Bidik-kasusnews.com,Jakarta Ketua Umum Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia ( DePA-RI) Dr. TM Luthfi Yazid, SH, LL.M mengingatkan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan gaji pada hakim. Siaran pers Ketua Umum DePA-RI, Senin (27/10/25), menyebutkan, Presiden Prabowo pada 19 Februari 2025 pada acara Laporan Tahunan Mahkamah Agung (MA) di Gedung MA berjanji akan memperhatikan kesejahteraan para hakim. Menurut Luthfi, ketika itu Presiden menyatakan tekadnya untuk bekerjasama dengan legislatif dengan memperbaiki kualitas hidup para hakim. Presiden, lanjutnya, telah mendapat laporan banyak hakim tidak memiliki rumah dinas dan masih menempati rumah kos. Presiden juga mengemukakan, gaji hakim di tingkat yang paling rendah akan dinaikkan 280 persen agar mereka bisa hidup layak, terhormat, dan tidak bisa disogok. Janji Presiden diulang kembali dalam pidatonya di hadapan ribuah calon hakim di gedung MA pada 12 Juni 2025. Faktanya, menurut survei Komisi Yudisial, sebanyak 50,57 persen hakim di Indonesia menyatakan penghasilan mereka tidak mencukupi untuk biaya hidup yang layak. Saat ramainya hakim akan mogok massal, Ketua Umum DePA-RI sudah mengingatkan melalui media massa agar tuntutan para hakim dipertimbangkan oleh pemerintah, sebab jika mereka melakukan mogok massal akan terjadi “malapetaka hukum” serta merugikan para pencari keadilan. Kemudian, melalui Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI), Presiden Prabowo menyampaikan janji bahwa pemerintah berkomitmen untuk menaikkan gaji para hakim, termasuk hakim ad hoc. Dengan menaikkan kesejahteraan seperti itu diharapkan tidak ada lagi main “pat gulipat sogok” dan tak ada hakim yang ditangkap KPK atau Kejaksaan. Artinya, jika tingkat kesejahteraan hakim sudah dinaikkan, mereka diharapkan berprestasi secara profesional dan tidak lagi transaksional. Di sisi lain, tekad Presiden untuk memberantas mafia di banyak sektor, dan komitmennya untuk menegakkan hukum harus didukung oleh semua kalangan, termasuk advokat. “Waktu setahun sudah cukup bagi Presiden untuk melakukan ‘monitoring’ dan kajian terhadap semua pembantunya, termasuk pembantunya di bidang hukum,” kata Ketua Umum DePA-RI yang pernah menjadi anggota Kelompok Kerja Perma Mediasi di Mahkamah Agung itu. Ia juga menegaskan, saat ini sudah saatnya untuk melakukan langkah konkret dalam hal pembenahan serta penggantian pembantunya yang dinilai tidak perform, apalagi publik sudah meminta pejabat-pejabat tersebut untuk segera diganti. “Presiden tak boleh ragu! Saya percaya dalam waktu dekat Presiden akan mengambil langkah konkret,” kata Luthfi Yazid yang pernah menjadi pengacara Prabowo Subianto dalam sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi itu, sambil mengemukakan harapan agar Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa segera merealisasikan komitmen Presiden. Pada bagian lain, Ketua Umum DePA-RI menilai keliru pernyataan anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman yang menyatakan di media nasional pada 24 Oktober 2025 bahwa RUU Jabatan Hakim harus disahkan dulu, baru kemudian hakim secara otomatis mendapatkan hak-haknya sebagai pejabat negara. Dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kehakiman memang dinyatakan bahwa hakim merupakan pejabat negara yang menjalankan kekuasaan kehakiman, namun faktanya, dan praktiknya, hakim masih menyerupai aparatur sipil negara termasuk hak gaji yang diterimanya. “Mengapa cara berpikir Benny Harman keliru? Karena kalau diteruskan akan membuat ketidakpastian serta akan menciptakan tekanan psikologis para hakim yang sudah terlanjur mendapatkan janji. Apa jaminannya RUU Jabatan Hakim akan segera digolkan? Bukankah di masa sebelumnya RUU Jabatan Hakim sudah pernah dibahas?,” kata Ketua Umum DePA-RI. Status hakim sebagai pejabat negara dengan janji Presiden Prabowo adalah dua hal yang berbeda. Saran Luthfi Yazid, realisasikan janji dan komitmen Presiden. Setelah itu, segera RUU Jabatan Hakim diselesaikan menjadi undang-undang. Wartawan Basori

