Padang Panjang, Bidik-kasusnews.com — TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan respons cepat dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Hujan deras berkepanjangan yang mengguyur Kota Padang Panjang sejak dini hari, Jumat (28/11/2025), memicu banjir serta longsor di sejumlah titik. Dalam situasi darurat tersebut, prajurit Yonif 131/Braja Sakti (BRS) Kodam XX/TIB dikerahkan untuk membantu evakuasi warga dan melaksanakan penanganan awal di lokasi terdampak. Curah hujan ekstrem membuat beberapa sungai meluap dan material longsor menutup akses jalan serta merusak rumah warga. Menyikapi kondisi yang berkembang cepat, prajurit TNI AD dari Yonif 131/BRS langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu keluarga yang masih terjebak di rumah, mengevakuasi warga lansia dan anak-anak, serta memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang mengalami luka ringan. Setibanya di lapangan, personel TNI AD bersama BPBD, Basarnas, dan aparat pemerintah daerah melakukan koordinasi untuk mempercepat proses penanganan. Para prajurit membantu membuka akses yang tertutup material longsor, mengevakuasi barang berharga milik warga, dan mendirikan titik pengungsian sementara untuk menampung masyarakat yang harus meninggalkan rumah mereka. Komandan Yonif 131/BRS, Letkol Inf Dedy Harnoto, menyampaikan bahwa seluruh upaya ini merupakan perintah langsung Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., sebagai wujud kehadiran TNI AD dalam kondisi apa pun. “Prajurit kami bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana. Saat ini fokus utama adalah menyelamatkan warga dan memastikan mereka berada di tempat aman. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat pemulihan,” ujarnya. Hingga saat ini, prajurit Yonif 131/BRS masih berada di lapangan untuk memastikan jalur evakuasi tetap aman, membantu pendataan korban, serta memberikan dukungan logistik kepada warga yang mengungsi. Pemantauan terus dilakukan mengingat potensi hujan susulan masih mungkin terjadi. Pangdam XX/TIB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan aparat di lapangan demi mengurangi risiko tambahan akibat cuaca yang belum stabil. (Agus)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Sejumlah warga dari Desa Dareng, Kecamatan Nalumsari, mengaku kecewa dan marah atas pelayanan di salah satu kantor BNI Jepara pada Jumat siang (28/11/2025). Keluhan muncul setelah warga harus menunggu berjam-jam meskipun antrean yang tersisa hanya beberapa nomor saja. Menurut keterangan warga, mereka mulai mengambil antrean sekitar pukul 12.30 WIB. Namun hingga pukul 15.10 WIB, pelayanan tak kunjung berjalan lancar. Padahal nomor antrean yang tersisa hanya lima nomor, tetapi proses layanan dinilai sangat lambat dan tidak memberikan kepastian kepada nasabah. Salah satu warga, insial KMD , mengatakan bahwa pihak bank seharusnya memberikan pelayanan cepat dan profesional, terlebih antrean tidak sedang padat. > “Saya datang jam setengah satu. Nomor antreannya cuma sisa lima, tapi nunggu sampai lewat jam tiga. Ini jelas mengecewakan,” ujarnya dengan nada kesal. Warga lain juga menambahkan bahwa tidak ada penjelasan yang memadai dari petugas terkait keterlambatan layanan tersebut. Kondisi ini membuat banyak nasabah merasa terbengkalai dan tidak dihargai. Masyarakat berharap pihak BNI Jepara dapat meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan informasi yang jelas terkait keterlambatan, serta memastikan kenyamanan seluruh nasabah yang datang. Hingga berita ini diturunkan, pihak BNI Jepara belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut.(Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 28 November 2025 — Squad Nusantara kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan berkolaborasi bersama Kodim 0719 Jepara melalui kegiatan sosial “Dompet Peduli Kasih”. Kegiatan berlangsung di Desa Jlegong, RT 12 RW 01, Kecamatan Keling, dan dipusatkan di kediaman Bapak Suharto. Ketua DPC Squad Nusantara Jepara, Eko Basuki atau yang akrab disapa Mbah So, hadir langsung dalam acara tersebut bersama anggota Squad Nusantara Ranting Keling yang dipimpin Teguh Setiawan. Keterlibatan aktif Squad Nusantara menjadi bagian penting dalam kelancaran penyaluran bantuan kepada warga. > “Aksi sosial seperti ini adalah bentuk nyata kepedulian kami. Squad Nusantara hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai keluarga besar yang ingin membantu masyarakat,” ujar Mbah So. Sementara itu, kegiatan juga dihadiri oleh Danramil Keling CK Yunius Wibisono bersama jajaran Koramil. TNI memberikan dukungan penuh agar pembagian bantuan dapat berjalan tertib dan tepat sasaran. > “Kami sangat mengapresiasi sinergi dengan Squad Nusantara. Kerja sama seperti ini penting untuk memperkuat kepedulian bagi warga di wilayah Keling,” kata Danramil. Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan amplop berisi uang tunai. Penyerahan dilakukan bersama oleh Danramil dan perwakilan Squad Nusantara. Warga penerima manfaat menyambut kegiatan ini dengan rasa syukur. Ketua Ranting Keling Squad Nusantara, Teguh Setiawan, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus aktif di berbagai kegiatan sosial. > “Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan dapat membawa manfaat dan keberkahan,” ujarnya. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Sinergi antara Squad Nusantara dan Kodim 0719 Jepara menjadi contoh positif bagaimana organisasi masyarakat dan aparat TNI dapat bekerja sama membantu masyarakat yang membutuhkan. (Wely–Jateng)
JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM — Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menghadiri upacara pelantikan 51 perwira muda lulusan Pendidikan Pertama Perwira Prajurit Karir (Dikmapa PK) TNI keahlian khusus yang berlangsung di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Upacara ini dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan dihadiri oleh pejabat dari ketiga matra TNI. Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis TNI dalam memperkuat pertahanan negara, khususnya di bidang siber, seiring meningkatnya ancaman digital yang semakin kompleks dan dinamis. Para perwira muda ini disiapkan untuk mengisi kebutuhan organisasi serta memperkuat kemampuan pertahanan siber lintas matra. Dalam amanatnya, Panglima TNI menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia yang profesional dan adaptif dalam menghadapi ancaman multidimensi di era teknologi modern. “Para perwira dengan keahlian siber ini adalah bukti bahwa TNI tidak tinggal diam menghadapi dinamika ancaman digital. Kalian adalah garda terdepan pertahanan siber bangsa,” ujar Jenderal Agus. Ia juga menekankan bahwa kompetensi yang diperoleh selama pendidikan harus diwujudkan dalam pengabdian yang menjaga integritas serta memperkokoh kedaulatan negara di ruang siber. “Gunakan keahlian kalian bukan hanya untuk modernisasi teknologi, tetapi untuk memastikan ruang siber Indonesia tetap aman, kuat, dan berdaulat,” tegasnya. Adapun total 51 perwira yang dilantik terdiri dari 25 personel TNI AD, 16 personel TNI AL, dan 10 personel TNI AU. Seluruhnya merupakan lulusan pendidikan khusus siber yang ditujukan untuk menjawab tantangan pertahanan masa depan. Pada pelantikan ini, atlet angkat besi nasional Rizki Juniansyah turut dilantik sebagai Perwira Dikmapa PK TNI AL, menandai hadirnya atlet berprestasi di jajaran perwira muda TNI. Selain itu, tiga lulusan terbaik Dikmapa PK TNI Siber TA 2025 diumumkan, yakni: Letda Cke Ones Sanjerico Sitanggang, S.T. (TNI AD) Letda Laut (E/W) Pramudhavardani Khansaraswati, S.Kom. (TNI AL) Letda Sus Nurrun Muchammad Shiddieqy Hadna, S.Kom., M.Eng. (TNI AU) Melalui pelantikan ini, TNI menegaskan komitmennya dalam membangun postur pertahanan yang modern, adaptif, dan siap menghadapi tantangan siber di masa mendatang. (Agus)
