Hulu Sungai Utara, Bidik-kasusnews.com Warga Desa Rantau Bujur Hilir, Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, sempat dihebohkan dengan fenomena tanah yang mengeluarkan asap dan terlihat seperti mendidih pada Rabu (15/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA di sebuah rumah milik Haris Fadillah, yang berlokasi di Jalan Alabio–Danau Panggang RT 001, tepat di samping Mushola Darul Muta’abbidin. Kepulan asap dari dalam tanah dengan kondisi air yang tampak mendidih memicu kepanikan warga sekitar. Menjelang sore hari, sekitar pukul 16.00 WITA, fenomena ini semakin ramai diperbincangkan hingga viral di media sosial. Sejumlah spekulasi pun bermunculan, termasuk dugaan adanya kandungan minyak di dalam tanah. Menindaklanjuti hal tersebut, Camat Sungai Tabukan bersama Kapolsek Sungai Pandan dan personel langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta pengamanan dengan memasang garis polisi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sekitar pukul 18.40 WITA, petugas dari PLN Amuntai melakukan pemeriksaan teknis di lokasi. Hasil pengecekan mengungkap bahwa fenomena tersebut bukan disebabkan faktor alam, melainkan akibat kebocoran arus listrik dari instalasi rumah milik Haris Fadillah. Kebocoran arus listrik tersebut merambat melalui arde (grounding) yang tertanam di dalam tanah. Kondisi tanah yang lembab mempercepat penyebaran panas hingga ke permukaan, sehingga menimbulkan efek seperti air mendidih disertai keluarnya asap. Petugas PLN kemudian segera melakukan perbaikan pada instalasi listrik yang bermasalah. Setelah penanganan dilakukan, fenomena tersebut tidak lagi terjadi dan kondisi instalasi listrik kembali normal. Kapolsek Sungai Pandan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Kebocoran arus listrik berpotensi menimbulkan korsleting hingga kebakaran apabila tidak segera ditangani. Masyarakat juga diharapkan segera menghubungi pihak PLN apabila menemukan kejanggalan atau gangguan pada instalasi listrik, guna mencegah terjadinya hal-hal yang membahayakan. Situasi di lokasi kini telah dinyatakan aman dan kondusif. (Agus)
Bandar Lampung Bidik-kasusnews.com, Hujan lebat yang melanda Kota Bandar Lampung beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir dan ancaman ambruknya talut di Gang Sekitu, Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim. Di tengah kepanikan warga, sosok Babinsa Kelurahan Jagabaya I, Serka Sunarya dari Koramil 04/TKT, justru menjadi pilar utama yang bergerak cepat mendinginkan situasi. Tidak sekadar memantau, Serka Sunarya hadir langsung di lokasi paling kritis sejak pagi. Beliau membantu mengevakuasi warga lanjut usia dan anak-anak ke tempat aman, gotong royong memperkuat talut yang nyaris runtuh, serta mendistribusikan bantuan beras dari pemerintah kepada puluhan kepala keluarga yang rumahnya terendam banjir. Yang paling menonjol adalah inisiatif Serka Sunarya mengoordinasikan warga untuk membuat saluran air darurat dan tanggul sementara dari karung pasir sebelum banjir semakin parah. Berkat gerak cepatnya, tidak ada korban jiwa, dan talut yang retak berhasil diamankan hingga tim PU tiba. Warga setempat, Ibu Rukmini (52), mengaku sangat terbantu. “Pak Babinsa tidak hanya memberi arahan, beliau ikut mengangkat batu dan membersihkan lumpur. Beliau bahkan membagikan beras langsung ke rumah-rumah. Kami benar-benar merasakan kehadiran TNI,” ujarnya haru. Pada sore hari sekitar pukul 15.50 WIB, Walikota Bandar Lampung, Bunda Hj. Eva Dwiana, SE., M.Si., bersama jajaran Kadis, Camat Way Halim Darwono, SH., MM., dan Sekcam Pramono, meninjau lokasi. Dalam kunjungannya, Bunda Eva secara khusus menyalami Serka Sunarya dan menyebutnya sebagai “contoh Babinsa yang benar-benar membumi.” “Talut ini akan segera kami perbaiki secara permanen. Tapi yang paling penting adalah ketangguhan aparat kewilayahan seperti Pak Serka Sunarya yang sigap. Beliau adalah mata dan tangan pemerintah di tengah masyarakat,” tegas Bunda Eva saat meninjau titik rawan ambruk. Kegiatan monitoring dan bantuan berlangsung aman dan lancar berkat sinergi Babinsa,aparat terkait, Linmas, RT, LK I dan LK II. Sebanyak 75 paket beras bantuan dibagikan kepada warga terdampak. Dandim 0410/KBL melalui laporan dari Koramil 04/TKT menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Serka Sunarya telah menunjukkan bahwa seorang Babinsa adalah sahabat masyarakat, bukan hanya di saat latihan, tapi di saat sulit. Ini yang harus menjadi teladan,” ujarnya. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Unit Reskrim Polsek Amuntai Tengah berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian telepon genggam yang terjadi di wilayah Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Seorang pria berinisial K (32) diamankan petugas pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 10.30 WITA. Kapolsek Amuntai Tengah menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi yang diterima pada 14 April 2026. Peristiwa pencurian sendiri terjadi pada Senin, 2 Maret 2026 di sebuah toko Teknik 37 yang berlokasi di Desa Tambalangan. Kejadian bermula saat korban, Bawaytullah, sedang melayani pembeli dan meletakkan ponselnya di atas meja toko. Dalam selang waktu singkat, ponsel tersebut hilang. Setelah dilakukan pengecekan rekaman CCTV, terlihat seorang pria yang berpura-pura sebagai pembeli mengambil ponsel korban dan langsung meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor. Berdasarkan rekaman tersebut dan keterangan saksi, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya mendapatkan informasi dari masyarakat terkait keberadaan seorang pria mencurigakan di kawasan Masjid Al-Jihad, Desa Palampitan Hulu. Petugas yang mendatangi lokasi kemudian mengamankan pria tersebut karena tidak dapat menunjukkan identitas diri. Hasil pemeriksaan lebih lanjut melalui identifikasi Unit Inafis Satreskrim Polres HSU memastikan bahwa pria tersebut adalah Kurniadi, yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian. Ia kemudian dibawa ke Mapolsek Amuntai Tengah untuk proses hukum lebih lanjut. Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa kotak ponsel merek OPPO A95 beserta dokumen pembelian. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp3,9 juta. Pelaku dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun. Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia juga mengimbau warga untuk selalu waspada serta memanfaatkan teknologi seperti CCTV sebagai langkah pencegahan tindak kejahatan. “Keberhasilan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat yang cepat memberikan informasi. Kami mengajak seluruh warga untuk terus bersinergi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Pelaksanaan kegiatan istighosah bagi warga binaan berlangsung dengan khidmat dan penuh kekhusyukan di lingkungan Rumah Tahanan Jepara kelas IIb, Rabu (15/4/2026). Ratusan warga binaan tampak mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib, memadati ruang ibadah sejak pagi hari sebagai wujud kesungguhan dalam mendekatkan diri kepada Tuhan. Kegiatan istighosah yang digelar secara rutin ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi warga binaan selama menjalani masa pidana. Acara diawali dengan dzikir , dilanjutkan dengan mauidhoh Hasanah yang dipimpin oleh petugas pembinaan keagamaan. Kepala Rutan Jepara kelas IIb Bapak Renza Mahesatyo menanggapi bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam proses rehabilitasi warga binaan. Beliau menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan, tetapi juga menyentuh sisi spiritual agar warga binaan mampu menyesali kesalahan dan memiliki tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, ketabahan, dan masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga binaan. Salah satu peserta mengaku bersyukur dapat mengikuti istighosah karena memberikan ketenangan batin dan harapan baru, sehingga diharapkan kegiatan ini terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan yang menyeluruh.(Wely) Sumber:Humas Rutan Jepara
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Tim Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Selatan melakukan pengecekan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (15/4/2026) sore. Kegiatan ini berlangsung di lokasi SPPG di Jalan Jermani Husein, Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang. Pengecekan yang dimulai sekitar pukul 17.00 hingga 18.00 WITA tersebut dipimpin oleh Kompol Mei Rudi, S.E., M.M., bersama tim Itwasda Polda Kalsel, serta didampingi Wakapolres HSU Kompol Sony F. L. Gaol, S.E., M.M., Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, SH., MM, dan sejumlah pejabat Polres HSU lainnya. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai fasilitas dapur SPPG, mulai dari ruang kepala SPPG, tempat pencucian bahan makanan, gudang penyimpanan, dapur pengolahan, hingga kelengkapan peralatan. