JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 27 Desember 2025 — Peringatan Hari Ibu di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara tahun ini berlangsung dalam nuansa hangat dan penuh kebersamaan. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Rutan Jepara memaknai momen tersebut dengan menggelar kegiatan lomba memasak yang dirangkai dengan acara tukar kado antaranggota, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di area Rutan Jepara ini menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan di antara anggota Dharma Wanita. Para peserta menampilkan berbagai menu masakan dengan kreativitas masing-masing, mencerminkan peran ibu yang lekat dengan nilai ketelatenan, ketulusan, dan kasih sayang. Penilaian lomba tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga kekompakan tim serta keindahan penyajian. Selain lomba memasak, momen tukar kado turut menambah keakraban suasana. Setiap bingkisan menjadi simbol perhatian dan penghargaan antarsesama anggota, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam organisasi. Peringatan Hari Ibu ini menjadi refleksi bahwa peran perempuan, khususnya ibu, memiliki kontribusi besar dalam mendukung keharmonisan keluarga dan keberhasilan tugas para aparatur pemasyarakatan. Dukungan moral dan kebersamaan yang terbangun di lingkungan Dharma Wanita diyakini mampu memberikan energi positif bagi pelaksanaan tugas di Rutan Jepara. Dengan konsep sederhana namun bermakna, kegiatan tersebut berlangsung tertib dan lancar. Dharma Wanita Rutan Jepara berharap semangat Hari Ibu dapat terus terjaga, tidak hanya dalam momen peringatan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud pengabdian dan kebersamaan. (Wely-jateng)
JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara- 27-Desember-2025-Jumlah kunjungan wisatawan ke objek wisata Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara, pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data pengelola, tercatat adanya kenaikan jumlah pengunjung pada Hari Natal 25 Desember 2025. Manajer Pantai Bandengan, Junaidi, menyampaikan bahwa pada Natal 2024 jumlah pengunjung tercatat sekitar 1.400 orang, sedangkan pada Natal 2025 meningkat menjadi 1.758 pengunjung. Kenaikan ini dinilai cukup positif meskipun tidak terlalu signifikan. “Kenaikan ini kemungkinan dipengaruhi oleh faktor cuaca. Tahun lalu pada tanggal yang sama curah hujan cukup tinggi, sementara tahun ini kondisi cuaca relatif lebih mendukung,” ujar Junaidi kepada Bidik-kasusnews, diruang kerja sabtu (27/12/2025). Selain faktor cuaca, pihak pengelola juga terus melakukan pembenahan dalam berbagai aspek, mulai dari peningkatan pelayanan hingga perbaikan infrastruktur di kawasan Pantai Bandengan. Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan. Terkait jumlah kunjungan ke depan, Junaidi menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat memprediksi secara pasti lonjakan pengunjung. Namun demikian, pengelola telah menetapkan target kunjungan dan optimistis target tersebut dapat tercapai. “Kita tidak bisa memprediksi jumlah pengunjung, tapi kita punya target. Alhamdulillah, kami optimistis Pantai Bandengan bisa memenuhi target 100 persen di tahun ini,” jelasnya. Dalam menghadapi potensi peningkatan pengunjung selama libur Nataru, pengelola juga menambah jumlah petugas, baik petugas penarikan tiket maupun penjaga pantai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran pelayanan dan keselamatan wisatawan. Selain itu, sistem pelayanan juga terus ditingkatkan, termasuk penerapan e-ticketing dan pembayaran non-tunai untuk tiket masuk. Sistem ini dinilai dapat mempermudah pengunjung sekaligus meningkatkan transparansi pendapatan kas daerah. Untuk aspek keamanan, pengelola Pantai Bandengan telah berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait, seperti Kepolisian, TNI, tenaga medis, serta tim SAR. Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan selama berlibur. “Kita menambah personel dan melibatkan pihak terkait untuk ikut menjaga dan mengamankan objek wisata Pantai Bandengan selama libur Nataru,” pungkas Junaidi. (Wely-jateng)