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – SMK Negeri 1 Surade mengambil langkah nyata dalam mendukung kebijakan Gapura Waluya Pancawaluya melalui program optimalisasi penggunaan kendaraan di lingkungan sekolah. ‎ ‎Plt Kepala SMKN 1 Surade, Erip Suratno, S.Kom, didampingi Mulyadi ketua Gapura Waluya Pancawaluya, menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya polusi udara dan kemacetan di sekitar kawasan sekolah. ‎“Sebagaimana diketahui, ratusan taruna dan taruni kami menggunakan kendaraan bermotor untuk berangkat ke sekolah. Semakin banyak kendaraan, semakin tinggi pula potensi polusi dan kemacetan di lingkungan sekitar,” ujar Erip, Senin (27/10/2025). ‎ ‎Untuk mengatasi hal tersebut, pihak sekolah menerapkan strategi pembatasan kendaraan pribadi dengan memberikan dua alternatif bagi peserta didik agar menggunakan kendaraan umum atau berjalan kaki bagi yang rumahnya berjarak dekat. ‎ ‎“Selain mengurangi polusi, langkah ini juga mengajarkan pola hidup sehat dan membantu meringankan biaya transportasi harian,” tambahnya. ‎ ‎Erip menegaskan, kebijakan ini sejalan dengan semangat Gapura Waluya Pancawaluya yang digagas Gubernur Jawa Barat KDM, yakni membangun kebiasaan hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan. Program ini juga direkomendasikan oleh KCD Pendidikan Wilayah V untuk diikuti SMKN 1 Surade. ‎ ‎“Melalui kebijakan ini, kami ingin menanamkan karakter kuat, kedisiplinan, dan tanggung jawab lingkungan pada para taruna dan taruni,” pungkasnya. ‎ ‎Selain penerapan kebijakan transportasi ramah lingkungan, pihak sekolah juga tengah menata area parkir agar lebih tertib dan ramah pejalan kaki. ‎ ‎Penataan tersebut dilakukan dengan melibatkan OSIS dan perwakilan taruna dalam menjaga ketertiban dan kebersihan setiap pagi sebelum kegiatan belajar dimulai. Upaya ini disambut positif oleh para guru dan orang tua siswa. ‎ ‎Mereka menilai kebijakan tersebut tidak hanya mengurangi kemacetan di sekitar sekolah, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di kalangan peserta didik untuk ikut menjaga lingkungan. ‎ ‎Ke depan, SMKN 1 Surade berencana memperluas implementasi Waluya Pancawaluya ke bidang lain seperti pengelolaan sampah, penghijauan sekolah, dan efisiensi energi. ‎ ‎Langkah ini menjadi wujud nyata sekolah dalam mendukung program pendidikan berwawasan lingkungan dan membentuk generasi muda yang sadar akan keberlanjutan. (Dicky)

Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Kegiatan Reses di Kelurahan Desa Balai Karangan dihadiri para peserta reses Serta Anggota DPR RI Dr.Drs.Adrianus Sidot,M.Si. dari fraksi Partai Golongan Karya(Golkar),melakukan kunjungan kerja dalam rangka penyerapan aspirasi masyarakat di masa reses di Kelurahan Desa Balai Karangan Aula KSP CU Mura kopa Jalan Raya Entikong Dusun Paus Desa Balai karangan kecamatan Sekayam kabupaten Sanggau kalbar. Minggu-26-Okt-2025 Pukul:13.00 WIB-Selesai   Kegiatan ini dihadiri oleh Hendrikus Bambang DPRD Kabupaten Sanggau kalbar Dapil 4 dan dihadiri juga para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Sekayam,serta sejumlah tokoh masyarakat. Anggota DPR RI Dapil Kabupaten Sanggau kalbar melakukan reses masa sidang selama 1 hari untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menampung keluhan warga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi. Dalam rangka melaksanakan kegiatan kunjungan kerja Reses Anggota DPR RI Sebagai bentuk pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Anggota Dewan dalam menyerap aspirasi masyarakat di daerah Dapil pemilihannya. Dalam kegiatan ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi,saran dan masukan secara langsung kepada Anggota DPR RI,demi kemajuan bersama dan pembangunan daerah yang lebih baik. Dalam kegiatan reses, anggota dewan biasanya melakukan beberapa hal, seperti: Penyerapan Aspirasi Masyarakat,Anggota dewan menyerap aspirasi masyarakat untuk mengetahui kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam kegiatan reses ini melakukan Dialog dengan Masyarakat,untuk memahami lebih lanjut tentang kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi. Dalam reses ini Anggota dewan juga melakukan penyaluran bantuan kepada masyarakat, seperti sembako. Tujuan dari kegiatan reses ini adalah untuk,Mendengarkan Aspirasi Masyarakat anggota dewan dan dapat mendengarkan langsung aspirasi masyarakat dan memahami kebutuhan mereka. Membuat Kebijakan yang Tepat,dengan memahami kebutuhan masyarakat, anggota dewan dapat membuat kebijakan yang tepat dan sesuai sasaran dengan kebutuhan masyarakat. Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Kegiatan reses diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menyerap aspirasi dan kebutuhan mereka. Ungkapnya”Adrianus Asia Sidot. Penulis: Imam Ghozali Editor Mulyawan

