JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali memberikan layanan kunjungan bagi warga binaan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif, sekaligus menjadi ruang bagi warga binaan untuk tetap menjaga komunikasi serta ikatan kekeluargaan. Layanan kunjungan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Petugas turut melakukan pengawasan selama proses kunjungan untuk memastikan pelayanan berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan sikap humanis. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa kesempatan bertemu dengan keluarga memiliki arti penting bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan. “Kami berupaya memberikan layanan kunjungan dengan baik dan humanis. Hubungan dengan keluarga perlu terus dijaga karena menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan selama warga binaan menjalani proses pembinaan,” ujar Renza. Melalui layanan kunjungan ini, Rutan Jepara terus berkomitmen memberikan pelayanan yang sesuai ketentuan sekaligus mendukung terjaganya hubungan warga binaan dengan keluarga. Kegiatan kunjungan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepar
NUNUKAN, BIDIK-KASUSNEWS. COM Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonkav 8/Narasinga Wiratama (NSW)/2 Kostrad menggagalkan upaya penyelundupan 5.000 butir _cartridge_ detonator aktif jenis _low explosive_ di Pos Pengendalian Penduduk Gabungan Bersama (Dalduk Gabma) Simanggaris, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (18/9/2026). Barang tersebut diduga akan digunakan sebagai detonator untuk bom ikan. Namun, pengemudi kendaraan melarikan diri sebelum pemeriksaan selesai. Pengungkapan bermula sekitar pukul 00.15 WITA saat personel gabungan Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad bersama prajurit Tentara Darat Malaysia (26 RAMD TDM) melaksanakan penjagaan di Pos Dalduk Gabma Simanggaris. Petugas kemudian menghentikan sebuah mobil berwarna hitam yang melintas untuk dilakukan pemeriksaan. Saat pemeriksaan pada bagian bagasi, petugas menemukan 10 paket kardus yang terbungkus kertas cokelat. Ketika paket tersebut hendak dipindahkan ke dalam pos untuk pemeriksaan lebih lanjut, pengemudi tiba-tiba tancap gas dan melarikan diri menuju arah Desa Salang, Kecamatan Tulin Onsoy. Dan SSK 2 Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Kapten Kav Herman Triforsa, menjelaskan bahwa personel di lapangan tidak dapat melakukan pencegatan maupun pengejaran secara optimal karena kondisi cuaca saat kejadian berupa hujan lebat disertai petir yang menyebabkan jaringan komunikasi hilang. Setelah kendaraan meninggalkan lokasi, petugas memeriksa paket yang ditinggalkan. Dari 10 kardus tersebut ditemukan 5.000 butir cartridge detonator jenis low explosive yang diduga digunakan sebagai detonator untuk bom ikan. Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Letkol Kav Dian Kriswijaya, S.I.P., menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang tetap melaksanakan tugas pengamanan perbatasan secara maksimal dalam berbagai kondisi medan dan cuaca. Ia juga menyampaikan pesan Dankolakops 092/Mrl Brigjen TNI Mohammad Sjahroni, S.E., M.Han., agar Satgas Pamtas Yonkav 8/NSW/2 Kostrad senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia sektor timur Kalimantan Utara dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan wilayah NKRI. Penggagalan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas Pamtas dalam memperketat pengawasan di wilayah perbatasan sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang berbahaya yang berpotensi untuk disalahgunakan. (Agus)
JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., berbaur bersama sekitar 12.000 peserta TNI Run 2026 di kawasan Silang Monas, Jakarta, Minggu (20/9/2026). Kehadiran Kasad menambah semarak kegiatan olahraga yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 TNI tersebut. Dalam kesempatan itu, Kasad juga mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto saat melepas peserta TNI Run 2026. Kegiatan yang diikuti prajurit TNI, keluarga besar TNI, serta masyarakat umum ini berjalan penuh antusiasme sejak pagi. TNI Run 2026 menghadirkan kategori lari 5K dan 10K serta _Fun Walk_. Adapun rute tempuhnya dimulai dari Silang Monas