Temanggung-Bidik-KasusNews.com – Bantuan sosial yang selama ini disalurkan untuk warga kurang mampu, diharapkan bisa dirasakan manfaatnya untuk kesejahteraan penerimanya. Seperti harapan pemerintah sehingga program ini tetap digulirkan dengan pembagian berupa beras, bantuan tunai langsung dan bantuan penerima keluarga harapan. Rabu/24/12/25 Faktanya, berbagai keluhan masyarakat masih terdengar. Seperti halnya yang terjadi di Desa Tawangsari, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung yang sedang marak menjadi perbincangan warganya, beberapa bulan ini warga yang mendapatkan bantuan sosial wajib menyetor sejumlah nominal yang sudah ditentukan kepada perangkat Rt setiap kali sehabis menerima bantuan tersebut . “Saya merasa ini seperti membayar pajak, setelah mendapatkan bantuan maka RT akan mengingatkan tentang pungutan tersebut dengan dalih untuk infak setempat, saya mendapatkan bantuan tapi kenapa wajib membantu dusun, hal seperti ini apakah sudah sesuai aturan pemerintah,” keluh salah satu warga yang enggan disebutkan namanya. Sementara itu, Gufron selaku kadus setempat mengiyakan kalau warga dimintai iuran infak tersebut meski enggan menyebut sebagai pungutan.” Itu sudah kami forumkan dengan warga dan setiap ada acara saya sampaikan. Sebenarnya bukan pungutan tapi infak warga yang baru saja mendapatkan rejeki dari pemerintah. Uangnya dipergunakan untuk kepentingan masyarakat seperti membeli kebutuhan RT. Sementara yang tidak mendapatkan bansos tidak kami mintai infak namun membayar iuran ketika akan ada acara desa,” jelasnya. Saat disinggung kenapa warga penerima manfaat harus menyetor sejumlah nominal yang sudah ditentukan, Kadus tersebut menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah mengelola uang tersebut tapi semua sudah diserahkan ke pihak RT atau RW masing-masing. Himbauan dan peringatan untuk segera membayar dilakukan pihak RT melalui pesan grup WhatsApp. Sementara besarnya nominal tergantung berapa uang yang diterima. Fatkurohim, Kades Tawangsari mengaku dirinya mengetahui hal tersebut karena pernah disampaikan di forum ketika dirinya ikut menghadiri. Dirinya mempertegas jika semua itu kesepakatan warganya meskipun dirinya tahu hal itu melanggar peraturan pemerintah.ujarnya. Jurnalis ( trm )

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM — Ibadah Natal Tahun 2025 sekaligus doa bersama menyongsong Tahun Baru 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) berlangsung khidmat dan tertib. Kegiatan keagamaan tersebut dilaksanakan pada Kamis (25/12/2025) pagi, bertempat di Barak Dalmas Parama Satwika, belakang Polsek Amuntai Tengah, Kabupaten HSU. Ibadah yang dimulai sekitar pukul 09.20 Wita hingga 10.50 Wita ini dipimpin oleh Pendeta Mira Andayani, S.Th., dan diikuti sebanyak 35 jemaat yang terdiri dari Majelis GKE Amuntai, Jemaat GKE Amuntai, Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur TNI, Polri, serta umat Kristiani di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Rangkaian ibadah berlangsung dalam suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan, mencerminkan semangat toleransi serta kerukunan antarumat beragama di Kabupaten HSU. Para jemaat mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan lancar hingga selesai. Guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama kegiatan berlangsung, personel pengamanan dari Polres Hulu Sungai Utara dan Polsek Amuntai Tengah diterjunkan dan melaksanakan pengamanan secara optimal. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres HSU, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan aman dan kondusif. Dengan terselenggaranya ibadah Natal dan doa menyongsong Tahun Baru 2026 ini, diharapkan semangat persaudaraan, kedamaian, serta kebersamaan antarwarga di Kabupaten Hulu Sungai Utara semakin kuat, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang tetap aman dan harmonis. (Agus)

