Bandar LaLampung Bidik-kasusnews.com Semangat gotong royong kembali menguat di tengah masyarakat Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Wayhalim. Hal ini terlihat dalam kegiatan “Selasa Bersih” yang dipimpin langsung oleh Babinsa Jagabaya III, Sertu Sugiyanto dari Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), Selasa (5/5/2026). Berlokasi di kawasan Villa Citra 1, Lingkungan 1, RT 07, kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan fokus pada pembersihan rumput liar, sampah di saluran air, serta endapan lumpur yang menyumbat drainase. Kehadiran Sertu Sugiyanto tidak sekadar memantau, melainkan turut terjun langsung bersama warga membersihkan lingkungan. Ia terlihat aktif mengangkut sampah, mengeruk saluran, hingga memberikan motivasi kepada warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Menurutnya, peran Babinsa tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat. “Saluran drainase yang tersumbat berpotensi menyebabkan banjir dan penyakit. Karena itu, kami mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan. Aksi tersebut mendapat respons positif dari berbagai pihak. Camat Wayhalim, lurah setempat, perangkat kelurahan, ketua lingkungan, para ketua RT, anggota Linmas, hingga tim kebersihan Paguyuban Villa Citra turut ambil bagian dalam kegiatan gotong royong tersebut. Camat Wayhalim mengapresiasi peran aktif Babinsa yang dinilai mampu menjadi penggerak kolaborasi antara aparat dan masyarakat. Ia menyebut keterlibatan langsung di lapangan menjadi contoh nyata sinergi yang efektif. Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.40 WIB dengan hasil yang terlihat signifikan. Saluran drainase yang sebelumnya tersumbat kini kembali lancar, sementara lingkungan sekitar tampak lebih bersih dan tertata. Melalui kegiatan ini, peran Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial kembali terlihat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. (Agus)
Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Jenis rokok yang satu ini tergolong ampuh dan kuat dalam menjalankan misi marketingnya. Bayangkan, meskipun Tim Mabes Polri sedang gencar melakukan penggrebekan barang seludupan, toh berbagai kemasan rokok Helium, tetap berhasil masuk menerobos pasaran Kalbar. “Kita cukup heran melihat rokok Helium ciptaan Tauke Siluman sukses masuk bahkan berkembang pesat dihampir semua Kabupaten Kota Se Kalimantan Barat, ” tanya Patih, salah satu Kordinator Lembaga Masyarakat. Kebobolan itu, kata patih, merupakan pukulan telak terhadap Bea Dan Cukai selaku penjaga pintu gerbang perbatasan maupun pelabuhan Dwikora Pontianak. Patih berpikir konsekwensi itu, tentu perlu peningkatan kinerja Bea Dan Cukai, agar seluruh personil yang berada diwilayah perbatasan, benar-benar melaksanakan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab. “Saya pikir Bea dan Cukai perlu melakukan pengembangan Sumber Daya manusia, sehingga ketika rokok Helium sukses menerobos ranah tugasnya,mereka merasa gagal dan bersalah, ” tegasnya. Dimedia, lanjutnya tertulis razia besar-besaran, namun rokok Helium penuh dipasaran tradisional. ” berita merilis barang yang ditangkap jumlahnya gila-gilaan, tetapi diwarung, toko kecil, gerobak tepi jalan, cigaretes bodong tersebut banyak diperdagangkan, ” terangnya. (Team/read)
Jakarta – Bidik-kasusnews.com — Waasrena Pangkormar Kolonel Marinir Dede Harsana, S.A.P., M.Han., memimpin upacara penaikan bendera rutin hari Senin di Lapangan Apel Kesatrian Jenderal KKO Ali Sadikin, Mako Kormar, Jakarta Pusat, Senin (04/05/2026). Upacara ini bertujuan menanamkan nilai patriotisme, nasionalisme, disiplin, dan solidaritas prajurit serta ASN di lingkungan Mako Kormar, sekaligus memperkuat pengamalan Sapta Marga, Delapan Wajib TNI, dan Sumpah Prajurit. Kegiatan berlangsung khidmat dengan rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, serta pengucapan Sapta Marga dan Enam Tuntunan Prajurit Korps Marinir. Usai upacara, Waasrena Pangkormar memberikan pengarahan tentang pentingnya fungsi upacara bendera sebagai pembinaan karakter, loyalitas, dan jiwa kejuangan prajurit. Ia juga menekankan pentingnya disiplin dan etika dalam berlalu lintas sebagai bentuk tanggung jawab serta cerminan prajurit Korps Marinir yang profesional, tertib, dan menjadi teladan bagi masyarakat. (Agus)