menuju Bundaran HI dan kembali finis di Silang Monas, sementara _Fun Walk_ mengambil titik start dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan berakhir di Silang Monas. Momen interaksi dan berbaurnya Kasad bersama masyarakat, menunjukkan suasana kebersamaan yang terbangun antara TNI dan rakyat dalam kegiatan positif berupa olahraga bersama. Selain menjadi ajang olahraga, TNI Run 2026 juga menjadi ruang interaksi bagi prajurit TNI, keluarga besar TNI, dan masyarakat dari berbagai kalangan. Kegiatan ini sekaligus mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Semarak HUT Ke-81 TNI di kawasan Silang Monas juga diramaikan TNI AD Fair 2026 yang menghadirkan berbagai Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), inovasi prajurit, serta atraksi dan hiburan bagi masyarakat. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan 81 tahun pengabdian TNI sekaligus momentum memperkuat kedekatan dan kebersamaan TNI dengan rakyat dalam suasana sehat, terbuka, dan penuh kegembiraan. (Agus)
Jember – Bidik-kasusnews.com Aksi kemanusiaan berskala nasional berbalut momen religius sukses menyentuh masyarakat di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember pada Minggu (20/09/2026). Bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Rumah Sakit Tk. III Baladhika Husada atau yang lebih akrab dikenal sebagai DKT Jember menggelar Bakti Sosial (Baksos) pemeriksaan dan pengobatan umum gratis dalam rangka rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kegiatan di Desa Sukorejo ini merupakan bagian dari gerakan Bakti Kesehatan TNI yang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh jajaran TNI di seluruh Indonesia. Acara ini terhubung langsung via video conference (Vicon) dengan pusat kegiatan nasional di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, yang dipimpin langsung oleh Panglima TNI. Di lokasi baksos Desa Sukorejo, acara dihadiri langsung oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) DKT Jember, Letkol Ckm dr. Zaltonys Tolombot, Sp.M., serta Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0824/Jember, Mayor Czi Slamet Wahyudi. Hadir pula tokoh ulama setempat, KH. M. Misbahus Salam, selaku Pengasuh Yayasan RDS dan Ketua Pembina Pusat Pengembangan Kampung SDGs Indonesia. Sementara itu, kelancaran operasional di lapangan dikomandoi langsung oleh Mayor Ckm Nanang Adhadiyuwana, S.Kep., Ns, selaku Koordinator Baksos Pengobatan Umum Gratis. Sebanyak 250 warga Desa Sukorejo hadir memadati lokasi sejak pagi hari. Beriringan dengan lantunan selawat Maulid Nabi, warga secara tertib mendapatkan pelayanan medis prima. Mereka dilayani langsung oleh dokter DKT dan tenaga kesehatan (nakes) yang profesional. Layanan komprehensif yang diberikan meliputi pemeriksaan fisik, pengecekan tekanan darah hingga pemberian obat-obatan secara gratis. Melalui sambutannya di sela-sela pemantauan Vicon, Karumkit DKT Jember Letkol Ckm dr. Zaltonys Tolombot, Sp.M., menekankan pentingnya pemerataan kualitas kesehatan. “Mengikuti instruksi dan semangat Panglima TNI pada HUT Ke-81 ini, kami menerjunkan langsung tim dokter dan nakes profesional terbaik DKT Jember ke lapangan. Kami ingin memastikan masyarakat di pedesaan mendapatkan standar pelayanan kesehatan bermutu sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegasnya. Senada dengan hal tersebut, Kasdim Jember Mayor Czi Slamet Wahyudi mengapresiasi keterlibatan seluruh jajaran yang membuat kegiatan serentak ini berjalan lancar di tingkat daerah sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat rural. Apresiasi mendalam dipanjatkan oleh KH. M. Misbahus Salam. Tokoh yang akrab disapa Kiai Misbah ini menilai baksos ini menjadi manifestasi nyata dari pilar pembangunan berkelanjutan di Kampung SDGs Indonesia, sekaligus menjadi keberkahan ganda bagi warga desa. “Alhamdulillah, peringatan Maulid Nabi tahun ini sangat istimewa bagi kami. Jiwa warga disejukkan dengan selawat, dan jasmani mereka dirawat dengan sangat baik oleh dokter serta perawat profesional dari DKT Jember. Ini kolaborasi nyata antara ulama, umara, dan TNI yang terintegrasi dari pusat di Monas hingga ke pelosok desa,” ujar Kiai Misbah. Sesi Bakti Kesehatan serentak di Jember ini ditutup dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kesiapan jajaran DKT Jember dalam mendukung misi kemanusiaan TNI untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, berdaulat, adil, dan makmur. (Agus)