Bandar Lampung | Bidik-kasusnews.com  Komandan Kodim (Dandim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., turut serta dalam kegiatan monitoring dan peninjauan langsung pengamanan perayaan Malam Natal di wilayah Kota Bandar Lampung, Rabu malam (24/12/2025). Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung. Monitoring dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah bersama TNI-Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan hari besar keagamaan. Kolonel Roni Hermawan hadir dalam rombongan yang juga diikuti Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., Pangdam II/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., serta jajaran Forkopimda Kota Bandar Lampung. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel dan titik kumpul di Mapolresta Bandar Lampung sekitar pukul 19.30 WIB, sebelum rombongan bergerak melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi strategis. Beberapa tempat ibadah yang dikunjungi di antaranya GMI Gereja Imanuel dan Gereja Katedral Bandar Lampung, guna memastikan pelaksanaan ibadah Natal berlangsung aman, khidmat, dan tertib. Dalam kesempatan tersebut, Forkopimda juga bersilaturahmi dengan pengurus gereja, panitia, serta jemaat, sekaligus memberikan apresiasi atas pelaksanaan ibadah yang berjalan lancar dan penuh kekhidmatan. Selain itu, rombongan turut meninjau Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Pos Pam Nataru) di kawasan Ramayana untuk memastikan kesiapan personel gabungan dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. Hasil monitoring menunjukkan bahwa situasi keamanan di Kota Bandar Lampung selama perayaan Malam Natal terpantau aman, kondusif, dan terkendali tanpa gangguan yang berarti. Keikutsertaan Dandim 0410/KBL dalam kegiatan ini menegaskan peran aktif Kodim 0410/KBL dalam bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, serta seluruh pemangku kepentingan guna menjamin umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal dengan rasa aman dan nyaman. Hal ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di Provinsi Lampung. (Agus)

Bandar Lampung | Bidik-kasusnews.com — Komandan Kodim (Dandim) 0410/Kota Bandar Lampung (KBL), Kolonel Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., menghadiri secara langsung pembukaan Pekan Olahraga Kota (PORKOT) Bandar Lampung 2025 yang digelar di Lapangan Kalpataru, Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Rabu sore (24/12/2025). PORKOT Bandar Lampung 2025 dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dan diikuti sekitar 1.400 atlet yang akan berkompetisi pada 28 cabang olahraga. Ajang ini menjadi momentum penting dalam pembinaan olahraga daerah sekaligus sarana pencarian bibit atlet muda berprestasi. Kehadiran Kolonel Roni Hermawan pada kegiatan tersebut menegaskan komitmen dan dukungan penuh TNI, khususnya Kodim 0410/KBL, dalam mendorong pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda di Kota Bandar Lampung. TNI juga siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan iklim olahraga yang sehat, aman, dan berprestasi. Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menegaskan bahwa PORKOT 2025 memiliki nilai strategis sebagai ajang evaluasi pembinaan olahraga sekaligus wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional. “Kota Bandar Lampung merupakan sentral atlet-atlet muda yang telah berkiprah di berbagai event olahraga. Melalui PORKOT ini, mari kita terus menggalakkan olahraga dan mencetak prestasi-prestasi baru yang membanggakan daerah,” ujar Wali Kota Eva Dwiana. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Bandar Lampung Drs. H. Deddy Amarullah, Ketua KONI Provinsi Lampung Taufik Hidayat, Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung Iwan Gunawan, serta perwakilan dari Polresta Bandar Lampung dan Dandenpom II/3 Lampung. Rangkaian acara yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB ini berlangsung khidmat dan tertib, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Patriot Olahraga, doa bersama, laporan ketua pelaksana, sambutan-sambutan, hingga penutupan resmi sekitar pukul 17.00 WIB dalam kondisi aman dan kondusif. Melalui penyelenggaraan PORKOT Bandar Lampung 2025, Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen membangkitkan minat olahraga, meningkatkan prestasi atlet, serta mempererat kebersamaan antarwarga. Diharapkan, ajang ini menjadi wadah strategis dalam melahirkan atlet-atlet unggulan masa depan yang mampu mengharumkan nama Kota Bandar Lampung. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM — Semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama kembali tercermin di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersama Barisan Ansor Serbaguna (Banser) HSU turut ambil bagian dalam membantu pengamanan dan kelancaran perayaan Natal di sejumlah gereja dan titik kegiatan ibadah, Selasa (25/12/2025). Keterlibatan GP Ansor dan Banser ini bertujuan membantu menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah Natal agar berlangsung dengan aman, khidmat, dan damai. Personel Ansor dan Banser bersinergi dengan aparat keamanan setempat untuk memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan tanpa gangguan. Ketua GP Ansor Kabupaten Hulu Sungai Utara menyampaikan bahwa keikutsertaan Ansor dan Banser dalam pengamanan Natal merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjaga persatuan, toleransi, dan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk. “Kami hadir untuk memastikan saudara-saudara kita umat Kristiani dapat beribadah dengan tenang. Ini adalah bentuk nyata dari semangat gotong royong dan penghormatan terhadap keberagaman,” ujarnya. Kehadiran GP Ansor dan Banser mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pengurus gereja dan masyarakat setempat. Mereka menilai langkah ini sebagai simbol kuat persaudaraan lintas iman serta cerminan harmonisasi kehidupan beragama di Hulu Sungai Utara. Dengan adanya pengamanan yang kondusif, umat Kristiani dapat lebih fokus menjalani makna spiritual Natal tanpa rasa khawatir. Hal ini sekaligus menjadi pesan penting bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk saling menjaga dan mendukung satu sama lain. Partisipasi GP Ansor dan Banser HSU dalam perayaan Natal ini menjadi contoh positif bagi masyarakat luas tentang pentingnya toleransi, persatuan, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jajaran Polsek Banjang bersama Polres Hulu Sungai Utara (HSU) dan lintas instansi menggelar rapat persiapan pelaksanaan Haul KH. Akhmad Riduan (Guru Lok Bangkai) ke-28, Rabu malam, 24 Desember 2025. Rapat berlangsung di kediaman KH. Akhmad Junaidi (Guru Anom), Desa Lok Bangkai, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU. Rapat yang dimulai sekitar pukul 20.30 Wita tersebut membahas berbagai aspek teknis dan pengamanan guna memastikan pelaksanaan haul berjalan aman, tertib, dan kondusif. Haul rencananya akan menghadirkan penceramah KH. Ahmad Syairazi, Pimpinan Majelis Raudatul Ghanna An Nabiyah. Sejumlah pejabat dan perwakilan instansi hadir dalam rapat tersebut, di antaranya PS Kabag Ops Polres HSU AKP Momo Jon Rodok, Kasat Lantas AKP Yuwono, Kasat Intelkam IPTU Agus Murti Widodo, Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., unsur TNI dari Koramil Amuntai Tengah–Banjang, para kepala desa sekitar lokasi haul, perwakilan dinas terkait, tenaga kesehatan, hingga relawan posko se-Kabupaten HSU. Dalam rapat disepakati bahwa rangkaian haul akan dilaksanakan selama dua hari, yakni sesi pertama pada Selasa malam, 27 Januari 2026, dan acara inti pada Rabu malam, 28 Januari 2026, berpusat di area kubah dan kediaman Guru Anom. Berbagai masukan turut dibahas, mulai dari pengaturan arus lalu lintas, penempatan posko kesehatan, kesiapsiagaan ambulans, pengelolaan parkir, hingga kebersihan lingkungan. Dinas Perkim dan Lingkungan Hidup akan menyiapkan kontainer sampah di titik strategis, sementara Dinas Perhubungan siap membantu rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif bagi jemaah. Polres HSU melalui Kabag Ops menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan haul, khususnya dalam aspek keamanan jemaah dan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Kasat Lantas menekankan pentingnya koordinasi dengan relawan terkait kantong parkir dan rekayasa lalu lintas, sedangkan Kasat Intelkam mengingatkan panitia agar menjaga sikap dan komunikasi demi mencegah potensi gangguan kamtibmas. Sementara itu, Kapolsek Banjang menegaskan kesiapan jajarannya untuk melaksanakan pengamanan sesuai arahan pimpinan, baik di area utama haul maupun