JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 24 September 2025 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan pemasyarakatan dengan melaksanakan razia mendadak di Blok Hunian Wanita, Selasa (23/9). Kegiatan razia tersebut dilaksanakan oleh petugas jaga blok wanita bersama staf KPR, dengan pengawasan langsung dari Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR). Razia ini merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak adanya barang terlarang yang beredar di dalam blok hunian warga binaan. Razia Kamar Blok Wanita dimulai pukul 13.00 WIB setelah seluruh warga binaan selesai melaksanakan kegiatan apel pengecekan jumlah penghuni kamar. Petugas dengan cermat memeriksa kamar hunian, lemari, kasur, serta barang-barang pribadi milik warga binaan pemasyarakatan (WBP). Proses pemeriksaan dilakukan secara humanis, mengedepankan etika serta menghormati hak dan privasi penghuni, khususnya karena yang diperiksa adalah blok wanita. Kepala Rutan Kelas IIB Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata untuk mencari pelanggaran, tetapi sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. “Kami ingin memastikan bahwa lingkungan Rutan Jepara tetap bersih dari barang-barang terlarang seperti narkoba, handphone, senjata tajam rakitan, atau benda lain yang berpotensi membahayakan. Ini adalah langkah preventif,” ujarnya. Dari hasil razia siang ini, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang seperti yang dikhawatirkan. Hanya ditemukan beberapa barang yang tidak sesuai standar, seperti sendok logam dan peralatan yang dimodifikasi, yang kemudian diamankan untuk dilakukan pembinaan dan penertiban. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat kedisiplinan warga binaan, khususnya di blok wanita, terjaga dengan baik. Hal ini juga menjadi bukti bahwa upaya pembinaan yang dilakukan oleh pihak Rutan berjalan dengan efektif. Rutan Jepara menegaskan bahwa kegiatan razia akan terus dilakukan secara berkala dan insidentil, baik di blok wanita maupun pria, sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba). “Kami tidak akan lengah. Lingkungan pemasyarakatan harus steril dari barang-barang terlarang. Ini penting untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi proses pembinaan warga binaan,” tambah Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan. Selain razia, pihak Rutan juga secara aktif melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada WBP agar selalu mematuhi aturan, menjaga ketertiban, dan tidak melakukan pelanggaran selama menjalani masa pidana.(Wely-jateng)

Jakarta | Bidik-kasusnews.com – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.(Opsla) menghadiri kegiatan Malam Kenduri Bahari dalam rangka memperingati Hari Maritim Nasional 2025 yang digelar di Museum Bahari Jakarta, kemarin. Perayaan tahun ini mengangkat tema “Kembali Sebagai Bangsa Samudera” dengan subtema “Peran Generasi Muda dalam Menjaga Kedaulatan Maritim Indonesia.” Rangkaian kegiatan Kenduri Bahari dimulai sejak pagi hari dengan Senam Garga Laut Indonesia, senam khas Bakamla RI, yang digelar di Teras Romantis Museum Bahari dan diikuti oleh puluhan personel Bakamla RI, jajaran pengelola Museum Bahari, serta mahasiswa Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Selain itu, berbagai acara turut memeriahkan peringatan ini, di antaranya lomba orasi, talkshow, mobile sketch IKJ, pameran Bakamla RI, pemutaran film bertema bahari, bazaar UMKM dan mahasiswa IKJ, hingga puncak Malam Kenduri Bahari yang dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Pada sesi Talkshow I dengan tema “Peran Bakamla RI Menjaga Keamanan Laut Indonesia”, Deputi Jakstra Bakamla RI, Laksda Bakamla Didong Rio Duta Purwokuntjoro, S.T., M.A.P., M.Tr.