Bidik-kasusnews.com Jakarta — Sebanyak 67 tahanan beragama Islam di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengikuti pelaksanaan salat Idul Fitri yang digelar di Masjid Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Jumat (20/3/2026). Ibadah salat Id dimulai sejak pukul 06.30 hingga 08.00 WIB dan berlangsung khidmat. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan hak beribadah bagi para tahanan yang sedang menjalani proses hukum di rumah tahanan KPK. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dalam setiap proses penegakan hukum. “KPK memastikan bahwa hak dasar para tahanan, termasuk dalam menjalankan ibadah keagamaan, tetap terpenuhi dengan baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada Bidik-kasusnews. Dari total 81 tahanan yang berada di Rutan KPK Gedung Merah Putih (K4) dan Gedung 61, sebanyak 67 orang tercatat beragama Islam dan mengikuti salat Idul Fitri tahun ini. Di antara para tahanan tersebut, terdapat nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, yang tengah menjalani proses hukum terkait dugaan kasus korupsi kuota haji. Selain itu, ada pula Fadia A. Rafiq yang terjerat perkara dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing. Selain pelaksanaan salat Id, KPK juga membuka layanan khusus bagi para tahanan selama momen Idul Fitri. Layanan tersebut meliputi penerimaan hantaran makanan dari keluarga pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, serta layanan kunjungan keluarga yang dibuka mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Budi berharap, momen Hari Raya Idul Fitri ini dapat dimanfaatkan para tahanan sebagai ajang refleksi diri, sekaligus mempererat hubungan dengan keluarga yang datang berkunjung. “Kehadiran keluarga diharapkan mampu memberikan dukungan moral dan memperkuat nilai-nilai spiritual bagi para tahanan,” pungkasnya.(Wely)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Malam takbiran di Desa Kelet, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara pada Jumat (20/03/2026) pukul 20.30 WIB berlangsung meriah. Kegiatan takbir keliling yang dipusatkan di perempatan yang dikenal warga sebagai “perempatan angker” ini diikuti oleh Pemuda Praba bersama warga RT 01/RW 01 Dukuh Ranu. Karnaval takbir keliling tersebut menampilkan berbagai kreasi, salah satunya miniatur bertema Musolah Sahbilul Huda yang dibuat langsung oleh para pemuda. Tema ini menjadi daya tarik utama karena sarat dengan nuansa religius sekaligus menunjukkan kekompakan warga dalam berkarya. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Jepara, Witarso Utomo, jajaran Muspika Kecamatan Keling, tokoh masyarakat, serta Kepala Desa Kelet, Anzis (Inggi). Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang bernilai positif. Prosesi pembukaan dilakukan secara simbolis melalui pemotongan pita oleh Bupati Jepara sebagai tanda dimulainya pawai. Rombongan kemudian bergerak menyusuri jalan desa dengan iringan lantunan takbir yang menggema, menambah suasana khidmat sekaligus meriah. Perwakilan Pemuda Praba, yang dikenal dengan sapaan Mas Pipik, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas partisipasi seluruh anggota dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menilai bahwa keterlibatan pemuda dalam kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting untuk menjaga tradisi dan memperkuat kebersamaan. Sementara itu, Ketua RT 01/RW 01 Dukuh Ranu, Bapak Roni, mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat generasi muda. Menurutnya, kreativitas yang ditunjukkan Pemuda Praba menjadi contoh positif bagi lingkungan sekitar. Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang jalannya acara. Banyak masyarakat yang turut menyaksikan bahkan ikut memeriahkan kegiatan tersebut. Takbir keliling ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Desa Kelet.(Wely)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Komandan Kodim 0410/KBL, Kolonel Roni Hermawan, menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat saat malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah dengan mengikuti Zoom Meeting bersama Mabes Polri serta memantau langsung situasi kamtibmas di Kota Bandar Lampung, Jumat (20/3/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung di Polresta Bandar Lampung tersebut merupakan bagian dari pengamanan terpadu dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026. Dalam kesempatan itu, Dandim turut mendampingi Pangdam XXI/Radin Inten, MAYOR JENDRAL TNI Kristomei Sianturi, bersama unsur Forkopimda Provinsi Lampung. Selama kegiatan, jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah mengikuti arahan langsung dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo. Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan meliputi kesiapan pos pengamanan, koordinasi lintas sektor menghadapi potensi cuaca ekstrem, serta kesiapsiagaan tim respons cepat dalam mengantisipasi bencana selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri. Dandim 0410/KBL Kolonel Roni Hermawan menegaskan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan keamanan wilayah tetap terjaga. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif. Selain mengikuti arahan secara virtual, Dandim 0410/KBL bersama Forkopimda juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi keamanan di sejumlah titik di Kota Bandar Lampung. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan malam takbiran berjalan aman dan tertib. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, serta Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana. Dengan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, diharapkan pelaksanaan Idul Fitri di Bandar Lampung dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat. (Agus)
SUKABUMI-BIDIK-KASUSNEWS.COM – Polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kota Sukabumi setelah beredarnya temuan makanan tidak layak dari dapur SPPG di wilayah Citamiang. Kasus ini mencuat dari laporan orang tua siswa SDN CBM Pakujajar yang mendapati kondisi makanan jauh dari standar kelayakan. Selain buah yang tidak segar, ditemukan pula bangkai cicak dalam menu yang dibagikan kepada siswa. Informasi tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu keprihatinan publik. Menanggapi hal itu, Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, menyatakan pihaknya langsung melakukan penelusuran terhadap dapur penyedia makanan. “Berdasarkan informasi awal, dapur tersebut sempat dikaitkan dengan Ketua DPRD Kota Sukabumi,” kata Andri, Jumat (20/3/2026). Namun di sisi lain, Wawan Djuanda memastikan dirinya tidak memiliki keterlibatan dalam pengelolaan dapur SPPG tersebut. Ia menyebut dapur itu dikelola oleh Ernawati dan Agus Juniar. Ia mengakui pernah membantu pada tahap awal pelaksanaan program, khususnya dalam menjangkau penerima manfaat. Namun, bantuan tersebut tidak berkaitan dengan kepemilikan maupun investasi. “Tidak ada keterlibatan sebagai pemilik atau mitra. Hubungan kami sebatas pertemanan, termasuk dalam kegiatan sosial,” tegasnya. Peristiwa ini menjadi perhatian serius berbagai pihak dan dinilai sebagai momentum evaluasi dalam pelaksanaan MBG, terutama terkait standar higienitas dan sistem pengawasan distribusi makanan kepada penerima manfaat. (Usep)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) nasional pada arus mudik Lebaran 2026 berpeluang dihentikan pada Jumat (20/3/2026) siang. Keputusan tersebut akan diambil berdasarkan hasil evaluasi kondisi lalu lintas terkini di ruas jalan tol. Pernyataan itu disampaikan Agus saat berada di kawasan Bundaran HI pada Jumat dini hari. Ia menjelaskan bahwa evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh pada pagi hari dengan mempertimbangkan sejumlah indikator, seperti volume kendaraan, kelancaran arus, serta data traffic counting. “Jika tidak ada lagi peningkatan arus kendaraan dan lalu lintas cenderung lenggang, maka kemungkinan siang hari one way nasional akan kami cabut,” ujarnya. Menurutnya, tren pergerakan kendaraan menunjukkan penurunan signifikan setelah puncak arus mudik yang terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026. Kondisi ini menjadi pertimbangan utama dalam mengkaji ulang penerapan rekayasa lalu lintas berskala nasional tersebut. Agus menegaskan, keputusan pencabutan tidak diambil secara sepihak. Pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Kementerian Perhubungan dan Jasa Marga, serta melaporkan perkembangan kepada pimpinan Polri. Sebelumnya, sistem one way nasional diberlakukan sejak 18 Maret 2026 di ruas Tol Trans Jawa. Rekayasa ini diterapkan mulai dari KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, guna mengurai lonjakan volume kendaraan menjelang Hari Raya Idulfitri. Berdasarkan data Korlantas Polri, puncak arus mudik tahun ini mencapai sekitar 270 ribu kendaraan dalam satu hari, meningkat sekitar 4,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, lonjakan tersebut dinilai masih dapat dikendalikan berkat penerapan strategi rekayasa lalu lintas yang tepat. Korlantas Polri tetap mengimbau masyarakat untuk menjaga keselamatan selama perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima. Meskipun arus mulai melandai, potensi kepadatan masih dapat terjadi di sejumlah titik, terutama rest area dan akses keluar-masuk tol. Dengan evaluasi berbasis data yang dilakukan secara