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Momentum pembukaan Liga 4 Seri 2 Piala Gubernur Jawa Barat di Kabupaten Garut, Minggu (26/10/2025), dimanfaatkan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki untuk memperkuat komunikasi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir. ‎ ‎Keduanya terlibat perbincangan intens tentang strategi penguatan pembinaan olahraga di daerah. Erick Thohir menilai Sukabumi memiliki potensi besar yang perlu dikelola secara terarah, terutama melalui pemilihan cabang olahraga unggulan yang realistis dan berpeluang mencetak prestasi. ‎ ‎“Setiap daerah punya karakter dan kekuatan sendiri. Yang penting pembinaan difokuskan, supaya hasilnya jelas dan berkesinambungan,” ujar Erick Thohir di hadapan Wali Kota Sukabumi. ‎ ‎Wali Kota Ayep Zaki menyambut arahan tersebut dengan komitmen nyata. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi akan memperkuat sistem pembinaan atlet lokal melalui sinergi lintas lembaga dan peningkatan fasilitas olahraga. ‎ ‎“Pak Erick memberi pandangan strategis yang sejalan dengan arah pembangunan daerah. Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi lagi di Jakarta untuk menindaklanjuti pengembangan infrastruktur, termasuk revitalisasi Lapang Surya Kencana,” ungkap Ayep Zaki. ‎ ‎Menurutnya, revitalisasi lapang tersebut sangat penting sebagai pusat pembinaan sepak bola masyarakat dan sarana melahirkan talenta muda yang siap bersaing di level profesional. ‎ ‎Selain fokus pada bidang olahraga, Wali Kota juga memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkenalkan tiga agenda prioritas pembangunan Kota Sukabumi kepada Menpora. Ketiganya adalah penguatan BLUD dan BUMD, peningkatan kapasitas fiskal daerah, serta pengembangan ekonomi sosial berbasis wakaf. ‎ ‎Erick Thohir menyambut positif program tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap arah pembangunan Sukabumi yang menekankan kolaborasi, efisiensi, dan pemberdayaan masyarakat. ‎ ‎“Pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga penguatan karakter dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Erick. ‎ ‎Sementara itu, kehadiran Wali Kota Sukabumi di Garut juga menjadi bentuk dukungan bagi tim Perssi Sukabumi yang tengah berlaga di Blok 1 Grup D. Ia berharap Perssi mampu menunjukkan performa terbaik dan naik ke Liga 4 Seri 1. ‎ ‎“Perssi membawa semangat Sukabumi untuk terus maju dan berprestasi,” tandasnya. ‎ ‎Sinergi antara Menpora dan Pemerintah Kota Sukabumi ini diharapkan membuka babak baru dalam pembinaan olahraga daerah, memperluas kesempatan kompetisi, serta memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu pusat pengembangan atlet potensial di Jawa Barat. (Usep)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Sukabumi menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara tenaga medis dan pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. ‎ ‎Acara yang digelar di Hotel Santika Premiere Resort Cibadak, Sabtu malam (25/10/2025), dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman. ‎ ‎Dalam sambutannya, Sekda menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah). ‎ ‎“Peran dokter sangat strategis dalam membangun Sukabumi yang mubarakah. Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan pembangunan di bidang kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎H. Ade menambahkan, peringatan HUT ke-75 IDI bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum refleksi dan apresiasi atas pengabdian tenaga medis. ‎ ‎“Terima kasih atas dedikasi para dokter yang terus berjuang memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya. ‎ ‎Sementara itu, Ketua IDI Cabang Kabupaten Sukabumi, dr. Asep Suherman, menyatakan komitmennya memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah. ‎ ‎“Melalui momentum ini, kami ingin menegaskan komitmen kolaboratif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sukabumi,” ujarnya. ‎ ‎Peringatan HUT IDI tahun ini juga dimeriahkan dengan penampilan busana adat dari Sabang sampai Merauke bertema Warisan Nusantara. ‎ ‎“Kami ingin menampilkan semangat kebhinekaan. Para dokter datang dari berbagai daerah, namun memiliki satu tujuan: ikut membangun bangsa,” pungkas dr. Asep. (Dicky)

