JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap praktik penjualan pupuk subsidi secara ilegal yang diduga telah merugikan petani dan negara. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan tiga orang tersangka dengan nilai keuntungan yang diperkirakan mencapai Rp6 miliar. Dirkrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Julianto, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan terhadap distribusi pupuk subsidi di sejumlah wilayah Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Semarang. “Penyalahgunaan pupuk subsidi ini dilakukan dengan cara membeli sisa kuota pupuk dari kelompok tani, kemudian dijual kembali ke luar daerah dan di luar titik distribusi resmi,” ujar Djoko saat menyampaikan keterangan pers, Rabu (4/2/2026). Menurutnya, praktik ilegal tersebut telah berlangsung sejak 2020. Para pelaku memanfaatkan kondisi petani dengan memberikan modal awal, lalu mengarahkan pembelian pupuk dalam jumlah besar meski belum memasuki masa tanam. Pupuk subsidi yang seharusnya dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sekitar Rp90 ribu per sak, justru dijual kembali oleh tersangka dengan harga mencapai Rp130 ribu hingga Rp190 ribu per sak. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti pupuk subsidi jenis urea dan NPK Phonska dengan total berat sekitar 665,5 ton, ratusan karung pupuk, serta satu unit truk dan satu unit kendaraan pikap yang digunakan untuk distribusi ilegal. Sejumlah telepon genggam milik tersangka juga turut diamankan. Dua tersangka berinisial RKM dan WKD ditangkap di Kabupaten Pemalang, sementara satu tersangka lainnya berinisial JJ diamankan di wilayah Kabupaten Semarang. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perdagangan serta peraturan terkait tata kelola pupuk subsidi, dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal lima tahun. Dirkrimsus Polda Jateng menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan penindakan tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan pupuk subsidi demi melindungi kepentingan petani. (Wely)
Medan, Bidik-kasusnews.com– Kodam I/Bukit Barisan (BB) menerima kedatangan material jembatan modular yang dibawa KM Sungai Mas di Dermaga Domestik PMT Prima Multi Terminal Gabion Pelindo Belawan, Medan, Rabu (4/2/2026). Material jembatan tersebut merupakan dukungan penanganan bencana alam dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur di Aceh Tamiang. Jembatan modular tersebut disalurkan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui TNI Angkatan Darat. Seluruh material jembatan diangkut menggunakan KM Sungai Mas dalam enam unit kontainer yang memuat komponen jembatan modular dan tiba di Pelabuhan Belawan dalam kondisi aman dan lengkap. Setibanya di dermaga, kegiatan bongkar muat material jembatan modular dilaksanakan dari kapal untuk selanjutnya dimuat ke kendaraan truk trailer. Seluruh material kemudian digeser menuju Kompi Bantuan Yon Zipur I/DD yang berlokasi di Jalan Pulau Brayan, Medan, guna mendukung proses perakitan dan uji fungsi alat. Kapendam I/BB Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap mengatakan, kehadiran jembatan modular ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat di wilayah terdampak bencana. “Kodam I/BB memastikan seluruh tahapan teknis berjalan optimal agar jembatan modular segera dapat difungsikan dan mendukung mobilitas warga di Aceh Tamiang,” ujarnya. Sumber: Pendam I/BB (Agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., melantik 20 Perwira Khusus Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Pelantikan tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi kepada prajurit berprestasi yang telah mengharumkan nama TNI AD melalui capaian gemilang di bidang olahraga. Para perwira yang dilantik merupakan lulusan Pendidikan Pembentukan Pertama Perwira Khusus (Diktukpasus) yang telah ditempuh di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD). Dari total 20 perwira, terdiri atas 14 prajurit pria dan 6 prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Kasad dalam amanatnya menegaskan bahwa pelantikan Perwira Khusus ini mencerminkan komitmen TNI AD dalam memberikan apresiasi dan ruang pengembangan karier bagi prajurit yang menunjukkan dedikasi, disiplin, serta prestasi luar biasa. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan konsistensi prajurit selama berdinas maupun saat menjalani pendidikan. “Capaian ini merupakan hasil dari perjuangan, disiplin, dan prestasi yang telah ditunjukkan selama berdinas serta selama mengikuti pendidikan di Secapa AD. Jadikan momentum ini sebagai titik transisi untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Kasad. Lebih lanjut, Kasad menekankan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan semangat juang dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan para Perwira Khusus agar tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih, melainkan terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan dan profesionalisme. “Tantangan tugas ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, para Perwira dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan manajerial dan kepemimpinan, serta menjadi teladan baik di lingkungan kedinasan maupun di tengah masyarakat,” tegasnya. Kasad juga berharap para Perwira Khusus berprestasi di bidang olahraga ini dapat menjadi inspirasi bagi prajurit lainnya, sekaligus berkontribusi dalam pembinaan atlet TNI AD agar mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Adapun Perwira Khusus yang dilantik berasal dari berbagai cabang olahraga, antara lain menembak, judo, tenis lapangan, dayung, triatlon, berkuda, tinju, atletik, karate, hingga pencak silat. Keberagaman cabang olahraga tersebut mencerminkan potensi besar TNI AD dalam melahirkan prajurit-prajurit unggul yang tidak hanya andal dalam tugas militer, tetapi juga berprestasi di arena olahraga. Dengan dilantiknya 20 Perwira Khusus ini, TNI Angkatan Darat diharapkan semakin solid dan profesional dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, sekaligus terus melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu mengharumkan nama institusi, bangsa, dan negara di berbagai bidang. (Agus)
AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka mendukung Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan pada Kamis (5/2/2026) sore. Aksi tersebut dipusatkan di halaman Mapolres HSU serta sepanjang Jalan Palang Merah, tepatnya di kawasan depan Kantor PDAM Amuntai. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 16.00 Wita ini dipimpin langsung oleh Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh Wakapolres HSU Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., para pejabat utama, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) Polres HSU. Aksi bersih-bersih difokuskan pada pembersihan lingkungan sekitar perkantoran dan fasilitas umum yang kerap digunakan masyarakat. Sampah-sampah di area halaman Mapolres hingga badan jalan dibersihkan guna menciptakan suasana lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan nyaman. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang bersih dan asri. “Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang sehat dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Melalui Gerakan ASRI ini, kami ingin mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menumbuhkan budaya peduli kebersihan di lingkungan masing-masing,” ujarnya. Lebih lanjut, kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong di internal Polres HSU. Diharapkan, aksi ini dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan adanya kegiatan bersih-bersih ini, Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program yang berorientasi pada terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 5 Februari 2026 — Rutan Kelas IIB Jepara terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis melalui kegiatan layanan pendampingan psikologis bagi tahanan perempuan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung kesehatan mental, meningkatkan ketenangan batin, serta membantu tahanan dalam mengelola emosi selama menjalani masa tahanan. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, para tahanan perempuan mendapat kesempatan untuk melakukan sesi konseling dan berbagi pengalaman secara terbuka dengan pendamping psikologis. Melalui pendekatan empatik dan interaktif, peserta diajak untuk mengenali perasaan, memahami diri, serta membangun pola pikir positif dalam menghadapi dinamika kehidupan di dalam rutan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Bapak Renza Maisetyo, A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa layanan pendampingan psikologis ini merupakan bagian dari upaya pembinaan holistik di lingkungan rutan. “Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam proses pembinaan. Melalui pendampingan psikologis seperti ini, kami ingin memastikan bahwa para tahanan perempuan merasa didengar, didukung, dan memiliki semangat untuk memperbaiki diri,” ujar Renza Maisetyo. Beliau menambahkan bahwa kegiatan semacam ini tidak hanya membantu tahanan secara emosional, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan rutan yang lebih harmonis dan kondusif. “Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kegiatan pembinaan lainnya. Dengan mental yang sehat, para tahanan akan lebih siap menjalani proses hukum dan kehidupan setelah bebas nanti,” imbuhnya. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan pembinaan yang berorientasi pada kemanusiaan, dengan mengedepankan keseimbangan antara aspek psikologis, sosial, dan spiritual bagi seluruh warga binaan dan tahanan. (Wely) Sumber:humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 5 Februari 2026 — Dalam rangka menjaga produktivitas dan kualitas hasil pertanian, Rutan Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan perawatan tanaman cabai dengan melakukan penyemprotan obat khusus guna mencegah hama perusak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan di bidang pertanian. Petugas bersama warga binaan tampak kompak melakukan penyemprotan di area brandgang yang ditanami cabai. Kegiatan ini dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga tanaman agar tetap sehat dan terhindar dari serangan hama yang dapat menurunkan hasil panen. Selain sebagai bentuk kegiatan produktif, program ini juga menjadi sarana edukatif bagi warga binaan dalam mempelajari teknik pertanian yang baik dan ramah lingkungan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Bapak Renza Maisetyo , A.Md.IP., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan perawatan cabai ini merupakan wujud nyata pembinaan positif yang dilakukan di dalam rutan. “Kegiatan penyemprotan tanaman cabai ini bukan hanya untuk menjaga kualitas hasil panen, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan seperti ini, mereka belajar untuk bertanggung jawab, bekerja sama, dan menerapkan ilmu yang bermanfaat,” ujar Renza Maisetyo. Beliau menambahkan, selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga berperan penting dalam menjaga lingkungan rutan agar tetap hijau dan produktif. “Kami berharap lahan pertanian di Rutan Jepara dapat terus berkembang dan menjadi contoh bahwa pembinaan di rutan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, baik bagi warga binaan maupun masyarakat,” imbuhnya. Melalui program pertanian seperti ini, Rutan Kelas IIB Jepara terus berkomitmen mewujudkan pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan yang menekankan aspek rehabilitasi dan pemberdayaan warga binaan. (Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara
Bidik-kasusnews.com Jakarta — Penanganan perkara dugaan pemerasan dalam rekrutmen perangkat desa di Kabupaten Pati terus berlanjut. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, untuk dimintai keterangan terkait tata kelola pemerintahan desa yang tengah disorot penyidik. Pemanggilan tersebut dilakukan pada Selasa, 3 Februari 2026, sebagai bagian dari upaya KPK memperoleh penjelasan mengenai mekanisme perencanaan dan pengawasan dana desa, terutama yang berkaitan dengan penghasilan tetap perangkat desa pada formasi tahun 2026. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Plt Bupati Pati diarahkan pada aspek administratif, bukan pada tindakan operasional di lapangan. “Penyidik mendalami perencanaan dana desa, termasuk komponen anggaran untuk pembayaran gaji perangkat desa,” ujar Budi saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews,via WhatsApp Kamis (4/2/2026). Selain Plt Bupati, penyidik juga memeriksa sepuluh saksi lain yang sebagian besar merupakan camat dan kepala desa di wilayah Kabupaten Pati. Pemeriksaan saksi dilakukan di Polda Jawa Tengah. Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat orang tersangka, yaitu Bupati Pati nonaktif Sudewo, Abdul Suyono, Sumarjion, dan Karjan. Para tersangka diduga terlibat dalam praktik pemerasan yang berkaitan dengan proses seleksi perangkat desa. Kasus tersebut menjadi perhatian publik karena menyangkut integritas rekrutmen aparatur desa yang selama ini diharapkan berlangsung transparan. KPK menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan tanpa mengganggu pelayanan pemerintahan daerah yang kini berada di bawah kepemimpinan Plt Bupati. KPK memastikan penyidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat serta memperkuat sistem pengawasan pengelolaan dana desa ke depan. (Wely)
