JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 6 Februari 2026 — Dalam upaya memperkuat proses penyidikan kasus penemuan mayat pria bernama Axsyal Rendy Saputra (24) di Dukuh Sekuping, Desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Polres Jepara menggandeng APSIFOR (Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia) untuk memberikan pendampingan psikologi forensik. APSIFOR merupakan organisasi profesional yang mengumpulkan psikolog-psikolog dengan keahlian khusus dalam psikologi forensik, yaitu bidang yang mengaplikasikan ilmu psikologi dalam ranah hukum dan penyidikan. Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk membantu aparat penegak hukum mengungkap fakta psikologis yang mendasari kasus.   Menurut IPDA Eko Kasisudi, Humas Polres Jepara, Saat Dikonfirmasi Bidik-kasusnews,6/2/2026 Menjelaskan,pendampingan APSIFOR dilakukan melalui wawancara mendalam dengan keluarga, teman, dan tetangga korban. Data psikologis yang dikumpulkan menjadi penting untuk memperjelas kondisi korban sebelum kejadian dan mengungkap motif serta fakta relevan penyidikan.   “Kegiatan pendampingan APSIFOR saat ini masih berlangsung dan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan kasus ini,” jelas IPDA Eko.   Kasus yang mendapat perhatian publik luas ini sempat viral di media sosial setelah foto lokasi kejadian tersebar, sehingga transparansi dan profesionalisme dalam penanganan kasus menjadi harapan masyarakat.   Dengan kolaborasi APSIFOR dan Polres Jepara, diharapkan aspek psikologis dari kasus dapat terungkap dengan lebih komprehensif, mendukung proses hukum yang adil dan akurat. (Wely)

BANDAR LAMPUNG, Bidik-kasusnews.com – Semangat kebersamaan dan gotong royong tampak mewarnai kegiatan kerja bakti di Kelurahan Pasir Gintung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat (TKP), Kota Bandar Lampung, Jumat (6/2/2026). Melalui kegiatan bertajuk Radin Inten, personel Koramil 410-05/TKP turun langsung ke lapangan membersihkan saluran air dan Kali Way Awi, sekaligus menertibkan spanduk yang tidak pada tempatnya. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pasar Tradisional Pasir Gintung tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 410-05/TKP, Mayor Inf Bunyamin. Aksi ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi genangan air dan banjir, terutama menjelang intensitas curah hujan yang meningkat. Mayor Inf Bunyamin mengatakan, kegiatan kerja bakti ini merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Selain membersihkan sampah dan endapan di saluran air, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. “Kami ingin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan, khususnya saluran air, agar tetap bersih dan berfungsi dengan baik. Kepedulian bersama sangat penting untuk mencegah banjir dan menciptakan lingkungan yang sehat,” ujarnya di sela kegiatan. Aksi gotong royong tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparat pemerintah hingga masyarakat setempat. Turut hadir Camat Tanjungkarang Pusat M. Epprielias Kesumayuda, S.H., beserta jajaran, Lurah Gedong Air Eko Purwanti, S.H., perangkat RT/RW, Linmas, aparatur kelurahan, mahasiswa KKN Universitas Lampung, serta warga sekitar. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB itu berhasil diselesaikan sekitar pukul 10.00 WIB, dengan hasil saluran air yang lebih bersih dan aliran air yang kembali lancar. Kehadiran Babinsa Koramil 410-05/TKP, termasuk Serda Deni Saputra, mendapat apresiasi dari warga. Selain membantu pembersihan lingkungan, kehadiran Babinsa dinilai mampu mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Koramil 410-05/TKP berharap kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan semakin meningkat, sehingga Kelurahan Pasir Gintung dapat terwujud sebagai kawasan yang bersih, sehat, dan minim risiko banjir. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 6 Februari 2026 — Dalam rangka menjaga kebugaran jasmani dan mempererat kekompakan, Rutan Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan senam bersama pada Jumat pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai serta peserta magang. Kegiatan ini dilaksanakan di aula “Ratu Kalinyamat” Rutan Kelas IIB Jepara dengan penuh semangat dan antusiasme. Gerakan senam yang energik diiringi musik ceria menambah suasana kebersamaan di antara peserta. Selain bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik, kegiatan senam bersama juga menjadi sarana mempererat hubungan antar pegawai dan peserta magang, sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, (Bapak Renza Maisetyo, A.Md.IP., S.H., M.H.), menyampaikan bahwa kegiatan senam Jumat ini merupakan bagian dari rutinitas positif yang terus dijaga oleh jajaran rutan. “Senam Jumat ini tidak hanya untuk menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat kekompakan antarpegawai serta peserta magang. Dengan tubuh yang sehat dan semangat yang tinggi, kinerja kita juga akan semakin optimal,” ujar Renza Maisetyo. Beliau menambahkan, kegiatan olahraga bersama seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan meningkatkan suasana kerja yang positif di lingkungan Rutan Jepara. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh pegawai dan peserta magang memiliki fisik yang prima dan mental yang sehat dalam menjalankan tugas pembinaan dan pelayanan di rutan,” imbuhnya. Melalui kegiatan rutin ini, Rutan Kelas IIB Jepara menunjukkan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, solid, dan produktif, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 6 Februari 2026 — Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara turut menghadiri kegiatan penandatanganan Pakta Integritas yang dirangkaikan dengan penutupan pembinaan mental pegawai pemasyarakatan di Nusakambangan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah. Agenda ini dilaksanakan sebagai bentuk penguatan komitmen bersama dalam menciptakan aparatur pemasyarakatan yang berintegritas, berdisiplin, serta menjunjung tinggi nilai profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.   Penandatanganan Pakta Integritas menjadi simbol keseriusan jajaran pimpinan UPT dalam menjalankan tugas secara transparan dan akuntabel.   Selain penandatanganan Pakta Integritas, kegiatan juga menandai berakhirnya program pembinaan mental pegawai yang telah berlangsung selama beberapa hari. Melalui pembinaan tersebut, para peserta dibekali penguatan karakter, etika kerja, serta nilai-nilai moral sebagai landasan dalam menghadapi tantangan tugas pemasyarakatan yang semakin kompleks.   Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, A.Md.IP., S.H., M.Si., menyampaikan bahwa integritas dan mental yang kuat merupakan dua pilar utama dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan.   Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kecakapan teknis, tetapi juga oleh kejujuran, loyalitas, dan keteguhan sikap setiap pegawai. Oleh karena itu, kegiatan pembinaan mental dan penandatanganan Pakta Integritas diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang positif di seluruh UPT.   Sebagai penutup, seluruh Kepala UPT melakukan penandatanganan Pakta Integritas secara simbolis, termasuk Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, sebagai pernyataan komitmen untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan dipercaya masyarakat. (Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

Cirebon kota Bidik-kasusnews.com,. Menjelang bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Pangan Kota Cirebon melakukan pengecekan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional, Kamis (5/2/26). Kegiatan ini melibatkan Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Cirebon Kota, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, serta Perum Bulog. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Adam Gana, Wakil Kepala Cabang Bulog, Sandi, Kepala DKP3 Kota Cirebon Sdri. Elmi Masruroh, Kabid DKP3, Didi, serta Kabid DKUKMPP, Fajar. Pengecekan dilakukan di dua lokasi, yakni Pasar Pagi dan Pasar Sentral Jagasatru, Kota Cirebon. Tim secara langsung memantau aktivitas perdagangan sekaligus berdialog dengan para pedagang terkait kondisi stok dan harga bahan pokok. Sebanyak 14 komoditas bahan pokok menjadi fokus pengecekan, di antaranya beras, daging sapi, daging ayam, telur, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, hingga bahan pokok lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Adam Gana mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat menjelang Ramadhan. “Dari hasil pengecekan di lapangan, kami pastikan stok bahan pokok dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan. Harga juga masih relatif stabil dan terjangkau,” ujar AKP Adam Gana. Ia menambahkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri. Sementara itu, Kepala DKP3 Kota Cirebon, Elmi Masruroh, menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kota Cirebon dipastikan mencukupi hingga bulan Ramadhan mendatang. “Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan hari ini, stok bahan pokok di pasar aman dan mencukupi. Harga juga masih dalam batas wajar, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Elmi. Menurutnya, Pemerintah Kota Cirebon bersama instansi terkait akan terus melakukan monitoring pasar serta berkoordinasi dengan Bulog untuk menjaga pasokan bahan pangan strategis. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kota Cirebon tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman. (Asep.R)