di jalur penerimaan tamu VIP. Dukungan serupa juga disampaikan oleh pihak Koramil Amuntai Tengah–Banjang. Rapat diakhiri dengan pembacaan doa dan Fatihah yang dihadiahkan kepada KH. Abdul Ghani (Guru Sekumpul), bertepatan dengan 5 Rajab 1447 Hijriah, disertai harapan agar pelaksanaan Haul Guru Lok Bangkai ke-28 dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh keberkahan. Sebagai informasi, haul ini merupakan tradisi tahunan untuk mengenang dan meneladani perjuangan ulama kharismatik Hulu Sungai Utara, KH. Akhmad Riduan (Guru Lok Bangkai), yang memiliki peran besar dalam dakwah dan pembinaan umat di daerah tersebut. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Ibadah Malam Natal bersama Jemaat Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), berlangsung dengan aman dan penuh khidmat pada Rabu malam, 24 Desember 2025. Kegiatan tersebut digelar di Barak Dalmas Polsek Amuntai Tengah, Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah. Ibadah Natal yang dimulai pukul 18.40 hingga 19.35 Wita ini mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, sebagaimana tertuang dalam kitab Matius 1:21–24. Tema tersebut menjadi pengingat akan makna kehadiran Kristus dalam kehidupan keluarga dan umat beriman. Ibadah dipimpin oleh Pendeta Mira Andayani dan diikuti sekitar 25 jemaat GKE Amuntai. Seluruh rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib, khusyuk, dan penuh sukacita Natal. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan jemaat, pengamanan dilakukan secara terpadu oleh aparat gabungan. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres HSU, serta dihadiri Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. Personel yang dilibatkan berasal dari Polres HSU, Kodim 1001/Amuntai–Balangan, GP Ansor, dan Banser Kabupaten HSU. Kapolres HSU menegaskan bahwa pengamanan kegiatan ibadah keagamaan merupakan bentuk komitmen Polri bersama TNI dan unsur masyarakat dalam menjaga toleransi, kerukunan umat beragama, serta menciptakan rasa aman selama perayaan Natal 2025. Dengan sinergi lintas sektor tersebut, Ibadah Malam Natal Jemaat GKE Amuntai dapat terlaksana dengan lancar, aman, dan kondusif hingga kegiatan berakhir. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com,Jepara, – Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Bapak Agung Bagus Kade Kusimantara, S.H., M.H., melakukan monitoring langsung terhadap posko pengamanan Natal dan Tahun Baru yang berlokasi di Alun-alun Jepara 23/12/2025.Monitoring ini dilakukan untuk memastikan kesiapan aparat keamanan dan instansi terkait dalam menjaga ketertiban serta keamanan selama perayaan Natal dan pergantian tahun. Bapak Agung menjelaskan bahwa tujuan utama dari monitoring ini adalah untuk mengecek kesiapan tim pengamanan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya agar perayaan berlangsung aman dan kondusif. “Kami ingin memastikan seluruh mekanisme pengamanan berjalan baik tanpa ada kendala, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan pergantian tahun dengan tenang,” ujar Kepala Kejaksaan negeri jepara kepada Bidik-kasusnews 24/12/2025. Dalam menghadapi potensi gangguan keamanan, Kejaksaan Negeri Jepara terus melakukan koordinasi dengan berbagai aliran kepercayaan di wilayah Jepara. Sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (PAKEM), Bapak Agung mengungkapkan bahwa pihaknya juga memantau ketat adanya potensi masuknya paham radikal yang bisa mengganggu ketentraman selama masa perayaan. Kepala Kejaksaan memberikan pesan khusus kepada masyarakat Jepara, terutama kepada umat Kristiani, agar tidak ragu melaksanakan ibadah Natal karena keamanan di tempat-tempat ibadah sudah terjamin. Selain itu, bagi masyarakat yang akan menyelenggarakan acara malam pergantian tahun dengan kerumunan besar, seperti panggung hiburan, diharapkan dapat mengurus izin resmi dari kepolisian dan menghindari kegiatan yang berlebihan. “Mari kita jaga suasana damai dan hormati saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” pesan beliau. Selain pengamanan di tempat ibadah dan lokasi acara, monitoring juga mencakup pengecekan posko-posko di pelabuhan, pasar, serta tempat pasokan logistik. Hal ini penting agar tidak terjadi kekurangan atau gangguan distribusi yang dapat menimbulkan kerawanan selama Natal dan Tahun Baru. Dengan sinergi yang baik antarinstansi keamanan dan pengawasan yang ketat, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di Jepara dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kedamaian bagi seluruh masyarakat.