Bidik-kasusnews.com Jakarta — Peringatan Hari Kartini dimaknai secara berbeda oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dengan menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun budaya antikorupsi. Melalui kegiatan yang digelar di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Kamis (16/4), ratusan perempuan dari berbagai latar belakang berkumpul dalam sebuah forum bertajuk “Perempuan Tangguh, Perempuan Berintegritas”. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara KPK dan komunitas Angklung Perempuan Indonesia (API). Tidak sekadar seminar, acara ini juga menjadi ruang kolaborasi antara seni dan edukasi antikorupsi, yang dikemas secara sederhana namun sarat makna. Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini seharusnya tidak berhenti pada simbol emansipasi semata. Menurutnya, semangat Raden Ajeng Kartini perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata, terutama dalam membangun kesadaran akan pentingnya integritas sejak lingkungan terkecil. “Perempuan memiliki posisi strategis dalam keluarga maupun masyarakat. Dari peran itulah nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab dapat ditanamkan secara konsisten,” ujarnya. Ia juga menyoroti keterlibatan aktif anggota API yang sebagian besar merupakan perempuan lanjut usia. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa kontribusi dalam menyuarakan nilai antikorupsi tidak dibatasi usia, melainkan ditentukan oleh komitmen dan kepedulian. Pandangan serupa disampaikan tokoh perempuan Okky Asokawati yang menilai bahwa perempuan memiliki kekuatan besar dalam mendorong perubahan sosial. Ia menegaskan bahwa integritas harus menjadi fondasi utama dalam setiap gerakan perempuan. “Ketika perempuan menjunjung tinggi nilai kejujuran, keadilan, dan konsistensi, dampaknya tidak hanya dirasakan dalam keluarga, tetapi juga meluas ke masyarakat,” ungkapnya. Selain diskusi, alunan musik angklung yang dimainkan para anggota API menjadi simbol bahwa pesan antikorupsi dapat disampaikan dengan pendekatan budaya. Melalui seni, nilai-nilai integritas diharapkan lebih mudah diterima dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu peserta, Shashie Nurul (66), mengaku aktif menanamkan nilai kejujuran dalam keluarganya. Ia membiasakan anak dan cucunya untuk memahami batas hak dan kewajiban sejak dini, sebagai bagian dari pendidikan karakter. Kegiatan yang diikuti sekitar 150 peserta ini menjadi bukti bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga negara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Dalam semangat Kartini, perempuan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menanamkan nilai integritas, dimulai dari keluarga hingga ke lingkungan yang lebih luas.(Wely) Sumber:Humas KPK
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengintensifkan patroli malam melalui kegiatan Blue Light Patrol di sejumlah ruas jalan utama Kota Amuntai, Kamis (16/4/2026) malam. Kegiatan ini difokuskan pada daerah rawan kecelakaan, pelanggaran, hingga potensi aksi balap liar.(16/4/2026) Patroli yang dimulai sekitar pukul 20.30 WITA tersebut menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya Jalan Kuripan, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Abdul Azis, Jalan Jermani Husein, Jalan Suwandi Sumarta, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, hingga Jalan Lambung Mangkurat. Kasat Lantas Polres HSU melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres HSU. “Personel tidak hanya melakukan patroli, tetapi juga pengaturan arus lalu lintas serta memberikan teguran kepada pengendara yang berpotensi melakukan pelanggaran maupun terlibat dalam aksi balap liar,” ujarnya. Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah personel Satlantas, yakni BRIPKA Osman, Brigpol Widianto, Briptu M. Eko Rafli Maulana, Bripda M. Rudrigo Hansetiawan, dan Bripda Hendra Kirana. Dari hasil pelaksanaan patroli, situasi lalu lintas di wilayah Kota Amuntai terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran petugas di lapangan juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan, khususnya pada malam hari. Selain itu, patroli ini dinilai efektif dalam menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan patroli rutin, guna menciptakan kondisi lalu lintas yang kondusif serta menekan potensi gangguan keamanan di jalan raya. Dengan semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”, Satlantas