JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Polres Jepara | Dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jepara melaksanakan kegiatan ramp check kendaraan angkutan umum dalam Operasi Lilin Candi Tahun 2025. Kegiatan ramp check ini dilaksanakan bertempat di Garasi Bus Sahaalah Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, pada Jumat (26/12/2025). Kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan transportasi darat selama periode peningkatan mobilitas masyarakat, khususnya saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain Dishub, Sidokkes Polres Jepara turut dilibatkan guna melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi dan penumpang angkutan umum atau bus. Dalam pelaksanaan ramp check, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek teknis kendaraan, meliputi kondisi mesin, fungsi rem, fungsi lampu, kondisi ban, serta wiper. Tak hanya itu, kelengkapan surat-surat kendaraan dan dokumen pengemudi juga menjadi perhatian utama guna memastikan setiap armada benar-benar laik jalan. Di sela pemeriksaan, petugas Satlantas Polres Jepara juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar senantiasa tertib berlalu lintas, mematuhi aturan yang berlaku, serta saling menghargai sesama pengguna jalan demi keselamatan bersama. Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasubsipenmas Sihumas Polres Jepara Ipda Eko Adi Prayitno selaku Kasatgas Humas Ops Lilin Candi 2025 mengatakan, bahwa ramp check ini bertujuan untuk meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan. “Ramp check ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang beroperasi selama libur Natal dan Tahun Baru benar-benar dalam kondisi laik jalan. Hal ini penting guna meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas dan menekan fatalitas korban di jalan raya,” ujarnya. Selain pemeriksaan kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kesehatan, tidak memaksakan diri saat lelah, serta mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan. Pengemudi juga diingatkan untuk tidak melebihi batas kecepatan dan menghindari penggunaan ponsel saat berkendara. Ipda Eko menambahkan bahwa kegiatan ramp check ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Operasi Lilin Candi Tahun 2025. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mengetahui kehadiran Polri dan instansi terkait dalam memberikan pengamanan serta pelayanan selama masa libur akhir tahun. “Tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jalan, khususnya penumpang angkutan umum. Selain itu, kami ingin menumbuhkan kesadaran berlalu lintas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” pungkasnya. (Wely-jateng) Sumber:humas polres jepara

Bandar Lampung | Bidik-kasusnews.com  Respons cepat dan sinergi lintas sektor ditunjukkan aparat kewilayahan dalam menangani musibah tanah longsor yang terjadi di kawasan permukiman padat penduduk, Gang Marwan Atas, Kelurahan Suka Jawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat (TKB), Kota Bandar Lampung, Jumat pagi (26/12/2025). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak dini hari, hingga menyebabkan tembok pembatas rumah runtuh dan menimpa bangunan di bawahnya. Akibatnya, dua rumah milik warga mengalami kerusakan cukup parah. Babinsa Koramil Suka Jawa bersama unsur Forkopimcam, BPBD Kota Bandar Lampung, serta perangkat kelurahan dan RT setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, evakuasi korban, serta pengamanan area terdampak. Dari hasil pendataan sementara, tembok pembatas rumah milik Tohari (35) ambruk dan menimpa sebagian rumah milik Muhammad Khadafi (26). Insiden tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp20 juta, serta mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka. Korban luka terdiri dari Muhammad Khadafi yang mengalami cedera di bagian kepala dan harus menjalani lima jahitan, Alinawati (59) dengan luka robek di kaki kanan sebanyak tiga jahitan, serta Agustina (22) yang mengalami lecet di beberapa bagian tubuh. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis. Babinsa setempat menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana di wilayah binaannya. Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi yang baik antarinstansi sangat membantu proses evakuasi dan pertolongan awal kepada korban. “Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak ke lokasi bersama unsur terkait. Alhamdulillah, evakuasi dan penanganan korban dapat dilakukan dengan cepat dan lancar berkat kerja sama semua pihak,” ujarnya. Dalam kegiatan tanggap darurat tersebut turut hadir Camat Tanjungkarang Barat, Lurah Suka Jawa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, personel BPBD Kota Bandar Lampung, Linmas, serta perangkat RT setempat. Kehadiran seluruh unsur ini mempercepat proses pendataan kerusakan dan kebutuhan warga terdampak. Penanganan lanjutan akan difokuskan pada pemulihan kondisi lingkungan, pengamanan area rawan, serta pendampingan terhadap keluarga korban. Pemerintah daerah bersama Babinsa berkomitmen untuk terus mengawal proses rehabilitasi agar warga dapat kembali beraktivitas dengan aman. (Agus)

