Bidik-kasusnews.com,Sanggau Kalimantan Barat Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) kembali marak di aliran Sungai Kapuas, tepatnya di Semerangkai, Kabupaten Sanggau kalbar. Lanting-lanting penambang ilegal bebas beroperasi, meski sesekali berhenti jika tersorot pemberitaan, lalu kembali berjalan beberapa hari kemudian. Dari informasi yang dihimpun, lanting-lanting tersebut diduga milik Asip, salah satu penampung emas terbesar di Kota Sanggau, yang disebut-sebut bekerja sama dengan Awang, pemasok BBM subsidi. Keduanya seakan kebal hukum, sementara aparat penegak hukum (APH) setempat, khususnya Polres Sanggau, dinilai tak berkutik. Bahkan muncul dugaan adanya oknum yang justru membekingi eksploitasi ilegal tersebut. Kondisi ini menimbulkan keresahan masyarakat bantaran sungai. IW, salah seorang warga, mengaku sangat kecewa. Ia menyebut Sungai Kapuas kini sudah tak layak digunakan untuk mandi dan mencuci. “Untuk pelihara ikan Nila saja saya tidak berani, percuma. Ikan alami pun sekarang sulit hidup. Dulu sebelum ada PETI, ikan baung, jelawat, patin banyak. Sekarang anak baung pun susah didapat,” ujarnya. Senada, Ed, warga yang biasa menjala ikan, mengatakan aktivitas nelayan sungai kini hampir mustahil dilakukan. “Sekarang percuma. Seharian menjala dan mukat tidak ada hasil,” katanya dengan nada kesal. Potensi Pelanggaran Hukum Berat Aktivitas PETI seperti ini jelas menabrak aturan hukum. Berdasarkan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin dapat dipidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar. Selain itu, penggunaan BBM subsidi untuk aktivitas PETI juga melanggar Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam UU Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar. Dari sisi lingkungan, aktivitas ini menabrak UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, khususnya Pasal 98, dengan ancaman penjara hingga 10 tahun dan denda maksimal Rp10 miliar bagi pelaku perusakan lingkungan. Ancaman Nyata Bagi Ekosistem Kapuas Selain melanggar hukum, PETI di Sungai Kapuas membawa dampak ekologis serius. Penggunaan merkuri dan sianida dalam proses pengolahan emas dapat mencemari air, membunuh biota sungai, dan mengendap di tubuh ikan. Bila dikonsumsi manusia, dampaknya bisa memicu penyakit syaraf, gangguan pernapasan, bahkan kanker. Selain itu, kerusakan sedimentasi sungai membuat kualitas air menurun drastis. Sungai yang dulunya menjadi sumber mata pencaharian warga kini berubah menjadi ancaman kesehatan. “Sudah jelas di depan mata, semua orang Sanggau tahu siapa Asip dan Awang. Masa APH tidak tahu?” sindir seorang warga yang enggan disebut namanya. Kini publik menunggu, apakah aparat berani menindak tegas para pemain besar di balik PETI, atau justru terus membiarkan Sungai Kapuas hancur perlahan. Sumber:(Tim WGR) Editor Basori