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 24 Desember 2025 – Upaya Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara dalam mengembangkan program ketahanan pangan terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Tanaman cabai yang dibudidayakan di lingkungan Rutan kini tumbuh dengan baik dan telah memasuki fase siap panen, mencerminkan keberhasilan pembinaan berbasis kemandirian dan produktivitas. Keberhasilan budidaya cabai tersebut merupakan hasil kerja sama antara Warga Binaan Pemasyarakatan dan petugas Rutan melalui perawatan yang dilakukan secara konsisten dan terencana. Mulai dari penyiraman rutin, pemupukan berkala, hingga pengendalian hama dilakukan dengan penuh kedisiplinan agar tanaman dapat tumbuh optimal. Salah satu aspek menarik dari program ini adalah penggunaan pupuk kompos buatan sendiri. Rutan Jepara memanfaatkan limbah organik internal seperti sisa bahan makanan dan dedaunan untuk diolah menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan. Langkah ini tidak hanya menekan biaya operasional, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan bagian dari strategi pembinaan yang berorientasi pada penguatan keterampilan Warga Binaan. Menurutnya, kegiatan pertanian ini menjadi sarana pembelajaran yang bernilai, karena memberikan bekal keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana. Ke depan, hasil panen cabai diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan internal Rutan sekaligus menjadi motivasi bagi pengembangan sektor pertanian lainnya. Program ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan pemasyarakatan dapat berjalan seiring dengan upaya mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.(Wely-jateng) Sumber:humas rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 24 Desember 2025 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menghadirkan kegiatan pembinaan edukatif yang menyentuh kebutuhan dasar Warga Binaan Pemasyarakatan. Kali ini, peserta magang turut berkontribusi melalui pelaksanaan pelatihan baca dan tulis yang bertujuan meningkatkan kemampuan literasi sekaligus membangun rasa percaya diri warga binaan. Pelatihan dilaksanakan di dalam lingkungan Rutan Jepara dengan konsep pembelajaran bertahap dan aplikatif. Warga binaan dibimbing untuk mengenal huruf, membaca kata sederhana, hingga menuangkannya dalam bentuk tulisan. Proses pembelajaran dirancang dengan metode yang ringan dan komunikatif sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman. Peserta magang berperan aktif sebagai pendamping belajar, memberikan arahan serta motivasi kepada warga binaan selama kegiatan berlangsung. Pendampingan ini menjadi sarana interaksi positif yang mendorong suasana belajar lebih terbuka dan partisipatif. Kegiatan pembinaan tersebut berjalan dengan tertib dan aman di bawah pengawasan petugas Rutan Jepara. Respons warga binaan terlihat cukup positif, ditandai dengan keaktifan mengikuti materi serta kesungguhan dalam setiap sesi latihan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menegaskan bahwa program literasi merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang berkelanjutan. Literasi dasar dinilai memiliki peran strategis dalam membekali warga binaan agar mampu beradaptasi dan berdaya guna ketika kembali ke tengah masyarakat. “Pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga penguatan kemampuan dasar. Dengan literasi yang baik, warga binaan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang,” jelasnya. Melalui kolaborasi antara Rutan Jepara dan peserta magang, pelatihan baca tulis ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta menjadi salah satu langkah dalam mewujudkan pembinaan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia. (Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara