LUMAJANG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Respons cepat terus dilakukan TNI bersama pemerintah daerah dalam penanganan dampak erupsi Gunung Semeru di Kecamatan Pronojiwo. Pada Sabtu (22/11/2025), jajaran Korem 083/Baladhika Jaya bersama Kodam V/Brawijaya turun langsung meninjau lokasi pengungsian dan wilayah paling terdampak untuk memastikan seluruh proses penanganan darurat berjalan aman, cepat, dan terkoordinasi. Peninjauan awal dilakukan di SDN 04 Supiturang, yang menjadi lokasi utama pengungsian warga. Di titik ini, personel TNI bersama unsur BPBD, pemerintah daerah, tenaga medis, dan relawan memeriksa ketersediaan layanan kesehatan, suplai logistik harian, perlindungan untuk kelompok rentan, serta kesiapan fasilitas pengungsian. TNI juga membantu pengamanan area sekitar, mobilitas pengungsi, serta penataan jalur evakuasi agar tetap aman dan mudah dilalui. Sebagai dukungan kemanusiaan, rombongan menyalurkan 19 item bantuan, termasuk selimut, pakaian anak, kebutuhan balita, perlengkapan mandi, sembako, dan kebutuhan dasar lainnya. Bantuan tersebut disalurkan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan awal para pengungsi selama masa tanggap darurat. Dari lokasi pengungsian, tim bergerak menuju Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, salah satu kawasan dengan paparan material vulkanik paling berat. Di sana, TNI melakukan asesmen langsung terhadap kondisi permukiman, sebaran material erupsi, kerusakan infrastruktur, serta akses evakuasi. Hasil peninjauan ini akan menjadi dasar penguatan langkah pascabencana oleh seluruh pemangku kepentingan. “TNI akan selalu hadir untuk rakyat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Sejak erupsi terjadi, kami langsung bergerak membantu evakuasi, pengamanan jalur, dan memastikan bantuan sampai ke masyarakat,” ujar Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir saat meninjau lokasi. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara cepat, terukur, dan berempati, dengan keselamatan warga sebagai prioritas utama. Aktivitas Gunung Semeru yang masih berada pada tingkat kewaspadaan membuat personel TNI tetap disiagakan untuk mengantisipasi dinamika situasi di lapangan. Sinergi lintas lembaga menjadi kunci keberhasilan operasi kemanusiaan ini. TNI berkolaborasi dengan BPBD, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat setempat untuk memastikan distribusi bantuan lancar, evakuasi aman, serta pemulihan berjalan lebih cepat. Dengan kerja terpadu dan kehadiran aparat di lapangan, upaya penanggulangan erupsi Semeru diharapkan dapat memberikan perlindungan maksimal bagi warga terdampak dan mempercepat proses stabilisasi wilayah. (Agus)

BANDAR LAMPUNG, BIDIK-KASUSNEWS.COM Untuk memastikan keamanan kota tetap kondusif pada akhir pekan, Kodim 0410/KBL mengerahkan Tim Siap Saat Siap Bergerak (S3B) dalam patroli gabungan malam di sejumlah titik vital Kota Bandar Lampung, Sabtu (22/11/2025). Patroli yang dimulai pukul 20.00 hingga 23.15 WIB itu melibatkan sepuluh personel TNI dari berbagai Koramil dan staf Kodim, serta dua anggota ormas GRIB. Operasi pengamanan ini menggunakan satu unit kendaraan tempur jenis panser guna memperkuat mobilitas dan daya cegah tim di lapangan. Sejumlah lokasi strategis menjadi fokus penyisiran, di antaranya Rumah Dinas Gubernur, Rumah Dinas Wali Kota, Rumah Dinas Pangdam, serta Danrem. Tim juga melakukan pemantauan di Kantor DPRD Provinsi Lampung, DPRD Kota Bandar Lampung, Kantor Wali Kota, dan Bundaran Al-Furqon sebagai salah satu titik keramaian kota. “Ini adalah bentuk komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas,” ujar Letda Inf Suwardi, Pa Jaga Kodim 0410/KBL yang memimpin pengamanan malam itu, melalui keterangan resminya. Hasil pemantauan menunjukkan situasi seluruh titik dalam keadaan aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan atau indikasi ancaman selama patroli berlangsung. Laporan resmi menyebutkan kondisi nihil Haljol (hal yang menjolok). Keberhasilan patroli tersebut dinilai sebagai bukti kuatnya kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman. Kehadiran aparat di lapangan juga memberikan efek deteren terhadap potensi gangguan keamanan. Kodim 0410/KBL memastikan kegiatan patroli gabungan akan dilakukan secara rutin. Langkah ini diharapkan dapat terus memberikan rasa tenang bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan Kota Bandar Lampung dari berbagai potensi kerawanan. (Agus)