AMUNTAI | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bersama Polres HSU secara resmi melepas penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Balangan. Kegiatan pelepasan bantuan tersebut dilaksanakan di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU, Jalan Soewandi Sumarta, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah, Sabtu (27/12/2025) sore. Pelepasan bantuan dipimpin langsung oleh Bupati HSU H. Sahrujani, didampingi Wakil Bupati HSU Hero Setiawan, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., Kepala BPBD HSU, serta jajaran pejabat utama Polres HSU dan anggota BPBD. Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kabupaten HSU bersama Polri terhadap masyarakat Kabupaten Balangan yang terdampak banjir. Adapun bantuan logistik yang dikirimkan meliputi 40 bungkus mi instan, 40 dus air mineral, serta satu unit alat penyedot air (pompa alcon) untuk membantu penanganan genangan air di wilayah terdampak. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, Polri, dan BPBD sangat penting dalam penanganan bencana, terutama untuk mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir di Kabupaten Balangan serta membantu percepatan penanganan di lapangan,” ujarnya. Bantuan tersebut diserahkan dari BPBD HSU kepada BPBD Kabupaten Balangan untuk selanjutnya didistribusikan ke desa-desa yang terdampak banjir. Proses penyaluran dilakukan dengan koordinasi lintas daerah agar bantuan tepat sasaran dan segera diterima masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten HSU dan Polres HSU menegaskan komitmen bersama dalam penanganan bencana serta memperkuat semangat gotong royong antarwilayah demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. (Agus)
BIREUN | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Jembatan Bailey di Kutablang yang berada pada jalur nasional Medan–Banda Aceh, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, telah rampung dikerjakan dan dinyatakan siap difungsikan mulai Sabtu, 27 Desember 2025. Jembatan darurat tersebut diresmikan melalui prosesi adat peusijuk sebagai simbol doa dan harapan agar jembatan dapat memberikan manfaat serta keselamatan bagi seluruh pengguna jalan. Pembangunan jembatan ini dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) dengan dukungan kontraktor lokal PT Krueng Meuh. Selama proses pengerjaan, proyek tersebut mendapatkan pendampingan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN). Selain itu, percepatan pemasangan konstruksi jembatan turut didukung oleh personel TNI dari Satuan Zeni Kodam Iskandar Muda yang terlibat langsung di lapangan. Setelah prosesi peusijuk yang dilaksanakan oleh tokoh agama setempat pada pukul 08.00 WIB. Usai prosesi tersebut, kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas, sehingga arus lalu lintas di jalur nasional tersebut kembali berjalan normal. Penyelesaian pembangunan Jembatan Bailey Kutablang dapat dilakukan dalam waktu relatif singkat berkat solidnya kerja sama seluruh unsur yang terlibat. Personel Zeni Kodam Iskandar Muda bersama tim teknis dari instansi terkait dan pihak kontraktor bekerja secara intensif, bahkan berlangsung siang dan malam, demi memastikan jembatan dapat segera difungsikan dan memenuhi standar keamanan. Jembatan Bailey Kutablang dibangun sebagai pengganti sementara Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan berat dan terputus akibat bencana banjir bandang disertai tanah longsor. Kerusakan tersebut menyebabkan terhentinya akses transportasi pada jalur utama yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Aceh Utara serta Kota Lhokseumawe. Terputusnya akses tersebut sempat melumpuhkan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah. Aktivitas ekonomi, perdagangan, serta pelayanan publik turut terganggu, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dan aktivitas sehari-hari pada jalur Bireuen–Lhokseumawe sebagai koridor vital transportasi dan perekonomian. Secara teknis, pembangunan jembatan melibatkan sebanyak 33 personel dari Zeni Kodam IM dengan progres pekerjaan telah mencapai 100 persen. Jembatan ini dipasang untuk menutup bentang yang sebelumnya terputus sepanjang sekitar 50 meter. Menggunakan konstruksi Bailey tipe 2–1 dengan 21 petak, jembatan memiliki panjang terpasang sekitar 63 meter dengan material milik PUPR. Jembatan ini dirancang mampu menampung beban hingga 60 ton, sehingga dinilai layak dan aman untuk mendukung lalu lintas kendaraan di jalur nasional tersebut. Dengan rampung dan siap difungsikannya Jembatan Bailey Kutablang, diharapkan konektivitas antarwilayah di pantai utara Aceh kembali pulih, aktivitas masyarakat berjalan lancar, serta roda perekonomian dan distribusi logistik antara Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe dapat kembali bergerak secara optimal. (Gs)
