BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Tim Supervisi Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Ketupat Intan 2026 di Muara Tapus, wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara, Kamis (19/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 12.00 hingga 12.48 WITA tersebut dipimpin oleh Kompol Abd. Rahman, S.H., M.A.P., bersama rombongan sebagai bagian dari pengawasan langsung terhadap kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran. Dalam kunjungan tersebut, tim supervisi melakukan pemantauan terhadap kondisi arus lalu lintas, kesiapan personel, serta sarana dan prasarana yang tersedia di Pos Pelayanan. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ka Pos Yan AKP Didik Suryanto, S.H., Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo, S.Pd., Padal IPDA M. Rusdi, S.Sos., serta personel piket Pos Yan dan instansi terkait lainnya. Tim Ditlantas juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel di lapangan, khususnya dalam mengatur arus lalu lintas serta memberikan pelayanan yang humanis kepada para pemudik. Berdasarkan hasil pemantauan, situasi di Pos Pelayanan Muara Tapus terpantau dalam kondisi aman dan kondusif. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Kegiatan supervisi ini menjadi bagian dari upaya memastikan pengamanan mudik berjalan efektif, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama momen Lebaran. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pengamanan demi mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. (Agus)
Bidik-kasusnews.com JAKARTA:19 Maret 2026 — Peringatan Hari Raya Nyepi tidak hanya menjadi momen spiritual bagi umat Hindu, tetapi juga dimaknai oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen terhadap nilai kejujuran dan integritas. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa suasana sunyi dalam Nyepi memberikan ruang bagi setiap individu untuk menata kembali sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam hal menjauhi praktik korupsi. Menurutnya, keheningan Nyepi mencerminkan pentingnya pengendalian diri dalam menghadapi berbagai godaan, termasuk godaan untuk menerima gratifikasi atau menyalahgunakan jabatan. “Momentum Nyepi menjadi pengingat bahwa integritas harus dijaga setiap saat, bukan hanya ketika diawasi. Justru dalam kondisi tanpa pengawasan, karakter seseorang benar-benar diuji,” ungkap Budi kepada Bidik-kasusnews 19/3/2026. KPK menilai bahwa pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penindakan hukum, tetapi harus dibarengi dengan pembangunan karakter yang kuat di masyarakat. Nilai-nilai seperti kesederhanaan, kejujuran, dan tanggung jawab yang terkandung dalam Nyepi dinilai mampu menjadi landasan dalam membangun budaya antikorupsi. Lebih lanjut, KPK mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berani menolak segala bentuk gratifikasi serta tidak memanfaatkan kewenangan untuk kepentingan pribadi. Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola yang bersih dan transparan. “Perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Jika setiap individu berkomitmen untuk bersikap jujur dan bertanggung jawab, maka upaya pemberantasan korupsi akan semakin kuat,” tambahnya. Melalui refleksi Nyepi, KPK berharap masyarakat dapat terus menjaga integritas dalam setiap aspek kehidupan, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, berkeadilan, dan bebas dari praktik korupsi. (Wely)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar lampung – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan di wilayah, Babinsa Kelurahan Tanjung Senang, Koramil 410-04/TKT, Serma Usmawan, menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung ke sawah mendampingi para petani. Kegiatan panen raya padi tersebut berlangsung di lahan pertanian Jl. Damai Ujung, RT.14 Lk.I, Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Tanjung Senang, pada Selasa (17/03/2026). Kehadiran seragam hijau loreng di tengah hamparan sawah yang menguning bukan sekadar pemandangan biasa, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Serma Usmawan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) setempat turut memantau langsung proses panen padi varietas Inpari 32 milik Bapak Nyanem, seorang penggarap lahan yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Usaha Baru 1 dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bangkit Jaya. