JATENG – Bidikkasusnews.com | – Pati – Dalam rangka menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan ketahanan fisik prajurit, Kodim 0718/Pati melaksanakan kegiatan lari aerobik di Lapangan Joyo Kusumo, Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin pembinaan fisik yang wajib diikuti seluruh anggota. Selasa (26/8/2025). Sebelum pelaksanaan, Pgs. Kasdim 0718/Pati, Kapten Cba Kistono, memimpin apel dan menegaskan pentingnya olahraga teratur bagi setiap prajurit. Menurutnya, dengan berolahraga secara terprogram, tubuh akan tetap sehat, fisik terjaga, serta terhindar dari berbagai penyakit. Pgs. Kasdim menambahkan, pembinaan fisik memiliki peran penting dalam mendukung tugas prajurit, baik di lapangan maupun dalam pekerjaan administrasi. *“Dengan memiliki kondisi fisik yang prima, seorang prajurit akan lebih siap dan mampu melaksanakan setiap perintah serta tanggung jawab yang diberikan oleh satuan,”* ujarnya. Kegiatan lari aerobik ini diharapkan mampu memelihara stamina prajurit Kodim 0718/Pati, sehingga tetap siap siaga dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. (Kasnadi)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terus berupaya memaksimalkan potensi daerah melalui riset dan inovasi. Hal ini diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Senin (25/8/2025). Kerja sama tersebut menjadi langkah nyata untuk mengembangkan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah penerapan teknologi Faspol (fast pyrolysis multikondensor) di Karimunjawa, yang mampu mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif bernama petasol. Menurut penjelasan peneliti BRIN, Tri Martini Patria, dari 1 kilogram sampah plastik dapat dihasilkan hingga 90 persen bahan bakar pengganti dexlite. “Dalam skala uji coba, 50 kilogram sampah mampu menghasilkan sekitar 48 liter petasol. Hasil ini bisa digunakan untuk mendukung pertanian maupun pengelolaan sampah,” terangnya. Selain itu, riset juga diarahkan pada pembenihan padi varietas biosalin di kawasan pesisir Jepara. Varietas tersebut dikembangkan oleh kelompok tani di Desa Bandungharjo (Donorojo) dan Desa Suwawal (Mlonggo). Dengan daya tahan tinggi terhadap kondisi lahan marginal, biosalin diproyeksikan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah. Bupati Jepara, yang akrab disapa Mas Wiwit, menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat penting. “Kami berharap teknologi ini dapat membantu mengurangi persoalan sampah di Karimunjawa, sekaligus membuka peluang baru dalam bidang pertanian,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa sinergi dengan BRIN tidak berhenti sampai di sini. Pemkab Jepara akan terus membuka ruang untuk riset dan inovasi di berbagai sektor lain demi kesejahteraan masyarakat.(Wely-jateng) Sumber: Diskominfo jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Upaya pemberantasan narkoba tidak hanya berhenti pada penindakan hukum, tetapi juga menyentuh aspek pemulihan. Hal inilah yang dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara dengan menandatangani kerjasama bersama Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Lapas Pati, Selasa (26/8/2025). Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyebut bahwa rehabilitasi sosial merupakan langkah penting agar warga binaan kasus narkoba bisa benar-benar pulih dan tidak kembali terjerumus. Menurutnya, pemasyarakatan bukan hanya tempat menjalani hukuman, melainkan juga wadah pembinaan. “Melalui rehabilitasi, kami ingin membekali mereka dengan konseling, keterampilan, dan dukungan psikososial. Harapannya, warga binaan bisa kembali ke masyarakat dengan kondisi yang lebih sehat dan produktif,” ungkap Karutan. Sementara itu, Djunaidi selaku perwakilan IPWL menambahkan bahwa proses pemulihan tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan medis. Menurutnya, pemulihan harus menyeluruh, mencakup mental, sosial, hingga penguatan kemampuan diri. “Rehabilitasi adalah perjalanan panjang. Bukan sekadar lepas dari narkoba, tapi juga membangun kembali kehidupan yang lebih baik,” jelasnya. Kegiatan penandatanganan ini juga diikuti para pimpinan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-eks Karesidenan Pati dan ditutup dengan deklarasi bersama mendukung program rehabilitasi sosial. Melalui kerjasama ini, Rutan Jepara berharap dapat menjadi pionir dalam pelaksanaan rehabilitasi sosial bagi penyalahguna narkoba. Sinergi dengan IPWL diharapkan mampu memperkuat peran pemasyarakatan dalam pencegahan sekaligus penanggulangan narkoba di Indonesia.