JATENG – Bidik-kasusnews.com – PATI – Satreskrim Polresta Pati berhasil mengungkap kasus penipuan dan penggelapan bermodus join modal pengadaan barang hotel yang merugikan korban ratusan juta rupiah. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan dalam konferensi pers rilis akhir tahun 2025 yang digelar di Mapolresta Pati, Rabu (31/12/2025), sejak pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kasus ini menyeret seorang perempuan berinisial J (41) sebagai tersangka. Pelaku diduga menawarkan kerja sama investasi atau join modal pengadaan barang hotel kepada korban dengan iming-iming keuntungan yang cukup besar, yakni hingga 10 persen dalam waktu singkat, sehingga membuat korban tertarik dan percaya. Kapolresta Pati melalui Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Heri Dwi Utomo, menjelaskan bahwa tersangka memanfaatkan hubungan relasi serta kepercayaan korban. Dengan skema tersebut, korban kemudian menyerahkan modal secara bertahap, baik melalui transfer ke rekening tersangka maupun secara tunai, dengan harapan memperoleh keuntungan sesuai yang dijanjikan. “Modus yang digunakan tersangka adalah menawarkan join modal pengadaan barang hotel dengan janji keuntungan cepat, bahkan disertai bonus tambahan,” ungkap Kompol Heri saat konferensi pers di Mapolresta Pati. Namun dalam perjalanannya, janji tersebut tidak pernah terealisasi. Setelah uang diserahkan, korban tidak menerima laporan pembelian barang hotel sebagaimana yang dijanjikan oleh tersangka. Bahkan, hingga waktu yang disepakati, tidak ada kejelasan terkait proyek maupun keuntungan yang seharusnya diterima korban. “Faktanya, tidak ditemukan adanya pengadaan barang hotel. Semua hanya sebatas janji dari tersangka,” jelas Kompol Heri. Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekening koran, kuitansi transaksi, serta satu unit telepon genggam milik tersangka. Menurut Kompol Heri, barang bukti tersebut memperkuat dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan karena menunjukkan aliran dana dari korban langsung ke rekening tersangka. Dalam proses penyidikan, tersangka juga sempat tidak memenuhi panggilan penyidik. “Tersangka sempat mangkir dari panggilan, namun akhirnya datang sendiri ke Polresta Pati dan langsung kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya. Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp342 juta. Atas perbuatannya, tersangka J dijerat dengan Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. “Saat ini perkara masih kami kembangkan karena tidak menutup kemungkinan terdapat korban lain dengan modus yang sama,” pungkas Kompol Heri.(Kasnadi) Sumber(Humas Resta Pati)

JATENG – Bidik-kasusnews.com – Pati – Polresta Pati menggelar apel bersama pengamanan pergantian malam Tahun Baru 2026 di halaman Mapolresta Pati, Rabu (31/12/2025) sore. Apel yang berlangsung pukul 15.30 hingga 16.15 WIB ini menjadi tahapan akhir pengecekan kesiapan personel lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Pati. Apel dipimpin langsung Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi dengan Perwira Apel Kabag Ops AKP Nanda Priyambada dan Komandan Apel Kasat Samapta Kompol Ali Mahmudi. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait. Dalam amanatnya, Kapolresta Pati menegaskan apel bersama ini merupakan pengecekan terakhir kesiapan personel dan sarana prasarana. “Apel ini adalah tahap akhir untuk memastikan seluruh unsur Polri dan instansi terkait benar-benar siap mengamankan malam pergantian Tahun Baru 2026,” tegas Kombes Pol Jaka Wahyudi. Ia menekankan, perayaan tahun ini harus dilakukan secara sederhana dan penuh empati, mengingat terjadinya bencana banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatra. “Kita turut prihatin atas musibah di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Oleh karena itu, hindari perayaan berlebihan seperti euforia kembang api dan petasan,” ujarnya. Kapolresta juga mengajak masyarakat mengisi malam tahun baru dengan kegiatan yang lebih bermakna. “Saya mengimbau agar perayaan Tahun Baru 2026 diisi dengan kegiatan positif seperti doa bersama dan kegiatan kemanusiaan lainnya,” kata dia di hadapan peserta apel. Dalam aspek pengamanan, Kapolresta Pati menginstruksikan seluruh personel bertugas secara humanis. “Laksanakan tugas