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 7 September 2025 | Bupati Jepara H. Witiarso Utomo secara resmi membuka Pekan Madaris NU Tahun 2025 yang digelar oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) PCNU Jepara di Madrasah Roudlotul Tholibin, Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Minggu (7/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh RMI NU MWCNU se-Kabupaten Jepara dan dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Ary Bachtiar, Kepala Kantor Kemenag Jepara H. Akhsan Muhyiddin, Rois Syuriah PCNU KH. Khayatun Abdullah Khadziq, Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara Charis Rohman, serta Ketua PC RMI NU KH. Saifur Rijal Aqib. Pendidikan Jadi Kunci Jepara “MULUS” Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit itu menegaskan pentingnya Pekan Madaris NU sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jepara. > “Ajang ini menjadi semangat anak-anak dalam menempuh pendidikan, sehingga SDM di Jepara semakin meningkat. Lomba ini bisa menjadi langkah strategis untuk mewujudkan Jepara yang makmur, unggul, lestari, dan religius (MULUS),” ungkapnya. Mas Wiwit juga berpesan kepada para wali santri agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anak, khususnya dari dampak negatif media sosial. Ia menilai penerapan enam hari sekolah merupakan langkah tepat untuk menekan penggunaan gawai yang berlebihan sekaligus meningkatkan konsentrasi belajar. RMI Jepara Jadi Contoh di Jateng Ketua PC RMI NU Jepara, KH. Saifur Rijal Aqib, menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan upaya meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di bawah naungan NU. > “RMI Kabupaten Jepara menjadi pilot project RMI se-Jawa Tengah. Dari sini, kami ingin melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan sekaligus berkarakter religius,” jelasnya. Hadirnya jajaran pengurus PCNU Jepara, termasuk Rois Syuriah KH. Khayatun Abdullah Khadziq, menunjukkan komitmen NU dalam mendukung sinergi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan berbasis religius di Kabupaten Jepara. Menuju Tingkat Provinsi Sebagai tindak lanjut, Pekan Madaris NU tingkat Provinsi Jawa Tengah akan dilaksanakan pada 11–12 Oktober 2025. Kontingen terbaik dari Jepara akan dipersiapkan untuk membawa nama baik daerah di ajang yang lebih tinggi.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Menyambut Hari Ulang Tahun Partai Demokrat ke-24 yang jatuh pada 9 September mendatang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan berbagi bersama para pengemudi ojek online.(7/9/2025) Acara berlangsung di Kantor Sekretariat DPC Partai Demokrat HSU, Jalan Suwandi Sumarta, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, pada Minggu sore (7/9/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD HSU dari Fraksi Demokrat, H. Mukhsin Haita, serta dihadiri oleh pengurus, kader partai, dan sekitar 50 pengemudi ojek online. Dalam kesempatan tersebut, paket sembako berupa beras 2 liter dan minyak goreng 400 ml dibagikan kepada para peserta. Selain itu, Ketua Grab HSU Ahmad Ramadhani juga menerima santunan sebesar Rp1.000.000 dari pihak panitia. “Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian Partai Demokrat kepada masyarakat, khususnya mitra transportasi online yang berjasa dalam mendukung mobilitas warga,” ujar H. Mukhsin Haita di sela-sela acara. Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Melalui momentum ini, DPC Partai Demokrat HSU berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat dengan semangat kepedulian sosial. (Agus)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan perbaikan sarana transportasi umum yang rusak akibat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu. Salah satu fasilitas yang sudah tampak dalam proses perbaikan adalah Halte Transjakarta Senen Central. Pantauan di lokasi pada Minggu (7/9/2025), perbaikan terlihat dilakukan di jalur dari arah Pulogadung maupun Kampung Melayu. Hal ini dilakukan agar masyarakat Ibu Kota dapat kembali menggunakan transportasi umum dengan aman dan nyaman. “Perbaikan halte ini kami percepat supaya layanan transportasi bisa segera dinikmati kembali oleh warga Jakarta,” ungkap salah satu petugas lapangan yang ditemui di lokasi. Selain memperbaiki halte, Pemprov DKI juga memasang imbauan bertuliskan “Saling Jaga Jakarta” di sejumlah titik fasilitas umum. Ajakan ini ditujukan agar warga tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama merawat fasilitas kota. Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan mobilitas masyarakat Jakarta segera pulih dan sarana transportasi umum kembali dapat digunakan secara optimal. (Agung)

Bidik-kasusnews.com,Melawi Kalimantan Barat Polres Melawi Polda Kalbar Kepolisian Resort Melawi bersama Batalyon C Satbrimobda Polda Kalbar, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Pemkab Melawi melaksanakan patroli gabungan bersama dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas kondusif di tengah masyarakat, Sabtu (06/09/2025). Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla mengatakan beberapa lokasi menjadi sasaran patroli. “Patroli gabungan wujud menciptakan situasi kamtibmas kondusif, menyambangi pos ronda di Desa Baru, hiburan pasar malam di terminal AKDP Sidomulyo, Objek perbankan dan objek vital pemerintah memastikan situasi kondusif,” ujar AKBP Harris. Dalam pelaksanaanya juga menemui masyarakat dan berdialog mengajak agar selalu menjaga kamtibmas serta tidak mudah terprovokasi atas adanya informasi yang belum terklarifikasi oleh aparat keamanan. “Mengedepankan humanis, kami mengajak bersama menjaga situasi kondusif dan apa bila mendapati informasi potensi gangguan keamanan agar menyampaikan secara berjenjang baik melalui pemerintah desa, Bhabinkamtibmas mau pun langsung ke kantor polisi terdekat guna percepatan langkah Polri,” terang Kapolres Melawi. Kepala Desa Baru Eet Ruskayudi Aroy menyampaikan terima kasih dan siap mendukung pemerintah terutama Polri dalam menjaga keamanan. “Kami mendukung langkah pemerintah dan Polri serta memastikan desa Baru tidak mengikuti seruan aksi dan siap bersama menjaga Kabupaten Melawi,” pungkas Kades Eet. Wartawan H.Riyan