BANDA ACEH, BIDIK-KASUSNEWS.COM Kodam Iskandar Muda mengerahkan Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) untuk memperkuat upaya penanganan banjir yang melanda sembilan kabupaten/kota di Provinsi Aceh sejak 18 November 2025. Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., memastikan bahwa pasukan tersebut berada dalam kondisi siaga penuh dan siap bergerak cepat untuk membantu warga terdampak. Dalam keterangannya pada Kamis (27/11/2025), Pangdam menjelaskan bahwa pengerahan PRCPB difokuskan pada percepatan evakuasi dan pemenuhan kebutuhan mendesak di lokasi yang terdampak paling serius. Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan bagian dari tugas pokok TNI dalam mendukung pemerintah daerah menghadapi keadaan darurat akibat cuaca ekstrem. “Penanganan bencana tidak dapat dilakukan TNI secara tunggal. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBA, Basarnas, dan elemen masyarakat sangat menentukan keberhasilan penanganan. Prajurit harus selalu bergerak cepat, terukur, dan tetap mengedepankan sikap humanis,” ujar Pangdam. Pangdam juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh instansi mengingat potensi perubahan cuaca yang dapat memperburuk situasi. Ia meminta seluruh unsur terkait meningkatkan koordinasi, mempercepat langkah darurat, dan memprioritaskan keselamatan masyarakat dalam setiap tindakan. “Koordinasi harus terus diperkuat untuk meminimalisir dampak dan mempercepat pemulihan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya. Prajurit Kodam Iskandar Muda pun ditugaskan berada di garis terdepan untuk mendukung evakuasi, distribusi logistik, hingga pengamanan lokasi bencana. Dukungan penuh diberikan hingga kondisi di seluruh wilayah kembali stabil. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan bahwa banjir, tanah bergerak, dan longsor berdampak pada 14.235 kepala keluarga atau 46.893 jiwa di sembilan kabupaten/kota. Sebanyak 455 kepala keluarga atau 1.497 jiwa terpaksa mengungsi akibat bencana hidrometeorologi yang dipicu hujan deras, angin kencang, serta kondisi geologi yang labil. Wilayah yang terdampak banjir meliputi Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, Kabupaten Bener Meriah, Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Utara, serta sejumlah daerah lain yang masih tergenang hingga hari ini. Pemerintah daerah bersama BPBA terus melakukan upaya darurat untuk membantu warga. Plt. Kepala Pelaksana BPBA, Fadmi Ridwan, menyampaikan bahwa seluruh daerah terdampak telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Penetapan status ini memungkinkan percepatan penanganan melalui mobilisasi sumber daya secara lebih cepat dan terkoordinasi. Dengan dukungan penuh dari PRCPB Kodam Iskandar Muda dan seluruh unsur terkait, penanganan bencana di Aceh diharapkan berjalan lebih efektif, terutama dalam penyelamatan warga dan percepatan pemulihan wilayah terdampak. (Agus)
JATENG;Bidik-kasusnews.com Jepara, 27 November 2025 – Rutan Kelas IIB Jepara mengikuti Rapat Persiapan Pengadaan Bahan Makanan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2026, yang digelar berdasarkan pembagian wilayah karesidenan di lingkungan Pemasyarakatan Jawa Tengah. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memastikan kebutuhan bahan makanan bagi warga binaan dapat terpenuhi secara tepat, transparan, dan berkelanjutan pada tahun mendatang. Rapat ini dihadiri oleh PPK dan Tim Persiapan Pengadaan Bahan Makanan dari seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Jawa Tengah, termasuk perwakilan dari Rutan Jepara. Setiap peserta diwajibkan membawa perangkat kerja berupa laptop untuk mendukung penyusunan rencana kebutuhan, pemetaan, serta kelengkapan dokumen teknis selama kegiatan berlangsung. Biaya keikutsertaan peserta dibebankan pada DIPA masing-masing satuan kerja, sementara peserta dari Kantor Wilayah dan UKPBJ dibiayai oleh satuan kerja penyelenggara kegiatan. Kepala Rutan Jepara menyampaikan bahwa perencanaan yang matang merupakan kunci utama dalam pemenuhan layanan dasar bagi warga binaan. “Pengadaan bahan makanan adalah tanggung jawab besar. Melalui rapat persiapan ini, kami memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan warga binaan dapat terpenuhi dengan baik,” ujarnya. Rutan Jepara berharap rapat koordinasi ini dapat meningkatkan efektivitas, keseragaman mekanisme, serta akurasi data kebutuhan bahan makanan di seluruh jajaran pemasyarakatan wilayah Jawa Tengah.