Lubuklinggau, Bidik-kasusnews.com, Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan “Brimob Sahabat Anak” di SD Negeri 75 Kota Lubuklinggau pada Senin (4/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah dasar. Dalam kegiatan tersebut, para personel Brimob memberikan edukasi ringan kepada para siswa mengenai pentingnya disiplin, keberanian, serta rasa cinta terhadap tanah air. Selain itu, anak-anak juga diperkenalkan dengan tugas dan peran Brimob dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Suasana berlangsung penuh keceriaan. Para siswa tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sesi tanya jawab, permainan edukatif, hingga simulasi sederhana yang memperkenalkan peralatan yang digunakan oleh personel Brimob. Tidak hanya itu, para personel juga memberikan motivasi kepada siswa agar rajin belajar dan menjauhi perilaku negatif. Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sumsel menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak dini sekaligus membangun kedekatan emosional antara Polri dan generasi muda. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan “Brimob Sahabat Anak”, diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA — Kasus dugaan penipuan dan penggelapan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jepara. Seorang pria berinisial BS (38), warga Desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, dilaporkan ke Polsek Pakisaji oleh warga Desa Tanjung, Kecamatan Pakisaji, setelah diduga menggadaikan mobil rental yang bukan miliknya. Laporan tersebut dibuat oleh AFI (24), yang merasa menjadi korban setelah menerima jaminan kendaraan roda empat dari BS untuk pinjaman uang sebesar Rp20 juta. Transaksi itu terjadi pada 16 April 2026, di mana BS mengklaim bahwa mobil dengan nomor polisi K 9008 KC adalah milik pribadinya. Namun, beberapa hari berselang, situasi berubah ketika sejumlah orang mendatangi rumah AFI. Salah satu di antaranya mengaku sebagai pemilik sah kendaraan tersebut dan menunjukkan bukti kepemilikan berupa BPKB. Mereka meminta agar mobil segera dikembalikan. Merasa dirugikan, AFI kemudian meminta agar persoalan tersebut dimediasi melalui Pemerintah Desa Tanjung. Saat itu, kendaraan yang menjadi objek sengketa diketahui sedang digunakan untuk keperluan pengiriman barang milik Petinggi Desa Tanjung. Petinggi Desa Tanjung, Hariyanto, menyarankan agar kasus ini dibawa ke ranah hukum. Ia bahkan turut mendampingi AFI bersama sejumlah warga ke Polsek Pakisaji untuk membuat laporan resmi. Menurut keterangan warga lain yang ikut mendampingi, BS diduga bukan kali pertama melakukan aksi serupa. Sebelumnya, ia disebut pernah menggadaikan mobil jenis Grand Max di beberapa tempat berbeda. Dalam salah satu kasus, kendaraan dengan nomor polisi F 8340 HH sempat digadaikan kepada warga Desa Senenan dan kemudian diambil kembali oleh pemilik aslinya setelah menunjukkan bukti kepemilikan. Kasus lain juga melibatkan warga bernama Yono, yang mengaku menerima gadai kendaraan Grand Max bernomor polisi K 9294 HC senilai Rp30 juta. Kendaraan tersebut pun akhirnya ditarik kembali oleh pemilik sahnya. Hariyanto menilai pola yang dilakukan BS mengarah pada tindak pidana penipuan. Ia menyebut pelaku diduga sengaja memanfaatkan kendaraan rental untuk dijadikan jaminan, lalu menggantinya dengan surat pernyataan utang saat kendaraan ditarik oleh pemilik aslinya. “Tindakan seperti ini tidak bisa dibiarkan karena merugikan masyarakat. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya. Sementara itu, Kapolsek Pakisaji, Iptu Sutrisno, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan yang telah masuk dari warga. “Laporan sudah kami terima dan akan segera kami proses lebih lanjut,” ujarnya singkat. Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi pinjam-meminjam dengan jaminan kendaraan, terutama dengan memastikan keabsahan kepemilikan aset yang dijadikan agunan.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com JEPARA, 4 Mei 2026 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan dengan menghadirkan pelatihan pangkas rambut sebagai salah satu kegiatan unggulan. Program ini mendapat respons positif, terlihat dari tingginya minat dan keseriusan peserta dalam mengikuti setiap tahapan pelatihan. Kegiatan yang dipusatkan di area kerja rutan ini tidak sekadar mengajarkan teknik mencukur rambut, tetapi juga membentuk keterampilan profesional yang siap diterapkan di dunia kerja. Warga binaan dibimbing untuk mengenal berbagai peralatan barbershop, memahami teknik dasar hingga lanjutan, serta mengikuti tren gaya rambut yang berkembang di masyarakat. Dalam pelaksanaannya, instruktur memberikan pendampingan secara langsung agar peserta mampu menguasai teknik dengan baik. Praktik secara bergantian juga menjadi metode efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri dan ketelitian para peserta. Suasana pelatihan pun berlangsung dinamis dan penuh semangat. Pihak Rutan Jepara menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen dalam menciptakan pembinaan yang berdampak nyata. Dengan keterampilan yang dimiliki, warga binaan diharapkan dapat membuka peluang usaha mandiri atau bekerja di bidang jasa setelah bebas nanti. Lebih dari itu, pelatihan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung proses reintegrasi sosial. Melalui bekal keterampilan yang relevan, warga binaan memiliki kesempatan lebih besar untuk menjalani kehidupan yang produktif dan menjauh dari risiko mengulangi kesalahan di masa lalu.