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – 7 September 2025 | Suasana khusyuk menyelimuti Pendapa Kartini Kabupaten Jepara saat pengajian rutin Ahad Pahing kembali digelar pada Ahad (7/9/2025). Ratusan jamaah tampak larut dalam lantunan selawat dan dzikir yang dipimpin Jamaah Kiai Mojo. Kegiatan yang sudah menjadi agenda tetap Pemkab Jepara ini dihadiri langsung oleh Bupati Jepara H. Witiarso Utomo, Wakil Bupati M. Ibnu Hajar, Sekda Ary Bachtiar, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ibnu Hajar mengajak jamaah untuk menjadikan dzikir dan shalawat sebagai benteng spiritual bagi Jepara. Ia menekankan bahwa doa masyarakat sangat penting agar Jepara senantiasa terjaga dari berbagai musibah maupun konflik sosial. > “Dzikir dan doa panjenengan adalah kekuatan yang menjaga Jepara. Mari bersama-sama kita rawat kerukunan dan kondusivitas daerah kita,” ungkapnya. Selain itu, Gus Hajar juga menyoroti peran keluarga dalam membentuk generasi penerus yang berakhlak mulia. Ia berpesan agar para ibu tidak lelah menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak dini. > “Ibu-ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Jika sejak awal mereka dibimbing dengan kebaikan, insyaallah Jepara akan memiliki generasi unggul,” tegasnya. Lebih jauh, ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan harus dijaga seluruh lapisan masyarakat. Saling membantu, tidak terpecah belah, dan menumbuhkan solidaritas adalah kunci agar Jepara tetap menjadi daerah yang makmur, religius, dan lestari. Di akhir acara, seluruh jamaah bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan dan keberkahan Kabupaten Jepara. Tradisi pengajian Ahad Pahing ini diharapkan terus berlangsung rutin sebagai wadah spiritual sekaligus perekat kebersamaan masyarakat. (Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara

JATENG;Bidik-kasusnews.com Jepara – 7 September 2025 | Satreskrim Polres Jepara, Jawa Tengah, menetapkan sebanyak 12 orang tersangka dalam kasus kericuhan aksi demonstrasi di Kota Ukir yang terjadi pada Sabtu–Minggu (30–31/8/2025). Dari jumlah itu, satu di antaranya adalah mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes). Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Faizal Wildan Umar, saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews via watsap pada Minggu (7/9/2025), menjelaskan bahwa mahasiswa tersebut ikut dalam aksi di depan Mapolres dan Gedung DPRD Jepara. “Yang bersangkutan ikut serta dalam kegiatan demo. Ketika massa melakukan penjarahan di Gedung DPRD, mahasiswa ini juga ikut mengambil barang berupa televisi,” ujar Faizal. Polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit TV 42 inci dari tangan mahasiswa tersebut. Identitasnya diketahui berinisial FU, mahasiswa semester 3 Unnes. Faizal menegaskan, penetapan tersangka ini menjadi bukti bahwa kepolisian akan memproses hukum siapa pun yang terlibat dalam tindak pidana, tanpa memandang latar belakang. “Total ada 12 tersangka yang sudah kami tetapkan. Salah satunya adalah mahasiswa,” tambahnya. Kericuhan demo Jepara bermula dari aksi massa di depan Mapolres, kemudian berlanjut ke Gedung DPRD Kabupaten Jepara. Situasi memanas hingga menyebabkan pengrusakan serta penjarahan sejumlah fasilitas di gedung dewan. Kini, belasan tersangka tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(Wely-jateng)