Serdang Bedagai, Bidik-kasusnews.com, Upaya warga Dusun I, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, untuk memperoleh kesempatan bekerja di SPPG Dusun I kembali menemui jalan buntu. Mediasi atau jejak pendapat yang telah disepakati bersama pada Kamis, 5 Februari 2026, batal terlaksana lantaran pihak Yayasan, pemilik, dan pengelola SPPG tidak hadir dengan alasan adanya tugas mendesak. Kondisi ini menambah panjang daftar kegagalan mediasi yang telah diupayakan warga sejak 8 Desember 2025. Hingga kini, belum ada titik terang terkait tuntutan warga agar dapat dilibatkan sebagai tenaga kerja di SPPG yang beroperasi di wilayah mereka sendiri. Kekecewaan warga pun kian memuncak. Kredibilitas aparat kepolisian mulai dipertanyakan karena dinilai belum menunjukkan langkah tegas terhadap pihak pemilik dan pengelola SPPG yang berulang kali mangkir dari pertemuan yang telah disepakati bersama. “Suda dua kali kami sebagai warga berusaha duduk bersama untuk membahas nasib kami, tapi pihak yayasan maupun pemilik selalu menghindar,” ujar salah seorang warga Dusun I saat diwawancarai. Saat ditanya mengenai harapan ke depan, warga menyatakan telah mencapai kesepakatan bersama. Mereka akan menunggu kepastian hingga tanggal 8 Februari 2026. Apabila hingga batas waktu tersebut warga Dusun I tidak juga dipanggil untuk bekerja, maka mereka berencana melakukan aksi menuntut agar SPPG tersebut dinonaktifkan. “Sejak awal beroperasinya SPPG, kami justru merasa menjadi orang asing di kampung kami sendiri, bahkan di tengah saudara dan saudari satu dusun,” lanjut warga tersebut. Atas dasar itu, warga Dusun I Desa Kota Pari berharap Polsek Serdang Bedagai dapat mengambil langkah dan solusi terbaik demi menyelesaikan permasalahan yang telah berlarut-larut ini secara adil dan transparan. (Heri)

JAKARTA, Bidik-kasusnews.com – Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., menghadiri Upacara Prasetya Perwira Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) Khusus TNI Angkatan Laut Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., selaku Inspektur Upacara. Sebanyak delapan perwira resmi dilantik dalam kegiatan tersebut, yang seluruhnya merupakan prajurit TNI Angkatan Laut berprestasi di ajang olahraga internasional SEA Games 2025 di Thailand. Rangkaian upacara berlangsung khidmat dengan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Keputusan Presiden Republik Indonesia, pelantikan dan pengambilan sumpah perwira, hingga penyampaian amanat Kepala Staf Angkatan Laut. Pangkormar bersama para panglima kotama TNI AL turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, dua prajurit Korps Marinir yang mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional turut dilantik menjadi perwira. Mereka adalah Letda Marinir M. Ifsan dari Pasmar 2, yang berhasil meraih medali perak pada cabang Men’s Obstacle Laser Run Individual di SEA Games 2025. Prestasi tersebut melengkapi torehan sebelumnya, di mana ia pernah mempersembahkan medali emas pada cabang olahraga yang sama. Selain itu, Letda Laut (KH) La Memo, prajurit Korps Marinir yang berdinas di Denma Mako Korps Marinir, juga menunjukkan performa gemilang melalui cabang olahraga dayung rowing dengan menyumbangkan dua medali emas bagi Indonesia pada ajang SEA Games 2025. Di sela kegiatan, Pangkormar menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian para prajurit Marinir tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih tidak hanya mengharumkan nama Korps Marinir dan TNI Angkatan Laut, tetapi juga membawa nama Indonesia di kancah internasional. “Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa prajurit Korps Marinir mampu berprestasi, bersaing, dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk terus berlatih, berdisiplin, dan memberikan pengabdian terbaik bagi negara,” ujar Pangkormar. Pelantikan Perwira Diktukpa Khusus TNI AL Tahun Anggaran 2026 ini diharapkan semakin memperkuat profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut, sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia unggul yang tidak hanya tangguh dalam tugas pertahanan, tetapi juga berprestasi di berbagai bidang. (Agus)

Jakarta Timur, Bidik-kasusnews.com | Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, berharap nilai-nilai luhur peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dapat direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya membentuk pribadi yang lebih baik, khususnya bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Harapan tersebut disampaikan Munjirin saat menghadiri kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Baitul Muhyi, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ASN dan PJLP di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Mengusung tema “Isra Miraj sebagai Kompas Moral Kinerja ASN”, acara tersebut menghadirkan penceramah KH M Luthfi Zawawi. Dalam sambutannya, Munjirin menekankan bahwa nilai-nilai Isra Miraj tidak hanya relevan diterapkan di lingkungan