dengan pendekatan dialogis, hindari sikap arogan, namun tetap tegas dalam menjaga ketertiban masyarakat,” ucapnya. Ia juga memerintahkan patroli intensif di masing-masing zona untuk mengantisipasi miras, kejahatan C3, balap liar, narkoba, hingga potensi gangguan kamtibmas lainnya. Kombes Pol Jaka Wahyudi turut mengingatkan kesiapsiagaan personel menghadapi cuaca ekstrem. “Siapkan fisik dan mental, meski hujan mengguyur kita harus tetap semangat dan waspada terhadap potensi kejahatan maupun bencana,” tegasnya. Menurutnya, deteksi dini dan respons cepat menjadi kunci pengamanan malam tahun baru. Ia menambahkan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak secara terukur sesuai SOP. “Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, terarah, dan sesuai prosedur. Polresta Pati juga selalu siap siaga dan tanggap terhadap potensi bencana di wilayah Kabupaten Pati,” pungkas Kapolresta.(Kasnadi) Sumber(Humas Resta Pati)

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Menjelang pergantian tahun, anggota Babinsa dari seluruh Koramil di bawah naungan Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) menggelar doa bersama sebagai wujud refleksi akhir tahun sekaligus solidaritas kemanusiaan. Kegiatan ini berlangsung di Musholla Kodim 0410/KBL, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung, Rabu (31/12/2025) sore. Doa bersama yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Radin Inten tersebut diikuti jajaran perwira dan anggota Kodim 0410/KBL. Turut hadir dalam kegiatan itu Pasi Intel Kodim 0410/KBL Mayor Inf Bagus Setyawan, S.Sos, Pasi Pers Kapten Inf Sunarto W.S, Wadanramil 410-06 Kapten Arm Iwan Sudrajat, serta Kaurlat Siops Dim Kapten Inf Atang Sutisna. Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama, yakni menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh rasa syukur serta mendoakan para korban bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, seperti Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dalam sambutannya, Mayor Inf Bagus Setyawan menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara sebangsa di wilayah terdampak bencana. Ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum doa bersama sebagai bentuk empati dan kepedulian. “Mari kita panjatkan doa untuk keselamatan dan ketabahan saudara-saudara kita yang tengah diuji oleh bencana alam. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, serta memudahkan proses pemulihan dan rekonstruksi di daerah terdampak,” ujar Mayor Bagus. Doa bersama yang dipimpin oleh petugas rohani Kodim 0410/KBL berlangsung khidmat dan penuh makna. Selain mendoakan korban bencana, seluruh peserta juga memanjatkan doa agar diberikan ampunan, keselamatan, serta keberkahan dalam menyongsong tahun 2026. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan dan soliditas antar anggota TNI, serta menegaskan komitmen TNI dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial terhadap masyarakat. Acara doa bersama berakhir sekitar pukul 18.45 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. Diharapkan, doa yang dipanjatkan menjadi penguat bagi para korban bencana serta membawa harapan dan keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia di tahun yang baru. (Agus)

Semarang, Bidik-kasusnews.com — Kinerja pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Polrestabes Semarang sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang semakin positif. Berdasarkan hasil Analisa dan Evaluasi (Anev) akhir tahun, angka kriminalitas di Ibu Kota Jawa Tengah tercatat mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Syahduddi mengungkapkan, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 1.819 kasus gangguan kamtibmas, angka tersebut turun cukup tajam dibandingkan tahun 2024. Penurunan ini meliputi berbagai tindak pidana konvensional, mulai dari pembunuhan, penganiayaan, pencurian, penipuan, hingga kejahatan lainnya. “Secara umum, situasi kamtibmas di Kota Semarang sepanjang tahun 2025 relatif aman dan kondusif. Penurunan angka kriminalitas ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polrestabes Semarang,” ujar Kombes Pol Syahduddi dalam rilis akhir tahun di Mapolrestabes Semarang, Rabu (31/12/2025). Meski jumlah laporan polisi menurun, kinerja penyelesaian perkara