Lampung, Bidik-kasusnews.com — Upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar berhasil digagalkan berkat respons cepat dua prajurit TNI AD di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 136 jalur B, Kamis (20/11/2025). Penemuan 90.000 butir ekstasi itu berawal dari kecelakaan sebuah Nissan X-Trail hitam yang ditemukan ringsek tanpa pengemudi pada dini hari. Insiden terjadi sekitar pukul 05.25 WIB ketika Sertu Eko Wahyudi, Babinsa Koramil 0411-11/Terbanggi Besar, melihat kendaraan tersebut dalam kondisi rusak parah. Saat melakukan pengecekan area di bawah Jembatan Tol Karang Endah, ia menemukan enam tas mencurigakan yang kemudian dicek bersama Serda Maradang Simanjuntak dari Kumrem 043/ Garuda Hitam. Hasil pemeriksaan awal memunculkan temuan mengejutkan: 34 kantong berisi pil ekstasi dengan estimasi sekitar 90 ribu butir. Menyadari bahwa temuan ini berkaitan dengan peredaran narkotika skala besar, keduanya segera melaporkan kepada pimpinan dan pihak kepolisian. Sekitar pukul 08.45 WIB, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni bersama Dirresnarkoba Polda Lampung Kombes Pol Dwi Handoko tiba di lokasi untuk penanganan dan pendalaman perkara. Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan, yang juga turun langsung, memastikan koordinasi sinergis antara TNI dan Polri dalam penanganan kasus. Seluruh barang bukti—terdiri dari 1 unit SUV Nissan X-Trail dan enam tas berisi 34 kantong ekstasi—resmi diserahkan kepada Ditresnarkoba Polda Lampung. Hingga saat ini, pengemudi kendaraan belum ditemukan dan diduga kabur sesaat setelah kecelakaan terjadi. Dandim 0411/KM Letkol Inf Noval Darmawan menyampaikan apresiasi atas kecermatan kedua anggotanya. “Ketepatan laporan anggota sangat membantu polisi dalam membuka penyelidikan kasus yang diduga terkait jaringan narkoba ini,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kejadian ini menunjukkan kuatnya komitmen serta sinergi TNI–Polri dalam memerangi peredaran narkotika di Lampung. “Polda Lampung akan melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan pelaku di balik penyelundupan puluhan ribu pil ekstasi ini,” tegasnya. (Agus)

Bidik-kasusnews.com, Sintang Kalimantan Barat Tim dari Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Kabupaten Sintang Kalbar Polda Kalimantan Barat bergerak cepat membantu warga yang rumahnya roboh akibat terpaan angin kencang di Jalan Sintang Pinoh Ransidakan Sintang, Kamis-20-November-2025 sore.   Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob kabupaten Sintang Kompol Mujiono.SH.MH,melalui anggota personelnya mengatakan bahwa timnya menerima laporan dari warga sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung gerak cepat tanpa menunda waktu segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan rumah warga yang roboh akibat terpaan angin kencang dan gerak cepat membantu evakuasi barang barang yang penting serta mendirikan bantuan darurat agar keluarga terdampak dapat kembali merasa aman. “Angin kencang yang melanda kabupaten Sintang kalbar,hari ini menyebabkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan, salah satunya roboh. Kami langsung bergerak ke lokasi untuk membantu evakuasi dan membersihkan puing-puing,” ujar Kompol Mujiono. Petugas Brimob yang diterjunkan ke lokasi berhasil membantu evakuasi warga ke tempat yang aman dan membersihkan puing-puing rumah yang roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material masih dalam proses perhitungan. “Kami akan terus memantau situasi dan siap membantu warga yang terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem,” tambah Kompol Mujiono. Batalyon C Pelopor Sintang Sat Brimob Polda Kalbar terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan yang tepat dan efektif dapat diberikan kepada warga yang terdampak. Masyarakat yang membutuhkan bantuan. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian dan pengabdian Korps Brimob polri dalam memberikan perlindungan,pelayanan,serta rasa aman pada setiap situasi darurat. Wartawan Mulyawan