kerja, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Isra Miraj di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Pelaksanaannya di awal tahun ini sangat tepat, sebagai momentum untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, baik sebagai ASN maupun sebagai anggota masyarakat,” ujar Munjirin. Ia menilai, peristiwa Isra Miraj mengandung pesan moral dan spiritual yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab ASN serta PJLP dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Salat mengajarkan kita tentang kedisiplinan waktu, kejujuran, tanggung jawab, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah. Nilai-nilai inilah yang harus tercermin dalam kinerja kita sehari-hari,” jelasnya. Lebih lanjut, Munjirin berharap seluruh ASN di Jakarta Timur dapat terus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mengimplementasikan nilai-nilai spiritual tersebut dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. “Dengan penguatan nilai keagamaan, kita dapat mewujudkan ASN yang berakhlak mulia, profesional, dan berintegritas,” pungkasnya. Heri Jkt

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Respons cepat ditunjukkan Babinsa Koramil 410-01/Panjang, Sertu Aan Asrori, dalam menangani dampak tanah longsor yang terjadi di Kampung Sukamaju, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Kamis (5/2/2026) sore. Peristiwa longsor terjadi di Jalan Ir. Sutami, Gang Selajo, usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Material tanah longsor menutupi jalan setapak yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga setempat. Setelah menerima laporan dari masyarakat, Babinsa segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal. Di lokasi kejadian, Babinsa Way Gubak bersama Lurah Way Gubak, aparatur RT, serta warga sekitar langsung bergotong royong membersihkan material longsoran. Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop, mereka bahu-membahu membuka kembali akses jalan yang tertutup tanah. “Kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan akses warga tidak terhambat. Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, jalan setapak bisa segera dibersihkan dan kembali digunakan,” ujar Sertu Aan Asrori di sela kegiatan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kejadian tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material yang berarti. Tidak ada rumah warga yang terdampak langsung, serta tidak ditemukan warga yang harus mengungsi. Kondisi lingkungan dinyatakan aman dan terkendali setelah dilakukan pembersihan. Lurah Way Gubak menyampaikan apresiasi atas respons cepat Babinsa dan partisipasi aktif masyarakat dalam penanganan kejadian tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam mengantisipasi serta menangani dampak bencana alam di wilayahnya. “Ini contoh nyata kebersamaan dan kepedulian semua unsur. Kecepatan bertindak dan gotong royong seperti ini sangat membantu menjaga kenyamanan serta keamanan warga,” ungkapnya. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Koramil 410-01/Panjang di bawah jajaran Kodim 0410/KBL untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Melalui peran Babinsa, TNI terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam membantu mengatasi kesulitan warga serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan telah mengunci status hukum para pihak yang terjaring dalam dua operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Jakarta dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. OTT tersebut menyasar dugaan praktik korupsi di sektor perpajakan dan kepabeanan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menyelesaikan rangkaian pemeriksaan awal dan gelar perkara dalam waktu 1×24 jam sejak penangkapan.   “Status hukum para pihak yang diamankan sudah ditetapkan dan akan kami sampaikan secara resmi dalam konferensi pers nanti ujar Budi, kepada Bidik-kasusnews Kamis (5/2/2026).   OTT pertama dilakukan di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan tiga orang yang terdiri dari dua pejabat pajak dan satu pihak swasta. Salah satu pejabat pajak yang diamankan diketahui menduduki jabatan strategis sebagai kepala kantor. Kasus ini diduga berkaitan dengan pengurusan restitusi pajak bernilai miliaran rupiah.   Sementara itu, OTT kedua digelar di kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta. Dari lokasi tersebut, penyidik KPK mengamankan 17 orang, yang sebagian besar merupakan pegawai Bea dan Cukai, serta sejumlah pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik melawan hukum.   Seluruh pihak yang diamankan dalam dua operasi tersebut telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. KPK menegaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan integritas aparat negara, khususnya di sektor yang berkaitan langsung dengan penerimaan negara. (Wely)