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 27 November 2025. Rutan Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat melalui rangkaian kegiatan Pengabdian IMIPAS untuk Negeri. Pada Kamis, 27 November 2025, Rutan Jepara secara resmi menyerahkan hasil renovasi TPQ Yanbu’ul Murottilin III Desa Bulu kepada pengurus setempat. Renovasi ini merupakan lanjutan dari upaya kolaboratif Rutan Jepara dalam mendorong fasilitas pendidikan keagamaan yang lebih layak dan nyaman bagi para santri anak-anak. Sebelumnya, Rutan Jepara telah melakukan pengecatan, perapian ruang belajar, serta pembenahan fasilitas pendukung yang dinilai dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar. Kepala Rutan Jepara menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata institusi dalam mendukung masyarakat sekitar, khususnya sektor pendidikan nonformal yang berbasis nilai keagamaan. “Renovasi ini adalah bentuk kepedulian kami agar tempat pendidikan Al-Qur’an memiliki sarana yang baik, bersih, dan nyaman. Kami berharap TPQ ini semakin semangat dalam membina generasi Qur’ani,” ujarnya. Pengurus TPQ Yanbu’ul Murottilin III menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Rutan Jepara. Mereka menilai renovasi ini sangat bermanfaat, terlebih TPQ menjadi pusat kegiatan belajar anak-anak desa setiap sore. Program ini juga menjadi bagian dari semangat besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (KemenIMIPAS) dalam mendorong pengabdian yang lebih humanis dan berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui sinergi ini, Rutan Jepara berharap hubungan baik antara institusi dan lingkungan sekitar semakin terjalin erat dan memberikan manfaat berkelanjutan. Dengan penyerahan resmi hari ini, TPQ Yanbu’ul Murottilin III kembali dapat digunakan secara optimal untuk kegiatan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak Desa Bulu.(Wely-jateng) Sumber;Humas Rutan Jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 27 November 2025. Rutan Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan dampak positif bagi masyarakat melalui rangkaian kegiatan Pengabdian IMIPAS untuk Negeri. Pada Kamis, 27 November 2025, Rutan Jepara secara resmi menyerahkan hasil renovasi TPQ Yanbu’ul Murottilin III Desa Bulu kepada pengurus setempat. Renovasi ini merupakan lanjutan dari upaya kolaboratif Rutan Jepara dalam mendorong fasilitas pendidikan keagamaan yang lebih layak dan nyaman bagi para santri anak-anak. Sebelumnya, Rutan Jepara telah melakukan pengecatan, perapian ruang belajar, serta pembenahan fasilitas pendukung yang dinilai dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar. Kepala Rutan Jepara menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata institusi dalam mendukung masyarakat sekitar, khususnya sektor pendidikan nonformal yang berbasis nilai keagamaan. “Renovasi ini adalah bentuk kepedulian kami agar tempat pendidikan Al-Qur’an memiliki sarana yang baik, bersih, dan nyaman. Kami berharap TPQ ini semakin semangat dalam membina generasi Qur’ani,” ujarnya. Pengurus TPQ Yanbu’ul Murottilin III menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Rutan Jepara. Mereka menilai renovasi ini sangat bermanfaat, terlebih TPQ menjadi pusat kegiatan belajar anak-anak desa setiap sore. Program ini juga menjadi bagian dari semangat besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (KemenIMIPAS) dalam mendorong pengabdian yang lebih humanis dan berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui sinergi ini, Rutan Jepara berharap hubungan baik antara institusi dan lingkungan sekitar semakin terjalin erat dan memberikan manfaat berkelanjutan. Dengan penyerahan resmi hari ini, TPQ Yanbu’ul Murottilin III kembali dapat digunakan secara optimal untuk kegiatan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak Desa Bulu.(Wely-jateng) Sumber:humas Rutan jepara
