JAKARTA, BIDIK-KASUSNEWS.COM – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel Inf. Arief Wicaksana, S.H., M.Han., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya di Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara Kodam Jaya dan insan pers, khususnya PWI Jaya sebagai organisasi wartawan tertua dan strategis dalam ekosistem media nasional. Kapendam Jaya disambut langsung Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo beserta jajaran pengurus. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan dialogis, dengan pembahasan utama seputar tantangan disrupsi informasi, maraknya konten tidak terverifikasi di media sosial, serta pentingnya kolaborasi antara aparat dan media arus utama. Kolonel Inf. Arief Wicaksana menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kemitraan jangka panjang yang saling menguatkan. “Kunjungan ini pada intinya adalah silaturahmi. Kodam Jaya memandang PWI Jaya sebagai mitra kerja strategis. Ke depan masih banyak tugas yang harus dijalankan bersama, sehingga sinergi ini menjadi sangat penting,” ujar Arief. Ia menambahkan, pertemuan tersebut sejatinya telah direncanakan sejak beberapa bulan lalu dan menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi menghadapi tantangan komunikasi publik ke depan. Kapendam Jaya juga menyoroti derasnya arus informasi di era digital, khususnya melalui media sosial, yang kerap tidak diiringi proses verifikasi dan tanggung jawab jurnalistik. “Di tengah disrupsi informasi, peran media massa arus utama sangat krusial. Kami mendiskusikan bagaimana bersinergi menghadirkan narasi yang positif, konstruktif, dan menyejukkan di tengah derasnya informasi yang belum tentu benar,” jelasnya. Menurut Arief, kolaborasi antara aparat dan media diperlukan untuk mengimbangi narasi negatif yang berpotensi menimbulkan kegaduhan serta mengganggu kondusivitas masyarakat. “Narasi yang tidak sehat di ruang digital perlu diimbangi bersama. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan publik,” tegasnya. Sementara itu, Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo mengapresiasi kunjungan Kapendam Jaya dan menilai pertemuan tersebut sebagai bukti terjaganya hubungan baik antara PWI Jaya dan Kodam Jaya. “Ini menunjukkan hubungan yang terus terpelihara. Kolonel Arief merupakan Kapendam Jaya ketiga yang berkunjung ke PWI Jaya, dan hal ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan kemitraan,” ujar Kesit. Kesit menegaskan bahwa PWI Jaya berkomitmen menjaga profesionalisme wartawan dengan berpegang teguh pada Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, terlebih di tengah tantangan era media sosial yang penuh disrupsi. Ia juga menyampaikan rencana kunjungan balasan ke Kodam Jaya sebagai tindak lanjut dari silaturahmi tersebut. Pertemuan ini turut dihadiri jajaran pengurus dan anggota PWI Jaya, di antaranya Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Tb Adhi, Wakil Ketua Bidang Organisasi Bagus Sudarmanto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Indra Utama, Wakil Ketua Bidang Advokasi Penerus Bonar, serta pengurus dan ketua pokja dari lima wilayah DKI Jakarta. Dari jajaran Pendam Jaya hadir antara lain Kasi Lisstra Letkol Caj Anwarudin, Kasi Tuud Mayor Caj Sarulloh, Kasi Media Mayor Inf. Basit, serta sejumlah perwira lainnya. Kegiatan ditutup dengan pertukaran cinderamata antara Kapendam Jaya dan PWI Jaya sebagai simbol apresiasi sekaligus komitmen bersama dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat, kredibel, dan bertanggung jawab. (Heri/jkt) 

Bidik-kasusnews.com,Mempawah Kalimantan Barat Proyek pekerjaan jalan yang berada di bawah kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat kembali menuai sorotan publik. Proyek yang bersumber dari APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 tersebut diduga tidak dikerjakan sesuai kontrak, bahkan hanya terealisasi sekitar ±50 meter, jauh dari kewajaran sebuah pekerjaan jalan. Adapun data proyek sebagai berikut: Program: Penyelenggaraan Jalan Kegiatan: Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota Pekerjaan: Lingkar GOR Opu Daeng Menambon Lokasi: Kabupaten Mempawah Waktu Pelaksanaan: 30 (tiga puluh) hari kalender Nilai Kontrak: Rp 99.467.000,00 Sumber Dana: APBD-P Tahun 2025 Pelaksana: CV. Rizki Anugrah Namun di lapangan, berdasarkan hasil pemantauan dan laporan masyarakat, pekerjaan terkesan asal jadi, volume pekerjaan diduga tidak sesuai kontrak, dan pengawasan dari pihak PUPR nyaris tidak terlihat. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN), baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan. Masyarakat mempertanyakan: Ke mana Dinas PUPR Kabupaten Mempawah? Mengapa proyek dengan anggaran hampir Rp100 juta bisa dikerjakan minim volume tanpa tindakan tegas? DUGAAN PELANGGARAN PERATURAN DAN UNDANG-UNDANG Jika dugaan ini benar, maka terdapat indikasi pelanggaran serius terhadap sejumlah regulasi, antara lain: 1. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pasal 2 dan Pasal 3: Setiap orang yang secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain yang merugikan keuangan negara dapat dipidana. Pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi dan volume berpotensi menyebabkan kerugian negara. 2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah Pemerintah daerah wajib menyelenggarakan pembangunan secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Lemahnya pengawasan mencerminkan kegagalan fungsi OPD teknis. 3. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi Pasal 59: Penyedia jasa wajib melaksanakan pekerjaan sesuai kontrak dan spesifikasi teknis. Pelanggaran terhadap mutu, volume, dan waktu pekerjaan dapat dikenakan sanksi administratif hingga pidana. 4. Perpres Nomor 16 Tahun 2018 jo. Perpres Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Prinsip pengadaan: efisien, efektif, transparan, akuntabel, dan bebas KKN. Dugaan pekerjaan fiktif atau tidak sesuai volume bertentangan dengan prinsip tersebut. 5. PP Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Pengguna dan penyedia jasa wajib menjamin kualitas dan kuantitas pekerjaan. Konsultan pengawas dan PPK dapat dimintai pertanggungjawaban hukum. DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT DAN NEGARA Kerugian keuangan negara akibat pekerjaan tidak sesuai kontrak. Hak masyarakat dirampas, karena infrastruktur yang seharusnya dinikmati tidak terwujud. Menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Membuka ruang praktik korupsi sistematis di sektor infrastruktur. DESAKAN DAN TUNTUTAN PUBLIK Masyarakat dan pihak pemerhati kebijakan publik mendesak: Inspektorat Kabupaten Mempawah segera melakukan audit menyeluruh. APH (Kejaksaan, Kepolisian, KPK) turun tangan menyelidiki dugaan kerugian negara. PUPR Kabupaten Mempawah memberikan klarifikasi resmi kepada publik. Evaluasi dan blacklist penyedia jasa jika terbukti melanggar kontrak. Pembangunan infrastruktur tidak boleh menjadi ajang bancakan anggaran. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang nyata, bukan sekadar formalitas laporan. Rilis ini disampaikan sebagai bentuk kontrol sosial dan komitmen terhadap transparansi serta pemberantasan korupsi di daerah. Dengan berita ini diturun kan kami siap melayani hak jawab. Tim-Red

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara-30-Desember-2025 Pengadilan Agama Jepara mencatat adanya peningkatan jumlah perkara perceraian yang diputus sepanjang tahun 2025. Data laporan perkara tingkat pertama menunjukkan, pada tahun 2025 terdapat 2.739 perkara, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 2.560 perkara. Kenaikan angka perceraian ini mencerminkan tantangan serius dalam ketahanan rumah tangga masyarakat. Perwakilan Pengadilan Agama Jepara mengungkapkan bahwa sebagian besar perkara perceraian diajukan oleh masyarakat yang bekerja di sektor swasta. Menurut pihak Pengadilan Agama, tekanan ekonomi, ketidakstabilan penghasilan, serta kurangnya komunikasi dalam keluarga menjadi faktor yang sering muncul dalam persidangan. Kondisi tersebut kerap memicu perselisihan rumah tangga yang berujung pada gugatan cerai. “Pemohon perceraian didominasi oleh pekerja swasta. Permasalahan ekonomi dan konflik berkepanjangan masih menjadi alasan utama,” jelas perwakilan Pengadilan Agama Jepara. Meski demikian, Pengadilan Agama Jepara terus mengupayakan langkah preventif melalui proses mediasi bagi setiap pasangan yang mengajukan perkara. Mediasi diharapkan dapat menjadi jalan damai untuk menyelamatkan rumah tangga sebelum perkara diputus oleh majelis hakim. Peningkatan kasus perceraian ini diharapkan menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, agar upaya penguatan ketahanan keluarga dapat terus ditingkatkan melalui edukasi, pembinaan, dan pendampingan keluarga. (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Semarang – Menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026, Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api maupun petasan. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya menjaga keselamatan, ketertiban umum, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengatakan bahwa penggunaan kembang api pada malam tahun baru kerap menimbulkan risiko kecelakaan, kebakaran, serta gangguan ketertiban. Oleh karena itu, masyarakat diajak untuk merayakan tahun baru dengan cara yang lebih aman dan bermakna. Menurutnya, kondisi sebagian wilayah di Indonesia yang masih dilanda bencana menjadi alasan kuat agar perayaan tahun baru tidak dilakukan secara berlebihan. Momentum pergantian tahun diharapkan menjadi waktu untuk refleksi, doa, dan memperkuat solidaritas antarsesama. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api atau petasan. Sebagai gantinya, mari kita isi malam tahun baru dengan doa bersama dan kegiatan positif yang mencerminkan rasa empati,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Selasa (30/12/2025). Ia menambahkan bahwa perayaan sederhana tanpa kembang api justru dapat menciptakan suasana yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Dalam rangka Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jawa Tengah terus melakukan pengamanan dan patroli secara humanis guna memastikan malam pergantian tahun berjalan tertib dan lancar. Polda Jateng juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat Polri melalui call center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan.(Wely-jateng) Sumber:humas Polda jateng

JATENG;Bidik-kasusnews.com Jepara, 30 Desember 2025 — Program ketahanan pangan yang dijalankan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan hasil nyata. Pada Selasa (30/12), Rutan Jepara melaksanakan panen bayam yang kemudian dijual ke pasar lokal, sebagai bagian dari optimalisasi hasil pertanian produktif di lingkungan rutan. Panen bayam ini merupakan hasil pembinaan kemandirian yang melibatkan warga binaan di area pertanian Rutan Jepara. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan bercocok tanam yang bernilai ekonomis dan berkelanjutan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa keberhasilan panen bayam hingga mampu menembus pasar lokal menjadi bukti bahwa program pembinaan berjalan efektif dan memberikan dampak langsung. “Panen bayam ini merupakan wujud nyata dari pembinaan kemandirian yang kami lakukan secara konsisten. Hasilnya tidak hanya untuk konsumsi internal, tetapi juga memiliki nilai jual dan mampu berkontribusi pada perekonomian lokal,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ketahanan pangan di Rutan Jepara sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong pemanfaatan lahan secara produktif, efisien, dan berorientasi pada hasil nyata. Melalui kegiatan ini, Rutan Jepara berharap warga binaan memperoleh pengalaman kerja yang bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat, sekaligus memperkuat peran pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.(Wely-jateng) Sumber:Humas Rutan jepara

JATENG – Bidikkasusnews.com – Pati – Satgas Preemtif Subsatgas Binmas Polresta Pati terus mengintensifkan langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025. Pada Senin (29/12/2025), kegiatan sambang dan sosialisasi kamtibmas dilaksanakan di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga selesai tersebut menyasar lokasi-lokasi vital dan keramaian, di antaranya SPBU Gemeces Desa Sarirejo Kecamatan Pati, obyek wisata kolam renang dan waterboom Global Kecamatan Tlogowungu, serta pusat perbelanjaan Swalayan ADA Pati. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif menjelang perayaan akhir tahun. Kapolresta Pati melalui Kasat Binmas Polresta Pati selaku Kasatgas Preemtif Ops Lilin Candi 2025, Kompol Sunar, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas secara langsung,” ujarnya. Menurut Kompol Sunar, pendekatan dialogis menjadi kunci utama dalam kegiatan Subsatgas Binmas. “Melalui sambang, kami dapat berinteraksi langsung dengan pengelola, karyawan, maupun pengunjung sehingga pesan kamtibmas bisa diterima dengan baik,” jelasnya. Ia menambahkan, keberadaan polisi di lokasi keramaian juga bertujuan mencegah potensi tindak kriminal maupun gangguan keamanan lainnya. “Kehadiran personel Polri di lapangan diharapkan mampu menekan niat dan kesempatan terjadinya tindak kejahatan,” kata Kompol Sunar. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak lengah, segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan, serta bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya. Kompol Sunar menekankan bahwa Operasi Lilin Candi bukan hanya pengamanan semata, tetapi juga upaya membangun kesadaran kolektif. “Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi menjadi tanggung jawab bersama antara aparat dan masyarakat,” ungkapnya. Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa hambatan, dan masyarakat menyambut baik kehadiran petugas,” pungkas Kompol Sunar. Dengan kegiatan ini, Satbinmas Polresta Pati berharap stabilitas kamtibmas selama Operasi Lilin Candi 2025 dapat terus terjaga, sehingga masyarakat dapat merayakan libur akhir tahun dengan aman dan nyaman.(Kasnadi) Sumber:(Humas Resta Pati)

