Sumatera Selatan, Bidik-kasusnews.com   Personel Batalyon A Pelopor, Detasemen Gegana, dan Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan pengamanan dan penyekatan terhadap aktivitas pengeboran minyak ilegal (illegal drilling) di wilayah hukum Polres Musi Banyuasin, Minggu (10/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya aparat kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mendukung penegakan hukum terhadap praktik illegal drilling yang selama ini dinilai membahayakan keselamatan warga, merusak lingkungan, dan menyebabkan kerugian negara. Dalam operasi tersebut, personel gabungan ditempatkan di sejumlah titik strategis yang diduga menjadi jalur akses keluar-masuk aktivitas pengeboran minyak ilegal. Selain melakukan penyekatan, petugas juga menggelar patroli serta pemantauan intensif guna memastikan situasi di lapangan tetap aman dan terkendali. Kehadiran personel Satbrimob Polda Sumsel di lokasi diharapkan dapat mempersempit ruang gerak para pelaku sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat sekitar. Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Satbrimob Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah penegakan hukum terhadap berbagai aktivitas ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat dan negara, termasuk praktik illegal drilling yang masih menjadi perhatian serius di Sumatera Selatan. Melalui sinergi antara Satbrimob Polda Sumsel dan Polres Musi Banyuasin, aparat berharap upaya pemberantasan illegal drilling dapat berjalan lebih efektif demi terciptanya keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di wilayah tersebut. (Agus)

Musi Rawas, Bidik-kasusnews.com – Personel Batalyon B Satuan Brimob Polda Sumsel melaksanakan kegiatan panen jagung yang dipimpin langsung oleh Danki 2 Yon B Por, Iptu Joko Purnomo, pada Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan panen tersebut berlangsung di Desa Rejo Sari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan personel Brimob terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya memanfaatkan lahan produktif untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Dalam pelaksanaannya, personel bersama-sama melakukan proses panen jagung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Adapun hasil panen yang diperoleh mencapai 1,5 ton jagung dengan jenis varietas Simetal BISI 321. Hasil tersebut dinilai cukup baik dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar serta mendukung program swasembada pangan di wilayah Sumatera Selatan. Iptu Joko Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan pertanian seperti ini akan terus didorong sebagai bentuk kontribusi nyata Brimob kepada masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga membantu meningkatkan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah. Dengan adanya kegiatan panen jagung ini, diharapkan sinergi antara aparat dan masyarakat semakin erat serta mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga di Kabupaten Musi Rawas. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Sebanyak 20 Perwira Korps Marinir TNI AL yang mengikuti Pendidikan Reguler Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Dikreg Seskoal) Angkatan LXV/65 dan Dikreg Seskoad LXVII/67 Tahun 2026 menjalani uji kompetensi di Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Minggu (10/05/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur kesiapan, wawasan, dan profesionalisme perwira sebelum melanjutkan ke penugasan. Uji kompetensi ini berada di bawah pengawasan langsung Kadisminpers Kormar Kolonel Marinir Augustinus Purba, S.E., CRMP., selaku Ketua Panitia. Para peserta digembleng melalui materi ujian tertulis yang meliputi keangkuman, nikgarlat/sisbinlat, dan profesi, serta ujian lisan visi dan misi. Setiap komponen dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir strategis, mampu mengintegrasikan pengetahuan akademis, kemampuan analitis, pengalaman operasional, pengambilan keputusan dalam konteks lintas matra dan instansi serta memperkuat karakter kepemimpinan dalam menghadapi dinamika tugas di era globalisasi. Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP. berpesan bahwa Korps Marinir menuntut calon-calon komandan satuan mampu menjawab setiap tantangan tugas secara profesional, adaptif, dan berkarakter prajurit pejuang, dengan tetap menjaga nama baik serta kehormatan Korps Marinir. Pangkormar menegaskan bahwa para Perwira Marinir harus menjadi sosok yang cerdas, tangguh, berintegritas, serta memiliki naluri tempur yang kuat sebagai calon pemimpin satuan yang nantinya dituntut mampu menggerakkan prajurit dalam setiap penugasan operasi amfibi, pertahanan pantai, dan operasi tempur lainnya demi menjaga kedaulatan NKRI, khususnya di wilayah laut Nusantara. Sebagai lembaga pendidikan tertinggi TNI AL, Seskoal secara konsisten menyelenggarakan Dikreg untuk mencetak perwira yang unggul secara intelektual dan berintegritas tinggi. Angkatan LXV/65 Tahun 2026 dipersiapkan untuk mengisi posisi-posisi strategis di lingkungan TNI AL, sehingga hasil uji ini akan menjadi tolok ukur penting dalam pembinaan karier dan penempatan tugas mereka setelah lulus. Pelaksanaan uji kompetensi berlangsung tertib sesuai standar kurikulum yang ditetapkan. Diharapkan, tempaan di Seskoal ini melahirkan perwira Marinir yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga memiliki semangat pengabdian dan kehormatan sebagai penjaga kedaulatan laut Nusantara. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com   Kesigapan aparat teritorial kembali terbukti dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Babinsa Kelurahan Pahoman, Pelda Hermanto, bergerak cepat meredam keributan antar kelompok suporter sepak bola di halaman Cafe Wiseman, Jalan Way Rarem, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Minggu (10/5/2026) malam. Insiden tersebut bermula usai acara nonton bareng pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta yang digelar di dua lokasi berbeda. Setelah pertandingan berakhir, sekitar 50 orang suporter The Jakmania mendatangi Cafe Wiseman yang menjadi tempat berkumpulnya pendukung Persib Bandung, The Viking atau Bobotoh. Namun saat tiba di lokasi, kelompok Bobotoh diketahui telah meninggalkan tempat. Situasi yang semula menegang kemudian berubah ricuh ketika sejumlah oknum meluapkan emosi dengan menyerang petugas keamanan dan juru parkir cafe. Akibat kejadian itu, Suhendi (54), petugas keamanan Cafe Wiseman, mengalami luka di bagian kepala. Sementara Afan Johar Ardiansyah (28), juru parkir, mengalami memar di wajah akibat tindakan kekerasan tersebut. Mendapat laporan dari warga, Pelda Hermanto langsung menuju lokasi. Sekitar pukul 18.25 WIB, ia bersama aparat terkait tiba di tempat kejadian dan segera mengambil langkah cepat untuk membubarkan massa, mengamankan area, serta menenangkan masyarakat yang sempat panik. Berkat respons cepat Babinsa, potensi bentrokan yang lebih besar berhasil dicegah. Situasi di sekitar Cafe Wiseman dan wilayah Kelurahan Pahoman pun kembali aman dan kondusif. Ketua RT 03 Lingkungan 1 Kelurahan Pahoman, Wahadi Bin Nurhadi, mengapresiasi tindakan cepat Babinsa. “Kalau Babinsa tidak segera datang, situasinya bisa jauh lebih parah. Pak Hermanto langsung bertindak dan berkoordinasi dengan aparat. Kami sangat bersyukur,” ujarnya. Ucapan terima kasih juga disampaikan Suhendi, salah satu korban dalam insiden tersebut. “Saya sempat panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Pak Babinsa datang, membantu melindungi saya, dan segera mengamankan lokasi,” tuturnya. Dandim 0410/KBL turut memberikan apresiasi atas tindakan Pelda Hermanto. Menurutnya, peran Babinsa sangat penting sebagai garda terdepan yang selalu hadir di tengah masyarakat. “Pelda Hermanto menunjukkan dedikasi dan tanggung jawab tinggi sebagai aparat teritorial. Ini merupakan contoh nyata Babinsa yang selalu siap membantu rakyat,” ujar Dandim melalui pesan singkat. Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Teluk Betung Timur masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan. Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Babinsa tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan wilayah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, mencegah konflik, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. (Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus mengintensifkan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Pada Senin (11/5/2026), Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Sat Lantas Polres HSU melaksanakan kegiatan edukasi dan himbauan kepada para pengguna jalan dengan membagikan brosur keselamatan lalu lintas di sejumlah titik strategis di Kota Amuntai. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut dipusatkan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Amuntai Tengah, serta Jalan Abdul Azis, Kelurahan Antasari, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kasat Lantas Polres HSU menjelaskan bahwa pembagian brosur ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan selalu mengutamakan kehati-hatian saat berkendara,” ujarnya. Selain membagikan brosur, personel Unit Kamsel juga memberikan edukasi secara langsung kepada pengendara mengenai pentingnya disiplin di jalan raya. Materi yang disampaikan meliputi kewajiban menggunakan helm standar, sabuk pengaman, mematuhi rambu-rambu, serta larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara. Edukasi ini diharapkan dapat membentuk kesadaran sejak dini bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga menjadi kewajiban seluruh pengguna jalan. Sat Lantas Polres HSU menegaskan bahwa terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar sangat bergantung pada kepatuhan masyarakat terhadap peraturan yang berlaku. Dengan meningkatnya disiplin berkendara, angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres HSU diharapkan dapat terus ditekan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat yang melintas. Dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, Sat Lantas Polres Hulu Sungai Utara terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi mewujudkan budaya berlalu lintas yang lebih aman dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Squad Nusantara menggelar acara pelantikan Ketua PAC baru sekaligus serah terima Surat Keputusan (SK) di Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Minggu (10/05/2026). Kegiatan berlangsung meriah dan penuh kebersamaan dengan dihadiri jajaran pengurus serta seluruh ketua PAC se-Kabupaten Jepara. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki yang akrab disapa Mbah So. Dalam kesempatan itu, Mbah So secara resmi melantik Wanto sebagai Ketua PAC Squad Nusantara Kecamatan Pakis Aji sekaligus menyerahkan SK kepengurusan.   Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian Squad Nusantara, Wawan, beserta jajaran pengurus DPC lainnya. Kehadiran para ketua PAC dari berbagai wilayah di Kabupaten Jepara menambah semangat dan kekompakan organisasi.   Dalam sambutannya, Mbah So berharap PAC Pakis Aji dapat berkembang dan semakin solid dalam menjalankan roda organisasi serta terus hadir di tengah masyarakat. “Semoga PAC Pakis Aji bisa semakin besar, kompak, dan mampu menjaga solidaritas antaranggota Squad Nusantara,” ujar Mbah So.   Selain prosesi pelantikan, acara juga dihadiri oleh Hasim selaku Bidang Tenaga Kerja yang akrab disapa Pak Manyung. Ia menyampaikan harapannya agar Squad Nusantara ke depan semakin maju dan terus menjaga kekeluargaan di dalam organisasi.   Suasana semakin meriah dengan hiburan orkes yang menambah rasa suka cita para anggota dan tamu undangan yang hadir. Kebersamaan dan antusiasme anggota Squad Nusantara tampak begitu terasa sepanjang acara berlangsung.(Wely)

Halmahera Utara, Bidik-kasusnews.com  Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., bergerak cepat terjun langsung membantu proses evakuasi korban terdampak erupsi Gunung Api Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Sabtu (9/5/2026). Kehadiran Pangdam di lokasi bencana menjadi bukti nyata kepedulian TNI dalam memastikan keselamatan masyarakat sekaligus mendukung efektivitas proses evakuasi di tengah situasi darurat akibat aktivitas vulkanik Gunung Dukono. Didampingi Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E., Pangdam tiba di lokasi dan disambut langsung oleh Bupati Halmahera Utara bersama jajaran Forkopimda. Selanjutnya, Pangdam langsung menuju Pos Pemantauan guna memperoleh gambaran terkini terkait proses pencarian dan penyelamatan para pendaki yang terjebak akibat erupsi. Berdasarkan laporan Dandim 1508/Tobelo, saat erupsi terjadi terdapat 20 pendaki berada di kawasan gunung. Hingga saat ini, tim gabungan berhasil mengevakuasi 18 orang, terdiri dari 17 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara itu, dua warga negara asing (WNA) masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Suasana duka menyelimuti kunjungan Pangdam saat melihat langsung jenazah salah satu korban di RSUD Tobelo, yakni seorang perempuan berusia 29 tahun yang merupakan pegawai Pertamina Ternate. Kehadiran Pangdam bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moril bagi keluarga korban dan seluruh petugas yang berjibaku di lapangan. Dalam keterangannya, Pangdam menegaskan bahwa keselamatan jiwa manusia harus menjadi prioritas utama. Ia juga menyayangkan masih adanya aktivitas pendakian meskipun status Gunung Dukono telah berada pada Level II (Waspada). “Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh pihak bekerja maksimal dalam misi kemanusiaan ini. Saya juga ingin menekankan bahwa ketika gunung sudah menunjukkan tanda-tanda bahaya dan statusnya meningkat, maka tidak ada alasan lagi untuk melakukan pendakian. Ke depan, koordinasi antara petugas pemantau, perangkat desa, dan masyarakat harus lebih diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tegas Pangdam. Pangdam XV/Pattimura turut memberikan apresiasi kepada tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan masyarakat yang terus berjuang menyisir jalur evakuasi sepanjang kurang lebih 11,2 kilometer dengan kondisi medan yang berat dan berisiko tinggi. Ia juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas agar tetap mengutamakan faktor keselamatan selama melaksanakan operasi pencarian dan evakuasi. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak erupsi, Pangdam XV/Pattimura turut menyerahkan bantuan sosial kepada warga sekitar guna membantu meringankan beban masyarakat akibat bencana tersebut. Sinergi yang ditunjukkan dalam operasi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kerja sama antara Kodam XV/Pattimura, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Polda Maluku Utara, Basarnas, serta seluruh unsur terkait yang selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. (Agus)