(Han)., M.Tr.Opsla., memaparkan konsep strategi keamanan maritim. Laksda Didong menegaskan bahwa keamanan maritim merupakan perlindungan kebebasan dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu good order at sea. Saat ini Indonesia menghadapi ancaman nyata, mulai dari penyelundupan narkoba, perdagangan manusia, hingga illegal fishing yang tersebar di berbagai wilayah seperti Selat Malaka, Laut Natuna Utara, Maluku, dan kawasan perbatasan lainnya. “Bakamla RI hadir untuk melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan serta yurisdiksi Indonesia, bersinergi dengan instansi terkait, sekaligus membangun kapasitas dan kapabilitas personel maupun sistem pemantauan maritim nasional,” ungkap Laksda Didong. Bakamla RI juga menggelar pameran yang menampilkan manekin personel Special Response Team (SRT) dengan perlengkapan lengkap, miniatur kapal patroli, serta pemutaran video aksi pengamanan laut. Pada puncak malam Kenduri Bahari, Tim Kolintang Gistara Jayashree dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bakamla RI turut mengisi acara. Tim binaan Ketua DWP Bakamla RI, Ny. Yuanita Irvansyah, ini sebelumnya sukses meraih Juara 1 Lomba Musik Kolintang Piala Presiden III pada Desember 2024 lalu. Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan Kenduri Bahari. Menurutnya, momentum Hari Maritim Nasional harus menjadi pengingat bahwa Indonesia adalah bangsa maritim dengan kekayaan laut yang melimpah. “Melalui kegiatan ini, kita diingatkan kembali akan jati diri bangsa sebagai bangsa bahari. Generasi muda harus mampu menjadi motor penggerak dalam menjaga kedaulatan, keamanan, dan potensi laut Indonesia,” tegasnya. Turut hadir dalam kegiatan ini para pejabat tinggi Bakamla RI, Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta Misari, serta pejabat Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) IKJ. ( Agus )  

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 24 September 2025 – Upaya peningkatan layanan pemasyarakatan terus dilakukan. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jepara turun langsung ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara untuk melakukan survei kebutuhan pangan warga binaan. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara lembaga statistik dan pemasyarakatan dalam menjamin hak dasar para tahanan, khususnya di bidang pangan. Dalam survei, tim BPS didampingi Kasubsie Pelayanan Tahanan, Yusril Arinaldy, serta pengelola makanan Rutan, Thohir Azis. Mereka menyampaikan berbagai informasi terkait pengadaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi kepada warga binaan. Yusril menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan merupakan prioritas layanan. > “Kualitas makanan adalah bagian dari hak dasar yang harus dipenuhi. Survei ini membantu kami melakukan evaluasi dan peningkatan pelayanan,” katanya. Thohir Azis menambahkan, seluruh proses penyediaan makanan dilakukan dengan standar gizi dan kesehatan. > “Kami pastikan transparansi dalam pengelolaan makanan, mulai dari pemilihan bahan sampai penyajian,” ujarnya. Data yang dihimpun BPS nantinya akan menjadi rujukan penting dalam mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto dan Program Akselerasi Kemenimipas. Kedua program tersebut menekankan pentingnya pemenuhan hak dasar warga binaan sebagai bagian dari pembangunan nasional. Melalui langkah ini, diharapkan sistem pemasyarakatan semakin berdaya guna, sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga kedaulatan pangan di tingkat lokal maupun nasional. (Wely)

Makassar | Bidik-kasusnews.com – Sejumlah wartawan media nasional berkesempatan mengikuti kegiatan Outbound Media Dirgantara 2025 di Lanud Sultan Hasanuddin, Selasa (23/9/2025). Dalam kegiatan ini, para jurnalis diajak mengenal lebih dekat peran strategis satuan-satuan TNI Angkatan Udara yang bermarkas di Makassar, sekaligus merasakan langsung pengalaman menembak di lapangan tembak Lanud Sultan Hasanuddin. Kunjungi Skadron Udara 33 Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Skadron Udara 33, satuan yang mengoperasikan pesawat angkut berat C-130 Hercules. Para wartawan mendapat penjelasan mengenai peran vital Hercules dalam berbagai misi TNI AU, mulai dari operasi militer, pengiriman logistik, hingga misi kemanusiaan. Rasakan Sensasi Menembak Tak kalah menarik, para jurnalis juga berkesempatan mencoba kemampuan menembak di Lapangan Tembak Atmaji Lanud Sultan Hasanuddin. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang keterampilan dasar yang dimiliki prajurit TNI AU dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan tempur. Kenali Pasukan Elite Baret Jingga Agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke Batalyon Komando 466 Pasgat, pasukan elite TNI AU yang dikenal dengan kemampuan operasi lintas udara. Para wartawan mendapat paparan mengenai sejarah, tugas pokok, serta kiprah pasukan baret jingga dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia. Pernyataan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han., menyampaikan apresiasi atas kehadiran para wartawan dalam kegiatan ini. “Kami sangat mengapresiasi rekan-rekan media yang hadir. Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang lebih dekat, sekaligus menumbuhkan semangat kerja sama antara TNI AU dengan insan pers,” ujar Danlanud. Pererat Sinergi TNI AU dan Media Kegiatan Outbound Media Dirgantara 2025 ini diharapkan dapat menambah wawasan para jurnalis mengenai dunia kedirgantaraan sekaligus memperkuat sinergi antara TNI AU dan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, publik diharapkan semakin memahami kiprah TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara nasional serta perannya dalam misi kemanusiaan maupun operasi militer. ( Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Suasana khidmat menyelimuti Musholla Pondok Pesantren (Ponpes) Kasypul Anwar, Desa Rantau Bujur, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), pada Rabu (24/9/2025) atau bertepatan dengan 01 Rabiul Akhir 1447 H. Ratusan jamaah dari berbagai daerah menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Acara yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut dihadiri sekitar 400 orang, terdiri dari santri, wali santri, tokoh agama, serta masyarakat dari Desa Rantau Bujur, Lok Bangkai, dan Teluk Buluh. Hadir pula Kapolsek Banjang, AKP Robby Ansharie Bahasuan, SH., MM, yang turut menyemarakkan kegiatan keagamaan tersebut. Tokoh yang Hadir Sejumlah ulama turut memberikan warna dalam acara ini, di antaranya: KH. M. Rabbani dari Ponpes Ibnu Amil Pamangkih HST sebagai penceramah utama. H. Abdul Bari dari Alabio. KH. Halim, Lc., KH. Malik, serta Mualim Sam’uni dari Majelis Ta’lim Assirajul Muniir Amuntai. KH. Kasypul Anwar, pimpinan Majelis Ta’lim sekaligus tuan rumah acara. Mualim Muhammad Noor dari Rakha Amuntai. Rangkaian Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dimulai dengan pembukaan dan lantunan syair-syair maulid oleh grup hadrah Ponpes Kasypul Anwar. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Rahmadi dari STAI Rakha Amuntai, ceramah agama oleh KH. M. Rabbani, doa bersama, dan ditutup dengan syukur kebersamaan. Isi Ceramah Dalam tausiyahnya, KH. M. Rabbani menegaskan bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. “Peringatan Maulid adalah kesempatan mempererat ukhuwah Islamiyah. Nilai-nilai Rasulullah hendaknya dijadikan pedoman dalam menghadapi tantangan kehidupan modern,” ujarnya. Aman, Tertib, dan Lancar Acara yang berlangsung hingga pukul 11.00 Wita ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. Masyarakat terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Kasypul Anwar Rantau Bujur menjadi bukti semangat kebersamaan umat Islam dalam merawat tradisi keagamaan sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat. ( Agus)