AMUNTAI, Bidik-kasusnews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda. Melalui program Police Go To School, Satlantas Polres HSU menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas di SMP Negeri 4 Amuntai, Kamis (6/2/2026), dalam rangka Operasi Keselamatan Intan 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 Wita tersebut dipimpin oleh KBO Satlantas Polres HSU, IPDA Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A., didampingi Kanit Kamsel Aipda Eddy Gusfa serta Banit Kamsel Bripda Rio Dwian Putra. Sosialisasi diikuti dengan antusias oleh para siswa dan dewan guru SMPN 4 Amuntai. Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres HSU memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan rambu-rambu lalu lintas, kewajiban menggunakan helm saat berkendara, larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi anak di bawah umur, serta dampak buruk yang dapat ditimbulkan akibat pelanggaran lalu lintas. IPDA Amin Mulyadi Jaya menyampaikan bahwa Police Go To School merupakan salah satu upaya preventif Polri dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan usia pelajar. Menurutnya, penanaman kesadaran tertib berlalu lintas harus dimulai sejak dini agar terbentuk budaya disiplin di jalan raya. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Edukasi sejak dini sangat penting agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujarnya. Untuk meningkatkan partisipasi siswa, kegiatan sosialisasi juga dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab seputar tertib berlalu lintas. Sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik mendapatkan hadiah berupa helm standar sebagai bentuk apresiasi sekaligus penegasan pentingnya perlengkapan keselamatan berkendara. Diharapkan, melalui kegiatan Police Go To School ini, kesadaran tertib berlalu lintas dapat tertanam kuat di kalangan pelajar. Selain itu, para siswa juga diimbau untuk menjadi pelopor keselamatan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Operasi Keselamatan Intan 2026 yang mengusung pesan “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, sekaligus memperkuat citra Polantas sebagai sosok yang presisi, modern, dekat, dan bersahabat dengan masyarakat. (Agus)
Cirebon Bidik-kasusnews.com,.Ketua SMSI Jawa Barat resmi melantik Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon masa jabatan 2026–2029.Acara pelantikan digelar di off room Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (4/2/2026), menandai dimulainya kepengurusan baru organisasi perusahaan media siber di daerah tersebut.Acara tersebut dihadiri oleh H.Imron Bupati Kabupaten Cirebon,Forkopimda,TNI,POLRI,Pengusaha Media dan Undangan lainnya. Dalam sambutannya H.Imron Bupati Cirebon, menegaskan bahwa “Media siber saat ini memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi, terutama dalam membentuk opini publik dan menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. “Bahkan media siber berperan penting dalam membentuk opini publik, menyampaikan informasi secara cepat, akurat serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Imron. Lanjutnya.Ia berharap SMSI Kabupaten Cirebon dapat terus menjadi mitra pemerintah yang kritis, konstruktif, dan solutif dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, sinergi yang sehat antara media dan pemerintah menjadi kunci terciptanya transparansi dan partisipasi publik. “Kita semua menyadari bahwa di era digital, arus informasi begitu cepat. Tantangan hoaks, disinformasi, dan polarisasi sosial harus dijawab dengan jurnalisme yang berkualitas dan bertanggung jawab,” tegasnya. SMSI memiliki peran penting mendorong terciptanya ekosistem media yang sehat, profesional, dan beretika. Pemerintah Kabupaten Cirebon, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan insan media. “Kami percaya, sinergi yang baik antara pemerintah dan media akan memperkuat transparansi, meningkatkan partisipasi publik, dan mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” Di akhir sambutannya, Bupati Cirebon menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus SMSI Kabupaten Cirebon periode 2026–2029, serta berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat.katanya. Ketua SMSI Jawa Barat, Hardiansyah, dalam sambutannya, menilai pelantikan pengurus SMSI Kabupaten Cirebon sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem pers digital di daerah. “Sinergi dengan pemerintah daerah menjadi kunci mendorong pembangunan berbasis informasi yang sehat,masih banyak media yang belum berbadan hukum atau belum terverifikasi Dewan Pers. Ini menjadi tugas SMSI untuk membina agar media di Cirebon naik