Polres HSU mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya terlihat dalam rapat koordinasi yang digelar Bunda PAUD Kabupaten Jepara bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kamis (16/04/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat I Sekretariat Daerah ini dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Jepara Laila Saidah Witiarso, Kepala Disdukcapil Jepara Ferry Yudha Adhi Dharma Rahardjo, jajaran Pokja Bunda PAUD, serta para Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Jepara. Rakor tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam memastikan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Bunda PAUD dan Disdukcapil untuk mempercepat penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi peserta didik PAUD. Laila Saidah Witiarso menekankan bahwa KIA bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bentuk nyata perlindungan hak anak sejak usia dini. Ia mengajak seluruh Bunda PAUD di tingkat kecamatan untuk aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan. Menurutnya, kesadaran administrasi harus dimulai dari keluarga, dengan memastikan setiap anggota memiliki dokumen resmi seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga KTP elektronik. Hal ini menjadi fondasi penting dalam memberikan kepastian hukum dan akses layanan publik. Sementara itu, Kepala Disdukcapil Jepara Ferry Yudha Adhi Dharma Rahardjo menegaskan komitmen instansinya dalam memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan tanpa biaya. Ia juga menyoroti pentingnya peran kader desa dalam membantu percepatan kepemilikan KIA di kalangan anak-anak. “Pelayanan administrasi kependudukan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah desa. Dukungan dari para kader sangat penting untuk memastikan setiap anak memiliki identitas resmi,” ujarnya. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak anak di Jepara yang memiliki dokumen kependudukan sejak dini. Selain sebagai identitas, hal tersebut juga menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat yang tertib administrasi serta terlindungi hak-hak sipilnya.(Wely) Sumber: Diskominfo jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 16 April 2026 — Aktivitas di Rumah Tahanan Negara Jepara sejenak berhenti saat alunan lagu kebangsaan Indonesia Raya diperdengarkan. Tepat pukul 10.00 WIB, seluruh warga binaan bersama petugas rutan berdiri tegap, menunjukkan sikap hormat sebagai bentuk penghargaan terhadap simbol negara. Kegiatan ini telah menjadi rutinitas harian yang dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian. Tidak hanya sekadar seremoni, momen tersebut dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta memperkuat semangat kebangsaan di dalam lingkungan rutan. Dalam pelaksanaannya, suasana hening dan tertib begitu terasa. Warga binaan mengikuti kegiatan dengan penuh kesadaran, mencerminkan adanya perubahan sikap dan pemahaman akan pentingnya menghargai identitas bangsa. Pihak rutan menilai bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek hukum dan administrasi, tetapi juga harus menyentuh sisi mental dan karakter. Melalui kegiatan sederhana seperti pemutaran lagu kebangsaan, diharapkan mampu membangun kembali rasa cinta tanah air serta kesadaran berbangsa bagi para warga binaan. Dengan konsistensi pelaksanaan kegiatan ini, Rutan Jepara berkomitmen menghadirkan lingkungan pembinaan yang lebih humanis dan bermakna, sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan ke tengah masyarakat nantinya. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-16-April-2026- Kepedulian terhadap kesehatan warga binaan kembali terlihat di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Jepara. Kali ini, bantuan berupa obat-obatan datang dari Misi BKSAG Jepara sebagai bagian dari aksi sosial yang menyasar kelompok yang membutuhkan perhatian khusus. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Pendeta Siwanto dan diterima oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Benny Apridona. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun penuh makna, mencerminkan solidaritas antar elemen masyarakat. Dalam keterangannya, Pendeta Siwanto menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama manusia. Ia menekankan bahwa setiap individu, termasuk warga binaan, berhak mendapatkan perhatian, terutama dalam hal kesehatan. “Ini adalah bentuk pelayanan kasih kami, semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan kesehatan di dalam rutan,” ungkapnya. Sementara itu, Benny Apridona menyampaikan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat dalam mendukung ketersediaan obat-obatan bagi warga binaan. Ia juga mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh Misi BKSAG Jepara. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Dukungan dari masyarakat seperti ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung sistem pemasyarakatan. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan pelayanan di Rutan Jepara, khususnya di bidang kesehatan, dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga binaan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Sebagai langkah strategis memantapkan koordinasi dan kesiapan pelaksanaan program di 47 kabupaten/kota, TNI AD menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (16/4/2026). Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, Rakornis ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antara TNI, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan komponen masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat TNI AD, perwakilan kementerian terkait, pemerintah daerah, serta unsur pelaksana di lapangan. Dalam forum tersebut dibahas secara komprehensif rencana sasaran fisik dan nonfisik, mekanisme pelaksanaan, strategi optimalisasi hasil program, hingga pemaparan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD ke-128. Dalam sambutan tertulis Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Rachmat Zulkarnaen selaku Perwira Tinggi Bidang Perencanaan Penanggung Jawab Operasi (PJO) TMMD, yang dibacakan Waaster Kasad Bidang Renjemen Teritorial Brigjen TNI Jamaluddin, S.I.P., M.I.P., ditegaskan bahwa TMMD merupakan program lintas sektoral yang menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “TMMD diharapkan mampu menjadi solusi dalam mengatasi kesulitan rakyat, mempercepat pembangunan infrastruktur, memberdayakan masyarakat desa, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat guna meningkatkan ketahanan wilayah,” kutipnya. Adapun sasaran fisik TMMD ke-128 meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur seperti jalan, jembatan, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sarana air bersih, serta fasilitas umum lainnya. Sementara sasaran nonfisik mencakup penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, pertanian, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Melalui Rakornis ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing sehingga pelaksanaan TMMD ke-128 dapat berjalan optimal, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun negeri dari desa. Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada para pemenang LKJ kategori Dansatgas serta insan media yang telah berkontribusi aktif dalam publikasi kegiatan TMMD ke-127. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Persit KCK Cabang XXX Dim 0410 Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten menggelar kegiatan gerakan menanam pohon di Pos Ramil Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol konkret bahwa Persit hadir sebagai kekuatan moral dan aksi nyata bagi lingkungan dan ketahanan wilayah. Bertempat di lahan strategis Jalan Tengku Cik Ditiro, RT 8 LK 1 Kelurahan Beringin Jaya, Ketua beserta pengurus dengan penuh semangat menanam ratusan bibit pohon produktif dan pelindung. Aksi ini mengusung tema “80 Tahun Persit KCK: Bersama Radin Inten, Hijaukan Bumi, Kokohkan Jiwa” – sebuah manifestasi dari nilai-nilai kepahlawanan Radin Inten II yang dikenal gigih menjaga tanahnya. Ketua Persit KCK Cabang XXX Kodim 0410/KBL Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten, Ny. Fertika Roni Hermawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan tanam pohon ini adalah bukti peran aktif Persit yang tidak hanya mendampingi suami dalam tugas, tetapi juga menjadi pelopor perubahan sosial dan lingkungan. “HUT ke-80 ini kami maknai dengan aksi nyata. Pohon yang kami tanam hari ini adalah simbol pengingat bahwa Persit ikut membangun masa depan yang lebih hijau dan sehat. Ini adalah warisan untuk anak cucu, dan bentuk cinta kami kepada Bumi Radin Inten yang penuh sejarah perjuangan,” ujar Ny. Fertika dengan penuh haru. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Pembina Harian Persit KCK Cabang XXX, Kapten Inf Sunarto, yang memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, inisiatif ini memperkuat citra TNI AD yang ramah lingkungan dan dekat dengan rakyat. “Istri-istri prajurit tidak pernah ketinggalan. Mereka adalah garda terdepan dalam membangun kesadaran ekologis dari tingkat keluarga hingga masyarakat,” ungkapnya. Turut memeriahkan kegiatan: Ketua Ranting 03/TBS Cabang XXX, Ny. Meiry Sabarianto; Ketua Seksi Sosial, Ny. Nini Yudi Nugroho; Ketua Seksi Kebudayaan, Ny. Eka Sinaga; Ketua Seksi Ekonomi, Ny. Ayu Rusdi; serta seluruh pengurus cabang lainnya. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.00 WIB ini berjalan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Penanaman pohon dilakukan di lahan sekitar Pos Ramil yang sebelumnya merupakan area kurang produktif, kini disulap menjadi titik penghijauan yang nantinya akan memberikan manfaat teduh dan hasil panen bagi warga sekitar. Pendapat pelapor yang juga menjadi catatan penting: peringatan HUT ke-80 Persit KCK menunjukkan bahwa organisasi istri prajurit TNI AD ini tidak sekadar pelengkap, tetapi mitra strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Pohon yang ditanam adalah living monument bahwa Persit hadir, bermanfaat, dan terus berkontribusi untuk negeri. Dengan semangat Radin Inten – yang mengajarkan keberanian, keuletan, dan kecintaan pada tanah air – Persit KCK membuktikan bahwa perempuan Indonesia adalah agen perubahan yang kokoh, hijau, dan abadi. (agus)
JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menekankan kepada para calon Komandan Batalyon (Danyon) dan Komandan Kompi (Danki) agar setiap tugas yang diemban harus diselesaikan dengan kinerja terbaik, sebagai wujud tanggung jawab dan profesionalisme prajurit. Penegasan tersebut disampaikan Kasad saat memberikan pengarahan kepada para calon Komandan Batalyon (Danyon) dan Komandan Kompi (Danki) satuan Infanteri yang akan mengikuti pendidikan di Pakistan, di Markas Besar Angkatan Darat, Kamis (16/4/2026). Dalam arahannya, Kasad menegaskan bahwa setiap tantangan dan kendala di lapangan harus dihadapi dengan pola pikir yang solutif, serta direspons melalui kreativitas dan inovasi guna mencapai hasil optimal dalam setiap penugasan. “Bagaimana berpikir keras untuk bangsa dan negara, bagaimana tugas selesai dengan baik, dan bagaimana semaksimal mungkin tugas kalian dapat diselesaikan,” pesannya. Kasad juga menyampaikan bahwa setiap penugasan merupakan proses pembentukan karakter kepemimpinan prajurit dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks dan menuntut kesiapan tinggi. Selain itu, Kasad juga menekankan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi guna meningkatkan kemampuan alutsista serta perlengkapan yang dimiliki, sehingga dapat dimanfaatkan secara efektif dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan strategis. “Berkreasilah dengan baik, berinovasilah dengan baik. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara maksimal. Jadikan diri kalian prajurit yang unggul, sehingga mampu membawa satuan ke arah yang lebih baik,” tegasnya. Sebagai informasi, sebanyak 100 perwira ini akan mengikuti pendidikan Danyon-Danki yang akan berlangsung pada 17 April hingga 28 Juni 2026 di Pakistan, dengan didampingi empat perwira peninjau. Melalui pembekalan ini, diharapkan para calon Danyon dan Danki mampu menjadi pemimpin yang tangguh, profesional, dan inovatif, serta siap mengemban tugas demi mendukung kekuatan dan kemajuan TNI Angkatan Darat. (Agus)
Bidik-kasusnews.com JAKARTA,16- April 2026 — Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi mulai mendalami laporan dugaan pelanggaran etik terkait pengalihan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dari rumah tahanan negara ke tahanan rumah. klarifikasi dilakukan terhadap pelapor Marselinus Edwin Hardhian yang merupakan Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Keadilan dan Kesejahteraan Indonesia. Ia dimintai penjelasan terkait dasar laporan yang diajukan kepada Dewas KPK. “Hari ini kami diminta menjelaskan apa saja yang menjadi dasar laporan kami terkait pengalihan penahanan tersebut,” ujar Edwin seperti dikutip Sinpo.id,15/4/2026. Dalam keterangannya, Edwin menyoroti dugaan kurangnya transparansi dalam proses pengambilan keputusan oleh KPK. Ia menilai publik tidak memperoleh informasi yang jelas dan konsisten mengenai alasan pengalihan penahanan. “Informasi yang beredar di masyarakat tidak disampaikan secara terbuka. Bahkan, penjelasan dari pejabat KPK