangun Dana Swadaya dengan modal Sendiri dan sekarang sudah menjadi kewenangan Pemkap kabupaten Sintang kalbar,diserahkan pada tahun 2015 dan saya berharap jembatan tersebut segera di bangun lewat instansi terkait,dan jangan di tunda tunda lagi,tegasnya. Kapolsek Sepauk dalam Upaya ini yang telah dilakukan Mendatangi dan melakukan cek situasi sekitaran jembatan bersama forkopimcam dan staf unit kerja PPK DJBM kementrian PUPR perwakilan provinsi Kalbar. Peristiwa ambruknya jembatan gantung disebabkan faktor usia, Kapolsek melalui bhabinkamtibmas melakukan himbaun dan pemberitahuan kepada masyarakat yang biasa melintas melalui jembatan tersebut. Bhabinkamtibmas berkoordinasi dengan pihak desa dan memberi solusi supaya aktivitas masyarakat tidak terhambat. Bahwa dari pihak Unit kerja PPK DJBM perwakilan Kementrian PUPR sdr.Taufik menyampaikan akan dilakukan proses pengajuan pembangunan jembatan baru di lokasi yg sama pada tahun 2026. Wartawan Ridwan Sandra
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Sukabumi melaksanakan rotasi dan promosi besar-besaran di jajaran aparatur sipil negara (ASN). Sebanyak 293 pejabat dilantik oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/10/2025). Pelantikan mencakup 25 pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), 125 pejabat administrator (eselon III), 136 pejabat pengawas (eselon IV), serta 7 kepala puskesmas. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Bupati H. Andreas dan Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman. Bupati Asep Japar menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penataan birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, serta akuntabel. “Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi proses regenerasi birokrasi agar organisasi berjalan dinamis dan profesional,” ujarnya. Ia menjelaskan, mutasi dan promosi jabatan dilakukan secara transparan dan berbasis norma, standar, prosedur, serta kriteria (NSPK) melalui platform digital kepegawaian. “Pelantikan ini bagian dari manajemen ASN yang akuntabel dan sesuai regulasi,” tambahnya. Menurut Bupati, regenerasi penting untuk menjamin kesinambungan pemerintahan sekaligus memberikan ruang bagi ASN berprestasi untuk menempati posisi strategis. “Kita harus memastikan pejabat berkapabilitas tidak gagal promosi hanya karena sistem yang tidak mendukung,” tegasnya. Bupati juga mengingatkan para pejabat untuk segera beradaptasi di tempat tugas baru, memperkuat kinerja organisasi, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Saya mengingatkan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab,” pesannya. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja maksimal dalam mendukung pelaksanaan program strategis daerah serta mempercepat terwujudnya visi Sukabumi Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah). Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik antara lain Hj. Lina Evelin Marlina, S.IP., M.M. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Drs. Gun Gun Gunardi, M.A.P. sebagai Asisten Administrasi Umum Setda, Drs. Eki Radiana Rizki, M.Si. sebagai Kepala Pelaksana BPBD. Drs. Tri Romadhono Suwardianto, A.P., M.A.P. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan. Selain itu, Ir. Toha Wildan Athoilah, M.T. kini menjabat Kepala Bappelitbangda; Ir. Bambang Widyantoro, M.T. sebagai Kepala Dinas Sosial, Jujun Juaeni, S.Sos., M.M. sebagai Kepala Badan Kesbangpol; dan dr. Gatot Sugiharto, Sp.B. sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Lalu Drs. Hari Riyadi, M.M. dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik dan Nunung Nurhayati, S.Sos., Kp., M.Si. sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Yang juga dilantik hari ini Sri Hastuty Harahap, S.P., M.S.E., M.A. sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM, serta Agus Sanusi, S.K.M., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kemudian Drs. Budianto, M.Si. menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan; Ahmad Samsul Bahri, S.Sos., M.A.P. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa; Drs. Uus Pirdaus, M.M. sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum. Mubtadi Latip, S.IP. sebagai Kepala Dinas Perhubungan, dan Sigit Widarmadi, S.E. sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Selanjutnya Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H. memimpin Dinas Pariwisata, Aep Majmudin, S.E., M.M. menakhodai Dinas Pertanian. Drs. Dede Rukaya, M.M. menjabat Kepala DPMPTSP, Yulipri, S.T., M.T. sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian serta Sendi Apriadi, S.STP., M.Si. memimpin Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sementara itu, Eka Nandang Nugraha, S.IP., M.M. dilantik sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Deden Sumpena, S.Pd.I., Kp., M.Si. sebagai Kepala Dinas Pendidikan; dan Wawan Godawan Saputra, S.IP., M.A.P. sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Sukabumi. Pelantikan ini menandai komitmen Pemkab Sukabumi untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi hasil, guna mempercepat pencapaian target pembangunan serta memperkuat kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. (Dicky)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan Baim Sport Center (BSC), fasilitas olahraga dan rekreasi baru yang berdiri di Jalan Marinjung Hilir RT 05/03, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Selasa (7/10/2025). Dalam acara Grand Opening tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati H. Andreas. Turut hadir unsur forkopimda, forkopimcam, anggota DPR RI Komisi VII, tokoh adat Kasepuhan Sinaresmi, serta berbagai tamu undangan. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pengguntingan pita oleh Bupati bersama jajaran, menandai resmi beroperasinya Baim Sport Center. Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi tinggi kepada Saeful Anwar, pemilik Baim Sport Center, atas inisiatif dan dedikasinya menghadirkan sarana olahraga yang dibangun sepenuhnya dengan dana pribadi. “Saya sangat bangga karena ini murni hasil kerja keras dan kepedulian warga terhadap kemajuan daerahnya. Semangat seperti ini patut menjadi teladan,” ujar Bupati. Menurutnya, keberadaan fasilitas seperti Baim Sport Center menjadi bukti bahwa wilayah Cisolok kini memiliki pusat olahraga dan rekreasi yang setara dengan daerah perkotaan. “Kini warga Cisolok tidak perlu jauh-jauh ke kota untuk berolahraga. Di sini sudah tersedia lapangan sepak bola, kolam renang, hingga minimarket,” ungkapnya. Lebih dari sekadar tempat olahraga, Baim Sport Center dinilainya sebagai simbol kebangkitan dan semangat gotong royong masyarakat. “Ini membuktikan bahwa dengan kreativitas dan kecintaan terhadap olahraga, kita bisa tumbuh dan maju bersama,” tambahnya. Bupati menegaskan, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk jasmani, mental, dan karakter generasi muda. Melalui fasilitas seperti BSC, diharapkan lahir atlet berprestasi sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. “Kami berharap Baim Sport Center menjadi ruang publik yang inklusif, tempat anak muda menyalurkan bakat dan masyarakat bersatu dalam semangat sportivitas serta kebahagiaan bersama,” pungkasnya. Sementara itu, Saeful Anwar menjelaskan bahwa pembangunan Baim Sport Center berawal dari aspirasi warga yang menginginkan sarana olahraga sekaligus ruang rekreasi dan belanja di wilayah Cisolok. “Awalnya masyarakat mendorong agar ada fasilitas seperti ini. Kami mulai dari lapangan sepak bola, dan ke depan akan terus menambah sarana lain,” ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak hingga proyek ini dapat terwujud. “Alhamdulillah, masyarakat menyambut positif. Semoga kehadiran Baim Sport Center membawa manfaat besar dan menjadi kebanggaan warga Cisolok,” tutupnya. (Dicky)
Bidik-kasusnews.com,Sekadau Kalimantan Barat Satreksrim Polres Sekadau melakukan patroli menyusuri Sungai Kapuas, tepatnya di depan objek wisata Lawang Kuari dan Suak Payung, Senin,06 Oktober 2025. Patroli ini dilakukan menyusul informasi yang beredar terkait aktivitas PETI di wilayah tersebut. Patroli dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Sekadau, IPTU Zainal Abidin, bersama KBO Satreskrim IPDA Eric Ibrahim Pattimura, personel Satreskrim dan personel Polsek Sekadau Hilir. Kasat Reskrim Polres Sekadau, IPTU Zainal Abidin, mengatakan patroli ini dilaksanakan secara rutin untuk mencegah terjadinya aktivitas PETI di wilayah hukum Polres Sekadau. Dari hasil patroli yang dilakukan kali ini, polisi memastikan tidak ada aktivitas PETI di wilayah Suak Payung dan objek wisata Lawang Kuari. “Dari hasil pengecekan di lapangan, saat ini tidak ditemukan adanya aktivitas PETI di Suak Payung maupun di sekitar objek wisata Lawang Kuari. Lokasi sudah bersih,” ujar Zainal. Zainal menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan di titik-titik yang kerap dijadikan tempat aktivitas PETI. Selain itu, pihaknya akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas PETI. “Kami menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas PETI karena dapat merusak lingkungan dan menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem maupun masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. Wartawan Asrori