kelas”. Hardiyansyah berharap kepengurusan baru mampu aktif melakukan pendataan, pembinaan, serta edukasi internal, sehingga media siber di bawah naungan SMSI dapat menjadi mitra resmi pemerintah yang kuat secara kelembagaan.jelasnya. Maman Abdurahman Ketua SMSI Kabupaten Cirebon yang baru dilantik menyatakan komitmennya untuk membawa SMSI Kabupaten Cirebon menjadi organisasi yang aktif, independen, dan berkontribusi dalam menciptakan iklim media yang sehat serta informatif di Kabupaten Cirebon. Ia juga menyatakan bahwa SMSI Kabupaten Cirebon siap bersinergi dengan semua pihak mulai dari pemerintahan, dunia usaha hingga sektor pendidikan. “Kondisi dunia saat ini penuh ketidakpastian (disrupsi) maka perlu kolaborasi,” pungkasnya. (Asep Rusliman)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80 yang akan dipusatkan di Serang, Provinsi Banten, pada 9 Februari 2026, dukungan terhadap eksistensi dan profesionalisme insan pers nasional terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satu bentuk apresiasi datang dari PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk yang menegaskan komitmennya terhadap penguatan peran pers dalam kehidupan demokrasi. Melalui jajaran Corporate Communication, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menyampaikan penghargaan kepada insan pers di seluruh Indonesia yang dinilai konsisten menjalankan fungsi strategisnya sebagai penyampai informasi publik yang kredibel dan bertanggung jawab. Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Daniel Windriatmoko, turut menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional 2026 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi pers bagi masyarakat. Menurut Daniel, pers memiliki peran sentral dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Di tengah derasnya arus informasi digital, keberadaan pers profesional menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas ruang publik. “Momentum Hari Pers Nasional ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran jurnalis dan media massa sebagai penyaji informasi yang kredibel, terbuka, dan bertanggung jawab. Pers yang kuat akan berkontribusi besar terhadap kualitas komunikasi publik dan penguatan demokrasi,” ujar Daniel dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026). Ia menegaskan bahwa pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga merupakan bagian dari pilar keempat demokrasi yang menjalankan peran pengawasan sosial serta menjembatani komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Oleh sebab itu, integritas, independensi, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik menjadi prinsip utama yang harus dijaga. Daniel juga menyoroti tantangan dunia pers di era digital, khususnya maraknya disinformasi, hoaks, dan konten tidak terverifikasi yang beredar luas di ruang publik. Kondisi tersebut, menurutnya, semakin menegaskan pentingnya peran media arus utama yang bekerja berdasarkan prinsip jurnalistik profesional. Lebih lanjut, ia menilai peringatan HPN ke-80 menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dengan insan pers. Kolaborasi yang sehat dan transparan antara media dan dunia usaha diyakini mampu menghadirkan informasi yang konstruktif serta mendorong partisipasi publik yang kritis dan cerdas. “Pers yang independen dan berintegritas akan melahirkan kepercayaan publik. Karena itu, kami berharap insan pers terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta meningkatkan kualitas pemberitaan yang faktual, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik,” tambahnya. Dalam pandangannya, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk selama ini menempatkan media sebagai mitra strategis dalam membangun komunikasi publik yang transparan dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut diwujudkan melalui hubungan yang terbuka, profesional, dan saling menghormati antara perusahaan dan insan pers. Peringatan Hari Pers Nasional 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan menjadi tonggak penguatan peran pers nasional dalam menghadapi dinamika dan tantangan zaman. Memasuki usia ke-80, pers Indonesia dituntut semakin matang, adaptif, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar jurnalistik seperti kejujuran, independensi, dan keberpihakan pada kebenaran. Dukungan dari berbagai elemen, termasuk dunia usaha, menjadi penegasan bahwa pers yang profesional dan terpercaya merupakan kebutuhan bersama demi terwujudnya masyarakat yang informatif, kritis, dan berkeadaban. Heri Jkt