berkala, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali hingga memasuki fase arus balik. (Heri/Red)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Mojokerto – Sosok Kakung Priyambodo dikenal sebagai salah satu tokoh pembinaan generasi muda bahari di Indonesia yang memiliki dedikasi tinggi dalam membangun kejayaan maritim nasional. Dengan latar belakang kepemimpinan yang kuat serta disiplin ala militer, ia terus berkomitmen mencetak generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi. Peran aktifnya terlihat dalam pembinaan komunitas dayung Jung Kwatu di Mojokerto. Melalui pendekatan yang terstruktur dan berorientasi pada prestasi, Kakung Priyambodo tidak hanya membentuk kemampuan fisik para atlet, tetapi juga menanamkan mental juara dan karakter yang kuat. Hasilnya, sejumlah atlet binaannya mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional. Tidak hanya fokus pada olahraga, Kakung Priyambodo juga menaruh perhatian besar terhadap penguatan wawasan kebaharian dan semangat cinta laut di kalangan generasi muda. Ia meyakini bahwa masa depan Indonesia sangat bergantung pada generasi yang memahami potensi laut sebagai sumber kehidupan sekaligus kekuatan bangsa. Dalam setiap kesempatan, ia menekankan pentingnya disiplin, militansi, konsistensi, serta pengabdian sebagai kunci utama meraih keberhasilan. Baginya, prestasi sejati bukan hanya tentang pencapaian individu, tetapi juga tentang kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa. Dengan visi besar membina generasi muda bahari untuk kejayaan maritim Indonesia, Kakung Priyambodo terus hadir sebagai figur inspiratif yang mengedepankan aksi nyata. Melalui semangat “Dari Laut, Kita Bangkit. Untuk Indonesia, Kita Berprestasi,” ia berupaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sekaligus mendorong lahirnya generasi unggul di sektor maritim. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil setelah hasil pemantauan hilal di seluruh Indonesia tidak menunjukkan adanya penampakan. Penetapan ini diumumkan langsung oleh Menteri Agama usai memimpin sidang isbat yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari perwakilan DPR RI, pakar astronomi, hingga organisasi kemasyarakatan Islam. “Berdasarkan hasil hisab dan rukyat serta hasil musyawarah, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Menteri Agama dalam konferensi pers. Secara astronomi, posisi hilal saat matahari terbenam di wilayah Indonesia belum memenuhi kriteria visibilitas yang ditetapkan. Data hisab menunjukkan ketinggian hilal berada pada kisaran 0 derajat 54 menit hingga 3 derajat 7 menit, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit hingga 6 derajat 6 menit. “Posisi hilal masih di bawah standar yang memungkinkan untuk dapat terlihat,” jelasnya. Selain perhitungan astronomi, pemerintah juga melakukan rukyat atau pemantauan langsung di 117 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, hingga sidang berlangsung, tidak ada satu pun laporan yang menyatakan hilal berhasil terlihat. Dengan hasil tersebut, pemerintah memutuskan untuk mengistikmalkan bulan Ramadan menjadi 30 hari. Artinya, Idulfitri ditetapkan jatuh pada keesokan harinya. Sidang isbat sendiri merupakan forum musyawarah yang mempertemukan pemerintah, ahli, dan perwakilan umat Islam untuk mencapai kesepakatan bersama dalam penentuan awal bulan Hijriah. Prosesnya diawali dengan pemaparan data astronomi, dilanjutkan dengan sidang tertutup untuk pengambilan keputusan. Pemerintah berharap keputusan ini dapat menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idulfitri secara serentak, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Momentum Idulfitri diharapkan tidak hanya menjadi hari kemenangan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan harmoni sosial di seluruh lapisan masyarakat. (Heri)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Menindaklanjuti beredarnya video perkelahian yang viral di media sosial, jajaran Polres Hulu Sungai Utara bergerak cepat melakukan klarifikasi dan penyelesaian masalah melalui pendekatan mediasi, Kamis (19/3/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Pelayanan Publik Polres HSU sekitar pukul 11.45 WITA hingga selesai, sebagai respons atas insiden perkelahian yang terjadi sehari sebelumnya di Desa Pulau Tambak, Kecamatan Amuntai Selatan. Proses klarifikasi dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres HSU dan turut melibatkan sejumlah pihak terkait, di antaranya Kasat Intelkam, Kasat Lantas, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Hulu Sungai Utara, kepala desa, serta personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Langkah ini diambil untuk memastikan fakta