Bidik-kasusnews.com,Sintang Kalimantan Barat Senin,29 Desember 2025 Polda kalbar-Polres Sintang, Kalimantan Barat akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas pada malam Tahun Baru Rabu,31 Desember 2025 pada pukul 18.00 wib sampai dengan tanggal 01 Januari 2026 pukul 01.00 wib. Ini adalah upaya untuk mengantisipasi kemacetan dan memastikan keselamatan serta kenyamanan masyarakat selama merayakan malam pergantian tahun.   Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo,S.H.,S.I.K Telah melakukan rapat koordinasi lintas sektoral untuk mematangkan pengamanan Natal dan Tahun Baru. Personel gabungan dari berbagai instansi akan dikerahkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kabupaten Sintang. Polres Sintang bersama instansi terkait akan memberlakukan Rekayasa serta pengalihan Arus lalu lintas di beberapa titik potensi rawan macet, dan masyarakat dihimbau untuk mematuhi arahan petugas serta mengikuti rambu rambu yang telah dipasang guna menjaga kamseltibcarlantas selama malam pergantian tahun. Adapun Rekayasa yang di berlakukan yaitu Untuk lokasi Simpang Tugu Jam /Simpang Kompi : 1. Kendaraan dari Arah Mt Haryono sui durian menuju tugu jam di arahkan berbelok kekiri menuju jalan Lintas Melawi, dan dapat memutar di bundaran Tugu BI Sintang; 2. Untuk kendaraan dari arah lintas Melawi menuju tugu jam dapat mengikuti arah seperti biasa. Untuk Jl Lintas Melawi – Semua U- Turn di jalan Lintas Melawi akan ditutup; – Tidak ada kendaraan yang parkir di badan jalan. Untuk Lokasi Simpang Lima Adipura : 1. Kendaraan dari Arah Jalan Lintas Melawi tidak dapat Lurus ke Jalan Yc Ovang Oray, namun diarahkan Berbelok ke jalan Bhayangkara dan dapat berbalik arah di Bundaran Tugu BI; 2. Kendaraan dari arah Yc.ovang orai,jalan stadion dan jalan Dharma Putra dapat mengikutan arah seperti biasa. Untuk Lokasi Simpang Polres : 1. Diberlakukan penutupan ruas jalan simpang polres, sehingga kendaraan dari arah jl Bhayangkara tidak dapat langsung berbelok ke kanan tetapi memutar di bundaran tugu BI. Sedangkan dari arah Munggui jengkol di arahkan berbelok kekiri menuju arah Bundaran BI; 2. Kendaraan Dari arah Pkp Mujahidin/bundaran BI Menuju simpang polres diarahkan menuju jl.Dr Wahidin sh/Depan Polres menuju Sp.Pertanian; 3. Jalur Jalan Dr.Wahidin Di jadikan Jalur 1 arah; 4. Kendaraan dari Arah jalan yc ovang oerai dilarang masuk ke jalan Dr Wahidin tapi di arahkan menuju sp lima Adipura Sintang. Untuk Lokasi Waterfront : 1. Diberlakukan penutupan ruas jalan Seputaran Water front yaitu simpang Dermaga dan Sp Kopi Jojon; 2. Kendaraan yg ingin melintas di arahkan melalu jalan Tengan Sui durian; 3. Bagi masyarakat yg ingin menghabiskan malam di Waterfront dapat memarkirkan kendaraannya di Dermaga dan tempat parkir yg sudah di siapkan. Demikian Rencana Pengalihan arus lalu lintas yang akan dilaksanakan pada perayaan Malam tahun baru, kami mohon kerjasamanya kepada seluruh masyarakat kabupaten Sintang dan tetap ikuti instruksi dari petugas di lapangan demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yg kondusif pada di kabupaten Sintang. Sumber:Polres Sintang Wartawan Basori

Bandar Lampung, Bidik-kasusnews.com – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 terus diperkuat. Babinsa Kelurahan Tanjung Senang, Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur, Serma Usmawan, memimpin langsung kegiatan patroli malam berjalan kaki bersama unsur masyarakat, Senin malam (29/12/2025). Patroli menyasar sejumlah titik di wilayah Kelurahan Tanjung Senang yang dinilai rawan gangguan keamanan. Selain sebagai langkah preventif, kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi langsung antara aparat teritorial dan warga guna membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan. Dalam patroli tersebut, Serma Usmawan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian, gangguan kamtibmas, maupun aksi yang dapat mengganggu ketenteraman warga, khususnya menjelang momen hari besar keagamaan dan pergantian tahun. “Kami ingin memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Kehadiran Babinsa bersama masyarakat adalah bentuk kepedulian dan langkah pencegahan dini. