SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS-COM – Desa Pasiripis yang terletak di wilayah Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, menyimpan potensi alam dan ekonomi yang sangat menjanjikan. Dengan kekayaan alam yang melimpah, desa ini tidak hanya menawarkan keindahan wisata bahari yang memukau, tetapi juga didukung oleh sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat, Kamis (7/5/2026). Kepala Desa Pasiripis, Nandang Saepul Mikdar, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya mengenalkan dan mengembangkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki desanya. Menurutnya, Desa Pasiripis memiliki dua destinasi wisata pantai yang sangat indah dan memiliki daya tarik tersendiri, yaitu Pantai Minajaya dan Pantai Karang Gantung. “Pantai Minajaya dan Pantai Karang Gantung adalah aset berharga yang kami miliki. Pemandangannya sangat memanjakan mata, ombaknya yang khas, serta pemandangan karang yang unik menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin berlibur dan menikmati keindahan alam selatan Kabupaten Sukabumi,” ujar Nandang Saepul Mikdar. Selain sektor pariwisata, Desa Pasiripis juga sangat dikenal dengan areal pertanian yang luas dan subur. Wilayah ini mayoritas dimanfaatkan oleh warga untuk bercocok tanam, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang baik. Potensi pertanian ini menjadi bukti kesuburan tanah di Desa Pasiripis dan menjadi sumber mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat desa. “Kami bangga karena Desa Pasiripis tidak hanya indah dilihat dari sisi wisata, tapi juga subur dan makmur dari sisi pertanian. Kami berharap ke depannya kedua potensi besar ini bisa terus dikembangkan, dikelola dengan baik, dan semakin dikenal luas, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan desa kita tercinta,” tambahnya. Dengan kombinasi keindahan pantai yang eksotis dan kesuburan lahan pertanian, Desa Pasiripis di bawah kepemimpinan Nandang Saepul Mikdar optimis dapat terus berkembang menjadi desa yang maju, dan sejahtera, serta menjadi tujuan wisata dan lumbung pangan yang handal di Kecamatan Surade. (DICKY)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam menertibkan keberadaan menara telekomunikasi yang belum memenuhi ketentuan perizinan. Langkah ini menyusul adanya laporan dugaan pelanggaran administratif yang disampaikan oleh BAPEKSI, khususnya terkait belum dipenuhinya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Isu tersebut mencuat dalam forum audiensi yang melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPTR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha wajib mematuhi regulasi yang berlaku tanpa pengecualian. Ia meminta perusahaan tower untuk segera melengkapi dokumen perizinan sebelum dilakukan langkah penindakan. “Kami tidak ingin ada pelanggaran yang dibiarkan berlarut. Semua perusahaan harus patuh terhadap aturan, termasuk pengurusan SLF dan PBG. Ini bukan sekadar administrasi, tapi menyangkut keselamatan dan kepentingan publik,” ujar Hamzah, Selasa (5/5/2026). Selain persoalan perizinan, Komisi II juga menyoroti tanggung jawab sosial perusahaan yang dinilai belum optimal dirasakan masyarakat di sekitar lokasi tower. “Keberadaan tower tidak boleh hanya menguntungkan perusahaan. Ada kewajiban sosial yang harus dipenuhi kepada warga sekitar,” tambahnya. Hamzah memastikan, pihaknya tidak akan ragu mendorong pemberian sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran. Mengacu pada regulasi yang berlaku, tindakan dapat berupa teguran administratif hingga penghentian operasional. “Kalau terbukti melanggar, tentu ada konsekuensi. Bahkan bisa sampai penutupan. Kami minta dinas terkait segera mengambil langkah konkret,” tegasnya. Komisi II juga membuka peluang untuk menelusuri lebih dalam proses perizinan yang berjalan, termasuk kemungkinan adanya praktik tidak sesuai prosedur. “Kami akan dalami secara objektif. Yang pasti, penegakan aturan harus berjalan tanpa pandang bulu,” katanya. Sementara itu, perwakilan BAPEKSI Palabuhanratu, Ramdan Rustiawan, mengapresiasi respons cepat DPRD dalam menyikapi laporan yang disampaikan. Ia berharap penertiban ini dapat mendorong perusahaan lebih disiplin dalam menjalankan kewajiban administratif. “Ini langkah positif. Kami ingin semua perusahaan taat aturan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, terutama yang berdampak pada masyarakat,” ujarnya. Audiensi ini menjadi penegasan bahwa DPRD Kabupaten Sukabumi serius dalam mengawal kepatuhan perizinan sektor telekomunikasi, demi menjaga ketertiban tata ruang dan melindungi kepentingan publik. (DICKY)

SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM- Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jampangkulon Polres Sukabumi, AKP Muhlis,S.IP MM, bersama anggotanya, melakukan kunjungan kasih sayang untuk menjenguk anggotanya, Aipda Rahim, yang saat ini sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit Jampangkulon. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian nyata pimpinan serta kekeluargaan yang erat yang terjalin di lingkungan mapolsek jampangkulon, Rabu (6/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, AKP Muhlis menyempatkan waktu untuk menengok langsung kondisi kesehatan Aipda Rahim, berbincang hangat, serta memberikan semangat agar yang bersangkutan segera pulih, sehat kembali, dan dapat beraktivitas serta bertugas seperti sediakala. Ia juga menyampaikan rasa prihatin atas kondisi yang dialami anggotanya tersebut. “Kami datang ke sini semata sebagai wujud kepedulian dan rasa persaudaraan. Anggota adalah bagian dari keluarga besar Polsek Jampangkulon. Ketika ada yang sakit atau tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban kami untuk saling mengunjungi dan memberi dukungan. Saya berdoa semoga Aipda Rahim diberikan kesembuhan yang cepat, kesehatan yang prima, dan bisa segera berkumpul kembali bersama kami untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujar AKP Muhlis saat menemuinya. Selain memberikan semangat dan doa, rombongan juga menyerahkan bantuan sembako dan kebutuhan lainnya sebagai bentuk dukungan moral dan materiil sederhana. Kehadiran pimpinan dan rekan-rekan kerja tersebut disambut dengan rasa haru dan terima kasih oleh Aipda Rahim beserta keluarga yang mendampingi. Aipda Rahim mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian yang diberikan oleh pimpinan dan rekan-rekan satu satuan. Perhatian ini dinilainya sebagai penyemangat yang luar biasa untuk memulihkan kondisi kesehatannya. Kegiatan kunjungan ini sekaligus menegaskan nilai-nilai solidaritas dan budaya saling peduli yang terus dijaga dan dikembangkan di lingkungan Polsek Jampangkulon, di mana hubungan antar sesama anggota tidak hanya dibangun dalam ranah kedinasan, namun juga terjalin erat layaknya sebuah keluarga ( DICKY).    

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 6 Mei 2026 – Kegiatan edukasi visual melalui pemasangan poster tata cara shalat dilaksanakan di Blok W Rutan Jepara sebagai upaya meningkatkan pemahaman keagamaan warga binaan perempuan. Kegiatan ini bertujuan menyediakan media pembelajaran yang mudah diakses dan informatif, sehingga warga binaan dapat memahami tata cara pelaksanaan salat dengan lebih baik serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.   Kegiatan dimulai dengan menyiapkan poster panduan tata cara salat yang sudah tersedia. Selanjutnya, ditentukan lokasi pemasangan yang mudah dilihat oleh warga binaan dan dilakukan koordinasi dengan petugas agar kegiatan berjalan lancar.   Poster kemudian dipasang di titik-titik yang telah ditentukan pada setiap blok hunian dengan memperhatikan kerapian, keamanan, dan keterbacaan. Hal ini dilakukan agar informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh warga binaan dan dimanfaatkan sebagai media edukasi keagamaan.   Kegiatan ini memberikan dampak positif, terlihat dari meningkatnya ketertarikan warga binaan untuk membaca dan memahami isi poster. Dengan demikian, keberadaan poster panduan tata cara shalat ini diharapkan dapat mendukung pembinaan keagamaan, menumbuhkan kesadaran dalam beribadah, serta menciptakan lingkungan hunian yang lebih religius dan kondusif. (Wely) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 6 Mei 2026 — Rutan Kelas IIB Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kinerja aparatur dengan mengikuti Seminar Nasional Pemasyarakatan bertema “Transformasi Sistem Pemasyarakatan dalam Implementasi KUHP dan KUHAP Baru”.   Kegiatan ini menjadi ajang penting bagi jajaran pemasyarakatan dari berbagai wilayah untuk memperdalam pemahaman terkait penerapan regulasi baru, khususnya KUHP dan KUHAP.   Perubahan kedua aturan tersebut dinilai membawa dampak signifikan terhadap sistem pembinaan dan tata kelola pemasyarakatan di Indonesia.   Dalam seminar yang menghadirkan berbagai narasumber kompeten dari unsur akademisi dan praktisi hukum ini, dibahas sejumlah poin krusial, mulai dari penyesuaian kebijakan teknis hingga penguatan peran lembaga pemasyarakatan dalam sistem peradilan pidana terpadu. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan dan pengalaman dari peserta.   Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa forum seperti ini sangat bermanfaat dalam memperkaya wawasan serta meningkatkan kesiapan jajaran petugas. Ia menilai, transformasi sistem hukum harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.   “Perubahan regulasi menuntut kesiapan kita semua. Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujarnya.   Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan profesionalisme pegawai menjadi prioritas utama agar pelayanan kepada masyarakat dan pembinaan warga binaan dapat berjalan optimal sesuai ketentuan yang berlaku.   Dengan mengikuti seminar ini, Rutan Jepara berharap mampu beradaptasi secara cepat terhadap perubahan sistem hukum, sekaligus memperkuat perannya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang lebih modern, humanis, dan berorientasi pada pembinaan yang berkelanjutan.(Wely) Sumber:Humas Polres jepara

HSU ‘ BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka mendukung program transformasi menuju Polri yang Presisi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, personel gabungan Polres HSU bersama Polsek Amuntai Utara melaksanakan kegiatan pembangunan dan renovasi jembatan pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WITA, bertempat di Desa Jingah Bujur, Kecamatan Haur Gading. Kegiatan ini melibatkan sejumlah personel, di antaranya Aipda Muhamad Rafi’i, Aipda Djayeng T Gunade, S.Sos, Aipda Akhmad Mujahid Anshari, Bripka Eko Prastianto, S.Sos, Brigadir M. Syaiful Firdaus, Bripda Hafiz Ansyari, dan Bripda Muhammad Reza Alfian, serta didukung oleh tenaga tukang sebanyak 6 orang. Sinergi antara personel Polri dan masyarakat ini menunjukkan semangat gotong royong dalam membangun infrastruktur desa. Pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih ini bertujuan untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang sebelumnya memiliki akses terbatas. Dengan adanya jembatan yang layak dan aman, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, baik untuk keperluan pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun aktivitas ekonomi dan sosial sehari-hari. Adapun progres pengerjaan saat ini telah memasuki tahap pemasangan dan pemakuan papan lantai jembatan. Tahap ini ditargetkan selesai dalam waktu dekat, dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan proses pengecatan guna memperkuat struktur serta memperindah tampilan jembatan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kami ingin Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan warga,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Dengan keterlibatan langsung dalam pembangunan, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Semangat kebersamaan antara personel Polri dan masyarakat terlihat jelas dalam setiap tahapan pengerjaan jembatan. Dengan adanya pembangunan Jembatan Presisi Merah Putih ini, diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Jingah Bujur serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM  – Polres Hulu Sungai Utara menggelar Upacara Wisuda Purna Bhakti sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian personel yang telah memasuki masa purna tugas. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai, bertempat di Lapangan Polres HSU. Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa haru, dihadiri langsung oleh Kapolres HSU, Wakapolres HSU, para Pejabat Utama (PJU) Polres HSU, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres HSU. Kehadiran seluruh unsur ini menunjukkan rasa hormat dan penghargaan atas jasa para personel yang telah mengabdikan diri kepada institusi Polri. Adapun personel yang memasuki masa purna bhakti dalam kegiatan ini yaitu AKP (Purn) Abdurahman yang terakhir menjabat sebagai Kassubagdalops Bagops, IPTU (Purn) H. Marpiani yang menjabat sebagai Ka SPKT, serta Penata Tk I (Purn) Superiati yang bertugas sebagai Banum Ur Subbagdalpers Bag SDM. Ketiganya telah memberikan kontribusi besar dalam pelaksanaan tugas kepolisian di Polres HSU. Rangkaian kegiatan upacara meliputi penghormatan kepada personel purna bhakti, penyerahan cinderamata sebagai bentuk apresiasi, serta pemberian ucapan selamat dari seluruh jajaran Polres HSU. Suasana penuh kekeluargaan sangat terasa dalam momen tersebut, sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan selama bertugas. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan institusi kepada personel yang telah menyelesaikan masa tugasnya dengan baik. “Wisuda purna bhakti ini adalah bentuk apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada personel yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi dan loyalitas. Semoga pengabdian yang telah diberikan menjadi teladan bagi generasi penerus,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur juga menyampaikan harapan agar para purna bhakti tetap menjalin silaturahmi serta memberikan kontribusi positif di tengah masyarakat. Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki diharapkan dapat terus bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh personel aktif untuk terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai penghargaan terhadap pengabdian serta semangat kebersamaan di lingkungan Polres Hulu Sungai Utara dapat terus terjaga dan ditingkatkan. (Agus)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM – Dalam rangka meningkatkan minat baca serta memperluas akses literasi bagi masyarakat di wilayah perairan, anggota Sat Polairud Polres Hulu Sungai Utara melaksanakan kegiatan perpustakaan terapung pada hari Selasa, 5 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di Perairan Sungai Barito serta menyasar masyarakat Desa Paminggir, Kecamatan Paminggir. Perpustakaan terapung merupakan inovasi pelayanan Polri yang bertujuan untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil, khususnya yang berada di wilayah perairan, agar tetap mendapatkan akses terhadap bahan bacaan edukatif. Dalam kegiatan ini, anggota Sat Polairud membawa berbagai jenis buku, mulai dari buku pelajaran, cerita anak, hingga pengetahuan umum. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat khususnya anak-anak terlihat sangat antusias menyambut kehadiran perpustakaan terapung. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membaca buku secara langsung di atas perahu maupun meminjam buku untuk dibaca bersama keluarga di rumah. Selain memberikan layanan literasi, personel Sat Polairud juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat, serta mengajak warga untuk terus menjaga keamanan lingkungan, terutama di wilayah perairan yang memiliki karakteristik tersendiri. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan perpustakaan terapung merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. “Kami ingin Polri hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Perpustakaan terapung ini menjadi salah satu bentuk nyata pelayanan kami kepada masyarakat, khususnya di wilayah perairan,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pendekatan humanis antara Polri dan masyarakat. Dengan adanya interaksi yang positif, diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Paminggir. Dengan adanya program perpustakaan terapung ini, diharapkan dapat meningkatkan minat baca masyarakat serta membuka wawasan generasi muda, khususnya di wilayah perairan Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kasus pencurian yang menyasar infrastruktur telekomunikasi kembali terjadi di Kabupaten Jepara. Kali ini, aparat dari Polres Jepara berhasil mengungkap sindikat pencurian baterai lithium di tower BTS kawasan Pakis Aji. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan milik PT XL Axiata yang terjadi pada Februari 2026. Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya menangkap tiga orang pelaku yang memiliki peran berbeda dalam aksi kejahatan tersebut.   Dua tersangka utama berinisial SS (45) asal Semarang dan HR (30) warga Jepara bertindak sebagai eksekutor lapangan. Sementara satu pelaku lainnya, AA (30) asal Jember, diketahui berperan sebagai penadah barang hasil curian. Modus operandi yang digunakan tergolong terencana. Para pelaku terlebih dahulu melakukan pemantauan lokasi guna memastikan situasi aman. Setelah itu, mereka membobol kunci pengaman kabinet tower menggunakan alat khusus yang telah dimodifikasi.   Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur dua unit baterai lithium merek ZTE yang merupakan komponen penting dalam operasional jaringan telekomunikasi. Barang curian tersebut kemudian dijual kepada penadah untuk mendapatkan keuntungan.   Akibat kejadian ini, pihak perusahaan mengalami kerugian materiil sekitar Rp25 juta. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap para pelaku di lokasi berbeda.   Selain menangkap tersangka, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya kendaraan yang digunakan saat beraksi, baterai hasil curian, kunci palsu, serta peralatan pendukung lainnya.   Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa dua pelaku utama merupakan residivis yang sudah pernah terlibat dalam kasus serupa. Hal ini menunjukkan bahwa pencurian terhadap infrastruktur telekomunikasi masih menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan.   Polisi menjerat para pelaku dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pelaku utama terancam hukuman hingga 7 tahun penjara, sementara penadah diancam hukuman maksimal 4 tahun.   Pihak kepolisian mengimbau perusahaan telekomunikasi untuk meningkatkan sistem keamanan di area tower, termasuk pemasangan CCTV dan alarm. Masyarakat juga diminta turut berperan aktif dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi tower.   Saat ini, seluruh tersangka telah diamankan di Mapolres Jepara guna menjalani proses hukum lebih lanjut.(Wely)

HSU – BIDIK-KASUSNEWS.COM– Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Banjang melaksanakan patroli dialogis pada hari Rabu, 6 Mei 2026, mulai pukul 09.30 WITA hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Banjang dengan sasaran utama SPBU Desa Kaludan Kecil, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Patroli ini dilaksanakan oleh AIPTU Soeyatmin, S.H dengan menggunakan sarana kendaraan dinas roda dua (R2) patroli. Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat dan petugas SPBU guna menyampaikan imbauan kamtibmas. Selain memberikan pesan-pesan keamanan, petugas juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU. Dari hasil pemantauan, diketahui bahwa stok Pertalite dan Pertamax dalam kondisi tersedia, sementara untuk jenis Dexlite dan Bio Solar dalam keadaan kosong. Informasi ini penting sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan sosial yang dapat timbul akibat kelangkaan BBM. Dalam pelaksanaan patroli dialogis, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan antrean yang berpotensi menimbulkan keributan, serta tetap mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan SPBU. Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Melalui patroli dialogis, anggota kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta merespon berbagai situasi yang berkembang, termasuk terkait ketersediaan BBM,” ujarnya. Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menambahkan bahwa kehadiran Polri di lokasi-lokasi strategis seperti SPBU sangat penting guna mencegah potensi gangguan keamanan, terutama saat terjadi keterbatasan stok BBM. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan situasi tetap terkendali. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa situasi di wilayah SPBU Desa Kaludan Kecil dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran personel Polri juga mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan dan komunikasi langsung dari petugas. Melalui kegiatan KRYD yang berkelanjutan, Polsek Banjang berkomitmen untuk terus menjaga keamanan wilayah serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Agus)