Bekasi – Bidik-Kasusnews.com Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolres Metro Bekasi KBP Mustofa, S.I.K., M.H. meninjau langsung pelaksanaan pelatihan peragaan Dalmas di Lapangan Gedung Promoter Polres Metro Bekasi, Sabtu (25/10/2025). Latihan tersebut dipimpin oleh Ps. Kasat Samapta Polres Metro Bekasi dan diikuti oleh personel Sat Samapta serta perwakilan Samapta Polsek jajaran. Kapolres hadir didampingi sejumlah pejabat utama, antara lain Kasat Samapta, Kasi Propam, dan Kasi Humas. Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan bahwa Dalmas merupakan salah satu kekuatan penting Polri dalam menangani berbagai potensi kerawanan seperti unjuk rasa, kerumunan massa, hingga ancaman gangguan kamtibmas lainnya. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh personel mengikuti latihan dengan serius dan disiplin. “Latihan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan taktis serta kekompakan barisan dalam tugas pengendalian massa di lapangan,” ujar KBP Mustofa. Ia juga menekankan bahwa peningkatan kemampuan harus terus dilakukan secara konsisten agar personel selalu siap menjalankan tugas profesional dan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bekasi. “Dalmas adalah garda terdepan Polri ketika situasi massa berpotensi meningkat. Kita harus presisi dalam setiap langkah, solid dalam setiap gerakan, demi terciptanya kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya. Kegiatan pelatihan berlangsung tertib dan penuh semangat. Polres Metro Bekasi memastikan peningkatan kompetensi personel akan terus berlanjut sebagai bentuk respons proaktif atas tantangan keamanan yang semakin dinamis. Dengan kesiapan ini, Polres Metro Bekasi berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Bekasi. ( Agung )

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan Touring Ngabumi Season 4 Kanya’ah ka Rahayat, Mubela ka Lemah Cai Sukabumi, Sabtu (25/10/2025). ‎ ‎Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelayanan publik, aksi sosial, dan promosi pariwisata dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155. ‎ ‎Rangkaian touring dimulai dari Pangleseran, Kecamatan Cikembar, dan berakhir di Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, menempuh jarak sekitar 96 kilometer. ‎ ‎Di setiap titik pemberhentian, Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas dan jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan sosial, meresmikan infrastruktur, serta memberikan berbagai pelayanan kepada masyarakat. ‎ ‎Sebelum perjalanan dimulai, Bupati Sukabumi meresmikan ruas Jalan Pangleseran–Cibatu di Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, sekaligus menyerahkan bantuan dan santunan bagi masyarakat setempat. ‎ ‎Di Kecamatan Jampangtengah, rombongan berhenti di Alun-Alun untuk menyalurkan bantuan sembako, santunan, pelayanan administrasi publik, hingga menggelar khitanan massal. ‎ ‎Selanjutnya, di Kecamatan Lengkong, kegiatan berlanjut dengan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih, rumah marbot, dan rumah imam Masjid Birrul Walidain. Selain itu, turut diberikan santunan dan layanan publik bagi warga sekitar. ‎ ‎Di pemberhentian ketiga di Jampangkulon, Bupati Sukabumi meresmikan rumah tidak layak huni (RTLH) serta sistem penyediaan air minum (SPAM) bagi masyarakat, disertai penyerahan sejumlah bantuan sosial. ‎ ‎Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Surade dan meninjau beberapa sekolah, di antaranya SDN 3 Surade yang mengembangkan konsep pembelajaran berbasis kearifan budaya lokal. ‎ ‎Di wilayah ini, kegiatan sosial dan bantuan tetap menjadi bagian dari agenda utama. ‎ ‎Tak hanya berhenti di kegiatan sosial, Touring Ngabumi juga menjadi momentum promosi potensi wisata Sukabumi. Dari Surade, rombongan menuju Curug Luhur di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, yang menjadi salah satu ikon wisata unggulan. ‎ ‎Usai menikmati panorama curug, peserta touring menutup perjalanan dengan menikmati keindahan Pantai Ujunggenteng. ‎ ‎Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Touring Ngabumi memiliki dua tujuan besar: mendekatkan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, serta mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal Sukabumi. ‎ ‎“Selama perjalanan kami berhenti di beberapa titik untuk meresmikan infrastruktur, memberikan pelayanan publik, hingga menyalurkan bantuan sosial. Semua ini kami lakukan agar manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya. ‎ ‎Ia berharap kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan serta mendorong kesejahteraan masyarakat demi terwujudnya Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (Mubarakah). ‎ ‎“Melalui kegiatan ini, mari kita jaga semangat persaudaraan dan kebersamaan untuk Sukabumi yang lebih baik,” pesannya. ‎ ‎Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi sekaligus Ketua Panitia, H. Ali Iskandar, menjelaskan bahwa touring tahun ini terbagi dalam dua hari dengan berbagai kegiatan positif. ‎ ‎“Hari pertama kita fokus pada kegiatan sosial di sepanjang rute dari Pangleseran hingga Ujunggenteng. Hari kedua akan dilanjutkan dengan festival budaya dan aksi bersih-bersih pantai,” ungkapnya. ‎ ‎Kepala Desa Parakanlima, Mirwanda Yamami, mengapresiasi peresmian ruas Jalan Pangleseran–Cibatu yang kini telah bisa dimanfaatkan masyarakat. ‎ ‎“Terima kasih kepada Bupati Sukabumi yang telah merealisasikan perbaikan jalan ini. Aktivitas warga kini jauh lebih lancar setelah jalan dicor,” tandasnya. (Dicky)

Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H, menerima Penghargaan TOKOH TELADAN PEDULI GENERASI MUDA dalam Wisuda ke-33 Universitas Muhammadiyah Cirebon Tahun Akademik 2024–2025 di Convention Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon Jl. Fatahillah Kel. Watubelah Kec. Sumber Kab. Cirebon, Sabtu (25/10/2025). Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan komitmennya dalam mendorong pembinaan serta pemberdayaan generasi muda melalui berbagai kegiatan preemtif dan preventif, kemitraan dengan lembaga pendidikan, serta pembinaan pelajar guna menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda. Pihaknya pun menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar UMC yang telah memberikan penghargaan tersebut dalam rangkaian acara Wisuda ke-33 Universitas Muhammadiyah Cirebon Tahun Akademik 2024–2025. “Selama ini Polresta Cirebon sudah berkolaborasi dan bersinergi baik dengan UMC yang dipimpin rektor bapak Arif Nurudin. Beliau adalah tokoh yang inspiratif, humble, adaptif dan solutif beliau sangat memikirkan berbagai persoalan di kabupaten Cirebon,” katanya. Ia meyakini dengan wajah-wajah semringah dan energi energi baru yang ada pada wisudawan UMC karena telah digembleng di UMC yang merupakan universitas terbaik di kabupaten Cirebon bakal membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Namun, ia mengingatkan berbagai persoalan ke depan termasuk masalah bonus demografi, sumber daya alam, kemajuan teknologi, perubahan iklim, perekonomiam bisa menjadi tantangan tapi juga bisa menjadi peluang. Menurutnya, para wisudawan UMC jangan hanya ingin mencari pekerjaan tapi bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan untuk seluruh warga masyarakat. Selain itu, jajaran Polresta Cirebon seringkali melakukan kegiatan preemtif seperti pembinaan pelajar dan generasi muda sebagaimana yang diperlihatkan dalam video selayang pandang tadi, berharap bisa menjadi motivasi dan sharing pengetahuan dan leadership kepada generasi muda dalam profesi apapun. Leadership bukan hanya sekedar untuk bagaimana mengarahkan orang lain, bukan hanya bagaimana bisa memotivasi orang lain, bukan hanya bagaimana bisa mengambil keputusan terbaik untuk suatu persoalan, namun kepemimpinan adalah bagaimana seseorang bisa menjadi teladan dan bisa bersama-sama untuk menciptakan pemecahan masalah dari berbagai persoalan. Kami berharap ribuan dari lulusan UMC bisa menjadi bagian di dalamnya, selamat mengabdi dan berbakti pada ibu pertiwi,” pungkasnya. (Asep.R)