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) kembali melaksanakan kegiatan penanaman jagung pakan pada Kuartal II tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 4 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WITA, bertempat di Desa Pasar Senin, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penanaman jagung pakan tersebut dilakukan di lahan milik H. Mansyah yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Harapan Baru. Lahan yang digunakan memiliki luas sekitar 1,5 hektare atau setara dengan 15.000 meter persegi. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dengan masyarakat dalam meningkatkan produksi pertanian, khususnya komoditas jagung pakan. Adapun jenis jagung yang ditanam adalah jagung pakan dengan menggunakan bibit unggul Bisi 18 sebanyak 35 kilogram atau 35 bungkus. Dalam proses penanaman, petani masih menggunakan peralatan sederhana (manual), namun tetap mengedepankan teknik budidaya yang efektif guna mendapatkan hasil yang optimal. Untuk menunjang pertumbuhan tanaman, digunakan pupuk jenis NPK 16.16.16 serta Urea. Rencananya, pada usia tanaman 15 hari akan dilakukan pemupukan lanjutan sekaligus penyemprotan sebagai langkah antisipasi terhadap serangan hama, khususnya penyakit bulai yang kerap menyerang tanaman jagung. Selain itu, petani juga akan melakukan penyulaman terhadap bibit yang tidak tumbuh, guna memastikan kepadatan tanaman tetap optimal dan produktivitas lahan dapat maksimal. Dengan perawatan yang baik, estimasi masa panen diperkirakan jatuh pada tanggal 2 Agustus 2026 mendatang. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan. “Kami terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif, khususnya dalam penanaman jagung sebagai salah satu komoditas strategis,” ujarnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, namun juga turut berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 4 Mei 2026 — Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara turut ambil bagian dalam kegiatan Sindoro Summit 3.135 MDPL. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan ketangguhan jajaran pemasyarakatan di Jawa Tengah. Pendakian menuju puncak Gunung Sindoro dengan ketinggian 3.135 meter di atas permukaan laut diikuti oleh pegawai dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT). Meski jalur yang dilalui cukup menantang, para peserta tetap menunjukkan semangat tinggi dan kekompakan hingga berhasil mencapai puncak. Lebih dari sekadar aktivitas fisik, kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter pegawai. Nilai-nilai seperti disiplin, kerja sama, dan daya juang diuji dalam setiap langkah pendakian. Hal ini dinilai sejalan dengan tuntutan tugas pemasyarakatan yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Rutan Jepara, Bachtiar Oktaffiandi, menuturkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta. “Pendakian Sindoro Summit 3.135 MDPL bukan hanya tentang mencapai titik tertinggi, tetapi bagaimana membangun semangat kebersamaan dan ketahanan diri. Ini menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan yang terjalin selama kegiatan diharapkan mampu memperkuat sinergi antar pegawai di lingkungan pemasyarakatan. Dengan terlaksananya kegiatan ini secara aman dan lancar, Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Momentum HBP ke-62 pun menjadi pengingat pentingnya menjaga soliditas, profesionalisme, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