WONOSOBO | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Wonosobo–Kertek, tepatnya di Simpang Empat Kertek, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (27/12/2025) pagi. Insiden yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB tersebut mengakibatkan lima orang mengalami luka ringan. Peristiwa ini melibatkan sebuah truk tronton bermuatan keramik yang menabrak sejumlah sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan. Benturan keras menyebabkan beberapa kendaraan roda dua rusak dan menimbulkan kepanikan warga sekitar lokasi kejadian. Kapolsek Kertek, AKP SUTONO, S. H. M. H membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. “Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Simpang Empat Kertek. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi serta mengumpulkan barang bukti,” ujar Kapolsek Kelima korban yang mengalami luka ringan telah dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, truk tronton beserta sepeda motor yang terlibat kecelakaan telah diamankan oleh petugas sebagai bagian dari proses penyidikan. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur Wonosobo–Kertek sempat mengalami kepadatan. Petugas kepolisian segera melakukan pengaturan lalu lintas guna mengurai kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya. Kondisi lalu lintas dilaporkan berangsur normal. Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih mendalami kronologi kejadian dan faktor penyebab kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dan situasi lalu lintas saat peristiwa terjadi. (Yusuf)
AMUNTAI | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan kunjungan langsung ke Rest Area Masjid Baitul Kiram, Desa Kota Raden Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, Sabtu (27/12/2025). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan patroli serta pengamanan dan pengaturan lalu lintas (Pamtur Lalin) pada momentum 5 Rajab yang diwarnai meningkatnya arus kendaraan dan mobilitas jemaah. Peninjauan berlangsung di sepanjang Jalan Brigjen H. Hasan Basri Amuntai, yang menjadi salah satu jalur utama lintasan masyarakat dan jemaah Haul Guru Sekumpul. Kehadiran kepala daerah tersebut sekaligus memberikan dukungan moril kepada personel Polres HSU yang bertugas di lapangan. Kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas dipimpin oleh Ipda Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A., bersama sejumlah personel kepolisian. Petugas melaksanakan patroli, rekayasa lalu lintas, serta pengaturan arus kendaraan guna mengantisipasi kepadatan di sekitar rest area. Selain pengaturan arus, petugas juga memberikan imbauan dan teguran secara humanis kepada pengguna jalan agar tidak berhenti mendadak atau parkir di bahu jalan kawasan rest area, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Bupati HSU menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada para jemaah yang melintas di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara. “Kehadiran aparat di lapangan sangat penting untuk memastikan keselamatan masyarakat. Kami mengapresiasi kerja keras Polres HSU yang telah bersinergi dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib,” ujarnya di sela-sela kunjungan. Pengamanan ini bertujuan menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah Haul Guru Sekumpul dan masyarakat umum. Secara keseluruhan, kegiatan patroli dan Pamtur Lalin di kawasan Rest Area Masjid Baitul Kiram berlangsung aman, lancar, kondusif, dan terkendali, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat. (Agus)
BENER MERIAH, BIDIK-KASUSNEWS.COM – TNI Angkatan Darat menuntaskan pembangunan Jembatan Bailey Weh Paseh di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Sabtu (27/12/2025), sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan akses transportasi masyarakat pascabencana. Jembatan Bailey sepanjang 50 meter dengan tipe 2–1 tersebut dibangun untuk menggantikan akses lama yang rusak, sekaligus memulihkan konektivitas vital antara wilayah Bener Meriah dan kawasan eks Simpang KKA yang sebelumnya sempat terputus. Pengerjaan jembatan dilaksanakan oleh prajurit TNI AD dari Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka (Yonzikon 13/KE) yang didatangkan dari Jakarta. Proses pembangunan dilakukan secara cepat, terukur, dan tetap mengutamakan aspek keselamatan konstruksi. Setelah