(Wely-jateng)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Aksi unjuk rasa besar-besaran yang digelar ribuan massa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin (25/8) berakhir ricuh. Demonstrasi yang dipelopori berbagai elemen masyarakat—mulai dari mahasiswa, buruh, hingga pengemudi ojek daring—menyuarakan penolakan terhadap kenaikan gaji dan tunjangan anggota DPR yang disebut mencapai lebih dari Rp100 juta per bulan.(26/8/2025) Kericuhan pecah sekitar pukul 12.45 WIB, ketika aparat kepolisian melepaskan tembakan gas air mata dan water cannon untuk membubarkan massa yang bertahan di depan halaman utama DPR. Aksi saling dorong tidak terhindarkan, bahkan sejumlah demonstran melemparkan botol plastik sebagai bentuk perlawanan. Sekitar pukul 14.00 WIB, bentrokan kembali terjadi di pintu belakang DPR. Massa berusaha merangsek masuk dengan melempar batu ke arah pos pengamanan, hingga memicu pembakaran sepeda motor. Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata secara berulang. Pantauan di lapangan menunjukkan aparat Brimob setidaknya menembakkan gas air mata lebih dari lima kali dalam rentang setengah jam. Massa kemudian mundur ke arah Stasiun Palmerah, Gelora Bung Karno (GBK), dan Senayan Park. Di lokasi ini, banyak demonstran mengalami iritasi mata, sesak napas, hingga panik akibat paparan gas air mata. “Pak, yang ditembak harus anggota DPR, bukan kami!” teriak salah satu demonstran di tengah kepulan asap gas. Beberapa peserta aksi menyuarakan langsung alasan mereka turun ke jalan. Danar, seorang mahasiswa, menyebut dirinya hadir tanpa membawa atribut kampus. “Saya tidak bisa terima ketika rakyat banyak kena PHK, sementara DPR mendapat gaji ratusan juta,” ujarnya. Alfin, pengemudi ojek daring, menambahkan, “Kami susah mencari uang harian, tapi DPR bisa hidup mewah. Kalau seperti ini, lebih baik DPR dibubarkan.” Rahmini, buruh pabrik yang ikut berdemo meski harus bolos kerja, menyatakan, “Kami sudah lama merasakan ketidakadilan. DPR tidak lagi mewakili rakyat.” Aksi yang diorganisir oleh kelompok Revolusi Rakyat Indonesia ini menjadi viral di media sosial dan menuai beragam reaksi publik. Ketua DPR RI Puan Maharani merespons dengan imbauan agar penyampaian aspirasi dilakukan dengan tertib dan saling menghormati. Ia berjanji DPR akan menampung masukan masyarakat demi perbaikan kinerja lembaga. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima mengingatkan aparat keamanan untuk lebih mengedepankan pendekatan persuasif agar situasi tidak semakin memanas. Dari data sementara, sedikitnya dua orang demonstran terluka, salah satunya akibat lemparan batu yang mengenai kepala. Korban telah mendapat perawatan medis dengan bantuan TNI dan tim relawan kesehatan. Hingga sore hari, aparat kepolisian masih berjaga ketat di sekitar komplek DPR untuk mengantisipasi adanya gelombang massa susulan.(Agus)