Bidik-kasusnews.com,Sekadau Kalimantan Barat Satreskrim Polres Sekadau mengungkap kasus penggelapan dalam jabatan yang melibatkan seorang kurir ekspedisi di wilayah Kecamatan Sekadau Hilir. Dalam kasus ini, pelaku diduga menggelapkan dana pembayaran paket sistem Cash On Delivery (COD) dengan total kerugian mencapai Rp94.833.183. Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono, Senin (4/5/2026). Pelaku diketahui merupakan seorang laki-laki berinisial OT (22), warga Kecamatan Sekadau Hilir. “Kasus ini terungkap setelah penyidik menindaklanjuti laporan polisi yang diterima pada 3 Mei 2026. Dari hasil penyelidikan, pelaku berhasil diamankan dan saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Triyono. Ia menjelaskan, peristiwa penggelapan terjadi dalam kurun waktu 27 Januari hingga 4 Februari 2026 di salah satu drop point perusahaan jasa ekspedisi J&T Express yang berlokasi di Jalan Merdeka Timur, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir. Dalam menjalankan tugasnya sebagai kurir (sprinter), pelaku tidak hanya mengantarkan paket, tetapi juga menerima pembayaran dari konsumen melalui sistem COD. Namun, uang hasil pembayaran tersebut tidak disetorkan kepada pihak admin keuangan, sehingga memicu ketidaksesuaian data dalam sistem pengiriman. “Dari hasil audit internal perusahaan, ditemukan sebanyak 299 paket berstatus masih dalam proses pengiriman, padahal barang telah diterima oleh konsumen. Dana COD dari paket tersebut tidak disetorkan dan dikuasai oleh pelaku,” jelasnya. Akibat perbuatan tersebut, perusahaan mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Pihak perusahaan sebelumnya telah memberikan kesempatan kepada pelaku untuk mengembalikan dana, bahkan melalui proses mediasi, namun tidak dipenuhi hingga akhirnya kasus ini dilaporkan ke kepolisian. AKP Triyono menambahkan, pengungkapan kasus ini berawal dari hasil audit internal yang kemudian dikembangkan melalui penyelidikan hingga petugas berhasil mengetahui keberadaan pelaku. “Pelaku mengakui perbuatannya, termasuk menggunakan dana COD yang tidak disetorkan. Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi tambahan,” tambahnya. Sejumlah barang bukti telah diamankan, di antaranya dokumen perjanjian kerja, data pengiriman paket, hasil audit internal, serta bukti komunikasi terkait transaksi COD. “Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 488 dan/atau Pasal 486 KUHP sebagaimana telah disesuaikan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana,” pungkas AKP Triyono. Wartawan Maya
HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, Polsek Babirik melaksanakan kegiatan penanaman jagung pakan bersama kelompok tani di Desa Pinangkara RT IV, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (04/05/2026) mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai. Kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan Polsek Babirik terhadap desa binaannya, yakni Desa Pinangkara, dalam upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian serta mendorong kemandirian pangan masyarakat. Penanaman jagung dilakukan bersama Kelompok Tani “Berkat Setia” yang beranggotakan 23 orang dengan total lahan siap tanam seluas 3 hektare. Dari total lahan tersebut, seluas 1 hektare telah dilakukan penanaman jagung pada kegiatan hari ini, sementara 2 hektare lainnya direncanakan akan ditanami pada bulan Juni hingga Juli 2026, mengingat kondisi lahan yang masih tergenang air dan menunggu waktu yang tepat untuk pengolahan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Babirik, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Kecamatan Amuntai Tengah dan Kecamatan Babirik, Ketua Kelompok Tani “Berkat Setia” beserta anggota, Bhabinkamtibmas, serta personel Polsek Babirik. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian, instansi pertanian, dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah. Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi antara Polsek Babirik sebagai pembina dengan PPL dan kelompok tani guna memastikan kesiapan teknis sebelum pelaksanaan penanaman. Selanjutnya dilakukan penanaman jagung secara bersama-sama di lahan yang telah disiapkan, dan diakhiri dengan sesi dokumentasi sebagai bentuk laporan kegiatan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. “Kegiatan penanaman jagung ini adalah wujud nyata sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung swasembada pangan. Kami berharap langkah ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan yang ada secara optimal,” ujar IPTU Asep Hudzainur. Ia juga menambahkan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir sebagai penggerak pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian. Dengan adanya pembinaan berkelanjutan, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat meningkat dan berdampak pada kesejahteraan ekonomi warga. Melalui kegiatan ini, Polsek Babirik berharap Desa Pinangkara dapat menjadi contoh desa produktif dalam pengembangan pertanian jagung, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara secara berkelanjutan. (Agus)