Tangerang Selatan – Bidik-kasusnews.com Praktik penyalahgunaan LPG subsidi kembali terbongkar. Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyimpangan distribusi LPG tabung 3 kilogram di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten. (20/9/2026) Dalam pengungkapan tersebut, penyidik menduga pelaku menjalankan modus dengan memindahkan isi LPG bersubsidi 3 kilogram ke dalam tabung nonsubsidi berukuran 12 kilogram dan 50 kilogram, kemudian memperjualbelikannya untuk mendapatkan keuntungan. Pengungkapan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa LPG subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak tidak boleh dialihkan untuk kepentingan bisnis secara ilegal. Dari lokasi pengungkapan, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti yang memperlihatkan skala aktivitas tersebut. Sebanyak 910 tabung LPG, 35 regulator modifikasi, empat unit mobil, serta dua timbangan diamankan untuk kepentingan proses penyidikan. Dalam perkara ini, satu orang berinisial E alias HB telah ditetapkan sebagai tersangka. Berdasarkan hasil pengungkapan sementara, praktik penyalahgunaan LPG subsidi tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian negara sekitar Rp159,6 juta. Modus pemindahan isi LPG dari tabung subsidi ke tabung nonsubsidi menjadi perhatian serius karena berpotensi menggerus manfaat program subsidi pemerintah. Barang yang semestinya dinikmati masyarakat dengan harga terjangkau justru diduga dialihkan ke jalur perdagangan untuk memperoleh keuntungan. Bareskrim Polri menegaskan bahwa penindakan terhadap penyalahgunaan barang subsidi merupakan bagian dari upaya menjaga kebijakan pemerintah agar benar-benar tepat sasaran. Polri juga terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum terhadap berbagai bentuk penyimpangan distribusi barang bersubsidi. Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan subsidi pemerintah tidak diselewengkan dan tetap memberikan manfaat kepada kelompok masyarakat yang memang menjadi sasaran program. Pengungkapan kasus di Pondok Aren menjadi peringatan bahwa penyalahgunaan LPG subsidi bukan sekadar persoalan distribusi, tetapi juga menyangkut perlindungan kepentingan masyarakat dan keuangan negara. Dengan barang bukti ratusan tabung LPG dan perangkat pendukung yang diamankan, penyidik kini terus mendalami rangkaian aktivitas tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat serta alur distribusi LPG yang diduga disalahgunakan. Polri memastikan proses hukum terhadap tersangka berjalan sesuai ketentuan, sementara pengawasan terhadap distribusi LPG bersubsidi terus diperkuat agar subsidi negara tidak berubah menjadi ladang keuntungan ilegal. (Asep Rusliman)
Bidik-kasusnews.com JEPARA,Bidik-kasusnews.com– Persijap Jepara gagal memanfaatkan status sebagai tuan rumah setelah takluk 1-2 dari Persib Bandung pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi. Persib mencoba menekan sejak menit awal, tetapi Persijap justru mampu mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan. Memasuki menit ke-11, Persijap memperoleh hadiah penalti setelah bola mengenai tangan pemain Persib, Patricio Matricardi. Pirulo dipercaya menjadi algojo. Tendangan Pirulo pada menit ke-13 meluncur keras dan tidak mampu dihentikan penjaga gawang Persib. Persijap pun sementara memimpin 1-0. Persib tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Pada menit ke-21, Thom Haye mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan setelah menerima umpan Tanamal. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama selesai. Selepas jeda, Persib tampil lebih agresif dan berusaha mencari gol kedua. Tekanan tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-54. Uilliam Barros berhasil memanfaatkan peluang untuk membawa Persib berbalik unggul 2-1. Tertinggal, Persijap mencoba meningkatkan serangan. Sejumlah upaya dilakukan untuk menciptakan gol penyeimbang, tetapi pertahanan Persib mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir. Peluit panjang memastikan Persib membawa pulang tiga poin dari Stadion Gelora Bumi Kartini. Kekalahan ini membuat Persijap masih tanpa poin setelah menjalani tiga pertandingan. Sementara Persib mengoleksi enam poin dan berada di posisi keempat klasemen sementara.(Wely)