Bidik-kasusnews.com Jakarta – Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi besar-besaran di lingkungan Korps Adhyaksa. Jumat (26/12/2025), sebanyak 43 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) resmi menempati jabatan baru dalam kebijakan rotasi nasional yang dilakukan Jaksa Agung. Rotasi tersebut merupakan bagian dari mutasi 68 pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Agung, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-1734/C/12/2025 tertanggal 24 Desember 2025. Surat keputusan itu ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan, Hendro Dewanto. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan adanya pergeseran jabatan tersebut. “Benar, terdapat rotasi dan mutasi pejabat,” ujar Anang kepada wartawan, dikutip dari Aktual.com 26/12/2025. Menurut Anang, rotasi ini dilakukan sebagai upaya penyegaran organisasi, sekaligus memperkuat efektivitas pelayanan dan penegakan hukum di daerah. Berikut daftar 43 Kepala Kejaksaan Negeri yang menempati jabatan baru: 1.Fajar Gurindro – Kajari Kabupaten Tangerang 2.Anggiat AP Pardede – Kajari Pringsewu 3.Ryan Palasi – Kajari Tanah Datar 4.I Gede Widhartama – Kajari Ogan Komering Ilir 5 Lingga Nuarie – Kajari Minahasa Utara 6.Khristiya Luthfiasandi – Kajari Blora 7.Asvera Primadona – Kajari Prabumulih 8.Bagus Nur Jakfar Adi Saputro – Kajari Kepahiang 9.Teuku Panca Adhyaputra – Kajari Belitung 10.Banu Laksamana – Kajari Cimahi 11.Erwin J – Kajari Bulukumba 12.Hendro Wasisto – Kajari Lamongan 13 I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati – Kajari Lombok Timur 14.Romulus Haholongan – Kajari Blitar 15.Ridwan Sujana Angsar – Kajari Medan 16.Rivo Chandra Makarupa Medellu – Kajari Kota Kediri 17.B. Hermanto – Kajari Ngawi 18.Rama Eka Darma – Kajari Minahasa 19.Dino Kriesmiardi – Kajari Nganjuk 20.Zulham Pardamean – Kajari Barito Selatan 21.R. Indra Senjaya – Kajari Klungkung 22.Rozano Yudistira – Kajari Aceh Selatan 23.Conny Novita Sahatapy – Kajari Kabupaten Pekalongan 24.I Putu Eka Suyantha – Kajari Mimika 25.Krisdianto – Kajari Kabupaten Banjar 26.Fik Fik Zulrofik – Kajari Bungo 27.Fadjar – Kajari Maluku Tenggara 28.Gunawan Wisnu Murdiyanto – Kajari Muara Enim 29.Sterry Fendy Andy – Kajari Buton 30.Eka Nugraha – Kajari Pelalawan 31.Janu Arsianto – Kajari Seluma 32.Adam Saimima – Kajari Jayapura 33.Nislianudin – Kajari Sumenep 34.Topik Gunawan – Kajari Jakarta Timur 35.Ema Siti Huzaemah Ahmad – Kajari Musi Rawas 36.Erny Veronica Maramba – Kajari Kota Tasikmalaya 37.Farriman Isandi Siregar – Kajari Pacitan 38.Hamidi – Kajari Penukal Abab Lematang Ilir 39.Semeru – Kajari Kabupaten Bekasi 40.Eben Ezer Mangunsong – Kajari Sanggau 41.Budi Triono – Kajari Hulu Sungai Utara 42.Abvianto Syaifulloh – Kajari Bangka Tengah 43.Olan Laurance Hasiholan Pasaribu – Kajari Kabupaten Gorontalo Rotasi ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja kejaksaan di daerah, sekaligus memperkuat profesionalisme aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas pelayanan dan penegakan hukum yang berintegritas. (Wely)

Papua | Bidik-kasusnews.com – Perayaan Natal di Tanah Papua tahun ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Momentum hari besar keagamaan tersebut dimanfaatkan Satgas Yonif 400 Banteng Raiders untuk mempererat hubungan persaudaraan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis yang sarat nilai cinta kasih dan toleransi. Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat Papua tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar warga setempat. Nuansa kebersamaan tampak jelas ketika prajurit dan masyarakat merayakan Natal bersama, saling berbagi kebahagiaan tanpa sekat perbedaan latar belakang. Rangkaian kegiatan Natal diawali dengan aksi berbagi yang unik dan mengundang antusiasme warga. Santa Claus yang datang menggunakan helikopter Satgas Yonif 400 Banteng Raiders disambut meriah oleh masyarakat. Santa kemudian berkeliling kampung binaan untuk membagikan bingkisan Natal langsung ke honai-honai warga, khususnya kepada anak-anak. Bingkisan Natal yang dibagikan berisi paket sembako, antara lain beras 10 kilogram, minyak goreng 1 liter, mie instan 8 bungkus, kopi 2 sachet, sabun mandi, serta 10 butir telur. Seluruh paket tersebut dipersiapkan secara gotong royong oleh prajurit sebelum didistribusikan kepada masyarakat. Pembagian sembako dilaksanakan di empat wilayah, yakni Distrik Mbua, Distrik Dal, Distrik Labrik, dan Distrik Yigi. Kehadiran Satgas di wilayah-wilayah tersebut disambut hangat oleh warga yang merasakan langsung makna Natal sebagai perayaan kasih dan kepedulian bersama. Usai pembagian bingkisan, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi bakar batu, sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus simbol persatuan khas Papua. Momen duduk dan makan bersama dalam tradisi adat tersebut menciptakan suasana kekeluargaan yang kental, mempererat ikatan emosional antara prajurit dan masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian Satgas Yonif 400 Banteng Raiders. Bagi mereka, kehadiran prajurit TNI pada momen Natal membawa rasa aman, damai, serta harapan akan masa depan yang lebih baik. Perayaan Natal di Tanah Papua ini menjadi cerminan bahwa kedamaian dan persatuan dapat tumbuh melalui pendekatan kemanusiaan dan kebersamaan. Satgas Yonif 400 Banteng Raiders berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan sekaligus merawat persaudaraan di Bumi Cenderawasih. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Polsek Banjang Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menyerahkan bantuan uang duka kepada keluarga korban tenggelam di Desa Kaludan Besar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU, Jumat siang (26/12/2025). Penyerahan bantuan dilaksanakan sekitar pukul 14.00 Wita di rumah duka, Desa Kaludan Besar RT 02. Bantuan diserahkan langsung oleh Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., didampingi sejumlah anggota Polsek Banjang, kepada orang tua korban. Kapolsek Banjang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan dukungan moril dan kepedulian sosial kepada warga yang mengalami musibah. “Bantuan ini merupakan bentuk empati kami kepada keluarga korban. Semoga dapat meringankan beban dan menjadi penguat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujar AKP Robby. Ia menegaskan, Polri berkomitmen untuk selalu hadir bersama masyarakat dalam berbagai situasi, termasuk saat warga menghadapi duka dan cobaan. Kepedulian tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial dan nilai-nilai kemanusiaan yang terus dijunjung tinggi oleh jajaran Polres Hulu Sungai Utara. Kegiatan penyerahan bantuan uang duka berlangsung dengan penuh kehangatan dan suasana haru. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif. (Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, KBO Satuan Lalu Lintas Polres Hulu Sungai Utara (HSU) Ipda Amin Mulyadi Jaya memimpin langsung kegiatan pengaturan lalu lintas di sekitar Masjid Agung At-Taqwa, Kabupaten Hulu Sungai Utara, saat pelaksanaan Salat Jumat. Pengaturan dilakukan dengan menempatkan personel Sat Lantas di sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan, khususnya di akses keluar-masuk masjid dan persimpangan jalan utama. Langkah ini bertujuan mencegah terjadinya kemacetan sekaligus memastikan jamaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Ipda Amin Mulyadi Jaya menjelaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, terutama pada kegiatan keagamaan yang melibatkan mobilitas warga dalam jumlah besar. “Pengaturan lalu lintas ini kami lakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan serta membantu jamaah menyeberang jalan dengan aman, sehingga pelaksanaan Salat Jumat dapat berlangsung tertib dan khusyuk,” ujarnya. Selain melakukan pengaturan, personel Sat Lantas Polres HSU juga memberikan edukasi langsung kepada para pengguna jalan. Imbauan disampaikan terkait pentingnya tertib berlalu lintas, penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor, kelengkapan surat dan kendaraan, serta larangan menggunakan ponsel saat berkendara. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres HSU dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, sekaligus menekan potensi terjadinya kecelakaan di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara. Dengan kehadiran petugas di lapangan, situasi lalu lintas di sekitar Masjid Agung At-Taqwa terpantau lancar dan kondusif selama pelaksanaan Salat Jumat. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Jawa Tengah, Resor Jepara, mencatat adanya peningkatan jumlah kasus tindak pidana pencurian sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Data tersebut diungkapkan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Wildan, kepada Bidik-kasusnews 26/12/2025. Berdasarkan data kepolisian, sepanjang tahun 2024 Polres Jepara menangani total 36 kasus tindak pidana pencurian. Rinciannya meliputi kasus pencurian dengan kekerasan (curas) sebanyak 4 perkara, pencurian dengan pemberatan (curat) 21 perkara, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 2 perkara, serta pencurian biasa sebanyak 9 perkara. Sementara itu, pada tahun 2025 jumlah kasus mengalami peningkatan menjadi 42 perkara. Dari total tersebut, kasus curas tercatat sebanyak 4 perkara, curat meningkat menjadi 24 perkara, curanmor tercatat nihil atau 0 perkara, dan pencurian biasa naik signifikan menjadi 14 perkara. AKP Wildan menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kasus ini menjadi perhatian serius jajaran Polres Jepara. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak adanya kasus curanmor pada tahun 2025 merupakan hasil dari upaya preventif dan peningkatan patroli di wilayah rawan. “Kami terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penindakan untuk menekan angka kejahatan, khususnya tindak pidana pencurian. Peran serta masyarakat juga sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” ungkap AKP Wildan. Polres Jepara mengimbau masyarakat agar tetap waspada, meningkatkan keamanan lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengalami tindak kriminal. Upaya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menekan angka kejahatan di Kabupaten Jepara ke depannya. (Wely-jateng)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Setelah dilakukan pencarian intensif selama hampir 16 jam, tim gabungan akhirnya menemukan seorang balita yang diduga tenggelam di perairan Sungai Desa Kaludan Besar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada Jumat pagi (26/12/2025) sekitar pukul 09.30 Wita. Korban diketahui bernama Syaidatul Rahmah (1,5 tahun), warga Desa Kaludan Besar RT 02, Kecamatan Banjang. Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam pada Kamis sore (25/12/2025) sekitar pukul 16.10 Wita di lokasi yang sama. Kasat Polairud Polres Hulu Sungai Utara IPTU Marwan Susandy Ahmad, S.H., menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan secara terpadu sejak pagi hari dengan melibatkan berbagai unsur, antara lain Polsek Banjang, Sat Polairud Polres HSU, TNI, Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat. “Pencarian dimulai sekitar pukul 08.00 Wita dengan metode penyisiran sungai menggunakan dua perahu karet dan sejumlah perahu milik warga, menyusuri area sekitar lokasi awal korban jatuh hingga radius kurang lebih dua kilometer,” jelas IPTU Marwan. Sekitar satu setengah jam kemudian, korban ditemukan di kawasan Pancung Murung, dengan jarak sekitar 500 meter dari titik awal kejadian. Saat ditemukan, sebagian tubuh korban terlihat di permukaan air sungai dan dalam kondisi tersangkut ranting. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati oleh warga yang pertama kali melihat korban, kemudian dibantu tim gabungan. Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Kaludan Besar RT 02, Kecamatan Banjang, untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Berdasarkan hasil koordinasi dengan keluarga, pihak kepolisian mencatat adanya penolakan dilakukan otopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi. Aparat juga telah melakukan langkah-langkah prosedural, di antaranya mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), membuat laporan kepolisian, serta berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres HSU. IPTU Marwan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama yang tinggal di sekitar sungai dan perairan terbuka. “Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya kewaspadaan dan pengawasan anak, agar peristiwa serupa tidak kembali terulang,” pungkasnya. Selama seluruh rangkaian kegiatan pencarian dan evakuasi, situasi di lokasi dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Agus)