dinyatakan rampung, Jembatan Weh Paseh kini telah dapat difungsikan dan dilalui kendaraan, baik oleh masyarakat umum maupun untuk kepentingan pendistribusian logistik ke wilayah sekitar. Keberadaan jembatan ini menjadi sarana penting dalam mendukung mobilitas warga, kelancaran aktivitas ekonomi, serta mempercepat penyaluran bantuan dan kebutuhan pokok ke daerah terdampak. Dengan tersambungnya kembali akses melalui eks Simpang KKA, masyarakat tidak lagi harus memutar jauh, sehingga aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan lebih efektif dan aman. Penyelesaian Jembatan Bailey Weh Paseh merupakan wujud komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan infrastruktur serta mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Masyarakat setempat menyambut gembira rampungnya pembangunan jembatan tersebut dan mengapresiasi kerja cepat TNI AD yang telah mengembalikan akses vital bagi kehidupan dan perekonomian warga. (Gs)
AMUNTAI | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas pada momentum 5 Rajab, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan patroli serta pengamanan dan pengaturan lalu lintas (Pamtur Lalin) di kawasan Rest Area Masjid Baitul Kiram, Desa Kota Raden Hulu, Kecamatan Amuntai Tengah, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita tersebut dipusatkan di Jalan Brigjen H. Hasan Basri Amuntai, tepatnya di sekitar rest area yang menjadi titik singgah masyarakat dan jemaah Haul Guru Sekumpul yang melintas di wilayah Kabupaten HSU. Patroli dan pengamanan dipimpin oleh Ipda Amin Mulyadi Jaya, S.H., M.A., dengan melibatkan sejumlah personel Polres HSU. Aparat kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas, patroli rutin, hingga rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan dan teguran humanis kepada pengguna jalan agar tidak berhenti atau parkir mendadak di bahu jalan area rest area, demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kapolres HSU melalui petugas di lapangan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, serta menanamkan kesadaran kepada masyarakat bahwa keselamatan berkendara harus diutamakan dibandingkan kecepatan. “Pengamanan ini juga sebagai bentuk pelayanan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya para jemaah yang melintas di wilayah Rest Area Masjid Baitul Kiram,” ujar salah satu petugas. Dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Secara umum, kegiatan patroli dan pengamanan berjalan aman, lancar, dan terkendali tanpa adanya gangguan menonjol. (Agus)
BAKAUHENI | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke wilayah Lampung Selatan dalam rangka pemantauan dan pengawasan operasional pengamanan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Rabu (24/12/2025). Tim Kompolnas yang melaksanakan kunjungan kerja terdiri dari Irjen Pol (P) Ida Oetari Poernamasari, S.A.P., M.A. selaku Anggota Kompolnas, Kombes Pol Dody Wirawijaya, S.I.K. selaku Kabag H.I.K. Set Kompolnas, serta Fitriani, A.Md.Ak., S.H. sebagai Ahli Pertama Analis Kebijakan Set Kompolnas. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Tim Kompolnas meninjau Pos Pengamanan Rest Area KM 49 B, Rest Area KM 20 B, serta Pos Terpadu Pelabuhan Bakauheni. Selain itu, tim juga melakukan pemantauan langsung di Pelabuhan Bakauheni, termasuk area Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya) sebagai salah satu jalur strategis penyeberangan Sumatera–Jawa. Kedatangan Tim Kompolnas didampingi langsung oleh Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri, serta dihadiri Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Yuni Iswandari Yuyun, S.I.K., M.H bersama jajaran kepolisian dan unsur terkait lainnya. Turut menyambut dalam kegiatan tersebut GM) ASDP Bakauheni: Capt. Partogi Tamba, Direktur BBJ Tatang Rohadi, dan KSOP Capt. Suratno, S.E., M.M. Dalam pemantauan di Pos Terpadu Pelabuhan Bakauheni, Tim Kompolnas menerima paparan langsung dari Kapolres Lampung Selatan mengenai pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru, mulai dari pola pengamanan, kesiapan personel, hingga mekanisme koordinasi lintas instansi dalam mendukung kelancaran arus penyeberangan. Ida Oetari Poernamasari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Kompolnas melakukan pengawasan terhadap kinerja kepolisian di seluruh Indonesia, termasuk pada pelaksanaan Operasi Lilin Krakatau 2025 di Lampung Selatan. “Kami saat ini melakukan