Cirebon Kota Bidik-kasusnews.com,. Sat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan mengamankan seorang pria di kawasan Pekalipan, Kota Cirebon, pada Rabu malam (22/10/2025). Dari tangan pelaku, petugas menemukan puluhan paket sabu siap edar dengan berat total 39,5 gram. Tersangka berinisial A.F. (51), warga Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Ia diamankan petugas saat berada di pinggir Jalan Kebon Cai, Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan yang diduga terkait peredaran sabu di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Unit II Sat Resnarkoba Polres Cirebon Kota segera melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti. Dalam penangkapan itu, petugas menemukan 45 paket sabu dengan berat keseluruhan 39,5 gram, satu unit timbangan digital, satu pak plastik klip bening, dua lakban bertuliskan “fragile”, satu lakban hitam, satu alat hisap sabu, dua pipet kaca, dua korek api gas, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Street hitam bernomor polisi E 4662 XY. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit handphone merk Samsung warna biru donker yang diduga digunakan pelaku untuk bertransaksi. Seluruh barang bukti dan tersangka kemudian dibawa ke Mapolres Cirebon Kota guna dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa tersangka berperan sebagai pengedar yang mengedarkan sabu dalam kemasan kecil di wilayah Kota Cirebon. Polisi kini tengah menelusuri jaringan peredaran yang terhubung dengan tersangka untuk mengungkap pelaku lain yang terlibat. Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik menetapkan A.F. sebagai tersangka dan menaikkan status kasusnya ke tahap penyidikan. Petugas juga melengkapi berkas administrasi penyidikan dan terus mengumpulkan alat bukti tambahan untuk memperkuat proses hukum. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup atau hukuman mati serta denda miliaran rupiah. “Pengungkapan ini menjadi bukti komitmen kami dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kasus ini bisa terungkap,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P. (Asep.R)

Indramayu Bidik-kasusnews.com,. Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Indramayu kembali menunjukkan kesigapannya dalam menindak kejahatan lingkungan. Polisi berhasil mengungkap praktik pertambangan tanah tanpa izin di Desa Tunggul Payung, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, pada Selasa (21/10/2025). Kasus ini terungkap setelah laporan masyarakat masuk ke pihak kepolisian mengenai aktivitas galian tanah yang mencurigakan. Saat dilakukan pengecekan di lapangan, petugas mendapati kegiatan penambangan yang tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP). Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial HY (44), warga Kabupaten Cirebon, yang diketahui berperan sebagai koordinator lapangan (checker) di lokasi tambang ilegal itu. Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita berbagai barang bukti penting, di antaranya satu unit alat berat excavator LiuGong tipe 938E HD, satu truk pengangkut tanah, buku catatan ritasi, slip bon tanah, surat jalan, serta dokumen administrasi perusahaan yang digunakan untuk mendukung kegiatan penambangan ilegal tersebut. Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Reskrim AKP M. Arwin Bachar membenarkan pengungkapan kasus tersebut. “Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas galian tanah di wilayah Desa Tunggul Payung. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, kami menemukan alat berat yang sedang beroperasi tanpa adanya dokumen izin usaha pertambangan,” ujar Arwin, Jumat (24/10/2025). Arwin menjelaskan, tersangka tidak dapat menunjukkan izin resmi atas kegiatan penambangan yang dilakukan, sehingga langsung diamankan bersama sejumlah barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Atas aksinya, HY dijerat Pasal 158 jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) junto Pasal 55 ayat (1) KUHP tentang turut serta dalam tindak pidana. “Kami mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha untuk mematuhi aturan perizinan yang berlaku. Penambangan tanpa izin tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat menimbulkan kerusakan lingkungan yang berdampak pada masyarakat luas,” tegasnya. Polres Indramayu menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh aktivitas pertambangan di wilayah hukumnya. Segala bentuk pelanggaran akan ditindak tegas demi menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan kepastian hukum. “Kami mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan aktivitas pertambangan mencurigakan yang tidak dilengkapi izin resmi,” pungkas Arwin. (Asep.R)