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dapur sebagai bagian penting dalam menjaga standar sanitasi dan kelestarian lingkungan. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa operasional dapur SPPG telah memenuhi standar higienis, laik sanitasi, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku, khususnya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari HSU telah dilengkapi dengan sistem pengelolaan limbah yang memadai. Di antaranya berupa sumur resapan berkapasitas sekitar 80 meter kubik dengan empat kolom, serta penyaring kotoran sebelum limbah dialirkan ke dalam sumur resapan. Sistem tersebut berfungsi untuk mengolah limbah dapur agar tidak mencemari lingkungan sekitar, sekaligus mencegah aliran limbah masuk ke pekarangan warga. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta regulasi dari dinas lingkungan hidup. Kegiatan pengecekan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Polres HSU menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan, khususnya dalam penyediaan makanan bergizi yang higienis dan ramah lingkungan bagi masyarakat. (Agus)
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan audit kinerja tahap I dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Selatan dengan fokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini digelar pada Rabu (15/4/2026) mulai pukul 09.00 WITA di Gedung Jananuraga Polres HSU. Audit tersebut dipimpin oleh Kombes Pol Tri Hambodo, S.I.K., M.H. selaku pengawas, didampingi Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan internal guna memastikan kinerja organisasi berjalan sesuai dengan perencanaan serta prinsip tata kelola yang baik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres HSU, para pejabat utama (PJU), Kapolsek jajaran, Kaurmin, Kasium, serta para operator di lingkungan Polres HSU. Dalam sambutannya, Kapolres HSU menyampaikan bahwa audit kinerja merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus perbaikan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ia menegaskan komitmen jajarannya untuk mendukung penuh proses audit sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas institusi. Sementara itu, tim Itwasda Polda Kalsel yang terdiri dari sejumlah pejabat pengawas dan staf melakukan pendalaman terhadap berbagai aspek perencanaan dan pengorganisasian di masing-masing satuan kerja. Pemeriksaan meliputi kesesuaian program kerja, administrasi, hingga efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan Polres HSU dapat semakin meningkatkan kualitas kinerja, profesionalisme, serta pelayanan kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan audit berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai. Polres HSU menegaskan akan terus berkomitmen menjadi institusi yang hebat, sigap, dan unggul dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Agus)
Depok – Bidik-kasusnews.com – Dalam rangka memperkuat pembangunan karakter generasi muda Indonesia, telah dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ketua Umum PB INKANAS _(Ex-Officio)_ Komjen Pol. Ramdani Hidayat dengan Menteri Sosial Republik Indonesia _(Ex-Officio)_ Saifullah Yusuf, serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial RI Dr. Robben Rico dengan Sekretaris Jenderal PB INKANAS _(Ex-Officio)_ yakni AS SDM Kapolri Irjen. Pol. Anwar yang diwakili oleh Brigjen Pol. Eka Satria Bakti, bertempat di Gedung _Gineung Pratidina_ Jl. Komjen Pol. M. Jasin, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (14/4/2026). Turut hadir dalam Acara yakni Wamensos RI Agus Jabo Priyono, Ketua Harian PB INKANAS Komjen Pol. (Purn.) Drs. Condro Kirono, Ketua Panitia sekaligus Penggagas dan Bendum Dewan Guru PB INKANAS Dr. Hj. Titik Prasetyowati Verdi, Ketua Majelis Tinggi Dewan Guru PB INKANAS dan Jajaran, Ketua Dewan Guru PB INKANAS Ir. Bagoes Elan dan Jajaran, Para Pejabat Utama Korbrimob Polri, Rektor Universitas Tulungagung Dr. Muharsono, Bendahara Umum Asosiasi Advokat Indonesia Ruth M. Simamora, Sekjen Kongres Wanita Tantri Diah Kirana Dewi serta para pejabat dan tamu undangan lainnya. Kerja sama ini mengusung Program Sekolah Rakyat berbasis _Character Building_ dan Bela Diri sebagai bentuk kolaborasi strategis antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam membangun generasi