Banjarmasin | Bidik-kasusnews.com – Momentum Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia menjadi ajang prestasi bagi Polwan Polres Hulu Sungai Utara (HSU). Dalam lomba “Rise n Speak” Kampanye Anti Kekerasan yang digelar Polda Kalimantan Selatan, Polwan Polres HSU berhasil meraih Juara 3. (23/9/2025) Acara syukuran Hari Jadi Polwan ke-77 berlangsung di Auditorium Bhara Daksa, Mapolda Kalsel, pada Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda, serta Pejabat Utama Polda Kalsel. Turut hadir pula perwakilan organisasi perempuan dari berbagai instansi. Lomba “Rise n Speak” menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang digelar Polda Kalsel untuk mengasah kreativitas Polwan sekaligus menegaskan perannya sebagai agen perubahan di masyarakat. Dalam penampilannya, Polwan Polres HSU dengan penuh percaya diri menyampaikan pesan kampanye anti kekerasan yang edukatif dan menyentuh, khususnya terkait pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih anggotanya. “Keberhasilan Polwan Polres HSU meraih Juara 3 ini adalah wujud nyata dedikasi dan semangat Polwan dalam menjalankan peran humanis Polri. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Polres HSU, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar IPTU Asep. Ia menambahkan, kampanye anti kekerasan sejalan dengan program Polri Presisi yang menekankan pendekatan humanis dalam penegakan hukum. “Polwan Polres HSU telah membuktikan bahwa Polwan tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menolak segala bentuk kekerasan,” tegasnya. Rangkaian syukuran Hari Jadi Polwan ke-77 ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, serta pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba. Suasana penuh kebersamaan mencerminkan semangat Polwan yang profesional, tangguh, dan humanis dalam mendukung tugas Polri. ( Agus)

HSU | BIDIK-KASUSNEWS.COM – Upaya menurunkan angka stunting terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Genting yang kembali menyalurkan bantuan telur itik secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat di Kecamatan Banjang pada Rabu (17/9/2025). Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Banjang itu dihadiri oleh Camat Banjang Rully Lesmana, S.ST.P., M.AP., Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., MM., serta Koordinator Balai Penyuluhan KB Banjang, Rusda Olpah. Bantuan yang diberikan berupa 7 butir telur itik per kepala keluarga untuk dikonsumsi selama sepekan. Total ada 277 keluarga penerima manfaat, termasuk beberapa ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), yang tersebar di 20 desa di Kecamatan Banjang. Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan dalam kesempatan itu juga turut berpartisipasi secara pribadi dengan menyumbangkan 100 butir telur tambahan bagi anak-anak penderita stunting. “Ini adalah bentuk kepedulian kami mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Dengan kerja sama lintas sektor, kami berharap kasus stunting di Banjang dapat terus ditekan,” ungkap AKP Robby. Camat Banjang Rully Lesmana menambahkan, pemberian telur ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil, dapat terpenuhi secara rutin. Selain itu, kolaborasi berbagai pihak di Kecamatan Banjang dinilai sangat penting untuk mempercepat penurunan angka stunting yang menjadi salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten HSU. Kegiatan penyerahan bantuan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. ( Agus)

CIREBON | Bidik-kasusnews.com,.Polresta Cirebon bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan serta membangun karakter generasi muda. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Patroli Kamtibmas dan Police Goes to School yang digelar di wilayah hukum Polresta Cirebon, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (23/9/2025). Kegiatan ini dipusatkan di SMK Al Musyawirin Weru, Jl. Pengayoman No.33, Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, dan dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda, kepala sekolah, guru, serta ratusan siswa-siswi. Rangkaian kegiatan diawali dengan Patroli Kamtibmas menggunakan kendaraan roda dua. Rute yang ditempuh dimulai dari Asrama Polisi Kaliwadas – Sumber – Watubelah – Weru – hingga tiba di SMK Al Musyawirin. Dalam patroli ini, selain menyapa warga, Kapolresta Cirebon bersama Pejabat Utama Polresta Cirebon juga membagikan paket sembako kepada masyarakat. Kehangatan interaksi ditunjukkan dengan imbauan langsung kepada para pengendara agar lebih disiplin di jalan raya. Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menegaskan pentingnya keselamatan berkendara. “Berkendara itu bukan hanya tentang cepat sampai, tapi bagaimana kita bisa selamat. Patuhi rambu, gunakan helm, jangan melawan arus. Dengan disiplin, kita bisa menyelamatkan diri sendiri sekaligus orang lain,” tutur Kapolresta Cirebon. Setibanya di sekolah, kegiatan dilanjutkan dengan program Police Goes to School Polresta Cirebon bersama Forkopimda Kabupaten Cirebon. Acara berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari para siswa. Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon menekankan bahwa pelajar adalah calon pemimpin bangsa harus mampu menghadapi tantangan besar yang dihadapi generasi muda di era digital. “Kemajuan teknologi bisa membawa manfaat besar, tapi juga bisa merusak jika tidak digunakan bijak. Jangan sampai media sosial menguasai hidup kalian. Gunakan waktu untuk belajar, membantu orang tua, dan mengejar cita-cita. Ingat, doa restu orang tua adalah jalan kesuksesan,” ucapnya lantang, disambut tepuk tangan para siswa. Ia juga mengingatkan khusus kepada pelajar putri agar menjaga kehormatan diri dari rayuan di media sosial. “Jangan mudah percaya pada orang asing di dunia maya. Banyak kasus penipuan dan pelecehan berawal dari sana. Hati-hati, kalian adalah generasi penerus yang harus dijaga,” tegasnya. Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr. Sophi Zulfia, hadir memberikan teladan. Ia berbagi kisah perjalanan hidupnya hingga menjadi perempuan pertama yang memimpin DPRD Kabupaten Cirebon. “Saya ingin kalian percaya diri. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita tekun belajar dan berusaha. Kalian bisa lebih hebat dari saya,” ungkapnya diikuti tepuk tangan meriah para siswa. Sementara itu, Ketua PN Sumber St. Iko Sudjatmiko menekankan pentingnya menjauhi pelanggaran hukum. “Ingat, sekali saja kalian melanggar hukum, kesempatan kalian bisa hilang. Maka, jadilah generasi yang bermanfaat bagi orang lain,” pesannya. Perwakilan Kejaksaan Negeri, Jaksa Muda Santoso, juga menambahkan pesan singkat namun tegas: “Hindari narkoba, jauhi tawuran. Jangan sampai masa depan kalian hancur hanya karena hal-hal yang tidak berguna.” Kadisdik Kabupaten Cirebon, H. Ronianto, berpesan agar siswa menanamkan rasa hormat kepada guru. “Guru adalah orang tua kedua kalian. Mereka yang mendidik, membimbing, dan menuntun kalian agar sukses. Jangan sekali-kali menyepelekan peran guru. Hormati guru, maka ilmu kalian akan berkah,” ucapnya. Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf. Mukhammad Yusron, menekankan arti penting cinta tanah air. “Anak-anak, ingatlah, negara ini membutuhkan kalian. Kalian adalah aset bangsa. Jangan rusak diri dengan pergaulan bebas atau kebiasaan buruk. Milikilah visi, milikilah mimpi, karena Indonesia menunggu kontribusi kalian,” katanya dengan suara lantang. Selain motivasi dari para pimpinan, personel Polresta Cirebon dari berbagai satuan fungsi seperti Satuan Binmas, Satuan Lalu Lintas, Satuan Samapta, Satuan Reskrim dan Satuan Narkoba turut memberikan edukasi langsung kepada siswa. Materi yang disampaikan mencakup: – Pentingnya disiplin berlalu lintas, – Bahaya penyalahgunaan narkoba, – Pencegahan bullying dan kenakalan remaja, – Kejahatan siber dan etika digital, – Waspada hoaks, ujaran kebencian, dan radikalisme, – Bela negara dan kesadaran hukum, – Pencegahan kekerasan seksual dan pelecehan, – Dorongan untuk aktif dalam kegiatan positif serta pengembangan diri. Suasana semakin hidup ketika siswa-siswi diberikan kesempatan berdialog langsung dengan para pejabat Forkopimda. Banyak pertanyaan kritis diajukan, mulai dari bahaya narkoba, peluang karier di kepolisian, hingga cara membagi waktu belajar dengan aktivitas lain. Program Police Goes to School yang digelar di SMK Al Musyawirin ini bukanlah kegiatan terakhir. Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa program serupa akan terus berlanjut ke sekolah-sekolah lain di wilayah hukum Polresta Cirebon, termasuk melalui 27 Polsek jajaran. “Kami ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif. Dengan dukungan Forkopimda, guru, dan orang tua, insyaAllah generasi muda Cirebon akan tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan siap memimpin bangsa,” pungkas Kapolresta Cirebon. (Asep Rusliman)