PATI. Bidik-kasusnews.com – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Syahroni, warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, terus menunjukkan progres signifikan. Memasuki tahap akhir pengerjaan, anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati bersama warga bergotong royong memasang keramik lantai rumah tersebut, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan ini menandai bahwa pembangunan rumah telah memasuki fase penyempurnaan setelah sebelumnya melalui tahapan pembangunan struktur utama hingga finishing dinding. Di bawah terik matahari, personel Satgas TMMD tetap bekerja dengan teliti, memastikan setiap keramik terpasang rapi agar rumah yang dibangun nyaman dan layak ditempati oleh pemiliknya. Peltu Arwanto yang berada di lokasi menjelaskan bahwa seluruh sasaran fisik TMMD, termasuk pembangunan RTLH, terus dipacu agar selesai sesuai jadwal pelaksanaan program. “Seperti sasaran fisik TMMD lainnya, pembangunan RTLH harus dipercepat karena waktu pelaksanaan sudah memasuki tahap akhir. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu,” ujar Peltu Arwanto. Ia menambahkan, kemajuan pembangunan yang cukup pesat tidak terlepas dari kekompakan antara prajurit TNI dan masyarakat setempat. Semangat gotong royong dinilai menjadi faktor utama dalam mempercepat penyelesaian setiap target yang telah direncanakan. Program TMMD Reguler ke-128 tidak hanya menghadirkan manfaat berupa pembangunan infrastruktur dan perbaikan rumah warga, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam upaya bersama membangun desa yang lebih maju dan sejahtera. Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, rumah milik Syahroni diharapkan segera selesai dan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi keluarganya. (Agus)

PATI, Bidik-kasusnews.com – Sabtu (09/05/2026) Harapan baru kini mulai dirasakan Bapak Joko, warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, setelah rumahnya yang sempat roboh akibat kayu penyangga yang sudah lapuk dan tak mampu menahan derasnya hujan, kini hampir selesai dibangun kembali melalui program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati. Beberapa waktu lalu, kondisi rumah Bapak Joko memang sangat memprihatinkan. Struktur bangunan yang rapuh akhirnya tak mampu bertahan saat diguyur hujan lebat, hingga menyebabkan sebagian besar bangunan roboh. Kejadian tersebut menjadi perhatian Satgas TMMD yang kemudian memasukkan rumah tersebut dalam sasaran fisik RTLH. Kini, berkat kerja keras Satgas TMMD bersama masyarakat, rumah tersebut telah berdiri kokoh dan memasuki tahap akhir penyelesaian. Dinding telah terpasang rapi, atap sudah tertutup sempurna, dan bagian dalam rumah mulai dirapikan agar segera dapat ditempati dengan layak dan nyaman oleh pemiliknya. Dansatgas TMMD Reguler ke-128, Letkol Arm Timotius Yogi M.Han, turun langsung meninjau progres pembangunan RTLH tersebut. Didampingi Kepala Desa Godo, Suwondo, Dansatgas memastikan bahwa pengerjaan berjalan sesuai rencana dan kualitas bangunan tetap terjaga. Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan motivasi kepada anggota Satgas dan warga agar terus menjaga semangat gotong royong. Dengan progres yang sudah hampir selesai, diharapkan rumah Joko segera dapat dihuni kembali. Program TMMD ini tidak hanya membantu memperbaiki kondisi fisik rumah warga, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. (Agus)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com  Respons cepat Babinsa Koramil 410-02/Teluk Betung Selatan (TBS), Sertu Abidin, berhasil membantu menyelamatkan warga dan meminimalisir dampak kebakaran yang melanda sebuah gudang sparepart mobil bekas di Jalan Ikan Kembung RT 46/LK 3, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026). Kebakaran terjadi di gudang milik Sa’id (55), yang menyimpan ribuan komponen otomotif bekas seperti bemper mobil, ban, serta berbagai sparepart lainnya. Api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 08.00 WIB dan dengan cepat membesar karena banyaknya material yang mudah terbakar. Saat menerima laporan dari Ketua RT 46, Iwan, sekitar pukul 08.20 WIB, Sertu Abidin yang sedang melaksanakan patroli wilayah langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. “Saya segera ke lokasi setelah menerima informasi. Setibanya di sana, saya langsung berkoordinasi dengan warga dan Linmas untuk mengamankan area, membantu evakuasi barang yang masih bisa diselamatkan, serta memastikan jalur untuk mobil pemadam tetap terbuka,” ujar Sertu Abidin. Sekitar 30 menit kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Bandar Lampung dengan 20 personel tiba di lokasi. Berkat koordinasi yang baik antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT, Linmas, dan petugas pemadam, api berhasil dilokalisir dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 09.30 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai Rp200 juta, dengan sekitar 75 persen isi gudang hangus terbakar. Pemilik gudang, Sa’id, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan cepat dari aparat dan warga. “Alhamdulillah tidak ada korban. Saya sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang sigap datang dan memimpin warga membantu proses penyelamatan,” ungkapnya. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. Aksi cepat Sertu Abidin pun mendapat apresiasi dari jajaran Kodim 0410/Kota Bandar Lampung. Komandan Kodim 0410/KBL menyatakan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah, merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat. “Sertu Abidin telah menunjukkan profesionalisme, kepedulian, dan semangat kemanusiaan yang tinggi dalam membantu masyarakat,” demikian pernyataan resmi Dandim 0410/KBL. (Agus)