emas Indonesia yang berkarakter, tangguh, dan berintegritas. Fokus program kerja sama tersebut diantaranya kepelatihan dasar Karate, beladiri praktis dan pembentukan _character building_ anak bangsa, yang diharapkan menjadi langkah konkret dalam menjawab berbagai tantangan sosial yang dihadapi generasi muda, seperti penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, perundungan (_bullying_), serta kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, menyanyikan lagu Mars INKANAS, Doa, Laporan Ketua Panitia, Sambutan Ketua Umum PB INKANAS, Sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia, dilanjutkan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Menteri Sosial Republik Indonesia _(Ex-Officio)_ dengan Dankorbrimob Polri _(Ex-Officio)_ selaku Ketua Umum PB. INKANAS, serta Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Sekjen Kementerian Sosial RI _(Ex-Officio)_ dengan AS SDM Kapolri _(Ex-Officio)_ selaku Sekjen PB. INKANAS yang diwakili oleh Brigjen Pol. Eka Satria Bakti. Kemudian dilanjutkan penyerahan cinderamata dan ditutup dengan sesi foto bersama. Dalam sambutannya, Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat selaku Ketua Umum PB INKANAS _(Ex-Officio)_ menyampaikan bahwa pentingnya penguatan pendidikan karakter melalui program yang dijalankan, dengan tujuan membentuk generasi yang tangguh, percaya diri, dan berprestasi. “Dengan struktur organisasi yang merasuk hingga ke tingkat Polsek di seluruh Indonesia, PB INKANAS siap menurunkan instruktur terbaik untuk menanamkan nilai Bushido dan Sumpah Karate,” pernyataan Dankorbrimob Polri. “Kami tidak hanya mengajar teknik bertarung, tapi membangun karakter: jujur, santun, dan tangguh. Anak-anak ini akan kami bawa berkompetisi di turnamen bergengsi untuk menemukan jati diri mereka,” lanjutan pernyataan Dankorbrimob Polri. Disamping itu, Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Kementerian Sosial RI bekerja sama dengan PB INKANAS adalah satu hal yang dibutuhkan khususnya dalam penguatan pendidikan karakter di Sekolah Rakyat. “Kami mengapresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk Korps Brimob Polri dalam menghadirkan pelatihan seni bela diri seperti karate guna menumbuhkan disiplin, sportivitas, kepercayaan diri, serta kemampuan menghadapi permasalahan seperti bullying,” pernyataan Menteri Sosial RI. “Selain pendidikan akademik, pembentukan karakter menjadi fokus utama melalui kegiatan keagamaan dan ekstrakurikuler. Diharapkan siswa-siswi Sekolah Rakyat memiliki semangat untuk berprestasi dan memperkuat sportivitas, kejujuran serta percaya diri,” lanjutan pernyataan Menteri Sosial RI. Melalui sinergi ini, PB INKANAS dan Kementerian Sosial Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk membangun ketahanan sosial bangsa melalui pembentukan karakter, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan semangat nasionalisme demi menjunjung tinggi harkat dan martabat Indonesia di kancah dunia. (Agus)
Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Menu makanan dari SPPG Kumala Bhayangkari Banjang mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah orang tua mengaku puas dengan kualitas masakan yang dinilai lebih enak dan sesuai selera anak-anak. Salah satunya disampaikan Cantika Nabila Putri melalui unggahan di salah satu grup media sosial. Ia menyebut, sejak adanya pergantian kontrak dari SSPG sebelumnya ke SPPG Banjang, kualitas makanan mengalami peningkatan. “Alhamdulillah untuk masakannya banyak disukai anak-anak, lebih berasa. Semoga tetap dijaga terus kualitas SPPG Banjang,” tulisnya. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto melalui Ps Kasi Humas Iptu Asep mengatakan pihaknya terus mendorong peningkatan kualitas layanan, termasuk penyediaan konsumsi. Ia menegaskan, SPPG Kumala Bhayangkari Banjang akan terus berupaya menjaga bahkan meningkatkan mutu makanan yang disajikan. “SPPG Kumala Bhayangkari Banjang tentu akan terus meningkatkan kualitas,” ujarnya. Pihak kepolisian berharap, kualitas makanan yang baik dapat terus dipertahankan sehingga memberikan manfaat bagi anak-anak maupun masyarakat secara luas. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Hujan deras yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak sore hingga larut malam memicu bencana tanah longsor di kawasan padat penduduk Jalan Hayam Wuruk, Gang Mawar, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Tanjung Karang Timur (TKT), Selasa (14/4/2026) pukul 22.50 WIB. Longsor yang terjadi tepat di samping kediaman Bapak Suntono (54) itu mengancam keselamatan empat jiwa dan menimbulkan kerugian material ditaksir mencapai Rp50 juta. Di tengah kondisi tanah labil, cuaca buruk, serta minimnya penerangan, Babinsa Kelurahan Kebon Jeruk, Sertu Yuliyusril dari Koramil 410-04/TKT Kodim 0410/KBL, dengan sigap muncul sebagai garda terdepan. Tanpa menunggu kehadiran aparat kewilayahan lainnya seperti Bhabinkamtibmas, Sertu Yuliyusril langsung mengambil alih komando lapangan. “Begitu menerima informasi dari warga, saya langsung bergerak ke lokasi. Prioritas utama adalah menyelamatkan jiwa. Saya koordinasikan dengan warga dan perangkat kelurahan untuk mengevakuasi keluarga Bapak Suntono ke tempat aman, karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” ujar Sertu Yuliyusril saat ditemui di lokasi kejadian. Tindakan cepat Babinsa tersebut diapresiasi oleh Camat TKT Dedi Saputra, S.IP., M.IP., serta Lurah Kebon Jeruk, Bapak Supriyadi, yang turun langsung ke lokasi. Dalam kegiatan monitoring dan evakuasi malam itu, tidak tampak kehadiran Bhabinkamtibmas. Seluruh koordinasi aparat kewilayahan dipusatkan pada Babinsa selaku ujung tombak di lapangan. “Babinsa kami sangat responsif. Beliau tidak hanya memantau, tapi juga memimpin evakuasi, mengamankan lokasi, dan memastikan warga terdampak mengungsi ke rumah kerabat dalam satu RT. Rencana perbaikan akan dilaksanakan besok pagi setelah kondisi tanah dinilai aman dan cuaca membaik,” jelas Camat Dedi Saputra. Kepada awak media, Sertu Yuliyusril menegaskan bahwa dirinya selalu siaga 24 jam untuk masyarakat, terlepas dari ada atau tidaknya aparat lain. “Kewajiban saya sebagai Babinsa adalah hadir melindungi rakyat. Saya tidak perlu menunggu perintah atau koordinasi dengan pihak lain jika nyawa manusia sudah terancam,” tegasnya dengan nada mantap. Hingga berita ini diturunkan, seluruh anggota keluarga Bapak Suntono (4 jiwa) telah selamat dan mengungsi sementara. Warga setempat menyatakan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kegigihan Babinsa Sertu Yuliyusril yang bertindak cepat tanpa bergantung pada kehadiran Bhabinkamtibmas. (Agus)
Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com, Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandar Lampung pada Senin sore mengakibatkan genangan air setinggi 10 centimeter di Jalan Pulau Singkep, tepatnya di perbatasan Kelurahan Sukarame dan Kelurahan Sukabumi. Namun, kehadiran Babinsa Kelurahan Sukabumi, Sertu Subianto, dari Koramil 410-01/PJG, memberikan ketenangan bagi warga setempat. Dengan sigap, Sertu Subianto memonitor langsung kondisi genangan air yang berpotensi mengganggu aktivitas warga dan arus lalu lintas. Tidak hanya memantau, ia juga bergerak aktif membantu memperlancar aliran air agar genangan segera surut. Tindakan cepat ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat di lapangan. “Ketika hujan mulai reda, genangan berangsur surut kembali. Namun selama hujan masih turun, kami terus memastikan aliran air tidak tersumbat dan warga tetap aman,” ujar Sertu Subianto saat ditemui di lokasi. Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB hingga selesai ini dilakukan dengan penuh semangat. Sertu Subianto bahkan tak segan menyusuri saluran air dan membersihkan sampah-sampah ringan yang menghambat aliran. Warga sekitar yang melihat aksi Babinsa tersebut mengaku terbantu dan merasa lebih aman. “Sangat bersyukur ada Pak Babinsa yang langsung terjun. Kami jadi tidak khawatir meskipun hujan deras,” ujar salah seorang warga Jalan Pulau Singkep. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga, terutama saat kondisi darurat seperti genangan air, membuktikan bahwa TNI selalu hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Sertu Subianto juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi genangan di musim hujan serta menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing. Laporan kegiatan ini disampaikan melalui rantai komando Koramil 410-01/PJG kepada Kodim 0410/KBL, sebagai bentuk transparansi dan sinergi TNI dalam pelayanan publik. Dengan semangat “Tetap Semangat, Pantang Menyerah, Selalu Gembira dalam Tugas”, Sertu Subianto dan seluruh jajaran Babinsa terus berkomitmen untuk selalu siaga membantu rakyat kapan pun dan di mana pun. (Agus)