JATENG | Bidik-kasusnews.com Jepara, 23 September 2025 – Sidang perkara pidana dengan terdakwa Supriyanto kembali digelar di Pengadilan Negeri Jepara, Selasa (23/9/2025). Persidangan yang memasuki agenda kelima ini berlangsung di Ruang Cakra mulai pukul 14.00 WIB, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Erven Langgeng Kasih, S.H., M.H., dengan anggota Parlin Mangatas Bona Tua, S.H., M.H. dan Afrizal, S.H., M.Hum.   Pada persidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga orang saksi, yaitu Sutrisno, Sugeng, dan Yuni Amelia. Salah satu saksi kunci, Sutrisno, mengungkapkan aliran dana yang cukup besar kepada terdakwa. Korban Akui Transfer Bertahap Dalam kesaksiannya, Sutrisno menceritakan awal mula perkenalannya dengan Supriyanto melalui seseorang bernama Kaji Norkan di sebuah kafe. Saat itu, Supriyanto menawarkan bantuan hukum untuk perkara yang sedang dihadapinya. “Supriyanto bilang, mau dibantu nggak terkait kasusmu?. Saya jawab, saya pikir-pikir dulu,” ungkap Sutrisno. Namun tak lama setelah itu, Sutrisno dihubungi Supriyanto yang menyebut kasusnya sudah di kajati dan ditangani seorang pejabat bintang satu. Supriyanto lalu meminta uang sebesar Rp350 juta untuk mengurus perkara tersebut tidak berlanjut dan tidak sampai P21. Karena takut mendapat hukuman, Sutrisno akhirnya mentransfer uang secara bertahap ke rekening atas nama Supriyanto, masing-masing Rp150 juta, Rp100 juta, Rp100 juta, dan Rp50 juta. Tak hanya itu, saksi Sugeng juga melakukan transfer sebesar Rp200 juta. Hakim Minta Saling Memaafkan Dalam persidangan, Majelis Hakim mempertanyakan apakah Sutrisno sudah memaafkan terdakwa. “Dari dulu sudah saya maafkan, namanya manusia,” jawab Sukrisno. Mendengar jawaban itu, Ketua Majelis Hakim meminta agar perdamaian dilakukan langsung di depan majelis. Namun, ia tetap memberi peringatan keras kepada terdakwa. “Kamu jangan senang dulu, korbanmu banyak,” tegas Hakim Erven Langgeng Kasih. Sidang kemudian Berlanjut Saksi kedua Sugeng dan ketiga Yuni Amelia.(Wely-jateng)

JATENG:Bidik-kasusnews.com Jepara, 23 September 2025 — Dalam upaya memperkuat layanan bantuan hukum bagi tahanan yang tidak mampu, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara menjalin koordinasi aktif dengan Lembaga Pemberdayaan Perempuan Sekar Jepara (LPP Sekar), selaku pelaksana Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Negeri Jepara. Pada hari ini, Rutan Jepara menerima laporan hasil pendampingan hukum terhadap sejumlah perkara penunjukan dari PN Jepara yang telah diselesaikan oleh LPP Sekar. Laporan tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan LPP Sekar, Ana Khomsanah, dan diterima oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Jepara, Yusril Arinaldy. Kasubsi Pelayanan Tahanan menegaskan pentingnya sinergi antara Rutan, pengadilan, dan lembaga bantuan hukum dalam menjamin hak-hak hukum para tahanan. “Bantuan hukum merupakan hak dasar yang wajib dipenuhi, terutama bagi tahanan yang tidak mampu. Kami berkomitmen memastikan setiap warga binaan mendapat akses terhadap pendampingan hukum yang layak,” ujarnya. Rutan Jepara secara rutin melakukan koordinasi dengan pihak Posbakum dan lembaga bantuan hukum terakreditasi untuk memastikan bahwa tahanan yang ditunjuk oleh pengadilan untuk didampingi, dapat memperoleh layanan hukum secara profesional dan tepat waktu. LPP Sekar, sebagai mitra resmi PN Jepara dalam pengelolaan Posbakum, menyampaikan bahwa pendampingan perkara penunjukan merupakan salah satu tugas utama mereka, termasuk melaporkan hasilnya kepada Kanwil Jawa Tengah sebagai bentuk akuntabilitas. Melalui koordinasi ini, Rutan Jepara berharap kualitas layanan hukum bagi tahanan terus meningkat dan menjadi bagian dari pembinaan yang berkeadilan serta berlandaskan hak asasi manusia.(Wely)