justru menunjukkan peningkatan signifikan. Pada tahun 2024, dari 1.460 laporan polisi, sebanyak 1.074 perkara berhasil diselesaikan. Sementara di tahun 2025, dari 1.415 laporan polisi, Polrestabes Semarang mampu menuntaskan 1.771 perkara, termasuk penyelesaian tunggakan kasus dari tahun-tahun sebelumnya. “Kami tidak hanya fokus pada penanganan perkara baru, tetapi juga berkomitmen menuntaskan tunggakan perkara lama demi memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” tegasnya. Penanganan tindak pidana tertentu juga memperlihatkan tren penurunan yang cukup drastis. Pada 2024 tercatat 1.914 kasus, sementara di tahun 2025 jumlahnya menurun menjadi 896 perkara, dengan tingkat penyelesaian mencapai 82 persen. Kapolrestabes menilai, capaian tersebut tidak lepas dari penguatan langkah-langkah pencegahan, patroli rutin yang berkelanjutan, serta meningkatnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. “Upaya preventif terus kami tingkatkan melalui patroli intensif dan sinergi dengan masyarakat, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan sejak dini,” jelasnya. Selain penegakan hukum, pendekatan preemtif dan pelayanan publik juga menjadi fokus utama. Data menunjukkan, gangguan ketertiban masyarakat berbasis komunitas menurun dari 7.048 kasus pada 2024 menjadi 5.395 kasus pada 2025, atau turun sekitar 23 persen. “Kami mengedepankan edukasi, pembinaan, serta optimalisasi peran Bhabinkamtibmas agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah lebih awal,” tambahnya. Namun demikian, Polrestabes Semarang juga mencatat adanya peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas. Jumlah korban meninggal dunia akibat laka lantas naik dari 84 orang pada 2024 menjadi 108 orang pada 2025, disertai peningkatan korban luka serta kerugian materiil. “Data kecelakaan lalu lintas ini menjadi perhatian serius kami. Ke depan, operasi lalu lintas dan penegakan hukum akan terus kami intensifkan,” ungkapnya. Sepanjang tahun 2025, Polrestabes Semarang juga aktif melaksanakan berbagai operasi kepolisian dan pengamanan, mulai dari perayaan hari besar keagamaan, aksi penyampaian pendapat di muka umum, konser musik, hingga pertandingan sepak bola PSIS Semarang. Sejumlah kasus menonjol, termasuk aksi anarkis dan penyebaran konten provokatif, berhasil diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum. “Kami berkomitmen untuk terus menegakkan hukum secara profesional, humanis, dan berkeadilan demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Semarang,” pungkas Kapolrestabes Semarang. (Yusuf)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-31-Desember-2025-Polres Jepara | Praktik pemalsuan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) berhasil diungkap jajaran Polres Jepara, Polda Jawa Tengah. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan tiga orang perempuan yang diduga terlibat dalam pembuatan dan penjualan SKCK palsu secara daring. Pengungkapan kasus bermula saat petugas Unit Intelkam Polsek Tahunan menemukan kejanggalan pada dokumen SKCK yang diajukan untuk proses legalisir. Empat lembar SKCK yang dibawa pemohon diketahui tidak sesuai dengan standar fisik SKCK resmi yang dikeluarkan kepolisian. Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 11 November 2025, sekitar pukul 09.22 WIB, di Kantor Polsek Tahunan, Jalan Jepara–Kudus, Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan. “Dari hasil pengecekan awal, terdapat perbedaan pada bentuk, format, dan karakteristik dokumen. Hal ini menguatkan dugaan adanya pemalsuan,” ungkap Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Jepara, Rabu (31/12/2025). Hasil pengembangan penyelidikan mengarah pada tiga tersangka berinisial IMF (23) dan IN (23), keduanya karyawan swasta asal Kecamatan Kembang, serta DSW (29), pekerja swasta asal Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara. Ketiga tersangka diketahui menawarkan jasa pembuatan SKCK palsu dalam bentuk file PDF melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp. Setiap dokumen dijual dengan harga Rp90 ribu per lembar, menyasar masyarakat yang membutuhkan SKCK secara cepat tanpa melalui prosedur resmi. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa empat lembar SKCK palsu, tiga lembar SKCK asli keluaran Polres Jepara sebagai pembanding, serta tiga unit telepon genggam yang digunakan untuk transaksi dan komunikasi. “SKCK palsu tersebut diperoleh tersangka IMF dari IN dan DSW. Dari pengakuan mereka, file dokumen berasal dari seorang pria berinisial AU yang saat ini masih dalam pengejaran dan diduga berada di wilayah Jawa Timur,” jelas AKBP Erick. Dalam proses penyidikan, penyidik telah memeriksa delapan orang saksi dan mengirimkan seluruh barang bukti ke Laboratorium Forensik guna memastikan keaslian dokumen secara ilmiah. Ketiga tersangka ditangkap di rumah masing-masing pada Kamis, 23 November 2025, sekitar pukul 20.30 WIB. Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 264 juncto Pasal 263 juncto Pasal 55 KUHP tentang pemalsuan surat, dengan ancaman pidana penjara maksimal delapan tahun. Polres Jepara kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jasa ilegal dalam pengurusan dokumen resmi. Proses pembuatan SKCK, menurut kepolisian, dapat dilakukan secara resmi dan transparan sesuai ketentuan yang berlaku. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-Kasusnews.com Jepara, 31 Desember 2025 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melaksanakan penandatanganan penyerahan sumbangan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mendukung renovasi masjid Rutan Jepara. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan lembaga pengelola zakat dalam meningkatkan fasilitas keagamaan. Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan Rutan Jepara dan BAZNAS sebagai bentuk komitmen bersama dalam pemanfaatan dana bantuan secara transparan dan tepat sasaran. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung perbaikan dan peningkatan sarana masjid agar lebih layak, nyaman, dan representatif sebagai tempat ibadah serta pembinaan rohani. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh BAZNAS. “Bantuan ini sangat berarti bagi Rutan Jepara, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sarana ibadah. Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan mental dan spiritual warga binaan,” ungkapnya. Renovasi masjid diharapkan dapat menunjang kegiatan keagamaan yang lebih optimal, sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan dan akhlak bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Program ini sejalan dengan semangat Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam menghadirkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, Rutan Jepara berharap sinergi dengan BAZNAS dapat terus terjalin dan memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi lingkungan pemasyarakatan secara keseluruhan.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 31 Desember 2025 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melaksanakan kegiatan pelepasan pejabat struktural, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Yusril Arinaldy Asdira, yang berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan di lingkungan Rutan Jepara. Kegiatan pelepasan ini menjadi momen refleksi sekaligus apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Yusril Arinaldy Asdira selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di Rutan Jepara. Selama menjabat, yang bersangkutan dikenal aktif dalam mendukung peningkatan layanan pemasyarakatan, khususnya pada bidang pelayanan tahanan dan pembinaan warga binaan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas kontribusi yang telah diberikan. “Dedikasi, loyalitas, dan integritas yang telah ditunjukkan Saudara Yusril menjadi bagian penting dalam perjalanan Rutan Jepara. Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah diberikan dan mendoakan kesuksesan di tempat tugas selanjutnya,” ujarnya. Suasana pelepasan berlangsung hangat, dihadiri oleh jajaran pejabat struktural dan pegawai Rutan Jepara. Momen ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi serta meneguhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pemasyarakatan ke depan. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme, soliditas, dan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik, seiring dengan dinamika penugasan dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan pemasyarakatan.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 secara khidmat, sederhana, dan penuh makna. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang tengah dilanda bencana alam. Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menyampaikan hal itu usai meresmikan Musala Al-Anshor di halaman Kantor Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Selasa (30/12/2025). Ia menegaskan bahwa perayaan Tahun Baru tetap dilaksanakan, namun tanpa hura-hura dan pesta kembang api. “Kita tetap menyambut pergantian tahun, tetapi dengan cara yang lebih bermakna. Tidak ada kembang api. Kita perbanyak doa dan kegiatan donasi sebagai wujud kepedulian kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Munjirin. Menurutnya, rangkaian kegiatan malam Tahun Baru 2026 akan dipusatkan di Velodrome Rawamangun, Jakarta Timur. Acara tersebut diisi dengan lantunan lagu-lagu religi, doa bersama lintas elemen masyarakat, serta penggalangan donasi bagi korban bencana alam. Sebagai penanda detik-detik pergantian tahun, Pemkot Jakarta Timur memilih menghadirkan tampilan visual melalui videotron, menggantikan pesta kembang api yang dinilai kurang selaras dengan kondisi kebencanaan yang sedang terjadi di sejumlah daerah. Terkait pengumpulan donasi, Munjirin memastikan seluruh proses dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pemerintah Kota akan bekerja sama dengan Baznas Bazis serta perbankan daerah, sehingga masyarakat dapat memantau secara langsung jumlah dan penyaluran bantuan yang terkumpul. Pada kesempatan tersebut, Munjirin juga mengajak seluruh warga Jakarta Timur menjadikan momentum pergantian tahun sebagai sarana refleksi dan muhasabah, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial. “Pergantian tahun seharusnya menjadi waktu untuk introspeksi—apa yang sudah kita lakukan dan apa yang perlu kita perbaiki ke depan—demi masyarakat dan bangsa yang lebih baik,” pungkasnya. Heri Jaktim

ACEH TAMIANG | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komitmen TNI dalam misi kemanusiaan kembali ditunjukkan ratusan prajurit Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulbencal) Yonif 115/Macan Leuser yang bekerja hingga malam hari membersihkan Pasar Kota Hongkong, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (30/12/2025). Sejak siang, prajurit TNI menyisir area pasar, badan jalan, gang-gang sempit, hingga saluran drainase yang dipenuhi lumpur dan sampah sisa banjir. Meski kondisi lingkungan masih basah, licin, dan minim penerangan, proses pembersihan tetap dilanjutkan hingga larut demi mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat. Untuk mengatasi lumpur tebal yang mengendap di kawasan pasar, Satgas Yonif 115/Macan Leuser mendapat dukungan lima unit mobil pemadam kebakaran dari BNPB. Armada tersebut digunakan untuk menyemprot jalan dan area pasar agar akses utama segera dapat difungsikan kembali. Tanpa mengenal lelah, prajurit bergotong royong mengeruk lumpur, mengumpulkan sampah, serta membuka saluran air yang tersumbat. Kondisi medan yang gelap dan licin tidak menyurutkan semangat prajurit dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Kehadiran TNI hingga malam hari mendapat apresiasi dari warga setempat. Salah seorang warga, Abdul Salah, menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi prajurit yang bekerja tanpa mengenal waktu demi membantu masyarakat bangkit pascabencana. “Kami sangat terbantu. Kehadiran TNI membuat kami merasa lebih aman dan termotivasi untuk segera kembali beraktivitas,” ujarnya. Melalui kegiatan pembersihan tersebut, diharapkan aktivitas jual beli di Pasar Kota Hongkong dapat segera kembali normal sehingga roda perekonomian masyarakat Aceh Tamiang kembali bergerak. Satgas Gulbencal Yonif 115/Macan Leuser memastikan upaya pembersihan dan pemulihan akan terus dilanjutkan di sejumlah titik terdampak lainnya hingga kondisi lingkungan benar-benar pulih dan aman bagi warga. (Agus)