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Serma Usmawan di sela kegiatan. Kegiatan patroli malam ini melibatkan unsur pimpinan lingkungan, di antaranya Kepala Lingkungan (Kaling) 1 Kelurahan Tanjung Senang, seluruh Ketua RT, serta anggota Linmas. Sinergi lintas unsur tersebut menjadi kekuatan utama dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat lingkungan. Salah satu Ketua RT yang ikut patroli mengapresiasi kehadiran Babinsa di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini memberikan rasa aman dan mempererat hubungan antara aparat dan warga. “Dengan patroli bersama seperti ini, warga merasa lebih tenang. Ini bukti nyata kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat,” ujarnya. Seluruh rangkaian patroli berlangsung tertib, aman, dan lancar tanpa adanya gangguan berarti. Diharapkan, kegiatan ini mampu memberikan efek pencegahan bagi pihak-pihak yang berniat mengganggu ketertiban, sekaligus menciptakan suasana aman dan damai selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Melalui kegiatan tersebut, Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui peran Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial, mitra warga, serta penjaga kondusivitas wilayah binaan. (Agus)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 29 Desember 2025 — Sebagai bagian dari program pembinaan warga binaan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menggelar bimbingan Al-Qur’an pada hari Senin (29/12/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkuat aspek keimanan dan ketakwaan para warga binaan selama menjalani masa pemasyarakatan. Dalam pelaksanaannya, bimbingan Al-Qur’an menggunakan metode Iqro sebagai pengantar dasar belajar membaca huruf hijaiyah. Warga binaan didampingi secara intensif oleh petugas Rutan dan peserta magang untuk memastikan proses belajar berlangsung lancar dan terstruktur. Antusiasme tinggi terlihat dari warga binaan yang tekun mempelajari makharijul huruf hingga meningkatkan kefasihan membaca Al-Qur’an. Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan pilar penting dalam membentuk karakter positif warga binaan. “Kami berkomitmen menjalankan program ini secara konsisten agar nilai-nilai agama dapat membimbing mereka menjadi pribadi yang lebih baik setelah bebas,” jelas Renza. Kegiatan bimbingan ini tidak hanya memperkuat kemampuan baca Al-Qur’an, tetapi juga berfungsi sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual. Suasana belajar yang kondusif tercipta berkat peran aktif petugas dan peserta magang yang memberikan motivasi dan dukungan penuh. Dengan terus mengembangkan pembinaan yang humanis dan berkesinambungan, Rutan Jepara berharap warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal keimanan dan karakter yang kuat. Sumber:humas Rutan jepara (Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara – Program ketahanan pangan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan hasil nyata. Pada Senin, 29 Desember 2025, Rutan Jepara melaksanakan panen cabai yang tumbuh subur di area branggang rutan, tepat di penghujung tahun ketika harga cabai di pasaran tengah mengalami kenaikan. Panen cabai ini merupakan bagian dari pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan rutan yang dikelola secara mandiri oleh petugas bersama warga binaan. Tanaman cabai dirawat dengan menggunakan pupuk kompos hasil produksi sendiri, sehingga selain ramah lingkungan, kegiatan ini juga menekan biaya operasional dan meningkatkan kemandirian pangan. Hasil panen cabai selanjutnya diserahkan kepada vendor bahan makanan sesuai dengan arahan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata Rutan Jepara terhadap sistem pengadaan bahan makanan yang transparan, terukur, dan berkelanjutan. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara menyampaikan bahwa panen cabai ini menjadi bukti konkret keberhasilan pembinaan berbasis produktivitas dan ketahanan pangan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, dan kemandirian kepada warga binaan. “Melalui program ketahanan pangan ini, warga binaan dilibatkan secara aktif dalam proses budidaya hingga panen. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal positif setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya. Dengan terlaksananya panen cabai di akhir tahun ini, Rutan Jepara menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembinaan dan dukungan terhadap kebijakan nasional di bidang pemasyarakatan. Sumber:humas Rutan jepara (Wely-jateng)