JEPARA,Bidik-kasusnews.com – Persijap Jepara memiliki pekerjaan besar saat menjamu Persib Bandung dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027. Laskar Kalinyamat dituntut segera menemukan momentum setelah melewati dua pertandingan awal tanpa meraih poin maupun mencetak gol. Persijap dan Persib akan bertemu pada pekan ketiga kompetisi di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026). Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB. Dua kekalahan pada awal musim membuat Persijap harus bekerja lebih keras ketika menghadapi salah satu lawan yang datang ke Jepara. Selain memburu angka, skuad asuhan Mario Lemos juga memiliki target membuka catatan gol mereka musim ini. Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos mengatakan proses membangun kekompakan masih terus dilakukan. Hal itu tidak terlepas dari adanya sejumlah pemain baru yang bergabung dengan tim pada musim ini. Menurut Lemos, pemain baru membutuhkan waktu untuk memahami karakter permainan dan beradaptasi dengan tuntutan kompetisi yang memiliki intensitas tinggi. “Kalau kami lihat ada beberapa pemain baru yang ikut kompetisi di Asia. Tim pelatih harus segera berkolaborasi dan membaur, beradaptasi dengan intensitas pertandingan yang cukup tinggi,” ujar Lemos saat konferensi pers, Sabtu (19/9). Perubahan dalam komposisi skuad dan jajaran kepelatihan membuat proses adaptasi menjadi salah satu bagian yang terus mendapat perhatian. Tim pelatih berupaya membangun koordinasi agar permainan Persijap semakin padu. Menghadapi Persib di kandang sendiri, dukungan suporter juga diharapkan menjadi energi tambahan bagi Laskar Kalinyamat. Atmosfer Stadion Gelora Bumi Kartini diharapkan dapat mendorong pemain tampil lebih percaya diri. Pertandingan pekan ketiga tersebut menjadi kesempatan Persijap untuk memperbaiki posisi sekaligus mengakhiri catatan tanpa gol. Tiga poin dan gol perdana tentu menjadi target yang ingin diwujudkan di hadapan publik Jepara.(Wely)
Bidik-kasusnews.com,Pontianak Kalimantan Barat Penangkapan fantastis sebanyak 5 unit truk Fuso bermuatan 23,6 juta batang rokok ilegal oleh Tim Quick Response Kodaeral XII Kalimantan Barat di Pelabuhan Dwikora Pontianak pada Sabtu (12/09/2026),Menuai apresiasi publik. Namun,di balik keberhasilan pengungkapan tersebut,lambatnya pengusutan lanjutan dan minimnya keterbukaan informasi menyisakan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Berdasarkan data yang dirilis dalam konferensi pers di Mako Satrol Kodaeral XII pada Senin (14/09/2026),Muatan masif tersebut mencakup berbagai merek Roko seperti ESE, Win, Bheta, Helium, Trend, dan Gudang Cengkeh—yang diduga menggunakan pita cukai palsu. Selain itu, ditemukan pula 1 juta batang rokok merek Tabaco Ekspor tanpa pita cukai sama sekali. Potensi kerugian negara dari kejahatan fiskal ini ditaksir mencapai miliaran rupiah. Para pelaku terancam jeratan hukum berat berdasarkan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Keterbukaan Informasi dan Hak Publik yang Dipertanyakan Kendati penindakan ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Kalimantan Barat pada tahun 2026, sejumlah elemen masyarakat melayangkan kritik tajam terhadap pola penanganan kasus yang dinilai tertutup. Sekretaris Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) Kalimantan Barat, Mulyadi MS, menyoroti kesan eksklusif dalam konferensi pers sebelumnya di mana tidak semua elemen media diikutsertakan. ”Keseriusan dalam pengamanan tentu kita hargai. Namun, apakah penanganan dan penyidikannya berjalan serius ? Pertanyaan besarnya, mengapa hingga hari ini nama perusahaan sesuai manifes pengiriman kapal dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang belum juga diumumkan ke publik ?” tegas Mulyadi, Kamis (17/9/2026). Kritik senada juga disuarakan oleh Wakil Ketua II Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) DPD Kalbar.Rabudin Muhammad.,C.J.S.,C.JI.,C.LWI., Upaya LPK-RI Kalbar bersama elemen pers untuk mendatangi Kodaeral XII guna meminta keterangan resmi sempat terkendala birokrasi internal. Kondisi ini memicu spekulasi di masyarakat terkait arah penanganan barang bukti serta koordinasi lintas institusi, termasuk Bea Cukai dan Polda Kalbar, yang dinilai perlu meningkatkan transparansi penuh. Menjaga Keseimbangan dan Asas Praduga Tak Bersalah Sebagai wujud penerapan jurnalisme berimbang (cover both sides) dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik (KEJ), kritik serta desakan dari lembaga pengawas sosial diimbangi dengan ruang klarifikasi bagi aparat penegak hukum. Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak Kodaeral XII, Kantor Wilayah Bea Cukai Kalbar, serta Polda Kalbar untuk memberikan penjelasan resmi secara utuh kepada publik. Di sisi lain, asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) tetap dikedepankan terhadap pihak-pihak yang namanya belum diumumkan secara resmi, hingga proses hukum menunjukkan ketetapan yuridis. Publik kini menagih ketegasan institusi berwenang agar kasus penyelundupan skala masif ini diusut tuntas. Transparansi mengenai pemilik barang, jaringan distribusi, serta kejelasan tempat penyimpanan barang bukti mutlak diperlukan demi menjaga marwah penegakan hukum di Kalimantan Barat agar tetap profesional, akuntabel, dan berintegritas. Sumber Rujukan: Mulyadi MS (LPK-RI Kalbar), Mitra Media (GWI – LPK-RI).
JATENG;:Bidik-kasusnews.com Jepara – Semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara melalui kegiatan Jumat Berkah, Jumat (18/9). Kegiatan tersebut diwujudkan dengan membagikan makanan kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan di depan Rutan Jepara. Kegiatan Jumat Berkah diikuti oleh petugas Pemasyarakatan dan pemagang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Satu per satu makanan dibagikan kepada pengguna jalan maupun masyarakat sekitar. Meski sederhana, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian jajaran Rutan Jepara sekaligus sarana untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan di hari Jumat. Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Benny Apridona menyampaikan bahwa Jumat Berkah menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan jajaran Rutan Jepara. “Kegiatan ini sederhana, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Semoga apa yang kita bagikan hari ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujarnya. Melalui Jumat Berkah, Rutan Jepara tidak hanya menjalankan tugas Pemasyarakatan, tetapi juga hadir dan berbagi bersama masyarakat. Semangat berbagi tersebut diharapkan dapat terus tumbuh sebagai bagian dari kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara turut melaksanakan Shalat Istisqa secara serentak bersama jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia, Jumat (18/9). Bertempat di Lapangan Tenis Rutan Jepara, kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan. Shalat Istisqa yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti oleh petugas Pemasyarakatan, pemagang dari Kemenaker dan seluruh warga binaan Rutan Jepara. Tidak hanya manusia, sejumlah hewan ternak yang menjadi bagian dari kegiatan ketahanan pangan Rutan Jepara juga turut dihadirkan di sekitar lokasi sebagai bagian dari ikhtiar memohon turunnya hujan. Pelaksanaan shalat dipimpin oleh imam sekaligus khatib dari Kementerian Agama Kabupaten Jepara. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk, mulai dari pelaksanaan shalat, khutbah, hingga doa bersama. Dalam khutbahnya, jamaah diajak untuk memperbanyak istighfar, introspeksi diri, serta memohon ampun dan rahmat Allah SWT. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa Shalat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar spiritual yang dilakukan bersama oleh seluruh keluarga besar Rutan Jepara. “Kita bersama-sama berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang bermanfaat. Semoga doa ini membawa keberkahan bagi Rutan Jepara dan masyarakat di sekitarnya,” ujarnya. Pelaksanaan Shalat Istisqa ini sekaligus menjadi wujud kebersamaan jajaran Pemasyarakatan dalam menindaklanjuti pelaksanaan kegiatan serentak di seluruh Indonesia. Dengan penuh kerendahan hati, seluruh peserta memanjatkan doa agar hujan segera turun, memberikan manfaat bagi manusia, hewan, tanaman, serta seluruh lingkungan.(Wely) Sumber:Humas Rutan jepara