pengawasan operasi kepolisian terpadu dalam rangka Natal dan Tahun Baru. Salah satunya adalah Operasi Lilin Krakatau. Pelabuhan Bakauheni menjadi perhatian karena merupakan titik vital penyeberangan antara Sumatera dan Pulau Jawa,” ujar Ida. “Kami ingin mengetahui bagaimana sistem dan mekanisme yang dibangun di lapangan, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pengguna transportasi laut dan darat, baik saat arus mudik maupun arus balik,” katanya. Ida juga memberikan apresiasi atas kesiapan jajaran Polres Lampung Selatan bersama seluruh stakeholder terkait. Menurutnya, seluruh pihak telah memiliki simulasi dan skema penanganan apabila terjadi peningkatan jumlah penumpang, serta menunjukkan koordinasi yang solid antarinstansi. “Saya salut kepada rekan-rekan yang mendampingi kami. Mereka sudah siap dengan simulasi jika terjadi lonjakan penumpang. Sistem sudah berjalan, koordinasi antarpihak sangat baik, didukung oleh teknologi informasi dan penempatan personel di setiap pos,” ungkapnya. Berdasarkan hasil pemantauan, Kompolnas menilai bahwa kondisi arus penyeberangan selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 masih relatif landai dan terkendali. Situasi tersebut dinilai mampu ditangani dengan baik oleh ASDP Bakauheni bersama Polres Lampung Selatan. “Untuk Nataru kali ini, kondisinya masih landai dan dapat diatasi dengan baik. Ada beberapa faktor yang memengaruhi, seperti cuaca dan kondisi bencana di wilayah Sumatera. Ke depan, tentu akan kembali menjadi bahan evaluasi pada pelaksanaan Operasi Ketupat tahun depan,” pungkas Ida. Dengan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sinergi lintas instansi, aparat kepolisian bersama stakeholder terkait diharapkan mampu terus memberikan rasa aman, nyaman, dan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru. (Mg)
LAMPUNG | BIDIK-KASUSNEWS.COM, Memastikan keamanan dan kelancaran perayaan malam Natal 2025, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melakukan monitoring langsung ke sejumlah gereja di Kota Bandar Lampung, Rabu (24/12/2025) malam. Monitoring ini diikuti oleh Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto, Pejabat Utama Polda Lampung, serta seluruh jajaran Forkopimda Provinsi Lampung sebagai solidaritas dan kontribusi nyata untuk masyarakat. Monitoring dimulai di Gereja GMI Immanuel Bandar Lampung dan dilanjutkan ke Gereja Katedral Kristus Raja. Selanjutnya, Kapolda dan rombongan meninjau Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru di Ramayana Bandar Lampung. Kegiatan ini bertujuan memastikan pengamanan berjalan optimal dan ibadah Natal dapat dilaksanakan dengan aman, tertib, dan khidmat. Dalam Operasi Lilin Krakatau 2025, Polda Lampung mengerahkan total 4.021 personel gabungan TNI-Polri yang tersebar di 71 posko di seluruh wilayah Lampung, termasuk pos-pos jajaran. Khusus di Bandar Lampung, sebanyak 65 gereja menjadi fokus pengamanan utama. Proses sterilisasi lokasi telah dilakukan sejak pagi hari sebelum jemaah datang. Kapolda Lampung menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas, penjagaan tempat ibadah, serta pengamanan objek wisata menjadi prioritas dalam operasi kali ini. Seluruh Polres juga telah berkoordinasi dengan pengelola wisata untuk memastikan fasilitas dalam kondisi aman. Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menegaskan komitmen pengamanan untuk masyarakat, “Monitoring malam ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan ibadah Natal berjalan sesuai rencana. Alhamdulillah, situasi di Gereja GMI Immanuel dan Katedral Kristus Raja kondusif, jemaah tenang, dan personel kami siaga penuh di setiap titik.” “Kami telah menyiagakan 4.021 personel gabungan di 71 posko di Lampung, dengan fokus pada tempat ibadah gereja di Bandar Lampung. Sterilisasi dan pengamanan lapangan telah dilakukan sejak dini hari. Selain itu, kami juga memantau lokasi wisata dan menyiapkan skenario pengaturan lalu lintas, termasuk sistem delay di jalan tol jika diperlukan, untuk menghindari penumpukan kendaraan.” Tambahnya “Saya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, patuhi arahan petugas, dan laporkan jika melihat hal mencurigakan. Mari bersama jaga suasana Natal yang aman, damai, dan penuh sukacita.” Ujar Kapolda Operasi Lilin Krakatau 2025 akan terus berlangsung hingga 2 Januari 2026, dengan penguatan pengawasan di tempat ibadah, pusat keramaian, dan jalur transportasi utama. (Mg)