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses panen berjalan lancar serta memberikan semangat kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas. Dari lahan seluas 3,54 hektare dengan umur padi 95 hari dan tinggi tanaman mencapai 100 cm, terlihat hasil yang sangat memuaskan. Berdasarkan estimasi, produktivitas padi di lahan tersebut mencapai sekitar 7 ton per hektare. Dari total lahan yang dipanen, berhasil digabah kering keseluruhan sebanyak 15,164 ton. Capaian ini menjadi kabar gembira bagi upaya menjaga stabilitas pangan di wilayah Kecamatan Tanjung Senang. “Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pokok Babinsa dalam mendukung program Swasembada Pangan. Kami hadir tidak hanya untuk memantau, tetapi juga untuk membantu dan memotivasi petani agar lebih giat bercocok tanam. Dengan hasil panen yang melimpah seperti ini, kita optimis ketahanan pangan di wilayah akan semakin kuat,” ujar Serma Usmawan di sela-sela kegiatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut selain Babinsa dan PPL Kecamatan Tanjung Senang, juga penggarap lahan beserta beberapa anggota kelompok tani. Sinergi antara TNI, penyuluh pertanian, dan petani ini diharapkan dapat terus terjalin dengan baik guna mencapai target produktivitas pertanian yang maksimal. Kegiatan panen yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keakraban hingga akhirnya selesai pada pukul 12.50 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Dengan semangat “Pantang Menyerah” dan selalu gembira dalam tugas, Babinsa Koramil 410-04/TKT terus berkomitmen mendampingi para petani, memastikan program ketahanan pangan di wilayah binaan dapat berjalan sukses dan berkelanjutan. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Tim Supervisi Wasops dari Polda Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Ketupat Intan 2026 di Muara Tapus, wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara, Rabu (18/3/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 17.30 hingga 17.45 WITA ini merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi guna memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran berjalan sesuai standar operasional. Tim supervisi yang dipimpin oleh Kompol Indra Agung Perdana P., S.I.K., M.H., bersama sejumlah personel, melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi pos pelayanan, kesiapan personel, serta situasi arus lalu lintas di sekitar lokasi. Kunjungan tersebut turut dihadiri Kabag Ops Polres HSU AKP Momo Jon Rodok, Ka Pos Yan AKP Didik Suryanto, S.H., Padal IPDA Sularno, S.A.P., serta personel piket Pos Yan dan instansi terkait lainnya. Dalam kegiatan ini, tim supervisi menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemudik yang melintas. Selain itu, pemantauan juga difokuskan pada kelancaran arus lalu lintas serta potensi gangguan keamanan di sekitar pos. Berdasarkan hasil pengecekan, situasi di Pos Pelayanan Muara Tapus terpantau dalam kondisi aman dan kondusif. Arus lalu lintas juga dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Kegiatan supervisi ini menjadi bagian dari upaya penguatan pengamanan dalam Operasi Ketupat Intan 2026, sekaligus memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat selama momentum mudik Lebaran. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta Timur, – Kelurahan Cakung Barat secara resmi menutup rangkaian kegiatan Gema Ramadhan 1447 H melalui agenda Magrib Mengaji yang dirangkai dengan buka puasa bersama. Kegiatan ini berlangsung di aula kelurahan pada Jumat (13/03) dan menjadi penutup dari berbagai aktivitas keagamaan yang telah dilaksanakan sepanjang bulan suci Ramadhan. Acara tersebut dihadiri oleh Lurah Cakung Barat Yasir Habib Putra, S.STP, M.Si. Beserta seluruh jajaran pegawai, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jakarta Timur, pihak PT United Tractors, Satuan Tugas Pemadam Kebakaran, Tim Penggerak PKK, para Ketua RW dan RT, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), serta Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Kelurahan Cakung Barat. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung kegiatan sosial-keagamaan di tingkat wilayah. Dalam sambutannya, Lurah Cakung Barat Yasir Habib Putra, menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan yang telah terbangun selama bulan Ramadhan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya selama bulan suci, tetapi juga setelahnya. Menurutnya, kegiatan seperti Gema Ramadhan menjadi sarana efektif dalam memperkuat hubungan sosial serta meningkatkan kesadaran spiritual masyarakat, ungkap Habib. Habib menambahkan suasana berlangsung khidmat saat sesi ceramah agama yang disampaikan oleh tokoh agama setempat. Dalam tausiyahnya, disampaikan bahwa ibadah puasa tidak hanya memiliki dimensi ritual, tetapi juga mengandung nilai pembentukan karakter, seperti kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian sosial terhadap sesama. Jamaah yang hadir tampak mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian dan kekhusyukan. Setelah rangkaian tausiyah, acara dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan dengan lancar. Momentum ini sekaligus menjadi refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas ibadah dan hubungan sosial di tengah masyarakat. Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama seluruh peserta yang hadir. Suasana kebersamaan terlihat hangat, di mana para peserta saling berinteraksi dan mempererat tali silaturahmi. Momen ini juga menjadi ruang informal bagi aparatur kelurahan dan masyarakat untuk saling bertukar aspirasi dalam suasana yang lebih santai dan kekeluargaan. Melalui penutupan Gema Ramadhan 1447 H ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan spiritualitas yang telah dibangun selama bulan suci dapat terus terjaga dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi cerminan komitmen Kelurahan Cakung Barat dalam membangun lingkungan yang harmonis, religius, dan berdaya saing melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. (Heri)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Guna memastikan kesiapan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto bersama Wakil Bupati HSU melakukan kunjungan ke Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Ketupat Intan 2026, Rabu malam (18/3/2026). Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 22.00 WITA ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap kesiapan personel serta fasilitas pendukung di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polres Hulu Sungai Utara memastikan bahwa seluruh layanan kepada masyarakat berjalan optimal. Pos Pelayanan Ketupat Intan 2026 menjadi salah satu titik strategis dalam memberikan informasi, pengamanan, serta pelayanan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Hulu Sungai Utara. Kehadiran pimpinan daerah dan kepolisian di lokasi juga menjadi bentuk dukungan moril bagi personel yang tengah bertugas. Selain melakukan pengecekan, Kapolres dan Wakil Bupati juga memantau kondisi arus lalu lintas di sekitar pos. Berdasarkan hasil pantauan, situasi terpantau lancar tanpa adanya gangguan yang signifikan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Selama kunjungan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan terkendali. Diharapkan, melalui langkah ini, masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik Lebaran. (Agus)
Bidik-kasusnews.com JAKARTA -18-Maret-2026 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan masyarakat terkait maraknya aksi penipuan yang mencatut nama pejabat di lingkungan KPK. Kali ini, pelaku menggunakan pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp (WA) dengan mengaku sebagai Deputi Koordinasi dan Supervisi. Informasi tersebut diperoleh KPK setelah adanya laporan dari masyarakat yang menerima pesan mencurigakan dari pihak tidak dikenal. Dalam pesan tersebut, pelaku mencoba membangun komunikasi dengan pimpinan badan usaha dengan mengatasnamakan pejabat KPK. Menanggapi hal itu, KPK memastikan bahwa tindakan tersebut tidak ada kaitannya dengan institusi resmi. KPK menegaskan bahwa setiap komunikasi resmi dari lembaga dilakukan melalui jalur formal dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku sebagai pegawai KPK tanpa bukti yang jelas,” ungkap juru bicara kpk Budi Prasetyo kepada Bidik-kasusnews 18/3/2026 via WhatsApp. Lebih lanjut, KPK menegaskan bahwa seluruh kegiatan kedinasan pegawai selalu dilengkapi dengan surat tugas resmi. Jika ada pihak yang menghubungi tanpa dokumen tersebut, patut diduga sebagai penipuan. KPK juga menyoroti beberapa pola penipuan yang kerap terjadi, seperti: 1.Mengaku bisa membantu pengurusan perkara 2.Meminta sejumlah uang dengan alasan tertentu 3.Mengatasnamakan kegiatan sosial atau sumbangan 4.Melakukan intimidasi atau pemerasan Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diminta untuk tidak memberikan data pribadi maupun informasi penting kepada pihak yang tidak jelas identitasnya. Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat dapat segera melapor melalui layanan resmi KPK, yakni Call Center 198 atau email pengaduan@kpk.go.id. Laporan juga dapat disampaikan ke aparat kepolisian terdekat. Meski dalam masa libur nasional pada 18 hingga 24 Maret 2026 layanan publik KPK berjalan terbatas, masyarakat tetap dapat mengakses layanan pengaduan dan informasi melalui email informasi@kpk.go.id. KPK berharap kesadaran dan kewaspadaan masyarakat dapat menjadi benteng utama dalam mencegah keberhasilan berbagai modus kejahatan yang mengatasnamakan lembaga negara.(Wely)