MATARAM, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Setiap jabatan memiliki batas waktu, namun pengabdian yang tulus akan selalu meninggalkan jejak panjang dalam ingatan banyak orang. Menjelang purna tugas di akhir tahun 2025, Irjen Pol Hadi Gunawan resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB), menandai penutupan satu bab penting dalam perjalanan pengabdiannya di institusi Polri. Pergantian jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025, yang menetapkan Irjen Pol Edy Murbowo sebagai Kapolda NTB yang baru. Irjen Pol Hadi Gunawan merupakan putra daerah kelahiran Selong, Lombok Timur, 8 Desember 1967. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 ini dikenal sebagai sosok perwira yang tegas namun bijaksana, sederhana dalam penampilan, serta humanis dalam kepemimpinan. Kariernya di Kepolisian dimulai sebagai Perwira Pertama di Polres Madiun Kota, Polda Jawa Timur. Seiring waktu, Hadi Gunawan menapaki berbagai jabatan strategis, di antaranya Kasubdit II Ditreskrimsus Polda NTB (2006), Kapolres Sumbawa Barat (2008), hingga Karo SDM Polda Banten (2014). Pengalaman panjang di bidang sumber daya manusia membawanya dipercaya menduduki sejumlah posisi penting di Mabes Polri, seperti Kabag Pangkat Robinkar SSDM Polri (2016), Karo SDM Polda Lampung (2017), Kabagsus Robinkar SSDM Polri (2018), serta Kabaginfoper SSDM Polri (2018). Tak hanya di internal Polri, Irjen Hadi juga pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Deputi Bidkoor Kamtibnas Kemenko Polhukam RI (2019). Pada tahun 2023, ia dipercaya sebagai Sahlisospol Polri, lalu pada 2024 menjabat Koordinator Staf Ahli Kapolri, sebelum akhirnya kembali ke tanah kelahirannya untuk memimpin Polda NTB hingga memasuki masa purna tugas. Selama memimpin Polda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan dinilai berhasil membawa institusi ke arah yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik. Berbagai inovasi strategis digagas untuk memperkuat keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun kemitraan yang harmonis antara Polri dan masyarakat. Atas kepemimpinannya tersebut, Irjen Hadi menerima sejumlah apresiasi dan penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan visi kepemimpinannya. “Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan untuk seluruh personel Polda NTB yang bekerja dengan hati, disiplin, dan terus berinovasi dalam melayani masyarakat,” ujar Irjen Pol Hadi Gunawan dengan rendah hati. Ia menegaskan bahwa kunci membangun institusi kepolisian yang modern dan dipercaya publik terletak pada inovasi, kolaborasi, serta integritas dalam setiap lini tugas, terutama di tengah dinamika keamanan dan pelayanan publik yang semakin kompleks. Di luar tugas struktural, Irjen Pol Hadi Gunawan juga dikenal dekat dengan tokoh agama dan para Tuan Guru di NTB. Melalui kunjungan silaturahmi dan titian muhibbah, ia menunjukkan penghormatan mendalam kepada para ulama sebagai penjaga nilai moral dan perekat sosial di masyarakat. Baginya, doa dan keberkahan para tokoh agama menjadi penguat langkah dalam menjalankan amanah, sekaligus pengingat pentingnya kerendahan hati dalam kepemimpinan. Kedekatan Irjen Pol Hadi Gunawan dengan insan pers juga meninggalkan kesan tersendiri. Hubungan kemitraan yang dibangun secara terbuka dan saling menghargai menjadikan komunikasi antara Polda NTB dan media berjalan konstruktif. Sebagai figur, Irjen Pol Hadi Gunawan kerap dikenang melalui ketulusan tanpa pencitraan, empati yang nyata, serta integritas dan kejujuran yang konsisten. Nilai-nilai tersebut membentuk fondasi kepercayaan jangka panjang, baik di internal Polri maupun di tengah masyarakat. Ia pun meyakini bahwa kebaikan tidak selalu hadir dalam tindakan besar, melainkan melalui kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten—menyapa dengan ramah, menghargai sesama, dan bekerja dengan niat tulus. Di lingkungan keluarga, Irjen Pol Hadi Gunawan juga dikenal sebagai pribadi yang membanggakan. Ia merupakan kakak kandung dari penyanyi pop era 1990-an Kirey (Nurzairina), yang pernah mengharumkan nama NTB dan Lombok di kancah musik nasional melalui lagu-lagu populer seperti Terlalu, Jangan Kau Samakan, dan Bagai Air di Daun Talas. Menjelang masa purna tugas, banyak pihak menyadari bahwa perpisahan bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari perjalanan baru. Masa pensiun dipandang sebagai ruang untuk terus berkarya dalam bentuk yang berbeda, mempererat silaturahmi, serta mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Perpisahan ini mungkin membatasi ruang dan waktu, namun jejak pengabdian Irjen Pol Hadi Gunawan akan tetap hidup dalam kenangan banyak orang—sebagai pemimpin yang meninggalkan teladan, bukan sekadar jabatan. (Agus)