Cirebon | Bidik-kasusnews.com – Penggunaan Dana Bantuan Provinsi (Banprov) Tahun Anggaran 2025 untuk rehabilitasi Kantor Desa Mandala, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, menuai sorotan publik. Proyek dengan nilai anggaran sekitar Rp98 juta tersebut diduga tidak sebanding dengan hasil pekerjaan di lapangan, sehingga memunculkan dugaan mark up anggaran. Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun, pekerjaan rehabilitasi kantor desa dinilai minim volume dan kualitas. Sejumlah pihak mempertanyakan transparansi pengelolaan Dana Banprov tersebut, mengingat anggaran yang digunakan tergolong besar untuk kegiatan rehab berskala ringan. Upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah awak media kepada Kepala Desa (Kuwu) Mandala belum membuahkan hasil. Beberapa jurnalis mengaku panggilan telepon maupun pesan singkat yang dikirimkan tidak mendapat respons. Salah seorang perangkat desa bahkan menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung kepada Kuwu, dengan alasan khawatir terjadi kesalahan penyampaian informasi. Saat awak media mendatangi Kantor Desa Mandala pada Rabu (17/12/2025), Kepala Desa tidak berada di tempat. Hanya terdapat tiga Kepala Dusun (Kadus) yang juga menyatakan tidak mengetahui secara rinci terkait pengelolaan Dana Banprov tersebut. “Pengelolaan Dana Banprov sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kepala Desa atau Kuwu. Kami tidak mengetahui detail penggunaan anggaran Banprov Tahun 2025,” ujar salah satu Kadus kepada wartawan. Pernyataan tersebut justru menambah tanda tanya di tengah masyarakat, mengingat Kepala Desa merupakan penanggung jawab utama penggunaan anggaran. Publik kini menanti klarifikasi resmi untuk menjawab dugaan yang berkembang. Seorang wartawan menyayangkan sikap tertutup pihak desa. “Kami hanya ingin mengonfirmasi data dan meminta penjelasan agar informasi berimbang. Namun hingga kini belum ada tanggapan, ini tentu menimbulkan persepsi negatif,” ujarnya. Isu ini juga menjadi perbincangan warga Desa Mandala. Mereka berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan pengecekan agar penggunaan Dana Banprov benar-benar sesuai peruntukan. “Kalau benar ada dugaan mark up Rp98 juta, tentu kami ingin kejelasan. Dana Banprov itu untuk pembangunan desa, jadi harus transparan,” kata seorang warga. Selain nilai anggaran, warga juga menyoroti teknis pekerjaan di lapangan. Rehabilitasi kantor desa diduga hanya berupa penyekatan ruangan, bahkan disebut-sebut dilakukan tanpa pondasi yang memadai sebelum pemasangan bata merah. Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa/Kuwu Mandala belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan tersebut. Awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang dan akurat. (Asep-R)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – 26 Desember 2025 – Aparat gabungan menggelar apel kesiapan pencarian korban tenggelam di Desa Kaludan Besar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat pagi (26/12/2025). Apel tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Desa Kaludan Besar sebagai langkah awal koordinasi sebelum operasi pencarian dilanjutkan. Apel kesiapan dipimpin langsung oleh Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., dan diikuti oleh personel lintas instansi yang terlibat dalam misi kemanusiaan pencarian korban tenggelam di perairan setempat. Tim gabungan yang terlibat terdiri dari 9 personel Polsek Banjang, 4 personel TNI dari Koramil 07 Amuntai Tengah dan Banjang, 4 personel Sat Polairud Polres HSU, 1 personel Bhabinkamtibmas, 5 personel Basarnas Tanjung, serta 4 personel BPBD Kabupaten HSU. Seluruh unsur menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan pencarian secara terpadu. Dalam apel tersebut disampaikan rencana teknis pencarian yang akan dilakukan secara bertahap, baik siang maupun malam hari. Pencarian siang dijadwalkan mulai pukul 08.00 hingga 11.30 Wita dan dilanjutkan setelah salat Jumat pukul 14.00 hingga 18.00 Wita. Sementara pencarian malam direncanakan berlangsung pukul 20.00 hingga 00.00 Wita. Untuk mendukung operasi, sejumlah sarana air dikerahkan, termasuk perahu dari Basarnas dan BPBD, serta perahu tambahan dari relawan dan masyarakat sesuai kondisi di lapangan. Personel penyelam dari Basarnas dan BPBD disiagakan, dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan dan pengamanan personel selama bertugas. Kapolsek Banjang menegaskan bahwa keselamatan seluruh anggota tim menjadi prioritas utama dalam operasi pencarian. Setiap personel telah didata dan diberikan penekanan untuk bekerja sesuai prosedur serta memperhatikan kondisi cuaca dan arus sungai. “Koordinasi lintas sektor ini menjadi kunci agar pencarian dapat berjalan efektif, aman, dan terukur. Kami berharap upaya maksimal ini segera membuahkan hasil,” ujar AKP Robby. Selama kegiatan apel dan persiapan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Operasi pencarian akan terus dievaluasi sesuai perkembangan di lapangan, dan hasilnya akan dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan. (Agus)