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 27 November 2025 — Sidang lanjutan perkara gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan penggugat Fiyan Andika, warga Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jepara, Kamis (27/11/2025). Perkara bernomor 39/Pdt.G/2025/PN JPN itu berlangsung di Ruang Cakra sekitar pukul 13.00 WIB dan berjalan dinamis, terutama ketika majelis hakim memberikan teguran kepada perwakilan pihak tergugat. Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Erven Langgeng Kasih, S.H., M.H., dengan hakim anggota Yuristi Laprimoni, S.H. dan Parlin Mangatas Bonatua, S.H., M.H. Dari pihak penggugat hadir kuasa hukum Sofyan Hadi, S.H., C.L.S.C., M.E., sementara PT BNI Multifinance Semarang diwakili dari pegawainya dan PT Satya Mandiri diwakili oleh kuasa hukumnya. Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga turut hadir sebagai pengawas lembaga jasa keuangan. Agenda sidang kali ini adalah pemeriksaan saksi Tergugat I serta pemeriksaan fisik kendaraan yang disengketakan, yakni mobil Grandmax. Namun pemeriksaan PS (pemeriksaan setempat) terhadap mobil dinyatakan gagal dilakukan pada hari ini. Saksi dari pihak BNI Multifinance, seorang petugas penagihan yang telah bekerja selama satu tahun, memberikan keterangan terkait proses penagihan kepada debitur. Ia mengaku pernah mendatangi rumah penggugat untuk menagih keterlambatan angsuran lebih dari satu bulan. Saat ditanya mengenai pembayaran bulan Juli, saksi menyatakan mengetahui adanya transaksi tersebut. Namun ketika ditanya soal proses penarikan mobil, saksi mengaku tidak mengetahui detailnya. Ketegangan muncul ketika majelis hakim menegur perwakilan tergugat yang mencoba memberikan penjelasan tanpa kapasitas sebagai kuasa hukum. “Di sini ada kuasa, jangan bicara diplomatis. Justru saya memberi kesempatan dan tidak mempersulit. Ada apa, apakah Anda khawatir mobil diambil lagi? Perkara ini sudah masuk persidangan. Jika lembaga Anda sudah memberi kuasa, maka anda adalah otoritas tertinggi, bukan pegawai,” tegas hakim Ketua. Majelis juga menekankan pentingnya kehadiran pihak yang benar-benar berwenang, terutama terkait pemeriksaan kendaraan yang menjadi objek sengketa. Sidang ditutup dengan penetapan agenda lanjutan, yakni pemeriksaan PS secara online pada Selasa pekan depan untuk memastikan keberadaan dan kondisi mobil Grandmax yang disengketakan. Sidang dijadwalkan kembali minggu depan dengan harapan semua pihak yang berkepentingan dapat hadir secara lengkap untuk memperlancar proses pembuktian. (Wely-jateng)
TAPANULI TENGAH, BIDIK-KASUSNEWS.COM Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) meningkatkan langkah tanggap darurat dalam penanganan banjir, tanah longsor, dan putusnya jembatan yang melanda wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga menyusul cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Donny Pramono, S.E., M.Han., pada Kamis (27/11/2025). Kadispenad mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia, termasuk Sumatera Utara, memicu bencana alam di banyak titik. Menindaklanjuti laporan dari satuan kewilayahan, TNI AD segera mengaktifkan langkah tanggap darurat dan memperkuat pengerahan personel serta perlengkapan operasional. “Pengerahan pasukan dari Kodam I/Bukit Barisan sudah dilakukan sejak awal kejadian. Total yang diberangkatkan sekitar 200 lebih personel, lengkap dengan alat berat, tim kesehatan, tim perbekalan, dan dapur umum,” jelas Kolonel Donny. Respons serupa juga dilakukan di wilayah Mandailing Natal. Kodim 0212/Tapanuli Selatan mengerahkan prajurit untuk menangani banjir, longsor, serta putusnya Jembatan Hutaborgot di Kecamatan Panyabungan. Hujan lebat yang berlangsung berhari-hari menyebabkan luapan sungai dan pergerakan tanah, sehingga mengganggu permukiman serta akses transportasi warga. Personel Kodim 0212/TS turut membantu evakuasi warga terdampak, membersihkan material longsor, dan mengamankan jalur vital, termasuk areal jembatan yang terputus akibat derasnya arus sungai. Berbagai langkah penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD serta pemerintah daerah untuk memastikan pemulihan berlangsung cepat dan efektif. Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap upaya tanggap darurat di lapangan. “Kami fokus pada evakuasi warga, pendataan kerusakan, dan pemulihan akses yang terputus. Respons cepat dilakukan untuk memastikan masyarakat dalam kondisi aman,” ujarnya. Data terbaru melaporkan bahwa bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah Sumatera Utara mengakibatkan 34 orang meninggal dunia dan 52 orang masih dalam pencarian. TNI AD memastikan akan terus memperkuat dukungan, baik personel maupun fasilitas, guna membantu percepatan penanganan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana. (Agus)