Lampung, Bidik-kasusnews.com — Bhayangkara Presisi Lampung FC U-15 berhasil memastikan langkah ke partai final Piala Soeratin U-15 tingkat Provinsi setelah mengalahkan Persilat FC dengan skor meyakinkan 3-0. (Senin/25/82025) Pertandingan yang digelar di Lapangan Karang Anyar ini berlangsung sengit sejak awal, namun Bhayangkara FC tampil dominan dengan serangan efektif yang berbuah tiga gol tanpa balas. Kemenangan tersebut menegaskan kualitas Bhayangkara FC U-15 sebagai salah satu kandidat kuat juara turnamen tahun ini. Kesempatan berharga ini DirReskrimsus Polda Lampung Kombes Derry selaku ketua Tim menyampaikan semangat dan apresiasi, “Terimakasih kepada tim dan para pemain yang telah berjuang dan semangat didalam setiap pertandingan dan dengan kemenangan ini kita berhak melaju ke partai final untuk mengukir sejarah menjadi juara”, ucap Kombes Derry Dengan hasil ini, Bhayangkara FC U-15 berhak melaju ke babak final Piala Soeratin yang akan digelar pada Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 15.00 WIB di Lapangan Margo Mulyo, Jati Agung. Para pendukung pun diharapkan hadir memberikan dukungan penuh bagi Bhayangkara FC U-15 dalam perebutan gelar bergengsi ini.(Mg)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Jasa Bintang Mahaputera Utama kepada Alm. Prof. Dr. H. Fahmi Idris, S.E., M.H., dalam upacara penganugerahan tanda kehormatan kenegaraan yang digelar di Istana Negara, bertepatan dengan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Senin (25/8/2025). Kabar bahagia ini disampaikan oleh putri almarhum, Fahira Idris, melalui akun media sosial pribadinya. Ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus kebanggaan keluarga atas penghargaan negara yang diberikan kepada sang ayah. “Dengan penuh rasa syukur, kami keluarga besar Prof. Dr. H. Fahmi Idris, S.E., M.H. menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak H. Prabowo Subianto, atas penganugerahan Tanda Jasa & Tanda Kehormatan ini,” tulis Fahira dalam unggahannya. Fahira menambahkan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan atas jasa almarhum, tetapi juga pengingat sekaligus warisan nilai perjuangan yang harus dijaga dan diteruskan oleh generasi berikutnya. Alasan Penganugerahan Bintang Mahaputera Utama diberikan kepada almarhum Fahmi Idris atas jasa luar biasa dalam bidang pembangunan ekonomi, khususnya melalui kebijakan perindustrian dan ketenagakerjaan. Dedikasi almarhum terbukti dalam mendorong penguatan industri nasional, penyerapan tenaga kerja, serta pengembangan wirausaha yang memberi dampak luas bagi kemajuan bangsa. Warisan Perjuangan Fahmi Idris Sebagai tokoh nasional, Fahmi Idris dikenal sebagai akademisi, politisi, dan menteri yang berperan besar dalam penguatan sektor ekonomi Indonesia. Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus bekerja dengan integritas, semangat kebangsaan, dan pengabdian tulus bagi tanah air. “Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk memperkokoh persatuan dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutup Fahira Idris. Penganugerahan ini semakin menegaskan bahwa dedikasi Fahmi Idris semasa hidupnya telah meninggalkan jejak penting dalam pembangunan bangsa, sekaligus menjadi teladan bagi generasi penerus Indonesia.(Agus)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, menggantikan Marthinus Hukom, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025). Pengangkatan tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 118/TPA Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Narkotika Nasional. Dalam prosesi pelantikan, Suyudi Ario Seto mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo. “Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Saya akan menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Suyudi saat mengikrarkan sumpah. Usai pengambilan sumpah, Suyudi menandatangani berita acara pelantikan bersama Presiden Prabowo. Acara dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta para menteri Kabinet Merah Putih yang hadir. Profil Singkat Suyudi Ario Seto Suyudi Ario Seto merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994 dan dikenal berkarier di bidang reserse. Ia pernah bertugas di Resmob Polda Metro Jaya, menjabat Kapolsek di Pasar Minggu, Tanah Abang, dan Penjaringan, hingga Kasat Reskrim di Polres Metro Jakarta Selatan, Tangerang Kota, dan Jakarta Barat. Selain itu, Suyudi juga pernah menjabat Kapolres Majalengka, Bogor, Bogor Kota, dan Metro Jakarta Pusat (2014–2017). Di tingkat Mabes Polri, ia menduduki jabatan Wadirtipideksus, Wadirtipidsiber, dan Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II di Bareskrim. Pada 2023, ia dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya, lalu menjabat sebagai Kapolda Banten pada Juni 2024. Atas pengabdiannya, Suyudi menerima berbagai tanda kehormatan, di antaranya SL. Pengabdian XXIV, SL. Ksatria Bhayangkara, SL. Dharma Nusa, hingga SL. Operasi Kepolisian. Pelantikan ini menandai awal tugas Suyudi Ario Seto memimpin BNN RI dalam melanjutkan perjuangan memberantas narkotika serta mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba). (Agus)