Bidik-kasusnews.com Jakarta –7-September-2025- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melihat langsung barang rampasan negara yang akan dilelang. Agenda aanwijzing atau pengecekan objek lelang ini dijadwalkan pada Kamis, 11 September 2025, pukul 10.00–15.00 WIB, di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) KPK, Jalan Dewi Sartika No. 68, Cawang, Jakarta Timur. Kegiatan ini merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan lelang eksekusi pada 17 September 2025. Melalui aanwijzing, calon peserta dapat memastikan kondisi nyata barang yang akan dilelang, mulai dari aset properti hingga barang bergerak. Objek yang Bisa Dilihat Barang rampasan yang ditawarkan mencakup: Tanah dan bangunan di Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, dan Bali. Unit apartemen dan rumah susun di wilayah Jabodetabek. Kendaraan bermotor, perhiasan emas, serta perangkat elektronik. Nilai limit bervariasi, mulai jutaan rupiah hingga puluhan miliar. Informasi Tambahan Untuk memudahkan masyarakat, KPK juga membuka jalur informasi melalui jaksa yang ditunjuk, yakni: Leo Manalu (0811603665) Aryaguna (081350115709 / 087883360290) Anggiat Sautma (082217100992) Menuju Lelang 17 September Setelah aanwijzing, proses utama lelang akan dilaksanakan pada Rabu, 17 September 2025 secara daring melalui situs resmi www.lelang.go.id. Peserta diwajibkan menyetorkan uang jaminan paling lambat satu hari sebelum lelang dan memiliki akun terverifikasi di sistem tersebut. KPK menegaskan, seluruh hasil penjualan akan masuk ke kas negara sebagai bagian dari pemulihan kerugian akibat tindak pidana korupsi.(Wely) Sumber:kpk.go.id

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama jajaran Forkopimda menggelar Panen Raya Padi di Desa Teluk Daun, Kecamatan Amuntai Utara, pada Sabtu (6/9/2025) pukul 14.00 WITA. Acara ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat swasembada pangan di daerah. Panen raya dihadiri oleh Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., Kabag SDM Polres HSU AKP Misransyah, Dandim 1001/HSU-BLG Letkol Kav Gunantyo Ady Wiryawan, Kajari HSU Agustiawan Umar, S.H., M.H., Anggota DPRD Provinsi Kalsel Dewi Raisha Aprilia, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Dalam sambutannya, Bupati HSU H. Sahrujani mengapresiasi kerja keras para petani yang berhasil memaksimalkan lahan pertanian. Menurutnya, panen raya tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan, tetapi juga mengamankan kesejahteraan petani. “Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan. Pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan penuh agar hasil pertanian semakin meningkat,” ujarnya. Kepala Desa Teluk Daun dalam laporannya menyampaikan bahwa luas area persawahan di wilayahnya mencapai lebih dari 100 meter persegi. Lahan ini diharapkan mampu menopang kebutuhan lumbung padi di Kabupaten HSU, khususnya di Kecamatan Amuntai Utara. Acara yang diawali dengan doa bersama ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara petani dan pemerintah daerah. Hal ini menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi, membahas kendala di lapangan, sekaligus merumuskan solusi demi meningkatkan produktivitas pertanian. Kegiatan panen raya berjalan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi momentum syukur atas hasil panen, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan. ( Agus)

Amuntai, Bidik-kasusnews.com – Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan dana bagi korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran yang terjadi di Desa Harus, Kecamatan Amuntai Tengah, pada Kamis (4/9/2025). Kebakaran tersebut menelan korban jiwa seorang mahasiswi STIPER Amuntai bernama Nahdia Hafizah. Sebagai bentuk kepedulian, personel Polres HSU menggalang donasi di halaman Mapolres pada Jumat (5/9/2025) sejak pukul 08.00 WITA. Dari kegiatan tersebut terkumpul dana sebesar Rp3 juta. Selanjutnya, sekitar pukul 10.30 WITA, Kabag SDM Polres HSU, AKP Misransyah, S.H., bersama Kasat Intelkam, menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada keluarga korban, Nurhidayah, di kediamannya di Desa Telaga Sari, Kecamatan Amuntai Selatan. Dalam kesempatan itu, Kapolres HSU melalui Kabag SDM menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya almarhumah. “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan,” ucapnya. Polres HSU menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus bentuk hadirnya institusi Polri di tengah masyarakat, terutama saat warga tertimpa musibah. (Agus)