kejadian secara utuh sekaligus mencari solusi terbaik guna mencegah konflik meluas di tengah masyarakat. Pendekatan lintas instansi juga dilakukan untuk memberikan penanganan yang komprehensif, terutama jika terdapat unsur yang menyangkut perlindungan perempuan dan anak. Polres HSU menegaskan bahwa setiap informasi yang beredar di media sosial perlu disikapi secara bijak dan tidak langsung disimpulkan tanpa klarifikasi resmi. Oleh karena itu, proses penanganan dilakukan secara profesional dan proporsional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Mediasi yang dilakukan diharapkan mampu meredam potensi konflik lanjutan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Amuntai Selatan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwenang. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Bandar Lampung – Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional serta mewujudkan ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Gunung Terang, Serda Candrawasih dari Koramil 410-05/TKP, melaksanakan kegiatan pemantauan perkembangan tanaman padi di lahan persawahan milik warga, Kamis (19/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB tersebut berfokus pada lahan sawah tadah hujan seluas 1,06 hektar milik Bapak Sukadi, yang terletak di Jalan Purnawirawan Raya Gang Swadaya 5B, Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura. Kehadiran Serda Candrawasih di tengah para petani disambut hangat oleh Kelompok Tani (Poktan) Kemiling. Ia terlihat berdialog langsung dengan ketua poktan dan para penggarap lahan untuk memastikan kondisi tanaman padi varietas Mikongga yang saat ini telah berusia 80 hari. Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui tinggi tanaman padi mencapai 100 hingga 110 sentimeter dengan kondisi pertumbuhan yang baik berkat penggunaan pupuk Ponska dan Urea. Berdasarkan perkiraan para petani, masa panen akan tiba dalam waktu 10 hingga 15 hari ke depan. “Alhamdulillah, kondisi padi di sini tumbuh subur. Kami bersama pak Babinsa rutin memantau perkembangan tanaman, mulai dari pengairan, pemupukan, hingga persiapan panen. Harapannya, hasil panen nanti melimpah dan bisa berkontribusi pada ketahanan pangan di Kota Bandar Lampung,” ujar Bapak Seswantoro selaku Ketua Poktan Kemiling. Sementara itu, Serda Candrawasih menegaskan bahwa pendampingan di sektor pertanian merupakan salah satu prioritas tugas kewilayahan, terutama dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah. “Kami hadir tidak hanya untuk memantau, tetapi juga membantu petani jika ada kendala di lapangan. Sinergi antara TNI dan petani harus terus dijaga agar target swasembada pangan dapat tercapai,” ujar Serda Candrawasih. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan dari tingkat akar rumput. Dengan semangat pantang menyerah dan selalu gembira dalam tugas, Babinsa terus berkomitmen mendampingi petani hingga masa panen tiba. (Agus)
BIDIK-KASUSNEWS.COM Hulu Sungai Utara – Tim Supervisi Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke Pos Pelayanan (Pos Yan) Operasi Ketupat Intan 2026 di Muara Tapus, wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara, Kamis (19/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 12.00 hingga 12.48 WITA tersebut dipimpin oleh Kompol Abd. Rahman, S.H., M.A.P., bersama rombongan sebagai bagian dari pengawasan langsung terhadap kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran. Dalam kunjungan tersebut, tim supervisi melakukan pemantauan terhadap kondisi arus lalu lintas, kesiapan personel, serta sarana dan prasarana yang tersedia di Pos Pelayanan. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama pelaksanaan Operasi Ketupat Intan 2026. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ka Pos Yan AKP Didik Suryanto, S.H., Kasat Lantas Polres HSU IPTU Tri Widodo, S.Pd., Padal IPDA M. Rusdi, S.Sos., serta personel piket Pos Yan dan instansi terkait lainnya. Tim Ditlantas juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel di lapangan, khususnya dalam mengatur arus lalu lintas serta memberikan pelayanan yang humanis kepada para pemudik. Berdasarkan hasil pemantauan, situasi di Pos Pelayanan Muara Tapus terpantau dalam kondisi aman dan kondusif. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga dilaporkan berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti. Kegiatan supervisi ini menjadi bagian dari upaya memastikan pengamanan mudik berjalan efektif, sekaligus menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama momen Lebaran. Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pengamanan demi mendukung kelancaran arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. (Agus)