JATENG – Bidik-kasusnews.com | Pati – Ribuan warga yang tergabung dalam Masyarakat Pati Bersatu (MPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi dengan mengirimkan surat secara serentak ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Senin (25/8/2025). Aksi yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 12.45 WIB itu dikawal oleh 1.245 personel gabungan Polresta Pati dan BKO Polda Jateng serta instansi terkait. Kegiatan dimulai di Posko Donasi MPB, Alun-Alun Simpang Lima Pati, kemudian massa berjalan kaki menuju Kantor Pos Pati di Jalan P. Sudirman No. 61. Aksi ini dipimpin langsung oleh koordinator lapangan Supriyono alias Botok, dengan jumlah peserta sekitar 300 orang dari berbagai elemen masyarakat. Dalam aksinya, para peserta membawa spanduk, poster, dan bendera Merah Putih, serta menggunakan satu unit truk towing untuk sound system. Mereka menyuarakan kritik terhadap kepemimpinan Bupati Pati, Sudewo. Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan bahwa aparat kepolisian menjamin kebebasan berpendapat masyarakat, selama aksi dilakukan secara damai dan sesuai aturan. “Kami mengawal penuh kegiatan ini agar tetap berjalan kondusif, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum,” ujarnya. Massa mulai bergerak menuju Kantor Pos sekitar pukul 10.52 WIB dengan berjalan kaki, sambil berorasi dan menyanyikan yel-yel kritik pemerintahan. Arak-arakan massa ini berlangsung tertib, meski diiringi musik dan spanduk bernada protes keras terhadap Bupati. Setibanya di Kantor Pos pada pukul 11.40 WIB, pihak kantor membuka 10 loket khusus untuk melayani pengiriman surat. Setiap peserta mengirimkan satu surat secara langsung, sedangkan sebagian masyarakat menitipkan surat kepada koordinator. Proses pengiriman surat selesai pada pukul 12.15 WIB, dengan total 319 surat berhasil dikirimkan ke KPK RI. Setelah itu, korlap mengumumkan bahwa aksi berakhir dan massa dipersilakan kembali ke rumah masing-masing. Kapolresta Pati kembali menyampaikan apresiasinya karena aksi berjalan tertib. “Alhamdulillah kegiatan pengiriman surat ini berlangsung aman. Tidak ada tindakan anarkis, semua tahapan mulai dari keberangkatan hingga kembali ke posko berjalan lancar,” tegasnya. Kapolresta menambahkan bahwa Polri selalu siap memfasilitasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, asalkan dilakukan sesuai koridor hukum. “Kami pastikan Polresta Pati selalu berada di tengah masyarakat. Polri netral, tugas kami adalah menjaga agar situasi tetap aman dan damai,” ucapnya. Kapolresta kembali menekankan pentingnya menjaga stabilitas di tengah dinamika politik daerah. “Saya mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menyalurkan aspirasi dengan cara yang bermartabat,” katanya. Setelah aksi selesai, sebagian perwakilan massa melanjutkan perjalanan ke DPRD Pati untuk menyaksikan rapat pansus terkait hak angket. Sementara itu, peserta lainnya kembali ke rumah masing-masing. Kapolresta juga mengingatkan bahwa setiap warga tetap harus menghormati proses hukum yang berlaku. “Biarkan KPK bekerja secara profesional. Tugas masyarakat adalah mengawasi, bukan mengambil langkah di luar aturan,” ungkapnya. Dengan berakhirnya aksi pada pukul 12.45 WIB, massa membubarkan diri dengan tertib. Kombes Pol Jaka Wahyudi menutup keterangannya dengan menyampaikan pesan terakhir. “Hari ini, Senin tanggal 25 Agustus 2025, sejak pukul 08.00 hingga 12.45 WIB, Polresta Pati bersama unsur terkait telah melaksanakan pengamanan aksi damai dengan hasil kondusif. Semua aspirasi masyarakat telah tersalurkan, dan Pati tetap aman,” pungkasnya. Editor : Kasnadi (Humas Resta Pati)