Temanggung -Bidik-KasusNew.com, Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Temanggung menyalurkan zakat fitrah kepada masyarakat. Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini mengatakan, zakat fitrah yang disalurkan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat dalam menyambut hari raya. “Kami berharap penyaluran zakat fitrah ini dapat memberikan manfaat dan membantu kebutuhan masyarakat. Jangan dilihat dari besar kecilnya, tetapi dari niat tulus untuk mempererat silaturahmi,” Rabu (18/3/2026). Menurutnya, zakat menjadi sarana untuk mengasah kepedulian dan menumbuhkan empati sosial. Terlebih, zakat fitrah ini dihimpun dari 515 personel Polres Temanggung yang beragama Islam selama Ramadan 1447 Hijriah atau Maret 2026. Total dana yang terkumpul mencapai Rp25.750.000. Dana tersebut kemudian dikonversikan menjadi beras 1.442 kilogram yang dikemas dalam paket masing-masing 2,8 kilogram untuk disalurkan kepada masyarakat. “Distribusinya ada yang melalui polsek dan polsubsektor, lalu ke warga, takmir masjid hingga petugas pendukung,” ujarnya. Kapolres menegaskan, kegiatan ini tidak sekadar menjalankan kewajiban agama. Tetapi juga bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Ini adalah wujud kepedulian sosial dan rasa cinta kami kepada masyarakat. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir untuk membantu dan berbagi Tuturnya. Momentum Ramadan, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas sosial, terutama menjelang hari kemenangan. Dengan penyaluran zakat fitrah ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat. Pungkasnya. Jurnalis ( trm )
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung 18/3/2026 – Semangat gotong royong antara TNI dan rakyat kembali ditunjukkan oleh Sertu Ripian, Babinsa Kelurahan Rajabasa Raya Koramil 410-06/Kodim 0410/KBL. Pada hari Sabtu (16/03/2026), ia terjun langsung ke sawah milik warga binaannya untuk membantu proses panen raya padi di Jl. Terusan H. Komarudin Irigasi, RT 03 LK 01, Kelurahan Rajabasa Raya, Kota Bandar Lampung. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan wujud nyata pendampingan TNI dalam program Ketahanan Pangan. Sertu Ripian terlihat bergelut bersama petani memanen padi jenis Ciherang di lahan seluas 2 Hektar milik Pak Sarnaja. Dengan potensi hasil panen yang diperkirakan mencapai 10 ton, momen panen kali ini menjadi berkah tersendiri bagi petani setempat. “Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk membantu secara langsung dan memastikan program ketahanan pangan di wilayah berjalan lancar. Ini adalah bentuk kedekatan TNI dengan rakyat,” ujar Sertu Ripian di sela-sela kegiatan. Para petani menyambut antusias bantuan tenaga dari Babinsa. Kehadiran Serda Ripian dinilai sangat memotivasi dan mempercepat proses pemanenan di musim panen kali ini. Kegiatan berlangsung hingga selesai dengan situasi yang tertib, aman, dan penuh keakraban. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan petani menjadi kunci sukses dalam mendukung swasembada pangan nasional. (Agus)
Bidik-kasusnews.com JAKARTA-18-maret-2026 Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi, termasuk kegiatan mudik Lebaran. Melalui Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pengendalian dan Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, KPK mengingatkan bahwa fasilitas negara harus digunakan secara tepat dan sesuai fungsi. Penyalahgunaan kendaraan dinas dinilai dapat mencederai integritas serta menimbulkan konflik kepentingan. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa kendaraan dinas merupakan aset negara yang diperuntukkan bagi kepentingan operasional pemerintahan, bukan untuk kebutuhan pribadi. “Setiap penggunaan fasilitas negara harus dapat dipertanggungjawabkan. Kendaraan dinas bukan untuk perjalanan pribadi, apalagi untuk mudik atau liburan,” ujarnya Budi kepada Bidik-kasusnews. Ia menegaskan, kategori kendaraan dinas meliputi Barang Milik Negara (BMN), Barang Milik Daerah (BMD), hingga kendaraan sewa yang digunakan instansi pemerintah. Seluruhnya wajib dikelola secara akuntabel dan tidak disalahgunakan. Dalam rangka mencegah pelanggaran, KPK juga meminta seluruh pimpinan instansi, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk meningkatkan pengawasan selama masa libur Lebaran. Langkah ini dinilai penting guna memastikan tidak ada penyimpangan dalam penggunaan fasilitas negara. Selain itu, KPK mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawasi serta melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan. Pelaporan dapat dilakukan melalui berbagai kanal resmi yang telah disediakan KPK. Dengan adanya imbauan ini, KPK berharap seluruh aparatur negara dapat menjaga integritas dan disiplin, sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah tetap terjaga, khususnya di momentum penting seperti Hari Raya Idulfitri. (Wely)