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara –22-November-2025 Operasi Zebra Candi 2025 resmi digelar di seluruh wilayah Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Jepara. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025 ini, menyasar peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kasat Lantas Polres Jepara AKP Rahandani Gusti Pradana Saat dikonfirmasi Bidik-kasusnews via WhatsApp Sabtu 22/11/2025 menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini mengusung tujuan utama untuk menurunkan jumlah pelanggaran, kecelakaan, serta fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, operasi ini diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara di jalan raya. “Operasi Zebra tahun ini kami laksanakan untuk mewujudkan Kamseltibcar yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna jalan, terutama menjelang momentum Natal dan Tahun Baru,” ujar Kasat Lantas. Pelanggaran Terbanyak: Helm, Rambu, dan Knalpot Brong Berdasarkan analisa dan evaluasi selama enam hari pelaksanaan, pelanggaran yang paling banyak ditemukan di lapangan antara lain: Pengendara tidak menggunakan helm, Pelanggaran rambu-rambu lalu lintas, Penggunaan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong. Tiga jenis pelanggaran tersebut menjadi fokus penindakan lantaran berkontribusi pada meningkatnya potensi kecelakaan dan keresahan masyarakat. Edukasi Lebih Diutamakan Dibanding Penindakan Meski demikian, Kasat Lantas menegaskan bahwa Operasi Zebra 2025 tidak semata-mata menonjolkan penindakan. Polres Jepara justru lebih mengedepankan langkah pembinaan dan pencegahan. “Operasi ini kami fokuskan pada edukasi dan sosialisasi terkait pentingnya tertib berlalu lintas. Selain itu, kami optimalkan kegiatan preventif seperti pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli,” jelasnya. Langkah tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat sejak dini sehingga pelanggaran dapat ditekan tanpa harus selalu bergantung pada penindakan. Tujuan Utama: Keselamatan Masyarakat Kasat Lantas menekankan bahwa inti dari Operasi Zebra adalah keselamatan. Masyarakat diharapkan lebih sadar bahwa mematuhi aturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban, namun juga kebutuhan demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain. “Dengan semakin tingginya kesadaran, kita bisa menekan angka kecelakaan dan kerugian materiil maupun jiwa,” tambahnya. Harapan untuk Masyarakat Jepara Menutup penjelasannya, Kasat Lantas Jepara mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib selama operasi berlangsung. “Kamseltibcar yang aman dan kondusif hanya bisa terwujud apabila ada sinergi antara Polantas, stakeholder, dan masyarakat. Mari kita jadikan keselamatan berkendara sebagai kebutuhan, dan bersama-sama menjadikan Kabupaten Jepara kota yang aman dan selamat,” ujar kasat lantas jepara AKP Rahandi Gusti Pradana. (Wely-jateng)

Jakarta, Bidik-kasusnews.com — Aksi penyampaian aspirasi yang digelar Ormas Grib di kawasan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Sunter berlangsung kondusif pada Selasa siang. Polda Metro Jaya, melalui Subdit Dalmas Direktorat Samapta, menurunkan ratusan personel untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan masyarakat dapat menyampaikan pendapat secara aman. Komandan Batalyon 1 Subdit Dalmas Polda Metro Jaya, Kompol M. Ronny, menjelaskan bahwa pihaknya menerima penugasan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polres Metro Jakarta Utara untuk memberikan pelayanan selama unjuk rasa berlangsung. “Kami dari Subdit Dalmas Dit Samapta Polda Metro Jaya hari ini di-BKO-kan ke Polres Jakarta Utara untuk kegiatan pelayanan aspirasi dari masyarakat, khususnya kelompok Ormas Grib,” ujar Kompol Ronny. Sebanyak dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) — sekitar 160 personel — diterjunkan sejak pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Selama tiga jam aksi berlangsung, situasi terpantau aman dan tertib. Kompol Ronny menyebutkan bahwa pendekatan pelayanan menjadi kunci terciptanya suasana kondusif. “Alhamdulillah, mereka tertib dalam menyampaikan aspirasi. Kami juga memberikan pelayanan dengan baik sehingga kedua belah pihak dapat saling memahami,” tuturnya. Massa aksi membubarkan diri sekitar pukul 13.00 WIB setelah berkoordinasi dengan para korlap dan kembali ke kediaman masing-masing tanpa insiden. Terkait tuntutan yang disampaikan Grib, Kompol Ronny mengatakan bahwa PT Astra Daihatsu Motor akan menjadwalkan ulang pertemuan lanjutan. “Kami menunggu kelanjutan keputusan dari pihak Daihatsu,” jelasnya. Untuk kemungkinan adanya aksi susulan, pihak kepolisian menyatakan siap memberikan pelayanan kembali. “Kami menunggu koordinasi lebih lanjut dari Grib dan pihak Daihatsu, tentunya melalui Polres Metro Jakarta Utara,” tambahnya. Di akhir pernyataan, Kompol Ronny menegaskan bahwa kepolisian kini mengutamakan pendekatan humanis dan pelayanan dalam setiap kegiatan penyampaian pendapat. “Pola kami sekarang bukan lagi sekadar pengamanan, tetapi pelayanan unjuk rasa — agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan nyaman dan tertib,” ujarnya. (Heri) 

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com Menyambut datangnya musim penghujan, Babinsa Kelurahan Sidodadi Serka B. Lubis memimpin kegiatan Jumat Bersih dengan fokus membersihkan saluran drainase di Jalan Gajah, RT 02 Lingkungan I, Jumat (21/11/2025). Aksi gotong royong ini dilakukan untuk mencegah genangan air dan potensi banjir akibat tersumbatnya aliran drainase. Kegiatan berlangsung dengan melibatkan sinergi antara TNI, Pemerintah Kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Sidodadi, para Kepala Lingkungan, Ketua RT se-Kelurahan Sidodadi, personel Linmas, serta puluhan warga yang turun langsung membersihkan tumpukan sampah dan sedimentasi di sepanjang saluran air. Serka B. Lubis, yang mewakili Koramil 410-06/Kedaton, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan, khususnya pada area rawan banjir. “Drainase yang tersumbat sampah dan lumpur adalah salah satu penyebab utama banjir lokal saat hujan deras. Lewat kerja bakti seperti ini, kita bukan hanya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga melakukan pencegahan dini agar banjir tidak terjadi. Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujarnya. Lurah Sidodadi turut memberikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat. “Ini bukti bahwa ketika pemerintah, TNI, dan masyarakat bersinergi, pekerjaan seberat apa pun bisa diselesaikan dengan ringan. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus kita jaga,” tuturnya. Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung tertib dan lancar. Pemerintah kelurahan bersama Babinsa berharap aksi bersih-bersih ini dapat mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat Sidodadi pada musim penghujan mendatang. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 21 November 2025 — Upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan kembali menjadi perhatian Rutan Kelas IIB Jepara. Pada Jumat pagi (21/11), lembaga tersebut menerima kunjungan tim dari Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara dalam rangka sosialisasi program pendidikan yang dibuka khusus bagi para pegawai. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Rutan Jepara itu menghadirkan pemaparan detail mengenai pilihan program studi, metode pembelajaran, hingga skema kuliah yang memungkinkan pegawai tetap menjalankan tugas sambil melanjutkan pendidikan. UNISNU Tawarkan Skema Pendidikan yang Ramah bagi Pegawai Tim UNISNU menjelaskan bahwa kampus tersebut menyediakan berbagai jenjang pendidikan dengan kurikulum yang dirancang untuk menjawab kebutuhan kompetensi aparatur negara. Penjelasan mencakup sistem perkuliahan hybrid, model pembelajaran berbasis proyek, serta fleksibilitas jadwal yang dinilai cocok bagi ASN yang memiliki ritme kerja dinamis. Tak hanya itu, informasi terkait biaya pendidikan, peluang beasiswa institusi, hingga jalur pendaftaran juga dipaparkan secara rinci. UNISNU menegaskan komitmennya untuk menjalin kolaborasi dengan instansi pemerintah sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi. Kepala Rutan: Pengembangan Kompetensi Adalah Kebutuhan Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai bahwa pendidikan lanjutan merupakan kebutuhan yang tak bisa diabaikan. > “Tantangan tugas pemasyarakatan semakin kompleks. Pegawai perlu dibekali wawasan dan keterampilan baru agar dapat memberikan pelayanan terbaik. Sosialisasi dari UNISNU ini menjadi peluang besar bagi peningkatan kapasitas pegawai,” ujar Renza. Pegawai Antusias, Banyak Pertanyaan Muncul Suasana sosialisasi berlangsung aktif. Para pegawai menunjukkan ketertarikan tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan, seperti bagaimana menyesuaikan jadwal kuliah dengan pola regu pengamanan, pilihan program studi yang relevan dengan bidang pemasyarakatan, serta mekanisme pengakuan pengalaman kerja dalam perkuliahan. Interaksi tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan untuk melanjutkan pendidikan semakin dirasakan oleh para pegawai, sejalan dengan dorongan instansi untuk terus mengembangkan diri. Langkah Kolaboratif untuk Penguatan Pelayanan Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara kembali menegaskan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan melalui pengembangan SDM. Kerja sama dengan perguruan tinggi seperti UNISNU diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang akademik bagi pegawai sekaligus mendorong terciptanya budaya belajar di lingkungan Rutan. (Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara

JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang —21-November-2025 Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengawasan internal dan pelayanan publik. Melalui inovasi terbaru berupa Dumas QR Code, Bidpropam menghadirkan sistem pelaporan digital yang memudahkan masyarakat menyampaikan aduan terkait kinerja maupun perilaku anggota Polri secara cepat dan transparan. Inovasi ini dihadirkan sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan masyarakat yang menginginkan layanan pengaduan yang ringkas, mudah diakses, dan tidak terbatas ruang maupun waktu. Kini, cukup dengan memindai QR Code yang tersedia di berbagai fasilitas publik dan ruang pelayanan, warga bisa mengirimkan laporan secara langsung melalui gawai mereka. Akses Lebih Mudah, Laporan Lebih Terpantau Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Saiful Anwar, menjelaskan bahwa Dumas QR Code dirancang untuk memastikan seluruh laporan terekam dalam sistem digital sehingga proses tindak lanjut dapat dipantau dan diverifikasi dengan lebih jelas. “Sistem ini memberikan kepastian bahwa setiap aduan yang masuk akan diproses melalui alur yang terukur. Semua laporan tercatat secara elektronik sehingga lebih mudah dipantau, baik oleh pengawas internal maupun oleh masyarakat yang menyampaikannya,” ujarnya. Dengan prosedur pelaporan yang sederhana, masyarakat dapat mencantumkan identitas (opsional), jenis laporan, hingga uraian kejadian tanpa perlu datang langsung ke kantor polisi. Fasilitas ini dinilai menjadi langkah penting dalam menciptakan budaya pelaporan yang lebih aktif dan partisipatif. Wujud Pengawasan Modern dan Transparan Peluncuran Dumas QR Code tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelaporan, tetapi juga menegaskan upaya Polri dalam membangun layanan berbasis digital yang profesional dan responsif. Dengan sistem ini, setiap laporan yang masuk akan ditangani oleh unit terkait secara berjenjang, memastikan bahwa proses pengawasan berjalan sesuai standar. Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menilai inovasi ini sebagai penguatan terhadap prinsip transparansi dalam tubuh Polri. “Polda Jawa Tengah berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin humanis dan akuntabel. Partisipasi masyarakat melalui Dumas QR Code akan membantu kami mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan,” jelasnya. Kolaborasi Polri dan Masyarakat Melalui sistem pengaduan digital ini, Bidpropam berharap masyarakat semakin berani dan terbuka dalam menyampaikan keluhan maupun masukan terkait pelayanan kepolisian. Setiap aduan yang disampaikan bukan hanya sebagai bahan evaluasi, tetapi juga sebagai fondasi dalam membangun Polri yang semakin profesional, berintegritas, dan dipercaya publik. “Kami mendorong masyarakat untuk menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Suara publik sangat berarti bagi proses pembenahan dan peningkatan kualitas kinerja anggota di lapangan,” pungkas Kombes Pol Saiful Anwar.(Wely-jateng) Sumber:Humas polda jateng

Bangka, Bidik-kasusnews.com — TNI menggelar Latihan Terintegrasi 2025 dengan pengerahan kekuatan besar mencapai 68.395 prajurit di dua wilayah strategis: Bangka Belitung dan Morowali, Sulawesi Tengah. Latihan ini merupakan unjuk kekuatan nasional sekaligus bukti komitmen pemerintah dalam menjaga sumber daya alam (SDA) yang rawan eksploitasi ilegal. Kegiatan di Bangka dipusatkan di Titik Tinjau Desa Mabat, Rabu (19/11/2025), dan disaksikan langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta sejumlah pejabat negara. Di Bangka Belitung, latihan melibatkan 41.397 personel TNI dari tiga matra. Serangkaian demonstrasi tempur dilakukan, mulai dari Serangan Udara Langsung (SUL) oleh F-16 Wing Udara 31, penerjunan taktis Yonif 501, simulasi penangkapan ponton ilegal, hingga peninjauan lokasi galian pasir. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menguji interoperabilitas pasukan sekaligus kesiapan alutsista. Sementara itu, di Morowali, sebanyak 26.998 prajurit dikerahkan dalam latihan Komando Gabungan TNI. Menhan Sjafrie dan Panglima TNI juga meninjau langsung pelaksanaan latihan, termasuk operasi perebutan pangkalan, penerjunan KDOL, aksi sabotase sasaran strategis, hingga skenario force down terhadap pesawat pelanggar. Latihan ini dirancang sebagai penguatan kemampuan tempur sekaligus implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) terkait pengamanan wilayah rawan, khususnya di sektor pertambangan. Bangka Belitung dan Morowali dipilih sebagai lokasi latihan karena keduanya merupakan pusat SDA bernilai tinggi, namun juga rentan terhadap praktik penambangan ilegal. Sebelumnya, Presiden RI mengungkapkan adanya sekitar 1.000 titik tambang ilegal di Bangka Belitung yang menyebabkan hilangnya hingga 80 persen produksi timah nasional. Presiden pun memerintahkan TNI melakukan pengamanan ketat seluruh jalur pergerakan material timah. “Saya perintahkan TNI untuk memblokir seluruh jalur masuk dan keluar di Pulau Bangka dan Belitung. Negara harus mengetahui secara pasti apa yang keluar dan apa yang masuk. Kita tidak boleh terus dirugikan,” tegas Presiden. Sebagai tindak lanjut, TNI menggelar kekuatan besar berikut alutsista strategis, antara lain Rantis Maung, drone taktis, KRI dan KAL, pesawat F-16, Hercules, CN-295, serta helikopter Caracal dan Super Puma. Penggelaran ini mempertegas bahwa perlindungan SDA adalah bagian integral dari tugas menjaga kedaulatan negara. Menhan Sjafrie menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar demonstrasi kekuatan, tetapi langkah nyata negara dalam menegakkan aturan dan mencegah eksploitasi SDA. “Tujuannya satu: negara harus mampu menegakkan peraturan dan melakukan penertiban demi pengamanan sumber daya alam sebagai bagian dari kedaulatan NKRI,” ujarnya di hadapan media. Latihan Terintegrasi TNI 2025 juga menampilkan berbagai skenario operasi gabungan, termasuk OP3U, KDOL, operasi laut terhadap kapal pelaku aktivitas ilegal, serta berbagai manuver yang menguji respons cepat dan kesiapsiagaan pasukan pada berbagai domain operasi. (Agus)