Jakarta, Bidik-kasusnews.com – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 18,5 kilogram hasil ungkap kasus di Sragen, Jawa Tengah, dengan tersangka bernama Hariyanto. Pemusnahan dilakukan di Lapangan Incinerator Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo No. 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Barang bukti yang dimusnahkan berupa satu koper biru merek Anka berisi delapan lempengan padat melamin berbentuk telenan, yang setelah diperiksa dipastikan merupakan narkotika jenis sabu dengan total berat 18,5 kilogram. Dalam kegiatan ini, turut hadir tim Dittipidnarkoba yang dipimpin oleh KOMPOL I Gede Putu, S.H., M.H., M.Si., IPTU Etti Prihartini, S.E., M.H., IPDA Kadek Hendrawan, S.H., AIPTU L. Siahaan, serta Brigadir Fariz. Pemusnahan barang bukti narkotika tersebut juga mendapat pendampingan dari berbagai instansi, antara lain: Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah melalui jaksa Panji Sudrajat, S.H., M.H. yang mengikuti secara virtual, Provost Polri yang diwakili Brigadir E. Simbolon dan Bripda M.Z. Gozali, serta perwakilan Puslabfor BNN, Rita Setiawati, S.Si dan Syifa Darumpoko, A.Md. Kasubdit II Dittipidnarkoba menegaskan bahwa pemusnahan dilakukan sesuai prosedur hukum untuk mencegah barang bukti tersebut kembali disalahgunakan. “Barang bukti sabu seberat 18,5 kilogram ini dimusnahkan sebagai bentuk komitmen Polri memberantas peredaran narkotika hingga tuntas. Kami pastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai aturan,” ungkapnya. Selama kegiatan berlangsung, pemusnahan berjalan aman, tertib, dan lancar. Pemusnahan barang bukti ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Polri bersama aparat penegak hukum lainnya terus bekerja keras dalam memerangi peredaran gelap narkotika yang mengancam generasi bangsa. (Agus)
HSU, BIDIK-KASUSNEWS.COM Amuntai – Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati Lapangan Pahlawan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Minggu (24/8/2025) malam untuk menghadiri Tabligh Akbar dan HSU Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Acara ini digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-80 sekaligus menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Untuk memastikan jalannya acara berlangsung aman, tertib, dan lancar, Polres HSU mengerahkan personel pengamanan di lokasi dan jalur sekitar kegiatan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres HSU, Achmad Jarkasi, S.H. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Ketua DPRD Provinsi Kalsel DR. HC. H. Supian HK, Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, serta Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. Selain itu, unsur Forkopimda, SKPD, tokoh agama, habaib, alim ulama, serta ribuan jemaah dari Kalsel, Kalteng, hingga Kaltim juga hadir memeriahkan kegiatan bersholawat ini. Sejumlah ruas jalan yang menjadi fokus pengamanan antara lain Jl. Kuripan, Jl. Basuki Rahmat, Jl. Norman Umar, Jl. Ahmad Yani, dan Jl. Patmaraga. Menurut laporan kepolisian, tidak kurang dari 9.000 jemaah hadir, sehingga rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa pengamanan ini tidak hanya difokuskan pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga untuk memastikan keamanan serta kenyamanan para jemaah. “Kami memastikan kegiatan HSU Bersholawat berjalan aman, tertib, dan khidmat. Personel juga disiagakan untuk membuka akses darurat bagi ambulans, pemadam kebakaran, atau kebutuhan mendesak lainnya,” ujar Kapolres. Hingga acara berakhir, kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh kekhidmatan. Kehadiran Habib Syech beserta ribuan jemaah yang bersholawat bersama menciptakan suasana religius dan penuh kebersamaan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.(Agus)