berbeda-beda,” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa terdapat perbedaan alasan yang disampaikan oleh pihak KPK, mulai dari faktor permohonan keluarga hingga alasan kesehatan. Menurutnya, ketidaksamaan keterangan tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. “Perbedaan ini yang kami nilai sebagai bentuk ketidakjelasan informasi publik,” tegas Edwin. Selain itu, ia juga mempertanyakan alasan pengalihan penahanan yang disebut sebagai bagian dari strategi penyidikan. Edwin meminta Dewas KPK mengkaji apakah langkah tersebut benar-benar memiliki dasar yang kuat dalam proses penegakan hukum. “Kami ingin mengetahui strategi penyidikan seperti apa yang dimaksud, karena setiap langkah tentu harus bisa dipertanggungjawabkan,” katanya. Edwin menambahkan, Dewas KPK memberikan respons positif atas laporan tersebut dan akan melakukan pendalaman lebih lanjut, khususnya pada aspek strategi penyidikan yang dijadikan alasan pengalihan penahanan. Sebelumnya, laporan serupa juga disampaikan oleh Boyamin Saiman dari Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia serta pihak Advokat Persaudaraan Islam. Polemik yang berkembang di ruang publik membuat isu ini terus menjadi sorotan. Dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024, KPK telah menetapkan sejumlah tersangka, termasuk Yaqut. Perkara tersebut diduga menimbulkan kerugian negara hingga ratusan miliar rupiah dan masih dalam proses penyidikan lebih lanjut.(Wely)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), jajaran Persit KCK Cabang XXX Kodim 0410/KBL bersama Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten menggelar kegiatan gerakan menanam pohon di Pos Ramil Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol konkret bahwa Persit hadir sebagai kekuatan moral dan aksi nyata bagi lingkungan dan ketahanan wilayah. Bertempat di lahan strategis Jalan Tengku Cik Ditiro, RT 8 LK 1 Kelurahan Beringin Jaya, puluhan pengurus dan anggota Persit dengan penuh semangat menanam ratusan bibit pohon produktif dan pelindung. Aksi ini mengusung tema “80 Tahun Persit KCK: Bersama Radin Inten, Hijaukan Bumi, Kokohkan Jiwa” – sebuah manifestasi dari nilai-nilai kepahlawanan Radin Inten II yang dikenal gigih menjaga tanahnya. Ketua Persit KCK Cabang XXX Kodim 0410/KBL Koorcab Rem 043 PD XXI/Radin Inten, Ny. Fertika Roni Hermawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan tanam pohon ini adalah bukti peran aktif Persit yang tidak hanya mendampingi suami dalam tugas, tetapi juga menjadi pelopor perubahan sosial dan lingkungan. “HUT ke-80 ini kami maknai dengan aksi nyata. Pohon yang kami tanam hari ini adalah simbol pengingat bahwa Persit ikut membangun masa depan yang lebih hijau dan sehat. Ini adalah warisan untuk anak cucu, dan bentuk cinta kami kepada Bumi Radin Inten yang penuh sejarah perjuangan,” ujar Ny. Fertika dengan penuh haru. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Pembina Persit KCK Cabang XXX, Kapten Inf Sunarto, yang memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, inisiatif ini memperkuat citra TNI AD yang ramah lingkungan dan dekat dengan rakyat. “Istri-istri prajurit tidak pernah ketinggalan. Mereka adalah garda terdepan dalam membangun kesadaran ekologis dari tingkat keluarga hingga masyarakat,” ungkapnya. Turut memeriahkan kegiatan: Ketua Ranting 03/TBS Cabang XXX, Ny. Meiry Sabarianto; Ketua Seksi Sosial, Ny. Nini Yudi Nugroho; Ketua Seksi Kebudayaan, Ny. Eka Sinaga; Ketua Seksi Ekonomi, Ny. Ayu Rusdi; serta seluruh pengurus cabang lainnya. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.00 WIB ini berjalan tertib, aman, dan penuh kekeluargaan. Penanaman pohon dilakukan di lahan sekitar Pos Ramil yang sebelumnya merupakan area kurang produktif, kini disulap menjadi titik penghijauan yang nantinya akan memberikan manfaat teduh dan hasil panen bagi warga sekitar. Pendapat pelapor yang juga menjadi catatan penting: peringatan HUT ke-80 Persit KCK menunjukkan bahwa organisasi istri prajurit TNI AD ini tidak sekadar pelengkap, tetapi mitra strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Pohon yang ditanam adalah living monument bahwa Persit hadir, bermanfaat, dan terus berkontribusi untuk negeri. Dengan semangat Radin Inten – yang mengajarkan keberanian, keuletan, dan kecintaan pada tanah air – Persit KCK membuktikan bahwa perempuan Indonesia adalah agen perubahan yang kokoh, hijau, dan abadi. (Agus)